Articles by "SatpolPP"

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo
Tampilkan postingan dengan label SatpolPP. Tampilkan semua postingan

 

Serasinews.com, PADANG — Aktivitas nongkrong hingga dini hari di kawasan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, kembali menjadi perhatian aparat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menggelar pengawasan pada Rabu (24/12/2025) dini hari setelah menerima banyak laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran ketertiban umum di lokasi tersebut.

Saat petugas tiba, puluhan remaja yang berada di area minim penerangan itu langsung berhamburan meninggalkan lokasi. Namun, sebagian lainnya masih ditemukan berada di sekitar kawasan Batang Arau.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah (P3D) Satpol PP Kota Padang, Rio Ebu Pratama, mengatakan kawasan tersebut kerap dikeluhkan warga karena sering dijadikan tempat berkumpul muda-mudi hingga larut malam.

“Batang Arau ini rawan disalahgunakan. Selain gelap, kami menerima laporan adanya aktivitas yang mengganggu ketenteraman masyarakat, termasuk dugaan konsumsi minuman beralkohol di ruang publik,” ujarnya.

Ditemukan Konsumsi Alkohol di Ruang Publik

Dalam pengawasan tersebut, Satpol PP menemukan sejumlah remaja yang kedapatan mengonsumsi minuman beralkohol di atas kapal yang bersandar di kawasan Batang Arau. Temuan ini menguatkan laporan masyarakat yang selama ini masuk ke Satpol PP.

Menurut Rio Ebu, tindakan tersebut jelas melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku di Kota Padang.

“Ruang publik tidak boleh disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar aturan dan norma. Ini menjadi perhatian serius kami,” tegasnya.

Belasan Remaja Diamankan

Dalam operasi tersebut, Satpol PP mengamankan 12 orang, terdiri dari sembilan perempuan dan tiga laki-laki. Seluruhnya langsung dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

“Mereka akan diproses lebih lanjut oleh PPNS Satpol PP Kota Padang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Rio Ebu.

Penertiban Akan Berlanjut

Satpol PP Kota Padang memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara rutin, khususnya di titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keresahan masyarakat.

Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan serta melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi melanggar aturan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.

Operasi di Batang Arau ini menegaskan komitmen Pemko Padang bahwa pelanggaran ketertiban umum tidak akan ditoleransi.

(Rini/Mond)

#SatpolPP #Padang #KetertibanUmum #BatangArau

 

Serasinews.com, Padang — Menindaklanjuti keresahan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas penyakit masyarakat di kawasan Atom Center, Selasa sore (16/12/2025). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 11 botol minuman beralkohol tanpa izin edar serta menghentikan kegiatan hiburan berupa live music yang dinilai mengganggu ketenteraman umum.

Penertiban dipimpin oleh jajaran Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Tibum) serta Perlindungan Masyarakat (Tranmas) Satpol PP Kota Padang, menyusul adanya laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas hiburan malam dan dugaan peredaran minuman keras di lokasi tersebut.

Pelanggaran Berulang

Kepala Bidang Tibum dan Tranmas Satpol PP Kota Padang, Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa lokasi tersebut bukan kali pertama dilakukan penindakan. Meski sebelumnya telah ditertibkan, hasil pemantauan terbaru menunjukkan pelanggaran kembali terjadi.

“Tempat ini sudah pernah kita tertibkan. Namun saat pengecekan kembali, petugas mendapati adanya live music yang mengganggu ketertiban serta ditemukan belasan botol minuman beralkohol,” ujar Rozaldi.

Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan sosial di kawasan pusat aktivitas masyarakat.

Tidak Miliki Izin Edar

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas meminta pihak pengelola menunjukkan izin peredaran minuman beralkohol. Namun, pengelola tidak dapat memperlihatkan dokumen perizinan yang dimaksud.

“Karena tidak bisa menunjukkan izin resmi, maka kami mengambil tindakan tegas dengan mengamankan 11 botol minuman beralkohol sebagai barang bukti,” tegas Rozaldi.

Tindakan tersebut merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah terkait pengendalian penyakit masyarakat dan peredaran minuman keras ilegal di Kota Padang.

Proses Hukum Berlanjut

Seluruh barang bukti hasil penertiban telah diamankan di Markas Komando Satpol PP Kota Padang di Jalan Tan Malaka. Selanjutnya, barang bukti akan diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Penertiban ini tidak berhenti di lapangan saja. Proses hukum tetap berjalan secara prosedural,” jelas Rozaldi.

Komitmen Satpol PP

Di akhir keterangannya, Rozaldi menegaskan komitmen Satpol PP Kota Padang untuk terus menjaga ketertiban dan ketenteraman umum, khususnya di kawasan yang rawan pelanggaran.

“Kami akan terus menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan memastikan wilayah Kota Padang tetap kondusif,” tutupnya.

Penertiban ini menjadi peringatan tegas bagi pelaku usaha agar mematuhi aturan yang berlaku, sekaligus bukti kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

(Rini/Mond)

#SatpolPP #Penertiban #Padang #KetertibanUmum #MirasIlegal

 

Serasinews.com,Padang — Di tengah upaya pemulihan Kota Padang pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah, ketenteraman umum kembali diuji oleh ulah sekelompok remaja. Beruntung, potensi aksi tawuran berhasil digagalkan berkat kesigapan Padang Sigap Dubalang Kota bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Minggu dini hari, 14 Desember 2025.

Sebanyak lima orang remaja diamankan petugas di kawasan Simpang Perumahan Kamela, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah. Mereka tertangkap tangan diduga hendak melakukan tawuran. Dalam operasi tersebut, petugas juga menyita senjata tajam serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk menunjang aksi kekerasan.

Keberhasilan ini menegaskan peran penting Dubalang Kota sebagai parik paga nagari, penjaga nilai adat dan ketertiban sosial. Di tengah situasi darurat bencana, keberadaan Dubalang Kota menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan masyarakat.

Berawal dari Laporan Warga

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kota Padang, Harvi Dasnoer, S.STP., M.AP, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah melihat aktivitas mencurigakan sekelompok remaja pada dini hari.

“Dari laporan warga dan pengawasan Dubalang Kota, terindikasi kuat adanya persiapan tawuran yang berpotensi menimbulkan korban dan keresahan,” ujar Harvi.

Ia menegaskan bahwa penanganan tidak berhenti pada penindakan awal. Satpol PP akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses lanjutan.

“Anak-anak tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan pendekatan hukum dan pembinaan,” tegasnya.

Apresiasi untuk Dubalang Kota

Harvi Dasnoer juga menyampaikan apresiasi kepada Dubalang Kota Kecamatan Koto Tangah atas respons cepat dan konsistensi dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami berterima kasih kepada Dubalang Kota yang telah menjalankan peran sebagai parik paga nagari dengan sangat baik. Kehadiran mereka sangat membantu Satpol PP dalam menjaga ketertiban masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Aksi Padang Sigap akan terus diperkuat sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan antara Satpol PP dan Dubalang Kota.

Kecaman Masyarakat

Penggagalan tawuran ini mendapat dukungan luas dari masyarakat. Namun, warga juga mengecam keras perilaku para pelaku yang dinilai tidak memiliki empati di tengah situasi bencana.

“Padang masih berduka, banyak warga terdampak banjir. Sangat memalukan masih ada yang ingin tawuran,” ujar Rizal (45), warga Koto Tangah.

Hal senada disampaikan Yulinar (38), warga Padang Sarai. Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar kenakalan remaja.

“Seharusnya membantu korban banjir, bukan membawa senjata tajam. Ini sudah membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Tokoh adat setempat, Dt. Marajo, juga meminta keterlibatan aktif orang tua dan lingkungan dalam pembinaan generasi muda.

“Tawuran di saat bencana bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga melukai nilai kemanusiaan. Pembinaan harus tegas, orang tua jangan lepas tangan,” ujarnya.

Komitmen Jaga Keamanan Kota

Pemerintah Kota Padang melalui Satpol PP dan Dubalang Kota menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di masa pemulihan pascabencana.

“Keamanan dan rasa aman warga adalah prioritas. Aksi Padang Sigap akan terus kami jalankan,” tutup Harvi Dasnoer.

(Rini/Mond)

#Tawuran #SatpolPP #DubalangKota #PadangSigap #PadangAman

 

Serasinews.com,Padang – Upaya menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan aparat keamanan di Kota Padang. Sinergi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, TNI, Polri, serta Dubalang Kota berhasil menggagalkan rencana tawuran antar kelompok remaja yang nyaris terjadi di wilayah Kecamatan Koto Tangah, Sabtu dini hari (13/12/2025).

Aksi pencegahan berlangsung pada sekitar pukul 03.00 WIB. Tim gabungan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui jaringan Dubalang. Informasi tersebut menyebutkan adanya sekelompok remaja yang berkumpul dengan aktivitas mencurigakan di kawasan Koto Panjang Ikua Koto, diduga tengah bersiap melakukan aksi tawuran.

Menyikapi laporan tersebut, petugas segera mendatangi lokasi guna mencegah potensi bentrokan. Setibanya di tempat kejadian, puluhan remaja langsung melarikan diri ke berbagai arah. Namun, aparat menemukan dan mengamankan sejumlah barang berbahaya yang ditinggalkan di lokasi.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, S.IP., M.Si., membenarkan keberhasilan operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya tawuran.

“Sekitar pukul tiga dini hari, anggota piket Satpol PP bersama Dubalang langsung menuju lokasi yang dilaporkan. Saat petugas tiba, para remaja kabur dan meninggalkan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Beberapa remaja juga berhasil kami amankan,” jelas Chandra, Sabtu pagi.

Dalam operasi gabungan itu, sebanyak enam remaja diamankan dan langsung dibawa ke Polresta Padang untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan, serta pembinaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Selain mengamankan pelaku, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan rencana tawuran, yakni tiga unit senjata tajam rakitan, satu tongkat benda tumpul, serta satu unit gir sepeda motor yang telah diberi tali, yang kerap digunakan sebagai senjata dalam aksi tawuran.

Menurut Chandra, temuan senjata tersebut menunjukkan bahwa aksi tawuran telah dipersiapkan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa apabila tidak segera digagalkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dubalang dan masyarakat yang berperan aktif memberikan informasi, sehingga gangguan ketenteraman dan ketertiban umum dapat dicegah sejak dini.

“Ini adalah keberhasilan bersama. Sinergi antara aparat, Dubalang, dan masyarakat terbukti efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Padang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Chandra mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.

“Kami tidak ingin generasi muda Padang terlibat dalam aksi kekerasan yang dapat merusak masa depan mereka dan mencoreng citra kota,” ujarnya.

Sebagai bagian dari proses pembinaan, orang tua dari remaja yang diamankan turut dipanggil ke Polresta Padang dan diminta menandatangani surat pernyataan agar lebih bertanggung jawab dalam mengawasi anak-anaknya.

Keberhasilan penggagalan tawuran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang bersama seluruh unsur keamanan untuk tidak memberi ruang bagi aksi kekerasan jalanan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

(Rini/Mond)

#Tawuran #SatpolPP #Padang #Keamanan

Serasinews.com, Padang — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali menunjukkan profesionalismenya dalam menjaga keamanan lingkungan. Jumat (21/11/2025), petugas mengevakuasi seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dari kawasan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, setelah menerima laporan dari warga.

Warga melaporkan bahwa ODGJ tersebut berkeliaran di area permukiman dan dikhawatirkan membahayakan diri sendiri maupun masyarakat sekitar. Merespons hal tersebut, Satpol PP segera turun ke lokasi.

Laporan Masuk, Petugas Bergerak

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menyampaikan bahwa laporan masyarakat menjadi pemicu utama penanganan cepat tersebut.

“Begitu laporan diterima, anggota langsung menuju lokasi dan membawa yang bersangkutan ke RSJ HB Saanin agar memperoleh penanganan medis,” ujar Chandra.

Setibanya di lokasi, petugas lebih dahulu melakukan pendekatan secara humanis untuk menenangkan kondisi ODGJ yang terlihat gelisah. Setelah situasi aman, evakuasi dilakukan menggunakan kendaraan dinas.

Bentuk Kepedulian Pemerintah

Chandra menambahkan bahwa langkah ini bukan sekadar menjaga ketertiban umum, tetapi juga wujud perhatian pemerintah terhadap perlindungan sosial.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan cepat. Jika masyarakat melihat potensi gangguan keamanan, segera laporkan,” tegasnya.

Ia memastikan setiap laporan yang masuk akan diproses tanpa menunggu lama, terutama yang menyangkut keselamatan.

Warga Apresiasi Penanganan Satpol PP

Aksi cepat petugas di lapangan disambut positif oleh warga Kurao Pagang. Kehadiran petugas membuat masyarakat merasa lebih aman dan tenang.

Ajak Warga Lebih Aktif Melapor

Chandra turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada Satpol PP jika menemukan situasi serupa. Laporan dapat disampaikan melalui:

Akun media sosial resmi Satpol PP Kota Padang


Datang langsung ke Markas Komando Satpol PP


“Satu laporan dari Anda bisa membantu menyelamatkan seseorang yang membutuhkan bantuan,” tutup Chandra.

(Rini/Mond)

#ODGJ #Padang #SatpolPP

 

Padang, Serasinews.com — Suasana tenang dini hari di Kota Padang mendadak berubah riuh saat belasan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun ke lapangan. Tepat pukul 02.30 WIB, Selasa (4/11/2025), mereka mulai menyisir sejumlah titik hiburan malam dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.

Operasi yang berlangsung hingga menjelang subuh itu menemukan beberapa tempat hiburan masih beroperasi melewati batas waktu yang ditetapkan. Lampu warna-warni dan dentuman musik yang masih terdengar membuat petugas harus bertindak tegas.

“Kita bubarkan dan berikan teguran kepada pemilik tempat hiburan yang melanggar jam operasional maupun izin usaha,” tegas Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibum dan Tranmas) Satpol PP Kota Padang, yang memimpin langsung operasi tersebut.

Rozaldi menuturkan, kegiatan hiburan hingga dini hari berpotensi mengganggu kenyamanan warga sekitar.

“Masyarakat butuh waktu istirahat di malam hari. Jangan sampai kegiatan yang tak perlu justru meresahkan lingkungan,” ujarnya.

Selain menertibkan tempat hiburan malam, petugas juga menyambangi sejumlah penginapan di wilayah kota. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar norma kesusilaan. Dari hasil razia, petugas menemukan satu pasangan bukan suami istri yang menginap di satu kamar. Keduanya kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk pendataan.

“Kami ingin memastikan penginapan dipakai sebagaimana mestinya, bukan untuk perbuatan yang mencoreng moral dan citra kota,” tambah Rozaldi.

Tak berhenti di situ, tim patroli melanjutkan operasi ke kawasan Khatib Sulaiman, lokasi yang kerap dijadikan tempat nongkrong anak muda hingga larut malam. Di sana, petugas mendapati beberapa remaja masih berkeliaran di pinggir jalan, termasuk empat gadis remaja yang turut diamankan untuk dilakukan pembinaan.

“Mereka kita bawa ke kantor untuk didata dan diberikan arahan agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Rozaldi.

Operasi ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha hiburan malam maupun masyarakat agar menaati peraturan yang berlaku. Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga, terutama di waktu malam.

“Padang harus tetap dikenal sebagai kota yang tertib, aman, dan berbudaya. Jangan nodai citra itu hanya karena ulah segelintir orang,” tutup Rozaldi dengan tegas.

(Rini/Mond)
#SatpolPP #Padang #Tibum #KetertibanUmum

 


Padang, Serasinews.com— Suasana malam di Kota Padang yang biasanya ramai oleh hiruk-pikuk pedagang kaki lima (PKL) mendadak berubah tegang, Rabu malam (22/10/2025). Satu per satu lapak, tenda, dan gerobak di sepanjang trotoar serta sebagian badan jalan dibongkar oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Langkah tegas ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, yang menegaskan larangan penggunaan fasilitas publik untuk berjualan.

Razia Malam di Titik Macet Kota

Sekitar pukul 20.00 WIB, puluhan personel Satpol PP mulai bergerak ke sejumlah lokasi yang dikenal padat dan rawan macet, seperti kawasan kampus UPI YPTK di Jalan Dr. Sutomo, Jalan Koto Tinggi Jati Baru, Jalan S. Parman, hingga area Khatib Sulaiman.

Suara mobil patroli, gemuruh alat bongkar, dan percakapan antara petugas dan pedagang mewarnai suasana malam itu. Beberapa pedagang tampak pasrah saat meja dan tenda jualan mereka diangkut ke truk Satpol PP.

“Kami sudah berkali-kali memberi imbauan, tapi banyak yang tetap kembali berjualan di tempat terlarang. Karena itu, malam ini kami ambil tindakan tegas,” ujar Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Padang.

Aduan Warga Jadi Titik Awal

Rozaldi menjelaskan, penertiban ini digelar menyusul banyaknya laporan masyarakat yang mengeluhkan trotoar dan bahu jalan yang dipenuhi pedagang.

“Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk lapak. Selain mengganggu kenyamanan, aktivitas mereka juga menimbulkan kemacetan, terutama di sekitar kampus dan pusat kuliner,” katanya.

Sebelum razia dimulai, kawasan tersebut memang tampak semrawut — kendaraan parkir sembarangan, asap gorengan mengepul di antara lampu jalan, dan tenda jualan menjorok ke jalan raya.

Barang Sitaan dan Proses Hukum

Barang-barang hasil penertiban tidak langsung dikembalikan. Semuanya diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kita ingin memberi efek jera, supaya tidak muncul kesan razia hanya formalitas,” tegas Rozaldi.

Ia menambahkan, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik lain yang berpotensi menjadi lokasi PKL liar.

“Padang Rancak”: Visi Kota Tertib dan Nyaman

Langkah penertiban ini sejalan dengan program “Padang Rancak” — sebuah visi Pemerintah Kota untuk menjadikan Padang sebagai kota yang bersih, tertib, dan nyaman bagi semua.

“Kalau trotoar bisa difungsikan kembali untuk pejalan kaki, lalu lintas lancar, dan wajah kota rapi, barulah Padang bisa disebut benar-benar rancak,” ujar Rozaldi. “Tapi itu tak bisa tercapai tanpa dukungan masyarakat.”

Antara Ketertiban dan Penghidupan

Langkah tegas Satpol PP ini menuai beragam reaksi. Sebagian warga mendukung, namun sebagian lain mengkhawatirkan nasib PKL yang menggantungkan hidup pada lapak-lapak tersebut.

“Penertiban boleh, tapi tolong sediakan tempat yang layak untuk mereka. Jangan cuma dibongkar tanpa solusi,” kata Rina, warga yang sering melintas di Jalan S. Parman.

Sebaliknya, pengguna jalan seperti Doni, pengendara ojek online, justru merasa lega. “Biasanya susah lewat sini malam-malam. Sekarang lebih lancar tanpa tenda jualan di badan jalan,” ujarnya.

Penertiban Berkelanjutan

Pemko Padang menegaskan, operasi ini bukan sekadar razia sesaat. Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara ketertiban kota dan ruang usaha masyarakat kecil.

“Tujuan kami bukan mematikan usaha rakyat, tapi menata agar kota ini bisa nyaman untuk semua,” tutup Rozaldi.

(Rini)
#SatpolPP #PKL #PadangRancak

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.