Articles by "POLDA SUMBAR"

Tampilkan postingan dengan label POLDA SUMBAR. Tampilkan semua postingan




Sumbar, Serasinews.com - Di tengah tuntutan yang semakin kompleks terhadap keamanan dan penegakan hukum, Polri terus memperkuat dirinya dengan berbagai upaya, salah satunya melalui latihan bela diri. Seperti halnya yang dilaksanakan oleh personel Polda Sumbar di halaman depan Mapolda Sumbar, Kamis (22/2) pagi.

Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan Setiap anggota Polri, baik dari unsur kepolisian maupun Brimob, secara rutin menjalani latihan bela diri guna meningkatkan kesiapan dan keterampilan dalam menghadapi situasi yang mungkin memerlukan tindakan fisik dengan latihan mencakup berbagai teknik bela diri.

"Setiap anggota Polri secara rutin menjalani latihan bela diri guna meningkatkan kesiapan dan keterampilan dalam menghadapi situasi yang mungkin memerlukan tindakan fisik," katanya.

Kabid humas menyebut, Dalam latihan bela diri, anggota Polri dilatih untuk menguasai teknik-teknik dasar dan lanjutan, termasuk teknik pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan situasi yang berpotensi mengancam keamanan. 

Selain itu, latihan ini juga memberikan penekanan pada aspek kecepatan, ketepatan, dan konsistensi dalam bertindak, sehingga anggota Polri dapat merespons secara efektif dalam situasi yang mendesak.

"Latihan bela diri Polri tidak hanya melibatkan aspek fisik semata, tetapi juga aspek mental dan psikologis," ujarnya.

Para peserta dilatih untuk mengendalikan emosi, meningkatkan konsentrasi, dan membuat keputusan yang tepat dalam situasi yang mungkin mengancam nyawa. 

"Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil oleh anggota Polri selalu sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku," terangnya.

Selain itu, latihan bela diri Polri juga diarahkan untuk membangun rasa solidaritas dan kebersamaan antara anggota. Dalam sesi latihan, mereka diajarkan untuk saling mendukung dan melindungi satu sama lain, sehingga terbentuklah tim yang kuat dan kompak dalam menghadapi berbagai tantangan.

Hasil dari latihan bela diri Polri tidak hanya terlihat dalam kesiapan fisik dan keterampilan teknis anggota, tetapi juga dalam peningkatan citra institusi.

Dengan memiliki anggota yang terlatih dengan baik dalam bela diri, Polri semakin dihormati dan dipercaya oleh masyarakat dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban. 

"Sebagai institusi penegak hukum, Polri terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme anggotanya melalui berbagai program pelatihan, termasuk latihan bela diri, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara optimal," tandasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com – Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, SH. S.Ik membuka Pelatihan Peningkatan Kapabilitas APIP di Lingkungan Polda Sumbar di ruang Singgalang Hotel UNP Padang, Selasa (20/2).

Kapolda menyebut, salah satu faktor utama yang dapat menunjang keberhasilan sistem pengendalian intern pemerintah adalah efektivitas peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang terus melakukan peningkatan kapabilitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya guna memberi nilai tambah bagi institusi Polri. hal ini sejalan dengan peran pengawasan intern untuk mendorong peningkatan efektivitas manajemen risiko (risk management), pengendalian (control) dan tata kelola organisasi.

“sangat tepatlah pelatihan ini bertemakan melalui Peningkatan Kapabilitas APIP kita wujudkan tata kelola manajemen risiko dan pengendalian interen di lingkungan Polda Sumbar,” katanya dihadapan peserta pelatihan APIP.

Lanjut Kapolda, pelaksanaan fungsi pengawasan intern tidak terbatas pada fungsi audit tetapi juga sebagai konsultan dan penjamin kualitas terhadap pengelolaan sumber daya manusia, operasional, sarana prasarana dan keuangan negara dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan tolok ukur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien untuk kepentingan organisasi dalam mewujudkan tata kepemerintahan yang baik.

Untuk mewujudkan peran APIP tersebut sebut Irjen Pol Suharyono, maka  sangat perlu dilakukan pelatihan peningkatan kapabilitas APIP dengan tujuan, mewujudkan pengawasan yang efektif, mewujudkan peningkatan penanganan Dumas, mewujudkan APIP yang profesional dan berkompeten, mewujudkan akuntabilitas kinerja dan anggaran.

“Jadikan kegiatan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas APIP Polri yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim, SH, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar, dan peserta pelatihan APIP.(*)


Semarang, Serasinews.com - Sebanyak 226 peserta berhasil lolos memasuki tahapan seleksi penerimaan anggota Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2024. Seleksi itu dilaksanakan di Akademi kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, pada 17 februari 2024.

Pada seleksi kali ini, Polri membuka kesempatan penerimaan anggota untuk mereka yang berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas dengan kompetensi tertentu. Ini menjadi bukti atas komitmen Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo yang memberikan ruang kepada masyarakat dalam hal ini penyandang disabilitas untuk mengabdi di Polri.

Hal itu tertuang dalam berdasarkan UU Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Selain itu, Peraturan Kapolri Nomor 10 tahun 2016 tentang penerimaan anggota Polri.

“Antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengabdi pada negara melalui Polri. Tercatat 226 peserta yang mengikuti seleksi tingkat pusat,” jelas Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, Minggu (18/2/24).

Kepala Biro Pengendalian Personel (Karo Dalpers) SSDM Polri Brigjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menambahkan, animo pendaftar SIPSS T.A 2024 mencapai 1.251 pendaftar. Ia merinci, 1.247 pendaftar regular dan empat pendaftar dari kelompok Disabilitas. 

Guna kelancaran proses seleksi bagi penyandang disabilitas, ujarnya, Polri menyiapkan akomodasi dan sarana prasarana yang dibutuhkan peserta disabilitas. Saat ini 226 calon siswa termasuk tiga peserta disabilitas, yakni disabilitas kaki, tangan, dan mata sedang menjalani seleksi tingkat pusat. 

“Harapan kita, adik-adik ini bisa mengikuti rangkaian tes dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis dalam pelaksanaan rekrutmen. Komitmen Polri untuk memberikan peluang kepada kelompok disabilitas menjadi personel Polri tidak hanya terbuka melalui jalur Perwira tapi juga melalui jalur Bintara Polri. 

“Seleksi jalur Bintara akan mulai dilaksanakan pada akhir Maret 2024,” ungkapnya.

SSDM Polri, jelasnya, berkomitmen terus meningkatkan sosialisasi rekrutmen Polri kepada seluruh masyarakat terutama dari kelompok disabilitas yang berkeinginan menjadi Polisi melalui website, Media Sosial Polri dan juga media mainstream. Polri juga berharap personel Polri dari kelompok disabilitas yang lolos seleksi bisa memenuhi kebutuhan organisasi di bidang-bidang seperti tenaga Kesehatan, administrasi keuangan dan tenaga laboratorium.

Ketua UMKM Disabilitas Kota Semarang Djoko Tri Saptono mengapresiasi Polri yang memberikan peluang bagi Penyandang Disabilitas. Ia mengaku terharu atas perhatian Polri terhadap para penyandang disabilitas. 

“Meskipun mereka berkebutuhan khusus, mereka memiliki bakat dan kemampuan yang bisa membantu pekerjaan Polri seperti IT dan Analisa,” ujarnya.

Ia berharap, kuota penerimaan personel Polri untuk penyandang disabilitas bisa ditambah di tahun berikutnya. Diharapkan juga sosialisasi penerimaan anggota Polri untuk penyandang disabilitas bisa lebih luas.



Sumbar, Serasinews.com - Dalam rangka memastikan kesehatan dan kesiapan petugas penyelenggara pemilu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Biddokkes Polda Sumbar menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi para Petugas Pemungutan Kelurahan (PPK).

Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter kesehatan Polri ini bertujuan untuk memastikan bahwa para petugas PPK siap menjalankan tugasnya dengan baik selama tahapan pemilu 2024.

"Pemeriksaan kesehatan ini untuk memastikan para petugas PPK siap menjalankan tugasnya dengan baik selama tahapan penghitungan suara," katanya.

Tim dokter kesehatan Polri turut bergerak ke berbagai lokasi di seluruh wilayah untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada petugas PPK. Dalam pemeriksaan ini, para petugas PPK menjalani serangkaian tes kesehatan, termasuk pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan pendengaran, dan tes penglihatan.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap petugas PPK dalam kondisi fisik dan mental yang baik untuk menjalankan tugasnya dengan optimal selama proses penghitungan suara. 

"Hal ini penting mengingat tugas petugas PPK yang membutuhkan ketelitian dan konsentrasi tinggi selama proses penghitungan suara saat ini," terangnya.

Dokter kesehatan Polda Sumbar yang dipimpin oleh dr. Eka Purnama Sari memberikan layanan kesehatan secara profesional dan menyeluruh kepada para petugas PPK di Padang Barat dan Selatan. 

Selain itu, tim Dokkes juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memberikan saran-saran untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan tugas sebagai petugas PPK.

Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilu dengan memastikan kesehatan dan kesiapan seluruh petugas yang terlibat. 

"Dengan kondisi kesehatan yang baik, diharapkan para petugas PPK dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar dan adil," tambah Kabid humas.

Para petugas PPK menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif dari Biddokkes Polda Sumbar  dalam memberikan pemeriksaan kesehatan ini. Mereka merasa dihargai dan terbantu dengan adanya perhatian terhadap kesehatan mereka sebelum menjalankan tugas penting sebagai penyelenggara pemilu.

Dalam kesempatan itu, Camat Padang Barat Junie Nursyamza mengucapkan terimakasih kepada Biddokkes Polda Sumbar yang telah memberikan pelayan pemeriksaan kesehatan bagi Petugas PPK.

"Dengan pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan, diharapkan seluruh petugas PPK dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi kelancaran dan keberhasilan pemilu," tutup KBP Dwi Sulistyawan.(*)



Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumbar melalui Kabid humas selaku Kasatgas humas Kombes Pol Dwi Sulistyawan,  menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh anggota beserta jajaran yang terlibat Satgas OMB Singgalang 2024, atas kesuksesan dalam rangka pengamanan pesta demokrasi tahap pungut suara Pemilu pada Rabu 14 pebruari 2024 kemarin.

Hal itu disampaikannya usai pelaksanaan olahraga pagi di Mapolda Sumbar, Jumat (16/2/2024).

Selain itu, ucapan terimakasih dan apresiasi juga disampaikan kepada seluruh personel TNI dan stakeholder lainnya, berkat dukungan dan kerjasamanya pengamanan tahap pemungutan suara di wilayah Sumbar berjalan dengan baik. 

Kesuksesan ini tidak terlepas juga dukungan dari seluruh petugas penyelenggara, perserta pemilu dan seluruh lapisan masyarakat Sumatera Barat. 

Selama kegiatan tahap pemungutan suara pemilu 2024 situasi kamtibmas di wilayah Sumbar dalam kondisi aman dan terkendali, setelah itu satgas OMB Singgalang 2024 melanjutkan pengamanan tahap penghitungan suara hingga pengumuman hasil perolehan resmi dari KPU.

"Diharapkan penghitungan suara Pemilu 2024 dapat berjalan aman dan lancar hingga selesai," katanya. 

Dalam kesempatan itu juga, Kabid humas mengimbau kepada masyarakat Sumatera Barat agar tidak mudah percaya dengan berita-berita hoaks/bohong yang dapat mengganggu kamtibmas.

"Kami berharap masyarakat Sumbar agar tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan berita-berita hoaks/bohong yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas," ujarnya.

"Mari terus menjaga situasi kamtibmas di Sumbar agar tetap aman dan kondusif," tambah Kabid humas.

Dengan suksesnya tahap pemungutan suara ini, mari kita semua tetap menjaga Kebersamaan dan rasa saling menghargai. Hasil yang dicapai hari ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi kita semua, dan semoga  hal ini menjadi pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

"Mari terus dengan semangat menjaga demokrasi dan membangun bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik," tutup Kabid humas.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, didampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dan Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Rayen Obersyl serta Forkompimda melakukan monitoring pelaksanaan pemungutan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Padang,  Rabu (14/2/24) pagi.

Kunjungan tersebut bertujuan  untuk memastikan kegiatan pemungutan suara di beberapa TPS di Kota Padang berjalan aman dan lancar. 

Selain itu, monitoring tersebut juga bertujuan memberikan motivasi dan suatu energi kepada petugas-petugas agar semangat dalam menjalankan tugas yang mulia ini.

Semua TPS sudah dijaga ketat oleh aparat kepolisian, Bahkan, anggota kepolisian juga ditempatkan di lokasi terpencil atau pulau terluar untuk memastikan keamanan pemungutan suara.

Operasi Mantap Brata Singgalang 2024 menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh Polda Sumbar untuk mendukung pengamanan TPS di seluruh wilayah Polda Sumbar dengan harapan bahwa pemilu yang jujur dan adil harus benar-benar tercipta di wilayah Sumbar.

Dengan kerja keras dan sinergi antara aparat kepolisian serta seluruh pihak terkait, diharapkan bahwa setiap suara rakyat akan terlindungi dan dihormati sepenuhnya.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa Pemilu 2024 di Kota Padang khususnya dan di Sumbar pada umumnya dapat berlangsung dengan aman, damai, dan adil.(*)



Sumbar, Serasinews.com- Kabid humas Polda Sumbar selaku Kasatgas Humas Kombes Pol Dwi Sulistyawan melakukan peninjauan ke beberapa TPS yang ada di wilayah hukum polres Sijunjung, Rabu (14/2/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan 
Tahapan pemungutan suara di TPS yang ada di wilayah hukum Polres Sijunjung berjalan aman dan lancar.

"Kegiatan ini memastikan situasi di seluruh TPS yang ada di wilayah hukum Polres Sijunjung berjalan aman dan lancar," kata Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.
Selain itu, kunjungan ke berbagai lokasi pemungutan suara ini juga dalam rangka memantau proses pemilu yang sedang berlangsung. 

"Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan proses demokrasi dalam pemungutan suara pada pemilihan umum tahun 2024," ujarnya.

Lanjut Kabid humas menerangkan, kegiatan pamatwil ini sesuai dengan Surat Perintah Kapolda Sumbar yang diberikan kepada seluruh Pejabat Utama Polda Sumbar untuk melakukan pemantauan pelaksanaan pemungutan suara diseluruh Kabupaten Kota di Sumbar, pemantauan sejumlah tempat pemungutan suara di berbagai wilayah, bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemungutan suara dapat terlaksana dg aman dan lancar, juga setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya secara langsung, umum , bebas, rahasia, jujur dan adil.

Selama kunjungan, Kabid humas Polda Sumbar selaku ketua tim Pamatwil wilayah hukum Polres Sijunjung melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek, termasuk kesiapan petugas, serta keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi pemungutan suara dan memastikan bahwa proses pemungutan suara berjalan dengan baik dan tanpa hambatan.

Kabid Humas juga memberikan rekomendasi dan saran kepada petugas pemungutan suara untuk meningkatkan transparansi dan integritas proses pemilu. Mereka menegaskan pentingnya menjaga netralitas dan independensi dalam penyelenggaraan pemilu guna memastikan hasil yang sah dan dapat dipercaya.

Kunjungan Pamatwil ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga integritas demokrasi dan meyakinkan masyarakat akan keabsahan hasil pemilu. Dengan adanya pemantauan yang cermat dan berkelanjutan, diharapkan pemilu tahun ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, jujur dan adil.(*)



Sumbar, Serasinews.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, S.I.K, S.H, bertindak selaku Inspektur Upacara dalam acara pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang  I  T.A 2024, Selasa (13 /02/2024) di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Sumbar.

Upacara ini dihadiri oleh Danrem 032 Wirabraja, Dandim 0312 Padang, Danlanud Sutan Syahrir, Danlantamal II Padang, Ketua LKAAM Sumbar, Waka Polda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono,  Pejabat Utama Polda Sumbar, Kapolres/Ta jajaran Polda Sumbar, Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah Sumbar serta undangan lainnya.

Pada pendidikan pembentukan Bintara Gelombang I T.A 2024 ini, siswa yang mengikuti pendidikan di SPN Polda Sumbar sebanyak 229 orang dengan waktu pendidikan selama 5 bulan, yakni mulai tanggal 13 Februari hingga 11 Juli 2024 dengan 1.200 jam pelajaran. Pola pendidikan yakni 1,5 bulan pembentukan dasar bhayangkara, 3 bulan pembekalan fungsi teknis kepolisian, latihan teknis (Latnis) dan latihan kerja (Latja) dan 0,5 bulan pembulatan dan pembekalan di SPN Polda Sumbar.

Dalam amanat Lemdiklat Polri yang dibacakan oleh Kapolda Sumbar  Irjend Pol Suharyono mengucapkan selamat kepada para calon Bintara yang telah melewati proses yang panjang pada penerimaan Bintara Polri. Kapolda Sumbar berpesan agar para calon Bintara dapat bersungguh-sungguh dalam mengikuti pendidikan.

"Keberhasilan para siswa calon anggota Polri ini merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu pengetahuan, keterampilan serta menambah wawasan tentang kepolisian secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab sebagai calon anggota Polri,” katanya.

“Selama menjalani pendidikan, tentunya akan dihadapkan dengan berbagai hal yang baru, yang tersusun dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan yang tentunya membutuhkan ketahanan fisik dan mental,” tambah Kapolda Sumbar.

“Kita pahami bersama bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Transformasi negara-negara berkembang menjadi negara maju, tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas,”jelasnya.

Lebih lanjut Kapolda Sumbar menerangkan, Pendidikan pembentukan menjadi apsek penting guna mewujudkan institusi Polri yang prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (Presisi). Untuk mencapai hal tersebut, maka seluruh komponen pendidikan, mulai dari siswa, tenaga pendidik maupun komponen pendidik lainnya, harus dapat bekerjasama dan membangun sinergitas secara menyeluruh, utuh serta berkesinambungan dalam rangka proses belajar mengajar. Agar dapat berjalan efektif dan efesien sesuai yang diharapkan.

Siswa juga agar mempersiapkan fisik dan mental selama mengikuti pendidikan, mematuhi peraturan yang berlaku, serta menghindari pelanggaran dan perilaku yang dapat merugikan kehormatan pribadi, keluarga dan institusi.

Siswa diminta menunjukan sikap disiplin, penuh semangat dan tekad yang kuat serta motivasi yang tinggi bahwa tujuan selama berada di lembaga pendidikan adalah untuk belajar, berlatih dan menempa diri.

"Bangun komunikasi yang interaktif dan konstruktif antar sesama peserta didik, dengan pendidik, pelatih, pengasuh dan seluruh unsur pelaksana pendidikan, sehingga akan terjalin hubungan yang solid dan harmonis. tanamkan sikap responsif dan ikhlas dalam setiap proses belajar mengajar, sehingga ilmu yang diberikan oleh Gadik maupun instruktur benar- benar dapat diserap oleh para siswa," terangnya.

Diingatkan Irjend Pol Suharyono bahwa SPN tidak hanya membentuk sikap profesionalisme, tetapi juga mengasah sikap kepemimpinan, etika, dan keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk melayani masyarakat dengan baik.

"Kemajuan teknologi saat ini telah merubah lanskap kehidupan masyarakat menjadi lebih terbuka, tanpa batas dan serba cepat. Pelayanan yang diberikan harus didukung kemampuan dan pemanfaatan penggunaan teknologi. Oleh karena itu dituntut harus dapat beradaptasi dan berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan informasi," terang Kapolda Sumbar.

Orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar  ini minta agar jajaran SPN Polda Sumbar melaksanakan seluruh tahapan pendidikan secara profesional dan menanamkan nilai-nilai disiplin dan integritas sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dengan penuh keteladanan.

Dalam kesempatan itu juga, Irjend Pol Suharyono mengingatkan Ka SPN dan jajaran mencegah dan menghindari tindak kekerasan dan penyimpangan yang dapat mencederai keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pembentukan.

“Kepada Ka SPN Polda Sumbar beserta segenap tenaga pendidik, saya titipkan para peserta didik calon Bintara Polri ini untuk dilatih, dibimbing, dan dididik serta dibina sebaik-baiknya,” imbuhnya. 

“Selamat menempuh pendidikan pembentukan Bintara Polri gelombang I tahun anggaran 2024, semoga peserta didik sekalian dapat menyelesaikan pendidikan ini denan selamat, baik dan lancar,” tutup Kapolda Sumbar.(*)


Sumbar, Serasinews.com – Kapolda Sumbar Irjen Pol  Suharyono, S.I.K, S.H. pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personel Polri BKO Pengamanan TPS tahap pemungutan Suara Pemilu 2024, di lapangan depan Mapolda Sumbar, Senin (12/2/2024) pagi. 

Dalam amanatnya, Kapolda sumbar mengatakan Beberapa hari kedepan, tepatnya pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2024 merupakan puncak dari pelaksanaan pemilu tahun 2024 yang ditandai dengan pelaksanaan pencoblosan untuk pemungutan dan penghitungan suara peserta pemilu untuk memilih presiden/wakil presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD kab/kota dengan sistem pemilu profesional terbuka. Tahapan ini sangat penting dan krusial Sehingga perlu menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengamanannya.

Lanjut Kapolda Sumbar menjelaskan, Untuk pengamanan TPS sesuai dengan keadaan seperti itu akan melibatkan kekuatan pengamanan sebanyak 4.573 (empat ribu lima ratus tujuh puluh tiga) personel polri, dengan rincian pelibatan kekuatan personel polda sumatera barat 1.141 personel dan sisanya 3.432 personel merupakan personel dari polres jajaran.

Selain itu, kata Kapolda Sumbar, Tantangan tugas yang akan dihadapi oleh personel pengamanan TPS juga cukup komplit dan berat antara lain lokasi TPS yang jauh, transportasi yang tidak memadai, transportasi laut yang sangat dipengaruhi faktor alam, transportasi sungai, transportasi menggunakan angkutan tradisionil seperti kuda beban/angkut dan transportasi yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua (trail/terabas).

Disamping itu ada permasalahan lain yang juga perlu diketahui yakni ada sebanyak 215 lokasi TPS yang belum memiliki jaringan listrik, ada juga sebanyak 547 lokasi TPS belum bisa diakses jaringan internet (blankspot) serta diperkirakan masih ada lebih kurang sebanyak 79.404 pemilih yang sudah masuk di dpt tetapi belum  memiliki  KTP-elektronik.  

“Semua  hal  itu merupakan persoalan dilapangan yang kemungkinan besar akan dihadapi oleh personel polri yang pam di tps, belum lagi ancaman bencana alam seperti hujan dan banjir serta tanah lonsor, ancaman erupsi gunung merapi, angin puting beliung dan badai serta gempa,” terang Kapolda Sumbar.(*)



Sumbar, Serasinews.com - Sejumlah personel Polda Sumbar yang terlibat dalam pengamanan dalam masa tenang pemilu 2024 melaksanakan apel pagi dihalaman gedung samapta Polda Sumbar, Minggu (11/2/2024).

Hal ini bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan selama masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.  Polda Sumbar telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan pelaksanaan proses demokrasi berjalan lancar dan aman khususnya di wilayah hukum Polda Sumbar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (kabid humas) Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan yang merupakan Kasatgas Humas dalam Operasi Mantap Brata Singgalang 2024, menyatakan bahwa Polda sumbar telah mempersiapkan strategi pengamanan yang matang untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama periode masa tenang ini. Menurutnya, upaya pencegahan konflik dan pelanggaran hukum menjadi prioritas utama Polri guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sejumlah langkah konkret telah diambil oleh Polda Sumbar, termasuk peningkatan patroli di seluruh wilayah, pemantauan intensif terhadap potensi kerawanan, serta peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Polda Sumbar juga telah memperkuat kehadiran di titik-titik strategis, seperti tempat pemungutan suara dan pusat perhitungan suara, guna mencegah terjadinya gangguan atau intimidasi.

Selain itu, Polda sumbar juga melakukan pendekatan secara preventif dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kedamaian selama masa tenang Pemilu. Upaya ini dilakukan melalui kampanye publik, penyuluhan, dan dialog langsung dengan berbagai elemen masyarakat.

Meskipun tantangan dan potensi gangguan tetap ada, Polda Sumbar  berkomitmen untuk bertindak tegas dan cepat dalam menanggapi setiap insiden yang mungkin terjadi.

Polda Sumbar  juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya Pemilu yang bersih, adil, dan demokratis.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil tersebut, diharapkan bahwa Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai.(*)

 

Sumbar, Serasinews.com - Menjelang hari H Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mentawai mengelar doa bersama lintas agama. 

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Mentawai, AKBP Rory Retno, Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf. Restu Petrus Simbolon, Perwakilan Kajari, Kantor SAR Mentawai, Satpol PP Mentawai, Kordiv P2HP Bawaslu Mentawai, Nasrullah dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) terundang. 

Pada awal sambutanya, Kapolres Mentawai AKBP Rory Retno meminta restu dan dukungan kepada masyarakat setelah diberi amanah sebagai Kapolres Mentawai. 

"Kami pada kesempatan hari ini memperkenalkan diri juga kepada Bapak/Ibu semua, kami baru hadir disini tiga minggu, mendapatkan amanah tugas, untuk menjalankan tugas sebagai Kapolres Kepulauan Mentawai. Kami secara pribadi dan keluarga mohon diterima," ujarnya di aula Bundo Guest House, Desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara. Kamis, (08/02/2024). 

AKBP Rory Retno juga meminta dukungan kepada masyarakat Kepulauan Mentawai untuk menjalankan tugas dan amanah sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepulauan Mentawai. 

"Mari bersama-sama menjaga situasi aman damai dan kondusif untuk Kepulauan Mentawai," imbuhnya. 

Kapolres Mentawai mengatakan, tanggal 14 Februari 2024 semakin dekat. Hari itu merupakan pesta besar Demokrasi. Pihaknya, TNI-Polri tetap menjaga netralitas dalam setiap tahapan Pemilu. 

"Kami seluruh personil siap mengamankan dan menjaga terselenggaranya Pemilu dengan aman, damai dan kondusif," tegas Kapolres. 

Dikesempatan itu, Kapolres Mentawai meminta doa bagi petugas pengamanan Pemilu kepada tokoh Pemuka Agama, Ustad, Pastor dan Pendeta serta Masyarat di Kepulauan Mentawai. 

Melalui doa lintas agama tersebut, Kapolres mengingatkan suksesnya Pemilu 2024 merupakan tugas dan kerjasama seluruh masyarakat. 

"Pada kesempatan ini, mari sama-sama kita niatkan untuk menyukseskan Pemilu 2024 ini menjadi Pemilu aman, damai dan kondusif," paparnya. 

Ia berharap melalu kegiatan doa lintas agama ini menjadi doa yang dikabulkan oleh Tuhan Yang Esa. Hal itu dilakukan demi keselamatan bangsa dan negara.(*)



Sumbar, Serasinews.com  - Polda Sumatera Barat (Sumbar) menggelar apel pengecekan kesiapan pengamanan TPS Pemilu 2024, yang diadakan di lapangan apel Mapolda Sumbar, Selasa (7/2/2024) pagi.

Selain itu, juga diadakan simulasi pengamanan TPS pada saat pencoblosan surat suara suara pemilu 2024 yang berlangsung pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Komisioner KPU Kota Padang, Ketua dan anggota KPPS Kecamatan Padang Barat dan seluruh personel Polda Sumbar yang terlibat dalam pengamanan pemungutan suara pemilu 2024.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melihat kesiapan personel dalam rangka pengamanan TPS pemilu 2024.

"Kegiatan apel bertujuan untuk mencek kesiapan personel dalam rangka pengamanan TPS pada saat pemungutan suara," katanya.

Selain itu, lanjut Kabid Humas, saat ini juga diadakan simulasi pengamanan TPS sebagai bentuk kesiapan personel Polri dalam memberikan pengamanan saat pemungutan suara pada pemilu 2024 yang hanya hitungan hari.

"Simulasi ini sebagai bentuk kesiapan personel Polda Sumbar dalam pengamanan TPS pemilu 2024 yang hanya tinggal hitungan hari," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kabid humas sebagai Kasatgas Humas dalam Operasi Mantap Brata Singgalang 2023-2024 berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan TPS agar tidak under estimate dalam situasi apapun pada saat pengamanan TPS.

Sementara Kabid Propam Polda Sumbar Kombes Pol Hidayat Asykuri Ginting juga menyampaikan pesan kepada
seluruh personel Polda Sumbar yang terlibat dalam pengamanan TPS pemilu 2024 agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.(*)


 
Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH membuka Forum Group Discussion (FGD) dalam menjaga Harkamtibmas selama Pemilu 2024 di hotel Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (6/2).

Tema FGD kali ini adalah "Kita Ciptakan Pemilu Damai Tanpa Hoax, Tanpa Provokasi dan Tanpa Politik Identitas di Provinsi Sumatera Barat". 

FGD tersebut memiliki tujuan untuk mengoptimalisasi harkamtibmas di Provinsi Sumbar dalam pelaksanaan Pemilu 2024 pada umumnya, menjelang menghadapi pencoblosan pemilu 2024 yang akan kita hadapi bersama pada bulan Februari 2024 di ranah minang Provinsi Sumatera Barat dengan harapan situasi berjalan aman dan kondusif.

"Untuk itu mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan kita. Peran aktif dari berbagai unsur masyarakat untuk mengoptimalisasikan harkamtibmas dengan membentengi diri dari berbagai  pengaruh yang menciptakan kondisi kamtibmas yang tidak kondusif dengan menanamkan jiwa patriotisme serta nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Kapolda Sumbar dalam sambutannya.

Dengan adanya penyelenggaran kegiatan focus group discussion ini sebut Irjen Pol Suharyono, diharapkan dapat memberikan manfaat dalam menghadapi permasalahan yang akan timbul dan menemukan solusi pencegahannya, serta mampu menciptakan situasi yang kondusif dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024.

"Kegiatan FGD ini kita laksanakan untuk menghindari permasalahan-permasalahan yang akan muncul menghadapi setiap pentahapan pemilu 2024 dan mencari solusi-solusi yang terbaik melalui diskusi, sehingga apa yang kita harapkan bisa terwujud di satuan wilayah masing-masing yang aman dan kondusif dalam pelaksanaan pada Pilpres 2024 ini," ujarnya. 

Oleh sebab itu, Kapolda Sumbar menyampaikan kepada lapisan masyarakat baik sebagai kontestan pemilu 2024 maupun sebagai masyarakat yang menyalurkan hak pilihnya secara bebas tanpa rasa takut ataupun intimidasi.

"Kami TNI Polri siap amankan pesta demokrasi Pemilu damai," pungkasnya. 

Dalam FGD ini, dihadiri oleh beberapa PJU Polda Sumbar, Forkopimda Sumbar yang diwakili, KPU Sumbar, Bawaslu Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, Pengurus Parpol, Ormas dan tokoh masyarakat.(*)



Sumbar, Serasinews.com  - Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan, Polda Sumatera Barat menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Kota Padang.

Aksi tersebut dipimpin oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH, dengan diikuti oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH, Pejabat Utama Polda Sumbar dan personel Polda Sumbar, Selasa (6/2).

Selain dari personel Polda Sumbar, juga terlihat diikuti oleh Wakil Walikota Padang Ekos Albar dan ASN Pemerintah Kota Padang.

Aksi peduli kebersihan ini, dilakukan dengan cara memungut sampah-sampah yang ada di pinggir pantai Padang, yang dimulai dari kawasan Cimpago Pantai Padang.

Kapolda Irjen Pol Suharyono menyampaikan, tidak kurang dari 2.000 personil yang dilibatkan untuk melaksanakan salah satu bagian dari program Quick Wins Presisi Polri secara khususnya di lingkungan kepolisian yaitu peduli kebersihan. 

"Ini bagian dari Cooling System adalah suatu cara atau sistem bagaimana menjadikan suasana wilayah kita ini baik internal maupun eksternal itu menjadi sejuk, menjadi nyaman, menjadi indah, menjadi tertib dan tertata dengan baik," katanya. 

Dirinya menerangkan terkait dengan 3 budaya nasional. Dimana hal yang dulu pernah dicanangkan sampai saat ini bahwa budaya bersih, budaya tertib, budaya kerja itu harus tetap di tindak lanjuti. 

"Satu di antaranya adalah terkait dengan budaya bersih sehingga peduli kebersihan yang dilakukan oleh unsur kepolisian dan didukung oleh unsur unsur Forkopimda yang lainnya pada pagi hari ini adalah dalam rangka satu kegiatan yaitu membersihkan merapikan di sekitar pantai di Kota Padang ini," ujarnya. 

Dirinya melanjutkan, kegiatan peduli kebersihan ini juga dilaksanakan secara serentak se Sumatera Barat. Sehingga para Kapolres dan Kapolresta saat ini juga melaksanakan hal yang sama di setiap pesisir pantai, maupun di pantai yang dilihat secara langsung kasat mata itu ada yang perlu dibersihkan. 

"Jadi ini bagian yang penting pengembangannya, nanti ya di Masjid-masjid, Mushalla, di tempat ibadah yang lain itu juga akan kami lakukan sebagai bagian dari budaya bersih, budaya, tertib dan budaya kerja," terangnya. 

Lanjut Irjen Pol Suharyono, pergelaran kekuatan peduli kebersihan yang dilaksanakan begitu besar di lapangan ini, karena yang pertama adalah untuk memberikan penyampaian kepada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung bahwa kebersihan itu sebagian dari iman.

"Sehingga dengan kebersihan ini kami harapkan bukan hanya internal aparat kepolisian maupun unsur Forkopimda lainnya, tetapi masyarakat juga nantinya ke depan ikut serta berpartisipasi dalam menjaga kebersihan itu sendiri," jelasnya. 

Karena kotor itu setidak tidaknya karena ada penghuni ada masyarakat atau kejadian alami seperti air laut yang saat rok atau turun atau mungkin saat air.

Jenderal bintang dua tersebut juga mengimbau kepada masyarakat untuk memacu, memicu dan memberikan ketauladanan dalam menjaga kebersihan. 

"Kami pun ikut serta bersama-sama dengan masyarakat untuk menjaga pantai kita yang begitu indah," ungkapnya.

Selain itu, pada momen tersebut Polda Sumbar juga menggelar bakti kesehatan yang dilakukan oleh Biddokkes Polda Sumbar. 

Bakti kesehatan ini dalam bentuk pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat secara gratis untuk masyarakat.(*)



Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Tahun 2024 di Sumatera Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Pangeran Beach Padang, pada hari Senin tanggal 5 Februari 2024.

Dalam rakor tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, Brigjen TNI Rayen Obersyl dari Korem 032 Wirabraja, serta pihak terkait lainnya.

Irjen Pol Suharyono menyatakan bahwa kesiapan Polda Sumbar untuk menjaga keamanan Pemilu 2024 di Sumbar. 

Kapolda menyampaikan, bahwa telah dilakukan langkah-langkah preemtif dan preventif, termasuk penekanan terhadap crime total, peningkatan crime clearance, pengurangan pengaduan masyarakat, serta peningkatan profesionalisme Polri untuk memperoleh kepercayaan masyarakat. 

Selain itu, telah dilakukan penandatangani kesepakatan bersama Pemilu Damai dengan partai politik dan Forkopimda, serta mengadakan berbagai pertemuan, rapat, seminar, dan diskusi sebagai langkah-langkah konkret yang telah dilakukan.(*)



Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) untuk dua Pejabat Utama (PJU) dan tiga Kapolres di jajarannya, Jumat (2/2) di Mapolda Sumbar. 

Upacara sertijab ini dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH, PJU, para Kapolres, Pamen, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar, Pengurus Bhayangkari Daerah Sumbar dan Ketua Bhayangkari Cabang se Sumbar. 

Dua PJU yang di serah terima jabatannya ialah Dirintelkam dari Kombes Pol Sunarya, S.Ik kepada AKBP Dwi Mulyanto, S.Ik yang sebelumnya menjabat Wadirintelkam Polda Sumsel. Kombes Pol Sunarya selanjutnya menjabat Kasubdit Kerawanan Sendi Kehidupan Bernegara Ditpolotik Baintelkam Polri. 

Kemudian, jabatan Ka SPN dari Kombes Pol Deni Yuhasdi, S.Ik diserahkan kepada AKBP Erwin Suwondo, S.Ik yang sebelumnya menjabat Wadirlantas Polda Sumut. Kombes Pol Deni Yuhasdi selanjutnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Jianbang Lemdiklat Polri dalam rangka Dik Lemhannas PPPRA LXVI TA. 2024.

Selanjutnya, untuk jabatan tiga Kapolres diantaranya Kapolres Pariaman, Kapolres Pesisir Selatan (Pessel) dan Kapolres Pasaman Barat (Pasbar).

Jabatan Kapolres Pariaman dari AKBP Agung Basuki, S.Ik diserahkan kepada AKBP Andreanaldo Ademi, S.Ik yang sebelumnya menjabat Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumbar. Sementara AKBP Agung Basuki selanjutnya menjabat sebagai Kapolres Tanjab Barat Polda Jambi. 

Kemudian jabatan Kapolres Pessel dari AKBP Novianto Taryono, S.Ik diserahkan kepada AKBP Nurhadiansyah, S.Ik yang sebelumnya menjabat Kapolres Pasbar. AKBP Novianto Taryono selanjutnya menjabat Kabag Binkar Biro SDM Polda Sumbar.

Sementara untuk Kapolres Pasbar diserahkan kepada AKBP Agung Tribawanto, S.Ik yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar. 

Upacara sertijab ini, ditandai dengan penanggalan tanda jabatan dan tanda pangkat serta penyerahan tongkat komando yang dilakukan oleh Kapolda Sumbar.

Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas jabatan kepada masing-masing pejabat yang baru dilantik tersebut.(*)



Padang, Serasinews.com  -- Ditbinmas Polda Sumbar, menggelar Capacity Building (Peningkatan Kapasitas), di 
Auditorium 2 Mifan, Kota Padangpanjang, Kamis, (1/2). 

"Kegiatan ini untuk peningkatan kemampuan Bhabinkamtibmas, dalam berkomunikasi dan mengajak masyarakat binaan," kata Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Kombespol Teddy Rayendra. 

Ia melanjutkan, Bhabinkamtibmas, selain melaksanakan tugas pokok menjaga Harkamtibmas bisa meningkatkan kemampuan sebagai problem solving (penyelesaian masalah). 

"Selain itu, Bhabinkamtibmas bisa sebagai Inisiator dan fasilitator serta mitra, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah binaannya," kata Teddy Rayendra.

Tema kegiatan adalah Peningkatan kemampuan peran Bhabinkamtibmas di bidang Komunikasi untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat dalam ketahanan pangan.

"Kegiatan ini diikuti oleh personel Bhabinkamtibmas, dengan para nara sumber yang kompetitif di bidang mereka masing-masing," sebut Teddy. (*)



Sumbar, Serasinews.com - Keenan Shifan Rafisqy, seorang anak berusia 6 tahun mengalami luka bakar di kakinya akibat api dari lampu togok yang mengenainya beberapa hari lalu. 

Kini, anak dari Irwanda Saputra, wartawan kumparan.com ini masih dirawat di RSUP M. Djamil untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan. Keenan sebelumnya telah menjalani operasi dan akan melanjutkan operasi kedua cangkok kulit. 

Ekspresi ceria terlihat di raut wajahnya usai didatangi oleh beberapa personel dari Bidhumas Polda Sumbar dan Bagpsi Biro SDM Polda Sumbar, Kamis (1/2) siang.

Ipda Disa Aurea Annisa Nureffa, S.Psi dari Bagpsi Biro SDM memberikan layanan trauma healing kepada Keenan, korban kebakaran yang mengalami luka pada kakinya. 

Terlihat, Ipda Disa mengajak Keenan bercanda dan sambil bermain untuk menghibur Keenan beserta kedua orang tuanya. 

Bersama dengan tiga personel lainnya yakni Aiptu Sahman Nasution, Aipda Anton Aswanto dan Bripka Rahmat Fauzi turut menghibur Keenan. 

Orang tua Keenan, Irwanda, mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada anggota Polri yang hadir dan memberikan bantuan trauma healing. 

"Ini merupakan langkah positif dalam membantu pemulihan psikologis anak kami setelah mengalami kejadian (luka bakar) tersebut," ujarnya.

 

Sumbar, Serasinews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar berhasil mengungkap pelaku perampokan yang selama ini meresahkan masyarakat di Sumatera Barat. 

Terdapat tiga orang tersangka yang melakukan aksinya di beberapa Kabupaten Kota di Sumbar.

Ketiga tersangka yakni IS (34), MZ (39) dan RC (41). Untuk tersangka RC meninggal dunia di Kabupaten Kampar Provinsi Riau usai kontak senjata dengan petugas gabungan Resmob Polda Sumbar dan Riau.

Pasca pengungkapan kasus perampokan tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengantisipasi dan mencegah menjadi korban pencurian dengan kekerasan atau perampokan. 

"Kami imbau kepada masyarakat untuk ditindak lanjuti dan meminimalisir tidak terjadi kembali," ucap Kapolda didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH dan beberapa Pejabat Utama Polda Sumbar, Selasa (30/1) di Mapolda Sumbar. 

Dikatakan Kapolda, kepada pemilik toko emas, pedagang emas atau masyarakat agar meminta pengawalan petugas apabila membawa barang berharga atau membawa emas dari rumah ke toko maupun sebaliknya. 

"Sasarannya toko emas, bisa saja toko tersebut atau pedagang yang menjual emas. Disaat membawa barang berharga dengan jumlah tertentu, untuk mohon minta bantuan dengan aparat (kepolisian)," ujarnya. 

Selanjutnya sebut Irjen Pol Suharyono, apabila ada menemukan atau melihat orang yang di curigai atau pelaku yang ingin berbuat tindak pidana, untuk mencatat nomor kendaraan pelaku dan melaporkan ke polisi.

"Kami imbau masyarakat, pebisnis emas atau yang membawa harta yang cukup signifikan, setidaknya harus mengetahui nomor kepolisian atau personel polri untuk dapat dihubungi secepatnya," sebutnya. 

Selanjutnya imbau Kapolda Sumbar, agar memberikan informasi kepada polisi apabila menjadi korban untuk ditindak lanjuti dan mengungkap pelaku dan jaringannya.

"Kami tidak bisa mengungkap jika tidak dapat info dari masyarakat. Untuk itu kami perlu bersama dengan masyarakat, terutama dalam bersama-sama menjaga wilayah hukum Sumbar agar aman dan kondusif," pungkasnya.(*)



Sumbar,Serasinews.com - Ditreskrimum Polda Sumbar berhasil menangkap tiga tersangka perampokan sadis bersenjata api di Kecamatan Batu Belah, Kabupaten Kampar, Riau, pada Sabtu (27/1/2024). 

Dalam penangkapan terhadap tersangka yang selama ini sangat meresahkan masyarakat tersebut terjadi saling tembak, satu perampok tewas dan dua lainnya berhasil ditangkap. 

Sementara dari dua orang petugas kepolisian juga mengalami luka tembak dibagian tangan Aiptu Edi Jumarno anggota Resmob. Sedangkan satu personil Polres Padang Pariaman Aiptu Hendri Haryono, juga dihujani peluru di area body vest bagian dada oleh tersangka saat disergap. Beruntung, personil tersebut memakai body vest (rompi anti peluru), sehingga empat peluru yang ditembakan perampok tidak melukai tubuh petugas. 

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suhayono, S.Ik. SH saat memimpin Konferensi pers mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari dua orang tersangka sindikat perampokan yang sebelumnya telah ditangkap pada tanggal 25 Januari 2024 Pukul 11.35 WIB, masing-masing inisial IS (34) dan inisial MZ (39) di KM 2 dan KM 6, Kec. Tapung Jalan. Garuda sakti, Provinisi Riau.

Lanjut Kapolda Sumbar mengatakan, atas penangkapan itu kemudian dilakukan pengembangan dari dua tersangka sindikat perampokan tersebut. Gabungan Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Sumbar dan Resmob Polda Riau, mengantongi alamat tersangka dan ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan terhadap satu orang tersangka lainnya yang ikut terlibat perampokan di wilayah Kab. Agam (DPO), Kota Bukittinggi (DPO) Kab. Solok dan Kota Pariaman.

"Dari tahun 2021 sampai 2024 sudah 5 kali melakukan aksinya dan sudah jadi buronan kelompok inisial RC. Pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi curas yang rata-rata sasarannya adalah toko emas, atau pedagang emas," kata Irjen Pol Suharyono. 

Dirinya menerangkan, saat penangkapan terhadap tersangka RC sempat terjadi penembakan, hal ini dikarenakan saat proses penangkapan baku tembak terjadi. Bahkan ada anggotanya yang tertembak oleh tersangka. 

"Andai kata tidak pakai body vest bisa tewas juga anggota kami. Karena membahayakan, maka tidak segan-segan melakukan tembakan yang mematikan.
Itu sudah sesuai dengan SOP nya," terang Kapolda.

Pihaknya juga saat ini tengah melakukan penelusuran terkait asal senjata api jenis FN dan senjata rakitan yang ditemukan pada tersangka itu. "Masih kami telusuri dari mana asalnya senjata tersebut," ujarnya. 

Kemudian Kapolda menjelaskan, tersangka RC yang dikabarkan akan dibawa ke Aceh untuk dimakamkan, diketahui jenazah RC di bawa ke Solok.

"Pelaku tidak dibawa ke Aceh sesuai pemberitaan sebelumnya, jenazah dibawa ke Solok karena dibawa ke kampung halaman istrinya," jelasnya. 

"Mereka (istri RC) sudah menghiklaskan, karena keluarganya sudah mengetahui perbuatan suaminya itu sendiri," pungkasnya. 

Dari tersangka, Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa :
1 (satu) pucuk senjata api jenis pistol merk macarov warna silver kalibre 7,65 mm
1 (satu) pucuk senjata api FN jenis Bareta kalibre 9 mm
2 (dua) pucuk senjata api jenis revolver
8 (delapan) butir amunisi kaliber 62 utk senjata api Laras panjang
23 (dua puluh tiga) butir amunisi senjata api kalibre 9 mm
8 (delapan) butir amunisi senjata api jenis pistol kalibre 7,65
2 (dua) buah magazine
1 (satu) buah kunci T untuk perlengkapan senjata api
1 (satu) buah per dan 2 (dua) buah pen untuk perlengkapan senjata api
1 (satu) helai kaus kaki warna merah pembungkus amunisi
1 (satu) buah golok dengan sarung
1 (satu) buah pisau badik
1 (satu) buah tas sandang warna hitam
1 (satu) buah celana jeans merk Levis warna hitam
1(satu) buah sebo warna hitam
1(satu) buah sepatu sport merk Adidas warna putih abu-abu
1 (satu) buah Sepeda motor jenis beat warna hitam
1 (satu) buah Helm warna hitam
1 (satu) buah Jaket kulit warna hitam
1 (satu) buah jaket parasut warna biru Dongker
1 (satu) buah borgol
1 (satu) buah kaca mata hitam merk Police
2 (dua) buah hp merk Nokia
Sepasang sarung tangan warna hitam
1 buah kartu ATM BRI

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono yang didampinggi Wakapolda sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH dan Dirreskrimum Kombes Pol Andri Kurniawan, S.Ik. MH serta beberapa pejabat utama menjelaskan, bahwa para tersangka merupakan residivis kasus perampokan.

"Para tersangka juga pernah melakukan perampokan di Bukittinggi dan Agam pada tahun 2021 dan 2022 yang merupakan kasus perampokan," terangnya.

"Para tersangka ini sangat berbahaya dan membahayakan petugas. Mereka juga sudah memulai tembakan terlebih dahulu pada saat petugas mendekati TKP," tambah Irjen Pol Suharyono.

Saat ini, kedua tersangka yang ditangkap menjalani pemeriksaan secara intensif di Polda Sumbar.

"Kami tetap menghormati HAM, kami tetap menjaga kesehatan mereka walupun tersangka, dan menerapkan penyidikan dan pengembangan yang manusiawi," tuturnya. 

Keduanya akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.