Oktober 2021


 Padang, Serasinews.com- Bhayangkara Mural Festival 2021 Polda Sumbar dalam memperebutkan Piala Kapolda Sumbar, telah berakhir pada Minggu (31/10) sore. 

Dari 40 orang yang mengikuti perlombaan seni menggambar dan melukis di dinding yang berlokasi di PJKA Sawahan Kota Padang, akhirnya diputuskan beberapa orang yang keluar sebagai pemenang.

"Bhayangkara Mural Festival 2021 Polda Sumbar telah selesai digelar, pemenangnya sudah ditetapkan," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Minggu (31/10).

Dikatakan, untuk juara I didapat oleh M. Anzar Kusuma dengan nomor urut 24. Juara II adalah M. Fathur R Jodi dengan nomor urut 32, dan juara III adalah Rafiq Gusly Abdul dengan nomor urut 28.

Untuk pemenang Harapan I ialah Rahmat Fernando dengan nomor urut 13, Harapan II Dedi Purwanto dengan nomor urut 09, dan Harapan III adalah Wahyu Kurniawan dengan nomor urut 12.

Kabid Humas mengatakan, lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 digelar dalam dua hari, pada Sabtu tanggal 30 dan Minggu tanggal 31 Oktober 2021. Kegiatan itu dalam rangka memperingati HUT Humas Polri ke 70.

"Lomba ini untuk menyalurkan hobi seniman Mural dalam menyampaikan pesan atau kritik kepada pemerintah atau Polri yang sifatnya membangun," ujarnya.(WEP)


 Padang, Serasinews.com- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Amril Amin kunjungi dan laksanakan shalat berjamaah di Mushalla KBPKL Kota Padang. 

Pada saat kunjungan wakil ketua DPRD Padang Aciak Amin memberikan sapaan akrabnya langsung yang disambut oleh ketua KBPKL Kota Padang Idman beserta pengurus dan anggota. 

"Alhamdulillah kita hari ini KBPKL Kota Padang kedatangan orang hebat yakni wakil ketua DPRD Kota Padang Amril Amin", ungkap Idman dalam keterangannya Minggu, (31/10/2021).

Semoga dengan terjalinnya tali silaturahmi seperti ini bisa membangun komunikasi yang baik antara KBPKL Kota Padang dan DPRD, dan diharapkan juga nanti bisa mendengar aspirasi pedagang pasar raya, jelasnya. 

Masih kata dia, pedagang pasar raya inilah yang diharpkannya, kedatangan anggota DPRD ke pasar sangat membuat pedagang senang dan bisa nantinya menyampaikan keluh kesahnya

Amril Amin langsung laksanakan sholat berjamaah bersama warga pasar di mushallah KBPKL Kota Padang, kemudian serahkan bantuan dandilanjutkan dengan makan bersama.(WEP)


Padang, Serasinews.com- Ribuan masyarakat terlihat mengikuti vaksinasi Covid-19 pada Gebyar Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) yang berlangsung di stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sabtu (30/10).

Selain menyediakan doorprize dan hadiah hiburan, ternyata dilokasi tersebut terdapat kendaraan dinas Satbrimob Polda Sumbar yang digunakan sebagai dapur umum.

Kendaraan dapur lapangan milik Satbrimob ini, disiapkan untuk menyediakan makanan secara gratis kepada masyarakat yang hadir saat vaksinasi berlangsung. 

"Sampai saat ini pukul 15.00 WIB, ada sekitar 1.300 paket nasi goreng yang telah diberikan kepada masyarakat yang hadir. Itu semua gratis," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik.  

Dirinya menyebut, nasi goreng yang disediakan itu dimasak oleh personel Satbrimob Polda Sumbar di kendaraan Dapur Lapangan.

"Jadi petugas memasaknya di mobil tersebut, sehingga lebih mudah dan cepat disajikan untuk masyarakat," ujarnya.(WEP)


 Padang, Serasinews.com- Disela gebyar Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) yang berlangsung di stadion GOR H Agus Salim Padang, Polda Sumbar menyerahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat. 

Bantuan tersebut ditandai dengan penyerahan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, SH. S.Ik bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Forkopimda Sumbar kepada perwakilan masyarakat, Sabtu (30/10) di stadion GOR H Agus Salim, Padang. 

Paket sembako tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri dan Pemerintah kepada masyarakat, khususnya yang ekonominya terdampak akibat pandemi Covid-19.

Diketahui, Polda Sumbar dan jajarannya sejak pandemi Covid-19 telah menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako sebanyak ratusan ribu paket untuk masyarakat.

"Sudah ratusan ribu paket sembako disalurkan kepada masyarakat sejak awal pandemi Covid-19. Ada yang disalurkan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik. 

Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Forkopimda membuka sekaligus meresmikan Gebyar Vaksinasi Massal Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin).

Kegiatan Sumbar Sadar Vaksin ini dilakukan secara serentak, sebanyak 20 gerai yang tersebar di Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat. 

Dirinya juga mengapresiasi terhadap masyarakat yang datang untuk di vaksin, karena sangat baik dalam mendukung program pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. 

Kapolda Sumbar berharap, dengan dukungan dari seluruh pihak maka nantinya angka vaksinasi akan bertambah secara ekskalatif. "Ini adalah harapan saya dan harapan dari kita semua," ujar Kapolda Sumbar. 

Jenderal bintang dua tersebut berpesan, kepada seluruh masyarakat yang belum melaksanakan vaksin silahkan sampaikan bahwa vaksin itu merupakan kebutuhan dan banyak gunanya.


Ia menyampaikan bahwa kepada Sumbar Sadar Vaksin akan digelar selama lima kali. "Ini kali yang pertama, kemudian yang kedua sampai kelima akan berpindah tempat dan diseluruh kabupaten kota akan menggelar acara yang sama. Ada Doorprize dan ada Baksos," pungkasnya.(*)


 Padang, Serasinews.com- Kapolda Sumatera Barat Irjen.Pol Teddy Minahasa, S.H., S.I.K beserta pejabat TNI Sumatera Barat dan juga ikut Gubernur Sumatera Barat Resmi Buka Gebyar Sumdarsin ( Sumatera Barat Sadar Vaksin) di GOR H. Agus Salim, Sabtu (30/10/2021).

Irjen.Pol Teddy Minahasa Selaku Kapolda Sumatera Barat menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat yang berada di kota Padang, dan di 18 kabupaten kota yang berada di Sumbar untuk ikut serta dalam kegiatan vaksinasi.

"NKRI Harga Mati, Vaksinasi Harga Mati, Tidak di Vaksin Mati" ujarnya bersorak dengan semangat mengajak masyarakat.

Kemudian Kapolda Sumbar tersebut juga menjelaskan tercatat 1044 ribu masyarakat telah di suntik vaksin sampai saat ini, untuk Terget tentunya sebanya-banyak, namun minimal 70% harus disuntik vaksin hingga akhir tahun.

Sementara itu untuk kegiatan Sumdarsin sendir dilaksanakan di 20 titik dan secara serentak dilaksanakan hari ini di kota Padang dan di kabupaten kota yang berada di Sumatera Barat. Dan akan dilaksanakan sebanyak 5 kali tentunya pada akhir pekan 

" Kita targetkan seluruh masyarakat Sumbar hingga akhir tahun sudah tervaksinasi, untuk itu mari bersama-sam ikut serta dalam gebyar Sumdarsin" Ujar Kapolda.

Dilain sisi Polda Sumbar sebagai pelaksana menyediakan beberapa doorprize untuk peserta yang mengikuti vaksin seperti sepeda motor, sepeda, kulkas, dan lain sebagainya.

Teddy Selaku Kapolda Sumatera Barat berharap dengan adanya Gebyar Sumdarsin ini, maka potensi, kultur, melihat infrastruktur, sumberdaya dan resosis yang ada di Sumbar ini, tentunya kita ingin Sumbar mencapai Herd Immunity yang pertama di Indonesia.(WEP)






 Padang, serasinews.com- Pemerintah terus tingkatkan program vaksinasi Covid-19, Begitupun untuk Madrasah Aliyah. kegiatan vaksinasi untuk usia pelajar sangat dibutuhkan guna untuk Proses Belajar tatap muka (PTM).

Pada hakikatnya vaksinasi memang harus dilakukan pada semua kalangan. Mulai dari kalangan usia anak-anak hingga lansia.

Seiring dengan diperbolehkan sekolah secara tatap muka kembali akan dilaksanakan, berkaitan dengan hal tersebut mengingat pentingnya program vaksinasi bagi anak-anak usia sekolah Itu perlu dioptimalkan. Sekolah dibuka pada tingkat dimana anak-anaknya sudah divaksin, supaya mencegah atau meminimalisir potensi terjadi penularan wabah Covid-19 di sekolah.

Vaksinasi bagi tenaga pendidikan dan usia pelajar memang menjadi syarat penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Selain soal vaksinasi, persiapan teknis dan non-teknis untuk pembelajaran tatap muka harus terlebih dulu dipastikan.

Termasuk mengenai kondisi herd immunity dan zonasi penyebaran Covid-19 di daerah tempat sekolah itu berada.

Kali ini MAN 03 Padang Berkolaborasi dengan Polda melalui Polresta Kota Padang yang mana Sebagai Pelaksana Polsek Koto Tangah. Pada hari Jum'at, 29 Oktober 2021.

Afrizal, S. Ag selaku kepala Madrasah Aliyah Negeri 03 Padang mengatakan, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini  para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut didorong dengan keinginan siswa untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, ungkapnya saat di ruang kepala sekolah.( 29/10/2021)

"Kita selalu meenghimbau dan memotivasi siswa secara keseluruhan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi, karena apabila terjadi PTM kita sebagai dari pihak sekolah menginginkan sebuah kondisi yang aman dan nyaman untuk keberlangsungan PTM, untuk saat ini jumlah siswa-siswi yang melaksanakan vaksin tahap dua (2) tercatat sudah mencapai angka 800 siswa, dan masih berlangsung. 

Sementara itu, ada beberapa siswa yang belum disuntik vaksin dengan berbagai alasan seperti, belum mendapatkan persetujuan orang tua, dan beberapa memiliki kendala kesehatan. 

Afrizal sabagai kepala sekolah berharap dengan adanya vaksinasi ini sekolah sudah mencapai standar untuk PTM karena vaksinasi tersebut merupakan salah satu prokes Covid-19 yaitu seluruh tenaga pendidik, kependidikan serta seluruh siswa telah tervaksinasi. Terakhir tentunya Pandemi segera berakhir, agar kita pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan PTM secara normal dikarenakan belajar daring tidaklah efektif dibandingkan PTM secara normal, tutupnya.(WEP) 



 Padang, serasinews.com- Pemerintah Kota Padang terus tingkatkan program vaksinasi Covid-19, Begitupun untuk Madrasah baik ditingkat Tsanawiyah maupun Aliyah . kegiatan vaksinasi untuk usia pelajar sangat dibutuhkan guna untuk Proses Belajar tatap muka (PTM).


Kemenag kota Padang H. Edy Oktafiandi, S.Ag.M.Pd pantau kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di MAN 3 Padang yang berada di Balai Gadang, kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada hari Jum'at, (29/10/21).


Edy selaku Kemenag kota Padang menjelaskan bagi masyarakat dan anak-anak yang jauh dari pusat vaksin tidak mungkin menemui sentral-sentral pusat vaksin berada jauh dari pusat vaksinasi, begitupun dengan adanya kesan masyarakat tidak ingin divaksin, sebenarnya meluangkan waktu, antarian begitu panjang, jarak yang lumayan jauhlah yang menjadi salah satu kendala pada masyarakat. 


" Dengan dipusatkan kegiatan vaksinasi di Madrasah ini, tentunya sangat membantu sekali bagi siswa dan masyarakat sekitar untuk mengikuti vaksinasi"


Edy Oktafiandi berharap semoga dengan adanya kegiatan vaksinasi di MAN 3 kota Padang ini masyarakat dan siswa dapat dengan mudah mencapai pusat vaksin, dan segera malaksanakan vaksinasi.


Sementara itu Edy juga menghimbau dan mengajak masyarakat untuk divaksin dan meyakinkan dengan adanya kegiatan tersebut program pemerintah segera terpenuhi, tutupnya.(WEP)


 Padang, Serasinews .com- Ketua Kelarga Besar Pedagang Kaki Lima (KBPKL) Kota Padang Idman mengatakan pemuda adalah masa depan bagi bangsa. Maka ide, inovasi, kreativitas, dan tingkat kritisnya menjadi sangat penting untuk memajukan bangsa. 


Demikian yang diungkapkan Idama sebagai ketua KBPKL Kota Padang dalam keterangannya dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 pada Kamis, (29/10/2021) di Padang. 


Dirinya menilai bahwa Sumpah Pemuda harus dimaknai dengan hadirnya ide kreatif serta inovasi ,terutama dari pemudanya untuk berkontribusi menghadirkan terobosan dan kreativitas bagi kepentingan bangsa kedepan.


Seperti halnya apa yang sedang kita usahakan di Pasar Raya Padang ini, karna kita berupaya untuk mensejahterahkan dan memperlancar para pedagang kaki lima dalam berusaha untuk menyambung hidup, jelasnya. 


Maka dari itu pemuda adalah aset besar bangsa, terutama para milenial muda, yang sangat memberi inspirasi dalam membangun bangsa ini, pungkasnya. 


Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun ini mengambil tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”. Tema tersebut diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.


Tema ini sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemuda ada harapan Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.


 TNS, Serasinews.com - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali mengajak masyarakat, untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di gerai-gerai yang disediakan oleh Pemerintah, Polri, TNI maupun instansi terkait lainnya. 

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengatakan, beragam manfaat bagi masyarakat yang sudah di vaksin. Selain untuk kesehatan, juga meningkatkan herd immunity.

"Karena dengan telah di vaksin, maka dapat mencegah fatalitas akibat dari Covid-19 tersebut," ucapnya, Kamis (28/10) di Mapolda Sumbar. 

Apalagi kata Kombes Pol Satake Bayu, saat ini pihaknya mulai dari tingkat Polda Sumbar, Polres dan Polsek di jajarannya tengah gencar melaksanakan vaksinasi massal.

"Bagi masyarakat yang belum di vaksin, mari datangi Gerai-gerai yang telah kami sediakan," ujarnya. 

Dirinya memberitahukan, bahwa Polda Sumbar dan jajarannya akan menggelar Gebyar Sumbar Sadar Vaksin 2021 (Sumdarsin) yang digelar secara massal dan serentak pada tanggal 30 Oktober 2021 secara gratis dengan target mencapai 100.000 orang. 

Untuk di Kota Padang, pelaksanaan Sumdarsin tersebut dipusatkan di GOR H. Agus Salim Padang. 


"Sumbar Sadar Vaksin (Covid-19) kita gelar secara gratis, dan ada doorprize nya juga. Ayo ikuti vaksin, tidak vaksin tidak keren. Karena vaksin itu halal, sehat dan aman serta telah teruji," katanya.


Ia berharap, dengan dilakukannya vaksinasi oleh seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Barat, nantinya menjadikan Provinsi yang herd immunity.


 Padang, serasinews.com- Pemerintah terus tingkatkan program vaksinasi Covid-19, Begitupun untuk Sekolah Menengah Pertama. kegiatan vaksinasi untuk usia pelajar sangat dibutuhkan guna untuk Proses Belajar tatap muka (PTM).


Pada hakikatnya vaksinasi memang harus dilakukan pada semua kalangan. Mulai dari kalangan usia anak-anak hingga lansia.


Seiring dengan  diperbolehkan sekolah secara tatap muka kembali akan dilaksanakan,  berkaitan dengan hal tersebut mengingat pentingnya program vaksinasi bagi anak-anak usia sekolah Itu perlu dioptimalkan. Sekolah dibuka pada tingkat dimana anak-anaknya sudah divaksin, supaya mencegah atau meminimalisir potensi terjadi penularan wabah Covid-19 di sekolah.


Vaksinasi bagi tenaga pendidikan dan usia pelajar memang menjadi syarat penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Selain soal vaksinasi, persiapan teknis dan non-teknis untuk pembelajaran tatap muka harus terlebih dulu dipastikan.


Termasuk mengenai kondisi herd immunity dan zonasi penyebaran Covid-19 di daerah tempat sekolah itu berada.


Kali ini SMPN 18 Padang  berkerjasama dengan Nakes dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Padang yang mana Sebagai Pelaksana Puskesmas Belimbing, Puskesmas Pengambiran, Puskemas Kuranji, dan Puskesmas Pengambiran. Pada hari Rabu, 6 Oktober 2021.


Sukasdianto, M.Pd selaku kepala sekolah SMPN 18 Padang mengatakan, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini  para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut didorong dengan keinginan siswa untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, ungkapnya saat di ruang kepala sekolah.( 29/10/2021)


"Saat ini jumlah siswa-siswi yang melaksanakan vaksin tahap dua (2) tercatat berjumlah  517 dari 934 siswa,  ada beberapa dari siswa sudah disuntik vaksin di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing siswa.


Sementara itu, ada beberapa siswa yang belum disuntik vaksin dengan berbagai alasan seperti belum cukup umur, belum mendapatkan persetujuan orang tua, dan beberapa  memiliki kendala kesehatan. 


Sukasdianto sabagai kepala sekolah berharap dengan adanya  vaksinasi ini sekolah sudah mencapai standar untuk PTM karena vaksinasi tersebut merupakan salah satu  prokes Covid-19 yaitu seluruh tenaga pendidik, kependidikan serta seluruh siswa telah tervaksinasi. Terakhir tentunya Pandemi segera berakhir, agar kita pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan PTM secara normal dikarenakan belajar daring tidaklah efektif dibandingkan PTM secara normal, tutupnya.(WEP) 



Tanah Datar-Pencabutan surat kuasa serta penetapan pemakai gelar Datuk Luak Cimano yang baru kepada pihak lain beberapa waktu yang lalu seakan-akan dan diduga Kuniang dek Kunik, lamak dek santan, atau terkesan ada apa-apanya”.

Hal itu disampaikan Karanai, penerima kuasa dari Samsudin pemangku gelar sako Datuk Luak Cimano (pucuk adat) didampingi keluarga besarnya ketika bincang-bincang terkait permasalahan penetepan pemangku gelar tersebut di rumah kemenakanya di Atar, Senen (35/10) lalu.

Dikatakan Karanai, ” Pemberian kuasa dari Samsudin ini untuk mewakilinya menjalankan tugas sebagai Datuk Luak Cimano dalam memimpin dan membina anak kemenakan di pasukuan Payobada nagari Atar karena kondisi kesehatan Samsudin yang tidak memungkinkan.

“Pemberian kuasa kepada saya ini disaksikan dan ditanda tangani oleh 4 orang ninik mamak pemangku adat dalam pasukuan Payoba yaitu, S. Dt. Rajo Panghulu, A. Dt. Simarajo, Sy. Dt. Palito Malano dan A. Dt. Ampono Alam tertanggal 1 Januari 2020”. urai Karanai.

“Namun selang beberapa hari setelah meninggalnya Samsudin pada bulan Agustus lalu lalu, tiba-tiba saja 4 pemangku adat kami itu mencabut surat kuasa tersebut dan menetapkan Pendi sebagai pemangku gelar Datuk Luak Cimano yang baru tanpa melalui musyawarah mufakat dan persetujuan dengan kaum kami”. 

“Ini semua menimbulkan pertanyaan besar serta dugaan dari kami bahwa semua ini merupakan persekongkolan yang dimotori S. Dt. Rajo Penghulu yang merupakan cadiak pandai di pasukuan Payobada disebabkan ada apa-apanya karena gelar Sako tersebut merupakan hak kami”, ujar Karanai.

“Jika masalah kesewenang- wenangan ini tidak bisa diselesaikan oleh KAN Atar, maka kami akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi dan jika perlu nantinya sampai ke pengadilan  dengan data-data lengkap yang kami miliki dan inshaa Allah akan terbongkar semuanya”, pungkas Karanai diamini keluarga lainnya.

Ketua KAN Atar Dt. Parmato Budi ketika dikunjungi media ini dirumahnya sampaikan bahwa masalah penetapan gelar Sako ini memang sudah sampai ke KAN dan sesuai kelarasan yang dipakai, keputusan 4 datuk pemangku adat pasukuan Payobada tersebut dapat kami setujui, namun jika ada pihak yang tidak menerima, kami akan kembalikan lagi masalah ke kaum Payobada untuk menyelesaikannya.

Sementara itu, S.Dt. Rajo Penghulu Cadiak pandai pasukuan Payobada ketika diminta tanggapanya dalam persoalan itu katakan bahwa keputusan itu diambil atas kesepakatan ninik mamak nan barampek di pasukuannya.

“Dasar pencabutan surat kuasa itu kami lakukan karena Samsudin sipemberi kuasa sudah meninggal dunia serta penetapan memberikan gelar Sako Datuk Luak Cimano ke Pendi atas sejarah yang diterima dari orang tua-tua kami terdahulu”.

Ketika ditanyakan tentang kewenangan untuk pencabutan surat kuasa, batas surat kuasa dan penetapan atas gelar sako tersebut, S.Dt. Rajo Panghulu kelihatan agak gugup sembari menjawab bahwa dengan meninggalnya Samsudin Dt. Luak Cimano maka surat kuasa tidak berlaku lagi.

“Setelah wafatnya Samsudin, kami datuk yang berempat sepakat mencabut surat kuasa yang diberikan Samsudin kepada Karanai, kemudian kami tetapkan Pendi untuk memakai gelar tersebut karena kami (4 datuk) punya kewenangan penuh untuk itu”, ujar S.Dt.Rajo Penghulu.

Pendi ketika dihubungi via selulernya katakan bahwa benar dirinya ditetapkan oleh ninik mamak nan berempat pasukuan Payobada untuk memangku gelar datuk Luak dalam upaya meluruskan sejarah yang selama ini bukan pada yang seharusnya.

“Gelar datuk Luak sebagai datuk pucuk, kami yang punya tapi bukan datuk Cumano, tidak ada gelar datuk Cumano di pasukuan Payobada Atar, Cumano itu tambahan dibelakang gelar datuk Luak sebagai bentuk ketidak pastian, jadi kembalinya gelar datuk Luak kepada keluarga kami sebagai upaya pelurusan kembali sejarah di pasukuan Payobada Atar dan kami siap dengan data-data seperti “sosok jarami, pandam kuburan, rumah gadang serta pusako kaum”, pungkas Pendi. (Tim)



 TNS, Serasinews.com- Untuk meningkatkan herd immunity (kekebalan kelompok tubuh), pihak kepolisian dari Polda Sumatera Barat terus mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksin di Gerai yang telah disediakan.


"Mari kita ikuti vaksin untuk kesehatan kita, keluarga serta lingkungan kita," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Senin (25/10) di Mapolda Sumbar. 


Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak mudah percaya dengan berita atau isu palsu (hoax) terkait vaksin. "Karena vaksin itu sehat, aman dan juga halal," bebernya.


Ia menyebut, berbagai macam manfaat dari vaksin Covid-19 itu sendiri. Apalagi, saat ini terdapat regulasi masyarakat dalam melakukan suatu pengurusan yang terkait dengan Pemerintahan, atau berkunjung ke suatu tempat. 


"Selain bermanfaat bagi kesehatan, saat ini dengan telah di vaksinasi juga sebagai salah satu persyaratan seperti masuk mall, tempat objek wisata dan lain sebagainya. Sehingga dengan telah di vaksin dapat mempermudah segala urusan," ujarnya


 Padang, Serasinews.com- Sat Reskrim Polresta Padang melalui jajaran Opsnal yang dipimpin oleh Kanit IPDA Ori Friliansa Utama, S.Tr.K kembali amankan pelaku pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 KUHP pada hari Senin, 25 Oktober 2021 pukul 02.00 WIB.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolresta Padang, Kombes.pol Imran Amir melalui Sat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda yang mengungkapkan pencurian yang terjadi di mess komplek taruko IV blok H No 12 bungo pasang kota padang.


" Kemudian anggota opsnal yang dipimpin oleh IPDA ORI FRILIANSA UTAMA S,Tr.K mendatangi ke lokasi yang dimaksud dan langsung mendatangi hotel tersebut dan didapatkan pelaku sedang berada didekat hotel axana tersebut sedang duduk bersama temannya"


 Selanjutnya anggota opsnal pun langsung mengamankan pelaku berinisial RM dan membawanya ke Polresta Padang, sesampainya di Kapolres pelaku RM mengakui telah mencuri handphone milik korban dan kemudian pelaku beserta barang bukti diamankan dan diproses lebih lanjut.(WEP)


 Padang, serasinews.com- Pemerintah terus tingkatkan program vaksinasi Covid-19, Begitupun untuk Sekolah Menengah Pertama. kegiatan vaksinasi untuk usia pelajar sangat dibutuhkan guna untuk Proses Belajar tatap muka (PTM).


Pada hakikatnya vaksinasi memang harus dilakukan pada semua kalangan. Mulai dari kalangan usia anak-anak hingga lansia.


Seiring dengan diperbolehkan sekolah secara tatap muka kembali akan dilaksanakan, berkaitan dengan hal tersebut mengingat pentingnya program vaksinasi bagi anak-anak usia sekolah Itu perlu dioptimalkan. Sekolah dibuka pada tingkat dimana anak-anaknya sudah divaksin, supaya mencegah atau meminimalisir potensi terjadi penularan wabah Covid-19 di sekolah.


Vaksinasi bagi tenaga pendidikan dan usia pelajar memang menjadi syarat penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Selain soal vaksinasi, persiapan teknis dan non-teknis untuk pembelajaran tatap muka harus terlebih dulu dipastikan.


Termasuk mengenai kondisi herd immunity dan zonasi penyebaran Covid-19 di daerah tempat sekolah itu berada.



Kali ini SMA Pertiwi 1 Padang berkerjasama dengan Nakes dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Padang yang mana Sebagai Pelaksana Puskesmas Air Tawar, Puskesmas Dadok Tunggul Hitam, dan Puskesmas Anak Air, Senin (25/10/2021).


Firdaus selaku kepala sekolah SMA Pertiwi 1 Padang mengatakan, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini  para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut didorong dengan keinginan siswa untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, katanya.


"Saat ini umlah siswa-siswi yang melaksanakan vaksin tahap dua (2) tercatat berjumlah  480 dari 535 siswa, dan ada beberapa dari siswa sudah disuntik vaksin di lingkungannya masing-masing dan ada juga beberapa siswa yang belum bisa di vaksin karena memiliki kendala kesehatan. 


Firdaus sabagai kepala sekolah berharap dengan adanya vaksinasi ini sekolah sudah mencapai standar untuk PTM karena vaksinasi tersebut merupakan salah satu prokes Covid-19 yaitu seluruh tenaga pendidik, kependidikan serta seluruh siswa telah tervaksinasi. Terakhir tentunya Pandemi segera berakhir, agar kita pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan PTM secara normal dikarenakan belajar daring tidaklah efektif dibandingkan PTM secara normal, tutupnya.(WEP) 




 TNS, Serasinews.com- Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si beserta rombongan melakukan peninjauan gebyar vaksinasi yang terpusat di Gor Rang Agam Lubuk Basung Kab. Agam, Minggu (24/10).


Wakapolda Sumbar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Agam dan jajarannya beserta Pemerintah Daerah Kabupaten Agam, yang telah melaksanakan dan mensosialisasikan kegiatan vaksinasi ini kepada masyarakat.


Lebih lanjut Wakapolda menyebut, saat ini Provinsi Sumbar tengah menggenjot ketertinggalan cakupan vaksinasi Covid-19. Perluas cakupan vaksinasi bertujuan mempercepat terciptanya herd immunity di tengah-tengah masyarakat.


"Pelaksanaan vaksinasi harus ditingkatkan, agar masyarakat bisa beraktivitas, pelajar bisa sekolah tatap muka dan ekonomi bisa tumbuh kembali," ujarnya.


Hingga 21 Oktober 2021 sebutnya, cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Agam masih 18,34 persen dari 405.059 sasaran. Total masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 lebih kurang 74.297 jiwa.


"Untuk wilayah hukum Polres Agam, sasaran vaksinasi Covid-19 sekitar 185.085 jiwa, yang sudah divaksin 43.304 jiwa, masih 76,6 persen lagi yang belum," sebutnya.


Untuk itu ulasnya, masyarakat Agam dihimbau untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara gratis di gerai-gerai yang sudah disediakan.


"Kepada masyarakat yang hadir hari ini untuk mengajak sanak saudara mengikuti vaksinasi di gerai yang sudah disediakan," ajaknya.


Sementara itu Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri SH Dt. Parpatiah dalam sambutanya mengatakan, kasus perkembangan Covid-19 di daerahnya sudah mulai terkendali. Dalam 3 minggu terahir sudah tidak ada lagi di temukan penambahan kasus Covid. Tempat tempat isolasi pun sudah kosong tidak ada pasien yang di rawat.


"Namun level PPKM kita kembali ke level 3, dikarenakan cakupan vaksinasi Covid-19 di Agam masih terbilang rendah," ucapnya.


Lebih lanjut dikatakan, pihaknya bersama Forkopimdan, TNI/Polri, ulama dan tokoh masyarakat terus berupaya memperluas cakupan vaksinasi. Pihaknya optimis Agam bisa terlepas dari posisi terendah cakupan vaksinasi Covid-19.


"Kedepan hampir seluruh pelayanan publik membutuhkan syarat vaksinasi Covid-19, untuk itu mari segera ikuti vaksinasi.


Ditambahkan, selain melakukan vaksinasi Covid-19 masyarakat juga diminta untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.


Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, S.I.K., M.H selaku Ketua Panitia Pelaksana Gebyar Vaksin yang terpusat di GOR Rang Agam ini menyebut, pihaknya menargetkan sebanyak 5000 orang masyarakat yang akan divaksin. Dengan menyediakan sebanyak 25 team vaksinator dan di lengkapi dengan 6 orang dokter Spesialis untuk menunjang pelaksanaan gebyar vaksin tersebut.


Dalam acara Gebyar Vaksin hari ini Kapolres Agam beserta panitia penyelenggara menyediakan doorprize untuk masyarakat yang telah di vaksin dengan hadiah berupa 2 unit Sepeda Motor, 10 unit sepeda, TV, Kulkas, kompor gas, dan banyak hadiah lainya.


Dalam kunjungan, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto didampingi beberapa Pejabat Utama Polda, diantaranya Karoops Kombes Pol Djajuli, S.Ik, Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Kabiddokkes Kombes Pol drg. Lisda Cancer, M.Biotech dan Kabid Hukum Kombes Pol Nina Febrilinda, SH.(WEP)



 Padang, serasinews.com- Pemerintah terus tingkatkan program vaksinasi Covid-19, Begitupun untuk Sekolah Menengah Pertama. kegiatan vaksinasi untuk usia pelajar sangat dibutuhkan guna untuk Proses Belajar tatap muka (PTM).


Pada hakikatnya vaksinasi memang harus dilakukan pada semua kalangan. Mulai dari kalangan usia anak-anak hingga lansia.


Seiring dengan diperbolehkan sekolah secara tatap muka kembali akan dilaksanakan, berkaitan dengan hal tersebut mengingat pentingnya program vaksinasi bagi anak-anak usia sekolah Itu perlu dioptimalkan. Sekolah dibuka pada tingkat dimana anak-anaknya sudah divaksin, supaya mencegah atau meminimalkan potensi terjadi penularan wabah Covid-19 di sekolah.


Vaksinasi bagi tenaga pendidikan dan usia pelajar memang menjadi syarat penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Selain soal vaksinasi, persiapan teknis dan non-teknis untuk pembelajaran tatap muka harus terlebih dulu dipastikan.


Termasuk mengenai kondisi herd immunity dan zonasi penyebaran Covid-19 di daerah tempat sekolah itu berada.


Kali ini SMA Pembangunan Laboratorium UNP berkerjasama dengan Nakes dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Padang yang mana Sebagai Pelaksana Puskesmas Air Tawar, Senin (23/10/2021).


Sementara itu, Dani sebagai salah seorang siswa di SMA Pembangunan Laboratorium UNP berharap " Dengan ada kegiatan vaksinasi ini semoga Pandemi segera berakhir dan proses tatap muka kembali normal. 


Drs. Yofrizal, M.Pd Selaku kepala sekolah SMA Pembangunan Laboratorium UNP mengatakan, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini  para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut didorong dengan keinginan siswa untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, katanya.


Lanjutnya, pada tanggal 21 Oktober ini Pemko Padang sudah mengizinkan untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka. Begitupun dengan sekolah kita ini sudah memulai PTM pertama pada hari Kamis kemarin, ucapnya.


Yofrizal sabagai kepala sekolah berharap dengan adanya percepatan vaksinasi oleh Pemko Padang semoga angka terjengkit wabah Covid-19 segera menurun dan Pandemi segera berakhir, agar kita pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan PTM secara normal dikarenakan belajar daring tidaklah efektif dibandingkan PTM secara normal, harapnya.(WEP) 








 Padang, Serasinews.com- Sat Reskrim melalui Tim Opsnal  Polresta Padang Amankan 4 orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan tindak pencurian sepeda motor diberbagai lokasi di kota Padang, Jum'at 22 Oktober 2021 Pukul 20.00 WIB.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolresta Padang Kombes. Pol Imran Amir melalui Satreskrim Polresta Padang Kompol Riko Pernanda dalam keterangannya pada Sabtu, (23/10/2021) di Padang. 


Menurut riko, tim Opsnal Polresta Padang yang dipimpin Kanit Opsnal Sat Reskrim Polresta Padang Ipda Ori Firliansa. U,S.Tr.K, pada 22 Oktober 2021 berhasil mengamankan empat orang tersangka di berbagai lokasi serta barang bukti yang berhasil diamankan. 


" Saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan sehingga diperlukan tindakan tegas terukur, selanjutnya para tersangka dibawa ke Polresta padang untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan", jelasnya. 


Masih kata dia, empat tersangka tersebut yakni D (21), HDBS (27), S (39), BS (25) dengan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda merek Beat warna Hitam, 1 unit sepeda motor Honda merek Vario warna Hitam (alat yang digunakan),  1 unit Sepeda motor Honda Merk Supra warna abu-abu (alat yang digunakan), 1 buah kotak Handphone Merk OPPO A92 warna hitam, 1 buah kotak Handphone Merk Redmi Note 9 warna Forest Green, pungkasnya. 


Kemudian para pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polresta Padang guna proses hukum lebih lanjut dan dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka.(WEP)



 Padang-Keluarga Besar Pedagang Kaki Lima yang bernaung di KBPKL Kota Padang medapat kabar baik, Bekerjasama dengan Bank Nagari dengan upaya membantu pedagang Pasar Raya dengan menyerahkan Pembiayaan atau Kredit Melawan Rentenir di Ranah Minang (Marandang) kepada UMKM di Pasar Raya.


Sulitnya pencarian para pedagang pasar raya saat ini tak lepas imbas dari Covid-19, yang mana tak sedikit dari mereka yang rugi bahkan sampai gulung tikar karena sepinya para pembeli. 


Marandang merupakan salah satu inovasi yang diluncurkan Kolaborasi pemerintah Kota (Pemko) Padang dan Bank Nagari dalam membantu para pelaku usaha agar tidak terbebankan dengan syarat yang tidak wajar saat meminjam pada rentenir.


Hel itu yang dibenarkan oleh ketua KBPKL Kota Padang Idman pada saat Launching "Marandang" pada Jum'at, (22/10/2021) di Pasar Raya Padang. 


"Alhamdulillah dengan adanya hal seperti ini hendaknya dapat membantu para pedagang kaki lima ditengah pelitnya situasi pandemi covid-19", jelasnya. 


Kita sangat mengapresiasi pihak Bank Nagari dan stekholder lainnya dalam mengupayakan nasib para pedagang dengan bantuan pinjaman lunak tanpa anggunan dan tidak memberatkan, pungkasnya sembari tersenyum ramah. 


Kita berharap dengan ini kedepannya para pedagang dapat lebih mengembangkan usaha serta bisa perekonomian lekas kembali normal, tutupnya.



 JAKARTA - Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw resmi dilantik menjadi Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (21/10/2021). 


Paulus menggantikan Boytenjuri. Putra asli Papua itu resmi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menduduki jabatan baru sebagai Deputi BNPP Depdagri yang tertuang dalam surat keputusan Presiden Indonesia Nomor 147/TPA tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan tinggi madya di lingkungan BNPP.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, sebelum dilantik, Komjen Paulus sudah pamit dan menyerahkan jabatannya sebagai Kabaintelkam kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. 


Hal ini sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 849 Tahun 2015 tentang Status Jabatan di Lingkungan Polri. "Nah, Kabaintelkam yang telah menyerahkan tugasnya ke Kapolri maka secara otomatis tugas dan tanggung jawabnya dilaksanakan oleh Wakabaintelkam," kata Argo dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021). 


Komjen Paulus Waterpauw merupakan jebolan Akpol 1987. Seiring 38 tahun pengabdiannya di kepolisian, Paulus akan memasuki pensiun pada 1 November 2021. 


Menurut Argo, Mabes Polri dalam hal ini Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) masih memproses siapa yang akan menggantikan posisi Komjen Paulus secara definitif. "Siapa pengantinya masih menunggu proses di Wanjakti," tutup Argo



 Padang Pariaman-Serasinews.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Padang Pariaman melaksanakan kegiatan kegiatan Pembinaan dan Pelaksanaan Pendidikan serta Penanganan Pelanggaran Pemilu Kamis, (21/10), di Kantor Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman. 

Kegiatan tersebut mendapat banyak respon positif dari peserta, diantaranya datang dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Padang Pariaman Muhammad Fauzi, SH sebagai Sekretaris, dirinya sangat mensuport kegiatan ini agar dapat diterapkan nantinya kepada seluruh pihak yang melanggar Dalam ajang pemilu 2024 mendatang.

Dia menyatakan siap mendukung penuh kepada Bawaslu dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan dalam rangkaian tahapan pesta demokrasi mendatang khususnya di Kabupaten Padang Pariaman.

“ KNPI Padang Pariaman hadir dalam Kegiatan Pembinaan dan Pelaksanaan Pendidikan serta Penanganan Pelanggaran Pemilu, yang dilaksanakan oleh Bawaslu. Kami mendukung Penuh langkah Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya mengawal demokrasi di provinsi Sumatera Barat terkhusus Kabupaten Padang Pariaman," tegasnya. 

Fauzi menjelaskan, Pemuda itu sudah semestinya dilibatkan dalam setiap kegiatan guna mengisi pembangunan. Dengan begitu KNPI bersama seluruh pengurus dan anggotanya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dengan pihak aparat penegak hukum, maupun dengan penyelenggara pemilu seperti Bawaslu dan KPU.

Tak lupa dia mengcapkan terima kasih atas undangan dari Bawaslu, dimana tadi selain KNPI turut hadir dalam undangan Kamenag Kabupaten Padang Pariaman, Ketua Forum Wali Nagari yang diwakili Uniang Daniel, Ketua Forum Sekretaris Nagari yang diwakili Ruswarzul, dan Ketua PWI Padang Pariaman yang diwakili oleh salah seorang pengurus PWI Padang Pariaman Serta Tamu Undangan lainnya.

Dengan jumlah peserta hampir 10 orang berasal dari berbagai kalangan, sekali lagi KNPI Padang Pariaman Siap bersinergi dengan penyelenggara Pemilu dalam Penindakan Pelanggaran Pemilu, pungkas Tokoh muda tersebut sembari tersenyum.
Sementara itu berdasarkan laporan Ketua Panitia yang langsung sebagai Kepala sekretariat Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman disampaikan bahwa peserta kegiatan ini berjumlah 10 Orang.

Kegiatan ini dibuka dan ditutup secara langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Anton Ishaq.(WEP)


Padang, Serasinews.com- Keluarga Besar Pedagang Kaki Lima (KBPKL) Kota Padang, laksanakan kegiatan goro bersama, Kamis (21/10).

Lokasi yang dibersihkan secara mulai dari pekarangan dan lantai sekitar Mushalla KBPKL Kota Padang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturrahmi antara KBPKL serta jama'ah dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih agar jama'ah nyaman dalam melaksanakan ibadah di Mushalla KBPKL Kota Padang.

"Membersihkan tempat ibadah, agar jamaah nyaman dalam beribadah, selain itu menjadi salah satu jalan silaturrahmi sesama kita KBPKL Kota Padang beserta jama'ah" pungkas Herianto selaku pengurus Mushalla KBPKL Kota Padang.

Diwaktu yang sama, Ketua KBPKL Idman meminta kebersamaan, kekompakan dan kekeluargaan ini dipertahankan seterusnya. kalau ada kelemahan ataupun kendala dalam berbuat kebaikan, mari kita selesaikan secara bersama-sama, agar apa yang kita rencanakan bisa direalisasikan dan tercapai dengan baik.

"Semoga kekompakan, kekeluargaan dan persatuan ini terjalin terus menerus," ujarnya.

Idman menghimbau kepada seluruh pedagang Pasar Raya, untuk menjaga dan  memanfaatkan Mushalla KBPKL Kota Padang ini sebaik-baiknya, rugi rasanya kalau tidak di jaga, tidak dimanfaatkan, karena Mushalla ini, datangnya dari pedagang Pasar Raya Padang dan untuk pedagang Pasar Raya Padang, tutupnya.



 Padang, serasinews.com- Pemerintah terus tingkatkan program vaksinasi Covid-19, Begitupun untuk Sekolah Menengah Pertama. kegiatan vaksinasi untuk usia pelajar sangat dibutuhkan guna untuk Proses Belajar tatap muka (PTM).


Pada hakikatnya vaksinasi memang harus dilakukan pada semua kalangan. Mulai dari kalangan usia anak-anak hingga lansia.


Seiring dengan rencana pemerintah lakukan sekolah secara tatap muka yang kembali dibuka, berkaitan dengan pentingnya program vaksinasi bagi anak-anak usia sekolah Itu perlu dioptimalkan. Sekolah dibuka pada tingkat dimana anak-anaknya sudah divaksin, supaya mencegah atau meminimalkan potensi terjadi penularan wabah Covid-19 di sekolah.


Vaksinasi bagi tenaga pendidikan dan usia pelajar memang menjadi syarat penting untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Selain soal vaksinasi, persiapan teknis dan non-teknis untuk pembelajaran tatap muka harus terlebih dulu dipastikan.


Termasuk mengenai kondisi herd immunity dan zonasi penyebaran Covid-19 di daerah tempat sekolah itu berada.



Kali ini SMP Pembangunan  berkerjasama dengan Nakes dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Padang yang mana Sebagai Pelaksana Puskesmas Air Tawar, Senin (21/10/2021).


Marlini T, M.Pd Selaku kepala sekolah SMP Pembangunan mengatakan, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini  para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut didorong dengan keinginan siswa untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, katanya.


Lanjutnya, pada tanggal 21 Oktober ini Pemko Padang sudah mengizinkan untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka. Akan tetapi untuk sekolah kita ini kemungkinan akan memulai PTM pertama besok hari, dikarenakan pada hari ini sekolah menggelar kegiatan vaksinasi, dan vaksinasi sendiri merupakan syarat utama untuk mengikuti PTM, ucapnya 


Marlini sabagai kepala sekolah berharap dengan dengan adanya Vaksinasi semoga Pandemi segera berakhir, dan untuk masyarakat bisa segera mengikuti dan mengajak anak-anaknya untuk vaksinasi agar jumlah terjengkit wabah Covid-19 terus menurun dan PTM segera terlaksana dengan normal.(WEP)






 Padang, Serasinews.com- Sekolah Menengah Atas  (SMA) pembangunan Padang upayakan pencapaian vaksinasi untuk  pendidik dan seluruh siswa, guna menekan angka penyebaran Covid-19.


Berdasarkan himbauan Kementrian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementrian Kesehatan (Kemenkes), menghimbau Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan penuntasan vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan. 


Kepala SMA Pembangunan Padang, Drs. Yofrizal, M.Pd mengatakan, "berdasarkan himbauan dari pemerintah tersebut, upayakan penuntasan vaksinasi terus di lakukan. Baik kepada tenaga pendidik, maupun seluruh siswa, serta orangtua siswa  memberikan respon baik, hal tersebut dibuktikan dengan tingginya antusiasme guru dan siswa mengikuti kegiatan vaksinasi", Kamis (21/10/2021) saat ditanyai diruangannya.


Lanjutnya, " Untuk vaksinasi tahap pertama tercatat 38 dari 50 tenaga pendidik telah disuntik vaksin, dan untuk siswa mencapai angka 365 dari 643 siswa telah disuntik vaksin. Selebihnya beralasankan adanya penyakit bawaan serta tidak mendapatkan izin orang tua, ujar Yofrizal.



Sementara itu mengenai proses pembelajaran tatap muka, Yofrizal menjelaskan, tatap muka pertama untuk hari ini telah dilaksanakan sesuai dengan surat edaran yang menyatakan bahwa kota Padang telah turun ke PPKM level 2. Akan tetapi untuk pembelajaran tatap muka sendiri itu dilaksanakan secara ganjil genap, jadi yang melakukan kegiatan tatap muka hanya 50 persen dari jumlah siswa disatu kelas, 50 persennya lagi itu daring, ucapnya.


Dalam upaya menekan penyebaran virus Covid-19, SMA Pembangunan Padang akan melaksanakan vaksinasi Tahap dua yang akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota yang didelegasikan kepada Puskesmas Air Tawar.



Yofrizal berharap Angka tertular virus Covid-19 segera menurun dan Pandemi cepat berakhir, agar PTM bisa segera terlaksana, karena belajar online tidak efektif dibandingkan dengan belajar tatap muka, harapan lainnya semua siswa mengikuti vaksinasi baik itu disekolah maupun dilingkungan tempat tinggalnya.


Hal tersebut tentunya tidak akan tercapai apabila kita semua tidak melaksanakan vaksinasi, oleh sebab itu marilah kita sama-sama sukseskan vaksinasi dan tekan penyebaran Covid-19 dengan mentaati prokes, agar kota Padang dapat terbebas dari wabah Covid-19, dan PTM bisa segera dilakukan, tutupnya. (WEP)




 TNS - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sumbar mengadakan Focus Group Discussion (FGD), terkait penanggulangan Terorisme / Radikal dan Intoleransi di Polda Sumbar, Kamis (21/10) di ruang Jenderal Soekanto Mapolda Sumbar. 


FGD ini dibuka Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol Drs. Johni Soeroto, yang dihadiri oleh Kombes Pol Drs. Zuhdi B. Arrazuli dari Korbinmas Baharkam Polri, ex. Napiter Mukhtar dan peserta FGD dari Bhabinkamtibmas Polresta Padang, Babinsa dan penyuluh Agama serta penyuluh Kelurahan, serta peserta yang mengikuti melalui zoom meeting.  


Dirbinmas Polda Sumbar dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan FGD yang digelar ini, diharapkan dapat menekan berkembangnya paham radikal khususnya di Provinsi Sumatera Barat. 


"Semoga kegiatan ini bisa kita sampaikan kepada masyarakat sebagai deteksi dini pencegahan paham radikal dan teroris di lingkungan kita," harap Kombes Pol Johni dihadapan peserta FGD. 


Sementara, tim dari Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol Zuhdi menyebut, kegiatan FGD yang berlangsung saat ini, bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait ancaman radikal dan teroris di lingkungan kita. 


"Kita sama-sama bertanggung jawab terhadap penanggulangan paham radikal di lingkungan masing-masing," ujarnya. 


Mantan Napiter, Mukhtar selaku narasumber menuturkan, kelompok teroris dan radikal yang menggunakan istilah jihad fisabilillah sudah sangat jelas melakukan kegiatan yang bertentangan dengan ajaran islam, seperti bom bunuh diri dan lain sebagainya. 


Disebutkan, salah satu cara mereka untuk merekrut pelaku teror adalah dengan menggunakan media online untuk tempat diskusi dan menyebarkan paham radikal.


"Pesan saya yaitu jauhi pengajian yang tertutup, lebih selektif dalam memilih teman. Jihad adalah wasilah, bukan tujuan. Hati-hati menerima informasi di medsos dan jangan membalas ketidakadilan dengan ketidakadilan," ajaknya.(*)



 PADANG, Serasinews.com – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X mengumumkan para pemenang penghargaan kewirausahaan mahasiswa entrepreneurship award ke V tahun 2021 yang lolos di hadapan dewan juri.


“Pelaksanaan entrepreneurship award ke-V  LLDIKTI telah sampai pada tahap akhir. Hasilnyaa ada 25 pemenang finalis terbaik di hadapan dewan juri,” ujar Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof Dr Herri, di Hotel Pangeran Beach, Rabu (20/10).


Herri mengatakan, 25 pemenang entrepreneurship award merupakan hasil penilaian lebih dari 1.300 proposal yang masuk ke panitia, yang berasal dari beragam Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di lingkungan LLDIKTI Wilayah X.


“Untuk tahun ini ada 1.300 proposal. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya hanya 1.100 proposal. Artinya antusiasme mahasiswa yang mengikuti entrepreneurship award sangat tinggi, dan berharap tahun depan juga tinggi,” katanya.


Dikatakannya, 25 pemenang tersebut terdiri dari 15 orang lainnya merupakan pemenang dari kategori rencana bisnis atau business plan, dan 10 orang pemenang dari kategori usaha berjalan atau inovasi bisnis.


Herri mengatakan tujuan diadakannya entrepreneurship award yaitu untuk menebarkan bibit-bibit entrepreneur mahasiswa, dengan harapan dalam perkuliahan atau setelah perkuliahan memiliki karakter seorang entrepreneur ataupun bisa langsung mempraktekkan bisnis itu sendiri.


“Ini sangat penting. Karena dengan entrepreneur negara kita bisa memproduksi dan menghasilkan barang untuk masyarakat kita sendiri. Selama ini mungkin dengan ketiadaan atau berkurangnya entrepreneur yang membawa dampak terhadap kita, yaitu mengimpor barang orang lain. Namun disisi lain ini menjadi tantangan bagi kita untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.


Menurutnya, entrepreneur memiliki karakter yang terpuji, karena mahasiswa bisa lebih kreatif dan inovatif. Namun tak kalah pentingnya yaitu kejujuran dalam berusaha, karena pengusaha yang tidak jujur dirinya tidak akan dikenal oleh konsumennya.


Kemudian, seorang pengusaha juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Untuk itu, diharapkan kepada mahasiswa untuk mampu berkomunikasi dengan baik, sehingga bisa menjalin kerja sama yang lebih baik pula.


“Ini semua merupakan sifat entrepreneur. Kami berharap mahasiswa bisa memiliki semua karakter ini. Mangkanya kami mengundang mahasiswa untuk mengikuti entrepreneurship award dengan mengirimkan proposal berkaitan dengan bisnis yang mereka lakukan atau bagaimana bisnis mereka ke depannya,” ujarnya lagi.


Untuk itu, Herri berharap jumlah peserta entrepreneurship award  ke depannya semakin meningkat lagi dan terus bermunculan mahasiswa dengan ide-ide bisnis serta usaha yang kreatif dan inovatif.



Herri menyebutkan nama para pemenang Entrepreneurship Award ke-V tahun ini, yakni kategori usaha sedang berjalan dimenangkan oleh Boby Gustianto mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang, dan mendapatkan modal usaha Rp.25 juta.


Pemenang kedua, Erviana mahasiswa dari Universitas Nurdin Hamzah, dan mendapatkan modal usaha Rp.15 juta. Kemudian, pemenang ketiga yaitu Arbi Kurniawan mahasiswa dari Universitas Batanghari Jambi, dan mendapatkan modal usaha Rp.9,5 juta.


Sementara itu, nama para pemenang dalam kategori rencana bisnis dimenangkan oleh Fahmi Dzulqarnain mahasiswa dari Universitas Putera Batam, dan mendapatkan modal usaha Rp.25 juta.


Kemudian, pemenang kedua yaitu Yuni Friska mahasiswa dari Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia, dan mendapatkan modal usaha Rp.15 juta. Pemenang ketiga yaitu Wanasis Yenanta mahasiswa dari Universitas Islam Riau, dan mendapatkan modal usaha Rp.9,5 juta.


“Untuk informasi yang lebih lengkapnya mengenai 25 orang pemenang tersebut bisa dilihat di akun resmi LL DIKTI Wilayah X,” Tutupnya.(WEP)




 Padang, Serasinews.com- Alumni SMP Muhamadiyah 6 Padang gelar reuni Akbar sekaligus mubes bertemakan "Taragak Basuo" pada hari Rabu, 20 Oktober 2021. 


Kegiatan tersebut digelar di SMP Muhamadiyah 6 Padang jalan Jhoni Anwar No.6, Kp. Olo, Kec. Nanggalo,  Kota Padang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh  ratusan alumni dari berbagai elemen, mulai dari akademisi hingga wirausaha.


Maigus Nasir selaku Tokoh DRPRD Sumbar dan alumni SMP Muhamadiyah 6  Padang mengatakan

"Apresiasi yang luar biasa untuk Mubes hari ini, Motivasi yang luar biasa terhadap sekolah dan terhadap siswa karena ternyata alumni SMP 6 muhamadiyah Padang ini ada dimana-mana, ada di akademisi, menjadi dosen, menjadi guru, ada di birokrasi, menjadi kepala dinas dan berbagai pejabat kemudian ada juga di kesehatan di tenaga medis bahkan ada di dokter spesialis begitu juga di TNI, POLRI, kemudian di wiraswasta dan lain sebagainya"


Masih kata maigus anggota DPRD Sumbar, Tentu hal ini akan menjadikan motivasi terhadap siswa dengan melihat kiprah dan prestasi yang dimiliki alumni atau senior-seniornya.


Maigus Nasir sebagai tokoh Sumbar mengucapkan selamat kepada Yuldi Efendi sebagai ketua umum dan teman-teman lainnya yang ditunjuk sebagai pengurus dari Almuni SMP Muhamadiyah 6 Padang yang di tunjuk secara aklamasi untuk periode 2021-2026.


Tokoh Sumbar Maigus Nasir juga berharap dengan muncul di arena mubes hari ini merupakan kemauan dan semangat untuk berkolaborasi dengan  berbagai potensi-potensi yang ada pada alumni,  untuk sebuah sinergi yang menjadikan kekuatan untuk pengembangan usaha khususnya, tutupnya.(WEP)



 Tim Klewang Satreskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang berhasil meringkus 1 orang pelaku diduga telah melakukan tindak pidana pencurian di Parkiran Mesjid Baiturahman Kel. Lubuk Lintah Kec. Kuranji kota Padang.


Selasa 19 Oktober 2021 sekira pukul 14.00 WIB di Surau Balai Rt 02 Rw 04 Kel. Anduring Kec. Kuranji Kota Padang telah dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka laki-laki oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polresta Padang yang di pimpin oleh Kanit Opsnal Sat Reskrim Polresta Padang IPDA ORI FRILIANSA. U,S.Tr.K.


Pencurian terjadi Pada hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 sekitar jam 08.00 WIB, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/528/X/2021/SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMATERA BARAT, 19 Oktober 2021.


Kejadian  berawal  ketika pelapor berhenti di Parkiran Mesjid Baiturahman Kel. Lubuk Lintah Kec. Kuranji kota Padang dengan tujuan akan sholat Duha dan memarkirkan sepeda motor beserta dengan paketnya. 


Setelah selesai mengambil air wudhu, pelapor memeriksa lagi sepeda motornya dan ternyata 1 (satu) buah kantong plastik besar yang bersikan 13    (tiga belas) macam paket sudah tidak ada lagi, atas kejadian tersebut pelapor telah dirugikan sekitar Rp 3.600.000,- (tiga juta enam ratus ribu rupiah) dan melaporkan ke Pihak Kepolian. 


Berdasarkan laporan dari Pelapor,  selanjutnya Tim Klewang melakukan penyelidikan dan didapat rekaman cctv Mesjid Baiturahman bahwa ada seorang laki-laki yang memakai sepeda motor merk Honda Vario Techno mengambil paket tersebut tampa sepengetahuan pelapor, selanjutnya Tim Klewang mendapat informasi dari masyarakat bahwa laki-laki tersebut berinisial YZ selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap YZ dirumahnya serta menemukan barang bukti berupa 13 ( tiga belas ) macam paket Online Shop Lion Parcel 1 (satu) unit sepeda motor merk sebagai alat yang digunakan. 


Saat itu YZ mengakui perbuatan dan menunjukkkan beberapa paket yang belum berhasil terjual hingga dilakukan penyitaan terhadap paket paket tersebut, selanjutnya terhadap YZ  dibawa ke Polresta Padang beserta dengan barang bukti untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna proses penyidikan selanjutnya.(WEP)


 TNS - Usai dari melaksanakan peninjauan vaksinasi di Lunang Silaut, Pesisir Selatan, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, SH. S.Ik hari ini berkunjung ke Dermaga Danau Singkarak, Solok, Selasa (19/10) siang sekitar pukul 10.00 WIB. 


Kunjungan Irjen Pol Teddy Minahasa ini untuk meninjau Vaksinasi dengan tema "Ayo Lindungi Keluarga kita dari Covid - 19 dengan Vaksinasi".


Selain meninjau, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa juga menyerahkan penghargaan kepada petugas tenaga kesehatan, serta menyerahkan bansos kepada masyarakat.


Kapolda menyebut, vaksinasi yang digelar tersebut diberikan kepada masyarakat agar menekan penyebaran Covid-19. 


"Tujuannya adalah untuk menjadikan Provinsi Sumatera Barat yang herd immunity," kata Irjen Pol Teddy Minahasa. 


Kegiatan tersebut diikuti PJU Polda Sumbar diantaranya, Karoops Polda Sumbar, Karolog, Dirlantas, Kabid Dokkes, Kabidkum, Kabid Propam, Kabid Humas, Kapolres Solok Kota, dan ribuan warga masyarkat yang akan mengikuti Vaksinasi.



 Padang Pariaman, Serasinews .com-Pemilihan Walinagari serentak Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2021, akan Diselenggarakan pada tanggal 31 Oktober 2021.


Pilwanag yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, tidak lama lagi akan berjalan. Muhammad Fauzi selaku Sekretaris KNPI kabupaten Padang Pariaman, dalam keterangannya, Saptu (16/10) berharap, Pilwanag ini berjalan dengan damai, jujur dan lancar serta tidak ditunggangi dengan money politik kepada masyarakat, hal yang harus kita pahami bersama, hindari perseteruan diantara kita di lapangan nanti nya. 


"Mari kita jadikan Pilwanag ini sebagai ajang pemersatu dan langkah lebih maju kita bersama. Hindari money politik, karena akan membuat perpecahan dan kemunduran yang akan berdampak kepada masyarakat banyak," ujarnya.


jelasnya, sebagaimana diketahui sebanyak 103 nagari yang ada di Kabupaten Padang Pariaman, 29 diantaranya akan melaksanakan pemilihan Wali Nagari pada 31 Oktober 2021 nanti.


Masyarakat menjadi peran besar dalam menentukan siapa yang layak menjadi walinagari mendatang dengan melihat bebet, bobot peserta calon walinagari nantinya.


Gesekan, benturan maupun tensi politik nagari yang meninggi merupakan dinamika demokrasi di nagari. Ini merupakan sebuah bentuk kepedulian masyarakat dalam menentukan pilihannya memilih pemimpin.


"Gesekan dan benturan dalam demokrasi itu adalah hal biasa, jadikanlah perbedaan itu menjadi persatuan seperti Indonesia, yang terdiri dari beribu-ribu pulau, kebudayaan dan bahasa, namun tetap satu dalam bingkai persatuan Republik Indonesia," ungkap Sekretaris KNPI Kabupaten Padang Pariaman.


Kita mengapresiasi kepada panitia pilwanag agar bersama-sama menjaga integritas Pilwanag serentak serta menjunjung tinggi azas pemilu, Agar tercipta nya pilwanag badunsanak.


Muhammad Fauzi mengajak serta mengimbau kepada seluruh elemen maupun lapisan masyarakat agar menciptakan suasana damai, kekeluargaan dan kedewasaan dalam pesta demokrasi tingkat lokal ini. Serta apa yang kita harapkan bersama dapat dijadikan dorongan dan semangat bagi kita semua agar demokrasi di tingkat nagari ini berhasil melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu menyejahterakan masyarakatnya.


Fauzi juga mengajak masyarakat untuk datang ke TPS, karena satu suara menentukan siapa pemimpin kita ditingkat lokal (Nagari) dan menentukan kemajuan nagari serta masyarakat, untuk itu, jangan kita sia-sia kan pilihan kita dengan cara goulput, tutupnya.(WEP)



TNS - Sebuah video dengan judul "Memohon Keadilan Pak Kapolri" diunggah oleh akun Kinah Nursa. Dalam video tersebut, seorang perempuan yang bernama Nursakinah Hasibuan menyampaikan orang tuanya mendapatkan perlakuan tidak adil oleh kepolisian. 


Dalam video itu ia menyebut, bahwa orang tuanya bernama Malauddin Hasibuan yang terdapat masalah keluarga yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. 


"Karena ini masalah keluarga, kemudian dipaksakan oleh Polres Pasaman, Lubuk Sikaping, Sumatera Barat untuk diproses hukum. Padahal ini adalah masalah keluarga menyangkut penggelapan motor, yang motornya ada di rumah kami. Bagaimana mungkin orang tua kami dianggap sebagai penggelapan motor, sementara kondisi motornya aman dan ada di rumah kami," sebut Nursakinah dalam video tersebut. 


Terkait video "Memohon Keadilan Pak Kapolri" yang beredar di youtube tersebut, pihak kepolisian dari Polda Sumatera Barat angkat bicara. 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengatakan, pada kasus penggelapan dengan tersangka Malauddin Hasibuan tersebut, berkasnya sudah sampai dilimpahkan ke Kejaksaan Pasaman. 


"Sudah ditangani oleh Polres Pasaman sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku," kata Kombes Pol Satake Bayu, Jumat (15/10) malam saat dikonfirmasi. 


Disebutkan, kejadian tersebut terjadi pada bulan Agustus tahun 2019 dimana saat itu Malauddin Hasibuan datang ke rumah Arpan Abdi Nasution untuk meminjam sepeda motor selama satu minggu atau paling lama sampai kendaraan milik Malauddin tiba di rumahnya. 


Dua bulan kemudian pada Oktober 2019, kendaraan milik Malauddin berupa mobil dan sepeda motor tiba di rumahnya. Namun sepeda motor milik Arpan yang sebelumnya dipinjam oleh Malauddin tidak juga dikembalikan. 


"Karena sampai dua tahun tidak dikembalikan, maka korban Arpan Abdi Nasution melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pasaman pada bulan Agustus tahun 2021," terangnya. 


Lanjut Kabid Humas, pada bulan Agustus 2021 Polres Pasaman berhasil mengamankan sepeda motor tersebut dan selanjutnya mengupayakan penyelesaian kekeluargaan karena adanya hubungan saudara antara pelapor dengan tersangka. Namun tersangka berkeras tidak mau berdialog sehingga perkara terus berlanjut ke proses sidik dan dilanjutkan ke Kejari untuk proses penuntutan.


"Dari penyidik sampai JPU (Jaksa Penuntut Umum) sudah berupaya untuk damaikan sengketa kedua belah pihak, namun pak Hasibuan bersikeras tidak mau berdialog dan mediasi, sehingga perkara tetap berjalan dan proses agar tidak bermasalah di prosedur," ujarnya. 


Kemudian, pada tanggal 30 September 2021, JPU menyatakan bahwa perkara sudah lengkap dan pada tanggal 6 Oktober 2021 berkas dan tersangka dilimpahkan ke JPU.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.