Articles by "Sumatera Barat"

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai Aleknagari Amak Lisa anthropophobia Antikorupsi Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang balapliar Bali Balikpapan Bandung Banjir BanjirBandang bansos banten Banyuwangi Bapenda Batam BBM bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaKotaPadang BibitSiklonTropis95B BMKG BNNsumbar Box Redaksi BPBDSumbar BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia bukit sitinurbaya Bukittinggi BWSS V padang BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Denpasar Depok Dharmasraya Dinas sosial dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar dubalangkota Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina gangguanhormon gaya hidup GayaHidup gempa gerakcepatdinsos gorontalo Gresik gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HIV Hot New hukum HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob IlegalFishing Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri kapolres kapolressijunjung Kapolri kasat narkoba KasusMedis keamanan kebakaran KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kementrian PU kementriankebudayaan kendaraan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam ketertiban umum Kiwirok KKB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPariaman KPK Kriminal KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy life style lifestyle Lima Puluh Kota lingkungan listrikilegal lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek manila Medan mentalhealth Mentawai Mimika MTsN10pesisirselatan mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NTT odgj Oksibil olahraga Opini oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangRancak Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemutihanPajakKendaraan pencabulan Pencirian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanmayat Pengancaman pengangguran penganiayaan Penggelapan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR Poldasumbar Policegoestoscool Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar polrespesel Polresta bukittinggi Polresta Padang polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrajuritTNITewas premanisme Presiden RI psp padang Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau sabu Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP Sawahlunto Sawmil segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia Serang Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumatra barat Surabaya swasembadapangan tambangilegal Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi tsunamiDrill Uin UIN IB Padang Utama UUMD3 Viral Yalimo Yogyakarta Yuhukimo
Tampilkan postingan dengan label Sumatera Barat. Tampilkan semua postingan

 

  Serasinews.com,Padang,— Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang kini berada di garda depan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02 Tahun 2025 tentang percepatan rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi di seluruh Indonesia.

Lebih dari sekadar membangun saluran air, langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia di tengah tantangan nyata: perubahan iklim, degradasi lahan, dan kebutuhan air yang terus meningkat.

Fokus di Hulu: Irigasi Tersier, Kunci Produktivitas

Di Sumatera Barat, perhatian utama BWS Sumatera V Padang tertuju pada rehabilitasi jaringan irigasi tersier—jaringan paling dekat dengan lahan pertanian rakyat. Di sinilah dampak nyata terasa. Ketika air mengalir lancar ke sawah, kehidupan petani ikut bergerak.

“Kami tidak hanya membangun saluran, kami menghidupkan kembali pertanian. Ketika air lancar, panen meningkat, ekonomi petani bangkit,” ujar salah satu pejabat teknis BWS. 

Melalui kolaborasi erat dengan pemda, kelompok tani, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), BWS Sumatera V memastikan seluruh proses berjalan terarah: dari perencanaan teknis, pengerjaan lapangan, hingga pemeliharaan sistem yang efisien.

Manfaat Nyata: Dari Petak Sawah ke Peta Ketahanan Pangan Nasional

Pelaksanaan Inpres ini membuka banyak peluang jangka panjang:

Produktivitas Naik: Air irigasi yang stabil memungkinkan petani menanam lebih sering, meningkatkan indeks pertanaman, dan memperluas lahan produktif.

Swasembada Pangan: Sumatera Barat sebagai lumbung beras di Sumatera kini didukung infrastruktur yang lebih siap, memperkuat kontribusinya pada ketahanan pangan nasional.

Mitigasi Risiko Gagal Panen: Irigasi yang baik jadi benteng menghadapi kekeringan dan perubahan cuaca ekstrem.

Efisiensi dan Inovasi: Teknologi seperti sistem irigasi tertutup, pengaturan debit otomatis, hingga pemantauan digital mulai diterapkan untuk penggunaan air yang lebih hemat dan tepat.

Pemberdayaan Petani: Lewat program padat karya dan penguatan kelembagaan P3A, petani tidak hanya sebagai penerima manfaat, tapi juga pengelola infrastruktur irigasi mereka sendiri.

Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Dengan irigasi yang baik, sektor pertanian tumbuh, industri pengolahan hasil tani berkembang, dan ekonomi lokal ikut bergerak.

Kolaborasi: Fondasi Keberlanjutan

Keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi antar pihak: pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. BWS Sumatera V Padang berperan sebagai penghubung antara kebijakan nasional dan realita lapangan.

Lebih dari pembangunan fisik, BWS juga mengembangkan sistem pemantauan berbasis data untuk memastikan proyek berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Data ini menjadi landasan pengambilan keputusan yang lebih akurat di masa depan.

Menuju Kedaulatan Pangan Lewat Irigasi yang Tangguh

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen kuat, program ini diharapkan menjadi landasan Indonesia menuju kemandirian dan kedaulatan pangan. Ini bukan hanya soal membangun saluran air, tetapi soal membangun ekosistem pertanian yang tangguh, modern, dan berkelanjutan.

“Air adalah kehidupan. Dan irigasi, adalah jalannya menuju kesejahteraan,” itulah semangat yang terus mengalir bersama BWS Sumatera V Padang.

Jika kamu butuh versi ringkas, siaran pers, atau naskah video dari narasi ini, tinggal beri tahu.

(Rini

 


Serasinews.com, PADANG PANJANG — Dalam tiga hari terakhir, tanah Sumatera Barat seolah tak pernah benar-benar tenang. Getaran demi getaran mengguncang bumi Ranah Minang  bukan hanya sekali dua kali, melainkan sebanyak 47 kali sejak 14 Oktober hingga 16 Oktober 2025.

Data mencengangkan itu dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi, Kamis (16/10/2025) pagi.

“Sampai pukul 08.00 WIB, kami mencatat sudah terjadi 47 kali gempa sejak tanggal 14 Oktober. Semua aktivitas gempa tersebut terdeteksi di segmen Sianok bagian utara,” tulis Suaidi dalam keterangan resminya.

Sianok, Urat Patah yang Tak Pernah Tidur

Segmen Sianok bukan sekadar nama di peta geologi. Ia adalah salah satu urat nadi dari Sesar Besar Sumatera patahan raksasa sepanjang ribuan kilometer yang membentang dari Aceh hingga Lampung.
Dan dari lima segmen utama sesar yang melintasi wilayah Sumbar, Sianok-lah yang paling aktif.

“Frekuensi gempa kecil dengan magnitudo di bawah 3,5 ini bisa menjadi pertanda bahwa segmen sedang dalam fase foreshock  atau gempa pendahuluan yang kadang disusul oleh gempa lebih besar (mainshock),” jelas Suaidi.

Dalam istilah ilmiah, rentetan gempa kecil ini adalah bentuk “napas” dari kerak bumi yang sedang menyesuaikan tekanan. Namun di balik bahasa tenang para ahli geofisika itu, tersimpan potensi ancaman serius.

“Kejadian gempa ini merupakan proses pelepasan energi (energy release) dari segmen Sianok yang sedang berusaha mencapai kestabilan,” tambah Suaidi.

Seruan untuk Waspada: Dari Tebing hingga Sungai

Menyikapi pola gempa yang meningkat, BMKG mengimbau agar pemerintah daerah segera memperkuat edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat yang tinggal di sekitar zona sesar aktif.

Masyarakat diimbau untuk:

  • Menjauhi tebing curam yang rawan longsor,
  • Mewaspadai aliran sungai di dekat jalur sesar yang berpotensi menjadi sumber galodo (banjir bandang khas Sumatera Barat),
  • Dan yang paling penting, selalu memperbarui informasi resmi dari BMKG.

“Demikian kami sampaikan, semoga menjadi bagian dari kesiapsiagaan dan kewaspadaan bersama,” pungkas Suaidi.

Sianok: Di Balik Keindahan, Tersimpan Luka Bumi

Segmen Sianok merupakan salah satu dari 19 segmen patahan aktif dalam sistem Sesar Besar Sumatera (Sesar Semangko). Panjangnya sekitar 90 kilometer, membentang dari timur laut Danau Singkarak, melewati barat daya Gunung Marapi, hingga Ngarai Sianok di Bukittinggi — kawasan yang terkenal indah, tetapi ternyata juga menyimpan potensi bahaya laten.

Patahan ini bergerak secara horizontal (strike-slip), dengan kecepatan geser mencapai 23 milimeter per tahun.
Jika tekanan terus menumpuk dan tak segera terlepas, segmen ini mampu menghasilkan gempa dahsyat dengan magnitudo hingga 7,4.

Jejak Gempa-Gempa Besar di Sianok

Sejarah mencatat, Sianok bukanlah wilayah asing bagi bencana besar. Beberapa kali, bumi di sepanjang jalurnya pernah pecah dengan kekuatan yang memorakporandakan:

  • 1 Oktober 1822: Segmen ini memicu gempa besar yang mengguncang wilayah pedalaman Sumatera Barat.
  • 4 Agustus 1926: Gempa bermagnitudo 7,0 meluluhlantakkan kawasan antara Bukittinggi dan Danau Singkarak, menelan ratusan korban jiwa dan meninggalkan luka sejarah bagi Sumbar.
  • 6 Maret 2007: Dua gempa beruntun dengan magnitudo 6,4 dan 6,3 kembali mengguncang. Tanah Datar dan Padang Panjang menjadi saksi bisu atas rumah-rumah roboh dan puluhan nyawa melayang.

Kini, hampir dua dekade berselang, Sianok kembali menunjukkan gelagatnya.
Rangkaian 47 gempa dalam waktu tiga hari bisa jadi hanyalah “bisikan” kecil bumi, tapi juga bisa menjadi pertanda sebelum letupan energi besar berikutnya.

Antara Sains dan Kesiapsiagaan

Para ahli mungkin akan memandangnya sebagai data, tren, dan grafik seismik. Tapi bagi masyarakat di kaki Gunung Marapi, di lembah Singkarak, atau di tepi Ngarai Sianok, setiap getaran kecil adalah alarm yang nyata  pengingat bahwa mereka hidup di atas bumi yang terus bergerak.

Sumatera Barat memang indah, tapi di bawah keelokan alamnya, tersimpan kekuatan geologi yang luar biasa — dan tanggung jawab besar untuk selalu waspada.

Sumber: BMKG Geofisika Padang Panjang.

(Riko)

#Gempa #SumateraBarat #BMKG #PatahanSegmensianok


Serasinews.com, Padang - Di tengah derasnya arus modernisasi pelayanan publik yang kerap menitikberatkan pada kecepatan dan efisiensi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda. Di bawah komando Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Ditlantas Polda Sumbar berupaya menanamkan nilai-nilai human touch dalam setiap aspek pelayanan, melalui sebuah gerakan sederhana namun sarat makna “Polantas Menyapa.”

Program ini bukan sekadar seremonial atau rutinitas kehumasan. Ia adalah wujud nyata dari visi kepemimpinan yang berakar pada empati dan kepedulian. Setiap senyum, sapaan, dan perhatian kecil yang diberikan kepada masyarakat di ruang pelayanan BPKB Ditlantas Polda Sumbar menjadi bentuk nyata bagaimana pelayanan publik seharusnya dijalankan: bukan hanya dengan tangan, tapi juga dengan hati.

Senyum dan Sapaan yang Mengubah Suasana

Siang itu, suasana di ruang pelayanan BPKB Ditlantas Polda Sumbar terasa berbeda. Alih-alih kaku dan tegang seperti biasanya, ruangan tersebut justru dipenuhi senyum dan canda ringan. Beberapa personel lalu lintas tampak menyapa warga yang datang dengan ramah. Ada yang dengan sopan membantu seorang ibu lansia mengisi formulir, ada pula yang dengan sabar berjongkok di depan anak kecil sambil menyerahkan bingkisan kecil berisi permen dan balon warna-warni.

Kehangatan kecil itu ternyata membawa dampak besar.
“Biasanya kalau ngurus BPKB tuh rasanya tegang, takut salah, suasananya formal banget. Tapi kali ini beda, ramah sekali. Saya merasa dihargai,” ujar Rita (43), seorang warga asal Lubuk Begalung yang tampak sumringah usai menyelesaikan urusannya.

Di sudut ruangan lain, seorang petugas dengan tulus menyalami warga yang baru saja menerima dokumennya. “Terima kasih sudah tertib ya, Bu. Semoga harinya menyenangkan,” ujarnya dengan senyum tulus  kalimat sederhana yang membuat siapa pun merasa dihormati dan diakui.

Pelayanan Publik Berbasis Empati

Menurut Kombes Reza, pelayanan terbaik bukan hanya tentang berapa cepat sebuah administrasi selesai, melainkan seberapa dalam masyarakat merasa diperhatikan.
“Pelayanan publik itu bukan hanya prosedur. Ia tentang hubungan antar manusia. Polantas bukan sekadar petugas di jalan, tapi pelayan masyarakat. Dan pelayanan yang tulus lahir dari empati,” ungkapnya dengan nada tenang namun penuh keyakinan.

Ia menegaskan, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi jembatan kepercayaan antara polisi dan masyarakat. Dalam pandangannya, Polantas Menyapa bukan sekadar slogan, melainkan simbol perubahan paradigma  dari sekadar melayani, menjadi menghadirkan kehangatan.

Transformasi Budaya Pelayanan di Era Kombes Reza

Sejak menjabat sebagai Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Reza dikenal sebagai sosok yang mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kebijakan. Ia memulai langkah transformasi pelayanan publik dengan dua arah utama: digitalisasi sistem dan humanisasi pelayanan.

Digitalisasi dilakukan untuk mempercepat proses administrasi  seperti layanan BPKB dan SIM yang kini semakin terintegrasi dan transparan. Namun, di sisi lain, ia menyadari bahwa teknologi tanpa sentuhan manusia akan kehilangan makna.
“Digitalisasi mempercepat, tapi empati yang mengikat,” ujarnya.

Melalui program Polantas Menyapa, Ditlantas Polda Sumbar menanamkan nilai-nilai itu kepada seluruh personel. Setiap petugas didorong untuk hadir dengan wajah yang bersahabat, bahasa tubuh yang menghargai, dan sikap yang tulus dalam membantu masyarakat.

Implementasi Nyata Polri Presisi

Program Polantas Menyapa juga menjadi refleksi dari implementasi konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Bagi Kombes Reza, Polri Presisi tidak hanya berhenti pada sistem kerja profesional dan digital, tapi juga mencakup sisi kemanusiaan yang tidak boleh hilang.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polantas bukan sekadar penegak aturan, tetapi juga pelindung dan pelayan yang hadir dengan hati,” katanya.

Pendekatan ini ternyata mendapat sambutan luar biasa. Di media sosial resmi Ditlantas Polda Sumbar, unggahan terkait kegiatan Polantas Menyapa dibanjiri komentar positif dari masyarakat. Banyak warganet menulis bahwa mereka merindukan suasana pelayanan publik yang seperti ini  bersahabat, ramah, dan tidak berjarak.

Dari Kepemimpinan yang Menginspirasi ke Budaya Pelayanan yang Melekat

Apresiasi masyarakat tidak membuat Kombes Reza berpuas diri. Justru hal itu menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Ditlantas untuk menjadikan Polantas Menyapa bukan sekadar kegiatan mingguan, melainkan budaya pelayanan yang hidup dalam keseharian.

“Kalau masyarakat bisa tersenyum dan pulang dengan rasa nyaman setelah berurusan di ruang pelayanan, itu artinya kami sudah memberikan lebih dari sekadar dokumen. Kami telah memberi pengalaman yang berkesan,” tuturnya dengan tulus.

Kombes Reza pun terus mendorong agar setiap personel menjadikan nilai-nilai keramahan dan kepedulian sebagai identitas. Sebab menurutnya, Polantas bukan hanya simbol ketertiban jalan raya, tapi juga cerminan wajah Polri yang sesungguhnya.

Makna Besar dari Sentuhan Kecil

Dari sekadar senyum dan sapaan, lahirlah kepercayaan. Dari perhatian kecil, tumbuh rasa hormat dan penghargaan.
Program Polantas Menyapa membuktikan bahwa pelayanan publik tidak harus megah untuk bermakna  cukup dengan kehangatan hati dan kepedulian tulus, hubungan antara polisi dan masyarakat bisa menjadi lebih manusiawi.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, Ditlantas Polda Sumbar tengah membangun wajah baru pelayanan publik  wajah yang tersenyum, menyapa, dan peduli. Sebuah langkah kecil dengan dampak besar bagi citra Polri dan rasa percaya masyarakat.

Catatan Redaksi

Program Polantas Menyapa merupakan contoh nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Kombes Reza menunjukkan bahwa di balik seragam dan tugas berat seorang polisi, ada hati yang ingin mendengar, menyapa, dan melayani.

Senyum, empati, dan kehangatan yang ia tanamkan kepada jajaran bukan hanya mengubah suasana ruang pelayanan, tapi juga mengubah cara masyarakat memandang Polantas.
Dan di sanalah  di antara sapaan dan senyum itu  kepercayaan publik perlahan tumbuh kembali.

(Mond/Rini) 

#DirlantasPoldaSumbar #SumateraBarat


Serasinews.com, Padang — Sebuah langkah besar dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat di Sumatera Barat resmi dimulai. Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Sumatera Barat bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ratu Prabu Sumbar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebuah inisiatif yang sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan menjadi salah satu prioritas utama Kapolri.

Penandatanganan yang berlangsung di Dapur Umum Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) Lolong, Padang, pada Kamis (tanggal tidak disebutkan), menjadi simbol kuat dari sinergi lintas institusi. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanata, dengan disaksikan oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar serta jajaran pengurus Bhayangkari.

Gerakan Nyata untuk Masyarakat Rentan

Program MBG merupakan implementasi nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi, seperti anak-anak sekolah, ibu hamil, dan keluarga prasejahtera. Melalui kolaborasi antara SPPG Lolong Polda Sumbar dan DPW Ratu Prabu Sumbar, program ini menargetkan lebih dari 3.500 penerima manfaat di berbagai wilayah Kota Padang.

“Seluruh makanan yang diproduksi harus memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan standar gizi yang telah ditetapkan. Kami ingin memastikan setiap porsi yang diterima masyarakat bukan sekadar makanan, tetapi energi dan harapan untuk masa depan,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanata dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Respons Cepat Kapolda untuk Dunia Pendidikan

Momentum penandatanganan MoU ini juga diwarnai dengan momen menarik ketika perwakilan Kepala Sekolah SMK 3 Padang menyampaikan keluhan bahwa pihaknya belum menerima bantuan dari program MBG. Tanpa ragu, Kapolda langsung menanggapi dengan sigap dan penuh empati.

“Tidak perlu curhat ke Presiden. Saya bersama Ketua DPW Ratu Prabu Sumbar akan berikan langsung 240 porsi makanan bergizi untuk guru-guru SMK 3 Padang. Saya pastikan itu terealisasi segera,” tegas Kapolda dengan nada tegas namun penuh kepedulian.

Pernyataan tersebut disambut dengan tepuk tangan panjang dan rasa haru dari peserta acara, menandakan komitmen nyata jajaran kepolisian terhadap dunia pendidikan.

Komitmen Penuh Ratu Prabu Sumbar

Sementara itu, Ketua DPW Ratu Prabu Sumbar, Joni Putera Sikumbang, SH, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran.

“Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud komitmen nyata kami untuk mengawal proses mulai dari pengolahan bahan makanan, pemenuhan standar gizi, hingga distribusi ke penerima manfaat. Semua dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar Joni dengan tegas.

Menurutnya, sinergi antarorganisasi sosial dan lembaga pemerintah menjadi kunci keberhasilan program MBG. Selain memperkuat ketahanan pangan masyarakat, kerja sama ini juga menumbuhkan nilai solidaritas dan semangat gotong royong di tengah tantangan sosial-ekonomi pascapandemi.

Peran Bhayangkari dalam Mengawal Kualitas Gizi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua YKB Polda Sumbar, Ny. Sari Gatot Suryanata, menegaskan kesiapan jajarannya dalam memastikan mutu dan standar gizi yang ketat di setiap tahap pelaksanaan program.

“Bhayangkari tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penjaga kualitas. Kami siap memastikan bahwa makanan yang disajikan tidak hanya lezat, tapi juga bergizi seimbang dan aman dikonsumsi,” ujarnya.

Koordinasi dan Ketepatan Data Jadi Kunci

Ketua Pelaksana Dapur Umum Lolong Polda SumbarDola Indrayani Putri, menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi lintas sektor — mulai dari pengolahan bahan baku hingga pendataan penerima manfaat.

“Kami mendukung penuh program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi. Data penerima manfaat harus sinkron dan akurat agar pembagian tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Menurut Dola, keamanan pangan menjadi aspek yang tidak bisa ditawar. Semua bahan makanan yang digunakan harus memenuhi standar higienitas dan diuji kelayakannya sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Langkah Konkret Menuju Ketahanan Gizi Nasional

Penandatanganan MoU ini menjadi bukti konkret sinergi antara Kepolisian, Bhayangkari, dan organisasi sosial dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat Sumatera Barat. Lebih dari sekadar program sosial, inisiatif ini merupakan bentuk nyata pelayanan humanis Polri dan mitra-mitranya kepada masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif yang kuat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi pondasi untuk melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

(Mond/Rini) 

#SPPG #MakanBergjziGratis #PoldaSumbar


Serasinews.com, Pesisir Selatan — Harapan petani untuk bisa panen lebih dari sekali dalam setahun kian mendekati kenyataan. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang bersama Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau langsung progres pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I) Sawah Laweh di Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka reses anggota DPR RI, di mana Zigo turun langsung ke lapangan didampingi oleh Kepala Seksi PelaksanaanKepala Seksi KPISDA, serta PPK Irigasi dan Rawa I dan II BWS Sumatera V Padang. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan proyek strategis irigasi berjalan tepat sasaran dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat petani.

Dari Sawah Tadah Hujan Menuju Pertanian Produktif

Bagi masyarakat Nagari Duku dan sekitarnya, nama Sawah Laweh bukan sekadar wilayah pertanian biasa. Selama bertahun-tahun, petani di kawasan ini menggantungkan hidup pada hujan. Saat musim kemarau tiba, lahan mengering, dan hasil panen pun menurun drastis.

Namun, melalui pembangunan jaringan irigasi D.I Sawah Laweh, mimpi untuk mengubah sistem pertanian tadah hujan menjadi pertanian beririgasi mulai terwujud. “Selama ini masyarakat hanya bisa menanam sekali setahun. Dengan adanya jaringan irigasi ini, kita berharap ke depan petani bisa menanam hingga tiga kali setahun,” ujar Zigo Rolanda saat berdialog dengan warga dan pelaksana proyek.

Menurut Zigo, infrastruktur irigasi adalah tulang punggung produktivitas pangan di daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga teknis seperti BWS Sumatera V untuk memastikan manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.


Rp 22,3 Miliar untuk Irigasi Sawah Laweh

Dalam kesempatan itu, Zigo juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 22,3 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi di Kabupaten Pesisir Selatan melalui program Inpres Irigasi. Dana tersebut terbagi dalam beberapa tahap, yakni:

  • Tahap II: Rp 2,9 miliar untuk pembangunan jaringan utama;
  • Tahap III: Rp 15,9 miliar untuk penyelesaian jaringan utama lanjutan;
  • dan Rp 3,5 miliar untuk pembangunan jaringan tersier.

Zigo menilai langkah ini sebagai wujud komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian di daerah yang selama ini masih bergantung pada curah hujan. “Infrastruktur air ini bukan hanya soal saluran beton, tapi tentang kehidupan. Air yang mengalir ke sawah berarti mengalirkan harapan baru bagi ribuan keluarga petani,” ujarnya.

Baru 598 Hektare yang Teraliri, Masih Panjang Jalan Menuju 3.273 Hektare

Sementara itu, Kepala Seksi Pelaksanaan BWS Sumatera V Padang menjelaskan bahwa saat ini jaringan irigasi baru mampu mengaliri sekitar 598 hektare sawah dari total 3.273 hektare lahan potensial di D.I Sawah Laweh. Artinya, masih terdapat ribuan hektare sawah yang menunggu aliran air untuk bisa produktif secara optimal.

Untuk mencapai target penuntasan dan memastikan seluruh area bisa dialiri, dibutuhkan anggaran tambahan sekitar Rp 359 miliar. Meski jumlahnya besar, pihak BWS Sumatera V menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan secara bertahap sesuai arahan dan ketersediaan anggaran.

“Kami berupaya maksimal agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Tantangan teknis di lapangan cukup besar, tapi kami terus berkoordinasi dengan semua pihak agar irigasi ini benar-benar berfungsi optimal,” terang perwakilan BWS Sumatera V Padang.

Harapan Baru dari Sawah Laweh

Bagi petani di Nagari Duku, suara air yang mengalir di saluran irigasi bukan hanya tanda musim tanam telah tiba, tapi juga simbol perubahan. Irigasi D.I Sawah Laweh diharapkan mampu mengubah wajah pertanian di Tarusan menjadi lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat dan komitmen BWS Sumatera V Padang, harapan untuk menjadikan Pesisir Selatan sebagai lumbung pangan baru di Sumatera Barat tampak semakin nyata.

“Pekerjaan ini memang belum selesai, tapi setiap meter saluran yang terbangun adalah langkah menuju kesejahteraan petani,” tutup Zigo penuh optimisme.

(Mond/Rini) 

#BWSSVPadang #Padang #Infrastruktur


Serasinews.com,Pasaman – Suara gembira bergema di pelosok Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman. Dari warung kopi hingga pasar nagari, dari tepian sawah hingga kantor pemerintahan, masyarakat memperbincangkan satu kabar yang telah lama mereka nantikan  revitalisasi jalan Simpang Tiga Rumbai menuju Muara Tais akan segera direalisasikan pada tahun anggaran 2025 ini.

Kabar itu bagai embun penyejuk di tengah dahaga panjang masyarakat atas infrastruktur yang layak. Setelah bertahun-tahun berharap, impian warga untuk memiliki akses jalan yang mulus dan representatif akhirnya menemukan titik terang. Dan di balik kabar menggembirakan itu, satu nama kerap disebut penuh rasa terima kasih: Benny Utama, tokoh masyarakat Pasaman, mantan Bupati dua periode, dan kini anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar.

Dari Janji di Musrenbang hingga Aksi Nyata di Senayan

Jika menengok ke belakang, kisah ini bermula dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Pasar Nagari Muara Tais pada tahun 2022. Saat itu, Benny Utama yang masih menjabat sebagai Bupati Pasaman dengan tegas menyampaikan komitmennya: meningkatkan kualitas ruas jalan Simpang Tiga Rumbai–Muara Tais agar layak dilalui dan menjadi jalur vital penggerak ekonomi masyarakat.

Janji itu bukan sekadar kata manis di podium. Dua tahun berselang, meski kini duduk di kursi Senayan sebagai anggota Komisi III DPR-RI, Benny membuktikan bahwa komitmen terhadap kampung halamannya tetap menyala. Melalui sinergi lintas komisi dan kerja politik yang cermat, ia memastikan agar usulan revitalisasi jalan tersebut masuk dalam alokasi APBN 2025 melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Screenshot_20251005_122738~2
Ruas jalan Rumbai - Muara Tais yang akan dilakukan rehabilitasi.

Koordinasi Lintas Komisi yang Berbuah Manis

Perjuangan itu tidak datang begitu saja. Dalam proses panjang di Senayan, Benny Utama menggandeng Zigo Rolanda, rekannya satu fraksi di Partai Golkar yang kini duduk di Komisi V DPR-RI sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar). Dari sinergi dua wakil rakyat Pasaman inilah, usulan Pemerintah Kabupaten Pasaman tahun 2023 akhirnya disetujui sepenuhnya.

“Alhamdulillah, usulan Rp35 miliar itu telah diakomodir sepenuhnya. Pelaksanaannya akan dieksekusi langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Barat di Padang,”
ujar Benny Utama, Kamis (2/10/2025).

Ia menambahkan bahwa proses lelang pembangunan akan segera dilakukan dalam waktu dekat, dan pekerjaan fisik dimulai tahun ini. Proyek tersebut dirancang menggunakan skema Multiyears Contract (MYC) dengan total nilai Rp35 miliar, terbagi dalam dua tahap:

  • Tahun 2025: Rp5,8 miliar
  • Tahun 2026: Rp29,2 miliar

“Dengan sistem MYC, pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan terencana, sehingga hasilnya maksimal untuk masyarakat,” jelas Benny.

Arti Penting Jalan Ini bagi Masyarakat Pasaman

Ruas jalan Simpang Tiga Rumbai–Muara Tais bukan sekadar penghubung antarwilayah. Jalan ini adalah urat nadi utama perekonomian Kecamatan Mapat Tunggul dan sekitarnya. Melalui jalur ini, hasil pertanian, perkebunan, dan ternak masyarakat mengalir ke pusat-pusat perdagangan di kabupaten.

Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak parah sering menjadi keluhan warga. Jalan berlubang, tebing longsor, dan genangan air saat musim hujan kerap membuat mobilitas terganggu. Kini, dengan proyek revitalisasi tersebut, harapan akan akses transportasi yang aman, cepat, dan efisien akhirnya terwujud.

Kado Istimewa untuk Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Pasaman

Tepat pada 8 Oktober 2025, Kabupaten Pasaman merayakan hari jadinya yang ke-80 dengan tema “Bangkit dengan Semangat Bersama.” Pemerintah daerah menggelar berbagai kegiatan  mulai dari promosi potensi daerah, pameran pembangunan, hingga pesta rakyat yang berlangsung dari 1 hingga 11 Oktober.

Dan di tengah semarak perayaan itu, realiasi proyek jalan Rumbai–Muara Tais menjadi kado terindah bagi seluruh masyarakat Pasaman. Tidak hanya karena nilainya besar, tetapi karena di baliknya tersimpan makna yang lebih dalam: janji yang ditepati, perjuangan yang nyata, dan kepedulian yang berkelanjutan terhadap daerah asal.

“Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang selama ini memberi kepercayaan dan dukungan. Jalan ini untuk rakyat Pasaman,”
tegas Benny Utama menutup pernyataannya.

Harapan Baru dari Ujung Utara Sumbar

Kini, masyarakat Mapat Tunggul dan sekitarnya menatap masa depan dengan optimisme baru. Dengan terealisasinya pembangunan jalan ini, mereka yakin geliat ekonomi akan semakin tumbuh, wisata alam akan lebih mudah dijangkau, dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Bagi warga Pasaman, jalan bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol harapan. Dan tahun ini, di usia ke-80 Kabupaten Pasaman, harapan itu akhirnya mulai menjejak nyata di tanah mereka.

(Mond/Deni)

#Infrastruktur #SumateraBarat #Pasaman



Serasinews.com, Padang  Tidak kurang dari 70-an insan pers dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat berkumpul di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Selasa pagi (30/9/2025). Kehadiran mereka bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme melalui Pelatihan Jurnalistik yang digelar dalam rangka memperingati HUT Realitakini.com ke-11 tahun.

Suasana Syukuran HUT yang Penuh Kehangatan

Acara dimulai dengan suasana hangat syukuran ulang tahun media Realitakini.com. Momen menarik terjadi ketika Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, hadir membawa kue ulang tahun khusus sebagai bentuk apresiasi kepada Realitakini.com yang telah 11 tahun berkiprah dalam dunia jurnalistik lokal maupun nasional.

“Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk dukungan kami terhadap insan pers yang terus menjaga marwah dan independensi jurnalistik,” ungkap Susmelawati dalam sambutannya, disambut tepuk tangan para peserta.

Hadirnya Perwakilan Pimpinan Daerah

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Gubernur Sumbar diwakili oleh Budi Arif dari Biro Arpin Sumbar, sementara Walikota Padang diwakili oleh Kadis Kominfo, Boby Firman. Kehadiran mereka menandakan dukungan pemerintah terhadap penguatan kualitas pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Budi Arif menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan.

“Semoga melalui pelatihan ini, kompetensi dan profesionalisme jurnalis di Sumbar semakin meningkat. Pemerintah provinsi siap menggandeng insan pers untuk memajukan daerah dengan pemberitaan yang berintegritas, beretika, dan mampu mengangkat potensi lokal,” ujarnya.

Tujuan dan Fokus Pelatihan

Pelatihan jurnalistik kali ini tak sekadar bersifat seremonial. Menurut Cimbrawati, Pemimpin sekaligus Penanggung Jawab Realitakini.com, kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia media di era digital.

“Materi pelatihan meliputi etika jurnalistik, teknik penulisan berita, reportase lapangan, penyuntingan, foto jurnalistik, hingga praktik jurnalistik daring (online). Harapannya, peserta mampu menyajikan informasi dengan analisis kritis, namun tetap menarik dan mudah dipahami oleh publik,” terang Cimbrawati.

Materi dari Narasumber Berpengalaman

Pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya.

  • Firdaus Abi membawakan materi tentang Kode Etik Jurnalistik, menekankan pentingnya menjaga kredibilitas, independensi, dan kejujuran dalam menyampaikan berita.
  • Novrianto, SH memberikan paparan tentang teknik penulisan berita yang efektif, mulai dari membangun lead yang kuat hingga menyusun narasi berita yang informatif namun tetap humanis.

Kehadiran mereka memberikan pemahaman praktis sekaligus reflektif bagi peserta agar mampu menerapkan prinsip jurnalistik secara tepat dalam keseharian kerja di lapangan.

Harapan ke Depan

Penutup acara ditandai dengan pesan optimistis dari penyelenggara.
“Semoga pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi insan pers Sumatera Barat. Dengan keterampilan yang semakin terasah, wartawan dapat menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya kritis dan akurat, tapi juga mampu mencerahkan masyarakat,” pungkas Cimbrawati.

Perayaan HUT ke-11 Realitakini.com dan pelatihan ini menjadi simbol perjalanan panjang media tersebut dalam mengawal informasi di Sumbar. Lebih dari itu, kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya peran pers dalam pembangunan, sekaligus menegaskan bahwa wartawan bukan sekadar pelapor fakta, tetapi juga agen perubahan sosial.

(Mond/hen)

 


Padang - Di Kota Padang begitu banyak talenta muda yang sukses menjalankan Bisnis dan berkarir serta bisa juga menjalankan roda organisasi dengan baik. Dari salah seorangnya ialah Triski yang merupakan seorang pengusaha muda yang notabene juga sebagai seorang pemuda yang kenyang dalam memimpin berbagai Organisasi.

Sebut saja, Tahun 2020 saat Covid -19 mulai memuncak pada saat itu semua lini dan lapisan masyarakat Indonesia ikut terdampak, bahkan pemerintah juga kewalahan menghadapi wabah virus tersebut.

Dipundaknya waktu tahun 2020 itu, dirinya mengemban Jabatan sebagai Ketua Pokdarkamtibmas Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang kala itu sibuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar terus menggunakan masker dan menjaga jarak agar masyarakat tidak terpapar virus Corona tersebut.

Selalu berkomunikasi dan berkordinasi dengan pihak Polda Sumbar karena Pokdarkamtibmas itu sendiri lahir dari rahim Polri. Triski bahu-membahu bersama Polda Sumbar turun kejalan membagikan Masker dan memberi bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat Virus Corona.

Di Kota Padang Triski dan jajaran anggota Pokdarkamtibmas Provinsi Sumbar memberikan bantuan sembako secara Door to door kerumah masyarakat yang tidak bisa beraktivitas diluar rumah kala itu 

Triski Dalam memimpin organisasi Pokdarkamtibmas Provinsi Sumbar tak hayal selain menyita waktu yang seharusnya berdiam dan berkumpul dengan keluarga di rumah, justru dirinya mengorbankan waktu bahkan Materi pribadinya untuk membantu masyarakat yang dikala itu kesusahan akibat tidak bisa bekerja di luar rumah.

Bukan hanya di Kota Padang saja Pokdarkamtibmas Provinsi Sumbar bergerak membantu masyarakat, sampai ke daerah Kabupaten Solok, Agam dan Bukit Tinggi untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dari Covid 19.

Tidak selesai disitu Triski mewakafkan dirinya untuk kepentingan orang banyak, dirinya juga ikut andil sukses dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Harian PERBAKIN Provinsi Sumbar.

Sekali lagi berkolaborasi dengan Polda Sumbar, Triski juga sukses dalam menjalankan tugas sebagai ketua harian PERBAKIN Sumbar, serta aktif menggelar berbagai kegiatan maupun event atau agenda rutin.

Dari situ Triski juga berhasil mendapatkan Apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak serta banyak piagam yang dikumpulkan atas kepedulian dirinya kepada masyarakat saat itu.

Kini pengusaha muda asal Bukit Tinggi itu tengah bersatu untuk memenangkan Fadly Amran - Maigus Nasir dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Padang periode 2024-2029. 

Dirinya sudah mengagumi tokoh pemuda itu (Fadly Amran) semenjak menjabat sebagai Wali Kota Padang Panjang, dinilainya Fadly Amran sosok anak muda yang sukses dan berhasil menjadi salah satu Kepala Daerah.

Dari hasil kepemimpinannya kata Triski, beberapa waktu yang lalu, Kota Padang Panjang berhasil meraih prestasi di kancah Nasional bahkan prestasi individu juga banyak  didapatkan oleh Fadly Amran. Ini patut  menjadi contoh bagi anak-anak muda di Sumatera Barat, juga sama halnya dengan saya yang mengagumi cara kepemimpinan Fadly Amran.

Tidak hanya prestasi kepimpinan Fadly Amran saja ,kita juga bisa mengagumi cara berinfaq Fadly Amran kepada masyarakat Kota Padang. Sungguh mulia dan cerdas cara berinfaq Fadly Amran, Insallah bisa menjadikan Fadly Amran - Maigus Nasir sebagai Walikota Padang dan Wakil Walikota Padang.

Begitu bermanfaat nya Fadly Amran untuk masyarakat Kota Padang, apa bila nanti itu benar terwujud Fadly Amran sebagai Wali Kota Padang saya yakin pasti akan lebih banyak manfaat bagi Kota Padang.

Dalam janjinya kepada masyarakat Kota Padang, Fadly Amran akan pastikan seluruh masyarakat mendapat  BPJS gratis terutama untuk masyarakat kurang mampu.

Kemudian di bidang Pendidikan Fadly Amran menggratiskan biaya sekolah, uang Komite bahkan LKS yang selama ini menjadi beban bagi orang tua yang kurang mampu juga akan diikuti gratiskan. 

Triski menjelaskan bahwa Program Fadly Amran - Maigus Nasir jelas akan membawa  Kesejahteraan bagi masyarakat, ini adalah indikator keberhasilan seorang pemimpin. Itu semua sudah ada pada sosok Fadly Amran.(**)



Padang -  Serasinews.com - Melisa Susiani yang akrab di panggil Amak Lisa Selebgram dan Content creator yang barasal dari Lubuak Alung Sumatra Barat, berkat ketekunan dan kerja keras dalam dunia Content creator amak lisa cipeh kini terbang menuju tanah suci Mekah untuk menunaikan Umbroh.

Amak Lisa tampak didampingi Ricardo Andrea suami tercinta kini terbang menuju Baitulloh menunaikan umbroh, saat di wawancarai di (BIM) Bandara Internasional Minangkabau. Senin (04/02).

Amak Lisa berangkat umbroh melalui Sutra Tour dan Travel yang berada di Jalan akses Bandara no 18 Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

Amak Lisa menyampaikan bahwa bagaimanapun kehidupan kita di dunia ini tidak akan selamanya kekal dan abadi.

Dia berharap agar kita selalu melaksanakan ibadah dan selalu berdoa, kenapa harus berdoa karna berdoa adalah kunci keberhasilan.
Jika ada yang merendahkan kita dengan cara apapun kita cukup saja kita berdoa yang terbaik untuknya.
Karna kita mendoakan yang baik untuknya, maka kebaikan itu akan kembali untuk kita lagi. Tutupnya.(Kas)




Padang Panjang - 66 siswa 1 Kota Padang mengikuti latihan dasar kepemimpinan siswa (LDKS) di Mifan Water Park Padang Panjang Selasa- Rabu (6-7/2).

Peserta LDKS ini adalah para pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang baru saja dilantik untuk masa jabatan 2024-2025.

Menurut wakil kepala bidang kesiswaan MAN 1 Kota Padang, Arnelis yang juga membuka acara ini secara resmi mengatakan bahwa tujuan LDKS ini adalah dalam rangka memberikan pembinaan dan pendidikan tentang kepemimpinan kepada para siswa khususnya siswa-siswa yang terpilih dalam kepengurusan OSIM 2024.

Arnelia juga menjelaskan bahwa selain pengurua OSIM ini, juga melibatkan para ketua kelompok kegiatan ekstra kurikuler yang ada di MAN 1 Kota Padang dengan harapan untuk memberikan pendidikan kepemimpinan agar mereka bisa mengelola kelompok masing-masing.

“Dengan LDKS ini diharapkan para pengurus OSIM dan ketua kelomppk ekstrakurikuler bisa memimpin organisasi dan kelompok mereka masing-masing.

Arnelis menambahkan melalui LDKS ini tentunya secara lebih luas atau jangka panjang mereka bisa menjadi pemimpin-pemimpin bangsa dan agama yang hebat dimasa depan.

Salah seorang tim Future Leader sebagai pelakaana kegiatan ini menjelaskan bahwa program-program yang dilaksanakan adalah berkaitan dengan kepemimpinan dan bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik.

“Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan manajemen organisasi, tetapi juga cara pengaturan organisasi, manajemen konflik dan lain-lainnya,” jelasnya.

Tim future leader berharap agar para peserta bisa mengikuti kegiatan ini secara maksimal dan mendapatkan materi-materi yang luar biasa dan bisa nanti berkontribusi aktif di sekolahnya.(Ai)

 


Padang - Partai Golkar berkomitmen menghadirkan caleg yang berkualitas untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Khusus di Kota Padang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Padang mempercayai salah seorang sosok pemuda yakni, Rizki Hariadi, AMKG, SKM .

Rizki Hariadi yang merupakan pengusaha Transportasi Padang Painan sekaligus Bus Pariwisata yang menjabat sebagai Wakil Direktur di perusahaan dia sendiri yaitu PT. HPS, akan maju sebagai calon legislatif DPRD Kota Padang daerah pemilihan V yang meliputi Kecamatan Padang Timur dan Padang Selatan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Pemuda kelahiran 1990 yang berdarah Pesisir Selatan ini, maju dengan moto Harapan Padang Sehat (HPS), Rizki HPS sapaan akrabnya juga dikenal sebagai sosok Caleg muda yang energik amanah dan peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Rizki yang bera bertekad kuat untuk mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat Kota Padang khususnya Dapil V. Pria yang tamatan FKM Unand tersebut juga siap mewakafkan diri untuk masyarakat.

Pria yang juga merupakan salah seorang Pengusaha di bidang jasa pengamanan dan laundry sepatu tersebut dipercayai oleh DPD  Partai Golkar Padang maju dengan nomor urut tujuh.

Dalam keterangnya Rizki  mengungkapkan berkeinginan maju sebagai calon anggota DPRD Kota Padang agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang ada di Padang Timur dan Padang Selatan, Kota Padang.

"Visi besarnya memastikan dirinya hadir untuk kepentingan masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat, terutama masyarakat yang diwakilinya," kata pria yang juga pemerhati Olahraga tersebut.

Dirinya juga memberikan alasan kenapa maju di dapil V Padang, karena sering berinteraksi dengan warga  sekitar dan masih banyak keluhan masyarakat yang belum terwujud, seperti halnya masyarakat yang kurang mampu belum mendapatkan bantuan, kesehatan, Pendidikan, lapangan kerja dan infrastruktur.

Semoga dengan niat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat saya bisa menjadi wakil masyarakat Padang Timur dan Padang Selatan untuk mewujudkan itu semua, tutupnya.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.