Juni 2026

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com, Padang – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Kebijakan yang tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026 itu turut membawa perubahan besar di jajaran Polda Sumatera Barat.

Sebanyak delapan posisi Kapolres di wilayah Sumbar resmi berganti. Pergeseran ini menjadi bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum di daerah.

Salah satu pergantian terjadi di Polres Pesisir Selatan. AKBP Derry Indra mendapat amanah baru sebagai Wadirpamovit Polda Sumbar. Posisinya kini diisi AKBP Ricky Ricardo yang sebelumnya menjabat Kapolres Payakumbuh. Sementara kursi Kapolres Payakumbuh selanjutnya ditempati AKBP Irwan Andeta yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.

Di Kabupaten Agam, tongkat kepemimpinan Polres kini berada di tangan AKBP Masnoni. Perwira yang sebelumnya bertugas di Divisi Humas Polri tersebut menggantikan AKBP Muari yang mendapat penugasan sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Rorenminops Korbrimob Polri.

Rotasi juga menyentuh Polres Pasaman. AKBP M. Agus Hidayat memperoleh promosi menjadi Wadirsamapta Polda Riau. Sebagai penggantinya, Kapolri menunjuk AKBP Adirawa Permana Anggawistara yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.

Perubahan kepemimpinan turut terjadi di Polres Solok Selatan dan Polres Pariaman. AKBP Andreanaldo Ademi yang sebelumnya memimpin Polres Pariaman kini dipercaya menjadi Kapolres Solok Selatan menggantikan AKBP M. Faisal Perdana yang dipromosikan sebagai Wakapolrestabes Semarang. Jabatan Kapolres Pariaman selanjutnya diemban AKBP Agung Pranajaya yang sebelumnya menjabat Kapolres Solok.

Sementara itu, Polres Solok kini dipimpin AKBP Rini Anggraini. Perwira polisi wanita yang sebelumnya bertugas di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut menggantikan AKBP Agung Pranajaya. Penunjukan Rini menjadi perhatian karena menunjukkan semakin besarnya peran polisi wanita dalam memimpin satuan kewilayahan.

Di Polres Tanah Datar, Kapolri menunjuk AKBP Marwan Fajrin sebagai Kapolres yang baru. Sebelumnya, Marwan bertugas sebagai Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Ia menggantikan Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto yang kini mendapat penugasan baru di lingkungan Bareskrim Polri.

Rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga dinamika organisasi, memperluas pengalaman personel, serta mendukung regenerasi kepemimpinan. Dengan hadirnya para Kapolres baru di berbagai wilayah Sumatera Barat, diharapkan kinerja kepolisian semakin optimal dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Penyegaran ini juga menjadi bagian dari langkah Polri dalam menjawab tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terus berkembang di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Barat.(**)

 

Dari Setetes Darah untuk Ribuan Harapan: Hendra Pebrizal Menumbuhkan Budaya Kemanusiaan di Lingkungan Perumda AM Kota Padang

Di balik tugas besar memastikan air bersih mengalir ke ribuan rumah warga Kota Padang setiap hari, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang ternyata juga sedang mengalirkan sesuatu yang jauh lebih berharga: harapan hidup bagi sesama manusia.

Rabu (24/6/2026) pagi, suasana di halaman parkir Kantor Perumda AM Kota Padang tampak berbeda. Tidak ada sekat jabatan, tidak ada perbedaan status antara pimpinan dan pegawai. Yang terlihat justru semangat kebersamaan yang berpadu dengan nilai kemanusiaan.

Satu per satu karyawan duduk di kursi donor, mengulurkan lengannya dengan penuh kesadaran bahwa darah yang mereka berikan hari itu akan menjadi harapan bagi seseorang yang sedang berjuang melawan penyakit, menjalani operasi, ataupun bertahan hidup di ruang perawatan rumah sakit.

Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya berlangsung sekitar 15 menit. Namun bagi orang yang membutuhkan, waktu singkat tersebut bisa menjadi penentu antara harapan dan keputusasaan.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, memandang kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin perusahaan, melainkan sebuah gerakan sosial yang harus terus ditumbuhkan sebagai budaya bersama.

Menurutnya, perusahaan yang sehat bukan hanya diukur dari pencapaian kinerja, laba, ataupun kualitas pelayanan publik yang diberikan, tetapi juga dari seberapa besar kepeduliannya terhadap kehidupan manusia.

"Selama ini masyarakat mengenal Perumda AM sebagai perusahaan yang mengalirkan air bersih. Namun lebih dari itu, kami ingin menghadirkan budaya kepedulian. Sebab pada akhirnya, perusahaan hadir bukan hanya untuk melayani kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup," ujar Hendra.

Ia mengajak seluruh karyawan yang memiliki kondisi tubuh sehat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup dan bentuk tanggung jawab sosial.

Sebab, menurutnya, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) tidak pernah benar-benar aman jika hanya mengandalkan donor ketika ada kondisi darurat.

"Sering kali orang baru mencari darah ketika musibah datang. Padahal kebutuhan darah di rumah sakit tidak pernah berhenti. Ada ibu melahirkan, pasien kecelakaan, penderita talasemia, pasien operasi, hingga penderita kanker yang setiap hari membutuhkan bantuan kita. Karena itu, donor darah harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial," katanya.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan cenderung individualistis, Hendra menilai donor darah menjadi pengingat bahwa manusia tetap saling bergantung satu sama lain.

Ia menyampaikan sebuah pesan sederhana namun sangat mendalam.

"Teknologi sudah berkembang sangat pesat, tetapi sampai hari ini belum ada mesin yang bisa menciptakan darah manusia. Artinya, kehidupan seseorang masih sangat bergantung pada kepedulian manusia lainnya. Inilah yang membuat donor darah menjadi sangat istimewa."

Baginya, mendonorkan darah merupakan bentuk sedekah yang paling universal. Tidak memandang suku, agama, jabatan, maupun status sosial.

"Ketika darah itu mengalir ke tubuh pasien, kita tidak pernah tahu siapa yang menerimanya. Bisa jadi seorang ibu, seorang anak, seorang ayah, bahkan seseorang yang belum pernah kita kenal seumur hidup. Tetapi di situlah letak keindahan kemanusiaan. Kita membantu tanpa syarat dan tanpa pamrih."

Selain menjadi investasi sosial, donor darah juga menjadi investasi kesehatan bagi para pendonor.

Hendra menjelaskan, donor darah yang dilakukan secara rutin dan sesuai prosedur medis dapat membantu menjaga kesehatan jantung, melancarkan sirkulasi darah, mengontrol kadar zat besi dalam tubuh, merangsang pembentukan sel darah merah baru, sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap sejumlah penyakit menular.

Namun, menurutnya, manfaat terbesar bukan hanya terletak pada aspek fisik, melainkan pada ketenangan batin yang dirasakan setelah membantu sesama.

"Ada kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang ketika kita mengetahui bahwa sebagian dari diri kita mampu menyelamatkan kehidupan orang lain. Perasaan itulah yang menjadi energi positif bagi kesehatan mental seseorang."

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, Hendra berharap gerakan donor darah dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat solidaritas dan empati sosial.

Ia ingin semangat berbagi terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan Perumda AM Kota Padang, tetapi juga menginspirasi berbagai instansi pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas.

"Jangan menunggu kaya untuk membantu sesama. Jangan menunggu menjadi tokoh besar untuk berbuat baik. Ketika tubuh kita sehat, sesungguhnya kita sudah memiliki modal yang sangat berharga untuk menyelamatkan kehidupan orang lain."

Di akhir pesannya, Hendra menyampaikan satu kalimat yang menjadi refleksi mendalam bagi semua orang.

"Air bersih yang kami distribusikan menghidupi kota ini setiap hari. Tetapi darah yang kita donorkan hari ini, mungkin sedang menghidupkan masa depan seseorang. Karena sejatinya, peradaban yang maju bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan tentang seberapa besar kepedulian manusia terhadap manusia lainnya."

Dari halaman parkir sederhana itu, lahirlah sebuah pesan besar. Bahwa kemanusiaan tidak selalu hadir dalam tindakan yang rumit dan megah.

Kadang, kemanusiaan hanya dimulai dari keberanian seseorang untuk menggulung lengan bajunya, mengulurkan tangan, dan membiarkan setetes darahnya mengalir menjadi kehidupan bagi orang lain.


SerasiNews.com, Simpang Empat – Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan aliran sungai bekas tambang galian C yang berada di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Penghijauan Sejuk Asri tersebut diawali dengan mengikuti zoom meeting bersama Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dari Kota Sawahlunto. Program ini mengusung tema “Hijaukan Sumbar Kembali”.

Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Barat menyampaikan bahwa gerakan penghijauan merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah pusat yang mendorong terciptanya ekosistem hijau dan lingkungan yang sehat.

Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk upaya pelestarian alam.

“Melalui program penghijauan ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris mengatakan bahwa pihaknya telah menanam sekitar 1.000 pohon sejak Januari 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Penanaman dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kecamatan Talamau, serta Kecamatan Luhak Nan Duo. Setelah menyasar wilayah pesisir dan daerah rawan bencana, kegiatan penghijauan kini difokuskan di sepanjang aliran Sungai Batang Toman, Kecamatan Pasaman.

Polres Pasaman Barat bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dan berbagai elemen masyarakat dalam penyediaan bibit tanaman. Jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman penghijauan serta pohon produktif seperti durian, alpukat, lengkeng, petai, dan jengkol.

Kompol Fahrel Haris mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya di kawasan aliran sungai yang terdampak aktivitas penambangan galian C.

Ia menegaskan, kepolisian bersama warga akan terus mendorong kegiatan reklamasi dan penghijauan di area bekas pengambilan material pasir dan sirtu guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah kerusakan yang lebih luas.(**)



SerasiNews.com, PADANG – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat. Melalui program bertajuk Polantas Menyapa, masyarakat yang mengurus Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP) kini mendapatkan pendampingan langsung dari petugas agar proses pelayanan berjalan lebih mudah dan nyaman.

Program tersebut hadir sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang menempatkan masyarakat sebagai fokus utama. Dalam pelaksanaannya, personel Ditlantas memberikan informasi, membantu proses administrasi, serta memberikan arahan kepada pemohon sehingga seluruh tahapan pengurusan dapat dilalui dengan lebih jelas dan efisien.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu prioritas utama jajarannya. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, transparan, dan memberikan rasa nyaman selama berada di lingkungan pelayanan kepolisian.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran petugas di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan prosedur administrasi, tetapi juga untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala yang mungkin ditemui selama proses pengurusan dokumen.

Pendekatan yang mengutamakan komunikasi dan keramahan tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Karena itu, seluruh personel Ditlantas terus didorong untuk memberikan pelayanan secara profesional, responsif, dan humanis.

Selain mempermudah pengurusan SKUKP, program Polantas Menyapa juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya keterampilan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib dan aman di jalan raya.

Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui semangat Polantas Presisi, pelayanan yang modern, terbuka, dan berorientasi pada kepuasan publik akan terus dikembangkan demi mendukung terwujudnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Sumatera Barat.

Kehadiran Polantas Menyapa menjadi gambaran nyata bahwa pelayanan kepolisian kini semakin dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai mitra yang siap membantu dan melayani dengan sepenuh hati.(Rini)

 ‎

‎  PADANG – Langkah besar untuk menjamin ketahanan air bersih dan keselamatan warga Kota Padang resmi dimulai. Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menandatangani kontrak paket kegiatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 200 liter per detik (l/dtk), lengkap dengan bentangan jaringan perpipaan sepanjang kurang lebih 19 kilometer.
‎Proyek infrastruktur vital ini didanai dengan pagu anggaran fantastis mencapai kurang lebih Rp284 miliar, bersumber dari sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat.
‎Hadirnya proyek ini menjadi angin segar sekaligus jawaban konkret atas kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di tiga wilayah kecamatan berpenduduk padat: Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Tidak sekadar meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan distribusi, megaproyek ini dirancang khusus dengan aspek mitigasi bencana gempa bumi guna menjaga keberlanjutan layanan di masa depan.
‎Komitmen Pelayanan dan Mitigasi Bencana
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas terealisasinya penandatanganan kontrak ini. Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan dan keselamatan warga Kota Padang.
‎"Alhamdulillah, penandatanganan kontrak ini adalah tonggak sejarah baru bagi pelayanan air bersih di Kota Padang. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Ditjen Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat atas dukungan luar biasa ini," ujar Hendra Pebrizal.
‎"Dengan anggaran mencapai 284 miliar rupiah, proyek SPAM 200 liter per detik dan jaringan pipa sepanjang 19 kilometer ini akan mengoptimalkan distribusi air bersih secara signifikan di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Lebih dari itu, infrastruktur ini kami rancang dengan standar tinggi sebagai langkah mitigasi gempa. Kita tahu Padang berada di wilayah rawan bencana, dan Perumda AM berkomitmen memastikan bahwa saat terjadi guncangan sekalipun, sistem pasokan air bersih bagi masyarakat tetap tangguh dan terjaga," tegasnya.
‎Sinergi untuk Padang Tangguh
‎Dengan dimulainya proyek ini, Perumda AM Kota Padang terus membuktikan posisinya sebagai badan usaha milik daerah yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik harian, tetapi juga visioner dalam menghadapi tantangan alam.
‎Pekerjaan fisik yang akan segera berjalan ini diharapkan dapat didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat agar berjalan lancar, tepat waktu, dan segera mengalirkan manfaatnya ke rumah-rumah warga di Kota Tercinta.

 

SerasiNews.com, PADANG PARIAMAN, – Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara Purnawiyata dan Pelepasan Siswa TK Al-Qur'an Kasang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar Minggu (21/6/2026)di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para siswa, orang tua, guru, serta tamu undangan yang turut menyaksikan pelepasan peserta didik menuju jenjang pendidikan dasar.

Sejak pagi, lokasi acara telah dipersiapkan secara bergotong royong oleh para wali murid. Dekorasi dan berbagai perlengkapan disiapkan bersama sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan acara tahunan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai yang diikuti seluruh siswa, guru, dan wali murid mengelilingi kawasan sekitar sekolah. Pawai berlangsung meriah dengan menampilkan kekayaan budaya Minangkabau. Para ibu wali murid membawa jamba, wadah makanan tradisional khas Minang yang menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan.

Tradisi tersebut sejalan dengan tema yang diusung tahun ini, yakni "Peningkatan Nilai-Nilai Budaya Minang dalam Lingkungan Pendidikan Sejak Usia Dini." Melalui tema tersebut, pihak sekolah ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman yang semakin pesat.

Sebanyak 45 siswa secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Dasar. Prosesi pelepasan dilakukan oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, unsur pemerintahan nagari, serta tokoh masyarakat yang hadir memenuhi undangan.

Ketua Yayasan TK Al-Qur'an Kasang, Mardiati, S.Pd.I, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak.

"Kami bersyukur dan bangga melihat anak-anak telah siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Semoga ilmu Al-Qur'an dan nilai-nilai agama yang mereka peroleh selama belajar di sini menjadi bekal dalam menjalani kehidupan," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak berdiri pada tahun 1995, Yayasan TK Al-Qur'an Kasang terus berkomitmen memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, serta kecintaan terhadap agama dan budaya Minangkabau.

Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Syahrul Usman, serta Ketua DPC Partai Demokrat Padang Pariaman, Januar Bakri, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Syahrul Usman menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi. Menurutnya, penanaman nilai budaya sejak usia dini akan membentuk karakter serta jati diri generasi muda di masa depan.

Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta terus mengembangkan potensi diri demi meraih cita-cita.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Padang Pariaman, Januar Bakri, menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi keluarga maupun bangsa. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan anak usia dini perlu terus ditingkatkan agar kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin baik.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Pendidikan yang mereka terima sejak usia dini akan menentukan kualitas masa depan daerah maupun negara," katanya.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti tradisi makan basamo atau bajamba, yakni makan bersama dalam satu hidangan sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan, dan rasa syukur. Suasana penuh keakraban tampak menyatukan pihak sekolah, wali murid, tamu undangan, serta seluruh keluarga besar TK Al-Qur'an Kasang.

Melalui kegiatan purnawiyata yang mengangkat kearifan lokal tersebut, TK Al-Qur'an Kasang berharap para lulusan tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga mampu menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau sebagai bagian dari identitas mereka di masa mendatang.
SC:GS
(Rini)


SerasiNews.com, Pasaman Barat – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan Polres Pasaman Barat melalui kegiatan bakti kesehatan yang digelar di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Beragam layanan diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, donor darah hingga khitanan massal bagi anak-anak. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga yang datang memanfaatkan pelayanan yang disediakan.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus momentum untuk memperkuat kedekatan dengan warga.

Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Pelaksanaan bakti kesehatan ini melibatkan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dan PMI Kabupaten Pasaman Barat. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal dan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 127 warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin sesuai kebutuhan.

Sementara itu, program khitanan massal diikuti oleh 30 anak. Selain mendapatkan pelayanan medis, para peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dari Polres Pasaman Barat.

Tidak hanya masyarakat, personel Polres Pasaman Barat juga turut ambil bagian dalam aksi donor darah. Dari kegiatan tersebut berhasil terkumpul 55 kantong darah yang selanjutnya diserahkan kepada PMI untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Kapolres berharap kegiatan yang mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat” tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu berjalan dengan aman dan tertib serta dihadiri jajaran Polres Pasaman Barat, personel Brimob, anggota TNI, serta pengurus Bhayangkari Polres Pasaman Barat.(**)


 

SerasiNews.com, Pesisir Selatan – Setelah sempat terputus akibat terjangan banjir dan longsor, Jembatan Gantung Duku–Subarang Solok di Kabupaten Pesisir Selatan kini kembali berdiri dan mendekati tahap penyelesaian. Kehadirannya menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat yang selama berbulan-bulan harus menghadapi berbagai keterbatasan akibat rusaknya akses utama penghubung kedua wilayah tersebut.

Berdasarkan data terbaru per 14 Juni 2026, pembangunan jembatan telah mencapai progres fisik sebesar 74,55 persen. Pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menargetkan pekerjaan selesai dan jembatan dapat difungsikan pada 8 Juli 2026 mendatang.

Bagi warga Duku dan Subarang Solok, jembatan ini memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar sarana penyeberangan. Infrastruktur tersebut menjadi jalur vital yang menunjang aktivitas pendidikan, perekonomian, layanan kesehatan, hingga hubungan sosial masyarakat sehari-hari.

Ketika bencana merusak jembatan lama, dampaknya langsung dirasakan warga. Anak-anak harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk bersekolah, petani dan pedagang mengalami kesulitan mengangkut hasil usaha mereka, sementara akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih terbatas.

Dalam pembangunan kali ini, pemerintah tidak hanya mengganti jembatan yang rusak, tetapi juga meningkatkan kualitas konstruksinya agar lebih tahan terhadap ancaman bencana di masa depan.

Jembatan baru dibangun dengan panjang bentang sekitar 100 meter dan lebar jalur 1,80 meter. Selain itu, elevasinya ditinggikan sekitar 1,5 meter dibandingkan jembatan sebelumnya sebagai langkah mitigasi menghadapi kemungkinan meningkatnya debit sungai saat musim hujan ekstrem.

BPJN Sumatera Barat menyebutkan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan bagi pengguna nantinya.

Pembangunan ini mencerminkan pendekatan baru dalam penanganan infrastruktur pasca-bencana, yakni tidak hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memperkuatnya agar lebih tangguh menghadapi risiko yang sama di kemudian hari.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Akses pendidikan akan kembali normal, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, layanan kesehatan dapat dijangkau lebih cepat, serta aktivitas sosial masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan.

Lebih dari itu, proyek ini juga menjadi simbol pemulihan bagi warga yang sempat terdampak bencana. Kehadiran para pekerja konstruksi dan proses pembangunan yang terus berjalan memberikan keyakinan bahwa kehidupan masyarakat perlahan kembali pulih.

Warga berharap cuaca mendukung sehingga pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal. Mereka juga menaruh harapan besar agar jembatan yang dibangun dengan desain lebih tinggi dan kokoh ini mampu bertahan menghadapi tantangan alam di masa mendatang.

Saat jembatan resmi dibuka nanti, mungkin tidak ada pesta besar yang menyertainya. Namun bagi masyarakat setempat, momen tersebut akan menjadi tanda bahwa akses, aktivitas, dan harapan yang sempat terputus akhirnya kembali tersambung.

Jembatan Gantung Duku–Subarang Solok bukan hanya penghubung dua wilayah yang dipisahkan sungai, tetapi juga penghubung ribuan harapan warga menuju kehidupan yang lebih baik.

(Rini)




PADANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga malam hari menyebabkan debit air Sungai Guo meningkat drastis dan memicu gangguan serius pada sistem penyediaan air baku Perumda Air Minum Kota Padang.

Derasnya arus sungai mengakibatkan bendungan sementara (temporary weir) yang selama ini berfungsi mengarahkan aliran air baku menuju instalasi pengolahan hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air baku ke instalasi pengolahan terhenti total.

Tidak hanya itu, material berupa lumpur, pasir, bebatuan, ranting pohon, hingga sampah yang terbawa banjir juga menimbun mulut intake, sehingga memperparah kondisi dan membuat proses produksi air bersih tidak dapat dioperasikan.

Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang yang berada di wilayah pelayanan Kecamatan Kuranji terdampak dan mengalami penurunan tekanan bahkan penghentian sementara distribusi air bersih.

Pihak Perumda Air Minum Kota Padang saat ini belum dapat melakukan penanganan di lapangan karena kondisi sungai masih sangat deras dan berisiko tinggi terhadap keselamatan petugas.

Keselamatan personel menjadi prioritas utama sebelum upaya perbaikan dilakukan.

Begitu intensitas hujan menurun dan kondisi sungai dinyatakan aman, tim teknis akan segera diterjunkan untuk membangun kembali bendungan sementara, membersihkan material yang menimbun intake, serta memulihkan operasional instalasi pengolahan air.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan fenomena cuaca ekstrem yang terjadi menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Ini merupakan kondisi force majeure atau keadaan di luar kendali yang dipicu oleh tingginya curah hujan. Namun demikian, Perumda Air Minum Kota Padang tidak tinggal diam. Seluruh tim teknis telah bersiaga dan akan bergerak cepat begitu situasi memungkinkan," ujar Adhie Zein.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjaga kelestarian daerah aliran sungai sebagai bagian dari sistem penyediaan air bersih masyarakat.

"Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat bergantung pada keseimbangan alam. Ketika hujan ekstrem terjadi, seluruh rantai pelayanan ikut terdampak. Karena itu, menjaga kawasan hulu dan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat," katanya.

Adhie juga mengimbau pelanggan agar menggunakan cadangan air yang masih tersedia secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok rumah tangga selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun kami berharap masyarakat bersabar karena keselamatan petugas di lapangan juga menjadi prioritas. Kami tidak ingin memaksakan pekerjaan di tengah arus sungai yang masih membahayakan. Begitu kondisi aman, penanganan akan dilakukan secepat mungkin agar pelayanan dapat kembali normal," tegasnya.

Ia menambahkan, gangguan ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca yang semakin ekstrem menuntut kesiapsiagaan bersama, baik dari sisi infrastruktur, petugas lapangan, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan.

Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk terus memantau informasi resmi perusahaan terkait perkembangan perbaikan dan estimasi normalisasi distribusi air.

Sementara itu, daftar wilayah pelanggan yang terdampak telah disampaikan melalui kanal informasi resmi Perumda Air Minum Kota Padang.

Masyarakat diminta tetap tenang, menghemat penggunaan air yang masih tersedia, serta menyiapkan penampungan cadangan hingga proses perbaikan selesai dilakukan.



PADANG — Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen memastikan proyek infrastruktur berjalan selaras dengan pelayanan publik. Hal ini dibuktikan melalui sinergi strategis antara Perumda Air Minum (AM) Kota Padang dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang dalam mengantisipasi dampak pembangunan di kawasan Tarandam, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur.

Saat ini, Dinas PU Kota Padang tengah gencar melakukan rehabilitasi jaringan drainase di kawasan padat aktivitas tersebut untuk meminimalisasi potensi genangan air. Namun, proyek pelebaran drainase ini berpotensi bersinggungan dengan jaringan pipa distribusi air bersih milik Perumda AM Kota Padang.

Merespons tantangan tersebut, Perumda AM Kota Padang bergerak cepat melakukan penertiban dan penataan ulang posisi pipa sebelum konstruksi utama berjalan penuh. Langkah taktis ini diambil demi menjamin pasokan air bersih ke pelanggan tidak terganggu.

Langkah Antisipatif Menjaga Kontinuitas Layanan
Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pembenahan ini merupakan bentuk mitigasi risiko agar aktivitas alat berat atau pengerjaan fisik di lapangan tidak merusak fasilitas publik lainnya.

"Di lokasi tersebut akan dilakukan pelebaran drainase, dan posisi pipa PDAM berada pada area yang bakal terdampak. Untuk mengantisipasi gangguan jika pipa terputus akibat aktivitas pembangunan, kami melakukan penertiban terlebih dahulu," ujar Adhie Zein, Selasa (16/6/2026).

Sebagai solusi teknis, Perumda AM Kota Padang memasang jaringan pipa baru berbahan High-Density Polyethylene (HDPE) dengan diameter DN 80 sepanjang kurang lebih 200 meter. Material HDPE dipilih karena keunggulannya yang fleksibel, tahan korosi, memiliki daya tahan tinggi, serta usia pakai yang panjang.

Investasi Jangka Panjang dan Efisiensi Operasional
Selain menjaga kontinuitas distribusi air selama proyek drainase berlangsung, penataan ulang jaringan pipa tersier ini diproyeksikan membawa dampak positif jangka panjang bagi peningkatan kualitas layanan.

Menurut Adhie, modernisasi infrastruktur ini akan meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan, termasuk menekan angka kebocoran air.

"Selain menekan kehilangan air dan memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan sekitar, penertiban jaringan ini juga menempatkan pipa tersier pada posisi yang ideal. Hal ini akan memudahkan penambahan pelanggan baru serta rehabilitasi Sambungan Rumah (SR) di masa mendatang," tambah Adhie.

Model Kolaborasi Lintas Sektor
Kolaborasi apik antara Perumda AM dan Dinas PU Kota Padang ini menjadi potret pentingnya koordinasi antarlembaga dalam pembangunan daerah. Melalui perencanaan yang matang, potensi ego sektoral yang kerap merugikan masyarakat dapat dihindari.

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menjadi standar baru bagi pembangunan di Kota Padang: sebuah model di mana peningkatan infrastruktur kota berjalan beriringan tanpa mengorbankan hak masyarakat atas kebutuhan dasar air bersih. Dengan mitigasi yang terukur, rehabilitasi drainase Tarandam ditargetkan rampung dengan lancar, sementara pasokan air bersih warga tetap terjaga aman dan stabil.



SerasiNews.com, PADANG – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang dan kawasan pesisir Sumatera Barat sejak Minggu (14/6/2026) siang mengakibatkan longsor besar di kawasan Bungus Teluk Kabung. Material longsoran menutup seluruh badan Jalan Raya Padang–Painan di sekitar Jembatan Panasahan, Kelurahan Bungus Barat, sehingga jalur utama penghubung Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan tidak dapat dilalui.

Longsor yang dipicu hujan berkepanjangan tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah terhenti total. Puluhan kendaraan terpaksa mengantre karena timbunan tanah, batu, pohon, dan lumpur menutup akses jalan nasional tersebut.

Jalan Raya Padang–Painan merupakan salah satu jalur transportasi strategis di Sumatera Barat yang setiap hari menjadi lintasan kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik. Terputusnya akses ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi barang ke wilayah pesisir selatan.

Informasi di lapangan menyebutkan hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam membuat kondisi lereng perbukitan di sekitar lokasi menjadi labil. Tingginya debit air diduga melemahkan struktur tanah hingga menyebabkan sebagian tebing runtuh dan menimbun ruas jalan.

Sejumlah pengendara yang berada di sekitar lokasi saat kejadian mengaku panik ketika material longsor tiba-tiba meluncur dari lereng bukit. Meski demikian, hingga Minggu petang belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kendaraan yang terdampak langsung oleh longsoran.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Sejumlah alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembersihan material yang menutupi badan jalan.

Namun, upaya penanganan masih menghadapi kendala akibat cuaca yang belum membaik. Hujan yang terus turun di kawasan Bungus membuat petugas harus bekerja dengan kewaspadaan tinggi karena potensi longsor susulan masih mengancam.

Selain mengganggu akses transportasi, kejadian ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan perbukitan. Masyarakat diminta tetap waspada dan segera mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana serupa di titik-titik rawan longsor lainnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan melalui jalur Padang–Painan agar menunda keberangkatan untuk sementara waktu hingga proses pembersihan selesai. Pengguna jalan juga disarankan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait dan menggunakan jalur alternatif jika tersedia.

Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya tingkat kerawanan longsor di sepanjang kawasan Bungus Teluk Kabung saat musim hujan. Kondisi geografis berupa tebing curam yang berbatasan langsung dengan jalan utama menjadikan wilayah tersebut rentan mengalami pergerakan tanah ketika curah hujan meningkat.

Hingga Minggu malam, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung. Petugas tetap bersiaga di lokasi sambil memantau perkembangan cuaca dan kondisi lereng guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan

(Rini)

 

SerasiNews.com, PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur yang dipusatkan di Lapangan Pondok Indah Pratama, Kelurahan Jati, Minggu (14/6/2026).

Pembukaan MTQN yang mengusung tema “Menyiapkan Generasi Rabbani dengan Semangat Smart Surau dan Cinta Alquran” berlangsung meriah. Kegiatan diawali dengan pawai ta'aruf yang diikuti kontingen dari 10 kelurahan se-Kecamatan Padang Timur.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa MTQ memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang berlandaskan nilai-nilai Alquran.

Menurutnya, MTQ harus menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani sekaligus mendukung terwujudnya visi Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya.

“Melalui MTQ, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak Alquran. Inilah fondasi penting dalam mewujudkan Kota Padang yang maju dan sejahtera,” ujar Maigus.

Ia menjelaskan, komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pendidikan keagamaan diwujudkan melalui Program Unggulan Smart Surau. Program tersebut bahkan telah mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Universitas Kuala Lumpur (UniKL) Malaysia yang memberikan kesempatan beasiswa penuh bagi penghafal Alquran asal Kota Padang dengan hafalan minimal 10 juz.

Selain itu, kata Maigus, Pemko Padang juga sedang menjajaki kerja sama beasiswa dengan sejumlah lembaga pendidikan di Timur Tengah, seperti Mesir dan Arab Saudi. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp59 miliar pada tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Maigus yang juga Ketua Umum LPTQ Kota Padang mengajak seluruh kecamatan untuk mulai melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap para peserta MTQ. Langkah tersebut dinilai penting sebagai persiapan menghadapi MTQN tingkat Kota Padang yang akan digelar September mendatang.

“Setiap kecamatan harus mulai membina kafilah terbaik sejak sekarang. MTQ tidak boleh berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi wadah pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi Qurani yang unggul,” tegasnya.

Ia juga menargetkan Kota Padang mampu meraih prestasi terbaik dan menjadi juara umum pada MTQN tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027.

Sementara itu, Camat Padang Timur, Aidil Zulhani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan MTQN ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur, mulai dari tokoh masyarakat, lurah, hingga para donatur.

Aidil menyebutkan, MTQN tahun ini diikuti sebanyak 232 kafilah yang berasal dari 10 kelurahan di Kecamatan Padang Timur. Mereka akan berkompetisi pada berbagai cabang lomba, seperti tilawah Alquran tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, Musabaqah Syarhil Quran, Fahmil Quran, tahfiz, tartil, khutbah Jumat, serta azan.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat.

“MTQ ini menjadi sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Alquran sekaligus menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Kecamatan Padang Timur pada MTQN tingkat Kota Padang,” tuturnya.

(Rini)



SerasiNews.com, Padang - (13 Juni 2026) Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi melepas Fathir Verianico (16), siswa MAN 2 Padang, untuk mengikuti Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Camat Pauh, Sabtu (13/6/2026).

Fathir Verianico menjadi wakil Kota Padang sekaligus Provinsi Sumatera Barat dalam seleksi calon Paskibraka tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta Selatan pada 15–19 Juli 2026. Ia merupakan salah satu dari enam utusan Sumatera Barat yang berhasil lolos hingga tahap seleksi nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumbar Muhammad Iqra Chissa Putra, Anggota DPRD Kota Padang Donal Ardi, Kepala Bidang Pembinaan Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kota Padang Nofiandi Amir, Camat Pauh Yandry, serta orang tua Fathir Verianico.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas capaian Fathir yang telah melalui berbagai tahapan seleksi hingga dipercaya mewakili Kota Padang di tingkat nasional.

“Kesempatan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, serta junjung tinggi integritas selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Kami berharap Fathir dapat lolos dan menjadi bagian dari tim pengibar Sang Saka Merah Putih pada perayaan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang,” ujar Fadly Amran.

Fadly juga menegaskan bahwa keikutsertaan generasi muda Kota Padang dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional merupakan kebanggaan bagi daerah. Selain menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin, dan kepemimpinan, kesempatan tersebut juga menjadi ajang untuk mengharumkan nama Kota Padang di tingkat nasional.

Sementara itu, Fathir Verianico mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan dan bertekad memberikan hasil terbaik selama mengikuti proses seleksi.

“Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kota Padang agar dapat lolos seleksi dan mengharumkan nama Kota Padang sebagaimana harapan Bapak Wali Kota,” ungkap Fathir.

Pemerintah Kota Padang berharap Fathir dapat menjalani seluruh tahapan seleksi dengan baik serta mampu mengukir prestasi sebagai wakil daerah di tingkat nasional.

(Rini)


 

SerasiNews.com, PADANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus memperkuat upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program edukasi NGOPI GENZA (Ngobrol Pintar Bersama Generasi Z dan Alpha) yang kembali menyasar lingkungan sekolah.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Goes To School tersebut digelar di SMKN 7 Padang pada Jumat (12/6/2026). Acara ini melibatkan ratusan siswa dari SMKN 7 Padang, SMKN 8 Padang, dan SMKN 4 Padang yang antusias mengikuti berbagai sesi edukasi keselamatan berkendara.

Program ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Ditlantas Polda Sumbar, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, serta PT Jasa Raharja Sumatera Barat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih banyak melibatkan kalangan pelajar dan remaja.

Pembukaan kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah dan dilanjutkan dengan penyampaian pesan keselamatan dari perwakilan Ditlantas Polda Sumbar, Dinas Pendidikan, serta Jasa Raharja. Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa menciptakan budaya keselamatan di jalan raya bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Materi edukasi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami peserta. Kanit 3 Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, AKP Undra, memberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Ia mengingatkan para siswa tentang berbagai pelanggaran yang kerap terjadi, seperti tidak menggunakan helm standar, berkendara tanpa dokumen lengkap, hingga mengabaikan rambu-rambu lalu lintas.

Menurutnya, setiap bentuk pelanggaran berpotensi memicu kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, sesi edukasi juga diselingi dengan yel-yel keselamatan yang disambut meriah oleh peserta.

Sementara itu, perwakilan PT Jasa Raharja Sumatera Barat memberikan penjelasan mengenai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Para siswa juga dibekali informasi terkait hak-hak korban dan pentingnya memahami aspek hukum dalam berkendara.

Pada sesi berikutnya, IPTU Rizal Aziz dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar memaparkan sejumlah faktor yang menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Ia menyebut kelalaian manusia masih menjadi faktor dominan, mulai dari penggunaan telepon seluler saat berkendara, melaju dengan kecepatan tinggi, hingga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan.

Selain mendapatkan materi, para siswa aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait aturan lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga penanganan kecelakaan disampaikan peserta. Panitia juga memberikan apresiasi berupa hadiah kepada siswa yang berpartisipasi aktif.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni dari para pelajar yang turut menyampaikan pesan-pesan keselamatan melalui kreativitas mereka.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Mohammad Reza Chairul Akbar Siddiq, menegaskan bahwa NGOPI GENZA merupakan salah satu upaya membentuk generasi muda yang sadar hukum dan memiliki budaya tertib berlalu lintas.

Menurutnya, Generasi Z dan Alpha akan menjadi kelompok pengguna jalan terbesar di masa mendatang sehingga edukasi keselamatan harus diberikan sejak dini. Ia berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Ia juga menilai pendekatan edukasi melalui sekolah merupakan langkah efektif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Tidak hanya bertujuan mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan, program ini juga diharapkan mampu melahirkan agen perubahan yang dapat menyebarkan budaya tertib berlalu lintas kepada sesama generasi muda.

Program tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang terlibat. Mereka menilai kehadiran Ditlantas Polda Sumbar di lingkungan pendidikan memberikan manfaat besar dalam membangun karakter disiplin dan kesadaran keselamatan bagi para siswa.

Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat juga menyatakan dukungannya terhadap program NGOPI GENZA dan berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di berbagai daerah. Edukasi mengenai penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan dokumen kendaraan, penggunaan sabuk pengaman, hingga pencegahan balap liar dinilai penting untuk terus disosialisasikan.

Melalui sinergi antara Ditlantas Polda Sumbar, Dinas Pendidikan, Jasa Raharja, dan pihak sekolah, program NGOPI GENZA diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya serta menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat.

(Rini)





Padang – Perumda Air Minum Kota Padang mengumumkan akan melaksanakan pekerjaan pengurasan sedimentasi pada Intake Palukahan pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur sumber air baku guna menjaga kualitas layanan dan menjamin keberlangsungan pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Padang.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kapasitas tampung air baku tetap optimal, mencegah kerusakan peralatan pompa, sekaligus memastikan sistem pengolahan air dapat beroperasi secara maksimal dalam jangka panjang.

Intake Palukahan merupakan salah satu titik vital dalam sistem penyediaan air baku Perumda Air Minum Kota Padang. Seiring berjalannya waktu, sedimentasi atau endapan lumpur yang terbawa aliran sungai dapat menumpuk di area intake dan berpotensi mengurangi kapasitas penampungan serta mengganggu kinerja peralatan produksi air minum.

Karena itu, pengurasan sedimentasi secara berkala menjadi langkah teknis yang tidak bisa dihindari demi menjaga keandalan sistem penyediaan air bersih kepada pelanggan.

Suplai Air ke IPA Palukahan dan IPA Taban Akan Dihentikan Sementara

Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, suplai air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan dan IPA Taban akan dihentikan sementara.

Kondisi ini berpotensi menyebabkan terganggunya distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah kawasan yang selama ini mendapat pasokan dari kedua instalasi tersebut.

Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak antara lain:

Bypass Pulai

Anak Air

Batas Kota

Koto Tangah

Tabing dan sekitarnya


Pelanggan di kawasan tersebut diminta untuk melakukan langkah antisipasi dengan menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.

Upaya Menjaga Keandalan Pelayanan Jangka Panjang

Meski berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan sementara bagi pelanggan, pekerjaan pengurasan sedimentasi ini merupakan bagian penting dari strategi pemeliharaan sistem penyediaan air minum.

Tanpa pembersihan berkala, endapan lumpur yang terus menumpuk dapat menyebabkan penurunan kapasitas intake, memperberat kerja pompa, meningkatkan risiko kerusakan peralatan, hingga berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Perumda Air Minum Kota Padang menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air minum bagi pelanggan.

Pelanggan Diimbau Bijak Menggunakan Air

Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan diharapkan:

Menampung air secukupnya sebagai cadangan kebutuhan rumah tangga.

Menggunakan air secara hemat dan bijak selama masa pekerjaan.

Memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan demi peningkatan keandalan sistem pelayanan air minum ke depan.


Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan yang terjadi selama proses pekerjaan berlangsung.

Adhie Zein: Pemeliharaan Hari Ini untuk Menjamin Pelayanan yang Lebih Baik Besok

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan bahwa pekerjaan pengurasan sedimentasi merupakan langkah preventif yang harus dilakukan agar sistem produksi air minum tetap berjalan optimal dan terhindar dari gangguan yang lebih besar di masa mendatang.

> "Kami memahami bahwa setiap gangguan distribusi tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Namun perlu kami sampaikan bahwa pekerjaan pengurasan Intake Palukahan ini merupakan tindakan teknis yang sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air minum kepada masyarakat. Jika sedimentasi dibiarkan menumpuk, risiko kerusakan pompa dan penurunan kapasitas produksi akan semakin besar," ujar Adhie Zein.



Menurutnya, pemeliharaan infrastruktur air minum tidak hanya berbicara soal memperbaiki kerusakan, tetapi juga mencegah terjadinya gangguan yang dapat berdampak lebih luas kepada pelanggan.

> "Filosofi pelayanan publik yang baik adalah mencegah masalah sebelum masalah itu terjadi. Karena itu, pemeliharaan berkala harus dilakukan meskipun kadang membutuhkan penyesuaian sementara dari pelanggan. Langkah ini merupakan investasi pelayanan agar masyarakat memperoleh pasokan air yang lebih andal, lebih stabil, dan lebih berkualitas di masa mendatang," tegasnya.

Adhie juga mengajak seluruh pelanggan untuk mendukung upaya pemeliharaan tersebut dengan menggunakan air secara bijak dan menyiapkan cadangan air secukupnya.

> "Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama pelanggan. Dukungan masyarakat sangat penting dalam setiap proses peningkatan layanan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari komitmen Perumda Air Minum Kota Padang untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan," pungkasnya.

Dengan dilaksanakannya pengurasan Intake Palukahan ini, Perumda Air Minum Kota Padang berharap sistem penyediaan air baku dapat kembali bekerja secara optimal sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih di Kota Padang.




PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang menggelar upacara bendera yang diikuti jajaran direksi, pejabat struktural, serta seluruh karyawan perusahaan. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya menjadi momentum memperkuat disiplin dan semangat kerja, tetapi juga sarana konsolidasi internal dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan air bersih yang dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu.

Dalam upacara tersebut, Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, hadir bersama seluruh jajaran karyawan. Sementara itu, Direktur Umum Afrizal Kuning bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait kesiapsiagaan perusahaan dalam menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

Dalam amanatnya, Afrizal Kuning menyoroti kondisi cuaca yang belakangan kerap mengalami perubahan ekstrem. Menurutnya, fenomena tersebut memiliki dampak langsung terhadap proses produksi, distribusi, hingga kualitas layanan air bersih yang diterima masyarakat.

"Perubahan cuaca merupakan faktor yang tidak bisa kita kendalikan, tetapi dampaknya harus bisa kita antisipasi. Seluruh unit kerja harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ujar Afrizal dalam amanatnya.

Ia menjelaskan, curah hujan tinggi berpotensi meningkatkan tingkat kekeruhan air baku yang masuk ke instalasi pengolahan. Kondisi ini menuntut kesiapan teknis yang lebih maksimal, mulai dari pengawasan sumber air, pengoperasian instalasi, hingga distribusi kepada pelanggan.

Karena itu, Afrizal meminta seluruh pegawai untuk menjaga responsivitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang baik agar masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait kondisi pelayanan.

"Di era keterbukaan informasi saat ini, kecepatan dan akurasi informasi menjadi sangat penting. Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang tidak utuh atau bahkan menyesatkan. Setiap petugas harus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan pelanggan melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Lebih lanjut, Afrizal mengajak seluruh insan Perumda Air Minum Kota Padang untuk terus meningkatkan produktivitas, memperkuat budaya kerja, dan menghadirkan inovasi-inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

Menurutnya, tantangan perusahaan ke depan tidak hanya sebatas menjaga pasokan air bersih, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas cakupan layanan, serta membangun perusahaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan.

Andri Satria: Pelayanan Air Bersih Tidak Mengenal Cuaca dan Hari Libur

Di sela kegiatan, Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, menegaskan bahwa sektor pelayanan air minum merupakan layanan dasar yang harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.

Menurutnya, perubahan cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi tim teknis di lapangan. Namun tantangan tersebut justru harus dijawab dengan kesiapan sumber daya manusia, penguatan sistem operasional, dan inovasi berkelanjutan.

"Cuaca boleh berubah, tantangan boleh bertambah, tetapi komitmen pelayanan tidak boleh berkurang. Air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu seluruh jajaran teknis harus selalu siap bekerja cepat, tepat, dan terukur untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik," kata Andri Satria.

Ia menjelaskan bahwa tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku, instalasi pengolahan, jaringan distribusi, hingga titik-titik pelayanan yang berpotensi terdampak perubahan cuaca.

Menurut Andri, keberhasilan pelayanan air minum tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan seluruh karyawan dalam beradaptasi dan bekerja secara kolaboratif.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas dan teknologi. Faktor terpenting adalah kualitas SDM. Ketika seluruh karyawan memiliki kepedulian, disiplin, dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik, maka berbagai tantangan dapat kita hadapi bersama. Pelanggan tidak hanya membutuhkan air mengalir di rumah mereka, tetapi juga membutuhkan kepastian bahwa perusahaan hadir dan siap melayani setiap saat," ujarnya.

Andri juga menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci keberlanjutan perusahaan.

"Perusahaan yang berhenti berinovasi akan tertinggal. Karena itu kami terus mendorong lahirnya berbagai gagasan baru, baik dalam aspek teknis, efisiensi operasional, maupun pelayanan pelanggan. Inovasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi kebutuhan untuk memastikan pelayanan semakin cepat, efektif, dan berkualitas," tambahnya.

Penghormatan bagi Para Purnabakti

Selain pelaksanaan upacara bendera, suasana haru juga mewarnai kegiatan melalui acara pelepasan sejumlah karyawan yang telah memasuki masa purnabakti.

Acara tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi perusahaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun dalam melayani masyarakat Kota Padang melalui penyediaan air bersih.

Para karyawan purnabakti dinilai telah menjadi bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan Perumda Air Minum Kota Padang. Pengalaman, ketekunan, serta kontribusi mereka menjadi fondasi yang turut membangun perusahaan hingga terus berkembang seperti saat ini.

Jajaran direksi dan seluruh karyawan memberikan penghormatan kepada para purnabakti yang telah menuntaskan masa pengabdiannya dengan penuh tanggung jawab.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari capaian kinerja dan infrastruktur yang dimiliki, tetapi juga dari dedikasi sumber daya manusia yang selama ini bekerja di balik layar demi memastikan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi.

Melalui upacara bendera dan pelepasan purnabakti ini, Perumda Air Minum Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya kerja profesional, serta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai penyedia layanan air minum yang andal di Kota Padang.




PADANG – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus memacu pemulihan dan peningkatan kualitas layanan air bersih pasca-bencana. Komitmen kuat ini mendapat atensi langsung dari tingkat pusat melalui kunjungan lapangan Dewan Komisaris PT Hutama Karya (Persero) ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun untuk meninjau progres rehabilitasi infrastruktur vital tersebut.

Kehadiran jajaran petinggi BUMN yang mengemban mandat dari Kementerian Pekerjaan Umum ini disambut langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, yang didampingi oleh Direktur Teknik Andri Satria serta Manager Produksi. Kunjungan ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan percepatan pengerjaan fisik di lapangan agar manfaatnya bisa segera dirasakan secara optimal oleh pelanggan.

Kolaborasi Strategis Pulihkan Infrastruktur Vital
Hutama Karya mendapatkan amanah mendesak dari pemerintah pusat untuk menangani proyek rehabilitasi dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pascabencana di wilayah Sumatera Barat, meliputi:

Kota Padang

Kabupaten Agam

Kabupaten Pesisir Selatan

Khusus di Kota Padang, sinergi erat dijalin bersama Perumda AM Kota Padang dengan fokus utama pada perbaikan pipa transmisi air baku, optimalisasi instalasi pengolahan air (IPA), serta pemulihan fasilitas SPAM yang sempat terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.

Prioritas Utama: Jaminan Pasokan Air Bersih
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Dewan Komisaris PT Hutama Karya. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi angin segar bagi percepatan pemulihan infrastruktur air bersih di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat.

"Kehadiran langsung ini menegaskan komitmen bersama bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda," ujar Hendra di sela-sela peninjauan.

Ia menjelaskan bahwa interkoneksi dan perbaikan yang tengah berjalan di IPA Gunung Pangilun merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjamin stabilitas pasokan air baku, terutama saat menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

"Kerja sama dengan Hutama Karya ini sangat strategis bagi kami. Fokus pengerjaan pada perbaikan pipa transmisi air baku dan penguatan sistem di IPA Gunung Pangilun akan berdampak langsung pada keandalan operasional. Target utama kita adalah mengembalikan kontinuitas aliran air dan memastikan pendistribusian air kepada pelanggan menjadi jauh lebih baik, lebih bersih, dan lebih lancar," pungkas Hendra.

Kunjungan lapangan yang berlangsung produktif ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengawal ketat setiap tahapan proyek, demi terwujudnya ketahanan air minum yang andal bagi seluruh warga Kota Padang.




Padang, – Dalam rangka mendukung proses investigasi insiden munisi nyasar yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP), Tim Investigasi melaksanakan pengujian lapangan terhadap kemampuan jarak capai Pistol G-2 Combat menggunakan munisi kaliber 9 mm produksi PT Pindad jenis 1-TJ di Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Jumat (05/06/2026).

Pengujian dilaksanakan melalui penerapan beberapa variasi sudut elevasi tembakan guna memperoleh data empiris terkait karakteristik lintasan proyektil, jarak tempuh, dan potensi capaian maksimum munisi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya ilmiah untuk mendukung analisis balistik, rekonstruksi kejadian, serta verifikasi berbagai temuan yang telah diperoleh selama proses investigasi.

Data hasil pengujian akan dikorelasikan dengan hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan teknis, dan keterangan yang telah dihimpun oleh Tim Investigasi guna menghasilkan analisis yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan berbasis sains balistik, tim berupaya membangun gambaran yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Pemilihan Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi pengujian didasarkan pada pertimbangan aspek keamanan, keselamatan, dan kelayakan area untuk pelaksanaan uji balistik. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dengan pengawasan ketat dari personel yang memiliki kompetensi di bidang persenjataan dan investigasi teknis.

Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., M.M, menyampaikan hasil pengujian ini akan menjadi salah satu bahan utama dalam penyusunan laporan investigasi guna memastikan setiap kesimpulan yang diambil didasarkan pada data faktual, analisis ilmiah, dan bukti teknis yang valid serta rasa keadilan, Tegas Kapendam.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol berharap masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada tim investigasi untuk bekerja secara profesional dan objektif. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan serta langkah-langkah perbaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.



PADANG – Komitmen untuk mempercepat pemulihan dan peningkatan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat pasca-bencana terus dipacu oleh Perumda Air Minum Kota Padang. Langkah strategis ini mendapat perhatian khusus dari level pusat. Teranyar, jajaran Dewan Komisaris PT Hutama Karya (Persero) melakukan kunjungan lapangan langsung ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, guna meninjau dari dekat progres proyek rehabilitasi infrastruktur vital tersebut.
‎Kehadiran rombongan petinggi badan usaha milik negara (BUMN) yang memegang mandat dari Kementerian Pekerjaan Umum ini, disambut langsung oleh jajaran direksi Perumda Air Minum Kota Padang. Tampak hadir Direktur Utama Hendra Pebrizal, didampingi Direktur Teknik Andri Satria, serta Manager Produksi. Kunjungan ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan percepatan pengerjaan fisik di lapangan agar manfaatnya bisa segera dirasakan secara optimal oleh pelanggan.
‎Sebagaimana diketahui, Hutama Karya mendapat amanah mendesak dari pemerintah pusat untuk menangani proyek rehabilitasi dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pascabencana di wilayah Sumatera Barat, yang mencakup Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Di Kota Padang sendiri, sinergi erat dijalin bersama Perumda Air Minum Kota Padang dengan fokus mencakup perbaikan pipa transmisi air baku, optimalisasi instalasi pengolahan air (IPA), hingga pemulihan fasilitas SPAM yang sempat terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
‎Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan dukungan penuh dari jajaran Dewan Komisaris PT Hutama Karya. Sinergi ini dinilai sebagai angin segar bagi percepatan pemulihan infrastruktur air bersih di ibu kota Provinsi Sumatera Barat.
‎"Kami atas nama manajemen dan seluruh keluarga besar Perumda Air Minum Kota Padang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan lapangan dari jajaran Dewan Komisaris PT Hutama Karya. Kehadiran langsung ini menegaskan komitmen bersama bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda," ujar Hendra Pebrizal di sela-sela peninjauan.
‎Hendra Pebrizal menjelaskan, interkoneksi dan perbaikan yang tengah berjalan di IPA Gunung Pangilun merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjamin stabilitas pasokan air baku, terutama saat menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang sebelumnya memang memerlukan penanganan teknis yang masif dan terstruktur.
‎"Kerja sama dengan Hutama Karya ini sangat strategis bagi kami. Fokus pengerjaan pada perbaikan pipa transmisi air baku dan penguatan sistem di IPA Gunung Pangilun ini akan berdampak langsung pada keandalan operasional. Kami berharap seluruh rangkaian pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Target utama kita adalah mengembalikan kontinuitas aliran air dan memastikan pendistribusian air kepada pelanggan menjadi jauh lebih baik, lebih bersih, dan lebih lancar dari sebelumnya," pungkas Hendra.
‎Kunjungan lapangan yang berlangsung hangat namun sarat akan pembahasan teknis ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengawal ketat setiap tahapan proyek, demi terwujudnya ketahanan air minum yang andal bagi warga Kota Padang.


SerasiNews.com, Simpang Empat – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat terus meningkatkan upaya pemberantasan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukumnya. Dalam patroli dan penertiban yang dilakukan di sejumlah lokasi, petugas menemukan bekas aktivitas tambang ilegal serta berbagai sarana pendukung yang kemudian dimusnahkan di tempat.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengatakan patroli dilakukan di wilayah Kecamatan Gunung Tuleh dan Kecamatan Talamau dengan melibatkan 20 personel gabungan dari Satreskrim Polres Pasaman Barat dan Polsek Gunung Tuleh.

Patroli yang berlangsung pada 1 hingga 2 Juni 2025 itu menyasar kawasan Simpang Lolo, Jorong Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Tim kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan menuju titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas tambang emas ilegal.

Petugas melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai guna mendeteksi adanya kegiatan pertambangan tanpa izin. Hasilnya, tidak ditemukan aktivitas penambangan yang sedang berlangsung. Namun, tim menemukan sejumlah lubang bekas galian yang diduga merupakan lokasi tambang ilegal.

Selain itu, petugas juga menemukan beberapa pondok semi permanen, box kayu, dan puluhan jeriken berisi minyak yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas penambangan emas ilegal.

Menurut Agung, tidak ditemukannya para pelaku di lokasi diduga karena keberadaan petugas telah diketahui lebih dahulu sehingga mereka memilih melarikan diri untuk menghindari penindakan.

“Saat ini tim gabungan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kepemilikan pondok maupun peralatan yang ditemukan di lokasi,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, petugas langsung memusnahkan pondok semi permanen, box kayu, dan jeriken minyak yang ditemukan dengan cara dibakar di lokasi.

Kapolres menegaskan bahwa patroli dan penindakan terhadap aktivitas penambangan emas ilegal akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan dari dampak kerusakan akibat pertambangan ilegal.

“Patroli rutin akan terus kami laksanakan sebagai bentuk penindakan tegas terhadap para pelaku maupun pemodal tambang emas ilegal,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan tanpa izin karena selain melanggar hukum, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan ekosistem dalam jangka panjang.

Polres Pasaman Barat, lanjutnya, telah membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas tambang emas ilegal. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan tambang ilegal di wilayah Pasaman Barat.(**)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.