Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com, PADANG — Peredaran narkotika di Sumatera Barat memasuki fase yang lebih berbahaya. Wilayah yang selama ini dikenal sebagai sasaran peredaran narkoba, kini terindikasi kuat telah berubah menjadi bagian dari jalur suplai, terutama untuk narkotika jenis sabu.

Perubahan pola tersebut diungkap Kepala BNNP Sumatera Barat Brigjen Pol Ricky Yanuarfi saat menyampaikan laporan akhir tahun pengungkapan kasus narkotika 2025 di Kantor BNNP Sumbar, Selasa (23/12/2025).

Menurut Ricky, hasil pengungkapan terbaru menunjukkan jaringan narkoba di Sumbar tidak lagi bersifat pasif. Aparat menemukan bukti bahwa pelaku mampu menyimpan sabu dalam jumlah tertentu dan mengirimkannya ke luar provinsi.

“Dalam salah satu kasus, sabu justru dikirim dari Sumatera Barat ke Sumatera Selatan. Ini menunjukkan adanya pergeseran peran jaringan di daerah kita,” ujarnya.

Kasus tersebut awalnya terungkap dari lokasi yang hanya menunjukkan bekas penyalahgunaan narkotika. Namun setelah dilakukan pengembangan, petugas menemukan sabu yang disimpan di rumah pelaku dan siap diedarkan. Temuan ini menguatkan indikasi bahwa Sumbar tidak lagi sekadar menjadi wilayah transit atau konsumsi.

Buronan Jaringan Internasional

Sepanjang 2025, BNNP Sumbar menetapkan tiga orang sebagai DPO dalam kasus peredaran sabu. Ketiganya diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan narkotika lintas negara.

“Mayoritas kasus masih melibatkan jaringan lokal. Namun ada tiga DPO yang terafiliasi jaringan internasional dan saat ini masih dalam pengejaran,” kata Ricky.

Penindakan tersebut dilakukan bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat.

Fokus Membongkar Bandar

Selama tahun 2025, BNNP Sumbar menangani 14 laporan kasus narkotika dengan total 37 tersangka. Seluruh tersangka merupakan bandar dan kurir, tanpa adanya pengguna yang diamankan.

“Kami fokus pada pengungkapan jaringan dan peredaran, bukan pengguna,” tegas Ricky.

Peredaran Terus Meningkat

Jumlah tersangka dan barang bukti, khususnya sabu, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan estimasi aparat penegak hukum, hampir 20 kilogram sabu diperkirakan masuk ke Sumatera Barat setiap bulan.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa peredaran narkotika di Sumbar semakin terstruktur dan memerlukan pengawasan lintas sektor yang lebih ketat.

Jalur Masuk Masih Rentan

Untuk narkotika jenis ganja, Pasaman dan Pasaman Barat masih menjadi jalur utama masuk ke Sumatera Barat. Sementara sabu umumnya berasal dari Sumatera Utara dan Riau, melalui jalur darat lintas provinsi.

Faktor geografis dan tingginya mobilitas antarwilayah dinilai menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan.

Ancaman Nyata bagi Masyarakat

Survei BNN menunjukkan sekitar 1,1 persen penduduk Sumatera Barat terpapar narkotika, dengan sekitar 60 persen di antaranya pengguna ganja. Angka ini mencerminkan ancaman serius terhadap ketahanan sosial dan masa depan generasi muda.

BNNP Sumbar menegaskan, perubahan posisi Sumatera Barat dalam peta peredaran narkotika harus menjadi perhatian bersama. Peran aktif masyarakat dan kolaborasi lintas instansi dinilai krusial untuk memutus jaringan narkoba dari hulu hingga hilir.

(Rini/Mond)

#BNNPSumbar #Narkoba #SumateraBarat


 

Serasinews.com, PADANG — Duka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat belum berakhir. Di tengah upaya pencarian korban yang masih hilang, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengungkapkan bahwa hingga kini sebanyak 28 jenazah korban bencana belum berhasil diidentifikasi.

Wakil Kepala Polda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menyampaikan bahwa puluhan jenazah tersebut saat ini masih menjalani proses identifikasi lanjutan dengan metode forensik yang lebih mendalam di Jakarta.

“Hingga saat ini masih terdapat 28 jenazah yang belum teridentifikasi dan sedang dalam proses pengujian lanjutan di Jakarta,” ujar Solihin di Padang, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, proses identifikasi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi jenazah yang rusak akibat terseret arus deras, tertimbun material longsor, hingga keterbatasan data pembanding dari pihak keluarga korban.

Pencarian Korban Masih Terus Berlangsung

Seiring proses identifikasi, operasi pencarian korban yang dinyatakan hilang juga belum dihentikan. Aparat kepolisian bersama tim SAR gabungan, TNI, relawan, serta masyarakat setempat masih menyisir sejumlah lokasi rawan yang diduga menjadi titik terjebaknya korban.

“Pencarian dan proses identifikasi tetap kami lanjutkan. Polri bersama seluruh pihak terkait akan terus bekerja semaksimal mungkin,” tegas Solihin.

Dari total 16 kabupaten dan kota terdampak, tercatat tiga daerah masih memperpanjang status tanggap darurat, yakni:

Kabupaten Agam

Kabupaten Pasaman Barat

Kabupaten Tanah Datar

Perpanjangan status ini menunjukkan bahwa dampak bencana masih sangat signifikan, baik dari sisi kemanusiaan, infrastruktur, maupun layanan dasar masyarakat.

Data Korban Terus Bertambah

Berdasarkan dashboard Satu Data Bencana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dampak bencana hingga saat ini mencatat angka yang mencengangkan:

260 orang meninggal dunia

72 orang masih dinyatakan hilang

382 orang mengalami luka-luka

296.307 jiwa terdampak langsung

Angka tersebut diperkirakan masih dapat berubah seiring berlanjutnya proses pencarian dan identifikasi korban.

Kesehatan Pengungsi Mulai Memburuk

Tak hanya korban jiwa, kondisi kesehatan para pengungsi kini menjadi persoalan serius. Tim Paramedis Jalanan Sumbar menemukan berbagai gangguan kesehatan fisik dan psikologis yang dialami warga selama bertahan di lokasi pengungsian.

Koordinator Paramedis Jalanan Sumbar, Sarah Uzlifah, mengatakan pemeriksaan kesehatan telah dilakukan sejak 30 November 2025, dengan menyisir sejumlah titik terdampak parah seperti:

Batu Busuk

Gurun Laweh

Tabiang Batu Gadang, Kota Padang

Palembayan, Kabupaten Agam

Koto Tuo Sani dan Malalo, Kabupaten Solok

“Keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah sakit kepala, asam lambung, demam, serta luka akibat bencana. Kondisi psikologis pengungsi juga tidak lepas dari tekanan,” ujar Sarah, Kamis (4/12/2025).

Ia menambahkan, banyak pengungsi mengalami sulit tidur, kecemasan berlebih, hingga trauma mendalam akibat peristiwa banjir bandang yang datang secara tiba-tiba.

“Ini juga perlu penanganan lanjutan, tidak bisa diabaikan,” kata Sarah, yang saat ini menempuh pendidikan magister di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Hunian Padat Perparah Kondisi Kesehatan

Kondisi tempat tinggal sementara pengungsi disebut sangat memengaruhi kesehatan mereka. Hunian yang padat, minim privasi, serta keterbatasan akses air bersih dan sanitasi menjadi masalah utama.

“Di Palembayan misalnya, banyak warga mengungsi di rumah saudaranya. Rumah yang seharusnya ditempati satu kepala keluarga, kini diisi hingga tiga kepala keluarga,” ungkap Sarah.

Situasi ini membuat pengungsi rentan terserang penyakit menular, kelelahan fisik, serta tekanan mental berkepanjangan.

Kelompok Rentan Butuh Perhatian Khusus

Paramedis Jalanan Sumbar menyoroti kondisi kelompok rentan seperti:

Ibu hamil

Anak-anak

Lansia

Dari hasil pemeriksaan lapangan, kelompok ini menunjukkan tanda-tanda kelelahan serius dan membutuhkan pemantauan medis secara berkala.

“Kami berharap masalah ini menjadi perhatian bersama. Penanganan kesehatan tidak bisa hanya datang sesekali, tetapi harus berkelanjutan, terutama untuk kelompok rentan,” tegas Sarah.

Kolaborasi Kemanusiaan Terus Diperluas

Ke depan, Paramedis Jalanan Sumbar memastikan akan melanjutkan pemeriksaan dan screening kesehatan di titik-titik pengungsian lain yang masih terdampak.

Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan Sekolah Gender Sumbar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, guna memastikan pendekatan penanganan bencana yang lebih menyeluruh, adil, dan berperspektif kemanusiaan.

“Iya, kita kolaborasi agar penanganan ini tidak hanya medis, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan perlindungan warga,” pungkas Sarah.

(L6)

#BanjirSumbar #BencanaAlam #SumateraBarat

 

Serasinews.com, Dharmasraya — Sebuah insiden menegangkan terjadi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Gunung Medan, Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Sebuah dump truk pengangkut batu bara dilaporkan terbakar saat melintas, sehingga mengundang kepanikan pengguna jalan dan warga sekitar.

Menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul dari ban belakang kanan truk. Asap hitam tebal membubung ke udara, disusul kobaran api yang terus membesar sementara kendaraan masih melaju di jalur utama yang padat.

Seorang warga setempat, Edi (48), mengatakan kondisi truk sebenarnya sudah mencurigakan sejak beberapa ratus meter sebelum kejadian.

“Api sudah terlihat dari ban belakang kanan. Kami sudah berteriak dan memberi isyarat agar sopir berhenti, tapi truk tetap berjalan,” ujarnya.

Upaya serupa juga dilakukan pengendara lain dengan membunyikan klakson dan melambaikan tangan. Namun, sopir diduga belum menyadari sepenuhnya bahaya yang terjadi atau ragu menghentikan kendaraan di jalur lintas utama.

Tak lama kemudian, api semakin membesar hingga sopir akhirnya menghentikan truk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, arus lalu lintas sempat tersendat, mengingat lokasi kejadian merupakan jalur vital antarprovinsi.

Petugas Satlantas Polres Dharmasraya segera tiba di lokasi untuk mengamankan area dan mengatur lalu lintas, sementara satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas berupaya mencegah api merambat ke muatan batu bara dan bagian kendaraan lain yang berisiko memicu ledakan. Setelah beberapa waktu, api berhasil dikendalikan.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Dugaan sementara mengarah pada panas berlebih atau gesekan pada sistem pengereman roda belakang, yang kerap terjadi pada kendaraan berat bermuatan penuh.

Pihak kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan berat agar lebih memperhatikan kondisi teknis kendaraan, rutin melakukan pengecekan, serta segera berhenti jika muncul tanda-tanda kebakaran, demi keselamatan bersama.

Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko operasional angkutan berat di Jalur Lintas Sumatera dan pentingnya kewaspadaan serta respons cepat di jalan raya.

(Papa Juan)

#Peristiwa #TrukTerbakar #Dharmasraya

 

Serasinews.com, Padang — Status Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang resmi berakhir pada Senin, 22 Desember 2025. Selanjutnya, mulai 23 Desember 2025, pemerintah daerah menetapkan masa transisi pascabencana sebagai tahapan awal pemulihan menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.

Penetapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Akhir Tanggap Darurat Bencana yang melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta pemerintah kabupaten/kota se-Sumbar. Rapat dilaksanakan secara daring dari Rumah Dinas Wali Kota Padang.

Maigus menjelaskan, hingga berakhirnya masa tanggap darurat, masih terdapat dua korban yang dinyatakan hilang. Sementara 11 korban lainnya telah ditemukan. Setelah melalui evaluasi dan musyawarah bersama keluarga korban, pemerintah memutuskan menghentikan operasi pencarian resmi terhitung sejak 22 Desember 2025.

“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, keterbatasan teknis, serta permintaan dan keikhlasan keluarga korban,” ujarnya.

658 KK Masih Terdampak

Memasuki masa transisi, persoalan pengungsian masih menjadi fokus utama. Data Pemko Padang mencatat 658 kepala keluarga masih terdampak bencana.

Dari jumlah tersebut, 93 KK dengan 365 jiwa menempati Hunian Sementara (Huntara) yang disediakan pemerintah. Sementara warga lainnya menjalani hunian sementara secara mandiri dengan menumpang di rumah keluarga atau menyewa tempat tinggal.

Pemko Padang berharap adanya dukungan dana tunggu hunian guna meringankan beban ekonomi warga selama masa transisi.

Hunian Tetap Disiapkan

Untuk solusi jangka panjang, pemerintah kota telah menyiapkan lahan seluas 3 hektare untuk pembangunan hunian tetap (Huntap). Lahan tersebut berada di dua lokasi, yakni belakang Pasar Simpang Haru dan kawasan Bumi Perkemahan.

Pemko Padang berharap pemerintah pusat dapat memfasilitasi pembangunan hunian tetap tersebut agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

Infrastruktur dan Pertanian Terdampak

Bencana juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan sektor ekonomi. Rusaknya jaringan irigasi membuat 4.140 hektare sawah tidak dapat difungsikan, berdampak langsung pada sektor pertanian.

Selain itu, tercatat sembilan jembatan mengalami kerusakan dengan tingkat sedang hingga berat. Sejumlah bangunan sekolah juga dilaporkan rusak berat dan membutuhkan penanganan segera.

Fokus Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa masa transisi pascabencana akan difokuskan pada penanganan pengungsi, pemulihan ekonomi masyarakat, serta perbaikan infrastruktur dasar. Koordinasi lintas pemerintah terus diperkuat agar proses pemulihan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Masa transisi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Padang untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.

(Rini/Mond)

#BanjirPadang #Padang

 

Serasinews.com, PADANG — GOR Haji Agus Salim menjadi saksi kejutan besar pada Senin (22/12/2025) malam WIB. Semen Padang FC berhasil menaklukkan Persija Jakarta 1-0 dalam laga BRI Super League 2025/2026 yang penuh tensi. Pertandingan ini tak hanya soal gol, tetapi juga drama kartu merah, intervensi VAR, hingga gol yang dianulir di menit-menit terakhir.

Bagi Persija, kekalahan ini terasa pahit. Selain gagal menambah poin, Macan Kemayoran juga harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah, sekaligus menghentikan tren enam kemenangan beruntun yang sempat membawa mereka ke papan atas klasemen.

Babak Pertama: Kesalahan Figo Dennis Berbuah Kartu Merah

Persija membuka laga dengan kepercayaan diri tinggi, menguasai bola lebih banyak, dan mengandalkan Witan Sulaeman serta Allano Lima untuk menyerang dari sisi sayap. Namun, mimpi mulus mereka terganggu di pertengahan babak pertama.

Gelandang muda Figo Dennis menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran berlebihan, memaksa Persija bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Meski demikian, lini belakang Persija yang dijaga Jordi Amat dan Rizky Ridho tetap solid, sehingga Semen Padang kesulitan menembus pertahanan.

Babak Kedua: Kesabaran Semen Padang Berbuah Gol

Di babak kedua, Semen Padang menurunkan tempo dan menunggu peluang serangan balik. Strategi ini terbukti efektif ketika pada menit ke-83, Pedro Matos menerima bola dan melepaskan tembakan yang tak sempurna, namun justru berbuah gol.

Jordi Amat mencoba membuang bola di garis gawang, tapi sentuhannya malah membelokkan arah bola, mengecoh Rizky Ridho, dan Semen Padang memimpin 1-0. Stadion bergemuruh dengan euforia publik tuan rumah.

Petaka Persija Berlanjut: Kartu Merah Kedua dan Gol Dianulir

Persija semakin tertekan jelang akhir laga. Bek Fabio Calonego mendapatkan kartu merah setelah VAR menilai ia menyikut pemain Semen Padang, sehingga tim tamu harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Di menit 90+10, Persija sempat merayakan gol Emaxwell Souza, tetapi kegembiraan itu sirna karena gol dianulir. Wasit menilai Allano Lima melakukan pelanggaran dalam proses terciptanya gol. Protes Persija tak mengubah hasil akhir: Semen Padang unggul 1-0.

Dampak Klasemen

Kekalahan ini membuat Persija tertahan di peringkat tiga dengan 29 poin, tertinggal dari Persib Bandung (31 poin) dan Borneo FC (34 poin). Sebaliknya, kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Semen Padang, yang naik ke posisi 16 dengan 10 poin, hanya dua angka dari zona aman, membuka harapan baru untuk bertahan di liga.

Susunan Pemain

Semen Padang FC: Arthur Augusto; Angelo Meneses, Ricki Ariansyah, Rui Rampa, Samuel Christianson Simanjuntak; Alhassan Wakaso, Pedro Matos; Ripal Wahyudi, Firman Juliansyah, Irsyad Maulana; Muhamad Ridwan

Persija Jakarta: Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Don Try Pamungkas, Jordi Amat, Rizky Ridho; Fabio Calonego, Figo Dennis; Witan Sulaeman, Allano Lima, Eksel Runtukahu; Emaxwell Souza

Jadwal Berikutnya

Persija akan menjamu Bhayangkara FC pada Senin (29/12/2025) untuk menjaga peluang juara, sementara Semen Padang lebih dulu menghadapi Madura United sehari sebelumnya, dengan misi memperpanjang tren positif dan menjauh dari zona degradasi.

(Rini/Mond

#BRISuperLeague #SepakBola

#OlahRaga #SemenPadangFC

#PersijaJakarta

 

Serasinews.com, Jakarta — Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menimbulkan duka mendalam. Hingga Senin (22/12), BNPB mencatat jumlah korban meninggal mencapai 1.106 jiwa, sementara 175 orang masih hilang dan terus dicari tim gabungan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa angka terbaru ini merupakan hasil pembaruan dari laporan lapangan dan identifikasi korban. “Ada penambahan 15 korban dari temuan langsung dan identifikasi sebelumnya,” ujarnya.

Pencarian korban dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat, meski medan berat, cuaca belum bersahabat, dan material longsor yang tebal menjadi tantangan utama. Daftar warga hilang berkurang 10 orang dibanding sebelumnya, namun masih ada 175 jiwa yang belum ditemukan, terutama di daerah aliran sungai, lereng perbukitan, dan permukiman terdampak.

Dampak bencana juga memaksa ratusan ribu warga mengungsi. Hingga 22 Desember, tercatat 502.570 pengungsi yang tersebar di posko darurat, sekolah, rumah ibadah, dan rumah kerabat. Meski sebagian mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa bencana, sebagian lainnya masih mengungsi di luar daerah terdampak.

BNPB menekankan bahwa fase tanggap darurat belum sepenuhnya selesai. Ancaman bencana susulan, kerusakan infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas masih menjadi perhatian. Pemerintah terus menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan pemulihan infrastruktur.

Abdul menegaskan bahwa setiap korban adalah nyawa dan keluarga yang terdampak, sehingga upaya penanganan bencana harus tetap mengutamakan kemanusiaan dan pemulihan kehidupan masyarakat.

(K) 

#BNPB 

#ApdateKorbanBencanaSumatera


 

Serasinews.com, MANDAILING NATAL — Polda Sumatera Utara mencopot Kapolsek Muara Batang Gadis setelah insiden kaburnya seorang terduga bandar narkoba yang sempat melarikan diri hingga ke Sumatera Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi atas lemahnya pengawasan aparat di lapangan.

Pencopotan tersebut merupakan hasil evaluasi internal Polda Sumut terhadap kinerja jajaran Polres Mandailing Natal, menyusul keresahan masyarakat yang memuncak akibat peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa pergantian jabatan dilakukan untuk menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Evaluasi dilakukan menyeluruh. Pergantian Kapolsek Muara Batang Gadis adalah bagian dari pembenahan organisasi,” kata Ferry, Senin (22/12).

Kapolsek Nonaktif, Jalani Pemeriksaan

Kapolsek Muara Batang Gadis Iptu Akmaluddin resmi dinonaktifkan dari jabatannya dan dipindahtugaskan sebagai Pama Yanma Polda Sumut guna menjalani pemeriksaan internal.

“Penonaktifan dilakukan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung,” ujar Ferry.

Sebagai pengganti sementara, Polda Sumut menunjuk Ipda Samsuri, yang sebelumnya menjabat Kepala SPKT Polres Mandailing Natal, sebagai Pelaksana Tugas Kapolsek Muara Batang Gadis.

Terduga Pelaku Sempat Kabur

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah terduga bandar narkoba yang sebelumnya diamankan berhasil melarikan diri dari pengawasan petugas. Informasi pelarian hingga ke wilayah Sumatera Barat memicu kemarahan warga dan menimbulkan berbagai dugaan terhadap aparat kepolisian.

Polda Sumut memastikan bahwa terduga pelaku kini telah kembali diamankan dan situasi keamanan di wilayah Muara Batang Gadis mulai terkendali.

“Yang bersangkutan sudah diamankan. Kondisi di lapangan berangsur kondusif,” jelas Ferry.

Kapolres Tegaskan Tidak Ada Pembebasan

Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh menegaskan bahwa terduga bandar narkoba tersebut tidak dilepaskan oleh petugas, melainkan melarikan diri.

“Tidak ada pembebasan. Yang bersangkutan kabur,” tegasnya.

Namun, Arie mengakui bahwa saat diamankan, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Terduga pelaku dibawa ke Polsek untuk menghindari aksi massa yang mulai memanas.

Publik Menanti Transparansi

Peristiwa ini kembali menyoroti komitmen aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkoba di daerah. Pencopotan Kapolsek dinilai sebagai langkah awal, namun publik menuntut transparansi dan ketegasan lanjutan dari hasil pemeriksaan internal.

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian kini bergantung pada sejauh mana kasus ini diungkap secara terbuka dan bertanggung jawab.

(K) 

#MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMassa #Peristiwa #BandarNarkobaKabur

#PoldaSumut


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.