Mei 2026

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo



PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang terus mengerahkan upaya maksimal guna menuntaskan pemasangan Gate Valve DN 350 di kawasan Jalan Gajah Mada, Simpang Tinju. Meski sempat menghadapi kendala teknis akibat kondisi alam di lapangan, perusahaan memastikan pengerjaan krusial ini kembali dilanjutkan pada Minggu malam (31/5/2026) mulai pukul 22.00 WIB.
‎Pemasangan katup pengendali aliran air berdiameter besar ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang Perumda Air Minum Kota Padang. Infrastruktur strategis ini berfungsi untuk meningkatkan fleksibilitas jaringan, mempermudah isolasi saat perbaikan, serta meminimalisasi area terdampak jika terjadi gangguan atau kebocoran di masa depan.
‎Tantangan Teknis di Lapangan
‎Proses pengerjaan yang semula ditargetkan rampung tepat waktu sempat berjalan melambat demi alasan keselamatan. Tim teknis di lapangan menemukan kondisi tanah galian yang sangat berlumpur dan dipenuhi rembesan air dengan tingkat kelembapan tinggi. Kondisi ini memicu risiko longsoran dinding tanah yang dapat membahayakan keselamatan para pekerja di dalam lubang galian.
‎Merespons situasi tersebut, manajemen Perumda Air Minum Kota Padang memilih langkah preventif dengan memasang bekisting atau penahan dinding galian terlebih dahulu untuk memperkuat struktur tanah.
‎Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa keselamatan petugas di lapangan dan kualitas hasil pekerjaan merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar.
‎"Kami tidak ingin mengambil risiko. Jika dinding galian longsor, bukan hanya membahayakan petugas, tetapi juga dapat memperpanjang durasi pekerjaan dan berdampak lebih luas terhadap pelayanan. Penguatan dengan bekisting adalah langkah wajib sebelum pemasangan valve dilanjutkan," ujar Adhie kepada media, Minggu (31/5/2026).
‎Komitmen Pelayanan dan Permohonan Maaf
‎Selama proses penyempurnaan pipa utama ini berlangsung, sejumlah wilayah di Kota Padang dipastikan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara pasokan air bersih. Perumda Air Minum Kota Padang sendiri telah melakukan sosialisasi dan menyampaikan pengumuman resmi jauh-jauh hari melalui berbagai kanal komunikasi serta media sosial perusahaan agar pelanggan dapat mengantisipasi kebutuhan air mereka.
‎Manajemen memahami betul bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat vital. Oleh karena itu, seluruh tim teknis disiagakan penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini secepat dan seaman mungkin.
‎"Gangguan yang terjadi saat ini bersifat sementara, tetapi manfaat dari pemasangan infrastruktur ini akan dirasakan dalam jangka panjang. Dengan sistem jaringan yang semakin andal, proses penanganan gangguan di masa depan akan jauh lebih cepat dan efisien," tambah Adhie.
‎Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan terdampak atas ketidaknyamanan ini, sekaligus mengapresiasi pengertian dan kerja sama masyarakat demi terwujudnya pelayanan air bersih yang lebih optimal di masa depan.(*)

 

Pada hari Sabtu bertepatan dengan malam Minggu hari yang begitu indah dilangit terang bulan yang begitu terang seterang hati Panitia UPA. Bertepatan pada saat ini Panitia UPA menyusun Rapat kedua untuk musyawarah UPA.

Panitia yang hadir saat ini di antaranya, Ketua Pelaksana UPA Hendrizon, SH., MH., Ade Gustari, SH., CPM., Mukhni Wendi, SH., Ronny Liswandi, SH., MH.

Para yang hadir sangat antusias terlaksananya UPA( Ujian Profesi Advokat). Semua Panitia yang hadir menyampaikan saran dan pendapat untuk terlaksananya UPA tersebut.

Hendrizon, SH., MH. selaku ketua pelaksana menyampaikan, bahwa dengan terlaksananya UPA kami Peradi RBA akan melahirkan Pengacara/ Penasehat Hukum yang handal untuk masa depan, jelasnya.

Ditambahkan lagi, agar yang akan lulus bisa lebih profesinal menjalankan tugas profesi advokat.

Ditambahkan oleh anggota Panitia, Ade Gustari, saya sangat mendukung dengan lahirnya advokat baru untuk masa depan agar bermanfaat bagi Masyarakat Sumbar dan Indonsia pada umumnya terutama bagi mereka yang mencari keadilan.

Disela- sela gurau Ade Gustari, SH.,  mengatakan, dengan berkumpul berpendapat untuk satu tujuan agar terlaksananya UPA lancar, aman dan terkendali.

Sebagai Drafting dalam rapat Mukhni Wendi, SH. mengukapkan, dengan alotnya masing- masing anggota Panitia menyampaikan pendapatnya, saya sangat bangga dan menyetujui kesepakatan rapat bersama tanpa ada paksaan.

Ditambahkanya, dengan alotnya masing-masing pendapat anggota panitia maka terciptalah sebuah kesimpulan yang sangat luar biasa.

Anggota Panitia Ronny Liswandi, SH., MH. mengatakan, bahwasanya hasil rapat kedua saat ini menghasilkan buah pikiran sesuai yang kami harapkan bersama.

Tepat jam 23 Wib mufakat Panitia UPA kedua telah tercapai dengan hasil Hasil  rapat kami. (**)



Padang, 29 Mei 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam menjaga keandalan infrastruktur publik, Perumda Air Minum Kota Padang melakukan penanganan darurat terhadap kebocoran pipa distribusi DN 150 PVC di Jalan Jawa Gadut, Koto Luar, Kota Padang, pada Jumat (29/5).

Langkah preventif ini diambil demi mengamankan tekanan air dan kontinuitas pasokan ke pelanggan. Proses perbaikan teknis ini berdampak pada penghentian aliran air sementara di wilayah Koto Luar, Taratak Permai, Jala Utama, Rindang Alam, Sei Balang, Palimo, hingga sebagian Bandar Buat.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menyampaikan bahwa tim teknis telah bersiaga di lapangan sejak kebocoran teridentifikasi.

"Kami memahami betul bahwa aktivitas harian masyarakat sangat bergantung pada pasokan air bersih. Oleh karena itu, penanganan jaringan utama ini menjadi prioritas utama kami untuk diselesaikan hari ini juga," tegas Adhie, mewakili Direktur Teknik Andri Satria.

Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kenyamanan yang terjadi. Pelanggan diimbau untuk menampung air secukupnya selama proses normalisasi jaringan berlangsung. Manajemen memastikan transparansi informasi akan terus diberikan secara berkala hingga distribusi air ke rumah-rumah warga kembali stabil.



PADANG — Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus berkomitmen menjaga kualitas air bersih dengan melakukan pemeliharaan rutin berupa proses backwash filter (pembilasan balik media penyaring) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Langkah ini krusial untuk memastikan air yang didistribusikan ke masyarakat tetap higienis, aman, dan mengalir lancar.

Sebagai salah satu instalasi vital di Kota Padang, IPA Gunung Pangilun menghadapi tantangan kondisi air baku yang dinamis. Oleh karena itu, pemeliharaan sistem filtrasi menjadi agenda yang tidak bisa ditawar.

Mengapa Backwash Filter Penting?

Proses backwash dilakukan dengan menyemprotkan air dan udara bertekanan tinggi dari arah berlawanan pada media penyaring. Tujuannya adalah untuk:

Mengangkat endapan lumpur, pasir halus, dan partikel kotoran yang menyumbat filter.

Mencegah penurunan debit air akibat penyumbatan media penyaring.

Mengoptimalkan efisiensi operasional dan memperpanjang usia pakai infrastruktur digital/fisik instalasi.

Komitmen Pelayanan Berkelanjutan

Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa instalasi pengolahan air bekerja non-stop selama 24 jam. Akibatnya, penumpukan kotoran pada filter adalah hal yang alami dan wajib dibersihkan secara berkala.

"Kami menerapkan prinsip pencegahan dan perawatan berkelanjutan. Backwash filter ini adalah langkah preventif agar kami tidak perlu menunggu adanya gangguan kualitas baru bertindak. Kami ingin memastikan setiap tetes air yang sampai ke rumah pelanggan adalah air dengan mutu terbaik," ujar Adhie Zein.

Melalui pemeliharaan yang disiplin ini, Perumda AM Kota Padang berharap dapat terus meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menghadirkan layanan air bersih yang aman, sehat, dan berkelanjutan.




PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang terus bergerak dinamis dalam memodernisasi infrastruktur air bersih. Langkah strategis terbaru dilakukan melalui pemasangan Gate Valve DN 350 di kawasan Jalan Gajah Mada, tepatnya di sekitar Simpang Tinju, pada Jumat malam (29/5/2026). Langkah ini diambil demi memperkuat keandalan sistem distribusi jangka panjang di wilayah pusat kota.

Meski pengerjaan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut sempat memicu gangguan distribusi air sementara bagi pelanggan di Area Pelayanan Pusat Kota, Perumda Air Minum Padang memastikan seluruh tim teknis dikerahkan secara maksimal agar interupsi layanan berjalan seminimal mungkin.

Investasi Pelayanan Jangka Panjang
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa pemasangan komponen ini bukan sekadar pemeliharaan rutin. Gate valve berukuran makro ini memegang peran vital dalam mengatur regulasi aliran, mengendalikan tekanan pipa, serta mempermudah isolasi jaringan saat terjadi gangguan teknis di masa depan.

“Pekerjaan ini adalah investasi pelayanan jangka panjang. Pemasangan Gate Valve DN 350 di titik strategis Jalan Gajah Mada akan meningkatkan fleksibilitas pengendalian air. Ke depan, jika ada perawatan atau penanganan kebocoran, dampaknya ke pelanggan bisa kita lokalisir sekecil mungkin,” ujar Adhie Zein.

Mengingat kawasan pusat kota merupakan urat nadi aktivitas masyarakat—mulai dari pusat bisnis, perkantoran, hingga pemukiman padat—Perumda menilai peningkatan infrastruktur ini sudah menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.

Strategi Meminimalkan Dampak Warga
Pihak manajemen sengaja memilih waktu pengerjaan pada malam hari demi menjaga kenyamanan aktivitas harian pelanggan. Pada malam hari, grafik konsumsi air masyarakat berada pada titik terendah, sehingga dampak penghentian aliran sementara dapat ditekan. Sebelum proyek dimulai, Perumda juga telah mengimbau warga sekitar untuk menampung pasokan air secukupnya.

Adhie turut menyampaikan permohonan maaf sekaligus apresiasinya atas pengertian dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kota Padang selama proses peningkatan fasilitas ini.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Namun, pembenahan infrastruktur adalah harga mutlak untuk mencapai pelayanan yang prima. Prinsip kami jelas: bekerja keras hari ini demi pelayanan yang jauh lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Melalui modernisasi jaringan yang berkelanjutan ini, Perumda Air Minum Kota Padang optimis sistem distribusi di pusat kota akan semakin optimal, stabil, dan mampu menjawab pertumbuhan kebutuhan air bersih masyarakat secara merata.




PADANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang kembali menunjukkan komitmen nyata dalam kepedulian sosial dan tanggung jawab lingkungan. Menyambut Hari Raya Idul Adha tahun ini, BUMD terkemuka di Kota Padang tersebut menyalurkan sebanyak 85 ekor hewan qurban untuk didistribusikan kepada masyarakat luas.

Total hewan qurban yang berhasil dihimpun terdiri dari 55 ekor sapi dan 30 ekor kambing. Seluruh bantuan ini dialokasikan secara strategis, dengan prioritas utama masyarakat yang berada di sekitar kawasan sumber air bersih, serta disebar ke berbagai masjid dan mushala di wilayah Kota Padang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa puluhan hewan qurban ini murni berasal dari sumbangsih dan keikhlasan para karyawan di lingkungan perusahaan.

"Ini adalah hewan qurban dari karyawan dan karyawati Perumda Air Minum Kota Padang. Saya memang mewajibkan seluruh karyawan yang telah memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah qurban setiap tahunnya," ujar Hendra Pebrizal.

Bagi Perumda Air Minum Kota Padang, momentum Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan manifestasi dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan solidaritas kemanusiaan. Hendra menambahkan, aksi religi ini menjadi bentuk empati mendalam dari keluarga besar perusahaan terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat sekitar.

"Daging qurban ini nantinya didistribusikan kepada fakir miskin, kerabat, dan masyarakat luas. Bagi kami, ini menjadi simbol pemerataan ekonomi, mempererat tali ukhuwah islamiyah, serta wujud syukur mendalam atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT kepada perusahaan dan seluruh karyawan," tuturnya.

Kolaborasi Strategis dan Dukungan Mitra Kerja

Acara penyerahan simbolis ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya:

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang
    

Ketua Dewan Pengawas (Dewas)

Direktur Keuangan Bank Nagari

Kepala Cabang Bank Mega Syariah

Jajaran Direksi Perumda Air Minum Kota Padang

Perwakilan masyarakat penerima manfaat dari masjid dan mushala se-Kota Padang

Momentum ini juga diperkuat dengan adanya sinergi dari para mitra kerja. Dalam kesempatan tersebut, Bank Nagari turut menyumbang 1 ekor sapi, sementara Bank Mega Syariah memberikan bantuan berupa 1 unit mobil tangki untuk mendukung operasional pelayanan air bersih di Kota Padang.

Melalui langkah nyata ini, Perumda Air Minum Kota Padang membuktikan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pelayanan air bersih yang optimal, tetapi juga konsisten hadir di tengah masyarakat untuk mengalirkan keberkahan dan kebahagiaan di hari yang suci.

 

SerasiNews.com, Sumatera Barat - Pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat terus mempercepat penanganan kerusakan ruas jalan nasional Kambang–Balai Selasa hingga Indrapura di Kabupaten Pesisir Selatan. Jalur strategis yang menjadi penghubung utama distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di pesisir selatan Sumatera Barat itu kini tengah menjalani pekerjaan preservasi secara intensif.

Perbaikan dilakukan menyusul meningkatnya kerusakan jalan akibat tingginya volume kendaraan berat, cuaca ekstrem, serta genangan air yang mempercepat penurunan kualitas aspal. Penanganan yang dilakukan tidak hanya sebatas tambal sulam, namun juga menyasar perbaikan sistem pendukung jalan agar kerusakan tidak terus berulang.

Kepala Satker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna. Tim teknis bersama kontraktor pelaksana telah diterjunkan ke sejumlah titik prioritas untuk mempercepat proses pengerjaan.

Menurut Masudi, ruas Kambang hingga Indrapura memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antardaerah menuju Jambi dan Bengkulu. Karena itu, kelancaran akses transportasi di kawasan tersebut harus tetap terjaga demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain fokus pada perbaikan badan jalan, BPJN Sumbar juga meminta pihak pelaksana melengkapi area proyek dengan rambu-rambu keselamatan, lampu peringatan, dan penanda kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan, terutama saat malam hari dan cuaca buruk.

Sementara itu, PPK 2.4 Satker PJN Wilayah II Sumbar, Gina Lamria Indriati Tampubolon, menjelaskan bahwa pekerjaan preservasi mencakup kawasan Kambang, Tapan hingga perbatasan Bengkulu dan Jambi. Penanganan dilakukan dengan sistem prioritas, terutama di titik yang memiliki tingkat kerusakan tinggi dan padat aktivitas masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama berada di sekitar SDN 07 Labuhan Balai Selasa karena tingginya mobilitas warga dan pelajar di kawasan tersebut.

Gina menambahkan, pekerjaan teknis yang dilakukan bukan hanya pengaspalan ulang, tetapi juga grading atau pembentukan kembali kemiringan bahu jalan. Langkah ini bertujuan memperbaiki aliran air menuju drainase agar tidak terjadi genangan di atas permukaan jalan.

Ia menjelaskan, selama ini endapan tanah dan pertumbuhan rumput liar menyebabkan bahu jalan lebih tinggi dibanding badan jalan. Kondisi tersebut membuat air hujan tertahan dan mempercepat kerusakan aspal, seperti retak hingga munculnya lubang.

Menurutnya, perbaikan drainase menjadi bagian penting dalam menjaga umur layanan jalan nasional agar lebih tahan terhadap beban lalu lintas dan perubahan cuaca.

BPJN Sumbar mencatat beberapa titik pekerjaan telah menunjukkan progres signifikan. Pada ruas Tapan–Batas Bengkulu, penanganan fungsional bahkan disebut telah selesai dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Di lapangan, proses pengerjaan berlangsung hampir sepanjang hari dengan melibatkan alat berat, pekerja lapangan, serta pengaturan lalu lintas agar aktivitas kendaraan tetap berjalan selama proyek berlangsung.

Bagi masyarakat Pesisir Selatan, keberadaan jalan nasional ini sangat vital karena menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian, perikanan, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan dan logistik antardaerah.

Melalui percepatan preservasi tersebut, pemerintah berharap kondisi jalan nasional di wilayah pesisir selatan Sumatera Barat kembali mantap, aman dilalui, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

(Rini)

 

‎Padang – Gangguan distribusi air bersih masih dirasakan sebagian pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang pasca terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) beberapa hari lalu. Kondisi tersebut berdampak terhadap operasional sejumlah pompa sentral yang menjadi tulang punggung penyaluran air ke kawasan pelayanan di Kota Padang.
‎Akibat gangguan kelistrikan tersebut, sejumlah wilayah mengalami penurunan tekanan hingga terhentinya aliran air sementara. Perumda Air Minum Kota Padang menyebut proses pemulihan masih terus dilakukan secara bertahap agar distribusi kembali normal tanpa menimbulkan kerusakan pada jaringan perpipaan.
‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal melalui Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein menjelaskan bahwa sebagian besar sistem distribusi air di beberapa kawasan masih bergantung pada pompa bertegangan tinggi.
‎"Pasca blackout PLN kemarin, beberapa pompa sentral mengalami gangguan operasional karena membutuhkan suplai listrik yang stabil untuk dapat kembali bekerja normal. Hal inilah yang menyebabkan distribusi air di sejumlah area pelayanan ikut terdampak," ujar Adhie Zein, Jumat.
‎Ia menerangkan, proses pemulihan distribusi air tidak bisa dilakukan secara instan. Ketika pompa berhenti beroperasi, jaringan pipa utama akan kosong sehingga membutuhkan waktu untuk pengisian ulang dan membangun tekanan air secara bertahap.
‎"Pemulihan harus dilakukan hati-hati. Tekanan air tidak bisa langsung dinaikkan penuh karena berisiko menyebabkan pipa pecah atau kebocoran di sejumlah titik jaringan," jelasnya.
‎Adapun beberapa wilayah yang hingga saat ini masih mengalami gangguan distribusi air di antaranya:
‎Area Sumur Bor Kalawi: Komplek Sandanur, Arta Duta, Palm Griya, Kalawi dan sekitarnya.
‎Area Booster Gandaria: Purus, Ujung Gurun, dan Padang Pasir.
‎Area Booster Taruko: Taruko 2, Taratak Paneh, Kalumbuk, dan Buana Indah 3.
‎Menurut Adhie, tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang saat ini terus bekerja di lapangan guna mempercepat normalisasi distribusi air kepada pelanggan. Selain melakukan pengecekan pompa dan sistem kelistrikan, petugas juga memantau kestabilan tekanan air di seluruh jaringan distribusi.
‎"Kami memahami betapa pentingnya kebutuhan air bagi masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu seluruh personel terus berupaya maksimal agar pelayanan dapat segera kembali normal," katanya.
‎Pihak Perumda Air Minum Kota Padang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan tersebut. Masyarakat diimbau tetap menggunakan air secara bijak selama proses pemulihan berlangsung.
‎"Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan. Semoga distribusi air di seluruh wilayah terdampak dapat segera pulih sepenuhnya," tutup Adhie Zein.

 

SerasiNews.com, Padang - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumbar melakukan pengawasan intensif di sejumlah SPBU di Kota Padang menyusul kelangkaan BBM subsidi yang masih terjadi di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Kegiatan inspeksi yang berlangsung selama tiga hari itu dipimpin langsung oleh Dirkrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang dicurigai terlibat praktik pengisian BBM subsidi secara ilegal.

Beberapa kendaraan diketahui telah dimodifikasi dengan tangki tambahan berkapasitas besar untuk menampung solar subsidi dalam jumlah lebih banyak. Polisi juga menemukan dugaan penggunaan pelat nomor berbeda pada kendaraan yang sama guna melakukan pengisian berulang di sejumlah SPBU.

Menurut Kombes Pol Andry, praktik tersebut diduga menjadi salah satu faktor penyebab distribusi BBM subsidi tidak berjalan normal sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan solar.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, petugas juga memberikan peringatan kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pembelian BBM subsidi melebihi ketentuan yang berlaku.

Kelangkaan BBM subsidi disebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama sopir angkutan barang, bus, dan pelaku usaha kecil yang menggantungkan operasional mereka pada solar subsidi.

Polda Sumbar juga mendalami dugaan penyaluran BBM subsidi ke aktivitas tambang emas ilegal atau PETI yang masih marak di sejumlah wilayah. Aktivitas tersebut membutuhkan konsumsi BBM cukup besar untuk menjalankan mesin tambang.

Akibat kondisi tersebut, antrean kendaraan di SPBU terus terjadi dan memicu kemacetan di beberapa titik. Polisi menegaskan akan terus memperketat pengawasan serta menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM subsidi agar distribusinya tepat sasaran.

(Rini)

 

SerasiNews.com, Padang Panjang — Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pungutan liar terhadap rombongan bus mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) di kawasan Lembah Anai. Kasus ini mencuat setelah rekaman aksi tersebut ramai beredar di media sosial.

Pelaku berinisial A alias M ditangkap pada Kamis (21/5/2026) malam sekitar pukul 23.20 WIB di rumahnya yang berada di Jorong Kubu Di Ateh, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Resmob Ditreskrimum Polda Sumbar dan Satreskrim Polres Padang Panjang.

Panit Resmob Polda Sumbar, Rio Fernando, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami kasus yang viral tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika empat bus pariwisata PO Rajawali yang mengangkut mahasiswi UNAND menuju Bukittinggi melintas di jalur Lembah Anai pada 19 Mei 2026. Saat itu akses jalan masih dalam tahap perbaikan akibat banjir bandang, sehingga kendaraan roda enam dibatasi melintas.

Diduga memanfaatkan kondisi tersebut, pelaku menawarkan bantuan pengawalan agar bus dapat melewati portal penjagaan. Ia bahkan mengaku telah berkoordinasi dengan petugas portal sehingga kendaraan rombongan diperbolehkan lewat.

Untuk sekali perjalanan, salah seorang penumpang disebut menyerahkan uang sebesar Rp500 ribu kepada pelaku. Ketika rombongan kembali melintas pada malam harinya, pelaku kembali meminta uang sebesar Rp450 ribu dengan alasan yang sama.

Aksi tersebut kemudian menjadi sorotan publik usai videonya tersebar luas di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut pelaku telah menjalankan praktik pungli terhadap kendaraan roda enam selama kurang lebih dua bulan terakhir. Tarif yang dipatok bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per kendaraan.

Tak hanya itu, penyidik juga menemukan dugaan keterlibatan dua penjaga portal berinisial N dan R. Keduanya diduga menerima bagian uang agar kendaraan tertentu dapat melewati jalur yang sebenarnya dilarang.

Dari uang Rp950 ribu yang diterima pelaku dari rombongan bus UNAND, sebagian disebut diberikan kepada dua penjaga portal tersebut, sementara sisanya digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Saat penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah uang tunai pecahan Rp50 ribu yang diduga berasal dari hasil pungli.

Kini pelaku telah diamankan di Polres Padang Panjang. Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik pungli di kawasan wisata Lembah Anai itu.

(Rini)


SerasiNews.com, PADANG — Pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus memperkuat kualitas infrastruktur jalan nasional di wilayah Sumbar. Salah satu fokus utama saat ini adalah pengerjaan preservasi ruas Padang–Solok–Sawahlunto yang memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama antarwilayah ekonomi di provinsi tersebut.

Penanganan jalan yang dilakukan oleh PPK 2.1 BPJN Sumbar itu menjadi bagian dari upaya menjaga kemantapan jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat serta distribusi logistik secara optimal.

Ruas Padang–Solok–Sawahlunto selama ini dikenal sebagai salah satu jalur vital di Sumatera Barat. Jalan tersebut menghubungkan kawasan pesisir dengan daerah pertanian, perdagangan, pertambangan, hingga destinasi wisata di wilayah tengah Sumbar. Setiap hari, jalur ini dilalui kendaraan angkutan barang, distribusi kebutuhan pokok, hingga kendaraan pribadi masyarakat.

Selain memiliki fungsi ekonomi penting, ruas ini juga dikenal memiliki medan yang cukup berat. Jalur perbukitan dengan tanjakan curam, tikungan tajam, dan kawasan rawan longsor membuat pemeliharaan jalan harus dilakukan secara berkala dan menyeluruh.

Kawasan Sitinjau Lauik menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena kondisi geografisnya yang ekstrem serta tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Dalam pekerjaan preservasi tersebut, BPJN Sumbar melakukan berbagai penanganan teknis seperti perbaikan permukaan jalan, penguatan struktur perkerasan, pembenahan drainase, pemeliharaan bahu jalan, hingga peningkatan marka dan rambu lalu lintas.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap mantap dan mampu melayani volume kendaraan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Infrastruktur jalan yang terpelihara dengan baik diyakini akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Waktu tempuh antarwilayah dapat menjadi lebih efisien, sementara biaya operasional kendaraan logistik juga dapat ditekan.

Kelancaran distribusi hasil pertanian, bahan pokok, hingga material usaha turut mendukung stabilitas ekonomi daerah. Selain itu, akses menuju kawasan wisata seperti Sawahlunto juga menjadi lebih nyaman sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.

BPJN Sumatera Barat menegaskan bahwa preservasi jalan bukan hanya menjaga kualitas fisik infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keselamatan pengguna jalan.

Kondisi jalan yang baik dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada jalur dengan karakteristik ekstrem seperti Padang–Solok. Marka yang jelas, permukaan jalan yang stabil, dan sistem drainase yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan keamanan berkendara.

Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati dengan mematuhi rambu proyek, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Melalui preservasi yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, pemerintah berharap konektivitas di Sumatera Barat semakin kuat sehingga mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Rini)


SerasiNews.com, Jakarta -Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akan diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah pemerintah menggelar Sidang Isbat penentuan awal Zulhijah pada Minggu, 17 Mei 2026.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengatakan hasil sidang menyepakati bahwa awal bulan Zulhijah dimulai pada Senin, 18 Mei 2026. Penetapan dilakukan setelah pemerintah menerima laporan pengamatan hilal dari berbagai daerah yang dinilai telah memenuhi ketentuan astronomi.

Menurut pemerintah, proses penentuan awal bulan Hijriah tidak hanya mengacu pada pengamatan langsung hilal, tetapi juga diperkuat dengan perhitungan astronomi atau hisab. Pendekatan tersebut digunakan untuk memastikan keputusan yang diambil lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pemaparan sidang, Tim Hisab Rukyat Kemenag menjelaskan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia telah melewati batas minimal kriteria MABIMS. Tinggi hilal dan sudut elongasi yang terpantau dinilai cukup untuk menetapkan masuknya bulan Zulhijah 1447 Hijriah.

Hari Raya Idul Adha memiliki arti penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain identik dengan ibadah kurban, momen ini juga berkaitan erat dengan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Perayaan Idul Adha menjadi pengingat atas kisah pengorbanan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS ketika menjalankan perintah Allah SWT. Nilai keikhlasan dan kepedulian sosial dari peristiwa tersebut terus diwariskan melalui tradisi penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kepada masyarakat.

Pada hari raya tersebut, umat Islam biasanya melaksanakan Salat Id berjamaah sebelum melakukan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan solidaritas terhadap sesama.

(Rini)

 

SerasiNews.com, Padang - Warga di kawasan Pasar Ambacang, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, dibuat panik setelah seorang pria mengamuk sambil membawa gunting pada Minggu (17/5/2026). Insiden tersebut menyebabkan dua anggota Satpol PP Kota Padang mengalami luka saat mencoba mengamankan pelaku.

Keributan bermula dari laporan masyarakat mengenai seorang pria yang bertindak agresif dan meresahkan warga sekitar permukiman. Berdasarkan keterangan warga, pria itu diketahui pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satpol PP segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Namun ketika hendak diamankan, pria tersebut justru melakukan perlawanan dan menyerang petugas menggunakan gunting yang dibawanya.

Dalam proses pengendalian, dua anggota Satpol PP mengalami luka akibat serangan pelaku. Warga yang menyaksikan kejadian itu sempat berhamburan menjauh karena khawatir terkena amukan pria tersebut.

Petugas kemudian melakukan pendekatan secara hati-hati untuk mencegah situasi semakin berbahaya. Setelah berlangsung cukup menegangkan, pelaku akhirnya berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menyebut tindakan pengamanan terhadap orang yang mengamuk dan membawa senjata tajam memang memiliki risiko tinggi bagi petugas.

Ia menegaskan, dua personelnya terluka saat menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saat ini kondisi di kawasan Pasar Ambacang dilaporkan sudah kembali aman dan kondusif.

(Rini)

 

SerasiNews.com, PADANG — Ribuan masyarakat memadati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman hingga Lapangan Kantor Gubernur Sumatera Barat dalam kegiatan Jalan Santai dan Senam Massal Gebyar Gebu Minang Kota Padang, Minggu (17/5/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya mengampanyekan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku UMKM.

Acara diawali dengan jalan santai di sepanjang kawasan CFD Jalan Sudirman dan dilanjutkan dengan senam massal di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar. Suasana semakin semarak dengan pembagian berbagai doorprize menarik, seperti sepeda motor listrik, sepeda sport, mesin cuci, kompor gas, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Padang Fadly Amran yang juga menjabat Ketua DPW Gebu Minang Sumbar, Ketua Harian DPP Gebu Minang Marwan Paris, Sekretaris Jenderal DPP Gebu Minang Yuliandre Darwis, unsur Forkopimda Kota Padang, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang, serta ribuan peserta dari berbagai komunitas dan pelaku UMKM.

Selain kegiatan olahraga dan hiburan, Gebyar Gebu Minang juga dirangkai dengan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pembiayaan UMKM, serta peluncuran pembayaran retribusi berbasis QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan GOR H. Agus Salim.

Dalam kesempatan tersebut, DPP Gebu Minang turut menyerahkan bantuan 20 gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi DPC Gebu Minang Kota Padang yang dinilai sukses menghadirkan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada DPC Gebu Minang Kota Padang yang telah menghadirkan berbagai kegiatan bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, hiburan, dan kegiatan positif lainnya. Termasuk penguatan UMKM yang sejalan dengan Program Unggulan Pemko Padang ‘UMKM Naik Kelas’ yang terus kami dorong di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.

Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada DPP Gebu Minang atas bantuan program peternakan ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

“Semoga bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi. Pada kesempatan ini kami juga berterima kasih atas adanya penyerahan bantuan 20 gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang, disertai sosialisasi HKI dan pembiayaan UMKM, serta peluncuran pembayaran retribusi berbasis QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan GOR H. Agus Salim,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Gebu Minang Marwan Paris menegaskan komitmen pihaknya dalam membantu masyarakat Sumatera Barat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan pemulihan pascabencana.

“Kami para perantau melalui wadah DPP Gebu Minang akan terus kompak dan berpartisipasi dalam pembangunan Sumatera Barat. Semoga melalui program pemberdayaan ekonomi ini, masyarakat Minangkabau bisa bangkit, semakin maju dan berjaya,” ungkap Marwan.

Ketua DPC Gebu Minang Kota Padang, Endrizal, menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat Gebu Minang yang sempat redup dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyampaikan, mayoritas peserta kegiatan berasal dari komunitas pelaku UMKM di 11 kecamatan se-Kota Padang.

“Kita berterima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi mendukung kesuksesan acara ini,” katanya.

(Rini)

 


SerasiNews.com, Palembang - Suasana sebuah tempat hiburan malam di Kota Palembang berubah menjadi lokasi tragedi setelah terjadi penembakan yang menewaskan seorang prajurit TNI AD berinisial Pratu F (23), Sabtu dini hari (16/5/2026). Insiden itu terjadi di sebuah kafe musik saat kondisi sedang ramai pengunjung.

Peristiwa bermula dari perselisihan kecil antara korban dan rekannya sesama anggota TNI, Sertu MRR. Cekcok diduga dipicu senggolan saat mereka berjoget, yang kemudian berkembang menjadi adu mulut hingga perkelahian di dalam kafe.

Situasi sempat memanas ketika korban bersama beberapa orang lain diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap pelaku. Dalam kondisi tersebut, Sertu MRR kemudian mengeluarkan senjata api dan melepaskan satu tembakan yang mengenai bagian perut korban.

Korban langsung terjatuh dan segera dievakuasi ke rumah sakit, namun tidak berhasil diselamatkan akibat luka yang diderita.

Pihak Pusat Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya bergerak cepat menangani kasus ini. Dalam waktu singkat, penyidik memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan rekaman CCTV dari lokasi kejadian untuk mendalami kronologi secara menyeluruh.

Dari hasil penyidikan awal, Sertu MRR resmi ditetapkan sebagai tersangka. Aparat juga menemukan dugaan penggunaan senjata api rakitan yang masih dalam proses pendalaman terkait asal-usulnya.

Kasus ini kini terus dikembangkan dan akan dilimpahkan ke Oditurat Militer untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak Kodam II/Sriwijaya menegaskan bahwa penanganan perkara akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

(Rini)


SerasiNews.com, PADANG — Transformasi digital yang berkembang pesat membuat peran humas di lingkungan pemerintahan semakin strategis. Tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, Pranata Hubungan Masyarakat (Pranata Humas) kini menjadi bagian penting dalam menjaga citra institusi, membangun komunikasi publik, serta menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.

Di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, fungsi tersebut memiliki arti penting karena institusi penegak hukum dituntut terbuka dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik. Kejaksaan harus mampu menyampaikan berbagai kebijakan maupun proses penegakan hukum secara jelas agar mudah dipahami masyarakat.

Sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan informasi, Pejabat Fungsional Pranata Humas Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat mengikuti rapat penyusunan kebutuhan formasi Jabatan Fungsional Pranata Humas yang digelar Kejaksaan Agung RI secara virtual pada Senin (11/5/2026). Kegiatan itu diikuti seluruh satuan kerja Kejaksaan dari berbagai daerah di Indonesia.

Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah pembenahan dan penguatan sumber daya manusia di bidang kehumasan. Kejaksaan Agung menilai kebutuhan tenaga humas yang profesional dan kompeten sangat penting guna menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin dinamis di era digital.

Pranata Humas sendiri memiliki cakupan tugas yang luas. Selain mengelola pelayanan informasi publik, mereka juga bertanggung jawab dalam membangun komunikasi internal dan eksternal lembaga. Mulai dari menyusun strategi komunikasi, publikasi kegiatan institusi, pengelolaan media sosial, hingga menjalin hubungan dengan media massa dan menyampaikan informasi penegakan hukum kepada masyarakat.

Keberadaan humas menjadi semakin penting di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial. Informasi yang belum terverifikasi kerap memicu kesalahpahaman bahkan membentuk opini negatif terhadap lembaga penegak hukum. Karena itu, humas dituntut mampu memberikan klarifikasi dan menyebarluaskan informasi resmi secara cepat dan tepat.

Tidak hanya itu, Pranata Humas juga berperan sebagai penghubung antara institusi Kejaksaan dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, masyarakat diharapkan dapat memahami setiap kebijakan maupun proses hukum secara lebih objektif.

Keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Kejaksaan memandang bahwa akses masyarakat terhadap informasi yang valid merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus terus ditingkatkan.

Dengan penguatan fungsi kehumasan, diharapkan penyebaran hoaks maupun informasi yang menyesatkan dapat ditekan. Transparansi informasi yang baik juga diyakini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan.

Melalui penyusunan formasi kebutuhan jabatan fungsional tersebut, Kejaksaan Agung RI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. Ke depan, Pranata Humas diharapkan mampu menjadi komunikator institusi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjaga kredibilitas Kejaksaan di tengah perkembangan masyarakat digital.

(Rini)

 

SerasiNews.com, PADANG — Seorang pekerja bangunan berinisial AIL (39), yang akrab disapa Jejeng, diamankan aparat kepolisian setelah diduga terlibat pencurian material proyek di kawasan Ulak Karang, Padang.

Pria tersebut ditangkap oleh Tim Aligator dari Unit Reskrim Polsek Padang Utara saat sedang bekerja di sebuah proyek bangunan di Jalan Simpang Sari Batu, Jumat sore (15/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Kasus pencurian itu diketahui terjadi pada Jumat pagi (8/5/2026). Korban yang datang ke lokasi proyek di sekitar Pos Ronda Tepi Pantai, Jalan Bunda Dalam, Kelurahan Ulak Karang Utara, mendapati sejumlah bahan bangunan miliknya telah hilang.

Material yang raib antara lain enam batang kayu ukuran 6/12, sekitar 30 batang ukuran 5/10, serta puluhan batang kayu ukuran 5/7. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Setelah menerima laporan korban, jajaran Polsek Padang Utara langsung melakukan penyelidikan. Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Alfi Nofrizal kemudian berhasil melacak keberadaan pelaku setelah hampir sepekan melakukan pencarian.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui aksi pencurian tersebut dilakukan bersama seorang rekannya yang kini masih buron dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga hasil curian, berupa 15 batang kayu ukuran 5/10 dan dua batang kayu ukuran 5/12.

Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolsek Padang Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih terus memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut.

(Rini)

 


SerasiNews.com, PADANG — Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menggelar patroli penertiban di kawasan Pasar Raya Blok III pada Sabtu pagi (16/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan fasilitas publik tidak digunakan secara sembarangan oleh pedagang.

Patroli dimulai sejak pagi dengan menyisir sejumlah titik yang kerap dipenuhi aktivitas jual beli. Petugas memantau area pertokoan, trotoar, badan jalan, hingga akses keluar masuk pasar guna memastikan tidak ada lapak atau barang dagangan yang mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus kendaraan.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Para pedagang diberikan arahan secara langsung agar tetap berjualan sesuai aturan yang berlaku serta tidak memanfaatkan trotoar dan bahu jalan sebagai lokasi berdagang.

Petugas di lapangan menegaskan bahwa fasilitas umum harus tetap digunakan sesuai fungsi utamanya agar kenyamanan masyarakat tetap terjaga dan lalu lintas di kawasan pasar tidak terganggu.

Selama ini, penggunaan trotoar dan badan jalan oleh pedagang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di sekitar Pasar Raya. Selain menghambat mobilitas pengunjung, kondisi tersebut juga dapat memicu persoalan kebersihan dan mengurangi rasa aman masyarakat.

Dalam patroli tersebut, sejumlah pedagang yang masih menaruh barang dagangan di luar area yang telah ditentukan langsung diberikan teguran. Sebagian pedagang terlihat segera merapikan lapak mereka setelah mendapat penjelasan dari petugas.

Kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari kerja sama lintas instansi antara Satpol PP, Dinas Perdagangan, serta Satgas PAM Kota Padang. Sinergi tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Padang juga terus mendorong penataan kawasan Pasar Raya agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek ketertiban umum. Selain penertiban, petugas turut mengingatkan pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Melalui pengawasan rutin ini, pemerintah berharap kesadaran pedagang semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan pasar yang lebih tertata dan kondusif. Satpol PP Kota Padang menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik keramaian sebagai bentuk penegakan peraturan daerah dan upaya menjaga ketertiban masyarakat.

(Rini)

 

SerasiNews.com, Padang - Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Lubuk Begalung resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di kawasan samping Kantor Lurah Pampangan Nan XX, Sabtu (16/5/2026). Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari Forkopimca, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah, lurah, majelis taklim hingga warga setempat.

Dalam pidatonya, Maigus Nasir menekankan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga media pembinaan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Ia menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan keagamaan seperti ini menjadi kekuatan penting dalam membangun Kota Padang yang religius dan berakhlak.

Ia menyebutkan, pelaksanaan MTQ tahun ini juga berkaitan erat dengan Program Smart Surau yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Padang. Program tersebut diarahkan untuk menghidupkan kembali fungsi masjid dan musala sebagai pusat pendidikan agama bagi pelajar, terutama tingkat SMP.

Menurut Maigus, pemerintah saat ini sedang menyeleksi tenaga pengajar agama yang nantinya bertugas membimbing pelajar setelah Salat Magrib hingga Isya. Materi pembelajaran akan difokuskan pada Tahsinul Qur’an, Tafsirul Qur’an, dan Tahfidzul Qur’an sebagai bagian dari penguatan pendidikan keislaman.

Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu menjadi benteng moral di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yusril, mengatakan tema MTQ kali ini, “Membumikan Al-Qur’an Bersinergi dengan Masyarakat Kecamatan Lubuk Begalung”, mengandung pesan agar masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung pelaksanaan MTQ. Menurutnya, semangat kebersamaan warga menjadi bukti kuatnya syiar Islam di tengah masyarakat Lubeg.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial yang tinggi.

Acara pembukaan MTQN ke-42 turut dimeriahkan dengan defile kafilah dari berbagai kelurahan, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta penampilan seni islami dari generasi muda. Kehadiran masyarakat yang memadati arena kegiatan menambah semarak pelaksanaan syiar Islam tahunan tersebut.

(Rini)

 

Perumda Air Minum Kota Padang mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh pelanggan menyusul tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kota Padang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak langsung terhadap kualitas sumber air baku di sejumlah intake pengolahan air milik perusahaan daerah tersebut.

Meningkatnya debit sungai akibat hujan lebat menyebabkan tingkat kekeruhan air di bagian hulu mengalami lonjakan signifikan. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi proses produksi air bersih karena instalasi pengolahan harus bekerja lebih ekstra untuk menjaga kualitas air tetap sesuai standar sebelum didistribusikan ke pelanggan.

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, manajemen Perumda AM Kota Padang meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus melakukan langkah antisipasi mandiri guna mengurangi dampak apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi air bersih.

Kasubag Humas Adhie Zein menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pihak perusahaan maupun masyarakat sebagai pelanggan.

“Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan air sungai di hulu menjadi keruh dan membawa material lumpur dalam jumlah besar. Kondisi ini tentu mempengaruhi proses pengolahan air di instalasi kami. Karena itu kami mengimbau pelanggan untuk mulai menampung air selagi aliran masih normal dan menggunakan air secara bijak,” ujar Adhie Zein.

Menurutnya, langkah sederhana seperti menyediakan cadangan air di rumah sangat penting dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan sementara yang dapat terjadi kapan saja akibat faktor alam.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air secara berlebihan selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung. Penggunaan air secara hemat dinilai dapat membantu menjaga ketersediaan distribusi bagi seluruh pelanggan di berbagai wilayah pelayanan.

“Gunakan air untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas seperti memasak, mandi, dan kebutuhan pokok rumah tangga lainnya. Dengan pola penggunaan yang bijak, maka cadangan air yang dimiliki masyarakat bisa bertahan lebih lama apabila terjadi kendala distribusi,” tambahnya.

Meski menghadapi tantangan tingginya kekeruhan air baku, Perumda AM Kota Padang memastikan seluruh tim teknis tetap bersiaga penuh di lapangan. Petugas terus melakukan pemantauan kondisi intake, jaringan perpipaan, hingga proses produksi di instalasi pengolahan air guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan semaksimal mungkin.

Selain itu, koordinasi internal juga terus ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan lebih besar apabila intensitas hujan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Adhie Zein menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kontinuitas pelayanan di tengah situasi cuaca yang cukup ekstrem saat ini. Namun demikian, ia meminta masyarakat dapat memahami bahwa faktor alam menjadi tantangan utama yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan.

“Kami terus berupaya maksimal agar distribusi air tetap berjalan. Namun kami juga berharap pelanggan memahami bahwa kondisi alam saat ini cukup berat. Untuk itu kami mengajak masyarakat bersama-sama melakukan langkah antisipasi agar dampaknya bisa diminimalkan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi resmi yang disampaikan melalui media sosial maupun kanal komunikasi resmi Perumda AM Kota Padang terkait perkembangan kondisi distribusi air di masing-masing wilayah pelayanan.

Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem di Kota Padang, Perumda AM berharap kesadaran masyarakat dalam menghemat dan menyiapkan cadangan air dapat menjadi langkah bersama dalam menghadapi situasi ini, sehingga kebutuhan air bersih warga tetap dapat terpenuhi dengan baik.



Padang — Distribusi air bersih Perumda Air Minum Kota Padang ke sejumlah kawasan mengalami gangguan menyusul ditemukannya kebocoran pipa utama berjenis DN 200 PVC di kawasan Jawa Gadut, Koto Luar Kapalo Koto, Selasa (12/5/2026). Kebocoran tersebut berdampak langsung terhadap penyaluran air ke beberapa wilayah pelanggan, terutama di daerah Koto Luar, Sei Balang, Bandar Buat hingga Kehakiman.

Pihak Perumda Air Minum Kota Padang bergerak cepat melakukan penanganan begitu laporan kebocoran diterima. Tim teknis langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan identifikasi titik kerusakan sekaligus proses perbaikan agar distribusi air dapat segera kembali normal.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein mengatakan, kebocoran terjadi pada jaringan pipa distribusi utama yang memiliki peranan penting dalam mengalirkan suplai air ke sejumlah kawasan permukiman padat penduduk.

“Begitu kebocoran ditemukan, petugas langsung melakukan isolasi aliran dan pengerjaan perbaikan di lapangan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar gangguan ini tidak berlangsung lama,” ujar Adhie Zein.

Ia menjelaskan, selama proses pengerjaan berlangsung, tekanan air kepada pelanggan akan mengalami penurunan bahkan penghentian sementara di beberapa titik terdampak. Karena itu masyarakat diminta untuk melakukan penghematan penggunaan air dan menampung air secukupnya selama proses normalisasi berlangsung.

Menurut Adhie, kondisi cuaca belakangan ini juga menjadi perhatian serius pihak Perumda. Intensitas hujan yang tinggi berpotensi memperparah gangguan distribusi air, terutama apabila terjadi longsoran tanah, genangan maupun pergeseran pipa di sejumlah titik rawan.

“Potensi hujan lebat perlu diwaspadai bersama. Selain dapat menghambat pekerjaan teknis di lapangan, curah hujan tinggi juga berisiko memicu gangguan baru pada jaringan perpipaan. Karena itu kami menyiagakan personel untuk mengantisipasi kondisi darurat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan air bersih masyarakat merupakan prioritas utama sehingga pihaknya terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap jaringan distribusi, terutama pada wilayah yang rawan mengalami gangguan saat cuaca ekstrem.

“Kami memahami air merupakan kebutuhan vital masyarakat. Karena itu kami tidak hanya fokus memperbaiki kebocoran, tetapi juga memastikan sistem distribusi tetap aman dan stabil di tengah cuaca yang tidak menentu,” katanya.

Perumda Air Minum Kota Padang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi Perumda.

Sementara itu, warga di kawasan terdampak berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu terlalu lama. Pasokan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk kebutuhan rumah tangga, ibadah hingga aktivitas usaha kecil.

Hingga kini, petugas masih berjibaku di lapangan untuk mempercepat proses penormalan distribusi air ke seluruh pelanggan terdampak.


SerasiNews.com, PADANG — Pemerintah Kota Padang kembali melanjutkan rencana pengembangan akses menuju Terminal Anak Air dengan menyiapkan pelebaran jalan agar aktivitas transportasi di kawasan tersebut lebih lancar.

Pembahasan proyek ini ditandai dengan peninjauan lapangan yang dilakukan Dinas PUPR Kota Padang bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumbar, Dinas Perhubungan, dan unsur Kecamatan Koto Tangah pada Senin (11/5/2026).

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyempurnakan rancangan pembangunan agar sesuai dengan kondisi eksisting di lokasi. Ia menyebut proyek tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam mendukung optimalisasi fungsi Terminal Anak Air.

Menurut Malvi, kondisi jalan yang ada sekarang masih tergolong sempit karena hanya memiliki lebar sekitar enam meter. Situasi itu dinilai kurang ideal untuk kendaraan berukuran besar seperti bus antarkota maupun angkutan barang yang rutin melintas.

Sebagai solusi, pemerintah berencana menambah badan jalan di sisi kanan dan kiri. Dengan pelebaran tersebut, akses menuju terminal diproyeksikan bertambah hingga mencapai sekitar 9 sampai 10 meter.

Ia menilai peningkatan kapasitas jalan akan memberi dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan dan mempermudah mobilitas masyarakat menuju kawasan terminal.

Malvi juga mengungkapkan bahwa rencana pelebaran sebenarnya telah dirancang beberapa tahun lalu. Bahkan pada konsep awal, lebar jalan sempat direncanakan mencapai 20 meter. Namun pelaksanaannya belum dapat dilakukan karena terdampak pandemi COVID-19.

Kini, Pemko Padang kembali mengaktifkan proyek tersebut agar pengembangan infrastruktur pendukung terminal dapat segera terealisasi.

Selain bertujuan mengurai kemacetan, pembangunan akses jalan ini juga diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi di sekitar Terminal Anak Air. Pemerintah pun akan melibatkan masyarakat dan pihak terkait dalam tahap sosialisasi guna mendukung kelancaran proses pembangunan.

(Rini)


SerasiNews.com, Padang - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Padang–Indarung, tepatnya di sekitar Gerbang Masjid Darussalam, Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu pagi (10/5/2026). Insiden beruntun yang melibatkan enam kendaraan tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia dan sepuluh lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu bermula ketika sebuah truk Hino dengan nomor polisi BM 9936 KU melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut. Saat melintas di jalan yang sedikit menikung, truk diduga mengalami hilang kendali hingga menabrak Toyota Rush yang berada di depannya.

Benturan keras membuat Toyota Rush terpental dan menyeret kendaraan lain di sekitarnya. Truk yang belum berhasil dihentikan kemudian kembali menghantam beberapa kendaraan lain, di antaranya Mitsubishi Pajero dan Toyota Kijang Super. Akibatnya, tabrakan beruntun pun tidak dapat dihindari.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan menuju lokasi kejadian. Mereka bersama petugas kepolisian dan tim medis segera melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjebak di dalam kendaraan.

Toyota Rush menjadi kendaraan dengan kerusakan paling parah. Bagian depan hingga samping mobil tampak hancur akibat kerasnya tabrakan. Beberapa kendaraan lain juga mengalami kerusakan berat dan memenuhi badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menyebut kondisi jalan di lokasi turut menjadi perhatian penyidik. Selain permukaan aspal yang rusak di beberapa titik, area tersebut juga minim marka jalan dan rambu lalu lintas.

Empat korban meninggal dunia diketahui merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Rush, yakni Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61). Sementara sepuluh korban lainnya mengalami luka ringan hingga sedang dan langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Padang untuk mendapatkan perawatan.

Hingga Minggu siang, Satlantas Polresta Padang bersama Ditlantas Polda Sumbar masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Kerugian materi akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp450 juta. Polisi juga mengingatkan pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan demi menghindari kecelakaan serupa.

(Rini)


SerasiNews.com, PADANG — Kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu pagi (10/5/2026), masih dalam penyelidikan Satlantas Polresta Padang. Insiden tersebut melibatkan sejumlah kendaraan dan menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Peristiwa yang terjadi di jalur menuju kawasan Indarung itu diduga dipicu oleh sebuah truk Hino yang mengalami masalah pada sistem pengereman. Meski demikian, polisi belum menetapkan penyebab pasti karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menyebutkan bahwa tim kepolisian sedang mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian, mulai dari kondisi kendaraan hingga keterangan saksi.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan. Semua masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Dari pendataan awal, sedikitnya lima kendaraan terlibat dalam tabrakan tersebut. Akibat benturan keras, beberapa kendaraan mengalami kerusakan berat. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat tersendat karena badan jalan tertutup kendaraan yang rusak.

Petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi korban dan menyingkirkan kendaraan agar lalu lintas kembali normal.

Dalam kejadian itu, tujuh orang tercatat menjadi korban. Dua di antaranya meninggal dunia, sedangkan lima korban lainnya mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Polisi juga masih melakukan identifikasi terhadap korban serta kendaraan yang mereka tumpangi saat kecelakaan terjadi.

Selain itu, sopir truk yang diduga menjadi pemicu tabrakan sudah diamankan di Polsek Lubuk Kilangan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan dan kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut.

(Rini)


SerasiNews.com, PESISIR SELATAN — Insiden memilukan terjadi di kawasan Pantai Simpang Tigo Buaya Putih, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Minggu sore (10/5/2026). Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus kuat menuju laut lepas.

Korban bernama Jesra, warga Pasar Taratak. Hingga petang, warga bersama tim terkait masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian meski dihadang ombak besar dan kondisi air yang keruh.

Kejadian bermula saat masyarakat membuka aliran muara yang sebelumnya tertutup endapan pasir. Setelah jalur air terbuka, arus yang mengalir ke laut menjadi jauh lebih deras dari biasanya.

Di waktu yang sama, korban berada di sekitar muara dan disebut mencoba mengambil pakaian miliknya yang tertinggal di sisi lain aliran air. Saat berusaha menyeberang, tubuh korban diduga kehilangan keseimbangan lalu terseret arus deras.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun kuatnya arus dan tingginya gelombang membuat korban cepat terbawa ke tengah dan sulit dijangkau.

Saksi mata di lokasi, Roki, mengatakan suasana mendadak panik karena kondisi laut berubah cukup cepat.

“Air langsung deras setelah muara dibuka. Ombak juga besar sehingga korban sulit diselamatkan,” katanya.

Pencarian kemudian dilakukan secara manual oleh warga dengan menyisir bibir pantai dan area sekitar muara. Nelayan setempat juga ikut membantu menggunakan perahu tradisional untuk mencari korban di sekitar perairan.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga malam hari Jesra masih belum ditemukan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena kawasan muara di pantai itu dikenal memiliki arus yang cukup berbahaya, terutama saat aliran air dari daratan langsung bertemu gelombang laut.

Warga diimbau lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar pantai dan muara, khususnya saat kondisi ombak tinggi maupun setelah pembukaan aliran air dilakukan.

(Rini)

 


SerasiNews.com, PADANG — Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di kawasan Jalan Raya Indarung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu pagi (10/5/2026). Lokasi kejadian berada di dekat area SPN Padang Besi dan melibatkan beberapa kendaraan roda empat.

Berdasarkan informasi sementara dari lokasi, sedikitnya empat mobil mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras. Dalam kejadian tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia di tempat.

Peristiwa itu sontak menarik perhatian masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Warga bersama petugas tampak membantu proses evakuasi korban dari kendaraan yang ringsek.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan awal menyebutkan kecelakaan dipicu tabrakan beruntun yang menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah kendaraan.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan, mulai dari mengevakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, hingga melakukan olah TKP guna mengetahui kronologi kejadian secara lengkap.

Akibat insiden tersebut, arus kendaraan dari arah Indarung menuju Padang Besi sempat mengalami kemacetan cukup panjang karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat proses evakuasi.

Sementara itu, identitas korban meninggal dunia masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dan bukti di lapangan terkait penyebab kecelakaan.

Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya di jalur yang padat aktivitas kendaraan.

(Rini)

 

SerasiNews.com, Pasaman Barat - Memimpin wilayah dengan karakter geografis yang kompleks seperti Pasaman Barat bukanlah tugas mudah. Selain dikenal sebagai daerah perkebunan sawit dan kawasan pesisir, wilayah ini juga memiliki tantangan sosial dan keamanan yang beragam. Di tengah kondisi tersebut, AKBP Agung Tribawanto hadir membawa pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan pelayanan, ketegasan, dan kedekatan dengan masyarakat.

Sejak menjabat sebagai Kapolres Pasaman Barat pada Januari 2024, berbagai langkah pembenahan mulai dilakukan. Tidak hanya fokus pada penegakan hukum, AKBP Agung juga berupaya membangun hubungan yang lebih terbuka antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui program seperti “Jumat Curhat” dan “Coffee Morning Kamtibmas”, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung. Mulai dari konflik tanah, kenakalan remaja, peredaran narkoba hingga aktivitas tambang ilegal menjadi topik yang dibahas bersama demi mencari solusi yang tepat.

Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Warga yang sebelumnya enggan melapor kini lebih aktif memberikan informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

Di bidang pelayanan publik, Polres Pasaman Barat juga terus melakukan pembenahan. Sistem pelayanan berbasis digital mulai diterapkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian, seperti pembuatan SIM, SKCK, hingga pelaporan kejadian darurat.

Selain meningkatkan pelayanan, AKBP Agung juga menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan tindak kriminal. Berbagai kasus peredaran narkotika berhasil diungkap selama masa kepemimpinannya. Penertiban terhadap aktivitas illegal mining dan illegal logging juga menjadi perhatian serius demi menjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya itu, pendekatan humanis tetap dikedepankan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi kepada masyarakat. Program “Polisi Sahabat Anak” misalnya, rutin digelar untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba, bullying, dan pentingnya disiplin sejak dini.

Dalam momentum Pemilu dan Pilkada, Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan AKBP Agung juga berhasil menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat dan pendekatan persuasif menjadi strategi utama dalam mencegah potensi konflik.

Berbagai capaian tersebut menghadirkan apresiasi dari masyarakat maupun sejumlah pihak. Namun bagi AKBP Agung Tribawanto, kepercayaan masyarakat tetap menjadi penghargaan terbesar dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

(Rini)

 

SerasiNews.com, JAKARTA — Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan perombakan di jajaran kepolisian melalui mutasi dan rotasi sejumlah pejabat strategis di lingkungan Polri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 yang diterbitkan pada 7 Mei 2026.

Rotasi kali ini mencakup pergantian sejumlah Kapolda, perwira tinggi, hingga perwira menengah sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi.

Salah satu posisi yang mengalami pergantian yakni Kapolda Sumatera Barat. Jabatan tersebut kini diemban oleh Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Utara. Ia menggantikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang mendapat penugasan baru sebagai Pati Lemdiklat Polri.

Perubahan juga terjadi di Polda Kalimantan Utara. Posisi Kapolda Kaltara kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Agus Wijayanto yang sebelumnya bertugas sebagai Karowabprof Divpropam Polri.

Sementara di Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan khusus. Pergantian pimpinan di Polda Jabar menjadi perhatian karena wilayah tersebut memiliki tingkat mobilitas dan dinamika keamanan yang tinggi.

Di tingkat Mabes Polri, Komjen Pol R.Z. Panca Putra mendapat amanah baru sebagai Kalemdiklat Polri. Penunjukan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia di tubuh Polri.

Rotasi jabatan turut menyasar Direktorat Lalu Lintas. Kombes Pol Komarudin yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Metro Jaya dipromosikan menjadi Karowabprof Divpropam Polri. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi Kombes Pol Firman Darmansyah, mantan Dirlantas Polda Sumatera Utara.

Kadiv Humas Polri menyebut mutasi merupakan hal rutin dalam organisasi guna menjaga efektivitas kerja sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan di lingkungan kepolisian.

Serah terima jabatan para pejabat yang dimutasi dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat di Mabes Polri.

Pengamat kepolisian menilai langkah mutasi ini menjadi bagian dari konsolidasi internal Polri untuk menghadapi berbagai agenda strategis nasional, termasuk menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(Rini)

  

SerasiNews.com, PADANG — Penyidikan kasus dugaan korupsi kredit bermasalah di salah satu bank milik negara dengan potensi kerugian negara mencapai Rp34 miliar terus berlanjut di Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang. Dalam perkara tersebut, Beny Saswin Nasrun (BSN) telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2026.

Pada Kamis (7/6), penyidik Kejari Padang memeriksa Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Maifrizon, sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami pembayaran gaji BSN yang disebut masih berjalan meski yang bersangkutan berstatus tersangka dan buron.

Maifrizon tiba di kantor Kejari Padang sekitar pukul 10.30 WIB mengenakan batik oranye dipadukan celana cokelat. Ia menjalani pemeriksaan di ruang Seksi Pidana Khusus (Pidsus) lantai II. Setelah sempat keluar saat jam istirahat sekitar pukul 12.15 WIB, pemeriksaan kembali dilanjutkan.

Selain Maifrizon, penyidik juga meminta keterangan dari Kepala Bagian Keuangan dan Bendahara Sekretariat DPRD Sumbar.

Usai diperiksa, Maifrizon menjelaskan bahwa penghentian pembayaran gaji anggota DPRD tidak dapat dilakukan begitu saja karena harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku. Menurutnya, penghentian tersebut memerlukan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri.

“Untuk menghentikan pembayaran gaji ada prosedur dan ketentuannya. Harus ada SK dari Mendagri,” ujarnya kepada wartawan.

Meski demikian, ia menyebut sejumlah hak lainnya milik BSN telah dihentikan, termasuk tunjangan serta dana pokok pikiran (pokir).

Sementara itu, Kepala Kejari Padang, Koswara, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Sumbar tersebut. Ia mengatakan, pemeriksaan dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi terkait perkara dugaan korupsi yang menjerat BSN.

“Yang diperiksa hari ini Sekwan, Kabag Keuangan, dan Bendahara Gaji sebagai saksi,” kata Koswara.

Hingga kini, BSN masih belum berhasil ditemukan setelah masuk daftar buronan. Upaya hukum melalui praperadilan yang diajukan kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Padang sebelumnya juga telah ditolak.

Dalam gugatan itu, pihak BSN mempersoalkan penetapan tersangka, status DPO, hingga penyitaan aset. Namun, majelis hakim memutuskan seluruh proses hukum yang dilakukan Kejari Padang sah menurut hukum.

Di sisi lain, Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumbar, Bakri Bakar, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya masih mengacu pada ketentuan hukum formal. Ia menyebut hak keuangan BSN belum bisa dihentikan sepenuhnya karena statusnya belum sebagai terdakwa.

Menurut Bakri, informasi mengenai status tersangka dan DPO BSN sudah dilaporkan kepada pimpinan DPRD Sumbar. Sedangkan persoalan pembayaran gaji akan dievaluasi dan dimintakan pertanggungjawaban pada waktunya.

(Rini)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.