Articles by "sepakbola"

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan

 

Serasinews.com, PADANG — GOR Haji Agus Salim menjadi saksi kejutan besar pada Senin (22/12/2025) malam WIB. Semen Padang FC berhasil menaklukkan Persija Jakarta 1-0 dalam laga BRI Super League 2025/2026 yang penuh tensi. Pertandingan ini tak hanya soal gol, tetapi juga drama kartu merah, intervensi VAR, hingga gol yang dianulir di menit-menit terakhir.

Bagi Persija, kekalahan ini terasa pahit. Selain gagal menambah poin, Macan Kemayoran juga harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah, sekaligus menghentikan tren enam kemenangan beruntun yang sempat membawa mereka ke papan atas klasemen.

Babak Pertama: Kesalahan Figo Dennis Berbuah Kartu Merah

Persija membuka laga dengan kepercayaan diri tinggi, menguasai bola lebih banyak, dan mengandalkan Witan Sulaeman serta Allano Lima untuk menyerang dari sisi sayap. Namun, mimpi mulus mereka terganggu di pertengahan babak pertama.

Gelandang muda Figo Dennis menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran berlebihan, memaksa Persija bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Meski demikian, lini belakang Persija yang dijaga Jordi Amat dan Rizky Ridho tetap solid, sehingga Semen Padang kesulitan menembus pertahanan.

Babak Kedua: Kesabaran Semen Padang Berbuah Gol

Di babak kedua, Semen Padang menurunkan tempo dan menunggu peluang serangan balik. Strategi ini terbukti efektif ketika pada menit ke-83, Pedro Matos menerima bola dan melepaskan tembakan yang tak sempurna, namun justru berbuah gol.

Jordi Amat mencoba membuang bola di garis gawang, tapi sentuhannya malah membelokkan arah bola, mengecoh Rizky Ridho, dan Semen Padang memimpin 1-0. Stadion bergemuruh dengan euforia publik tuan rumah.

Petaka Persija Berlanjut: Kartu Merah Kedua dan Gol Dianulir

Persija semakin tertekan jelang akhir laga. Bek Fabio Calonego mendapatkan kartu merah setelah VAR menilai ia menyikut pemain Semen Padang, sehingga tim tamu harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Di menit 90+10, Persija sempat merayakan gol Emaxwell Souza, tetapi kegembiraan itu sirna karena gol dianulir. Wasit menilai Allano Lima melakukan pelanggaran dalam proses terciptanya gol. Protes Persija tak mengubah hasil akhir: Semen Padang unggul 1-0.

Dampak Klasemen

Kekalahan ini membuat Persija tertahan di peringkat tiga dengan 29 poin, tertinggal dari Persib Bandung (31 poin) dan Borneo FC (34 poin). Sebaliknya, kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Semen Padang, yang naik ke posisi 16 dengan 10 poin, hanya dua angka dari zona aman, membuka harapan baru untuk bertahan di liga.

Susunan Pemain

Semen Padang FC: Arthur Augusto; Angelo Meneses, Ricki Ariansyah, Rui Rampa, Samuel Christianson Simanjuntak; Alhassan Wakaso, Pedro Matos; Ripal Wahyudi, Firman Juliansyah, Irsyad Maulana; Muhamad Ridwan

Persija Jakarta: Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Don Try Pamungkas, Jordi Amat, Rizky Ridho; Fabio Calonego, Figo Dennis; Witan Sulaeman, Allano Lima, Eksel Runtukahu; Emaxwell Souza

Jadwal Berikutnya

Persija akan menjamu Bhayangkara FC pada Senin (29/12/2025) untuk menjaga peluang juara, sementara Semen Padang lebih dulu menghadapi Madura United sehari sebelumnya, dengan misi memperpanjang tren positif dan menjauh dari zona degradasi.

(Rini/Mond

#BRISuperLeague #SepakBola

#OlahRaga #SemenPadangFC

#PersijaJakarta

 

Serasinews.com, CHIANG MAI – Malam di Stadion 700th Anniversary berubah menjadi panggung yang menyimpan dua rasa bagi Timnas Indonesia U-22: kemenangan, sekaligus perpisahan dini dari mimpi mempertahankan emas SEA Games. Garuda Muda menaklukkan Myanmar 3-1 pada laga pamungkas Grup C, Jumat (12/12/2025), namun kemenangan itu tak mampu membuka pintu ke semifinal. Indonesia tersingkir karena kalah selisih gol dari Malaysia dalam persaingan merebut status runner-up terbaik.

Di lapangan, skor 3-1 adalah hasil yang layak dibanggakan. Tetapi di papan klasemen, itu hanyalah angka yang kurang satu langkah untuk menyelamatkan perjalanan mereka. Kekalahan dari Vietnam di laga kedua menjadi batu kecil yang menjatuhkan bangunan asa yang lebih besar.

Indonesia datang sebagai juara bertahan, membawa warisan emas SEA Games 2023 dan beban ekspektasi seluruh negeri. Namun sepak bola kerap menawarkan cerita yang tak terduga—dan kali ini, ceritanya tak berakhir sesuai harapan.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama: Dikejar Waktu, Dijebak Tekanan

Sejak menit awal, Indonesia bermain dengan bayang-bayang kewajiban menang besar. Mereka butuh tiga gol, dan tekanan itu membuat permainan tidak mengalir seindah biasanya.

Myanmar, yang tampil tanpa beban, justru lebih efektif membaca momentum. Menit ke-29, kesalahan di lini belakang Indonesia dimanfaatkan Min Maw Oo, yang melepaskan tembakan keras tak terbendung. 0-1. Publik Indonesia terdiam. Permintaan tiga gol berubah menjadi tuntutan empat gol.

Situasi itu memaksa Indonesia meningkatkan tempo. Baru di menit ke-45, Toni Firmansyah berhasil mengembalikan napas tim lewat gol penyama kedudukan. Gol yang terasa lebih seperti penyelamat mental ketimbang sekadar angka.

Babak Kedua: Menekan Tanpa Ampun, Namun Waktu Tak Menunggu

Memasuki paruh kedua, Indonesia mengurung Myanmar. Serangan datang bergelombang. Jenner memimpin orkestra dari tengah, sementara Struick, Zijlstra, dan Rayhan mencoba membongkar pertahanan Myanmar.

Namun setiap peluang seolah menemukan caranya sendiri untuk gagal. Tembakan melebar, sundulan ditepis, dan ruang tembak terlalu cepat ditutup.

Ketika laga hampir usai, Jens Raven membawa harapan lewat gol pada menit ke-89. Dan di injury time, Raven kembali mencetak gol, membalikkan keadaan menjadi 3-1 dan menyalakan kembali bara kecil di hati para pemain.

Sayangnya, waktu lebih cepat dari usaha mereka. Peluit panjang berbunyi—dan semua mimpi itu ikut berhenti.

Susunan Pemain Indonesia U-22 vs Myanmar U-22

Formasi: 4-3-3
XI: Daffa Fasya; Kakang, Kadek Arel, Roby Darwis, Frengky Missa; Dony Tri Pamungkas, Toni Firmansyah, Ivar Jenner; Rayhan Hannan, Rafael Struick, Mauro Zijlstra.
Cadangan: Ardiansyah (GK), Cahya (GK), Markx, Ferarri, Raka, Raehan, Rifqi Ray, Rivaldo, Zanadin, R. Arjuna, Hokky Caraka, Jens Raven.
Pelatih: Indra Sjafri

Akhir yang Pahit, Awal dari Perjalanan Lain

Tersingkir di fase grup tentu bukan akhir yang diharapkan bagi tim dengan kualitas seperti Indonesia. Namun turnamen pendek selalu punya cara sendiri untuk menguji mental dan detail kecil yang sering terabaikan.

Bagi Indra Sjafri dan para pemainnya, kegagalan ini menjadi pelajaran mahal: nama besar tidak menjamin hasil besar. Tapi di balik rasa kecewa, ada harapan bahwa para pemain muda ini sedang ditempa untuk menjadi generasi yang lebih kuat.

Malam itu, mereka menang di lapangan, kalah di klasemen, tapi mendapatkan sesuatu yang tak terlihat—pengalaman berharga yang akan membentuk perjalanan mereka ke depan.

(Rini/Mond)
#Sepakbola #Olahraga #SeaGames2025 #TimnasIndonesiaU22

 


Padang, Serasinews.com— Lapangan sepak bola di Kota Padang mendadak bergemuruh sejak Minggu pagi, 26 Oktober 2025. Sorak-sorai anak-anak, tepuk tangan para orang tua, dan semangat para pelatih berpadu dalam suasana meriah pembukaan Festival Piala Wali Kota Padang 2025.

Festival ini berlangsung selama sepekan, 26 Oktober–2 November 2025, dengan melibatkan 102 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Padang. Lebih dari 1.000 anak usia 10 dan 12 tahun ikut ambil bagian, menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap pembinaan sepak bola usia dini di ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Ajang Pembinaan, Bukan Sekadar Kompetisi

Ketua Askot PSSI Padang, Mastilizal Aye, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padang, menegaskan bahwa festival ini bukan hanya ajang perebutan trofi, melainkan wadah pembinaan dan pencarian bakat muda potensial.

“Kita ingin menumbuhkan generasi emas sepak bola Padang dari akar rumput. Festival ini bukan semata-mata tentang menang atau kalah, tapi tentang menanamkan sportivitas dan disiplin sejak usia dini,” ujar Mastilizal.


Ia menambahkan, sepak bola adalah sarana efektif untuk membentuk karakter anak — mengajarkan kerjasama, tanggung jawab, dan ketekunan yang menjadi fondasi bagi generasi tangguh dan berjiwa positif.

Fadly Amran: Sepak Bola Adalah Pendidikan Karakter

Festival dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir memberi motivasi langsung kepada para peserta. Dalam sambutannya, Fadly menekankan bahwa kegiatan seperti ini berperan besar dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak sejak dini.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pelatih, orang tua, dan panitia yang telah memberi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh melalui kegiatan positif. Olahraga tidak hanya membentuk tubuh yang sehat, tetapi juga melatih mental, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” tutur Fadly.


Ia menegaskan bahwa pembinaan usia dini adalah fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi, sekaligus membangun anak-anak yang kuat secara jasmani, rohani, dan sosial.

“Mereka bukan hanya calon pesepak bola masa depan, tapi juga calon pemimpin bangsa. Melalui olahraga, kita menyiapkan generasi yang berdaya saing dan berkarakter,” tambahnya.


Dukungan Penuh Pemerintah untuk Sepak Bola Padang

Usai pembukaan, Fadly turut menanggapi perkembangan SK PSP Padang, klub legendaris kebanggaan warga Kota Bingkuang.

“Proses pembentukan struktur PSP Padang sedang berjalan. Kita ingin klub ini kembali kuat, baik dari sisi manajemen maupun prestasi. Insyaallah akan segera kita resmikan,” jelasnya.


Pemerintah Kota Padang, kata Fadly, berkomitmen penuh membangkitkan sepak bola daerah, mulai dari pembinaan usia dini hingga penguatan klub profesional, agar sistemnya berkelanjutan dan terintegrasi.

Kuau Rajo: Pendatang Baru dari Padang Timur yang Penuh Semangat

Di antara peserta festival, SSB Kuau Rajo dari Padang Timur mencuri perhatian. Berdiri sejak 2023, sekolah sepak bola ini kini memiliki sekitar 50 pemain muda berusia 5–12 tahun.

Dalam ajang tahun ini, Kuau Rajo menurunkan 24 pemain di kategori U10 dan U12. Meski baru dua tahun berdiri, semangat dan kekompakan mereka membuat tim ini menjadi salah satu yang diperhitungkan.

“Kami datang bukan sekadar ikut, tapi ingin melahirkan bibit unggul yang kelak membanggakan Padang,” ujar Bambang Triawan dan Azifa Febriola, pelatih Kuau Rajo, didampingi Dodi Saputra selaku manajer tim.


Dengan fokus pada pembinaan dasar dan karakter, Kuau Rajo terus menanamkan nilai-nilai sportivitas serta kecintaan terhadap sepak bola sejak dini.

Lebih dari Sekadar Turnamen

Festival Piala Wali Kota Padang 2025 bukan hanya perayaan olahraga anak-anak, melainkan manifestasi semangat membangun generasi sehat, tangguh, dan berkarakter.

Keterlibatan ribuan anak dari seluruh penjuru kota menjadi bukti bahwa napas sepak bola di Padang masih berdenyut kuat. Dukungan orang tua, dedikasi pelatih, dan perhatian serius pemerintah membentuk fondasi kokoh bagi lahirnya bintang-bintang masa depan dari Ranah Minang.

“Kita ingin Padang dikenal bukan hanya karena sejarah dan kulinernya, tapi juga lewat prestasi anak-anak mudanya di dunia olahraga,” tutup Fadly Amran penuh optimisme.


(Rini)
#SepakBola #Olahraga #Padang

 

Serasinews.com, Padang –
Harapan untuk menghidupkan kembali kejayaan PSP Padang, klub kebanggaan masyarakat Kota Bingkuang, mulai menemukan titik terang. Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 4 Indonesia, satu nama mencuat ke permukaan dan menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Ranah Minang: Mastilizal Aye — sosok yang kini disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua Umum PSP Padang.

Bukan tanpa alasan nama ini mencuri perhatian. Mastilizal Aye dikenal sebagai figur yang hidup dan tumbuh bersama sepak bola Padang. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Padang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra. Di luar panggung politik, Aye aktif menggerakkan roda pembinaan sepak bola lokal — mulai dari turnamen antar kampung hingga program pengembangan usia muda.

“Terima kasih atas dukungan masyarakat dan para pecinta PSP Padang. Jika Wali Kota berkenan memberikan kepercayaan, saya siap mengemban amanah itu,” ujar Aye kepada Dirgantaraonline, Jumat (24/10/2025), melalui pesan WhatsApp.

Kilas Balik: Saat PSP Padang Berjaya

Bagi generasi lama pecinta sepak bola, nama PSP Padang atau “Pandeka Minang” bukan sekadar klub — ia simbol kejayaan Sumatera Barat di pentas nasional. Di era 1990-an, PSP menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Liga Indonesia (Divisi Utama), bahkan sempat menembus tujuh besar Liga Kansas, kompetisi profesional pertama pasca-era Galatama dan Perserikatan.

Namun, masa keemasan itu memudar. Masalah manajemen, keterbatasan dana, hingga minimnya pembinaan usia muda membuat PSP perlahan tenggelam. Kini, klub yang dulu membuat riuh GOR Haji Agus Salim itu harus berjuang dari bawah, tepatnya di Liga 4 Indonesia, kasta terendah dalam piramida sepak bola nasional.

Dukungan Pemerintah, Optimisme Baru

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, muncul semangat baru untuk mengembalikan kejayaan PSP. Pemerintah kota menyatakan dukungan penuh terhadap revitalisasi klub yang menjadi kebanggaan masyarakat Minang itu — dari pembenahan manajemen, pembangunan akademi, hingga penataan finansial agar bisa bersaing kembali di level nasional.

Jika dipercaya memimpin, Mastilizal Aye berkomitmen untuk langsung bekerja.

“Langkah pertama tentu membentuk tim profesional — memilih pelatih yang tepat dan menyiapkan anggaran kompetisi. Tapi semua menunggu keputusan resmi dari Wali Kota,” ujarnya.

Selain membenahi manajemen, Aye menegaskan pentingnya pembinaan pemain muda lokal agar PSP tak lagi bergantung pada pemain dari luar daerah. Menurutnya, Padang dan Sumatera Barat memiliki banyak talenta yang hanya membutuhkan pembinaan yang serius dan berkesinambungan.

Menyongsong Kebangkitan Pandeka Minang

Bagi masyarakat Padang, PSP lebih dari sekadar klub sepak bola. Ia adalah warisan, kebanggaan, dan cerminan semangat masyarakat Ranah Minang. Karena itu, kemunculan figur seperti Mastilizal Aye — yang memiliki rekam jejak kuat di olahraga sekaligus akses politik — dianggap sebagai peluang emas untuk membangun kembali pondasi klub.

Dengan kombinasi pengalaman organisasi, jaringan politik, dan kepedulian terhadap olahraga, Aye diyakini mampu menjadi jembatan antara klub dan pemerintah. Harapannya jelas: PSP tak hanya bangkit, tapi juga kembali disegani.

Kini, publik menanti restu resmi dari Wali Kota Padang dan langkah konkret berikutnya. Satu hal pasti — api kebangkitan Pandeka Minang sudah kembali menyala.
Dukungan masyarakat, suporter, dan pemerintah menjadi bahan bakar baru bagi PSP untuk kembali berlari, bukan hanya di kancah lokal, tapi menuju pentas nasional.

(Rini/mond)
#PSPPadang #Sepakbola #OlahragaSumbar #PandekaMinang

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.