Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com, Padang – Longsor terjadi di dua titik kawasan Sitinjau Lauik pada Jumat (2/1/2026) sore. Kejadian ini mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihak terkait segera melakukan penanganan dengan berkoordinasi bersama PT Hutama Karya (HK) untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

Selama proses pembersihan berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan sistem satu arah secara bergantian (buka tutup) guna mencegah kemacetan serta menjaga keselamatan para pengguna jalan.

Hingga saat ini, petugas masih berada di lokasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Masyarakat diimbau agar tetap waspada saat melintas di kawasan tersebut dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

(Rini)
#Peristiwa #SitinjauLauik #Longsor
#Daerah #Padang

 

Serasinews.com, Dharmasraya — Jalan penghubung antara Nagari Lubuk Besar dan wilayah Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Dari total panjang sekitar 15 kilometer, lebih dari 7 kilometer dilaporkan rusak berat dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

Ruas jalan yang seharusnya menjadi urat nadi mobilitas warga itu berubah menjadi lintasan berlumpur. Kubangan air, lumpur tebal, dan permukaan jalan licin mendominasi hampir separuh lebih badan jalan. Tak jarang kendaraan roda dua terjatuh, sementara mobil harus didorong secara manual oleh warga karena terperosok lumpur.

“Kalau hujan, jalan ini tidak bisa dilewati dengan normal. Mobil sering terbenam, motor jatuh sudah jadi pemandangan sehari-hari,” kata seorang warga setempat.

Jalur Strategis yang Terabaikan

Jalan ini memiliki peran strategis bagi masyarakat Lubuk Besar dan nagari sekitarnya. Selain menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan, ruas tersebut juga menjadi akses utama menuju sekolah, fasilitas kesehatan, serta pusat aktivitas ekonomi antar nagari.

Namun kerusakan berkepanjangan membuat roda ekonomi masyarakat tersendat. Biaya angkut meningkat, hasil kebun terlambat dipasarkan, dan waktu tempuh menjadi berlipat ganda.

“Pembeli malas masuk karena jalan rusak. Ongkos naik, hasil kebun susah keluar,” keluh warga lainnya.

Ancaman Nyata bagi Keselamatan

Tak hanya soal ekonomi, kondisi jalan ini juga menyimpan risiko serius bagi keselamatan. Kubangan dalam yang tertutup air sering mengecoh pengendara. Pada malam hari atau saat hujan deras, risiko kecelakaan semakin tinggi.

Sejumlah dokumentasi warga memperlihatkan kendaraan yang terjebak lumpur hingga roda nyaris tenggelam, menegaskan buruknya kondisi infrastruktur tersebut.

Warga Desak Tindakan Nyata

Masyarakat mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Warga menilai perbaikan yang dilakukan selama ini bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan.

“Kami tidak meminta yang berlebihan. Ini jalan utama masyarakat. Kalau terus dibiarkan, kami benar-benar terisolasi,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Hingga kini, warga masih menunggu komitmen nyata pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan tersebut secara menyeluruh. Kerusakan yang terus dibiarkan dikhawatirkan akan memperparah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Lubuk Besar dan Asam Jujuhan.

(Rini/Mond)
#Infrastruktur #Daerah
#KabupatenDharmasraya

 

Serasinews.com, Padang — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Jumat dini hari (2/1/2026) menyebabkan bencana longsor di kawasan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Peristiwa tersebut terjadi di RT 04/RW 18 dan sempat mengagetkan warga setempat.

Tanah di perbukitan sekitar permukiman dilaporkan menjadi tidak stabil akibat hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam. Kondisi ini memicu longsoran tanah dan lumpur yang bergerak ke arah permukiman warga, menimbun sejumlah rumah di bawahnya.

Sebelum longsor terjadi, warga sempat mendengar suara gemuruh dari arah perbukitan. Suara tersebut membuat warga panik dan segera berupaya menyelamatkan diri. Beberapa warga berhasil keluar dari rumah sesaat sebelum material longsor menghantam bangunan.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, TNI, Polri, serta relawan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pendataan. Hingga kini, proses pembersihan material longsor masih berlangsung dengan menggunakan peralatan manual maupun alat berat.

Belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, dampak longsor menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah dan memaksa beberapa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah rawan longsor agar tetap waspada dan segera mengantisipasi kemungkinan bencana susulan, mengingat intensitas hujan di Kota Padang masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.

(Rini/Mond

#Longsor #Peristiwa #Padang # Daerah


 

Serasinews.com, PESISIR SELATAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pesisir Selatan kembali melaksanakan operasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum. Dalam razia yang digelar pada Kamis (1/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB, petugas mengamankan dua pasangan pria dan wanita di sebuah penginapan di Kecamatan Ranah Pesisir yang diduga bukan pasangan suami istri sah.

Operasi tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang dinilai berpotensi melanggar norma sosial dan aturan daerah. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi penginapan.

Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, membenarkan penindakan tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat pemeriksaan, petugas menemukan dua kamar terpisah yang masing-masing ditempati oleh pasangan pria dan wanita.

“Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, kedua pasangan tidak dapat menunjukkan bukti sah sebagai pasangan suami istri, baik berupa buku nikah maupun dokumen pendukung lainnya,” jelas Agung.

Karena tidak dapat membuktikan status pernikahan, kedua pasangan tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan di Painan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses klarifikasi dilakukan dengan melibatkan pihak keluarga masing-masing.

Agung menegaskan bahwa penertiban ini bertujuan sebagai langkah pembinaan dan pencegahan, bukan semata-mata untuk memberikan sanksi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap norma sosial dan Perda.

Satpol PP, lanjut Agung, akan terus melaksanakan operasi serupa secara berkala dan kondisional, khususnya di lokasi-lokasi yang dinilai rawan pelanggaran, seperti penginapan dan fasilitas umum lainnya.

“Kami berkomitmen menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Penegakan Perda akan terus dilakukan secara rutin dan responsif berdasarkan laporan masyarakat,” pungkasnya.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan daerah dan norma yang berlaku, guna mewujudkan kehidupan sosial yang tertib, aman, dan harmonis.

(Rini/Mond

#Asusila #KabupatenPesisirSelatan


 

Serasinews.com, Padang — Curah hujan sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari (2/1/2026) mengakibatkan terjadinya jalan amblas di kawasan Batu Busuk, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.45 WIB dan menyebabkan akses transportasi warga setempat terputus total.

Dari hasil pemantauan di lokasi, bagian jalan yang amblas diperkirakan sepanjang 15 meter. Kerusakan terlihat cukup parah karena badan jalan runtuh ke arah sungai, sehingga tidak memungkinkan untuk dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa kejadian ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang berlangsung dalam waktu lama. Kondisi tersebut menyebabkan debit Sungai Batu Busuk meningkat dan menggerus tanah di sekitar struktur jalan.

“Curah hujan yang cukup tinggi sejak malam hari membuat debit sungai naik drastis. Struktur tanah di sekitar jalan menjadi labil dan tidak mampu menahan beban, sehingga terjadi amblas,” jelas Hendri.

Usai kejadian, BPBD Kota Padang bersama Babinsa, relawan Rumah Zakat, serta warga setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal, mengamankan area, dan memasang rambu peringatan agar tidak dilalui masyarakat.

Hingga Jumat pagi, petugas masih melakukan pemantauan secara intensif. Hujan yang masih turun dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi tanah dan memicu longsor susulan di sepanjang aliran sungai.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kejadian ini berdampak besar terhadap mobilitas warga. Jalan yang amblas merupakan akses utama masyarakat Batu Busuk menuju pusat kota dan wilayah sekitarnya. Akibat terputusnya jalur tersebut, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu tempuh lebih lama.

BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Sungai Batu Busuk, untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi kejadian demi keselamatan. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, pergeseran bangunan, atau peningkatan debit air sungai secara tiba-tiba.

Saat ini, BPBD masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan kajian teknis serta merencanakan langkah penanganan lanjutan agar akses jalan dapat segera dipulihkan.

(Rini/Mond

#Peristiwa #BanjirPadang #Padang

#Daerah


 

Serasinews.com, Tanah Datar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Datar menetapkan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sepakat, VK, S.E., MBA, sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan daerah yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 2,3 miliar.

Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-01.a/L.3.17/Fd.1/06/2025 tanggal 18 Juni 2025 dan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-01/L.3.17/Fd.2/12/2025. Usai ditetapkan sebagai tersangka, VK langsung ditahan selama 20 hari, terhitung sejak 30 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026, di Rutan Kelas IIB Batusangkar.

VK diangkat sebagai Direktur Perumda Tuah Sepakat melalui SK Kuasa Pemilik Modal (KPM) Nomor 500/01/KPM-Perumda TS–2022 tertanggal 30 Maret 2022 untuk masa jabatan 2022–2026. Namun dalam pelaksanaannya, penyidik menilai tersangka mengambil sejumlah kebijakan strategis tanpa persetujuan KPM dan Dewan Pengawas, sehingga bertentangan dengan ketentuan pengelolaan BUMD.

Salah satu temuan penyidik adalah pembukaan Unit Usaha Scooter di kawasan Istano Basa Pagaruyung tanpa persetujuan KPM. Untuk membiayai usaha tersebut, tersangka diduga meminjam dana dari pihak lain sebesar Rp 100 juta, yang digunakan untuk membeli 21 unit scooter. Unit usaha tersebut dinilai tidak memiliki perencanaan bisnis yang sah.

Selain itu, tersangka juga diduga menyewakan tiga unit kendaraan milik Perumda kepada pihak ketiga secara sepihak dengan mekanisme sewa yang tidak jelas serta pembayaran yang tidak sesuai perjanjian, sehingga berpotensi merugikan perusahaan.

Dalam kasus lain, VK diduga menjual satu unit bus aset Perumda tanpa prosedur pelepasan aset yang sah. Sebagian hasil penjualan bus tersebut diketahui masuk ke rekening pribadi tersangka dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Penyimpangan paling signifikan ditemukan pada pengelolaan penyertaan modal daerah sebesar Rp 4 miliar yang diterima Perumda pada November 2022. Penyidik mengungkap adanya perubahan rekening secara sepihak menjadi rekening giro, dugaan pemalsuan tanda tangan, serta penggunaan rekening tersebut sebagai rekening utama kas Perumda tanpa pengawasan.

Sepanjang tahun 2022 hingga 2023, dana Perumda diketahui mengalir ke sejumlah rekening, termasuk rekening pribadi tersangka dan anggota keluarganya. Penyidik juga menemukan transaksi fiktif, penggunaan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi, serta pencatatan sepihak dalam pembukuan.

Pada tahun 2024, tersangka kembali diduga menjual dan menggadaikan sejumlah aset Perumda tanpa prosedur yang sah, dengan seluruh hasil penjualan dan gadai masuk ke rekening pribadinya.

Penyidikan juga mengungkap bahwa Perumda Tuah Sepakat beroperasi tanpa Rencana Bisnis dan RKAP pada tahun 2022, yang merupakan pelanggaran serius terhadap ketentuan tata kelola BUMD.

Berdasarkan hasil perhitungan sementara, kerugian keuangan negara/daerah mencapai Rp 2.318.726.788 dan masih berpotensi bertambah seiring pendalaman penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Anggiat AP Pardede, SH., MH, menegaskan bahwa pihaknya akan menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan, serta segera melimpahkan perkara ke pengadilan apabila berkas telah lengkap.

(Rini/Mond

#Korupsi #Hukum


 

Serasinews.com, Padang — Aktivitas layanan Bus Trans Padang terhenti total pada Selasa (31/12/2025) setelah para sopir melakukan aksi mogok massal di depan Balai Kota Padang, Aia Pacah. Aksi tersebut dipicu oleh belum dibayarkannya gaji sopir selama tiga bulan, serta tidak jelasnya kontrak kerja dan Bantuan Operasional Khusus (BOK) antara operator dengan Pemerintah Kota Padang.

Sebanyak 54 unit bus yang melayani Koridor 1 hingga 6 terpaksa tidak beroperasi. Kondisi ini berdampak langsung pada ribuan warga yang sehari-hari bergantung pada Trans Padang sebagai moda transportasi utama.

Krisis ini turut menyingkap persoalan serius dalam pengelolaan Trans Padang. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebelumnya menemukan permasalahan tata kelola operasional dengan nilai anggaran mencapai Rp5,291 miliar. Temuan tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan tersendatnya pembayaran hak sopir dan ketidakstabilan operasional layanan.

Para sopir menyatakan permasalahan serupa telah berulang kali terjadi tanpa penyelesaian yang jelas. Mereka menilai lemahnya pengawasan dan manajemen menjadi akar persoalan yang hingga kini belum dibenahi secara menyeluruh.

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (30/12/2025) tidak mendapat tanggapan.

Mogok massal ini menjadi sinyal darurat bagi Pemerintah Kota Padang. Selain merugikan sopir, lumpuhnya Trans Padang juga mengorbankan kepentingan publik. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar layanan transportasi massal tersebut dapat kembali berjalan dan dikelola secara profesional.

(Rini/Mond)

#Peristiwa #MogokKerja #TransPadang

#Padang

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.