Articles by "Dirlantas Polda Sumbar"

Tampilkan postingan dengan label Dirlantas Polda Sumbar. Tampilkan semua postingan



Sumbar, Serasinews.com - Selama 14 hari kedepan, Polda Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar operasi Patuh Singgalang 2024 yang terhitung sejak tanggal 15-28 Juli 2024.

Operasi Patuh Singgalang 2024 bertemakan "Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas".

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, S.Ik. melalui Kabag Bin Ops Ditlantas AKBP Agung Pranajaya, S.Ik mengatakan, Operasi Patuh Singgalang ini, selain dari Ditlantas juga melibatkan Satlantas Polres sejajaran Polda Sumbar. 

"Jumlah semua personel yang terlibat Operasi Patuh adalah 562 personel. Untuk Polda Sumbar sendiri ada 47 personel yang dilibatkan," katanya, Senin (15/7) di Mapolda Sumbar. 

Dalam Operasi Patuh Singgalang 2024 ini, terdapat beberapa sasaran prioritas dalam operasi ini, yakni 9 pelanggaran prioritas, diantaranya:
- Pengemudi Ranmor Menggunakan HP (Handphone)
- Pengemudi Ranmor Yang Masih Dibawah Umur 
- Boncengan Lebih Dari 1 Orang 
- Tidak Menggunakan Helm SNI
- Mengemudikan Ranmor Dibawah Pengaruh Alkohol 
- Melawan Arus 
- Tidak Menggunakan Safety Belt
- Mengemudikan Ranmor Ugal-ugalan / Melebihi Batas Kecepatan 
- Over Dimension dan Over Load
- Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi 
- Kendaraan Dengan Strobo dan Sirine.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk patuh terhadap aturan dalam berlalu lintas demi keselamatan, dimana dimulai dari mewujudkan tertib berlalu lintas. 

"Harapan kami dengan pelaksanaan Operasi Patuh singgalang 2024 adalah dapat meningkatkan kesadaran, disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Menurunnya angka pelanggaran lalu lintas dan menurunnya angka dan fatalitas kecelakaan," terangnya. 

AKBP Agung Pranajaya menjelaskan, saat Operasi berlangsung petugas akan melaksanakan penegakan hukum (gakum) secara elektronik (statis dan mobile), serta memberikan teguran simpatik dan humanis terhadap masyarakat yang melanggar.

"Untuk Polres yang tidak ada ETLE bisa tilang manual, cuma yang di kedepankan teguran simpatik dan humanis," pungkasnya.(*)


Padang, Serasinews.com - Pihak kepolisian akan menindak pengendara yang menerobos perbaikan jalur Lembah Anai, sebab jalur tersebut masih dalam perbaikan akibat rusak pasca bencana alam.

"Kita akan menjerat masyarakat yang bandel karena melewati jalur Lembag Anai yang menghubungkan Padang-Bukittinggi dengan menilang mereka," kata Dirlantas Polda Sumbar, Kombespol Dwi Nur Setiawan, Senin, (27/5) siang.

Dwi menyampaikan, jalur tersebut masih dalam masa perbaikan pasac bencana banjir bandang, sehingga pengendara dilarang melintasinya. 

"Dasar menindaknya Undang-undang Lalu lintas, sebab jalur tersebut tidak boleh ditempuh (verboden) selama dalam masa perbaikan," sebut Dwi. 

Dwi menyebutkan, selaku Dirlantas Polda Sumbar, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan Padang- Bukittinggi atau sebaliknya, tidak menggunakan jalur tersebut. 

"Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk menggunakan jalur yang dianjurkan seperti Malalak dan Sitinjau Lauik," ungkap Dwi.  

Ia mengakhiri, apabila masyarakat pengguna kendaraan bermotor masih memaksa menempuh jalur tersebut, akan mengganggu proses pengerjaan perbaikan jalan. 

"Masyarakat yang tetap lalu lalang akan menghambat proses perbaikan jalan. Pengendara belum boleh melalu jalur tersebut karena  sangat berisiko tinggi sebab kontur masih labil, meskipun jalannya sudah diperbaiki," pungkasnya. (*)



Sumbar, Serasinews.com  - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, S.Ik. MH menerima penghargaan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi).

Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Lemkapi Edi Saputra Hasibuan, di Mako Ditlantas Polda Sumbar, Kamis (2/5).

Selaku Direktur Lemkapi, Edi Hasibuan menuturkan pihaknya selalu melakukan riset dan melihat terkait pelayanan Polri kepada masyarakat. 

"87,3 % masyarakat puas terhadap pelayanan mudik oleh polri, salah satunya di Polda Sumbar," kata Edi.

Dirinya menambahkan, penghargaan yang diberikannya kepada Dirlantas Polda Sumbar atas suksesnya penerapan 'One Way' di Sumbar saat Mudik Lebaran 2024, sehingga masyarakat merasa nyaman dan banyak memberikan apresiasi.

"Penerapan One Way (Sumbar) sangat kondusif dan membuat masyarakat senang. Diharapkan hal-hal seperti ini dapat terus diberikan dalam memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat," imbuhnya. 

Sementara, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan menyampaikan terimakasih kepada Lemkapi terhadap survei dan penilaian yang diberikan atas kinerja Ditlantas Polda Sumbar dalam hal pelaksanaan kegiatan mudik lebaran tahun ini.

"Dengan apresiasi ini kita menjadi mawas diri untuk memperbaiki hal-hal yang kita ketahui ada masyarakat yang kontra dan prokontra. Dengan prokontra ini sebagai masukan bagi kami di Ditlantas Polda Sumbar untuk memperbaiki untuk tahun kedepannya sehingga proses mudik tahun-tahun berikutnya bisa berjalan lancar, aman dan masyarakat tenang dalam pelaksanaan mudik," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, S.Ik mengatakan, pembatasan operasional angkutan barang selama mudik Idul Fitri 1445 Hijriah akan diterapkan selamat Operasi Ketupat Singgalang 2024.

"Dilakukan pembatasan terhadap mobil barang sumbu tiga pada 5 April, pukul 09.00 WIB, hingga 16 April, pukul 08.00 WIB," katanya, Minggu, (24/3).

Dikatakan, mobil angkutan barang yang boleh melintas adalah hantaran uang, BBM, hewan ternak, pupuk, pakan ternak, logistik pemilu, keperluan penanganan bencana alam, sepeda motor mudik dan balik gratis, serta kebutuhan pokok (sembako).

"Sedangan angkutan yang tidak boleh melintas seperti mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang yang digunakan untuk pengangkutan hasil galian seperti tanah, pasir, batu, hasil tambang, dan bahan bangunan, dan lainnya," ujar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan.

Lanjut Dirlantas menerangkan, pembatasan operasional angkutan barang di Provinsi Sumbar pada ruas jalan Padang-Solok-Kiliran Jao-Batas Provinsi Jambi, (Kabupaten Dharmasraya dan sebaliknya), dan Padang-Padang Panjang-Bukittinggi- batas Provinsi Riau (Kabupaten Lima Puluh Kota).

"Pembatasan ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kepala Korps Lalu-lintas Polri dan Direktur Jenderal Bina Marga, dengan masing masing NOMOR : KP-DRJD 1305 Tahun 2024, NOMOR :SKB/67/11/2024, NOMOR : 40/KPTS/Db/2024," ujarnya.

Dirinya menambahkan, pembatasan itu berdasarkan surat edaran gubernur Sumbar, Nomor 550/251/DISHUB-SB/III/2024 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 1445 Hijriah tahun 2024 di Sumbar.

"Pengusaha angkutan barang yang bersikukuh, akan kita tindak tegas, penilangan, dan pengandangan kendaraan sampai waktu kendaraan boleh dilalui. Saya meminta kepada pengusaha alat pengangkutan barang agar berpedoman dengan SKB dan edaran gubernur tersebut," jelasnya. (*)


Sumbar, Serasinews.com - Direktur Lalu-lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, S.Ik menyampaikan bahwa skema jalan satu arah (one way) akan mengalami perubahan jalur, pada libur Idul Fitri 1445 Hijriah tahun ini di Sumatera Barat. 

"Rekayasa arus lalu lintas kita ubah polanya yaitu dari Kota Padang-Bukittinggi mengunakan jalur Malalak, kemudian dari Bukittinggi-Padang melalui jalur utama atau jalur Padangpanjang," katanya, Kamis (21/3/2024).

Dikatakan Dirlantas, pada tahun 2023 jalur satu arah dari Padang ke Bukittinggi melalui jalur utama, (Kayutanam-Padang Panjang), dan dari Bukittinggi menuju Padang melalui jalur Malalak. 

"Perubahan ini sesuai analisa evaluasi tahun lalu, maka dilakukan perubahan jalur, karena terjadi penyempitan jalan pada jalur sebelumnya," ujarnya.

Menurut Kombes Pol Dwi, penerapan jalur satu arah dimulai pada 7 April hingga 15 April 2024, dari pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB. 

"Satu jam sebelum dan sesudah penerapan jalur satu arah dilaksanakan pembersihan jalur terhadap kendaraan terlebuh dahulu," terangnya. 

Konbes Pol Dwi Nur Setiawan menambahkan, terdapat sejumlah titik longsor tetapi sudah dilakukan perbaikan oleh pihak terkait. Selain itu juga disiagakan alat berat.

"Perbaikan sementara sudah dilakukan jalur Malalak di KM 68 dan KM 69 serta KM 102," pungkasnya. (*)


Padang, Serasinews.com - Ditlantas Polda Sumbar akan menyelengarakan Operasi Keselamatan Singgalang 2024 dari 4 Maret hingga 17 maret 2024, dan akan di mulai hari Senin.

Kegiatan Operasi ini bertujuan menurunkan pelanggaran dan kecelakaan dalam berlalu lintas. 
Sebanyak 715 Personil akan di turunkan dalam Operasi ini Sehingga menciptakan keamanan, keselamatan,keterpiban dan kelancaran dalam berlalu lintas, "kata Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Dwi Nur Setiawan, Jum'at (01/03) di ruang kerjanya. 

Dwi Nur Setiawan (Dirlantas) mengajak masyarakat untuk selalu tertib dan disiplin dalam berlalu lintas agar menekan angka pelangaran dan kecelakaan lalu lintas.

Dalam operasi ini kepolisian agar menindak pelanggaran yang kasat mata seperti tidak memakai helm, melawan arus, tidak memiliki SIM, menyalib di garis lurus dan pelangaran yang menyebabkan gangguan lalu lintas.tegasnya

Dirinya berharap dengan operasi ini dapat menekan angka pelangaran dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) .

Dirlintas juga tidak lupa mengigatkan  mengigat kepada anggota yang bertugas di lapangan untuk selalu Hurmanis dan tidak melakukan perdebatan dengan masyarakat, tutupnya.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.