September 2026

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo




Serasinews.com, Simpang Empat – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat bersama Polsek Kinali melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Base Camp, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, berjalan sesuai ketentuan dan diterima oleh masyarakat yang berhak.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, personel kepolisian diterjunkan untuk mengawasi proses pengisian sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan di sekitar SPBU.

"Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Selain itu, kami juga mengantisipasi kepadatan kendaraan yang mengantre di sekitar SPBU," ujarnya di Simpang Empat, Selasa.

Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi mengatakan, petugas turut memeriksa kendaraan yang dicurigai menggunakan tangki bahan bakar yang telah dimodifikasi dengan kapasitas lebih besar untuk memperoleh BBM dalam jumlah banyak.

Menurutnya, kendaraan yang terbukti menggunakan tangki modifikasi akan ditindak sesuai aturan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan.

"Kami akan mengambil tindakan sesuai ketentuan terhadap kendaraan yang ditemukan menggunakan tangki modifikasi," katanya.

Selain melakukan pengawasan, polisi mengingatkan masyarakat yang sedang mengantre untuk tetap tertib selama berada di kawasan SPBU. Pengendara diminta tidak menyerobot antrean serta tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi mengantre.

Feri mengatakan, kegiatan pengamanan dan pemantauan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kinali.

"Kami berharap kehadiran personel dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Antrean juga diharapkan tetap teratur sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.

Sebelumnya, antrean kendaraan sempat memanjang di kawasan SPBU Base Camp. Namun, kondisi tersebut dapat dikendalikan oleh petugas melalui pengaturan lalu lintas secara persuasif.

Dengan pengaturan tersebut, antrean kendaraan tetap berjalan tertib dan aktivitas lalu lintas di sekitar SPBU dapat berlangsung dengan lancar.(**)





PADANG — Guna menjaga kualitas serta kelancaran pasokan air bersih kepada masyarakat, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali melakukan pemeliharaan rutin infrastruktur. Kali ini, pengurasan sedimen di Intake Paluki dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 30 September 2026.

Pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB dengan estimasi pengerjaan sekitar empat jam.

Pengurasan sedimen ini berfokus pada pembersihan endapan lumpur, pasir, dan material alami lainnya yang terakumulasi di area intake. Jika dibiarkan tanpa penanganan berkala, penumpukan material tersebut berpotensi menurunkan kapasitas pengambilan air baku, yang pada akhirnya memicu gangguan pada sistem pengolahan dan pendistribusian air ke pelanggan.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sarana dan keberlangsungan pelayanan air minum bagi warga Kota Padang.

“Pekerjaan pengurasan sedimen di Intake Paluki ini adalah pilar penting pemeliharaan infrastruktur kami. Endapan material alami di area intake jika dibiarkan dapat mengurangi kapasitas pasokan air baku menuju instalasi pengolahan,” ujar Afriyanto.

Ia menjelaskan, seluruh proses pemeliharaan dirancang seefisien mungkin agar dampak terhadap kenyamanan masyarakat dapat ditekan sekecil mungkin.

“Pengerjaan berdurasi empat jam ini kami optimalkan sedemikian rupa agar dampak gangguan pendistribusian ke pelanggan minimal. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung,” ungkapnya.

Potensi Penurunan Tekanan Air dan Imbauan Pelanggan
Selama pengerjaan berlangsung, pelanggan di sekitar wilayah pelayanan Intake Paluki diimbau untuk mengantisipasi potensi penurunan tekanan air hingga penghentian aliran sementara.

Sebagai langkah antisipasi, Perumda Air Minum Kota Padang meminta masyarakat terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai pada Rabu pagi.

Perumda AM Kota Padang memastikan bahwa setelah pengerjaan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, pendistribusian air akan langsung dialirkan kembali secara bertahap. Namun, pemulihan tekanan air memerlukan waktu seiring proses pengisian kembali (priming) pada jaringan perpipaan.

Kecepatan normalisasi aliran air juga dipengaruhi oleh kondisi geografis dan posisi jaringan pipa di masing-masing area pelanggan.

“Untuk informasi lebih lanjut maupun layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi kanal resmi dan call center layanan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang,” tutup imbauan tersebut.

Melalui perawatan infrastruktur secara berkelanjutan ini, Perumda Air Minum Kota Padang terus berupaya memastikan ketersediaan air bersih yang aman, andal, dan optimal bagi seluruh warga.


Serasinews.com, TANAH DATAR — Pembangunan proyek Sabodam senilai Rp249,8 miliar di Kabupaten Tanah Datar mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat. Kehadiran pembangunan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat perlindungan kawasan dari potensi bencana sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di daerah terdampak.

Dukungan masyarakat semakin menguat karena dalam pelaksanaan pembangunan, material yang digunakan disebut berasal dari sumber yang memiliki izin dan legalitas, sehingga masyarakat berharap proyek dapat berjalan sesuai ketentuan, mengutamakan kualitas pekerjaan, serta memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan masyarakat.

Sabodam sendiri merupakan salah satu infrastruktur yang memiliki fungsi strategis dalam pengendalian aliran material, sedimen, maupun dampak aliran sungai yang berpotensi membahayakan masyarakat. Karena itu, pembangunan infrastruktur tersebut dinilai bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan perlindungan masyarakat.

Masyarakat Tanah Datar menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut. Mereka berharap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, tepat mutu, tepat waktu, serta tetap memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi pembangunan.

Salah seorang warga Tanah Datar mengatakan, masyarakat pada prinsipnya mendukung pembangunan Sabodam karena keberadaan infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk kepentingan masyarakat.

“Kami tentu sangat mengapresiasi pembangunan Sabodam ini. Nilainya memang besar, sekitar Rp249,8 miliar, tetapi yang paling penting bagi kami adalah manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dan pembangunan ini benar-benar dapat memberikan perlindungan bagi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat juga diberikan karena material yang digunakan dalam pembangunan disebut memiliki izin. Kondisi tersebut dinilai memberikan rasa tenang kepada masyarakat karena penggunaan material dalam proyek diharapkan berasal dari sumber yang jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung penuh selama pembangunan dilakukan sesuai aturan. Apalagi material yang digunakan memiliki izin. Bagi kami, legalitas material penting karena pembangunan harus berjalan dengan baik, tidak menimbulkan persoalan baru dan tetap memperhatikan lingkungan,” katanya.

Masyarakat juga berharap besarnya nilai investasi pembangunan tersebut diikuti dengan kualitas pekerjaan yang sebanding. Mereka meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga standar teknis dan memastikan pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan.

“Harapan kami tentu proyek ini dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya mengejar selesai, tetapi kualitas dan kekuatan bangunan juga harus menjadi perhatian utama. Karena nantinya Sabodam ini akan digunakan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang,” ungkap warga lainnya.

Selain aspek pembangunan fisik, masyarakat berharap keberadaan proyek tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Aktivitas pembangunan diharapkan membuka peluang bagi masyarakat lokal, baik secara langsung maupun tidak langsung, sepanjang tetap mengikuti ketentuan dan kebutuhan proyek.

Dukungan masyarakat terhadap pembangunan Sabodam juga diharapkan dapat menciptakan suasana pembangunan yang kondusif. Masyarakat menilai sinergi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar proyek strategis tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

“Kalau pembangunan ini tujuannya untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat, tentu kami mendukung. Yang penting pelaksanaannya transparan, materialnya jelas dan berizin, pekerjaannya berkualitas, serta lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar tetap diperhatikan,” ujar seorang warga.

Masyarakat juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur dengan nilai anggaran yang besar membutuhkan pengawasan bersama. Pengawasan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghambat pekerjaan, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar proyek dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

“Kami ingin proyek ini sukses dan selesai dengan hasil yang bagus. Masyarakat tidak ingin pembangunan yang sudah menghabiskan anggaran besar justru tidak memberikan manfaat maksimal. Karena itu, kami mendukung sekaligus berharap semua pihak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik,” tutur warga.

Dengan adanya dukungan masyarakat tersebut, pembangunan Sabodam senilai Rp249,8 miliar diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai. Masyarakat Tanah Datar berharap infrastruktur yang dibangun nantinya mampu memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung upaya perlindungan masyarakat dan pengelolaan kawasan yang lebih baik.

Bagi masyarakat, pembangunan Sabodam bukan sekadar proyek konstruksi dengan nilai anggaran yang besar. Lebih dari itu, proyek tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi keselamatan, kenyamanan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di kawasan sekitar.

“Kami berharap pembangunan ini benar-benar selesai sesuai rencana, kualitasnya bagus dan bisa digunakan dalam jangka panjang. Kami masyarakat Tanah Datar memberikan dukungan penuh dan berharap seluruh pihak menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Masyarakat pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses pembangunan secara positif. Dengan penggunaan material yang memiliki izin, pelaksanaan sesuai ketentuan, pengawasan yang baik, serta dukungan masyarakat, pembangunan Sabodam tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi Tanah Datar dan masyarakat secara luas.

Masyarakat Apresiasi PT Subur Berkah

Selain memberikan dukungan terhadap pembangunan Sabodam, masyarakat Tanah Datar juga menyampaikan apresiasi kepada PT Subur Berkah yang telah melaksanakan pembangunan infrastruktur tersebut.

Masyarakat menilai pembangunan Sabodam merupakan pekerjaan penting yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat mengapresiasi langkah PT Subur Berkah yang telah ikut berperan dalam merealisasikan pembangunan tersebut.

Salah seorang masyarakat mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PT Subur Berkah karena telah melaksanakan pembangunan Sabodam yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami masyarakat sangat mengapresiasi PT Subur Berkah yang telah membangun Sabodam ini. Bagi kami, pembangunan seperti ini sangat penting karena berkaitan dengan kepentingan dan keselamatan masyarakat. Kami berharap pekerjaan ini dapat memberikan manfaat yang besar dan bertahan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat juga semakin kuat karena material yang digunakan dalam pembangunan disebut berasal dari sumber yang memiliki izin. Legalitas material tersebut dinilai menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kelancaran dan keberlangsungan proyek.

“Kami tentu mendukung PT Subur Berkah. Apalagi material yang digunakan memiliki izin dan sumbernya jelas. Kami berharap seluruh proses pembangunan tetap berjalan sesuai aturan, mengutamakan kualitas dan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat maupun lingkungan,” katanya.

Masyarakat berharap PT Subur Berkah dapat menyelesaikan pembangunan Sabodam sesuai dengan perencanaan dan standar teknis yang telah ditetapkan. Dengan nilai proyek mencapai Rp249,8 miliar, masyarakat menilai kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama.

“Nilai pembangunan ini cukup besar, mencapai Rp249,8 miliar. Karena itu kami berharap hasil pekerjaannya juga benar-benar berkualitas. Kami tidak hanya melihat pembangunannya selesai, tetapi yang lebih penting Sabodam ini nantinya kuat, berfungsi dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat juga mengapresiasi komunikasi dan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan tersebut. Mereka berharap hubungan yang baik antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga hingga proyek selesai.

“Kami berterima kasih kepada PT Subur Berkah karena sudah ikut membangun infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat. Harapan kami pembangunan ini berjalan lancar sampai selesai dan hasilnya benar-benar sesuai harapan,” tuturnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari harapan masyarakat agar pembangunan Sabodam tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanah Datar.

Masyarakat pun menyatakan siap mendukung proses pembangunan selama dilaksanakan sesuai ketentuan, menggunakan material yang legal dan berizin, serta memperhatikan kualitas pekerjaan dan lingkungan sekitar.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada PT Subur Berkah. Semoga pembangunan Sabodam ini sukses, kualitasnya bagus dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Tanah Datar untuk waktu yang panjang,” pungkasnya. (**)


Serasinews.com, DHARMASRAYA — Pengguna jalan yang melintasi kawasan Sialang, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, aktivitas pekerjaan perbaikan jalan tengah berlangsung di kawasan depan SPBU Sialang.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PT X Dadeh dengan berada di bawah koordinasi PPK 2.2 PJN 2 BPJN Sumatera Barat. Kehadiran proyek ini menjadi bagian dari penanganan terhadap kondisi ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dan kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.

Kawasan Sialang merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan. Mobilitas masyarakat, kendaraan angkutan, maupun kendaraan pribadi berlangsung setiap hari sehingga kondisi badan jalan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kelancaran perjalanan.

Melalui pekerjaan yang tengah dilakukan, kondisi ruas jalan diharapkan dapat ditingkatkan sehingga pengguna jalan memperoleh akses yang lebih nyaman dan aman.

Namun, selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan perlu memperhatikan situasi di sekitar lokasi. Keberadaan pekerja, kendaraan proyek serta material konstruksi dapat memengaruhi kondisi lalu lintas untuk sementara waktu.

Pengendara sepeda motor maupun mobil diimbau tidak memacu kendaraan dan selalu memperhatikan rambu atau petunjuk yang berada di sekitar area pekerjaan.

Penanganan Jalan untuk Mendukung Mobilitas

Perbaikan jalan memiliki kaitan erat dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang layak tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan barang dan jasa.

Bagi masyarakat Pulau Punjung dan sekitarnya, akses jalan yang baik dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berdagang, mengangkut hasil usaha, hingga menjalankan aktivitas sosial sehari-hari.

Karena itu, pembenahan ruas jalan di kawasan Sialang diharapkan dapat memberikan manfaat setelah pekerjaan rampung. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan turut mendukung kelancaran perjalanan kendaraan yang melintas.

Perbaikan infrastruktur juga diharapkan dapat mengurangi gangguan perjalanan yang muncul akibat kondisi permukaan jalan yang sebelumnya membutuhkan penanganan.

Proses Pengerjaan Perlu Diawasi

Kualitas hasil akhir menjadi salah satu hal yang tidak kalah penting dalam setiap pekerjaan infrastruktur. Perbaikan jalan diharapkan tidak hanya menghasilkan permukaan yang lebih baik, tetapi juga memiliki ketahanan sehingga dapat digunakan dalam waktu yang panjang.

Pelaksanaan pekerjaan perlu mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pengawasan dari pihak terkait juga dibutuhkan untuk memastikan tahapan pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya.

Di sisi lain, aspek keselamatan selama proyek berlangsung perlu menjadi perhatian. Pengaturan kendaraan dan aktivitas di sekitar lokasi pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati agar keberadaan proyek tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

Masyarakat yang melintasi kawasan tersebut diharapkan bersabar dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi pengaturan arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

Warga Ikut Menjaga Jalan Setelah Diperbaiki

Infrastruktur yang telah diperbaiki tentunya membutuhkan perawatan dan pemanfaatan yang sesuai agar kondisinya tetap terjaga.

Masyarakat diharapkan turut menjaga ruas jalan tersebut dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak badan jalan. Penggunaan kendaraan dengan muatan yang sesuai ketentuan juga menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan kondisi jalan.

Pemerintah, pelaksana pekerjaan dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga keberlangsungan infrastruktur. Dengan adanya kerja sama tersebut, hasil pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat lebih lama.

Perbaikan jalan di depan SPBU Sialang diharapkan menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur transportasi di Kabupaten Dharmasraya. Selain memperbaiki kondisi fisik jalan, pekerjaan tersebut diharapkan mampu menunjang keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Sementara pekerjaan masih berlangsung, pengguna jalan di kawasan tersebut diimbau tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar area proyek.(**)




PADANG — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadwalkan pekerjaan pengurasan kanal intake Palukahan yang dimulai pada Senin (28/9/2026). Pekerjaan pemeliharaan berkala ini dipastikan bakal berdampak pada penurunan tekanan hingga terhentinya distribusi air bersih sementara waktu di sejumlah area layanan.

Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa pengurasan kanal intake merupakan langkah krusial untuk menjaga performa infrastruktur dan keberlangsungan sistem penyediaan air minum bagi masyarakat.

"Pekerjaan ini perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kanal intake tetap berfungsi secara optimal. Selama proses berlangsung, pelanggan di wilayah terdampak perlu mengantisipasi kemungkinan turunnya tekanan air hingga aliran tidak mengalir sementara," ujar Afriyanto.

Wilayah Terdampak
Berdasarkan pendataan Perumda Air Minum Kota Padang, gangguan distribusi air diperkirakan meliputi kawasan:

Sei Lareh & Pilakut

Komplek Villaku & Gunung Sariak

Batas Kota Lubuk Buaya & Anak Air

Balai Gadang & Sei Bangek

Balai Baru, Kalumbuk, Gurun Laweh, hingga Siteba

Imbauan kepada Pelanggan
Guna meminimalkan dampak gangguan aktivitas harian, Perumda Air Minum mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk segera menampung air bersih secukupnya sebelum pengerjaan dimulai, serta menggunakannya secara bijak.

Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan selama proses pemeliharaan berlangsung.

"Kami memahami air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat. Oleh karena itu, kami memohon pengertian dan kesabaran para pelanggan. Setelah pengerjaan selesai, pengaliran air akan dinormalkan kembali secara bertahap sesuai kondisi tekanan sistem," tutur Afriyanto.

Perumda Air Minum Kota Padang berkomitmen mengawal pengerjaan pengurasan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat dapat kembali optimal.


Serasinews.com, PADANG — Kondisi sejumlah bagian badan Jalan Raya Ampang menuju Kampung Kalawi, kawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mulai mendapat penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.

Perbaikan dilakukan melalui pekerjaan patching atau penambalan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut menjadi bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin untuk menjaga kondisi ruas jalan tetap layak digunakan masyarakat.

Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi merupakan salah satu jalur yang cukup banyak dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas harian. Arus kendaraan di kawasan tersebut melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, aktivitas perdagangan hingga kegiatan lainnya.

Dengan ditanganinya titik-titik jalan yang rusak, kondisi permukaan jalan diharapkan menjadi lebih baik sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan lebih nyaman.

Sejumlah warga pun menyambut baik pekerjaan tersebut. Mereka menilai perbaikan jalan perlu dilakukan secara berkelanjutan, mengingat kerusakan badan jalan dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara.

Salah seorang warga, Andi, mengatakan perbaikan yang dilakukan pemerintah cukup membantu masyarakat yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut.

“Kami tentu senang dan mengapresiasi Dinas PUPR yang sudah melakukan perbaikan jalan di kawasan ini. Jalan ini cukup ramai dilalui masyarakat, sehingga kalau ada bagian yang rusak tentu mengganggu kenyamanan pengendara,” ujarnya.

Ia berharap pemeliharaan tidak berhenti pada titik yang saat ini telah ditangani. Menurutnya, pemeriksaan secara berkala diperlukan agar kerusakan baru dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Harapan kami, jalan yang sudah diperbaiki ini bisa bertahan lama dan kalau ada titik lain yang mengalami kerusakan juga segera ditangani. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang dan Dinas PUPR yang sudah merespons kebutuhan masyarakat,” katanya.

Warga lainnya juga berharap perhatian terhadap infrastruktur jalan terus ditingkatkan. Bagi masyarakat, kondisi jalan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas sekaligus pergerakan ekonomi di lingkungan sekitar.

PUPR Lakukan Pemeliharaan Sesuai Kondisi Lapangan

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa penanganan jalan melalui metode patching merupakan bagian dari pemeliharaan yang dilaksanakan secara bertahap.

Pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi kerusakan dan kebutuhan di lapangan. Dinas PUPR juga memanfaatkan informasi maupun laporan masyarakat sebagai salah satu bahan untuk menentukan lokasi yang perlu segera mendapatkan penanganan.

Sebelumnya, Dinas PUPR melalui Tim Sigap OP Jalan juga terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Perbaikan infrastruktur terus kita lakukan untuk memberikan akses jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Menjaga kualitas jalan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas PUPR Kota Padang,” ujar Malvi Hendri.

Ia menerangkan, patching menjadi salah satu bentuk penanganan awal untuk memperbaiki bagian permukaan jalan yang rusak sekaligus mencegah kerusakan berkembang lebih luas.

“Penanganan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi di lapangan dan skala prioritas. Kita ingin setiap ruas jalan yang menjadi akses masyarakat tetap bisa digunakan dengan aman, nyaman dan lancar,” katanya.

Malvi menambahkan, pemeliharaan jalan perlu dilakukan secara berkesinambungan karena infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat.

Dinas PUPR, lanjutnya, akan terus melakukan pemeliharaan terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing lokasi.

Laporan Warga Membantu Percepatan Penanganan

Selain melakukan pemantauan secara langsung, Dinas PUPR Kota Padang juga mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan informasi apabila menemukan kerusakan jalan.

Laporan tersebut dinilai dapat membantu pemerintah mengetahui kondisi infrastruktur di berbagai wilayah sehingga titik-titik yang membutuhkan penanganan dapat masuk dalam pemantauan.

Malvi mengatakan, Tim Sigap OP terus berupaya menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai jalan berlubang maupun kerusakan lainnya sesuai kondisi dan tingkat urgensinya.

“Kami tentu membutuhkan dukungan masyarakat. Kalau ada jalan yang mengalami kerusakan, silakan disampaikan kepada pemerintah agar dapat segera kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan prioritas penanganannya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara bertahap dapat memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan pengguna jalan serta membantu menjaga kelancaran lalu lintas di sejumlah kawasan Kota Padang.

“Kita berharap dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan secara bertahap ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan infrastruktur jalan yang semakin baik sehingga mobilitas warga menjadi lebih aman, nyaman dan lancar,” tuturnya.

Bagian dari Upaya Mewujudkan Padang Rancak

Malvi menyebut pemeliharaan infrastruktur jalan juga sejalan dengan upaya pemerintah menghadirkan fasilitas perkotaan yang lebih tertata dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penanganan Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi menjadi salah satu bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan warga terhadap infrastruktur dasar yang aman dan layak digunakan.

“Kita ingin pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui semangat Padang Rancak, Dinas PUPR akan terus bergerak melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan turut berperan dalam menjaga jalan yang telah diperbaiki. Penggunaan jalan secara tertib serta menghindari aktivitas yang dapat mempercepat kerusakan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga jalan yang sudah diperbaiki. Infrastruktur ini adalah milik bersama dan manfaatnya juga kembali kepada masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa menjaga kondisi jalan agar tetap baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” pungkas Malvi Hendri.

Perbaikan di Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat berharap pemeliharaan serupa dapat terus dilakukan pada ruas maupun titik jalan lain yang mengalami kerusakan, sehingga kondisi jaringan jalan di Kota Padang semakin mendukung aktivitas warga sehari-hari.(**)


 

Serasinews.com, PASAMAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur terus dilakukan. Salah satunya melalui pekerjaan pemeliharaan berkala jalan di kawasan Kota Lubuk Sikaping yang kini tengah dilaksanakan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasaman melalui program penyelenggaraan jalan kabupaten. Pekerjaan dipercayakan kepada PT Pasindo Prima Kreasi, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Twins Architecture Engineering.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek di lokasi, pekerjaan ini memiliki Nomor Kontrak 620/013/SP/BM/DPUPR-PASI/2026, tertanggal 14 Agustus 2026. Nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp2.347.358.000, dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Pemeliharaan berkala tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur jalan tetap dalam kondisi baik dan dapat menunjang aktivitas masyarakat.

Keberadaan jalan yang layak menjadi kebutuhan penting, terutama di kawasan perkotaan seperti Lubuk Sikaping. Setiap hari, ruas jalan digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berdagang, mengakses layanan pemerintahan hingga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Karena itu, pemeliharaan jalan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga memiliki keterkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas masyarakat.

Jalan Baik, Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar

Kondisi jalan yang baik dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga. Akses transportasi yang lebih nyaman juga turut membantu kegiatan ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada kelancaran perjalanan dan distribusi barang.

Melalui pekerjaan pemeliharaan berkala, pemerintah berupaya mempertahankan kualitas jalan agar dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan juga penting untuk menjaga umur layanan jalan. Dengan penanganan yang tepat, kerusakan dapat diminimalkan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan dalam waktu yang lebih panjang.

Masyarakat pun menyambut positif perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di wilayah Lubuk Sikaping.

“Kami tentu senang dengan adanya pemeliharaan jalan ini. Jalan yang bagus tentu membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih nyaman. Mudah-mudahan pekerjaannya berjalan lancar dan hasilnya berkualitas,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, keberadaan jalan yang baik sangat membantu berbagai aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan kendaraan untuk bekerja dan menjalankan usaha.

Transparansi dan Keselamatan Jadi Perhatian

Selain peningkatan kualitas jalan, keterbukaan informasi juga menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan. Papan informasi yang dipasang di lokasi memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai pekerjaan yang sedang berlangsung, termasuk program, nilai kontrak, waktu pelaksanaan, pelaksana dan pihak pengawas.

Ketersediaan informasi tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui secara langsung kegiatan pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian selama pekerjaan berlangsung. Papan informasi proyek turut mencantumkan imbauan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk penggunaan alat pelindung diri bagi pekerja.

Hal tersebut penting untuk memastikan proses pekerjaan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga berlangsung dengan memperhatikan keselamatan tenaga kerja dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Diharapkan Beri Manfaat Jangka Panjang

Masyarakat berharap pemeliharaan jalan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan hasil yang berkualitas dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

“Harapan kami tentu kualitas pekerjaan dijaga. Kalau jalannya bagus dan tahan lama, masyarakat juga yang merasakan manfaatnya. Mudah-mudahan pemeliharaan seperti ini terus dilakukan pada jalan-jalan yang memang membutuhkan penanganan,” ungkap warga lainnya.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat terus memberikan perhatian terhadap infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Pasaman sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Dengan infrastruktur yang terawat, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar, distribusi barang dan jasa lebih mudah, serta aktivitas perekonomian dapat berkembang secara berkelanjutan.

Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun dan dipelihara pemerintah. Kesadaran untuk menjaga kebersihan jalan, menggunakan badan jalan secara tertib serta melaporkan kerusakan yang ditemukan menjadi bagian dari upaya bersama mempertahankan kualitas infrastruktur.

Pemeliharaan jalan di Lubuk Sikaping diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemkab Pasaman dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan masyarakat.

Dengan pekerjaan yang dilaksanakan sesuai ketentuan, pengawasan yang baik serta dukungan masyarakat, keberadaan jalan yang aman dan nyaman diharapkan semakin memperkuat mobilitas sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Pasaman.(**)


 

Serasinews.com, PADANG PARIAMAN — Pembangunan Jembatan Bintungan I di Kabupaten Padang Pariaman menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menunjang kelancaran mobilitas masyarakat. Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan pembangunan Jembatan Bintungan I dilaksanakan oleh CV Shinwa Karya Anava dengan nilai kontrak sebesar Rp398.919.000. Berdasarkan ketentuan pekerjaan, pembangunan jembatan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 120 hari.

Keberadaan jembatan dinilai memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses yang digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari mobilitas warga, aktivitas perdagangan, hingga pengangkutan hasil pertanian, keberadaan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat.

Sejumlah warga sekitar menyambut baik pembangunan tersebut. Masyarakat berharap proyek yang menggunakan anggaran daerah itu dapat dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, mengutamakan kualitas konstruksi serta diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Kami masyarakat tentu sangat mengapresiasi adanya pembangunan Jembatan Bintungan I ini. Jembatan merupakan akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan dibangunnya jembatan ini, kami berharap akses masyarakat menjadi lebih baik dan aman,” ujar salah seorang warga.

Diharapkan Berdampak pada Aktivitas Ekonomi

Pembangunan jembatan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik akan memudahkan warga dalam membawa hasil usaha maupun hasil pertanian dari dan menuju kawasan sekitar.

Kondisi infrastruktur yang memadai juga diharapkan dapat memperlancar hubungan antarkawasan serta mengurangi hambatan mobilitas masyarakat. Bagi warga yang menggunakan akses tersebut setiap hari, keberadaan jembatan yang aman dan layak menjadi kebutuhan penting.

Karena pembangunan menggunakan dana APBD, masyarakat juga berharap pelaksanaan proyek dilakukan secara terbuka, profesional dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam kontrak pekerjaan.

“Kami berharap pengerjaan jembatan ini dapat berjalan lancar sampai selesai. Yang paling penting bagi masyarakat adalah kualitasnya bagus, aman digunakan dan bisa bertahan lama. Mudah-mudahan setelah selesai nanti aktivitas warga semakin lancar,” kata warga lainnya.

Keselamatan Masyarakat Selama Pekerjaan

Selain mengharapkan kualitas konstruksi, masyarakat juga meminta agar aspek keselamatan menjadi perhatian selama proses pembangunan berlangsung. Aktivitas pekerjaan konstruksi berpotensi memengaruhi mobilitas warga sehingga pengaturan dan pengamanan di sekitar lokasi menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari, warga berharap pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang tetap membutuhkan akses di sekitar kawasan tersebut.

“Kami berharap selama pembangunan berlangsung, pekerjaan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat. Setelah selesai nanti, mudah-mudahan jembatan ini dapat digunakan dengan nyaman dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujar warga.

Apresiasi terhadap Pemerintah Daerah

Masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, khususnya Dinas PUPR, atas pengalokasian anggaran pembangunan Jembatan Bintungan I melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Menurut warga, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan merupakan bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Karena itu, masyarakat berharap pembangunan serupa terus dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

Warga menilai keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dilihat dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah karena pembangunan jembatan ini tentu sangat dinantikan masyarakat. Harapan kami pembangunan seperti ini terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga infrastruktur di daerah semakin baik,” ungkap salah seorang warga.

Harapkan Pekerjaan Berkualitas dan Tepat Waktu

Dengan nilai kontrak sebesar Rp398.919.000 dan masa pelaksanaan 120 hari, masyarakat berharap pembangunan Jembatan Bintungan I dapat dilaksanakan secara profesional serta memenuhi standar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Kualitas material dan konstruksi menjadi salah satu perhatian utama masyarakat mengingat jembatan tersebut nantinya akan menjadi fasilitas publik yang digunakan secara terus-menerus. Infrastruktur yang dibangun dengan kualitas baik diharapkan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang serta mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

Warga juga berharap pengawasan terhadap pekerjaan dapat dilakukan secara optimal sehingga hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan.

“Harapan kami sederhana, pembangunan selesai sesuai jadwal, kualitasnya baik dan setelah selesai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga jembatan ini bisa memperlancar transportasi, mendukung perekonomian warga dan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas,” pungkas warga.

Pembangunan Jembatan Bintungan I diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat dan mendukung aktivitas sosial serta ekonomi di kawasan tersebut.

Dengan pelaksanaan yang sesuai ketentuan, pengawasan yang baik, serta dukungan pemerintah dan masyarakat, pembangunan jembatan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.

(**)




PADANG — Perumahan Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang mengimbau para pelanggan di sejumlah kawasan untuk segera menyiapkan cadangan air bersih. Langkah antisipasi ini menyusul pengerjaan pemeliharaan berupa pengurasan Kanal Intake Palukahan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (28/9/2026).

Proses pengurasan kanal infrastruktur tersebut rencananya dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Selama pengerjaan berlangsung, pasokan air bersih diperkirakan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran sementara di beberapa wilayah terdampak.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa pengurasan ini merupakan agenda perawatan rutin berkala guna menjamin kualitas dan keandalan jaringan distribusi air bersih ke rumah tangga dalam jangka panjang.

"Pekerjaan pengurasan kanal Intake Palukahan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kualitas dan kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat Kota Padang," ujar Afriyanto dalam keterangannya.

Pihak manajemen merinci setidaknya ada 12 kawasan yang berpotensi mengalami gangguan layanan, yaitu:

Sel Lareh

Pilakut

Komplek Villaku

Gunung Sariak

Batas Kota Lubuk Buaya

Anak Air

Balai Gadang

Sungai Bangek

Balai Baru

Kalumbuk

Gurun Laweh

Siteba

Menyikapi potensi gangguan tersebut, Afriyanto mengingatkan warga di kawasan terdampak untuk menampung air cadangan sebelum pengerjaan dimulai agar kebutuhan dasar harian seperti memasak dan sanitasi tetap terpenuhi.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengerjaan. Kami menyarankan pelanggan di wilayah terdampak untuk segera menampung air secukupnya sebagai cadangan," tambahnya.

Manajemen memastikan distribusi air bersih akan dinormalisasi secara bertahap segera setelah seluruh pengerjaan teknis di lapangan selesai dilaksanakan.



PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang resmi menunda rencana pekerjaan pengurasan Kanal Intake Palukahan di kawasan Lubuk Minturun yang sedianya dilaksanakan pada Senin (28/9/2026). Penundaan ini diambil demi menjaga keselamatan operasional dan mencegah potensi gangguan aliran air bersih yang lebih luas kepada pelanggan.

Keputusan tersebut diambil manajemen setelah ditemukannya sejumlah kendala teknis di lapangan menjelang pelaksanaan pekerjaan. Sebagai salah satu infrastruktur vital dalam sistem penyediaan dan pengolahan air baku, pemeliharaan pada Kanal Intake Palukahan memerlukan kesiapan operasional yang matang.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian perusahaan agar proses pemeliharaan tidak berdampak buruk pada kontinuitas pasokan air masyarakat.

"Penundaan ini adalah langkah taktis dan terukur yang harus kami ambil guna memastikan keselamatan operasional serta efektivitas pemeliharaan jaringan secara menyeluruh," ujar Afriyanto.

Ia menambahkan, ketimbang memaksakan pekerjaan di tengah kendala teknis yang berisiko meluaskan dampak pemadaman, manajemen memilih untuk mematangkan penanganan di lapangan terlebih dahulu.

Pelayanan Tetap Optimal dan Bijak Air
Dengan adanya penundaan ini, Perumda Air Minum Kota Padang memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan, khususnya di wilayah Lubuk Minturun dan sekitarnya, tetap beroperasi secara optimal.

Manajemen mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak resmi. Pelanggan juga dianjurkan untuk menggunakan air secara bijak sambil menunggu pembaruan informasi.

Jadwal susulan pengurasan Kanal Intake Palukahan akan dipublikasikan secara resmi setelah seluruh kendala teknis berhasil diatasi dan kondisi lapangan dipastikan aman untuk pelaksanaan pemeliharaan.


Serasinews.com, Dharmasraya — Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Agam ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Dharmasraya, Rabu (23/9/2026), berlangsung dalam suasana hangat. Setelah berdialog dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, rombongan menyempatkan diri melihat langsung aktivitas siswa hingga kehidupan mereka di asrama.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi rombongan untuk mendapatkan informasi mengenai pengelolaan Sekolah Rakyat. Para anggota DPRD Agam juga berinteraksi langsung dengan peserta didik dengan menyapa dan berbincang santai di lingkungan sekolah.

Suasana yang semula berlangsung formal saat pertemuan dan diskusi berubah lebih akrab ketika rombongan berjalan menyusuri lingkungan sekolah dan asrama. Sejumlah siswa tampak antusias menyambut kedatangan para wakil rakyat tersebut.

Kunjungan diterima oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pendidikan serta Dinas Sosial, P3APPKB. Rombongan DPRD Agam dipimpin Wakil Ketua DPRD Aderia, SP., MM bersama Ketua Komisi IV Drs. Ais Bakri, MM.

Turut dalam rombongan Wakil Ketua Komisi IV Erdinal, S.Sis, Sekretaris Komisi IV Suhermi, S.Pd, serta anggota Neldawelis, Irfan Andri, SE., MM, Ref dha Santiago, SKM, Fairisman Dt. Piranggo, Syahrial dan Jondra Marjaya. Rombongan juga didampingi empat orang dari Sekretariat DPRD Kabupaten Agam.

Dari Pemkab Dharmasraya, hadir Kepala Dinas Pendidikan Bobby P. Riza, S.STP., M.Si yang diwakili Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Husnul Afra serta Kasi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Dikdas Eri Sofiyanti, ST., MT.

Sementara dari Dinas Sosial hadir Kabid Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial M. Kamel, S.Pd yang mewakili kepala dinas.

Gali Pengalaman Pengelolaan Sekolah Rakyat

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV DPRD Agam menggali berbagai pengalaman Kabupaten Dharmasraya dalam menjalankan program Sekolah Rakyat.

Pembahasan antara lain menyangkut pola pengelolaan sekolah, pembinaan peserta didik, sistem kehidupan siswa selama berada di asrama, serta bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberlangsungan program.

Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya membuka akses pendidikan dan pembinaan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, pengalaman daerah yang telah menjalankan program tersebut dinilai penting sebagai bahan pembelajaran dan pertimbangan.

Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka. Kedua pihak saling bertukar informasi mengenai tantangan sekaligus langkah yang dilakukan dalam memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Aderia Apresiasi Kemajuan Dharmasraya

Dalam kesempatan ramah tamah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam Aderia juga menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Kabupaten Dharmasraya.

Menurut Aderia, peran kepala daerah sangat menentukan dalam menggerakkan pemerintahan sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerah.

Ia secara khusus mengapresiasi Bupati Dharmasraya yang disebutnya sebagai pemimpin inspiratif dan bupati perempuan pertama di Sumatera Barat.

“Beliau merupakan pemimpin yang inspiratif, dan juga sebagai bupati perempuan pertama di Sumatera Barat yang sukses membawa kemajuan Dharmasraya, piawai melakukan lobi-lobi anggaran ke pusat di tengah keterbatasan fiskal, serta mampu membawa Dharmasraya bersinar di tingkat nasional,” kata Aderia.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam suasana kekeluargaan sekaligus menjadi bagian dari pembicaraan mengenai berbagai upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan, termasuk bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Sisihkan Waktu untuk Bertemu Siswa

Usai kegiatan utama, rombongan Komisi IV DPRD Agam tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka memilih melihat lebih dekat lingkungan sekolah dan menyempatkan diri bertemu dengan para siswa.

Sapaan dan percakapan ringan berlangsung di sepanjang lorong sekolah. Para anggota DPRD tampak bercengkerama dengan siswa yang mereka temui.

Perhatian juga diarahkan kepada siswa yang menetap di asrama. Dalam kesempatan tersebut, Aderia secara spontan memberikan uang jajan sebesar Rp1 juta untuk para siswa melalui ibu asuh asrama putri.

Pemberian tersebut disambut gembira oleh para siswa. Suasana pun semakin akrab dengan ucapan terima kasih, salam dan jabat tangan antara rombongan dan anak-anak.

Bagi pihak sekolah, perhatian semacam itu menjadi bagian penting dari dukungan moral bagi peserta didik, selain dukungan dalam bentuk kebijakan maupun program pemerintah.

Sekolah Sambut Positif Kunjungan

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Dharmasraya, Almen, S.Pd, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komisi IV DPRD Kabupaten Agam.

Ia mengatakan, perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak dapat menjadi tambahan semangat bagi sekolah maupun para siswa dalam menjalani proses pendidikan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dari Komisi IV DPRD. Ini menjadi motivasi bagi kami dan anak-anak. Perhatian yang diberikan, termasuk untuk anak-anak di asrama putri, sangat berarti bagi kami,” ujar Almen.

Ia berharap perhatian terhadap Sekolah Rakyat tidak berhenti pada satu kunjungan. Menurutnya, dukungan dan sinergi berbagai pihak dibutuhkan agar pelayanan pendidikan serta pembinaan peserta didik dapat terus ditingkatkan.

Dorong Komunikasi Antarlembaga

Perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kabupaten Dharmasraya turut menyambut baik kunjungan tersebut.

Pertemuan antara DPRD dan pemerintah daerah dinilai dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus memperluas sudut pandang dalam pelaksanaan program pendidikan dan perlindungan sosial.

Komunikasi antara lembaga legislatif dan eksekutif diharapkan dapat terus terjalin secara konstruktif, sehingga berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Kunjungan Komisi IV DPRD Kabupaten Agam pun tidak hanya menghasilkan pertukaran informasi mengenai penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Pertemuan tersebut juga memperlihatkan kedekatan para wakil rakyat dengan peserta didik yang menjadi bagian penting dari program tersebut.

Di balik aktivitas belajar dan kehidupan asrama, terdapat tujuan yang sama, yakni membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan, pembinaan, serta bekal menghadapi masa depan.

(Papa Juan)

#SekolahRakyat #Pendidikan #Dharmasraya #DPRDAgam #Daerah



PADANG — Proses rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang kini resmi memasuki tahap akhir (finishing). Pekerjaan teknis terus dikebut di lapangan dengan fokus pada penyempurnaan komponen serta pemeriksaan menyeluruh sebelum instalasi dioperasikan kembali secara optimal.

Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, menegaskan bahwa pengoperasian kembali IPA Gunung Pangilun tidak semata-mata didasarkan pada selesainya pekerjaan fisik. Keamanan sistem, kualitas pengolahan, dan kontinuitas pelayanan menjadi pertimbangan utama melalui serangkaian pengujian teknis yang ketat.

“Kami memahami kondisi ini tidak mudah bagi pelanggan yang membutuhkan kepastian pasokan air saban hari. Oleh karena itu, kami terus mengawal pekerjaan di lapangan agar setiap tahapan diselesaikan secara cermat. Kami tidak ingin terburu-buru sebelum seluruh aspek teknis dipastikan benar-benar siap,” ujar Afrizal Kuning.

Pengujian Accelerator Jadi Kunci Utamanya

Salah satu fokus utama pada tahap finishing ini adalah pengujian komponen accelerator, yang memegang peranan vital dalam proses pengolahan air bersih. Jika hasil pemeriksaan akhir berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala teknis pada sistem pendukungnya, fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi kembali pada Rabu, 23 September 2026.

Afrizal menjelaskan, kendati target pengoperasian telah ditetapkan, kepastian akhirnya tetap bergantung pada evaluasi komprehensif dari tim teknis di lapangan.

“Target kami tentu secepatnya memberikan pelayanan yang optimal. Jika hasil pengecekan akhir pada bagian accelerator aman, fasilitas tersebut ditargetkan dapat langsung difungsikan,” tambahnya.

Apresiasi Kesabaran Pelanggan

Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang turut menyampaikan permohonan maaf mendalam sekaligus apresiasi atas kesabaran dan pengertian masyarakat terdampak selama proses rehabilitasi berlangsung.

Rehabilitasi berjangka ini diharapkan menjadi langkah strategis jangka panjang dalam meningkatkan keandalan sistem produksi dan distribusi air bersih yang lebih stabil bagi warga Kota Padang.

Setelah seluruh proses pengujian dinyatakan aman, pengoperasian kembali akan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan tekanan dan pasokan air ke rumah-rumah pelanggan.

 

Serasinews.com, PADANG — Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Upacara ziarah dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., S.H., M.H. Kegiatan diikuti jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar bersama pengurus Bhayangkari.

Sejak prosesi dimulai, suasana berlangsung penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib, diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan dilanjutkan dengan doa sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Usai prosesi upacara, Dirlantas Polda Sumbar bersama para peserta melakukan tabur bunga di sejumlah makam pahlawan. Kelopak bunga yang ditaburkan di atas pusara menjadi simbol penghormatan, rasa terima kasih, serta doa bagi para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.

Bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Ziarah juga menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan, seperti keberanian, pengabdian, ketulusan, disiplin, dan pantang menyerah.

Semangat tersebut dinilai relevan dengan tugas dan tanggung jawab anggota Polri, khususnya personel lalu lintas, yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan, pengaturan, penjagaan, pengawalan, serta penegakan hukum di bidang lalu lintas.

Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta berkontribusi dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Semangat pengabdian tersebut sejalan dengan tagline “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri”, yang menjadi pengingat bagi setiap personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan pun menjadi refleksi bagi seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumbar bahwa perjuangan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa tidak pernah berhenti. Jika para pahlawan terdahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pengabdian dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dengan semangat tersebut, jajaran Ditlantas Polda Sumbar bertekad melanjutkan pengabdian dengan menjadikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas serta menghadirkan pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.(Rini)


 

Serasinews.com, Padang – Aktivitas sejumlah tempat hiburan malam di Kota Padang mendapat pemeriksaan aparat gabungan pada Minggu (20/9/2026) dini hari. Razia yang berlangsung sejak tengah malam itu menyasar sejumlah kafe dan tempat karaoke sebagai bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mendapati 10 pengunjung yang hasil tes urinenya menunjukkan positif narkotika. Mereka terdiri dari enam perempuan dan empat laki-laki.

Selain hasil tes urine, petugas juga menemukan sisa ekstasi serta zat aditif dari sejumlah orang yang diperiksa. Temuan tersebut kemudian menjadi bahan bagi penyidik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Operasi dipimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat dengan melibatkan personel lintas satuan dan instansi. Sebanyak 38 personel Ditresnarkoba, enam personel Bidpropam, enam personel Biddokkes, serta 22 personel Ditsamapta ikut diterjunkan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan BNNP Sumbar, Polisi Militer TNI AD, Polisi Militer TNI AL, dan Satpol PP Kota Padang.

Untuk memperluas pemeriksaan, petugas membentuk dua tim yang bergerak ke sejumlah lokasi berbeda.

Tim pertama mendatangi Happy Puppy, TeeBox, Paradise Bar N Resto, dan Classic. Lokasi tersebut berada di wilayah Padang Selatan dan Padang Barat.

Sedangkan tim kedua menyasar Happy Family, Denai, Parkit, Damarus, Angel Wing's, serta Hot Station.

Sesampainya di lokasi, petugas memeriksa identitas pengunjung dan melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang dianggap perlu menjalani tes lebih lanjut. Tes urine kemudian dilakukan untuk mengetahui adanya indikasi penggunaan narkotika.

Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 10 orang dinyatakan positif.

Mereka selanjutnya dibawa ke Mako Polda Sumatera Barat untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik tidak hanya mendalami hasil tes urine, tetapi juga menelusuri barang yang ditemukan serta kemungkinan keterkaitannya dengan pihak lain.

Polisi Telusuri Asal Barang

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah kepolisian dalam mempersempit ruang penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Menurut Wedy, tempat hiburan malam menjadi salah satu lingkungan yang perlu mendapat pengawasan karena berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas konsumsi maupun transaksi narkotika.

“Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Barat, kami tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkoba, terutama di tempat-tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi transaksi maupun konsumsi barang haram tersebut,” ujarnya.

Pemeriksaan terhadap 10 pengunjung tersebut pun masih dikembangkan. Polisi ingin memastikan sumber barang yang ditemukan sekaligus mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang memasok narkotika ke lingkungan tempat hiburan.

Dengan demikian, hasil razia tidak hanya digunakan untuk menangani dugaan penyalahgunaan oleh pengunjung, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi penyelidikan lebih lanjut.

Pengelola Diminta Tidak Lalai

Di sisi lain, kepolisian meminta pengelola tempat hiburan malam meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di lingkungan usahanya.

Wedy mengingatkan agar pengelola tidak membiarkan tempat usaha mereka digunakan sebagai lokasi penyalahgunaan ataupun peredaran narkotika.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengelola tempat hiburan malam agar kooperatif dan memperketat pengawasan, jika terbukti ada pembiaran terhadap peredaran narkoba di tempat usahanya, tentu akan ada konsekuensi hukum yang tegas,” katanya.

Pengawasan dari pihak pengelola dinilai penting untuk mencegah tempat hiburan dimanfaatkan sebagai lokasi transaksi maupun konsumsi narkotika.

Libatkan Banyak Unsur

Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan razia tersebut dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI dan instansi pemerintah.

Menurutnya, penanganan persoalan narkotika membutuhkan kerja sama berbagai pihak, tidak hanya mengandalkan kepolisian.

“Operasi ini dilaksanakan secara terpadu bersama unsur TNI dan instansi terkait lainnya sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tutur Susmelawati.

Masyarakat juga diminta ikut berperan dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Sepuluh Pengunjung Masih Diperiksa

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap 10 pengunjung yang dinyatakan positif masih berlangsung. Penyidik akan menentukan langkah selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan serta barang bukti yang diperoleh.

Selain itu, polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang memasok narkotika ke tempat-tempat hiburan malam tersebut.

Rangkaian pemeriksaan itu diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai asal-usul narkotika yang ditemukan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Razia dini hari ini menjadi bagian dari upaya aparat melakukan pengawasan sekaligus penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Padang.(*)


 

Serasinews.com, PADANG PARIAMAN — Seorang perempuan berinisial KR alias Kiki (29) diamankan jajaran Satresnarkoba Polres Padang Pariaman dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika di kawasan Jorong Petak, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

KR yang diketahui berstatus sebagai ibu rumah tangga tersebut diamankan polisi dari rumahnya pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Penindakan dilakukan setelah petugas memperoleh informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemantauan oleh tim opsnal Satresnarkoba.

Kasat Narkoba Polres Padang Pariaman AKP Irhas Murad membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan laporan masyarakat menjadi salah satu sumber informasi yang membantu petugas dalam mengungkap dugaan peredaran narkotika.

Setelah melakukan penyelidikan di lapangan, petugas mendatangi lokasi dan mengamankan KR di kediamannya.

Penggeledahan Disaksikan Warga

Usai diamankan, polisi melakukan penggeledahan terhadap badan dan pakaian KR. Penggeledahan tersebut disaksikan oleh warga setempat, di antaranya Harjoni dan Ronal Wendra Putra.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan 14 paket kecil dalam plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

Selain itu, polisi turut menemukan dua pack plastik klip bening dan satu unit timbangan digital yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Sejumlah barang lainnya juga dibawa petugas, yakni satu buah pembalut wanita merek Laurier berwarna pink, satu buah tutup sikat gigi, serta satu unit telepon seluler Oppo A3S berwarna merah maron.

Seluruh barang tersebut selanjutnya diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan.

KR Disebut Mengakui Barang Bukti

Saat dimintai keterangan awal oleh petugas di lokasi, KR disebut mengakui bahwa barang-barang yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut merupakan miliknya.

Meski demikian, keterangan awal tersebut masih akan didalami penyidik. Polisi perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan asal barang yang diduga narkotika serta mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

KR bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Padang Pariaman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Telusuri Asal Barang

Penyidik Satresnarkoba Polres Padang Pariaman masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. Selain memastikan rangkaian peristiwa, polisi juga menelusuri asal-usul 14 paket yang diduga sabu tersebut.

Penyidik juga akan mendalami dugaan tujuan peredaran barang serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Hingga saat ini, polisi belum merinci berat keseluruhan barang yang diduga sabu tersebut maupun menyampaikan adanya tersangka lain dalam perkara itu.

Kasus tersebut masih berada dalam tahap proses hukum. Status barang yang diamankan merupakan barang bukti dalam perkara yang sedang disidik, sedangkan KR tetap memiliki hak-hak hukum hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.(*)


 

Serasinews.com, Padang – Memburuknya kualitas udara akibat kabut asap membuat aktivitas pendidikan di Kota Padang harus disesuaikan. Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring bagi siswa tingkat SD dan SMP.

Kebijakan tersebut mulai berlaku Kamis, 17 September hingga Jumat, 18 September 2026. Keputusan ini dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/29/Dikbud-Pdg/IX/2026 yang ditetapkan di Padang pada 16 September 2026 dan ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, SH., MM.

Langkah tersebut diambil setelah data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang pada Rabu, 16 September 2026 menunjukkan kondisi udara berada dalam kategori berbahaya.

Siswa SD dan SMP Belajar dari Rumah

Melalui surat edaran tersebut, seluruh satuan pendidikan SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Padang, diminta melaksanakan kegiatan belajar secara daring.

Selama kebijakan berlangsung, siswa tidak mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Proses belajar dilakukan dari rumah dengan menggunakan platform digital atau media komunikasi yang telah ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Sementara untuk jenjang PAUD dan TK, kegiatan pembelajaran untuk sementara diliburkan selama periode yang sama.

Guru dan Tenaga Kependidikan Tetap Bertugas

Meskipun siswa belajar dari rumah, kegiatan sekolah tidak sepenuhnya dihentikan. Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dari lingkungan sekolah.

Para guru tetap memberikan materi dan mendampingi siswa melalui sistem PJJ. Dinas Pendidikan juga mengingatkan agar materi dan tugas yang diberikan disesuaikan dengan situasi sehingga tidak menambah beban siswa di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

Kehadiran Siswa Tetap Diperhitungkan

Perubahan metode pembelajaran tidak membuat siswa kehilangan status kehadiran. Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring tetap dicatat sebagai kehadiran.

Sekolah diberikan keleluasaan memilih aplikasi, platform pembelajaran, maupun media komunikasi yang dinilai paling efektif untuk digunakan selama PJJ berlangsung.

Orang Tua Diminta Membatasi Aktivitas Anak di Luar Rumah

Selain mengatur kegiatan pembelajaran, Dinas Pendidikan juga meminta orang tua atau wali murid memberikan pengawasan selama anak mengikuti pembelajaran dari rumah.

Anak-anak diimbau tetap berada di dalam rumah selama waktu belajar dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan paparan terhadap udara yang sedang mengalami pencemaran.

Apabila terdapat kebutuhan mendesak yang mengharuskan anak keluar rumah, orang tua diminta memastikan anak menggunakan masker medis atau alat pelindung pernapasan yang sesuai.

Kebijakan Menyesuaikan Kondisi Udara

Penerapan PJJ selama dua hari menjadi bentuk penyesuaian sektor pendidikan terhadap kondisi lingkungan di Kota Padang. Untuk sementara, siswa SD dan SMP mengikuti proses belajar dari rumah, sedangkan guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan aktivitas pembelajaran dari sekolah.

Pelaksanaan kebijakan ini akan mengikuti perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap di Kota Padang.

Dinas Pendidikan mengharapkan sekolah, guru, siswa, serta orang tua dapat menjalankan ketentuan tersebut dengan baik demi menjaga proses pendidikan sekaligus mengurangi risiko paparan udara buruk terhadap anak.

Kabut asap yang melanda Kota Padang kali ini tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat, tetapi juga membuat kegiatan belajar mengajar harus beradaptasi dengan kondisi kualitas udara.(*)


 


Serasinews.com, PADANG — Penurunan kualitas udara yang dipengaruhi paparan asap dan abu vulkanik mendorong sejumlah sekolah di Kota Padang meningkatkan langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Menindaklanjuti imbauan Dinas Pendidikan Kota Padang terkait kondisi udara yang kurang baik, sekolah mulai menerapkan sejumlah pembatasan terhadap kegiatan yang berlangsung di ruang terbuka. Penggunaan masker diperketat, sementara aktivitas seperti olahraga, upacara bendera, dan senam sekolah dihentikan sementara hingga kondisi udara dinilai lebih aman.

Kebijakan tersebut antara lain diterapkan di SD Negeri 34 Simpang Haru dan SMP Negeri 30 Padang. Meski demikian, sekolah memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (PBM).

Aktivitas akademik tetap berlangsung seperti biasa. Siswa masih mengikuti pembelajaran di dalam ruang kelas, sedangkan kegiatan yang mengharuskan mereka berada di luar ruangan untuk sementara dikurangi.

Kepala SD Negeri 34 Simpang Haru, Zulmarlaini, mengatakan pihak sekolah terus mengingatkan siswa mengenai pentingnya menggunakan masker, khususnya ketika harus keluar dari ruang kelas.

Menurutnya, penerapan aturan tersebut sejauh ini berjalan dengan baik. Sekolah juga menyiapkan masker cadangan sebagai bentuk antisipasi apabila terdapat siswa yang datang tanpa membawa perlengkapan pelindung tersebut.

“Penerapan penggunaan masker saat ini berjalan sangat efektif. Bagi siswa yang belum membawa masker, kami terus mengimbau dan pihak sekolah juga menyediakan cadangan masker,” ujar Zulmarlaini.

Selain penggunaan masker, sekolah mengambil keputusan untuk meniadakan sementara berbagai aktivitas yang dilakukan di lapangan atau area terbuka. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan udara yang kurang baik.

“Selain itu, seluruh kegiatan di luar kelas seperti olahraga, upacara, dan senam ditiadakan sementara demi kesehatan anak-anak dari ancaman ISPA,” katanya.

Pembelajaran Tetap Berjalan

Kondisi kualitas udara yang memburuk tidak serta-merta membuat sekolah menghentikan kegiatan pendidikan. Ruang kelas tetap menjadi pusat aktivitas siswa selama masa penerapan kebijakan tersebut.

Sekolah berupaya menjaga agar proses pembelajaran tetap berlangsung efektif dengan memindahkan aktivitas yang seharusnya dilakukan di luar ruangan atau meniadakannya untuk sementara.

Kebijakan serupa juga diterapkan di SMP Negeri 30 Padang. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dian Putra, mengatakan sebagian besar siswa telah mematuhi aturan penggunaan masker yang diterapkan sekolah.

“Tingkat kepatuhan siswa kami sudah mencapai sekitar 90 persen. Proses PBM tetap berjalan efektif di dalam kelas, hanya saja seluruh kegiatan lapangan ditiadakan. Fokus kami adalah memastikan anak-anak tetap belajar dengan aman,” ujar Dian.

Tingkat kepatuhan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa langkah pencegahan dapat diterapkan tanpa mengganggu kegiatan akademik. Siswa tetap mendapatkan hak untuk mengikuti pembelajaran, sementara kegiatan yang berpotensi membuat mereka lebih lama terpapar udara luar dikurangi.

Pihak sekolah juga terus memberikan pemahaman kepada siswa bahwa penggunaan masker bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi selama berada di sekolah. Masker dipandang sebagai salah satu bentuk perlindungan diri ketika kondisi udara sedang tidak bersahabat.

Perlindungan Dimulai dari Rumah

Upaya menjaga kesehatan siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Pihak sekolah juga mengingatkan orang tua dan wali murid agar memastikan anak telah menggunakan masker sejak meninggalkan rumah.

Perlindungan tersebut diharapkan tetap dilakukan selama perjalanan menuju sekolah, ketika berada di lingkungan sekolah, hingga siswa kembali ke rumah.

Langkah ini dinilai penting karena siswa tetap berpotensi terpapar udara luar selama perjalanan. Dengan demikian, penggunaan masker tidak hanya diterapkan saat berada di lingkungan sekolah, tetapi menjadi kebiasaan selama kondisi kualitas udara belum kembali normal.

Sekolah juga terus memberikan edukasi agar siswa memahami alasan di balik pembatasan kegiatan luar ruangan. Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan tidak melihat kebijakan sebagai sekadar larangan mengikuti aktivitas sekolah, melainkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan bersama.

Siswa Mendukung Kebijakan Sekolah

Dari kalangan siswa, penerapan aturan tersebut mendapat respons positif. Duta Digital SMP Negeri 30 Padang, Ignacia Noyasiva, mengatakan siswa memahami bahwa pembatasan aktivitas luar ruangan dilakukan untuk melindungi kesehatan mereka.

“Kami dari pihak siswa tentu mematuhi arahan guru-guru demi kebaikan bersama. Sejauh ini penggunaan masker sama sekali tidak mengganggu proses belajar kami di dalam kelas,” ungkap Ignacia.

Menurutnya, kewajiban menggunakan masker tidak menjadi hambatan bagi siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Aktivitas belajar tetap dapat dilaksanakan di dalam kelas seperti biasanya.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya upaya sekolah untuk mencari titik keseimbangan antara keberlangsungan pendidikan dan perlindungan kesehatan. Pembelajaran tidak dihentikan, tetapi aktivitas yang dinilai berpotensi meningkatkan paparan udara luar dikurangi.

Lapangan Sekolah Sementara Dikurangi Penggunaannya

Sejumlah fasilitas sekolah yang biasanya ramai digunakan untuk kegiatan luar ruangan, seperti lapangan, untuk sementara tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang melibatkan banyak siswa.

Olahraga, senam, serta upacara yang biasanya menjadi kegiatan rutin sekolah ditunda sampai kondisi udara memungkinkan. Pembatasan tersebut menjadi langkah preventif agar siswa tidak terlalu lama berada di ruang terbuka ketika kualitas udara sedang menurun.

Pada saat yang sama, sekolah memastikan ketersediaan masker cadangan sehingga siswa yang lupa membawa masker tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan perlindungan yang lebih baik.

Penerapan kebijakan ini juga memperlihatkan pentingnya koordinasi antara sekolah dan keluarga. Sekolah memiliki peran dalam melindungi siswa selama berada di lingkungan pendidikan, sementara orang tua diharapkan memastikan kebiasaan penggunaan masker telah dilakukan sejak anak berada di rumah.

Untuk sementara, kegiatan pendidikan lebih banyak dipusatkan di dalam ruangan. Aktivitas yang tidak mendesak dan mengharuskan siswa berada di luar kelas dikurangi hingga kondisi udara kembali mendukung.

Sekolah berharap kualitas udara di Kota Padang segera membaik sehingga kegiatan olahraga, senam, upacara, dan aktivitas luar ruangan lainnya dapat kembali dilaksanakan.

Sambil menunggu kondisi normal, penggunaan masker, pembatasan aktivitas di ruang terbuka, serta peningkatan kesadaran siswa dan orang tua menjadi langkah yang terus dilakukan untuk menjaga kesehatan warga sekolah.

Dengan kebijakan tersebut, sekolah berupaya memastikan proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan. Pembelajaran tetap dilaksanakan, sementara langkah pencegahan diperkuat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kondisi udara yang sedang kurang baik.(*)



Serasinews.com, DHARMASRAYA — Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Kali ini, api melanda kawasan Hulu Sungai Palimauan, Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh, sejak Selasa (8/9/2026) sore.

Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 30 hektare. Kebakaran tidak hanya melahap semak belukar dan vegetasi kering, tetapi juga merusak area perkebunan kelapa sawit milik warga.

Sekitar satu hektare lahan sawit dengan tanaman yang diperkirakan berusia lima tahun ikut terbakar. Setidaknya terdapat sekitar 100 batang sawit yang terdampak akibat kejadian tersebut.

Hingga penanganan dilakukan, petugas belum mengetahui siapa pemilik lahan sawit yang mengalami kerusakan tersebut.

Upaya pengendalian api dilakukan pada Rabu (9/9/2026). Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso WP, S.I.K., M.A.P., M.H. bersama personel kepolisian, pemerintah nagari dan masyarakat turun langsung ke kawasan terdampak sekitar pukul 11.00 WIB.

Petugas tidak hanya berupaya memadamkan api yang masih tersisa, tetapi juga menyisir kawasan sekitar guna mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.

Akses Lokasi Jadi Kendala

Penanganan kebakaran berlangsung dalam kondisi yang cukup berat. Titik kebakaran berada di kawasan yang jauh dan memiliki akses sulit, sehingga kendaraan pemadam tidak bisa masuk hingga ke lokasi utama.

Keterbatasan air juga menjadi persoalan. Sungai yang berada di sekitar kawasan tersebut mengalami penyusutan akibat kondisi kemarau, sehingga petugas harus mengandalkan peralatan yang tersedia di lapangan untuk menjinakkan api.

Situasi semakin berisiko karena material yang terbakar didominasi rumput dan ilalang dalam kondisi kering. Angin yang bertiup kencang juga dapat membuat kobaran api bergerak cepat dan menyebar ke bagian lahan lainnya.

Dugaan sementara, api berasal dari rambatan kebakaran di lokasi sebelumnya atau aktivitas pembakaran rumput dan ilalang kering. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut.

Setelah dilakukan penanganan, kobaran api berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas tetap berada di sekitar lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan bara yang tersisa tidak kembali memicu kebakaran.

Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp50 juta, terutama akibat rusaknya tanaman sawit serta lahan yang terbakar.

Polres Dharmasraya selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah Nagari Panyubarangan dan Damkar Timpeh untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman setelah api berhasil dikendalikan.

Kapolres Dharmasraya mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk ketika membersihkan semak, rumput maupun membuka lahan.

Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi kemarau menyebabkan vegetasi lebih mudah terbakar. Api yang awalnya berasal dari pembakaran kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak diawasi, terutama ketika angin bertiup kencang.

Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat asap atau menemukan titik api di sekitar kawasan permukiman maupun lahan perkebunan.

Dengan pemadaman dan pemantauan yang telah dilakukan, kondisi di lokasi kebakaran saat ini dinyatakan aman dan terkendali.(*)


Serasinews.com, PADANG – Kepolisian Daerah Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., bersama jajaran Polisi Wanita Polda Sumbar, kegiatan pembagian masker dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Padang, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menyasar pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Simpang Ujung Gurun, Simpang Jamria, dan Simpang Alai, Kota Padang.

Pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang kurang baik.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan humanis Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Melalui pembagian masker ini, kami mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Susmelawati.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga mencerminkan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis serta memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi harus dapat dirasakan secara langsung, termasuk melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Pakor Polwan Polda Sumbar Kompol Arisnawati bersama sejumlah personel Polwan. Para personel membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat di lokasi kegiatan.

Polda Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, menggunakan masker apabila diperlukan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dinilai kurang sehat.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial yang secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

(Berry)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.