Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com, Dharmasraya — Sebuah insiden menegangkan terjadi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Gunung Medan, Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Sebuah dump truk pengangkut batu bara dilaporkan terbakar saat melintas, sehingga mengundang kepanikan pengguna jalan dan warga sekitar.

Menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul dari ban belakang kanan truk. Asap hitam tebal membubung ke udara, disusul kobaran api yang terus membesar sementara kendaraan masih melaju di jalur utama yang padat.

Seorang warga setempat, Edi (48), mengatakan kondisi truk sebenarnya sudah mencurigakan sejak beberapa ratus meter sebelum kejadian.

“Api sudah terlihat dari ban belakang kanan. Kami sudah berteriak dan memberi isyarat agar sopir berhenti, tapi truk tetap berjalan,” ujarnya.

Upaya serupa juga dilakukan pengendara lain dengan membunyikan klakson dan melambaikan tangan. Namun, sopir diduga belum menyadari sepenuhnya bahaya yang terjadi atau ragu menghentikan kendaraan di jalur lintas utama.

Tak lama kemudian, api semakin membesar hingga sopir akhirnya menghentikan truk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, arus lalu lintas sempat tersendat, mengingat lokasi kejadian merupakan jalur vital antarprovinsi.

Petugas Satlantas Polres Dharmasraya segera tiba di lokasi untuk mengamankan area dan mengatur lalu lintas, sementara satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas berupaya mencegah api merambat ke muatan batu bara dan bagian kendaraan lain yang berisiko memicu ledakan. Setelah beberapa waktu, api berhasil dikendalikan.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Dugaan sementara mengarah pada panas berlebih atau gesekan pada sistem pengereman roda belakang, yang kerap terjadi pada kendaraan berat bermuatan penuh.

Pihak kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan berat agar lebih memperhatikan kondisi teknis kendaraan, rutin melakukan pengecekan, serta segera berhenti jika muncul tanda-tanda kebakaran, demi keselamatan bersama.

Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko operasional angkutan berat di Jalur Lintas Sumatera dan pentingnya kewaspadaan serta respons cepat di jalan raya.

(Papa Juan)

#Peristiwa #TrukTerbakar #Dharmasraya

 

Serasinews.com, Padang — Status Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang resmi berakhir pada Senin, 22 Desember 2025. Selanjutnya, mulai 23 Desember 2025, pemerintah daerah menetapkan masa transisi pascabencana sebagai tahapan awal pemulihan menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.

Penetapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Akhir Tanggap Darurat Bencana yang melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta pemerintah kabupaten/kota se-Sumbar. Rapat dilaksanakan secara daring dari Rumah Dinas Wali Kota Padang.

Maigus menjelaskan, hingga berakhirnya masa tanggap darurat, masih terdapat dua korban yang dinyatakan hilang. Sementara 11 korban lainnya telah ditemukan. Setelah melalui evaluasi dan musyawarah bersama keluarga korban, pemerintah memutuskan menghentikan operasi pencarian resmi terhitung sejak 22 Desember 2025.

“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, keterbatasan teknis, serta permintaan dan keikhlasan keluarga korban,” ujarnya.

658 KK Masih Terdampak

Memasuki masa transisi, persoalan pengungsian masih menjadi fokus utama. Data Pemko Padang mencatat 658 kepala keluarga masih terdampak bencana.

Dari jumlah tersebut, 93 KK dengan 365 jiwa menempati Hunian Sementara (Huntara) yang disediakan pemerintah. Sementara warga lainnya menjalani hunian sementara secara mandiri dengan menumpang di rumah keluarga atau menyewa tempat tinggal.

Pemko Padang berharap adanya dukungan dana tunggu hunian guna meringankan beban ekonomi warga selama masa transisi.

Hunian Tetap Disiapkan

Untuk solusi jangka panjang, pemerintah kota telah menyiapkan lahan seluas 3 hektare untuk pembangunan hunian tetap (Huntap). Lahan tersebut berada di dua lokasi, yakni belakang Pasar Simpang Haru dan kawasan Bumi Perkemahan.

Pemko Padang berharap pemerintah pusat dapat memfasilitasi pembangunan hunian tetap tersebut agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

Infrastruktur dan Pertanian Terdampak

Bencana juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan sektor ekonomi. Rusaknya jaringan irigasi membuat 4.140 hektare sawah tidak dapat difungsikan, berdampak langsung pada sektor pertanian.

Selain itu, tercatat sembilan jembatan mengalami kerusakan dengan tingkat sedang hingga berat. Sejumlah bangunan sekolah juga dilaporkan rusak berat dan membutuhkan penanganan segera.

Fokus Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa masa transisi pascabencana akan difokuskan pada penanganan pengungsi, pemulihan ekonomi masyarakat, serta perbaikan infrastruktur dasar. Koordinasi lintas pemerintah terus diperkuat agar proses pemulihan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Masa transisi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Padang untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.

(Rini/Mond)

#BanjirPadang #Padang

 

Serasinews.com, PADANG — GOR Haji Agus Salim menjadi saksi kejutan besar pada Senin (22/12/2025) malam WIB. Semen Padang FC berhasil menaklukkan Persija Jakarta 1-0 dalam laga BRI Super League 2025/2026 yang penuh tensi. Pertandingan ini tak hanya soal gol, tetapi juga drama kartu merah, intervensi VAR, hingga gol yang dianulir di menit-menit terakhir.

Bagi Persija, kekalahan ini terasa pahit. Selain gagal menambah poin, Macan Kemayoran juga harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah, sekaligus menghentikan tren enam kemenangan beruntun yang sempat membawa mereka ke papan atas klasemen.

Babak Pertama: Kesalahan Figo Dennis Berbuah Kartu Merah

Persija membuka laga dengan kepercayaan diri tinggi, menguasai bola lebih banyak, dan mengandalkan Witan Sulaeman serta Allano Lima untuk menyerang dari sisi sayap. Namun, mimpi mulus mereka terganggu di pertengahan babak pertama.

Gelandang muda Figo Dennis menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran berlebihan, memaksa Persija bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Meski demikian, lini belakang Persija yang dijaga Jordi Amat dan Rizky Ridho tetap solid, sehingga Semen Padang kesulitan menembus pertahanan.

Babak Kedua: Kesabaran Semen Padang Berbuah Gol

Di babak kedua, Semen Padang menurunkan tempo dan menunggu peluang serangan balik. Strategi ini terbukti efektif ketika pada menit ke-83, Pedro Matos menerima bola dan melepaskan tembakan yang tak sempurna, namun justru berbuah gol.

Jordi Amat mencoba membuang bola di garis gawang, tapi sentuhannya malah membelokkan arah bola, mengecoh Rizky Ridho, dan Semen Padang memimpin 1-0. Stadion bergemuruh dengan euforia publik tuan rumah.

Petaka Persija Berlanjut: Kartu Merah Kedua dan Gol Dianulir

Persija semakin tertekan jelang akhir laga. Bek Fabio Calonego mendapatkan kartu merah setelah VAR menilai ia menyikut pemain Semen Padang, sehingga tim tamu harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Di menit 90+10, Persija sempat merayakan gol Emaxwell Souza, tetapi kegembiraan itu sirna karena gol dianulir. Wasit menilai Allano Lima melakukan pelanggaran dalam proses terciptanya gol. Protes Persija tak mengubah hasil akhir: Semen Padang unggul 1-0.

Dampak Klasemen

Kekalahan ini membuat Persija tertahan di peringkat tiga dengan 29 poin, tertinggal dari Persib Bandung (31 poin) dan Borneo FC (34 poin). Sebaliknya, kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Semen Padang, yang naik ke posisi 16 dengan 10 poin, hanya dua angka dari zona aman, membuka harapan baru untuk bertahan di liga.

Susunan Pemain

Semen Padang FC: Arthur Augusto; Angelo Meneses, Ricki Ariansyah, Rui Rampa, Samuel Christianson Simanjuntak; Alhassan Wakaso, Pedro Matos; Ripal Wahyudi, Firman Juliansyah, Irsyad Maulana; Muhamad Ridwan

Persija Jakarta: Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Don Try Pamungkas, Jordi Amat, Rizky Ridho; Fabio Calonego, Figo Dennis; Witan Sulaeman, Allano Lima, Eksel Runtukahu; Emaxwell Souza

Jadwal Berikutnya

Persija akan menjamu Bhayangkara FC pada Senin (29/12/2025) untuk menjaga peluang juara, sementara Semen Padang lebih dulu menghadapi Madura United sehari sebelumnya, dengan misi memperpanjang tren positif dan menjauh dari zona degradasi.

(Rini/Mond

#BRISuperLeague #SepakBola

#OlahRaga #SemenPadangFC

#PersijaJakarta

 

Serasinews.com, Jakarta — Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menimbulkan duka mendalam. Hingga Senin (22/12), BNPB mencatat jumlah korban meninggal mencapai 1.106 jiwa, sementara 175 orang masih hilang dan terus dicari tim gabungan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa angka terbaru ini merupakan hasil pembaruan dari laporan lapangan dan identifikasi korban. “Ada penambahan 15 korban dari temuan langsung dan identifikasi sebelumnya,” ujarnya.

Pencarian korban dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat, meski medan berat, cuaca belum bersahabat, dan material longsor yang tebal menjadi tantangan utama. Daftar warga hilang berkurang 10 orang dibanding sebelumnya, namun masih ada 175 jiwa yang belum ditemukan, terutama di daerah aliran sungai, lereng perbukitan, dan permukiman terdampak.

Dampak bencana juga memaksa ratusan ribu warga mengungsi. Hingga 22 Desember, tercatat 502.570 pengungsi yang tersebar di posko darurat, sekolah, rumah ibadah, dan rumah kerabat. Meski sebagian mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa bencana, sebagian lainnya masih mengungsi di luar daerah terdampak.

BNPB menekankan bahwa fase tanggap darurat belum sepenuhnya selesai. Ancaman bencana susulan, kerusakan infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas masih menjadi perhatian. Pemerintah terus menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan pemulihan infrastruktur.

Abdul menegaskan bahwa setiap korban adalah nyawa dan keluarga yang terdampak, sehingga upaya penanganan bencana harus tetap mengutamakan kemanusiaan dan pemulihan kehidupan masyarakat.

(K) 

#BNPB 

#ApdateKorbanBencanaSumatera


 

Serasinews.com, MANDAILING NATAL — Polda Sumatera Utara mencopot Kapolsek Muara Batang Gadis setelah insiden kaburnya seorang terduga bandar narkoba yang sempat melarikan diri hingga ke Sumatera Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi atas lemahnya pengawasan aparat di lapangan.

Pencopotan tersebut merupakan hasil evaluasi internal Polda Sumut terhadap kinerja jajaran Polres Mandailing Natal, menyusul keresahan masyarakat yang memuncak akibat peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa pergantian jabatan dilakukan untuk menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Evaluasi dilakukan menyeluruh. Pergantian Kapolsek Muara Batang Gadis adalah bagian dari pembenahan organisasi,” kata Ferry, Senin (22/12).

Kapolsek Nonaktif, Jalani Pemeriksaan

Kapolsek Muara Batang Gadis Iptu Akmaluddin resmi dinonaktifkan dari jabatannya dan dipindahtugaskan sebagai Pama Yanma Polda Sumut guna menjalani pemeriksaan internal.

“Penonaktifan dilakukan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung,” ujar Ferry.

Sebagai pengganti sementara, Polda Sumut menunjuk Ipda Samsuri, yang sebelumnya menjabat Kepala SPKT Polres Mandailing Natal, sebagai Pelaksana Tugas Kapolsek Muara Batang Gadis.

Terduga Pelaku Sempat Kabur

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah terduga bandar narkoba yang sebelumnya diamankan berhasil melarikan diri dari pengawasan petugas. Informasi pelarian hingga ke wilayah Sumatera Barat memicu kemarahan warga dan menimbulkan berbagai dugaan terhadap aparat kepolisian.

Polda Sumut memastikan bahwa terduga pelaku kini telah kembali diamankan dan situasi keamanan di wilayah Muara Batang Gadis mulai terkendali.

“Yang bersangkutan sudah diamankan. Kondisi di lapangan berangsur kondusif,” jelas Ferry.

Kapolres Tegaskan Tidak Ada Pembebasan

Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh menegaskan bahwa terduga bandar narkoba tersebut tidak dilepaskan oleh petugas, melainkan melarikan diri.

“Tidak ada pembebasan. Yang bersangkutan kabur,” tegasnya.

Namun, Arie mengakui bahwa saat diamankan, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Terduga pelaku dibawa ke Polsek untuk menghindari aksi massa yang mulai memanas.

Publik Menanti Transparansi

Peristiwa ini kembali menyoroti komitmen aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkoba di daerah. Pencopotan Kapolsek dinilai sebagai langkah awal, namun publik menuntut transparansi dan ketegasan lanjutan dari hasil pemeriksaan internal.

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian kini bergantung pada sejauh mana kasus ini diungkap secara terbuka dan bertanggung jawab.

(K) 

#MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMassa #Peristiwa #BandarNarkobaKabur

#PoldaSumut


 

Serasinews.com, Dharmasraya —Menikah seharusnya tentang kebahagiaan, bukan tentang antrean dan berkas. Namun selama ini, bagi banyak pasangan pengantin baru, kebahagiaan usai akad sering tertunda oleh urusan administratif: mengganti status di KTP, memperbarui Kartu Keluarga, hingga bolak-balik ke kantor Dukcapil.

Kini, cerita itu mulai berakhir di Kabupaten Dharmasraya. 

Pada Senin, 22 Desember 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dharmasraya bersama Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya resmi meluncurkan layanan inovatif bertajuk Nikahpedia. Melalui program ini, pencatatan pernikahan di KUA langsung terhubung dengan sistem administrasi kependudukan Dukcapil.

Peluncuran Nikahpedia ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Dinas Dukcapil Dharmasraya Ramilus dan seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan yang digelar di Pulau Punjung tersebut turut disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya H. Masdan, Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Kependudukan Yenof Patrione Haspemi, serta jajaran terkait.

Nikah Sekali, Dokumen Langsung Lengkap

Melalui Nikahpedia, pasangan yang menikah tidak perlu lagi mengurus perubahan data kependudukan secara terpisah. Begitu akad nikah dicatat oleh KUA, data pasangan otomatis diproses oleh Dukcapil.

Hasilnya, pengantin baru langsung memperoleh sembilan dokumen kependudukan, terdiri dari:

KTP-el suami dan istri dengan status perkawinan terbaru,

Kartu Keluarga pasangan baru,

Kartu Keluarga orang tua kedua mempelai yang telah diperbarui,

Buku nikah suami dan istri,

serta Kartu Nikah Elektronik untuk masing-masing pasangan.

Seluruh proses dilakukan secara terintegrasi, tanpa antre ulang dan tanpa pengajuan tambahan.

Pelayanan yang Mendekatkan Negara dengan Warga

Kepala Dinas Dukcapil Dharmasraya Ramilus menyampaikan bahwa Nikahpedia hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang sederhana dan efisien.

“Negara harus hadir di saat-saat penting masyarakat. Pernikahan adalah momen bahagia, jangan sampai dibebani dengan urusan administrasi yang berlarut,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui layanan ini, perubahan data kependudukan dapat diproses lebih cepat, akurat, dan tepat waktu.

Kolaborasi untuk Data yang Lebih Tertib

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya H. Masdan menilai kolaborasi Dukcapil dan KUA sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tertib administrasi negara.

“Dengan integrasi ini, data perkawinan tercatat lebih rapi dan valid. Selain memudahkan masyarakat, juga memperkuat basis data kependudukan,” katanya.

Menurutnya, inovasi ini mencerminkan pelayanan publik yang berorientasi pada solusi, bukan prosedur semata.

Awal Bahagia Tanpa Urusan Tambahan

Nikahpedia bukan sekadar inovasi digital, tetapi wujud pelayanan yang lebih manusiawi. Pengantin baru cukup fokus pada awal kehidupan rumah tangga, sementara negara memastikan seluruh administrasi berjalan dengan baik.

Di Dharmasraya, pernikahan kini bukan lagi pintu masuk ke birokrasi panjang, melainkan benar-benar awal dari cerita baru yang lebih sederhana dan bermakna.

(Papa Juan)

#Disdukcapil #KabupatenDharmasraya #Kemenag


 

Serasinews.com, MEDAN — Bantuan kemanusiaan yang sempat terhenti akibat polemik administratif akhirnya menemukan jalur distribusinya. Sebanyak 30 ton beras dari NGO Bulan Sabit Merah Uni Emirat Arab (UEA) kini mulai disalurkan kepada warga terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara dan Aceh melalui jaringan kemanusiaan Muhammadiyah.

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan seremoni pelepasan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan SM Raja No.136 Medan, Senin. Dari total bantuan, 25 ton diperuntukkan bagi wilayah Sumatera Utara, sementara 5 ton lainnya dikirim ke Aceh, daerah yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses akibat bencana.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Hasyimsyah Nasution, menegaskan bahwa Muhammadiyah siap menjadi jembatan kemanusiaan yang memastikan bantuan sampai langsung ke masyarakat. Ia menyebut penyaluran ini sebagai wujud kepercayaan terhadap kapasitas Muhammadiyah dalam penanganan bencana.

Menurutnya, respons Muhammadiyah terhadap bencana dilakukan secara terintegrasi melalui konsep One Muhammadiyah One Response, di bawah koordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lembaga Resiliensi Bencana (LRB).

 Penanganan bencana dilaksanakan dalam tiga tahap, mulai dari tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi yang direncanakan dimulai pada Februari 2026.

Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Indrayanto, menyampaikan bahwa sejak awal bencana, Muhammadiyah telah aktif di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 24 pos layanan didirikan di 20 kabupaten dan kota, dengan total penerima manfaat mencapai 14.318 jiwa.

Dalam operasionalnya, MDMC mengerahkan 655 relawan, termasuk tenaga medis dari 14 Rumah Sakit Muhammadiyah yang tergabung dalam 42 tim Emergency Medical Team (EMT). Layanan yang diberikan mencakup kesehatan, logistik, air bersih, dapur umum, layanan psikososial, pendidikan darurat, serta hunian sementara.

Selain bantuan beras, Muhammadiyah juga menyalurkan dukungan tambahan dari LazisMU, berupa paket Family Kids yang difokuskan bagi anak-anak korban bencana.

Ketua PW Muhammadiyah Aceh, Abdul Malik Musa, yang menerima bantuan secara simbolis, menyebut bencana di Aceh sebagai “tsunami darat” karena dampaknya yang luas akibat longsor dari wilayah pegunungan. Ia mengungkapkan bahwa Bener Meriah dan Aceh Tengah masih terisolasi, sehingga distribusi bantuan menjadi tantangan tersendiri.

Sebelumnya, bantuan ini sempat menjadi polemik setelah dikembalikan oleh Pemerintah Kota Medan, karena dianggap sebagai bantuan antar-pemerintah. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kemudian meluruskan bahwa bantuan tersebut berasal dari NGO Bulan Sabit Merah UEA, bukan dari Pemerintah UEA, sehingga sah untuk disalurkan melalui lembaga kemanusiaan nasional.

Kini, polemik tersebut berakhir. Bantuan telah bergerak menuju wilayah terdampak, membawa lebih dari sekadar logistik. Di tengah keterbatasan dan isolasi, beras-beras itu menjadi simbol bahwa solidaritas kemanusiaan tetap menemukan jalannya — melampaui batas administrasi, menuju kebutuhan paling mendasar: keberlangsungan hidup para korban bencana.

(L6

#PolemikBantuanAsing #Nasional

#Muhammadiyah

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.