Serasinews.com, PADANG PARIAMAN — Pembangunan Jembatan Bintungan I di Kabupaten Padang Pariaman menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menunjang kelancaran mobilitas masyarakat. Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan pembangunan Jembatan Bintungan I dilaksanakan oleh CV Shinwa Karya Anava dengan nilai kontrak sebesar Rp398.919.000. Berdasarkan ketentuan pekerjaan, pembangunan jembatan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 120 hari.
Keberadaan jembatan dinilai memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses yang digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari mobilitas warga, aktivitas perdagangan, hingga pengangkutan hasil pertanian, keberadaan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat.
Sejumlah warga sekitar menyambut baik pembangunan tersebut. Masyarakat berharap proyek yang menggunakan anggaran daerah itu dapat dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, mengutamakan kualitas konstruksi serta diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
“Kami masyarakat tentu sangat mengapresiasi adanya pembangunan Jembatan Bintungan I ini. Jembatan merupakan akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan dibangunnya jembatan ini, kami berharap akses masyarakat menjadi lebih baik dan aman,” ujar salah seorang warga.
Diharapkan Berdampak pada Aktivitas Ekonomi
Pembangunan jembatan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik akan memudahkan warga dalam membawa hasil usaha maupun hasil pertanian dari dan menuju kawasan sekitar.
Kondisi infrastruktur yang memadai juga diharapkan dapat memperlancar hubungan antarkawasan serta mengurangi hambatan mobilitas masyarakat. Bagi warga yang menggunakan akses tersebut setiap hari, keberadaan jembatan yang aman dan layak menjadi kebutuhan penting.
Karena pembangunan menggunakan dana APBD, masyarakat juga berharap pelaksanaan proyek dilakukan secara terbuka, profesional dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam kontrak pekerjaan.
“Kami berharap pengerjaan jembatan ini dapat berjalan lancar sampai selesai. Yang paling penting bagi masyarakat adalah kualitasnya bagus, aman digunakan dan bisa bertahan lama. Mudah-mudahan setelah selesai nanti aktivitas warga semakin lancar,” kata warga lainnya.
Keselamatan Masyarakat Selama Pekerjaan
Selain mengharapkan kualitas konstruksi, masyarakat juga meminta agar aspek keselamatan menjadi perhatian selama proses pembangunan berlangsung. Aktivitas pekerjaan konstruksi berpotensi memengaruhi mobilitas warga sehingga pengaturan dan pengamanan di sekitar lokasi menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari, warga berharap pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang tetap membutuhkan akses di sekitar kawasan tersebut.
“Kami berharap selama pembangunan berlangsung, pekerjaan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat. Setelah selesai nanti, mudah-mudahan jembatan ini dapat digunakan dengan nyaman dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujar warga.
Apresiasi terhadap Pemerintah Daerah
Masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, khususnya Dinas PUPR, atas pengalokasian anggaran pembangunan Jembatan Bintungan I melalui APBD Tahun Anggaran 2026.
Menurut warga, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan merupakan bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Karena itu, masyarakat berharap pembangunan serupa terus dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Padang Pariaman.
Warga menilai keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dilihat dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah karena pembangunan jembatan ini tentu sangat dinantikan masyarakat. Harapan kami pembangunan seperti ini terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga infrastruktur di daerah semakin baik,” ungkap salah seorang warga.
Harapkan Pekerjaan Berkualitas dan Tepat Waktu
Dengan nilai kontrak sebesar Rp398.919.000 dan masa pelaksanaan 120 hari, masyarakat berharap pembangunan Jembatan Bintungan I dapat dilaksanakan secara profesional serta memenuhi standar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Kualitas material dan konstruksi menjadi salah satu perhatian utama masyarakat mengingat jembatan tersebut nantinya akan menjadi fasilitas publik yang digunakan secara terus-menerus. Infrastruktur yang dibangun dengan kualitas baik diharapkan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang serta mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Warga juga berharap pengawasan terhadap pekerjaan dapat dilakukan secara optimal sehingga hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan.
“Harapan kami sederhana, pembangunan selesai sesuai jadwal, kualitasnya baik dan setelah selesai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga jembatan ini bisa memperlancar transportasi, mendukung perekonomian warga dan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas,” pungkas warga.
Pembangunan Jembatan Bintungan I diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat dan mendukung aktivitas sosial serta ekonomi di kawasan tersebut.
Dengan pelaksanaan yang sesuai ketentuan, pengawasan yang baik, serta dukungan pemerintah dan masyarakat, pembangunan jembatan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.
(**)


Posting Komentar