Agustus 2026

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 


Serasinews.com, PADANG — Sejumlah posisi penting di lingkungan Polda Sumatera Barat mengalami perombakan. Empat pejabat utama (PJU) mendapat penugasan baru berdasarkan dua Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.

Jabatan yang mengalami perubahan meliputi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus), Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam), serta Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan adanya perubahan tersebut. Menurutnya, mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP dan ST/1877/VIII/KEP tertanggal 30 Agustus 2026.

“Ya, benar. Itu sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP dan ST/1877/VIII/KEP tertanggal 30 Agustus 2026,” kata Susmelawati saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).

Salah satu perubahan terjadi pada jajaran reserse. Kombes Pol Teddy Fanani yang sebelumnya menjabat Dirreskrimum Polda Sumbar mendapat tugas sebagai Dosen Kepolisian Madya Tk. II pada STIK Lemdiklat Polri.

Kursi Dirreskrimum selanjutnya ditempati AKBP Umar. Perwira tersebut sebelumnya bertugas sebagai Wadirreskrimum Polda Jawa Timur.

Pergantian juga terjadi di Ditreskrimsus Polda Sumbar. Kombes Pol Andry Kurniawan yang sebelumnya memimpin direktorat tersebut kini mendapat penugasan sebagai Kabagrendikjarlat Waketbidakademik STIK Lemdiklat Polri.

Posisi yang ditinggalkan Andry kemudian dipercayakan kepada Kombes Pol Siswantoro. Sebelumnya, Siswantoro merupakan Kabidpropam Polda Sumbar.

Perubahan tersebut sekaligus memicu pergantian di tubuh Propam. Jabatan Kabidpropam Polda Sumbar kini diemban Kombes Pol Tony Pantano yang sebelumnya bertugas sebagai Kabidpropam Polda Papua Barat.

Dengan demikian, Siswantoro meninggalkan jabatan Kabidpropam untuk menjalankan tugas barunya sebagai Dirreskrimsus Polda Sumbar, sedangkan Tony Pantano masuk menggantikannya di bidang pengawasan internal.

Sementara itu, posisi Karo SDM Polda Sumbar juga ikut berganti. Kombes Pol Anissullah M. Ridha mendapat penugasan sebagai Karo SDM Polda Sumatera Selatan.

Jabatan tersebut kemudian diisi Kombes Pol Wahyu Rohadi. Sebelum ditunjuk ke Polda Sumbar, Wahyu Rohadi bertugas sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya Tk. III SSDM Polri.

Jika dirangkum, empat perubahan jabatan dalam mutasi terbaru tersebut adalah:

Dirreskrimum Polda Sumbar dari Kombes Pol Teddy Fanani kepada AKBP Umar.

Dirreskrimsus Polda Sumbar dari Kombes Pol Andry Kurniawan kepada Kombes Pol Siswantoro.

Kabidpropam Polda Sumbar dari Kombes Pol Siswantoro kepada Kombes Pol Tony Pantano.

Karo SDM Polda Sumbar dari Kombes Pol Anissullah M. Ridha kepada Kombes Pol Wahyu Rohadi.

Rotasi ini membuat sejumlah wajah baru mengisi posisi strategis di Polda Sumbar. Perubahan tersebut juga diikuti dengan perpindahan sejumlah perwira ke satuan kerja lain, termasuk lingkungan pendidikan dan kewilayahan Polri.

Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari mekanisme organisasi dan pembinaan karier personel. Selain memberikan kesempatan kepada perwira untuk menjalankan tanggung jawab di tempat baru, rotasi juga dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi.

Bagi Polda Sumbar, perubahan pada empat posisi tersebut akan menjadi bagian dari dinamika kepemimpinan di bidang penegakan hukum, pengawasan internal, maupun pengelolaan personel.

Para pejabat yang baru ditunjuk diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan meneruskan program kerja yang telah berjalan. Tantangan berikutnya adalah memastikan perubahan struktur tersebut tetap diikuti dengan peningkatan kinerja serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.(**)



‎Padang — Perumda Air Minum Kota Padang menjadwalkan pekerjaan penertiban dan koneksi pipa berdiameter nominal (DN) 250 milimeter di kawasan Jembatan Kampung Tanjung pada Jumat, 28 Agustus 2026. Proses teknis yang dimulai pukul 13.00 WIB ini berpotensi berdampak pada gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah sekitarnya.
‎Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa terdapat enam wilayah pemukiman yang masuk dalam area terdampak, yaitu:
‎Perumnas Belimbing
‎Kompleks Karya Rejo
‎Kompleks BBI
‎Wahana 1
‎Kompleks Mega Mulia
‎Kompleks Sangsuriya
‎Pekerjaan koneksi pipa DN 250 ini merupakan bagian dari upaya perbaikan dan penataan jaringan distribusi demi menjaga keandalan serta keberlangsungan pasokan air minum jangka panjang. Karena pengerjaannya membutuhkan ketelitian teknis di lapangan, penurunan tekanan hingga penghentian sementara aliran air tidak dapat dihindari.
‎Sebagai langkah antisipasi, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan di kawasan terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai. Imbauan ini disampaikan lebih awal agar masyarakat dapat menyesuaikan penggunaan air untuk kebutuhan rumah tangga yang mendesak.
‎Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama proses penataan jaringan berlangsung. Pelayanan diproyeksikan kembali normal secara bertahap setelah seluruh tahapan penyambungan pipa selesai dilakukan.



‎PADANG — Guna menjaga kestabilan pasokan air baku serta memperkuat keandalan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Padang, pembangunan bendung sementara di Intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gua Kuranji terus dikebut.
‎Proyek infrastruktur hulu ini digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui kontraktor PT Hutama Karya. Penanganan difokuskan pada area intake guna memastikan pengangkatan dan penyerapan air baku menuju pengolahan IPA Gua Kuranji berjalan maksimal.
‎Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa proyek ini memegang peranan strategis dalam menjaga keberlangsungan pasokan air bersih ke rumah-rumah warga.
‎“Bendung sementara ini bukan sekadar bangunan fisik. Ini bagian dari ikhtiar menjaga keandalan sumber air baku agar proses pengambilan air menuju IPA Gua Kuranji dapat berjalan lebih optimal. Ujungnya adalah bagaimana pelayanan air minum kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Adhie dalam keterangan resminya.
‎Meski target penyelesaian dipacu agar infrastruktur dapat segera difungsikan, pihak Perumda Air Minum Kota Padang menekankan bahwa akselerasi pekerjaan di lapangan tidak boleh mengabaikan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
‎“Kami tentu berharap pekerjaan ini dapat segera selesai dan difungsikan. Namun, percepatan harus tetap memperhatikan aspek teknis, keselamatan kerja, serta kondisi lapangan. Kita tidak hanya mengejar cepat selesai, tetapi memastikan hasilnya benar-benar dapat mendukung pelayanan,” tambah Adhie.
‎Saat ini, Perumda Air Minum Kota Padang terus mengawal dan memantau progres pengerjaan di lapangan bersama pemangku kepentingan terkait. Keberadaan bendung sementara ini diharapkan menjadi penopang utama di sisi hulu demi menjamin kepastian pasokan air minum yang berkelanjutan bagi seluruh pelanggan di Kota Padang.



PADANG — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang resmi menyelesaikan pekerjaan teknis pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Jawa Gadut. Seiring selesainya perbaikan tersebut, distribusi air bersih kepada para pelanggan yang terdampak kini mulai dialirkan secara bertahap.
‎Pekerjaan infrastruktur di IPA Jawa Gadut mencakup penggantian aksesoris pipa reservoir serta pemasangan flow meter. Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk memperkuat keandalan fisik jaringan perpipaan, tetapi juga untuk mengoptimalkan pengukuran dan pengelolaan aliran air secara lebih terukur.
‎Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan bahwa selesainya pekerjaan fisik tidak secara otomatis membuat aliran air langsung normal di seluruh area. Saat ini, jaringan distribusi tengah memasuki tahap normalisasi untuk mengembalikan tekanan dan debit air agar stabil secara merata.
‎Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa proses pengaliran air dilakukan secara berhati-hati guna mencegah potensi gangguan teknis baru pada sistem jaringan pendistribusian.
‎"Pekerjaan teknis sudah selesai dilaksanakan. Saat ini air mulai dialirkan secara bertahap, dan petugas kami di lapangan terus mengawal proses normalisasi sistem pendistribusian agar aliran kembali optimal ke rumah pelanggan," ujar Adhie.
‎Ia menambahkan, perbedaan letak geografis dan posisi tekanan jaringan membuat waktu pemulihan aliran air di tiap wilayah tidak bersamaan. Pelanggan di beberapa titik mungkin masih merasakan tekanan air yang belum maksimal selama proses pemantauan teknis ini berlangsung.
‎Pihak Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kesabaran para pelanggan selama proses perbaikan hingga normalisasi berjalan. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir karena seluruh tim teknis masih terus bekerja di lapangan hingga pelayanan distribusi air bersih kembali pulih sepenuhnya.


Serasinews.com, PADANG — Kehadiran Taman Bacaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Padang mulai memberi warna baru bagi aktivitas literasi masyarakat. Sejak resmi dibuka pada Juni 2026, fasilitas tersebut perlahan menjadi salah satu ruang yang dimanfaatkan warga untuk membaca, belajar, maupun mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif.

Tidak hanya pelajar, masyarakat dari berbagai kalangan juga mulai memanfaatkan taman bacaan tersebut. Konsep ruang yang lebih terbuka membuat aktivitas membaca terasa lebih santai dibandingkan suasana perpustakaan konvensional.

Bagi pelajar, taman bacaan dapat menjadi tempat mencari bahan bacaan tambahan maupun referensi untuk menunjang kegiatan belajar. Sementara bagi masyarakat umum, koleksi yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan sesuai ketertarikan masing-masing.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, mengatakan keberadaan taman bacaan merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat.

Menurutnya, perpustakaan dan taman bacaan seharusnya tidak dipandang sebagai tempat yang hanya dikunjungi ketika membutuhkan buku atau referensi. Lebih dari itu, fasilitas tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang publik yang mampu membangun kebiasaan membaca.

“Literasi bukan hanya soal bisa membaca. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat terbiasa mencari, memahami, mengolah, dan menggunakan informasi dengan baik,” ujar Heriza.

Ia menyebut mulai meningkatnya kunjungan menjadi indikasi bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan membaca masih terbuka lebar. Menurutnya, lingkungan yang nyaman dan akses yang mudah dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat kembali menjadikan buku sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Heriza juga mengajak masyarakat dari berbagai usia untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Pelajar, mahasiswa, keluarga, orang tua hingga masyarakat umum memiliki kesempatan yang sama untuk datang dan membaca.

“Perpustakaan merupakan ruang publik. Semakin banyak orang datang, membaca, dan beraktivitas di dalamnya, semakin berkembang pula ekosistem literasi kita,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi, tantangan membangun budaya baca memang semakin kompleks. Informasi kini dapat diperoleh dengan cepat melalui telepon pintar, media sosial, dan berbagai platform digital. Namun, kemudahan tersebut juga membuat masyarakat harus semakin cermat dalam menilai informasi.

Menurut Heriza, kemampuan literasi menjadi penting agar masyarakat tidak mudah menerima setiap informasi yang ditemukan di ruang digital.

“Di tengah banyaknya informasi, masyarakat harus mampu mengetahui mana yang benar, mana yang tidak, mana yang bermanfaat dan mana yang justru menyesatkan. Karena itu, budaya membaca dan kemampuan memahami informasi perlu terus diperkuat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan literasi tidak cukup hanya dengan memperbanyak koleksi buku. Tantangan yang lebih besar adalah menciptakan ketertarikan masyarakat untuk datang, membaca, kemudian membawa kebiasaan tersebut ke lingkungan keluarga.

“Kalau anak-anak sudah terbiasa membaca sejak usia dini, mereka memiliki bekal pengetahuan yang lebih kuat. Kebiasaan itu yang perlu kita bangun secara bertahap,” tuturnya.

Taman Bacaan Disperpusip Kota Padang beroperasi mengikuti jam kerja. Khusus Sabtu, fasilitas tersebut tetap dapat digunakan masyarakat mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Waktu layanan itu memberikan pilihan bagi warga untuk menjadikan akhir pekan sebagai kesempatan membaca bersama keluarga. Anak-anak bisa menikmati buku bacaan, pelajar mencari referensi, sementara orang tua dapat mendampingi sekaligus membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga.

Heriza menyadari bahwa membangun budaya literasi membutuhkan proses yang panjang. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat berjalan sendiri karena keluarga, sekolah, komunitas dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya.

“Budaya membaca tidak akan terbentuk dalam waktu singkat. Pemerintah menyiapkan fasilitas, tetapi masyarakat yang akan menghidupkan ruang tersebut. Ketika taman bacaan dipenuhi aktivitas membaca, itu menunjukkan kesadaran literasi mulai tumbuh,” jelasnya.

Keberadaan taman bacaan tersebut pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang buku dan jumlah kunjungan. Ruang tersebut dapat menjadi tempat tumbuhnya rasa ingin tahu, pertukaran gagasan, sekaligus sarana masyarakat memperluas wawasan.

Di tengah pesatnya perubahan teknologi dan arus informasi, membangun kebiasaan membaca menjadi salah satu investasi penting bagi kualitas sumber daya manusia.

Kota yang berkembang tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga masyarakat yang memiliki pengetahuan luas, mampu berpikir kritis dan terus belajar.

Dari sebuah ruang sederhana yang dipenuhi buku, kebiasaan kecil untuk membaca dapat tumbuh menjadi budaya. Dan dari budaya tersebut, berbagai gagasan baru untuk masa depan Kota Padang dapat lahir.(Rini)



‎PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang terus menggenjot pembenahan infrastruktur distribusi air bersih. Langkah terbaru diwujudkan melalui pekerjaan interkoneksi pipa DN 600 x 150 yang dipusatkan di kawasan Jembatan Sari Petojo, Ganting, pada Rabu (19/8/2026). Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat keandalan dan optimalisasi pasokan air minum bagi masyarakat.
‎Meski pengerjaan berfokus di satu titik teknis, dampaknya diperkirakan berpotensi memengaruhi tekanan air hingga gangguan distribusi pada sejumlah wilayah pelayanan yang terhubung dengan jalur tersebut.
‎Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa penataan pipa berdiameter besar ini membutuhkan ketelitian tinggi serta prosedur yang terukur.
‎“Kami menyadari pekerjaan jaringan ini berpotensi memicu ketidaknyamanan akibat penurunan tekanan atau aliran air yang berkurang. Namun, langkah ini sangat krusial agar sistem distribusi semakin andal dan mampu melayani kebutuhan masyarakat secara optimal ke depan,” ujar Adhie.
‎Ia menambahkan, tim teknis di lapangan terus berupaya menyelesaikan pengerjaan secara efektif dan aman agar durasi gangguan dapat diminimalkan. Setelah penyambungan selesai, proses normalisasi aliran air akan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi jaringan.
‎Imbauan Antisipasi Bagi Pelanggan
‎Guna mengantisipasi dampak gangguan pasokan, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan di sekitar kawasan Ganting dan area terdampak lainnya untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai.
‎“Masyarakat tidak perlu panik. Informasi ini kami sampaikan lebih awal agar pelanggan—baik rumah tangga maupun pelaku usaha—dapat melakukan persiapan mandiri dengan menyimpan cadangan air bersih untuk kebutuhan utama,” tuturnya.
‎Adhie menegaskan bahwa pengerjaan ini bukan sekadar aktivitas menyambung pipa biasa, melainkan bentuk investasi infrastruktur berkelanjutan. Jika pemeliharaan dan penataan jaringan terus ditunda, potensi risiko gangguan yang lebih besar justru dapat terjadi di kemudian hari.
‎Melalui upaya pembenahan yang terencana ini, Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan sementara yang dialami warga, sekaligus mengapresiasi dukungan dan pengertian masyarakat demi terwujudnya pelayanan air bersih yang lebih tangguh di masa depan.

 

Serasinews.com, Kasang, 17 Agustus 2026 — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia turut diramaikan dengan kegiatan pawai budaya yang diikuti berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya adalah TK Al-Qur’an Kasang yang tampil penuh kreativitas dan semangat nasionalisme dalam pawai budaya yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik TK Al-Qur’an Kasang tampil memukau dengan mengenakan beragam pakaian adat kreasi berbahan plastik.

 Kreativitas tersebut tidak hanya menghadirkan tampilan yang unik dan menarik, tetapi juga menjadi bentuk edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai dan memiliki unsur seni.

Pawai budaya secara resmi dibuka oleh Camat Zulbasri. Kegiatan dimulai dari kawasan Palapa, di depan Bank Nagari, kemudian peserta berjalan menyusuri rute pawai hingga mencapai garis finis di Gerbang Asrama Haji Batang Anai.

Kehadiran TK Al-Qur’an Kasang mendapat perhatian dari masyarakat yang menyaksikan jalannya pawai. Dengan mengenakan busana adat hasil kreasi, para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Semangat mereka semakin terlihat melalui kekompakan, keceriaan, serta keberanian tampil di hadapan masyarakat.

Tidak hanya para siswa, orang tua peserta didik juga menunjukkan antusiasme yang tinggi. Para orang tua turut berpartisipasi dengan mengenakan pakaian seragam bernuansa adat dan budaya. Kekompakan antara siswa, guru, dan orang tua tersebut menciptakan suasana pawai yang semakin meriah sekaligus memperlihatkan kuatnya kebersamaan keluarga besar TK Al-Qur’an Kasang.

Keterlibatan TK Al-Qur’an Kasang dalam pawai budaya ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air kepada anak sejak usia dini. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya diajak mengenal keberagaman pakaian dan budaya Indonesia, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, kreativitas, keberanian, serta semangat memperingati kemerdekaan.

Pawai budaya tersebut akhirnya bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai kekayaan budaya Indonesia. Penampilan TK Al-Qur’an Kasang dengan busana adat kreasi plastik menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas dan semangat kebangsaan dapat ditanamkan sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Kekompakan siswa, guru, dan orang tua dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terjaga serta menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang kreatif, percaya diri, berbudaya, dan memiliki rasa cinta yang kuat terhadap bangsa dan tanah air.(Rini)


‎Padang - Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali mencatatkan progres positif dalam menjaga kestabilan mutu dan pasokan air bersih bagi masyarakat. Perbaikan infrastruktur vital pada Accelerator 1 Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun kini telah rampung sepenuhnya dan kembali beroperasi secara normal.
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Adi Zein, menyampaikan bahwa pasca-perbaikan tersebut, seluruh tahapan pengolahan air bersih berjalan dengan sangat baik dan bertahap menunjukkan hasil yang signifikan.
‎"Alhamdulillah, Accelerator 1 IPA Gunung Pangilun sudah selesai diperbaiki dan telah kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Seluruh proses pengolahan air kini sudah berjalan optimal," ujar Adi Zein.
‎Ia menjelaskan, pemulihan pasokan air bersih ke rumah-rumah pelanggan memang berlangsung secara bertahap seiring berjalannya sistem pengolahan pada fasilitas yang baru selesai direhabilitasi tersebut. Meski demikian, manajemen menyadari masih terdapat beberapa titik area yang mengalami kekeruhan air dalam skala kecil akibat sisa endapan.
‎Guna mengatasi hal tersebut, tim teknis Perumda AM Kota Padang bergerak cepat melakukan tindakan penyiraman bertekanan (flushing) di sejumlah jaringan pipa yang masih terdampak. Langkah ini diambil untuk membuang endapan air keruh di dalam pipa, menstabilkan tekanan, serta mengalirkan kembali air yang telah jernih.
‎"Saat ini kami tetap fokus melakukan flushing di beberapa area terdampak guna menstabilkan pendistribusian dan tekanan air. Kami berharap dengan selesainya perbaikan Accelerator 1 ini, permasalahan kekeruhan air yang sampai ke rumah pelanggan dapat diminimalisir dan layanan kembali pulih sepenuhnya," tambahnya.
‎Sebagai penutup, manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), PT Hutama Karya, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi aktif dalam mendukung percepatan perbaikan dan rehabilitasi salah satu infrastruktur krusial pengolahan air minum di Kota Padang tersebut.(*)

 

SerasiNews.com, PASAMAN BARAT — Semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan terasa kuat di lingkungan Markas Komando Polres Pasaman Barat. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, jajaran Polres Pasaman Barat menggelar upacara bendera dengan penuh khidmat dan tertib.

Upacara yang berlangsung di lapangan Mako Polres Pasaman Barat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan diikuti oleh jajaran pejabat utama, para perwira, bintara, tamtama, serta seluruh personel dan staf Polres Pasaman Barat.

Sejak upacara dimulai, seluruh peserta tampak mengikuti setiap tahapan dengan sikap disiplin. Dengan mengenakan seragam dinas secara lengkap dan berdiri dalam barisan yang tertata, para personel menunjukkan penghormatan sekaligus rasa bangga sebagai bagian dari institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama dalam upacara tersebut. Bendera Merah Putih dikibarkan dengan penuh penghormatan diiringi suasana yang hening dan penuh penghayatan. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta agenda lainnya sesuai tata upacara peringatan kemerdekaan.

Dalam amanatnya, Kapolres Pasaman Barat mengingatkan seluruh personel bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang dibangun melalui pengorbanan para pendahulu bangsa.

“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pengabdian, kedisiplinan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Kapolres dalam amanatnya.

Ia juga menekankan bahwa momentum peringatan HUT ke-81 RI hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Bagi setiap anggota Polri, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, bertanggung jawab, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dan negara.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Personel Polri diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui kehadiran yang humanis dan responsif.

Peringatan HUT RI ke-81 di lingkungan Polres Pasaman Barat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan seluruh personel. Di balik seragam yang dikenakan, terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti setelah upacara selesai. Nilai-nilai perjuangan, persatuan, gotong royong, disiplin, dan kecintaan terhadap tanah air diharapkan terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Polres Pasaman Barat berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan publik, dan mendukung terciptanya masyarakat yang aman, tertib, serta sejahtera.(**)


 ‎

‎PESISIR SELATAN — Akses mobilitas masyarakat Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, resmi memasuki babak baru. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat merealisasikan pembangunan Jembatan Gantung Koto Rawang untuk menggantikan infrastruktur lama yang hancur diterjang banjir besar pada 2024 lalu.
‎Proyek tanggap bencana senilai Rp7,4 miliar ini berada di bawah kendali Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat (PPK 2.4). Pembangunannya direalisasikan atas permohonan resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta mengembalikan aksesibilitas warga yang sempat terisolasi.
‎Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Satker PJN Wilayah II Sumbar, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., menjelaskan bahwa jembatan ini dirancang adaptif dengan standar keselamatan tinggi. Bentang struktur bahkan ditinggikan 1,5 meter dibanding bangunan lama untuk mengantisipasi risiko luapan air di masa depan.
‎"Jembatan gantung ini memiliki kapasitas beban maksimal 1,5 ton yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Meski demikian, konstruksinya tetap dirancang khusus untuk mendukung kondisi darurat, seperti akses melintas armada ambulans," ungkap Gina.
‎Spesifikasi Teknis & Ketahanan Infrastruktur
‎Pagu Anggaran: Rp7,4 Miliar (APBN / Kementerian PU)
‎Kapasitas Beban: Maksimal 1,5 Ton
‎Peruntukan Utama: Pejalan Kaki, Kendaraan Roda Dua, dan Ambulans (Darurat)
‎Peningkatan Keamanan: Elevasi struktur ditinggikan 1,5 meter dari posisi jembatan lama
‎Target Usia Rencana: 10 Tahun
‎Himbauan Kesadaran Bersama demi Usia Pakai 10 Tahun
‎Meski bentang jembatan memungkinkan untuk dimasuki kendaraan roda empat secara fisik, masyarakat dan pengguna jalan diimbau keras untuk mematuhi batas beban yang ditentukan. Memaksakan kendaraan roda empat non-darurat melintasi jembatan ini berpotensi merusak struktur utama dan memperpendek usia pakai konstruksi yang ditargetkan bertahan hingga 10 tahun.
‎Kehadiran Jembatan Gantung Koto Rawang bukan sekadar konektor fisik, melainkan urat nadi baru yang memangkas biaya distribusi hasil pertanian, mengamankan jalur anak sekolah, serta mempercepat evakuasi medis. Sinergi nyata pemerintah pusat dan daerah ini menjadi momentum penting bangkitnya roda perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan, tutup Gina.(*)



‎PADANG — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang terus bergerak mengoptimalkan layanan air bersih bagi warga. Terbaru, jajaran Perumda AM Padang merampungkan pengerjaan interkoneksi pipa distribusi DN 300 x 100 di kawasan Komp. Filano, Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur.
‎Langkah strategis ini diambil guna memperkuat jaringan perpipaan bawah tanah dan memastikan tekanan serta suplai air bersih terbagi secara merata ke area pelayanan.
‎Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah teknisi melakukan pembongkaran sebagian badan jalan untuk menyambungkan jaringan perpipaan utama. Untuk menjamin keselamatan pengendara dan pekerja, area galian telah dipasangi barikade pengaman serta papan imbauan teknis bertuliskan "MAAF! ADA GALIAN."
‎Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan membutuhkan ketelitian tinggi. Prosedur interkoneksi mencakup kalkulasi tekanan air, penyesuaian jaringan eksisting, penyambungan, hingga tahap pengujian kelaikan sebelum aliran diaktifkan kembali.
‎"Pekerjaan jaringan ini berada di bawah permukaan jalan sehingga pembongkaran tak terelakkan. Kami memohon pengertian dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas, sebab potensi ketidaknyamanan ini bersifat sementara. Langkah ini sangat krusial demi keandalan pasokan air bersih jangka panjang," ujar Adhie Zein.
‎Ia menambahkan, seluruh tim teknis di lapangan diinstruksikan untuk bekerja secara efektif dan mengutamakan standar keselamatan kerja (K3). Setelah proses penyambungan pipa rampung, Perumda AM Padang berkomitmen untuk segera merehabilitasi kembali kondisi permukaan jalan seperti semula.
‎Para pengguna jalan yang melintasi kawasan Kubu Dalam Parak Karakah diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu petunjuk, serta mengurangi kecepatan kendaraan saat mendekati titik pekerjaan.


Serasinews.com, PESISIR SELATAN — Pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kini telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat.

Jembatan yang menjadi jalur penghubung bagi warga Limau Gadang dan Batu Kunik tersebut dibangun untuk mengatasi persoalan akses yang sebelumnya terganggu akibat bencana alam beberapa tahun lalu. Selama proses pembangunan berlangsung, pekerjaan juga sempat menghadapi kendala banjir di lokasi.

Kini, kondisi jembatan telah berubah secara signifikan. Jalur yang sebelumnya rusak dan membuat masyarakat harus lebih berhati-hati saat melintas, telah menjadi akses yang lebih baik dan nyaman.

Keberadaan jembatan tersebut juga memangkas waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus menggunakan jalur alternatif. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, sosial, serta pendidikan masyarakat setempat.

Seorang warga yang rutin melintasi kawasan tersebut mengaku bersyukur dengan selesainya pembangunan jembatan.

“Perubahannya sangat terasa. Dulu kami harus berhati-hati dan terkadang memilih jalur yang lebih jauh. Sekarang aksesnya jauh lebih nyaman dan mudah dilalui,” ujarnya.

Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik tersebut merupakan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berdasarkan informasi pelaksanaan proyek, pembangunan dilakukan melalui kontrak dengan nomor EP-01KCSPV2D4POM22YA4MXC244.

Gina, PPK 2.4 - PJN Wilayah II Sumbar, mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang telah selesai. Ia berharap keberadaan infrastruktur tersebut memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus menunjang peningkatan aktivitas perekonomian, sosial, dan budaya. Manfaatnya juga sangat dirasakan anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

Gina mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kondisi jembatan dengan mematuhi batas beban kendaraan yang telah ditetapkan.

“Jembatan ini memiliki batas tonase kendaraan maksimal 1,5 ton. Kami berharap masyarakat dapat merawat dan menggunakan jembatan sesuai ketentuan agar kondisinya tetap baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Setelah seluruh tahapan administrasi selesai, Jembatan Gantung Limau Gadang selanjutnya akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk pengelolaan lebih lanjut.

Dengan selesainya pembangunan ini, masyarakat diharapkan semakin mudah menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam menunjang akses pendidikan, perekonomian, dan hubungan antarwilayah di kawasan Lumpo.(**)


SerasiNews.com, PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), khususnya Bidang Bina Marga, dilakukan pekerjaan patching atau penambalan pada sejumlah bagian jalan yang mengalami kerusakan di kawasan Jalan Jati, Kota Padang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kondisi jalan tetap layak digunakan serta meminimalkan potensi gangguan dan risiko bagi para pengguna jalan.

 Kerusakan berupa lubang maupun permukaan jalan yang tidak rata dapat mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Melvi Hendri, mengatakan penanganan jalan dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi infrastruktur yang membutuhkan perbaikan.

Menurutnya, pemeliharaan jalan merupakan salah satu pelayanan dasar yang terus menjadi perhatian Pemko Padang. Selain memperbaiki kerusakan, langkah tersebut juga bertujuan memperpanjang usia layanan jalan sebelum dilakukan penanganan yang lebih permanen apabila diperlukan.

“Pekerjaan patching ini merupakan bagian dari pemeliharaan jalan. Kami berupaya agar kondisi jalan tetap nyaman dan aman dilalui masyarakat,” ujar Melvi Hendri.

Ia menambahkan, Bidang Bina Marga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sejumlah ruas jalan di Kota Padang. Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan, sehingga kerusakan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan dapat segera ditindaklanjuti.

Pekerjaan patching di Jalan Jati diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Perbaikan juga diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas warga, mengingat jalan menjadi salah satu sarana vital dalam menunjang mobilitas masyarakat dan kegiatan perekonomian.

Pemko Padang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi pekerjaan dan mengikuti arahan petugas selama proses pemeliharaan berlangsung.

Upaya pemeliharaan tersebut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan baru, tetapi juga pada perawatan dan peningkatan kualitas jalan yang telah ada. Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemko Padang berharap infrastruktur jalan di berbagai kawasan dapat terus memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Melalui Bidang Bina Marga, Pemko Padang berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari pelayanan publik, demi mewujudkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas warga Kota Padang.(Rini)

 

SerasiNews.com, PADANG — Upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana terus dilakukan Pemerintah Kota Padang. Kali ini, Pemko Padang menyiapkan bantuan senilai Rp8 miliar yang menyasar masyarakat dan kelompok usaha, khususnya di sektor perikanan serta pangan.

Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Padang Fadly Amran pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Senin (10/8/2026). Penyerahan berlangsung di Panggung Utama HJK Padang yang berada di kawasan bawah Jembatan Siti Nurbaya.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi bersama para camat se-Kota Padang turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.

Fadly mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penanganan dampak fisik akibat bencana. Pemulihan penghasilan masyarakat juga menjadi perhatian penting, mengingat banyak warga yang kehilangan atau mengalami gangguan terhadap sumber mata pencahariannya.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025, kata dia, turut berdampak terhadap nelayan, pembudidaya ikan, pelaku pengolahan hasil perikanan dan masyarakat yang menjalankan usaha di bidang pangan.

Karena itu, bantuan yang diberikan diarahkan pada kebutuhan yang dapat menunjang masyarakat kembali beraktivitas dan menghasilkan pendapatan.

"Masih banyak masyarakat kita yang merasakan dampak bencana. Karena itu, HJK ke-357 ini kita manfaatkan juga sebagai momentum untuk menggalang kepedulian dan membantu mereka yang terdampak," ujar Fadly.

Menurutnya, kegiatan sosial yang digelar bertepatan dengan HJK Padang menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi daerah tidak semata-mata bersifat seremonial.

Pemerintah juga ingin menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat solidaritas sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang membutuhkan.

Sebelumnya, Pemko Padang juga telah menyalurkan bantuan langsung tunai bagi masyarakat yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada 3 Agustus 2026.

Sebanyak 270 rumah menerima bantuan dengan total anggaran Rp540 juta.

Fadly berharap berbagai bentuk bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu keluarga penerima kembali membangun sumber penghasilannya.

"Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya menggerakkan kembali perekonomian keluarga Bapak dan Ibu," katanya.

Anggaran Mencapai Rp8 Miliar

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi menjelaskan, bantuan sektor perikanan dan pangan yang disalurkan memiliki nilai total Rp8 miliar.

Anggaran tersebut berasal dari APBD Kota Padang sebesar Rp3,1 miliar dan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp4,9 miliar.

Menurut Alfiadi, jenis bantuan dibuat berdasarkan kebutuhan kelompok penerima. Dengan pola tersebut, bantuan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas ekonomi, bukan sekadar memenuhi kebutuhan sementara.

Pada sektor perikanan tangkap, pemerintah memberikan 19 unit perahu fiber, 724 set jaring monofilamen dan 19 unit mesin tempel dengan kekuatan 15 PK.

Sarana tersebut diperuntukkan bagi nelayan agar dapat kembali melaut setelah aktivitas mereka terganggu akibat bencana.

Bantuan juga menyentuh sektor perikanan budidaya. Sebanyak 30 ekor calon induk lele dan 800 kilogram pakan ikan disalurkan untuk mendukung masyarakat yang menjalankan usaha budidaya.

Sedangkan kelompok pengolahan hasil perikanan mendapatkan sejumlah peralatan usaha, yakni empat chest freezer, satu vacuum sealer, satu kompor gas dan satu kuali besar.

Dengan adanya peralatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat kembali mengolah hasil perikanan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan.

Dorong Pangan Mandiri dari Rumah

Pemko Padang juga memasukkan penguatan ketahanan pangan rumah tangga dalam skema bantuan.

Melalui program Kebun Rumah Pangan Lestari (KRPL), masyarakat mendapatkan tanah humus, pupuk kompos, polybag dan benih berbagai tanaman pangan.

Sejumlah benih yang diberikan antara lain bayam, cabai, tomat dan kangkung.

Program ini mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah untuk menghasilkan sebagian kebutuhan pangan sendiri.

Di sisi lain, kelompok pengolahan pangan juga mendapatkan bantuan peralatan berupa blender, mesin press baglog, freezer box, kulkas dua pintu dan mesin press sealer.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi kelompok masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan produk pangan bernilai ekonomi.

17.218 Jiwa Dapat Bantuan Beras

Tidak hanya sarana usaha, Pemko Padang juga menyiapkan bantuan pangan bagi warga yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada 3 Agustus 2026.

Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang saat ini tengah memproses penyaluran bantuan beras sebanyak 36,2 ton untuk 17.218 jiwa.

Alfiadi mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari respons pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami dampak langsung bencana.

"Kita juga sedang memproses pendistribusian bantuan beras sebanyak 36,2 ton untuk 17.218 jiwa yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem," ujarnya.

Selain masyarakat umum, dukungan juga diberikan kepada pembudidaya ikan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ikut terdampak.

Pemerintah Pastikan Pemulihan Berlanjut

Fadly menilai berbagai bantuan tersebut menjadi bentuk nyata pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Padang Melayani.

Ia meminta agar bantuan yang telah diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kembali produktif.

Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, akan melanjutkan upaya pemulihan dengan melibatkan perangkat daerah dan kecamatan. Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dengan bantuan perahu, jaring, mesin tempel, sarana budidaya, peralatan pengolahan hingga dukungan pangan rumah tangga, pemerintah berharap masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi.

Pemulihan tersebut diharapkan tidak hanya mengatasi dampak bencana dalam jangka pendek, tetapi juga membantu keluarga penerima membangun kembali sumber pendapatan secara bertahap.(**)

 

SerasiNews.com, PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, dalam membuka akses jalan baru melalui kegiatan Manunggal Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Minggu (9/8/2026).

Dalam kunjungannya ke RT 01/RW 08, Maigus Nasir turut menyaksikan langsung proses pengerjaan akses jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Kehadiran orang nomor dua di Kota Padang itu sekaligus menjadi penyemangat bagi warga yang bergotong royong membangun jalur transportasi baru di kawasan permukiman tersebut.

Jalur yang sebelumnya belum dapat dilalui kendaraan roda empat kini telah terbuka dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Sebagai bentuk penanda pemanfaatan akses tersebut, Maigus Nasir memberikan nama Jalan Ahmad Hussein.

Dalam kesempatan itu, Maigus menyampaikan penghargaan kepada para pemangku adat dan anggota kaum Suku Koto yang dengan sukarela menyerahkan tanah ulayat mereka untuk pembangunan jalan. Lahan yang dihibahkan tersebut memiliki panjang sekitar satu kilometer dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

Menurut Maigus, kesediaan masyarakat menghibahkan tanah ulayat menjadi bukti kuat masih terpeliharanya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Minangkabau.

“Pemerintah Kota Padang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keikhlasan kaum Suku Koto yang telah memberikan tanah ulayat untuk kepentingan bersama. Ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat,” ujar Maigus.

Ia menilai keberadaan Jalan Ahmad Hussein tidak hanya membuka akses baru, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kemudahan mobilitas akan memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan nilai ekonomi lahan di sepanjang kawasan jalan.

Selain itu, akses tersebut juga dinilai penting dari sisi pelayanan publik dan kebencanaan. Dengan jalan yang dapat dilalui kendaraan roda empat, mobil pemadam kebakaran, ambulans, maupun kendaraan pelayanan lainnya akan lebih mudah menjangkau permukiman warga ketika dibutuhkan.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan

Maigus Nasir menegaskan bahwa kegiatan Manunggal dan BBGRM seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, semangat tersebut perlu terus dijaga sebagai kekuatan sosial dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat kelurahan.

Keterbatasan anggaran pemerintah, kata Maigus, dapat disiasati melalui kolaborasi dengan masyarakat. Ketika pemerintah dan warga bersinergi melalui penyediaan lahan, tenaga, serta dukungan lainnya, pembangunan infrastruktur dasar dapat dilakukan lebih cepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Anggaran pemerintah tentu memiliki keterbatasan. Namun dengan kekuatan swadaya masyarakat, seperti hibah tanah dan tenaga, pembangunan infrastruktur dapat direalisasikan dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan gotong royong bersama yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, niniak mamak, serta para pemuda setempat.(**/Rini)



Serasinews.com, PASAMAN BARAT – Upaya pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus dilakukan jajaran Polres Pasaman Barat. Kali ini, tim gabungan menyisir kawasan Tombang Mudiak, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas tambang emas ilegal, Kamis (6/8/2026).

Operasi tersebut dipimpin personel Polsek Talamau bersama aparatur Nagari Sinuruik. Tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan tiba dua jam kemudian untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penambangan.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kapolsek Talamau Iptu Fifriki Candra mengatakan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penambangan saat operasi berlangsung. Namun, di lokasi ditemukan bekas-bekas galian serta sebuah pondok yang diduga pernah digunakan oleh para penambang.

"Meski tidak ditemukan aktivitas penambangan, kami menemukan bekas lubang galian dan pondok yang diduga menjadi tempat singgah para pelaku. Pondok tersebut langsung kami musnahkan agar tidak digunakan kembali," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, petugas juga memasang spanduk larangan melakukan aktivitas PETI di kawasan tersebut. Selain itu, warga sekitar diberikan sosialisasi mengenai dampak penambangan ilegal terhadap kerusakan lingkungan serta ancaman pidana bagi pelakunya.

Tidak hanya di Tombang Mudiak, pemasangan spanduk larangan juga kembali dilakukan di kawasan Simpang Bateh Samuik. Langkah itu dilakukan setelah spanduk yang sebelumnya terpasang dilaporkan hilang dan diduga dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Polres Pasaman Barat menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap praktik PETI di wilayah hukumnya. Kepolisian berharap masyarakat turut berperan aktif melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin demi menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung penegakan hukum.(Rini)



SerasiNews.com, Solok Selatan – Komitmen Polres Solok Selatan dalam memberantas aktivitas pertambangan tanpa izin kembali dibuktikan. Tim Trisula diterjunkan untuk menelusuri laporan masyarakat mengenai dugaan tambang ilegal di kawasan Sungai Bangko, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (4/8/2026).

Perjalanan menuju lokasi tidak berlangsung mudah. Personel harus melewati jalur berbukit dengan medan terjal serta kawasan berjurang demi memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Setibanya di lokasi, tim tidak menemukan adanya aktivitas pertambangan ilegal yang sedang berlangsung. Tidak terlihat pekerja, alat berat, maupun kegiatan penambangan di area yang sebelumnya dilaporkan.

Meski demikian, petugas tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada aktivitas tambang tanpa izin yang luput dari pengawasan. Dalam operasi tersebut, polisi memasang garis polisi (police line) di lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal. Sebuah asbuk (box) yang ditemukan dalam keadaan ditinggalkan juga dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Yogie B, S.Tr.K., S.I.K., mewakili Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K., mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menindak praktik pertambangan ilegal.

"Medan yang sulit dan jarak tempuh yang jauh tidak menjadi kendala bagi personel kami untuk turun langsung melakukan pengecekan di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi area tambang ilegal akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Polres Solok Selatan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan setiap dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat dibutuhkan untuk mencegah kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Solok Selatan.

Setiap informasi yang disampaikan masyarakat, lanjutnya, akan ditindaklanjuti sesuai prosedur guna memastikan tidak ada ruang bagi pelaku pertambangan ilegal untuk beroperasi.

(Hms)


 

  ‎PADANG — Belum pulih sepenuhnya dari dampak bencana besar akhir tahun lalu, Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang kembali menghadapi tantangan berat. Banjir yang menerjang sejumlah wilayah pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan kerusakan signifikan pada jaringan pipa dan beberapa fasilitas intake, sehingga mengancam pasokan air bersih bagi sekitar 150 ribu pelanggan.
‎Kondisi ini menempatkan Perumda AM Padang dalam situasi pelik. Pemulihan infrastruktur lama yang belum rampung kini bertambah beban akibat kerusakan baru pada sejumlah fasilitas vital, seperti Intake Kampung Koto Gunung Pangilun, Intake Guo Kuranji, dan Intake Lubuk Paraku.
‎Kepala Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan yang terjadi dan menegaskan komitmen manajemen untuk mempercepat pemulihan.
‎"Kepada seluruh pelanggan di Kota Padang, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Meskipun pascabencana beberapa bulan lalu kondisi belum sepenuhnya normal, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik," ujar Adhie, Jumat (7/8/2026).
‎Fasilitas Vital Terdampak dan Langkah Pemulihan
‎Kerusakan mendasar terjadi di berbagai titik jaringan produksi dan distribusi Perumda AM Kota Padang:
‎IPA Gunung Pangilun: Dari dua unit accelerator berkapasitas total 500 liter per detik, saat ini hanya satu unit yang dapat beroperasi karena satu unit lainnya masih dalam perbaikan. Proses perbaikan instalasi pengolahan ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.
‎Intake Kampung Koto: Bak prasedimentasi yang sebelumnya dikerjakan bersama Hutama Karya tergenang banjir. Tingginya debit air sungai dan tingkat kekeruhan yang melebihi batas olah memicu gangguan distribusi ke kawasan Pusat Kota, Gunung Pangilun, dan sebagian Padang Sarai.
‎Intake Guo Kuranji: Bendungan sementara hanyut terbawa arus banjir, sehingga menghambat pasokan air baku ke kawasan Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Taruko I & II, Kalumbuk, Balai Baru, hingga Tarok Indah.
‎Intake Lubuk Paraku: Tingginya sedimentasi dan lumpur membatasi kemampuan produksi air baku untuk wilayah selatan Kota Padang.
‎Intake Palukahan: Masuk dalam daftar perbaikan bertahap yang akan dikerjakan bersama pemerintah.
‎Imbauan Efisiensi Penggunaan Air
‎Mengingat kompleksitas pemulihan SPAM yang terbagi dalam tiga sistem produksi (pusat, selatan, dan utara), Perumda AM Kota Padang mengimbau masyarakat untuk mendukung proses ini melalui penggunaan air secara bijak.
‎"Kami meminta pelanggan untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan memastikan keran tertutup rapat setelah digunakan," tutup Adhie.
‎Bagi pelanggan yang mengalami kendala operasional atau ingin melaporkan gangguan layanan, Perumda AM Kota Padang menyiagakan saluran komunikasi resmi untuk penanganan lebih lanjut.

 

  PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan sejumlah intake milik Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material banjir. Dampaknya, proses pengolahan air baku terhenti dan distribusi air bersih ke puluhan wilayah pelanggan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara.

Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa material berupa batu, pasir, kayu, dan lumpur yang terbawa arus deras menutup celah masuknya air baku ke instalasi pengolahan.

"Pasca hujan deras kemarin, beberapa intake Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material yang terbawa arus banjir. Pagi ini, petugas baru bisa melakukan perbaikan dan penanganan terhadap intake yang tersumbat," ujar Adhie Zein saat ditemui di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Selasa (4/8/2026).

Wilayah yang Terdampak Gangguan
Berdasarkan data Perumda Air Minum Kota Padang, gangguan terjadi di beberapa titik lokasi intake vital, di antaranya:

Intake GUO: Berdampak pada wilayah Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Taruko I dan II, Kalumbuk, Balai Baru, Wahana VI, Buana Indah III, Rimbo Tarok, serta Tarok Indah I dan II.

Intake Palukahan: Memengaruhi distribusi air di sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo, dan Kecamatan Padang Utara.

Intake Gunung Pangilun: Memengaruhi kawasan pusat kota, Gunung Pangilun, hingga sebagian Padang Sarai dan sekitarnya.

Intake Latung: Berdampak pada sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Padang Utara, dan Kecamatan Kuranji.

Imbauan dan Penanganan Lapangan
Saat ini, tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang telah diterjunkan ke lapangan secara maksimal untuk membersihkan endapan material agar instalasi pengolahan dapat kembali beroperasi.

"Petugas sedang berusaha maksimal membersihkan material yang menyumbat intake agar air baku dapat masuk kembali ke pengolahan, sehingga pendistribusian air kepada pelanggan dapat berjalan normal secara bertahap," tambah Adhie.

Pihak manajemen mengimbau seluruh pelanggan yang berada di wilayah terdampak untuk bijak dalam menghemat penggunaan air bersih. Bagi warga yang airnya masih mengalir—meskipun dengan tekanan rendah—diharapkan segera menampung air secukupnya sebagai cadangan selama masa pemulihan berlangsung.


SerasiNews.com, Padang, 3 Agustus 2026 – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8) memicu banjir di berbagai wilayah. Genangan air merendam permukiman warga di sejumlah kecamatan, termasuk Kuranji, Nanggalo, dan sebagian Pauh. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Padang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan langkah penanganan dan evakuasi terhadap masyarakat terdampak.

Selain memasuki kawasan permukiman, banjir juga mengganggu aktivitas warga karena beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Petugas dari BPBD bersama pemerintah kecamatan terus berada di lapangan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan keselamatan masyarakat, terutama di daerah yang berpotensi mengalami banjir lanjutan.

Kuranji Mengalami Luapan Sungai

Di Kecamatan Kuranji, sejumlah kawasan seperti Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, Korong Gadang, serta beberapa titik di Kelurahan Kuranji menjadi wilayah yang terdampak cukup serius. Meningkatnya debit sungai akibat hujan deras menyebabkan air meluap hingga menggenangi rumah-rumah warga.

Tim gabungan dari pemerintah kecamatan dan BPBD melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Petugas juga membantu menyelamatkan barang-barang penting milik masyarakat, dengan mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar bantaran sungai karena kondisi cuaca masih berpotensi menyebabkan kenaikan debit air.

"Kami meminta warga tetap waspada dan segera berpindah ke lokasi yang lebih aman apabila ketinggian air terus meningkat. Proses evakuasi masih berlangsung bersama BPBD," ujarnya.

Nanggalo Juga Terdampak Banjir

Banjir turut melanda beberapa wilayah di Kecamatan Nanggalo. Kelurahan Tabing Banda Gadang, Lapai, dan Gurun Laweh menjadi daerah yang mengalami genangan cukup tinggi sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

Pemerintah kecamatan bersama aparat kelurahan dan BPBD terus melakukan penyisiran di lokasi terdampak guna memastikan tidak ada warga yang masih terjebak di dalam rumah maupun kawasan yang sulit dijangkau.

Camat Nanggalo, David Ferdinand, mengatakan koordinasi dengan berbagai instansi terus dilakukan agar proses penyelamatan dapat berjalan lebih cepat.

"Kami masih melakukan pendataan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak. Masyarakat diminta tetap berhati-hati dan menghindari kawasan yang rawan banjir selama cuaca ekstrem masih berlangsung," katanya.

Pendataan Kerusakan Belum Rampung

Di samping fokus pada penyelamatan warga, pemerintah juga mulai mendata dampak banjir, mulai dari jumlah rumah yang terendam, warga yang mengungsi, hingga kebutuhan mendesak di lokasi terdampak.

Namun, proses tersebut belum sepenuhnya selesai karena beberapa titik masih sulit diakses akibat tingginya genangan air. Petugas terus berupaya membuka jalur menuju wilayah yang terisolasi agar pendataan dapat dilakukan secara menyeluruh.

Masyarakat Diimbau Tetap Siaga

Pemerintah Kota Padang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai maupun kawasan rendah diminta terus memantau kondisi lingkungan dan menyiapkan langkah evakuasi jika situasi memburuk.

Selain itu, masyarakat diimbau hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan darurat.

Hingga Senin sore, proses evakuasi, pemantauan, dan penanganan banjir masih berlangsung di sejumlah titik. Pemerintah berharap sinergi antara BPBD, pemerintah daerah, aparat kelurahan, relawan, dan masyarakat dapat mempercepat penanganan bencana sekaligus mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat banjir.(Rini)


 

SerasiNews.com, Padang – Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Kota Padang pada Senin (3/8/2026). Kondisi cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan genangan air di sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan, sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bergerak cepat melakukan penanganan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD menurunkan personel bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) ke berbagai lokasi yang terdampak. Mereka melakukan pemantauan situasi, membantu penanganan awal, serta mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Berdasarkan laporan sementara, genangan mulai muncul di beberapa wilayah seperti Kecamatan Kuranji, Gunung Pangilun, Lubuk Begalung, Koto Tangah, dan sejumlah kawasan lainnya. Selain menggenangi permukiman, air juga menutup beberapa ruas jalan yang berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pihaknya terus menerima laporan dari masyarakat terkait dampak cuaca ekstrem. Setiap laporan langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan petugas ke lokasi agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Menurut Hendri, hujan deras yang masih berlangsung meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, genangan air, hingga tanah longsor, terutama di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.

BPBD juga memastikan seluruh personel, perlengkapan, dan sarana pendukung berada dalam kondisi siaga selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan agar setiap laporan darurat dari masyarakat dapat segera direspons tanpa menunggu kondisi semakin memburuk.

Selain itu, warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah serta menjaga kebersihan saluran drainase agar aliran air tetap lancar dan risiko genangan dapat ditekan.

BPBD Kota Padang turut mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian darurat, seperti banjir, pohon tumbang, tanah longsor, maupun warga yang membutuhkan evakuasi. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan serta mengurangi dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.(Rini)

 



SerasiNews.com, Pasaman Barat - Polres Pasaman Barat kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Sungai Beremas. Upacara yang berlangsung di halaman Mapolres Pasbar, Sabtu (1/8/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Pasbar, AKBP Agung Tribawanto, SIK, MH.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Pasbar dengan Ipda Rahmat R bertindak sebagai Komandan Upacara. Sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/569/VII/KEP/2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang mutasi dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Sumbar.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan kinerja sekaligus memberikan kesempatan pengembangan karier bagi personel.

Menurutnya, setiap jabatan yang diamanahkan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalisme karena merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan kepada personel yang bersangkutan.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas pengabdian dan loyalitas selama bertugas di Polres Pasaman Barat. Ia berharap pengalaman yang telah diperoleh menjadi bekal untuk memberikan kontribusi lebih baik di tempat tugas yang baru.

Dalam rotasi tersebut, AKP Evo Nosara yang sebelumnya menjabat Ps Kabag Ren Polres Pasbar dipercaya menduduki jabatan Kasiwas Polres Pasbar. Sementara posisi Ps Kabag Ren kini diisi AKP Elvis Susilo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sungai Beremas.

Jabatan Kapolsek Sungai Beremas selanjutnya dipercayakan kepada Iptu Margan Hendra, SH yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Ps Kasat Binmas Polres Pasbar. Adapun jabatan Kasat Binmas kini diemban Iptu Zulfi yang sebelumnya menjabat KA SPKT Polres Pasbar.

Perubahan juga terjadi pada jabatan Kasat Intelkam. AKP Boby Sandra, SH mendapat promosi sebagai Kanit 1 Subdit 5 Ditintelkam Polda Sumatera Barat, sedangkan posisi Kasat Intelkam Polres Pasbar kini diisi Iptu Rahmad yang sebelumnya menjabat Ps Kasat Intelkam Polres Solok.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, AKBP Agung Tribawanto meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami karakteristik wilayah hukum yang menjadi tanggung jawabnya. Selain itu, ia mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga berbagai unsur lainnya. Menurutnya, sinergi yang baik akan mempermudah pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Di akhir amanatnya, Kapolres mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan. Ia berharap pejabat lama semakin sukses di tempat penugasan yang baru, sementara pejabat baru mampu menghadirkan semangat, ide-ide baru, dan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat.

Setelah upacara selesai, seluruh rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Pasbar. Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan yang dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Pasbar, Ketua Bhayangkari Cabang Pasbar Ny. Panca Agung beserta pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Pasaman Barat.(**)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.