Serasinews.com, PADANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Penggunaan Dana Hibah APBD Tahun Anggaran 2026 ,Senin (7/9/2026) sebagai upaya memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan dana hibah di lingkungan organisasi olahraga.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program KONI Kota Padang dalam meningkatkan kapasitas pengurus cabang olahraga, khususnya dalam memahami mekanisme penggunaan dan pelaporan dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Panitia Bimtek, Seprinaldi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari program KONI Kota Padang. Bimtek diikuti oleh perwakilan dari sekitar 50 cabang olahraga yang berada di bawah pembinaan KONI Kota Padang.
Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai administrasi dan pelaporan dana hibah sangat diperlukan agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut sejalan dengan visi “Padang Juara”, yakni mendorong lahirnya prestasi olahraga yang terukur melalui pembinaan yang terarah serta dukungan pemerintah yang diwujudkan melalui pengelolaan anggaran secara tepat sasaran dan akuntabel.
Ketua KONI Kota Padang, Erianto, menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek menjadi bagian dari komitmen KONI dalam memastikan dana hibah yang diterima dapat dikelola secara tertib dan memberikan manfaat nyata bagi pembinaan olahraga.
“Pelaksanaan Bimtek dana hibah ini penting agar seluruh pihak memahami mekanisme penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran. Dana hibah yang diberikan nantinya diharapkan dapat mendukung kebutuhan pembinaan, termasuk bagi atlet yang menjadi bagian dari program olahraga Kota Padang,” ujarnya.
Erianto juga menekankan bahwa pengelolaan dana hibah harus dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai peruntukannya. Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan pemerintah daerah sekaligus memastikan dukungan anggaran benar-benar bermuara pada peningkatan prestasi atlet.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buchari, menekankan pentingnya koordinasi antara KONI, cabang olahraga, dan pihak terkait agar seluruh tahapan administrasi dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ia mengingatkan agar setiap pihak memberikan perhatian penuh terhadap proses pelaksanaan program, termasuk ketepatan waktu dalam memenuhi berbagai persyaratan administrasi dan pelaporan.
“Koordinasi harus diperkuat agar tidak terjadi keterlambatan dalam setiap tahapan yang telah ditetapkan. Semua pihak harus memberikan perhatian penuh sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai ketentuan dan target waktu,” katanya.
Bimtek tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antara KONI Kota Padang dengan seluruh cabang olahraga terkait tata kelola dana hibah APBD Tahun 2026. Dengan pemahaman administrasi yang lebih baik, diharapkan potensi kesalahan dalam penggunaan maupun pelaporan anggaran dapat diminimalkan.
Selain mendukung kebutuhan operasional pembinaan, dana hibah tersebut diarahkan untuk mendukung program olahraga dan kebutuhan atlet sesuai ketentuan penggunaan anggaran yang telah ditetapkan.
Kegiatan Bimtek juga berkaitan dengan persiapan pelaksanaan program olahraga yang dijadwalkan pada 2 Oktober 2026, sehingga seluruh unsur terkait diharapkan dapat memastikan kesiapan administrasi maupun teknis sejak awal.
Melalui kegiatan ini, KONI Kota Padang berharap pengelolaan dana hibah tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembinaan dan prestasi olahraga.
Dengan pembinaan yang terarah, dukungan pemerintah, serta pengelolaan anggaran yang tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan, KONI Kota Padang menargetkan prestasi olahraga yang semakin terukur sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet berprestasi.
Acara Bimbingan Teknis Pelaporan Penggunaan Dana Hibah APBD Tahun 2026 tersebut kemudian dinyatakan dibuka, menandai dimulainya rangkaian kegiatan pembekalan bagi para pengurus dan perwakilan cabang olahraga di lingkungan KONI Kota Padang.(Rini)


Posting Komentar