Articles by "PerumdaAirMinum"

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan tambangilegal Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral Yalimo Yogyakarta Yuhukimo
Tampilkan postingan dengan label PerumdaAirMinum. Tampilkan semua postingan

 

Serasinews.com, Padang — Pemerintah Kota Padang menetapkan kebijakan pengurangan tarif air minum bagi pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang yang terdampak banjir dan longsor tahun 2025. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Padang Nomor 817 Tahun 2025 sebagai bagian dari langkah pemulihan pascabencana.

Dalam kebijakan itu, pelanggan mendapatkan diskon tarif sebesar 50 persen untuk pemakaian air bersih pada blok 1 (0–10 meter kubik). Pengurangan tarif ini berlaku untuk pemakaian bulan Desember 2025, dan direalisasikan pada saat pembayaran rekening air bulan Januari 2026.

Perumda Air Minum Kota Padang menyebutkan bahwa diskon tarif tersebut hanya berlaku selama periode pembayaran 1 hingga 31 Januari 2026. Setelah melewati waktu tersebut, tarif air minum akan kembali diberlakukan normal sesuai ketentuan.

Diskon tarif air minum ini diberikan kepada pelanggan yang berada di wilayah pelayanan pusat Kota Padang dan wilayah pelayanan Utara, yang telah ditetapkan sebagai kawasan terdampak banjir dan longsor berdasarkan pendataan pemerintah daerah.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Perumda Air Minum terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Pengurangan tarif air minum ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat. Air bersih adalah kebutuhan utama, sehingga kami berupaya memastikan layanan tetap dapat diakses di tengah kondisi pascabencana,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Ia menegaskan bahwa pemberian diskon telah disusun secara selektif dan tepat sasaran. Diskon hanya berlaku untuk pemakaian dasar agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelanggan yang terdampak langsung.

Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau pelanggan penerima diskon agar melakukan pembayaran rekening air tepat waktu selama bulan Januari 2026, karena sistem akan otomatis kembali ke tarif normal setelah periode tersebut berakhir.

Selain memberikan keringanan tarif, Perumda Air Minum Kota Padang memastikan pelayanan distribusi air bersih tetap berjalan normal, sembari melakukan perbaikan jaringan dan infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor.

(Rini/Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang

 

Serasinews.com, Padang — Meski sebagian wilayah Kota Padang terdampak krisis air bersih, Perumda Air Minum Kota Padang terus bekerja keras memastikan air tetap mengalir ke rumah-rumah warga. Kualitas air baku menurun akibat lumpur tebal dan kerusakan intake, namun petugas tetap berjibaku siang dan malam.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa pihaknya bekerja tanpa mengenal hari libur atau kondisi darurat. “Prinsip kami satu: menyelesaikan persoalan air hingga tuntas,” tegasnya, Rabu (10/12/2025).

Produksi Turun, Tantangan Meningkat
Kualitas air baku yang buruk membuat kapasitas produksi menurun drastis. Saat ini, Perumda hanya mampu menghasilkan sekitar 1.800 liter per detik, atau sekitar 60 persen dari potensi normal. Kapasitas pengolahan efektif sebesar 1.200 liter per detik masih jauh dari kebutuhan ideal warga Kota Padang.

Kerusakan Intake Masih Jadi Fokus
Dari tujuh intake yang rusak parah, lima sudah ditangani secara darurat agar tetap berfungsi. Dua titik krusial yang menjadi prioritas pemulihan adalah:

Intake Palukahan (kapasitas 300 liter/detik)

Pompa Latung (kapasitas 200 liter/detik)

Perbaikan dua titik ini menjadi kunci pemulihan distribusi air ke ribuan pelanggan.

Petugas Tetap Siaga
Para teknisi harus menghadapi lumpur tebal, arus sungai yang tidak stabil, dan risiko keselamatan tinggi. Pekerjaan berlangsung hingga larut malam dan menjelang subuh, memastikan pompa, pipa, dan distribusi tetap berjalan meski dalam kondisi menantang.

Dukungan Penuh Pemerintah Kota
Pemerintah Kota Padang turun langsung mendukung pemulihan, mulai dari pendanaan darurat, logistik peralatan, hingga tambahan personel. Fokus saat ini adalah menyelesaikan dua titik intake tersisa agar kapasitas produksi bertambah secara bertahap.

Pesan untuk Warga
Perumda Air Minum Kota Padang meminta kesabaran masyarakat. “Kami mohon doa dan dukungan warga. Insyaallah, permasalahan ini akan kami selesaikan secara bertahap. Target kami jelas: air tetap mengalir ke rumah warga,” tutup Hendra.

(Rini/Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang

 Serasinews.com, Padang – Banjir besar yang melanda Kota Padang dan Sumatera Barat tidak hanya merendam rumah dan jalan, tetapi juga mengganggu layanan air minum bagi ratusan ribu warga. Aliran air baku terputus, intake tertimbun material, pipa terseret arus—situasinya mendesak. Namun, di tengah krisis itu, muncul kisah tentang kolaborasi, solidaritas, dan kerja cepat lintas lembaga yang mempercepat pemulihan lebih dari perkiraan.

Direksi Perumda Air Minum Kota Padang melalui Kasubag Humas, Adhie Zein, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat membantu memulihkan layanan air bersih.

BWS V Sumatera & BPBPK: Garda Terdepan Pemulihan Infrastruktur
Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera langsung menurunkan alat berat untuk membersihkan intake Kampung Koto, membuka akses menuju intake Palukahan, dan mempercepat perbaikan jaringan yang rusak. Menurut Adhie, tanpa dukungan teknis mereka, proses pemulihan bisa jauh lebih lama.

BPBPK Sumatera Barat di bawah pimpinan Maria Doeni Isa juga turut memantau kondisi kerusakan, mengirimkan alat berat, dan memastikan koordinasi lintas kementerian sehingga akses air bersih tetap terjaga selama masa darurat.

Bantuan Pipa dan Mobil Tangki: Menjaga Aliran Air Bersih
Sinergi BWS V Sumatera dan BPBPK menghadirkan bantuan pipa sepanjang ±1.500 meter, yang menjadi “urat nadi” tambahan untuk mempercepat pemulihan sumber air baku. Adhie menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar material, melainkan simbol kehadiran negara di saat krisis.

Di saat beberapa instalasi masih belum normal, berbagai instansi bergerak cepat menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki. DAMKAR, PMI, Kementerian PUPR, BNPB, BPBD, serta PU Kota dan Provinsi Sumbar memastikan warga tetap mendapatkan suplai air.

Peran Tokoh Publik dan Lembaga Lainnya
Bantuan datang dari berbagai pihak: anggota DPR RI Andre Rosiade, Zigo Rolando, Albert Indra Lukman, Dewan Pengawas Perumda, Dinas Kehutanan, DLH, PSDA, OJK, alumni FK Unand, hingga LAZ. Ada yang membantu logistik, memfasilitasi komunikasi, atau terjun langsung ke lapangan—semua peran sama pentingnya.

Direksi Perumda AM Kota Padang: Bukti Kita Tidak Sendiri
Direksi menegaskan bahwa bencana ini mengingatkan pentingnya layanan air minum dan kekuatan jaringan solidaritas di Sumatera Barat. Adhie menutup dengan pesan:

“Kami tidak pernah sendiri. Bantuan, perhatian, dan kerja sama ini adalah kehormatan bagi kami. Semoga sinergi ini terus terjaga, demi pelayanan air bersih yang lebih kuat, tangguh, dan manusiawi.”

(Rini/Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang
#BanjirPadang

 

Serasinews.com, Padang — Krisis air bersih pascabanjir bandang masih menjadi persoalan besar di Kota Padang. Kondisi ini mendorong Ketua Komisi II DPRD Padang Rachmad Wijaya mendesak Perumda Air Minum Kota Padang untuk segera memberikan kompensasi nyata kepada pelanggan yang sudah terlalu lama mengalami gangguan layanan.

Rachmad menegaskan bahwa meskipun bencana menyebabkan kerusakan serius pada fasilitas air, perusahaan tetap berkewajiban memberikan perlindungan dan kepastian kepada masyarakat. “Pelanggan telah memenuhi kewajiban mereka. Kini saatnya Perumda menunjukkan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Antrean Air Jadi Rutinitas Warga

Di berbagai kawasan, warga terpaksa mengantre truk tangki air setiap hari. Air yang diterima hanya cukup untuk kebutuhan paling mendasar, sementara aktivitas rumah tangga banyak yang terganggu.

“Air bukan kebutuhan tambahan. Ini kebutuhan utama. Ketika layanan berhenti, dampaknya langsung dirasakan keluarga,” kata Rachmad.

Kompensasi Disebut Bagian dari Kepedulian

Ia menilai Perumda harus mengikuti langkah perusahaan layanan publik lain yang memberikan keringanan saat krisis. Beberapa di antaranya:

Telkomsel memberikan 3 GB kuota gratis saat masa tanggap darurat.

PLN pernah memberikan diskon hingga 50 persen bagi pelanggan terdampak bencana.

“Kerusakan infrastruktur bukan alasan untuk mengabaikan hak masyarakat. Kompensasi adalah bentuk empati,” tegasnya.

DPRD Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Selain menuntut kompensasi, Rachmad menyampaikan bahwa DPRD siap mengawal percepatan perbaikan jaringan air minum. Kolaborasi dengan pemerintah pusat hingga pembahasan dukungan anggaran APBD sedang dipertimbangkan.

“Kami ingin proses pemulihan berjalan cepat dan terarah. Warga tidak boleh terus menunggu tanpa kejelasan,” ujarnya.

Warga Menanti Langkah Konkret

Rachmad menekankan bahwa kejelasan mengenai kompensasi sangat penting untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kompensasi adalah simbol tanggung jawab sekaligus bentuk perhatian kepada warga yang terdampak.

“Sebelum air mengalir normal, berikan dulu kepastian kepada pelanggan. Itu yang mereka butuhkan sekarang,” tutupnya.

(Rini/Mond)
#DPRDPadang #PerumdaAirMinum
#Padang

 

Serasinews.com, Padang – Upaya pembersihan dan perbaikan pompa pada intake PDAM Nanggalo terus dikebut Perumda Air Minum Kota Padang pascabanjir bandang yang melanda pada 28 November lalu. Berada di kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, fasilitas vital ini sebelumnya lumpuh total setelah tertimbun material longsor berupa tanah, bebatuan, dan gelondongan kayu besar yang dihanyutkan arus sungai.

Sejak hari pertama pascabencana, puluhan petugas Perumda AM bergerak cepat membersihkan jalur masuk air ke pompa utama. Mereka bekerja di medan terjal dan licin dengan aliran sungai yang masih deras, sehingga pengamanan ekstra menggunakan tali serta pembagian tim teknis menjadi keharusan.

Ekskavator Diterjunkan, Petugas Susur Material Longsor

Satu unit ekskavator dikerahkan untuk memindahkan endapan lumpur serta kayu besar yang menyumbat saluran intake. Namun, beberapa titik yang sulit dijangkau mengharuskan petugas turun langsung ke dasar aliran sungai untuk menarik kayu dan membuka jalur secara manual.

“Sebagian material tertanam dalam dan tidak bisa dijangkau alat, jadi kami harus turun sendiri. Medannya licin dan berbahaya, tapi harus dilakukan. Tanpa ini pompa tidak mungkin bisa hidup,” ujar salah satu petugas lapangan, Ade Satria, saat ditemui.

Ia menambahkan, sekitar 70 persen aliran air telah kembali masuk ke jaringan distribusi, meski belum sepenuhnya normal.

“Kami optimis sekitar satu minggu ke depan distribusi bisa pulih total. Mohon doa dari warga agar proses ini berjalan lancar,” katanya.

Progres 95 Persen, Kualitas Air Masih Perlu Waktu

Meski perbaikan fisik sudah mencapai 95 persen, masalah lain muncul pada kualitas air baku. Sungai yang menjadi sumber air masih sangat keruh akibat material banjir, sehingga air yang masuk ke jaringan belum jernih seperti biasa.

Saat ini kualitas air yang dialirkan baru mencapai 40–50 persen, sehingga dibutuhkan proses penyaringan tambahan dan waktu hingga kondisi sungai kembali stabil.

Dirut Perumda AM: “Kami Kerja Tanpa Henti untuk Hak Warga Atas Air Bersih”

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan seluruh tim bekerja siang-malam demi memulihkan intake Nanggalo.

“Kerusakan yang kami hadapi cukup berat. Material banjir bukan hanya lumpur, tapi juga kayu besar dan batu yang menyumbat aliran. Banyak petugas yang baru pulang setelah lebih dari 15 jam di lapangan,” jelas Hendra.

Ia memastikan percepatan perbaikan tetap dilakukan tanpa mengabaikan keselamatan petugas.

“Air adalah kebutuhan dasar. Kami tidak ingin warga terlalu lama menunggu, tapi kami juga harus memastikan semua peralatan aman dioperasikan,” tegasnya.

Ia juga meminta warga bersabar terkait air yang masih keruh.

“Sumber air perlu stabil terlebih dahulu. Kami mohon maaf bila aliran belum sejernih biasanya. Yakinlah, tim kami bekerja maksimal agar kualitas segera kembali normal,” ujarnya.

Distribusi Diproyeksikan Normal dalam Satu Pekan

Dengan pompa yang hampir sepenuhnya pulih dan jalur intake telah terbuka sekitar 95 persen, Perumda AM optimis distribusi air dapat kembali normal dalam waktu sekitar satu pekan.

Sementara petugas terus menuntaskan pekerjaan di lapangan, warga berharap pemulihan berjalan cepat agar kebutuhan air rumah tangga kembali terpenuhi.

(Rini/Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang

 

Serasinews.com, Padang – Krisis air bersih yang beberapa hari terakhir melanda pelanggan Perumda Air Minum (AM) Kota Padang akhirnya mendapat penanganan cepat setelah Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Padang menurunkan alat berat ke intake Kampung Koto, Gunung Pangilun. Langkah darurat ini diambil menyusul permintaan resmi dari Perumda AM dan Pemerintah Kota Padang.

Lebih dari 50 ribu sambungan rumah, setara 200 ribu penduduk, sempat mengalami gangguan hingga terputusnya aliran air akibat sumbatan sedimen tebal yang menutup jalur masuk air baku.

Gerak Cepat BWSS V: Penanganan Tak Boleh Menunggu

Kepala BWSS V Padang, Naryo Widodo, bersama jajaran Satker dan PPK OP 2, langsung meninjau titik penyumbatan dan memutuskan pengerahan alat berat pada malam hari.

“Situasinya sangat mendesak. Atas permintaan Perumda AM dan Pemko Padang, kami langsung bergerak. Ribuan keluarga terdampak dan penanganannya tidak bisa ditunda,” ujar Naryo.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sesuai arahan Menteri PUPR untuk mengutamakan penanganan darurat tanpa sekat antar lembaga.

Sedimen yang menumpuk akibat hujan ekstrem di hulu membuat mulut kanal intake hampir sepenuhnya tertutup, menghentikan suplai air ke instalasi pengolahan.

Sedimen Masif, Pengerukan Manual Tak Lagi Mungkin

Direktur Utama Perumda AM, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi membawa material sedimen dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat pembersihan manual tidak mampu mengimbangi laju penumpukan.

“Jumlah sedimen terlalu banyak dan sangat padat. Tenaga manusia tidak mungkin membersihkan secepat yang dibutuhkan warga,” kata Hendra.

Ia menekankan pentingnya percepatan agar kebutuhan dasar masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Apresiasi Tinggi untuk BWSS V

Hendra menyampaikan terima kasih atas respons cepat BWSS V yang langsung membantu penanganan darurat.

“Kolaborasi ini sangat menentukan. Dukungan alat berat BWSS V benar-benar menyelamatkan warga dari krisis yang bisa berlangsung lebih lama,” ungkapnya.

Perumda AM juga menyiapkan langkah percepatan normalisasi jaringan begitu intake kembali pulih.

Pemulihan Ditargetkan Secepatnya

Dengan dimulainya pengerukan sejak malam hari, proses normalisasi dapat dipercepat. BWSS V memastikan pekerjaan dilakukan tanpa jeda, sementara Perumda AM akan terus memberikan pembaruan hingga aliran air kembali normal.

Sinergi cepat antar lembaga ini menunjukkan bahwa penanganan krisis dapat berjalan lebih efektif ketika semua pihak bergerak serempak demi kepentingan masyarakat.

(Rini/Mond)
#BWSSVPadang #PerumdaAirMinum #Padang

 

Serasinews.com, Padang — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang selama sepekan terakhir kembali menyebabkan gangguan pada layanan air bersih. Hujan yang terus-menerus membuat debit sungai meningkat drastis dan membawa banyak lumpur serta sedimen. Kondisi ini menghambat kinerja sistem pengambilan air (intake) Perumda Air Minum Kota Padang di sejumlah lokasi.

Tingginya tingkat kekeruhan air sungai sebagai sumber baku membuat proses pengolahan tidak bisa berjalan normal. Beberapa intake terpaksa menurunkan kapasitas produksi, bahkan ada yang berhenti beroperasi sementara akibat kondisi yang tidak memungkinkan.

Petugas Tetap Berjibaku di Tengah Hujan Deras

Salah satu titik yang paling parah terdampak adalah Intake Paraku. Pada Selasa (25/11/2025), para petugas terlihat terus bekerja meskipun hujan masih mengguyur deras dan arus sungai sangat kuat. Meski risikonya besar, mereka tetap berupaya agar intake dapat segera kembali berfungsi.

Tumpukan lumpur yang masuk tanpa henti, aliran air yang semakin keruh, serta kondisi medan yang licin membuat pekerjaan semakin berat. Pembersihan saringan, penyesuaian pompa, hingga upaya penanganan manual terus dilakukan sepanjang hari.

Beberapa Intake Lain Ikut Terdampak

Tak hanya Paraku, intake lain milik Perumda Air Minum Kota Padang pun mengalami gangguan serupa. Tingginya kekeruhan air akibat banjir sungai membuat proses pengolahan menurun tajam dan berdampak pada distribusi air ke pelanggan.

Meski demikian, seluruh tim teknis sudah dikerahkan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Pernyataan Resmi dari Kasubag Humas

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem membawa tantangan besar bagi sistem produksi air bersih.

“Kekeruhan air saat ini berada jauh di atas batas aman pengolahan. Hampir semua intake terdampak lumpur dari luapan sungai. Namun petugas kami tetap bekerja maksimal, siang dan malam, untuk memulihkan produksi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan petugas tetap menjadi prioritas, namun dedikasi para pekerja lapangan patut diapresiasi.

“Kami memohon pengertian pelanggan atas gangguan yang terjadi. Tim kami tidak tinggal diam—mereka terus berusaha di tengah hujan dan arus deras agar suplai air segera kembali normal. Informasi perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” tambahnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau warga agar berhemat dalam penggunaan air serta menyiapkan cadangan air bersih selama gangguan berlangsung. Warga juga dapat menyampaikan keluhan atau meminta informasi melalui call center, media sosial, maupun kantor unit layanan terdekat.

(Rini/Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang

 

Serasinews.com, Padang —
Hujan deras yang terus mengguyur Kota Padang beberapa hari terakhir memberikan dampak serius terhadap operasional Perumda Air Minum Kota Padang. Intensitas curah hujan yang tinggi dan diprediksi masih berlanjut membuat pasokan air baku ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) terganggu, bahkan berpotensi terhenti di sejumlah wilayah.

Debit sungai yang meningkat drastis membawa serta material lumpur, kayu, dan sedimen dalam jumlah besar. Akibatnya, proses penyaringan awal di beberapa IPA tidak lagi berjalan optimal. Bar screen yang seharusnya menahan material padat justru kewalahan diterjang arus kuat, menyebabkan sebagian material lolos dan mengganggu unit pengolahan berikutnya. Di beberapa intake, penyumbatan terjadi total sehingga petugas harus turun langsung untuk membersihkannya secara manual—sebuah pekerjaan penuh risiko di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Dampak dari gangguan tersebut mulai dirasakan warga. Sejumlah kawasan di Kota Padang mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara distribusi air bersih. Sebagai langkah darurat, Perumda Air Minum Kota Padang langsung mengerahkan armada mobil tangki ke wilayah-wilayah paling terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Adhie Zein, menegaskan bahwa situasi ini menjadi tantangan besar bagi seluruh petugas di lapangan.

“Kami setiap hari menghadapi derasnya arus sungai yang keruh. Petugas tetap turun ke intake meskipun hujan tidak berhenti. Situasinya sangat berbahaya, namun kami berkomitmen menjaga distribusi air tetap berjalan,” ujar Adhie menyampaikan pesan Dirut, Senin (24/11/2025).

Ia menambahkan bahwa seluruh tim teknis, distribusi, dan armada mobil tangki bekerja sepanjang waktu untuk meminimalkan dampak gangguan kepada warga.

“Kami memohon kesabaran masyarakat. Semua sumber daya sudah kami kerahkan, dan kami berharap doa agar petugas selalu diberi keselamatan.”

Perumda Air Minum Kota Padang juga membuka layanan pengaduan dan permintaan suplai air tangki 24 jam melalui nomor 0811-669-123.

Di Balik Derasnya Hujan: Kisah Perjuangan Petugas Air Minum Kota Padang

Saat malam turun dan hujan masih mengguyur tanpa jeda, ketika sebagian besar warga terlelap, sejumlah petugas Perumda Air Minum justru baru memulai tugas. Mereka mengenakan helm keselamatan, sepatu anti selip, dan jas hujan tebal. Cahaya senter di kepala mereka memantul di permukaan sungai yang meluap—menjadi satu-satunya penerang dalam gelapnya malam.

Pertaruhan Nyawa di Titik Intake

Di intake Nanggalo, air sungai berubah pekat, membawa gelondongan kayu, ranting, hingga sampah rumah tangga. Setiap beberapa jam sekali, petugas harus membersihkan bar screen agar penyumbatan tidak menghentikan IPA.

“Kalau dibiarkan sebentar saja, seluruh proses bisa berhenti,” ujar seorang petugas yang wajahnya penuh percikan lumpur.

Dengan alat seadanya, mereka menarik dan memindahkan material berat. Satu langkah keliru bisa berakibat fatal, namun rasa tanggung jawab membuat mereka tetap bertahan di tengah derasnya arus.

Kerja Tanpa Henti, Meski Langit Mengamuk

Ketika IPA terganggu, distribusi ke rumah warga ikut terdampak. Maka armada tangki bergerak. Truk-truk Perumda Air Minum melaju menembus hujan, bahkan ketika listrik di beberapa wilayah padam.

Bagi mereka, pelayanan tidak mengenal kata berhenti.

“Senyum warga itu yang menghapus lelah,” kata seorang sopir armada tangki sambil membantu warga mengisi wadah air.

Dukungan Warga, Energi yang Menguatkan

Meski fisik terkuras, dukungan masyarakat menjadi penyemangat. Ucapan terima kasih, makanan dari komunitas, bahkan sekadar sapaan membuat petugas merasa perjuangan mereka tidak sia-sia.

“Kami sadar pelayanan mungkin belum sempurna. Tapi percayalah, seluruh petugas bekerja dengan sepenuh hati,” ujar Adhie Zein.

Harapan di Tengah Cuaca Ekstrem

Di tengah cuaca yang sulit diprediksi, Perumda Air Minum Kota Padang tetap menegaskan komitmennya untuk melayani. Para petugas tidak hanya menjalankan tugas, tapi juga menjalankan pengabdian bagi kota yang mereka cintai.

Dirut Hendra Pebrizal mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan mendoakan para petugas agar selalu dalam lindungan.

(Rini/Mond)
#PerumdaAirMinum
#Padang

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.