Articles by "POLDA SUMBAR"

Tampilkan postingan dengan label POLDA SUMBAR. Tampilkan semua postingan


Sumbar, Serasinews.com - Masih Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan bakti religi di dua tempat ibadah utama, yakni Mesjid Raya Sumbar dan sebuah gereja, tepatnya di depan Mapolda Sumbar, Jumat (14/6).

Kegiatan ini dipimpin Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH bersama beberapa PJU dan personel Polda Sumbar. 

Para personel membersihkan area luar masjid seperti taman, halaman, serta area wudhu. Begitu juga dengan di Gereja ST. Fransiscus. 

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik mengatakan kegiatan bakti religi ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap kebersihan serta kenyamanan tempat ibadah.

Dengan melibatkan ratusan personel Polda Sumbar, kegiatan dimulai pada pagi hari dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat ibadah. 

"Sebagai bentuk rasa syukur dan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan bakti religi ini adalah salah satu wujud kepedulian kami terhadap tempat-tempat ibadah yang menjadi pusat spiritual bagi umat," ujarnya 

Kegiatan bakti religi ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati Hari Bhayangkara, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta memperkuat kerukunan antar umat beragama. 

"Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan harmonis untuk semua," kata Kabid Humas.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH membuka kegiatan pembinaan peningkatan kemampuan (Binkatpuan) PPNS yang diikuti oleh, Kasikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Sumbar, Penyidik Ditlantas Polda Sumbar, Penyidik Ditpolair Polda Sumbar, Kasat Reskrim Polres/TA jajaran Polda Sumbar sebagai pengembang fungsi korwas PPNS, PPNS Dinas/Instansi/Balai tingkat Provinsi serta Kasatpol PP Provinsi/Kab/Kota.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Korwas PPNS Bareskrim Polri ini, dalam upaya meningkatkan kemampuan para penyidik dalam melaksanakan tugas dibidang pembinaan terhadap PPNS, guna mewujudkan PPNS yang profesional sesuai dengan ketentuan KUHAP, Kamis (13/6) di Ballroom Hotel Mercure Padang. 

Kapolda menyampaikan, berdasarkan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian RI, telah diatur tugas pokok Polri, antara lain memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada Pasal 14 huruf F katanya, dalam melaksanakan tugas pokok tersebut kepolisian RI bertugas melakukan koordinasi, pengamanan dan pembinaan tekhnis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil dan bentuk-bentuk pam swakarsa.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, sebagai alat negara penegak hukum berdasarkan Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang KUHAP, maka Polri mempunyai tanggung jawab.

"Kedalam, Polri melalui fungsi reskrim melakukan penyelidikan dan penyidikan. Keluar, Polri melaksanakan koordinasi, pengawasan dan pembinaan tekhnis penyidikan terhadap PPNS," katanya. 

Menyikapi peran PPNS dalam menegakkan hukum yang belum optimal sebut Irjen Pol Suharyono, telah memberikan dorongan kepada jajaran Polri, untuk ikut serta meningkatkan kinerjanya melalui kegiatan pembinaan terhadap PPNS. 

Selain itu katanya, dalam pelaksanaan pembinaan kepada PPNS, penyidik Polri wajib memenuhi ketentuan seperti yang diatur dalam ketentuan KUHAP maupun peraturan Undang-Undang lain.

"Untuk itu maka pada hari ini akan dilakukan kegiatan binkatpuan, yang menjelaskan ttg jenis, pola dan standar kompetensi diklat PPNS guna meningkatkan kemampuan fungsi pembinaan serta pelaksanaan korwas kepada PPNS," ujarnya. 

Pada kesempatan ini pula, Tim akan menjelaskan PERKAP (Peraturan Kapolri)
Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Manajemen Penyidikan oleh  PPNS dan PERKAP Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Koordinasi, Pengawasan Dan Pembinaan Bagi PPNS.

Perlu disadari bahwa dalam implementasi PERKAP Nomor 26 Tahun 2011, PERKAP Nomor 6 Tahun 2010 dan PERKAP Nomor 20 Tahun 2010, tidak mudah dilaksanakan. Sebab kondisi PPNS masih terdapat kendala atau hambatan yang dihadapi antara lain dari Undang-Undang yang menjadi dasar hukum PPNS.

Dengan terbitnya beberapa Undang-Undang yang memberikan kewenangan kepada PPNS tertentu untuk melakukan penyidikan dan acara penyidikannya yang inkonsistensi dengan KUHAP, telah menimbulkan kerancuan mekanisme dan kepastian hukum dalam melakukan korwas.

"Untuk itu dalam forum giat binkatpuan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana diskusi dengan memberi tanggapan atau masukan yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi," ujarnya. 
 
Melalui giat binkatpuan ini, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono berharap agar masalah yang ada dapat teratasi. 

"Penyidik Polri dengan memahami dan melaksanakan tugas sebagai pengemban fungsi korwas diharapkan dapat berperan aktif dalam pelaksanaan tugas dilapangan," pungkasnya. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Pejabat Utama Polda Sumbar.(*)



Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, SSDM Polri menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah penghargaan _He For She_ 2024. Ini merupakan ajang penghargaan yang pertama kali diadakan di instansi Polri. 

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye He For She dari UN Women. Ketua Penilaian Lomba yang diadakan SSDM Polri 2024, Kombes Pol Widy Saputra, mengatakan sejak awal Polri selalu mendukung perempuan berkarir di Kepolisian. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan Polri.

“He for She award dapat diikuti oleh semua Polda jajaran. Syaratnya peserta harus menunjukkan komitmen dukungan mereka dalam bentuk tulisan dan video. Penilaiannya nanti tergantung pada inovasi dan kreativitas peserta selain komitmen dukungan terhadap Perempuan tentunya,” ujar Kombes Pol Widy Saputra.

Polri sudah lama memberikan dukungan kepada Polwan-Polwan agar nyaman berkarir di Kepolisian. Saat ini semakin banyak Polwan yang menduduki posisi strategis di instansi Polri. Kuota penerimaan Polwan setiap tahun juga terus ditambah.

Polri memandang keberadaan Polwan sangat strategis untuk penyelesaian kasus-kasus dengan korban yang didominasi perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan tindak pidana perdagangan orang. 

Perhatian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan mengajukan pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang yang disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. 

Atas dukungan terhadap Perempuan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tahun 2023 mendapat penghargaan He for She dari International Association of Women Police atau Asosiasi Polwan Internasional atas dedikasinya mendorong kemajuan Perempuan di Kepolisian. 

Jenderal Pol Listyo Sigit juga dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan dan memajukan perempuan di Kepolisian.

Pakor Polwan RI, Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan ruang berkarir di Kepolisian semakin terasa lebih ramah bagi Perempuan. 

“Belum lama ini kami menerima audiensi UN Women. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan komitmen UN Women untuk mendukung upaya Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan di lingkungan Polri,” ujar Jenderal Perempuan Bintang satu ini. 

Lebih lanjut Brigjen Pol Desy Andriani mengatakan dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi potensi kerjasama antara Polri dan UN Women.


Sumbar, Serasinews.com - Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan (Pessel) beserta Kanit Tipidkor diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Barat. 

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Kasat Reskrim dan Kanit Tipidkor Polres Pessel tersebut. 

"Iya benar. Kasat Reskrim dan Kanit Tipidkor Polres Pessel sedang dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam," katanya, Jumat (7/6).

Dirinya menampik terkait dua personel tersebut diperiksa karena kasus narkoba. Namun pemeriksaan itu terkait adanya laporan atau pengaduan masyarakat (dumas) dari masyarakat ke Polda Sumbar. 

"Bukan karena narkoba. Tapi terkait pemeriksaan dalam rangka penyelidikan karena ada dumas, berupa surat kaleng dari masyarakat yang masuk ke Polda Sumbar," terangnya. 

Dirinya menjelaskan, dengan adanya pemeriksaan tersebut, menandakan bahwa polri peduli dan respon terhadap setiap pengaduan masyarakat.

"Baik pengaduan langsung atau melalui surat ke Polda Sumbar," ujarnya. 

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang merasa tidak puas dengan pelayanan kepolisian di jajaran Polda Sumbar, mempersilahkan melaporkan ke Bidpropam Polda Sumbar seperti yang saat ini terjadi pada Kasat Reskrim dan Kanit Tipidkor Polres Pessel.

"Tujuannya agar kita (polri) menjadi lebih baik. Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dan dicintai masyarakat," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Listyo Sigit, mengunjungi Posko Pengungsian Banjir Bandang Gunung Marapi di kantor Wali Nagari Kecamatan Tanah Datar, Kamis, (06/06).

Ny. Juliati Listyo Sigit dalam kunjungan itu didampingi ketua Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju ( OASE KIM ) Ibu Sri Suparni Bahlil.

Dalam kunjungan itu Ny. Juliati dan rombongan mendengarkan kondisi pasca banjir bandang yang dipaparkan Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra.

Ketum Bhayangkari saat mengunjungi posko pengungsian yang terdapat di lingkungan kantor Wali Nagari Rambatan juga berkesempatan menyapa warga  dampak bencana alam tersebut, terutama kaum ibu dan anak-anak.

Juliati bersama rombongan bhayangkari dan OASE KIM juga membagikan bingkisan bantuan berupa sembako untuk pengungsi dewasa, perlengkapan sekolah dan makanan ringan untuk anak-anak.

Juliati Listyo Sigit saat mengunjungi pengungsian dan memberikan bantuan untuk korban bencana alam banjir bandang Gunung Marapi, seperti kompor dan tabung gas, kasur, bantal, selimut, sarung, sajadah serta mukenah.

Sesi trauma healing pada anak digelar dengan tenda sederhana. Anak-anak yang dihibur badut terlihat senang menyambut Juliati.

Nampak istri dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini berdiri dan ikut bernyanyi di tenda trauma healing itu.

Dalam kunjungan kerja Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo dan ketua OASE KIM juga melakukan bakti kesehatan untuk korban banjir bandang Gunung Marapi.

Pada kesempatan itu, Ny. Juliati berkunjung ke dapurlap dan berpesan agar logistik pengungsi terpenuhi dan lokasi pengungsi nyaman untuk ditempati. 

Turut hadir Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH, PJU Polda Sumbar, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar Ny. Iis Suharyono dan Bhayangkari. (*)


Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH memimpin upacara penyerahan tugas jabatan Irwasda Polda Sumbar, Jumat (31/5) di halaman apel Mapolda Sumbar. 

Penyerahan tugas jabatan Irwasda Polda Sumbar tersebut dilaksanakan oleh Brigjen Pol Arif Rahman Hakim, SH, yang diketahui telah memasuki masa purna tugas. 

Hal ini ditandai dengan penanggalan tanda jabatan Irwasda oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, dan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan tugas jabatan.

Dalam upacara tersebut, dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH, Pejabat Utama Sumbar, Kapolres sejajaran Polda Sumbar, para Pamen serta personel Polda Sumbar. 

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah Brigjen Pol Arif Rahman Hakim beserta istri di ruang Jenderal Hoegeng.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono didampingi istri Ny. Iis Suharyono dan Wakapolda Brigjen Pol Gupuh Setiyono didampingi istri Ny. Reni Gupuh menyerahkan cinderamata kepada Brigjen Pol Arif Rahman Hakim dan Ny. Yunita Arif.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan Brigjen Pol Arif Rahman Hakim meninggalkan Polda Sumbar yang diiringi oleh Kapolda dan Wakapolda Sumbar beserta personel Polda Sumbar.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Menjelang perayaan Idul Adha atau hari raya qurban yang semakin dekat, kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian ternak.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik mengatakan, potensi pencurian ternak cenderung meningkat menjelang perayaan besar seperti Idul Adha, apalagi ketika permintaan terhadap hewan qurban juga semakin meningkat.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama para peternak dan pemilik ternak, untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan terhadap hewan ternak mereka," kata Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Kamis (30/5).

Dirinya mengingatkan kepada masyarakat, untuk memastikan kandang ternaknya dalam kondisi terkunci dan ada pengawasan ekstra, terutama pada malam hari.

Lanjut Kabid Humas, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas terhadap pencurian ternak, pihak kepolisian telah meningkatkan patroli di area rawan pencurian ternak. 

"Kami juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib secepat mungkin. Informasi dari warga sangat penting untuk mencegah dan menindak aksi kriminal ini," ungkapnya.

Kombes Pol Dwi Sulistyawan juga memberikan beberapa tips kepada masyarakat untuk mencegah pencurian ternak, seperti penggunaan kandang yang aman dengan memastikan kandang ternak memiliki kunci yang kuat dan sulit untuk dibobol.

"Berikan penerangan yang cukup. Pasang lampu penerangan di sekitar area kandang untuk meminimalisir risiko aksi pencurian pada malam hari," ujarnya.

Kemudian katanya, melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi ternak dan lingkungan sekitar kandang. "Kalau bisa gunakan CCTV atau alarm untuk meningkatkan keamanan," ujarnya. 

Kombes Pol Dwi juga mengingatkan masyarakat, untuk tidak membeli hewan ternak dari sumber yang tidak jelas atau tanpa dokumen yang lengkap, karena hal ini dapat memperkuat jaringan pencurian ternak.

"Diharapkan masyarakat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan ternak mereka, sehingga perayaan Idul Adha dapat berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya.(*)

 

Padang, Serasinews.com - 28 Mei 2024 - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatera Barat menggelar pelatihan dan simulasi Disaster Victim Identification (DVI), di Lantai empat Mapolda Sumbar selama 2 hari.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keilmuan serta meningkatkan kesiapan dan kemampuan tim DVI dalam menangani situasi darurat yang melibatkan korban massal dilapangan dan menghadapi potensi bencana alam di daerah Sumatera Barat, dikarenakan Sumatera Barat merupakan Marketnya Bencana.

Pelatihan ini diikuti oleh personel kepolisian dari berbagai satuan, TNI AD,AU, AL, Basarnas, Tagana, dan sejumlah tenaga medis dari Puskesmas Kayu Tanam, forensik serta peserta lainnya.

Kepala Biddokkes Polda Sumbar, melalui dr. Eka purnama, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini. 

"DVI  adalah Disaster Victim Identivication ( Menidentifikasi jenazah ) akibat Bencana massal. DVI diperlukan sebagai metode pengenalan korban dengan tujuan untuk kepentingan hukum yang berhubungan dengan hak waris, asuransi, dan status pernikahan. DVI juga dibutuhkan sebagai sarana penegakkan hak asasi manusia serta menjadi bagian dari suatu penyidikan," ungkapnya.

Ia menambahkan,  Untuk tugas DVI itu adalah Identifikasi Korban Bencana, dengan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi korban insiden korban massal, baik yang disebabkan oleh manusia atau alam, tambahnya.

Lebih lanjut dr.Eka mengatakan, Pelatihan dan simulasi DVI ini sangat krusial untuk memastikan kolaborasi serta kesiapan kita dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan banyak korban. Kecepatan dan ketepatan identifikasi korban adalah kunci dalam penanganan bencana," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek identifikasi korban bencana, mulai dari pengumpulan data antemortem, pencocokan data postmortem, hingga teknik-teknik forensik modern.

"Kami juga melibatkan ahli forensik dari berbagai instansi untuk memberikan materi dan berbagi pengalaman, sehingga peserta mendapatkan pengetahuan yang komprehensif," jelasnya.

Simulasi yang dilakukan pada pelatihan ini melibatkan skenario bencana alam dengan banyak korban. Para peserta ditugaskan untuk melakukan identifikasi korban secara cepat dan akurat sesuai dengan prosedur DVI internasional. 

"Simulasi ini sangat penting untuk melatih kemampuan kita dalam situasi yang mendekati kenyataan. Dengan latihan yang intensif seperti ini, kita dapat meningkatkan koordinasi dan respon kita di lapangan," katanya.

Terpisah Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, Pelatihan dan simulasi DVI ini merupakan upaya peningkatan kesiapan dan kapasitas tim DVI Polda Sumbar dalam menghadapi berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara berbagai instansi dalam penanganan bencana, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Dengan adanya pelatihan ini, Polda Sumbar menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan profesionalisme dan kemampuan anggotanya dalam menghadapi tantangan di lapangan, terutama dalam situasi darurat yang memerlukan penanganan cepat dan akurat.," pungkasnya. (*)


Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH bersama Wagub Sumbar Audy Joinaldi melepas ratusan pesepeda di Mapolda Sumbar, Sabtu (25/5) pagi.

Kegiatan bersepeda ini dalam rangka 'Gowes Peduli Bencana Farawell Irwasda Polda Sumbar', dengan ketua pelaksana Irwasda Polda Sumbar Brigjen Pol Arif Rahman Hakim, SH. 

Rute perjalanan dimulai dari Padang (Mapolda Sumbar) menuju Lembah Anai. Nantinya saat tiba di Lembah Anai, para peserta Gowes tersebut akan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di daerah Lembah Anai tersebut.

Untuk para peserta gowes ini, berjumlah 100 orang yang mana di ikuti oleh masing-masing perwakilan Forkopimda dan personel Polda Sumbar yang hobinya bersepeda.(*)


Sumbar, Serasinews.com   -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengumumkan penutupan Jalan Lembah Anai untuk melakukan perbaikan pasca bencana alam yang melanda daerah tersebut pada Sabtu 11 Mei 2024 yang lalu. Penutupan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat longsor.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, pada Jumat (24/5/2024) menjelaskan bahwa penutupan jalan ini merupakan langkah yang sangat penting untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat. 

"Kami dari Polda Sumatera Barat mendukung penuh upaya perbaikan ini. Penutupan Jalan Lembah Anai adalah tindakan yang diperlukan untuk mengatasi dampak dari longsor yang terjadi dan untuk memastikan jalan ini aman digunakan kembali," ujar Kombes Dwi Sulistyawan.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan rencana pengalihan lalu lintas untuk mengurangi dampak penutupan jalan terhadap aktivitas masyarakat.

"Kami telah menyiapkan jalur alternatif dan akan menempatkan personel di beberapa titik untuk mengatur lalu lintas. Kami menghimbau masyarakat untuk mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan," katanya.

Selain itu, Kombes Dwi Sulistyawan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selalu memantau informasi terbaru mengenai kondisi jalan dan rute alternatif yang disediakan.

 "Kami akan terus memberikan informasi terkini melalui media massa dan media sosial resmi Polda Sumbar. Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami bahwa ini semua demi keselamatan bersama," tambahnya.

Penutupan dan perbaikan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi normal Jalan Lembah Anai, sehingga mobilitas warga dan kegiatan ekonomi dapat kembali berjalan lancar.

"Masyarakat diharapkan tetap mematuhi arahan petugas dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Polda Sumbar melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) dan Polres jajaran berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika sebanyak 379 kasus pada Triwulan I tahun 2024.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik mengatakan, dari pengungkapan 379 kasus tersebut, polisi menangkap 511 orang tersangka. 

"Tersangka berjumlah 511 orang, terdiri dari 486 orang dewasa dan 25 orang anak-anak," katanya didampingi Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Nico A Setiawan, S.Ik, Senin (20/5).

Untuk barang bukti yang disita diantaranya sabu 2.327,07 gram, ganja 51,51 kg, pohon ganja 21 batang dan pil extasi 27 Butir.

Kepada para tersangka, dijerat Pasal 114 ayat  (1), (2), Pasal 112 ayat (1), (2) dan Pasal 111 ayat (1), (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.


Sumbar, Serasinews.com - Puluhan anak-anak sekolah dasar terlihat berkumpul di SDN 07 Sungai Jambu Kecamatan Pariangan. Raut wajah senang gembira terpancar dari anak-anak tersebut setelah puluhan personel Polri bermain bersamanya, Minggu (19/5) pagi.

Brigjen Pol Desy Andriani terlihat memimpin kegiatan bersama dengan anak-anak yang merupakan warga Nagari Sungai Jambu.

Bersama puluhan personel dari Mabes Polri, Polda Sumbar dan Polres Tanah Datar, mereka menghibur anak-anak terdampak banjir lahar dingin yang terjadi beberapa hari lalu. 

Dimulai dari bermain, kemudian anak-anak setempat mendapatkan bingkisan dari tim Psikolog Trauma Healing Polri.

Diketahui, Brigjen Pol Desy Andriani selaku Psikolog Utama Polri ini bersama Psikolog lainnya dari SSDM Polri mengunjungi lokasi bencana alam banjir lahar dingin untuk memberikan pelayanan trauma healing kepada masyarakat. 

"Kami ada empat psikolog yang melakukan kegiatan secara spesifik kepada anak-anak kita. Memberikan suatu nuansa bahagia, menguatkan mentalnya," terangnya. 

Brigjen Pol Desy mengatakan, kegiatan trauma healing ini dilakukan untuk membangkitkan rasa semangat mereka yang menjadi korban bencana alam.

"Waktu yang singkat ini kita berikan agar kembali pulih, itu harapan kita kepada masyarakat khususnya di Tanah Datar, umumnya di Sumbar seluruhnya," ungkapnya. 

Dalam memberikan trauma healing ini, Biro Psikologi SSDM Polri juga melibatkan Biro SDM Polda Sumbar serta Biddokkes Polda Sumbar. 

Dirinya juga menambahkan, dalam memulihkan kondisi kepada anak-anak yang terkena dampak juga perlu peranan dari orang tuanya. 

"Pendampingan secara berkala akan tetap kami lakukan, perpanjangan kita dari tim konseling Polres Tanah Datar. Dan kita juga melakukan home visit," ungkapnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Perwira Koordinator (Pakor) Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Brigjen Pol Desy Andriani berkunjung ke sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar yang terdampak bencana alam banjir bandang lahar dingin, Minggu (19/5).

Kunjungan Brigjen Pol Desy Andriani beserta Pakor Polwan Polda Sumbar serta beberapa Polwan Polda dan Polres Tanah Datar ini dalam rangka memberikan bantuan untuk korban bencana alam.

Kali ini, Brigjen Pol Desy Andriani beserta rombongan mengunjungi posko bencana alam di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum, dan di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan.

Pada kesempatan itu, Pakor Polwan RI menyerahkan sejumlah bantuan dan tali asih kepada masyarakat setempat. 

"Saya hadir disini selaku Pakor Polwan memberikan sedikit sentuhan dan tali asih kepada korban, khususnya saudara kita yang meninggal dunia kepada ahli warisnya," katanya. 

Dirinya menerangkan, kegiatan bakti sosial Polwan RI kepada lokasi bencana alam di Tanah Datar, Sumatera Barat ini telah dimulainya sejak semalam pada Sabtu (18/5) di sebuah Mesjid di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum.

"Itu juga sentuhan kami sebagai Polwan Republik Indonesia kepada korban bencana alam," ungkap Polwan jenderal bintang satu tersebut. 

Selain memberikan bantuan, para Polwan juga membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat di Sungai Jambu, dengan memberikan vitamin dan sejumlah obat-obatan bagi warga yang sakit.

"Itu kegiatan kami di pagi hari ini. Tentunya besok kami juga akan melaksanakan kegiatan yang sama di bukit Batabuah," pungkasnya.

"Jadi kami disini bersama Polwan Polda Sumbar, Polres dan juga Bag Psikologi Biro SDM Polda Sumbar untuk kegiatan hari ini," ujarnya menambahkan. 

Usai memberikan bantuan kepada masyarakat, Brigjen Pol Desy Andriani juga memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat korban bencana banjir lahar dingin dalam bentuk trauma healing.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Usai mengetahui identitas jenazah korban bencana alam banjir bandang lahar dingin yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar, pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah tersebut kepada pihak keluarganya. 

Hal ini terlihat di RS Bhayangkara, pada Kamis (16/5) siang yang dipimpin oleh Kabiddokkes Polda Sumbar Kombes Pol dr. Sri Handayani, MMRS.

"Sebelumnya ada 11 jenazah di RS Bhayangkara, 10 jenazah telah diserahkan sebelumnya dan tadi 1 jenazah juga kita serahkan kepada keluarganya," kata Kombes Pol dr. Sri Handayani. 

Dalam penyerahan jenazah tersebut, didampingi oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik. dan Karumkit Bhayangkara Padang Kompol dr. Dedet Steavano, M.Ked (OG)., Sp.OG. 

Sebelumnya, Kabiddokkes Kombes Pol Sri Handayani menyampaikan, pihaknya telah mendirikan Posko DVI yang berada di Rumah Sakit yang ada di Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Sijunjung dan di RS Bhayangkara.

"Untuk yang belum teridentifikasi 2 jenazah di Rumah Sakit Tanah Datar dan 3 jenazah di RSUD Sijunjung," ujarnya. 

Lanjut Kabiddokkes, jenazah yang belum teridentifikasi tersebut dikarenakan belum adanya laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya. 

"Posko DVI ini akan terus kami buka, walaupun masa tanggap bencana telah habis dan Posko di daerah telah ditutup masyarakat bisa datang ke Posko DVI RS Bhayangkara," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik menyampaikan perkembangan terkait penanganan bencana alam yang dilakukan oleh Polri, khususnya Polda Sumbar beserta Polres yang terdampak bencana. 

Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait masih melakukan pencarian korban hilang diduga terkena banjir bandang dan lahar dingin yang terjadi beberapa hari lalu. 

"Untuk update terkini hingga Kamis tanggal 16 Mei 2024 pukul 07.00 WIB, korban yang meninggal 61 orang, dan yang hilang 12 orang," kata Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Kamis (16/5) di RS Bhayangkara Padang. 

Didampingi Kombes pol dr. Sri Handayani, MMRS, Karumkit Kompol dr. Dedet Steavano, M. Ked (OG)., Sp.OG, Kabid Humas menerangkan, dari 61 korban yang meninggal tersebut sebanyak 56 orang telah teridentifikasi dan 5 orang lainnya belum teridentifikasi. "Korban yang masih di rawat di rumah sakit sebanyak 7 orang," ujarnya. 

Kombes Pol Dwi menuturkan, pihaknya saat ini masih membuka dan menerima pengaduan di Posko DVI bagi masyarakat yang kehilangan keluarganya. 

"Silahkan datang ke Poski DVI atau ke kantor Polisi terdekat untuk melaporkan jika ada keluarganya yang hilang akibat bencana ini," ungkapnya. 

Sementara, Kabiddokkes Kombes Pol dr. Sri Handayani menambahkan, pihaknya telah mendirikan Posko DVI yang berada di Rumah Sakit yang ada di Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Sijunjung dan di RS Bhayangkara.

"Untuk yang belum teridentifikasi 2 jenazah di Rumah Sakit Tanah Datar dan 3 jenazah di RSUD Sijunjung," ujarnya. 

Lanjut Kabiddokkes, jenazah yang belum teridentifikasi tersebut dikarenakan belum adanya laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya. 

"Posko DVI ini akan terus kami buka, walaupun masa tanggap bencana telah habis dan Posko di daerah telah ditutup masyarakat bisa datang ke Posko DVI RS Bhayangkara," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Pihak kepolisian memberikan Trauma Healing kepada warga masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di beberapa Kecamatan di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.

"Pasca bencana alam, Polda Sumbar melalui Bagian Psikologi SDM Polda Sumbar dan SDM Polres setempat telah memberikan bantuan trauma healing," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik, Selasa (15/5).

Kegiatan ini bertujuan agar para korban musibah banjir dan longsor dapat mengatasi kesulitan danmelupakan peristiwa serta ketakutan akan kembali terjadinya bencana.

Sementara, Kabag Psi Biro SDM Polda Sumbar Kompol Fakhru Rozie, S.Psi menyebut, langkah ini diambil sebagai bagian dari respons penuh perhatian terhadap dampak psikologis yang mungkin dialami oleh mereka yang terdampak langsung oleh bencana banjir lahar dingin.

Tim Trauma Healing Polda Sumbar ini dipimpin oleh Kabag Psi Biro SDM Polda Sumbar, Kompol Fakhru Rozie, S.Psi dengan mengikutsertakan beberapa anggota Tim trauma healing Bag psikologi Polda Sumbar dan konselor yang telah terlatih untuk menangani kasus trauma pasca-bencana. 

"Kami memberikan bimbingan dan dukungan emosional kepada korban, membantu mereka untuk mengatasi rasa takut, kecemasan, dan stress yang dapat muncul setelah mengalami peristiwa traumatis," ujarnya. 

Ia menyebut, pentingnya memberikan dukungan psikologis kepada korban dan masyarakat terkait dampak emosional dan psikologis yang mungkin mereka rasakan.

"Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan bantuan dan dukungan sesuai kebutuhan," ujarnya usai memberikan pelayanan trauma healing kepada korban yang berada di Paninjauan, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (15/5).

"Selain itu, untuk mengembalikan kondisi emosional korban, sehingga semangat kembali seperti sebelum adanya bencana yang terjadi," pungkasnya menambahkan.

Berikut pelaksanaan trauma healing yang dilaksanakan oleh Polda Sumbar dan Polres sejajaran 
1. Hari Minggu : 12 Mei 2024
Tempat : Wilayah Hukum Polres Padang Panjang (Singgalang Kering, Lubuk Mato Kucing dan Pandai Sikek).

2. Hari Senin :  13 Mei  2024
Tempat : Wilayah Hukum Polres Padang Panjang (Jprong Pagu-pagu Nagari Pandai Sikek Kec. X Koto Kab. Tanah Datar)

3. Hari Selasa :  14 Mei  2024
Tempat : Wilayah Hukum Polres Padang Panjang (Jr.Pagu-pagu Nag. Pandai Sikek Kec. X Koto Kab. Tanah Datar)

4. Hari Rabu :  15 Mei  2024
- Tempat : Wilayah Hukum Polres Padang Panjang (Jorong Batu Banyak Nag. Paninjauan Kec. X Koto Kab. Tanah Datar)

- Polresta Bukittinggi dilaksanakan di RSUD Dr. Achmad Mochtar, dan Polres Padang Panjang dilaksanakan di Kecamatan Rambatan dan Kecamatan Lima Kaum.(*)


Padang, Serasinews.com - Banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat pekan lalu telah menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan  korban. Menanggapi situasi darurat ini, Polda Sumbar segera melakukan berbagai upaya penanganan dan evakuasi untuk menyelamatkan warga yang terdampak dan memastikan keselamatan mereka.(14/5).

Sejak bencana terjadi, Polda Sumbar langsung mengerahkan personel dan peralatan ke lokasi-lokasi terdampak banjir bandang. Tim SAR Polda Sumbar bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan relawan untuk melakukan evakuasi warga dari daerah yang paling parah terkena dampak.

Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, menyatakan, "Kami berusaha secepat mungkin mengevakuasi warga dari lokasi yang berbahaya. Keselamatan dan keamanan warga adalah prioritas utama kami dalam situasi darurat ini."

Polda Sumbar mendirikan beberapa posko bantuan dan tempat pengungsian sementara untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Posko-posko ini dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur, makanan, air bersih, dan layanan kesehatan.

"Kami memastikan bahwa warga yang mengungsi mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Posko bantuan kami buka selama 24 jam untuk melayani kebutuhan para korban bencana," tambah Kombes Pol DwiSulistyawan.

Selain evakuasi, Polda Sumbar juga aktif dalam distribusi bantuan logistik yang mencakup makanan siap saji, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan. Tim medis Polda Sumbar memberikan layanan kesehatan untuk menangani warga yang sakit atau terluka akibat banjir.

"Kami mengutamakan distribusi bantuan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau dan memastikan tidak ada warga yang terlewatkan. Layanan kesehatan juga kami sediakan untuk mencegah penyakit yang mungkin timbul akibat kondisi darurat ini," ujar Kabid humas.

Polda Sumbar bekerja sama dengan berbagai instansi dan organisasi untuk mengoptimalkan penanganan bencana ini. Dukungan dari pemerintah daerah, TNI, relawan, dan organisasi kemanusiaan sangat membantu dalam mempercepat proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Polda Sumbar menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dalam menangani bencana banjir bandang ini. 

"Kerja keras dan sinergi dengan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan membawa kembali kehidupan normal bagi warga yang terdampak," tutup Kabid humas.(*)


Padang, Serasinews.com - Sebagai respons terhadap bencana alam banjir bandang yang melanda beberapa wilayah Sumatera Barat, Polda Sumbar mengambil langkah cepat dan inovatif dengan menerapkan sistem water treatment untuk menyediakan air bersih bagi warga terdampak. Bencana yang terjadi pekan lalu ini telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan krisis air bersih di beberapa daerah.(14/5)

Dalam situasi darurat ini, Polda Sumbar mengerahkan tim tanggap darurat yang dilengkapi dengan peralatan water treatment portabel ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Sistem ini mampu mengolah air dari berbagai sumber, termasuk air sungai dan sumur yang terkontaminasi, menjadi air bersih yang aman untuk dikonsumsi.

Mobil Water Treatment Polda Sumbar ini ditempatkan di kantor Nagari Rambatan Kabupaten Tanah Datar, dikarenakan seluruh warga terdampak banjir diungsikan di kantor walinagari tersebut, selain itu mobil water treatment ini difokuskan untuk air minum atau di konsumsi.

Kabid humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, menyatakan, "Kebutuhan akan air bersih sangat mendesak setelah bencana banjir bandang ini. Dengan menerapkan teknologi water treatment, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga dan mencegah penyakit akibat air yang tercemar."

Selain penyediaan air bersih, Polda Sumbar juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan kepada warga yang terdampak. Tim medis dari Polda Sumbar juga dikerahkan untuk memberikan layanan kesehatan dan memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga.

"Kami berusaha memberikan bantuan menyeluruh, tidak hanya air bersih tetapi juga dukungan logistik dan layanan kesehatan. Sinergi dengan berbagai pihak terus kami lakukan untuk memastikan semua kebutuhan warga terpenuhi," tambah Kabid humas.

Salah seorang warga setempat mengapresiasi upaya Polda Sumbar. "Kami sangat berterima kasih atas inisiatif cepat dari Polda Sumbar dalam menangani krisis air bersih ini. Kerja sama yang baik antara berbagai pihak sangat membantu dalam proses pemulihan pasca bencana."

Polda Sumbar berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak banjir. Rencana jangka panjang termasuk peningkatan kapasitas sistem water treatment dan pelatihan bagi masyarakat tentang pengelolaan air bersih dan sanitasi.

"Ke depan, kami akan terus mendukung upaya pemulihan dan memastikan bahwa warga memiliki akses yang berkelanjutan terhadap air bersih. Kami juga akan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola air bersih," ujar Kombes Dwi Sulistyawan.

Dengan inisiatif ini, Polda Sumbar tidak hanya menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosialnya, tetapi juga memberikan solusi konkret bagi warga yang sedang menghadapi krisis akibat bencana. 

"Upaya ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan dan memastikan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Polda Sumatera Barat terus melakukan upaya penanganan bencana alam yang terjadi di wilayah Sumbar, membantu mencari dan mengevakuasi masyarakat yang menjadi korban atas musibah tersebut. 

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait masih melakukan pencarian korban hilang diduga terkena banjir bandang dan lahar dingin yang terjadi beberapa hari lalu. 

"Untuk update terkini hingga Rabu tanggal 15 Mei 2024, korban yang meninggal 56 orang, dan yang hilang 15 orang," kata Kombes Pol Dwi Sulistyawan. 

Berikut rinciannya:

1. DVI Polres Tanah Datar
- Yang meninggal   : 18 orang 
- Yang Hilang   : 10 orang
- Yang belum Teridentifikasi : 6 Orang.
- Sudah Teridentifikasi  : 12 Orang.
- Yang Dirawat Di RSUD : 5  orang

2. DVI Polres Padang Panjag
- Yang meninggal      : 10 orang
- Yang Hilang  : 3 orang
- Yang Teridentifikasi : 10 orang
- Belum Teridentifikasi : -
- Yang dirawat : 1 Orang

3. DVI Polres Bukittinggi
- Yang meninggal : 21 orang
- Yang Hilang : 2 Orang
- Yang Teridentifikasi : 21 orang
- Yang Dirawat Di RSUD : 2 orang
- Yang Dirujuk ke RSUP dr. M  Djamil : 1 orang

4. DVI Polres Padang Pariaman
- Yang meninggal : 7 orang
- Yang Hilang : -
- Yang Teridentifikasi :  5 orang
- Yang Belum teridentifikasi : 2 Orang Rs. Bhayangkara.
- Yang Dirawat Di RSUD : -

5. Dvi Polresta Padang
- Yang meninggal         : 2 orang
- Yang Hilang       : -
- Yang Teridentifikasi  :  2 orang
- Yang Belum teridentifikasi : - 
- Yang Dirawat Di M Jamil : 3
- Yang Dirawat di SPH    : 3

Dirinya menambahkan, selain melakukan pencarian korban, Polda Sumbar juga telah mendirikan sejumlah dapur umum dan mobil water treatment untuk kebutuhan masyarakat. 

"Proses evakuasi terhadap korban yang masih hilang dengan menggunakan K9, dan melakukan trauma healing," pungkasnya.(*)


Agam, Sumatera Barat - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, S.I.K, SH, bersama rombongan yang mencakup Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M , Komandan Korem 032/Wira Braja Brigjen TNI Eko Wahyu Purnomo dan Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, hari ini Selasa 14 Mei 2024 melakukan kunjungan ke lokasi bencana banjir lahar dingin di Kabupaten Agam tepatnya di Bukik Batabuh.

Kunjungan ini bertujuan untuk menilai langsung dampak bencana serta mengkoordinasikan upaya penanganan dan bantuan untuk masyarakat terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir lahar dingin. 

Kepala Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan peninjauan ke titik-titik bencana di Sumatera Barat hari ini dilakukan secara marathon, dengan dilakukan peninjauan ke titik - titik bencana kita bisa merumuskan langkah apa yang akan diambil kedepannya.

“Terkait tanggap bencana Tim Gabungan mulai dari TNI-Polri dan Stakeholder terkait lainnya sudah diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi dan pencarian korban, termasuk alat - alat berat untuk melakukan proses pembersihan meterial yang terbawa banjir bandang,” ucap Kepala BNPB.

Usai meninjau lokasi, rombongam selanjutnnya menuju Posko yang berlokasi di SD 08 Kubang Duo yang berada tidak dari lokasi untuk bertemu masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir bandang secara simbolis.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.