SerasiNews.com, Padang - Fajar Saputra (29), seorang warga Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di saluran banjir kanal kawasan Alai Parak Kopi, Padang Utara, pada Jumat pagi.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Saat kejadian, Fajar yang bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus pengumpul barang bekas, tengah mencari rongsokan di area bendungan kanal, tepatnya di bawah Jembatan Tamsis. Ia diduga terpeleset saat berada di lokasi yang licin, kemudian jatuh ke aliran air dan terseret arus.
Laporan kejadian segera ditindaklanjuti dengan proses pencarian oleh tim gabungan. Setelah menyisir aliran kanal, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.54 WIB, berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi awal ia terjatuh. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut. Fajar diketahui merupakan anak dari pasangan Junaidi dan Desmita.
Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat akan potensi bahaya di sekitar aliran banjir kanal, terutama di area bendungan yang licin dan berisiko tinggi. Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di lokasi tersebut.
(Rini)


Posting Komentar