SerasiNews.com, PESISIR SELATAN — Insiden memilukan terjadi di kawasan Pantai Simpang Tigo Buaya Putih, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Minggu sore (10/5/2026). Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus kuat menuju laut lepas.
Korban bernama Jesra, warga Pasar Taratak. Hingga petang, warga bersama tim terkait masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian meski dihadang ombak besar dan kondisi air yang keruh.
Kejadian bermula saat masyarakat membuka aliran muara yang sebelumnya tertutup endapan pasir. Setelah jalur air terbuka, arus yang mengalir ke laut menjadi jauh lebih deras dari biasanya.
Di waktu yang sama, korban berada di sekitar muara dan disebut mencoba mengambil pakaian miliknya yang tertinggal di sisi lain aliran air. Saat berusaha menyeberang, tubuh korban diduga kehilangan keseimbangan lalu terseret arus deras.
Sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun kuatnya arus dan tingginya gelombang membuat korban cepat terbawa ke tengah dan sulit dijangkau.
Saksi mata di lokasi, Roki, mengatakan suasana mendadak panik karena kondisi laut berubah cukup cepat.
“Air langsung deras setelah muara dibuka. Ombak juga besar sehingga korban sulit diselamatkan,” katanya.
Pencarian kemudian dilakukan secara manual oleh warga dengan menyisir bibir pantai dan area sekitar muara. Nelayan setempat juga ikut membantu menggunakan perahu tradisional untuk mencari korban di sekitar perairan.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga malam hari Jesra masih belum ditemukan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena kawasan muara di pantai itu dikenal memiliki arus yang cukup berbahaya, terutama saat aliran air dari daratan langsung bertemu gelombang laut.
Warga diimbau lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar pantai dan muara, khususnya saat kondisi ombak tinggi maupun setelah pembukaan aliran air dilakukan.
(Rini)


Posting Komentar