Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com, Dharmasraya – Dugaan aksi pencurian buah kelapa sawit kembali meresahkan warga Jorong Pekan Jumat, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/1/2026), saat dua orang terduga pelaku kepergok warga sedang membawa buah sawit yang diduga hasil curian dari kebun milik masyarakat.

Aksi tersebut sontak memicu reaksi warga sekitar. Massa berusaha mengejar dan mengamankan pelaku untuk diserahkan kepada aparat penegak hukum. Namun, kedua terduga pencuri berhasil meloloskan diri sebelum berhasil diamankan.

Kendati pelaku kabur, sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana mengangkut sawit curian ditinggalkan di lokasi kejadian. Emosi warga yang memuncak membuat kendaraan tersebut akhirnya dibakar di tempat kejadian, disaksikan puluhan warga yang memadati area tersebut.

Warga setempat menyebutkan bahwa dua orang tersebut telah lama dicurigai sering melakukan pencurian sawit di wilayah itu. Maraknya kasus serupa membuat para petani merasa dirugikan dan hidup dalam keresahan.

“Pelakunya kabur, tapi motornya tertinggal. Sawitnya sudah kami amankan,” ungkap seorang warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Hingga berita ini diturunkan, barang bukti berupa buah sawit masih diamankan warga, sementara belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah nagari terkait penanganan kasus tersebut.

Warga berharap aparat segera melakukan penyelidikan dan mengambil langkah tegas agar aksi pencurian sawit tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

(Rini/Mond

#Pencurian #Daerah #NinjaSawit

#KabupatenDharmasraya

 

Serasinews.com, Jakarta — Jumlah korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera kembali bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Selasa (6/1), total korban jiwa mencapai 1.178 orang, sementara 148 orang masih dinyatakan hilang.

Tambahan korban meninggal terbaru dilaporkan berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebanyak satu orang. Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan pers di Jakarta.

BNPB memastikan jumlah korban hilang belum mengalami perubahan. Proses pencarian oleh tim SAR gabungan masih terus berlangsung di berbagai lokasi terdampak, meski terkendala kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum stabil.

Data BNPB mencatat, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjadi wilayah dengan jumlah korban hilang terbanyak, yakni 74 orang.

Sementara itu, Provinsi Aceh mencatat korban meninggal dunia paling banyak, dengan total 543 orang. Dampak besar juga terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang mengalami banjir bandang serta longsor di sejumlah kabupaten.

BNPB menegaskan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih akan dilanjutkan dan dievaluasi sesuai perkembangan status tanggap darurat provinsi pada 8 Januari 2026.

Selain korban jiwa, jumlah pengungsi akibat bencana ini mencapai 242.174 jiwa. Aceh menjadi provinsi dengan pengungsi terbanyak, sekitar 217 ribu orang, yang tersebar di posko darurat, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum.

Wilayah dengan konsentrasi pengungsi terbesar di Aceh meliputi Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Gayo Lues.

Pemerintah pusat dan daerah saat ini memprioritaskan penanganan darurat, termasuk evakuasi korban, pencarian warga hilang, serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak awal tahun ini menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar di Sumatera, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana menghadapi cuaca ekstrem.

(Rini/Mond) 

#UpdateKorbanBencanaSumatera #BNPB

#Nasional



Serasinews.com, Limapuluh Kota – Amblesan tanah besar yang muncul di lahan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, masih menjadi perhatian serius warga dan pemerintah setempat. Lubang yang terbentuk sejak Minggu (4/1/2026) itu terus terisi air hingga menyerupai kolam besar dan menyebabkan seluruh sawah di sekitarnya terendam.

Peristiwa tersebut berawal dari retakan kecil di permukaan sawah yang sebelumnya mengalami kekeringan. Dalam waktu singkat, tanah runtuh membentuk lubang berdiameter sekitar 20 meter dengan kedalaman diperkirakan 15 meter. Saat kejadian, warga mendengar suara gemuruh dari bawah tanah, menandakan adanya aliran air kuat di bawah permukaan.

Hingga kini, permukaan air di dalam lubang masih bertambah, meluap ke area sawah dan membuat lahan pertanian tidak dapat digarap. Kondisi ini berdampak langsung pada mata pencaharian petani setempat.

Area Diamankan, Warga Dilarang Mendekat

Aparat kepolisian bersama pemerintah nagari telah memasang garis pengaman dan mengatur lalu lintas warga yang datang ke lokasi. Masyarakat diminta menjauh dari area amblesan karena struktur tanah dinilai belum stabil dan berisiko runtuh kembali.

Plt Wali Nagari Situjuah Batua, Emil Nofri Ihsan Dt Rajo Simarajo, menyampaikan bahwa pemantauan terus dilakukan sambil menunggu kajian teknis dari instansi terkait.

Badan Geologi Pastikan Bukan Sinkhole Karst

Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan amblesan tersebut bukan sinkhole karst, melainkan akibat erosi buluh, yaitu pengikisan tanah oleh aliran air bawah tanah pada lapisan tanah vulkanik yang halus.

Menurut Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, air hujan masuk melalui rekahan tanah dan mengalir di bawah permukaan, menggerus material tanah secara perlahan hingga membentuk rongga besar yang akhirnya runtuh. Kondisi geologi setempat serta curah hujan tinggi mempercepat proses tersebut.

Ia menegaskan, kejadian serupa berpotensi terjadi di lokasi lain dengan karakter tanah yang sama, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.

DPRD Dorong Langkah Mitigasi

Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan PVMBG untuk melakukan kajian lapangan dan menyusun langkah mitigasi yang jelas.

Selain upaya teknis, DPRD juga menyoroti pentingnya bantuan bagi petani terdampak, mengingat lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan kini tidak dapat digunakan.

Waspada di Balik Air yang Tenang

Meski terlihat tenang, genangan air di dalam lubang amblesan menyimpan potensi bahaya. Rongga bawah tanah yang masih aktif dikhawatirkan dapat memicu runtuhan susulan dan memperluas dampak.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman geologi dapat terjadi secara perlahan dan tanpa tanda mencolok, bahkan di kawasan pertanian. Pemerintah daerah dan warga kini diminta tetap waspada sembari menunggu hasil kajian lanjutan dari para ahli.

(Rini/Mond

#Sinkhole #Peristiwa #SumateraBarat


 

Serasinews.com, Payakumbuh – Upaya serius Polres Payakumbuh dalam memerangi peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis ekstasi berhasil diamankan Tim Phantom Satuan Reserse Narkoba dalam operasi senyap yang digelar Jumat malam (02/01/2026).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Jalan Diponegoro, Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat. Dua terduga pelaku masing-masing berinisial DR (29) dan AH (36). Dari tangan salah satu tersangka, petugas mengamankan 20 butir pil ekstasi yang diduga kuat akan diedarkan.

Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Hendra, S.H., M.H. membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil pemantauan dan penyelidikan yang telah dilakukan secara intensif oleh timnya.

“Kedua tersangka sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Mapolres Payakumbuh,” ujar AKP Hendra.

Dibuntuti Sejak Keluar Kontrakan

Pengungkapan kasus bermula dari penangkapan tersangka DR, yang sebelumnya telah masuk dalam daftar target operasi petugas. Gerak-geriknya telah dipantau sejak ia meninggalkan rumah kontrakannya.

Penyergapan dilakukan saat DR berhenti di pinggir jalan. Dalam penggeledahan yang dilakukan sesuai prosedur dan disaksikan oleh warga setempat serta Ketua RT, petugas menemukan 20 butir pil ekstasi yang disimpan dalam plastik bening di saku celananya.

Saat diinterogasi di lokasi, DR tidak dapat mengelak dan mengakui bahwa barang terlarang tersebut bukan sepenuhnya miliknya. Ia menyebut hanya bertindak sebagai perantara dan mengaku mendapat perintah dari seseorang berinisial AH, yang disebut sebagai pemilik sekaligus pengendali barang.

Pengembangan Berujung Penangkapan Kedua

Berbekal pengakuan DR, Tim Phantom langsung melakukan pengembangan. Tidak berselang lama, keberadaan AH berhasil diketahui. Polisi kemudian mengamankan AH di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Kelurahan Payolansek, masih dalam wilayah Kecamatan Payakumbuh Barat.

Penangkapan terhadap AH berlangsung tanpa perlawanan. Dengan tertangkapnya dua tersangka ini, polisi menilai telah berhasil menghentikan satu jalur distribusi narkotika di wilayah Payakumbuh.

“Kami masih mendalami asal-usul barang tersebut dan tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan jaringan yang lebih luas,” tambah AKP Hendra.

Perang Terhadap Narkoba Terus Dilanjutkan

Polres Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba yang dinilai sebagai ancaman serius bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Kepolisian juga mengajak warga untuk aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

(Rini/Mond)

#Kriminal #Narkoba


 

Serasinews.com, Padang — Pemerintah Kota Padang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama jajaran Kecamatan Pauh melakukan penertiban terhadap sebuah bangunan liar yang berdiri di atas fasilitas umum di Jalan Raya Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Senin (5/1/2026). Bangunan tersebut akhirnya dibongkar karena pemiliknya tidak mengindahkan peringatan yang telah disampaikan sebelumnya.

Bangunan ilegal itu diketahui memanfaatkan lahan fasilitas umum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. Keberadaannya dinilai melanggar aturan tata ruang serta berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan warga di sekitar lokasi.

Sebelum dilakukan pembongkaran, Satpol PP Kota Padang bersama aparatur kecamatan telah menempuh pendekatan persuasif. Pemilik bangunan telah dipanggil dan diminta membongkar sendiri bangunannya dalam tenggat waktu yang telah disepakati. Namun hingga batas waktu berakhir, tidak ada upaya dari pemilik untuk mematuhi komitmen tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, S.IP., M.Si, menyampaikan bahwa tindakan pembongkaran dilakukan sebagai langkah terakhir setelah seluruh prosedur peringatan tidak direspons.

“Upaya persuasif sudah kami lakukan, termasuk memberikan kesempatan kepada pemilik untuk membongkar secara mandiri. Karena tidak ada itikad baik dan bangunan tetap berdiri, maka penertiban harus kami lakukan,” ujar Chandra di sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa penggunaan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat dibiarkan.

“Fasum adalah hak masyarakat. Jika pelanggaran seperti ini dibiarkan, akan menjadi contoh buruk dan memicu munculnya bangunan ilegal lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Chandra menyampaikan bahwa Satpol PP Kota Padang akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap bangunan yang melanggar ketentuan, terutama yang berdiri di atas fasilitas umum, badan jalan, dan ruang publik lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satpol PP juga mengimbau masyarakat agar mematuhi peraturan daerah yang berlaku. Warga yang ingin membuka usaha atau berjualan diminta untuk menggunakan lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tertib aturan. Jangan mendirikan bangunan di atas fasilitas umum. Jika ingin berusaha, gunakan tempat yang sesuai dengan peruntukannya,” kata Chandra.

Proses pembongkaran berjalan aman dan kondusif dengan pengamanan petugas Satpol PP, disaksikan oleh aparatur kecamatan serta warga sekitar. Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan peraturan demi menjaga ketertiban, keindahan kota, dan kepentingan masyarakat secara luas.

(Rini/Mond)

#PolPP #Padang


Serasinews.com; Pasaman, Sumatera Barat — Seorang warga lanjut usia, Saudah (68), mengalami penganiayaan di kawasan tambang emas ilegal di Sibinail, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2026, dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Korban yang merupakan pemilik lahan diketahui mendatangi lokasi tambang emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di atas tanahnya. Sebelumnya, pada sore hari, ia sempat menegur para pekerja agar menghentikan aktivitas penggalian. Teguran tersebut sempat direspons dengan penghentian sementara kegiatan.

Namun, pada malam hari, aktivitas tambang diduga kembali berlangsung. Korban kemudian mendatangi kembali lokasi tersebut seorang diri. Dalam perjalanan, korban diduga diserang oleh sejumlah orang hingga mengalami luka-luka.

Korban ditemukan dalam kondisi lemah dan kemudian dilarikan ke RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping, untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak rumah sakit menyatakan korban mengalami luka akibat kekerasan fisik dan masih menjalani perawatan intensif.

Peristiwa ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan organisasi sipil. Sejumlah lembaga yang tergabung dalam Koalisi Sumbar Pulih menilai kasus tersebut berkaitan dengan konflik agraria dan maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah Sumatera Barat. Koalisi mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini serta menindak jaringan PETI secara menyeluruh.

Selain itu, mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap pengawasan pemerintah daerah dan penegakan hukum terhadap tambang ilegal yang dinilai masih marak beroperasi.

Menanggapi kasus tersebut, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyatakan bahwa laporan telah ditindaklanjuti. Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap enam orang terduga pelaku.

“Kasus ini sudah diproses dan para terduga pelaku masih dalam pencarian,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Pihak kepolisian memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap peristiwa tersebut dan menegakkan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

(Rini/Mond

#Polri #TambangEmasIlegal #Pengeroyokan


 

Serasinews.com, Painan — Pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir bukan sekadar soal membuka akses, tetapi juga tentang menjaga keberlangsungan hidup masyarakat di tengah tantangan alam. Di Kabupaten Pesisir Selatan, peran tersebut dijalankan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) II di bawah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, yang terus memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan jalan dan jembatan strategis.

Salah satu hasil nyata terlihat pada rampungnya preservasi ruas jalan nasional Kambang – Batas Muko-Muko, bagian dari Jalur Lintas Barat Sumatera. Proyek yang kini telah selesai 100 persen itu kembali menghidupkan jalur utama penghubung Sumatera Barat dan Bengkulu, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.

Ruas jalan yang selama ini menjadi urat nadi ekonomi pesisir tersebut kini tampil dengan kondisi lebih baik. Lapisan aspal baru memperkuat daya tahan jalan terhadap kendaraan berat, sistem drainase diperbaiki untuk mengantisipasi genangan, dan sejumlah titik rawan longsor diperkuat guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Satker PJN II, Masudi, melalui PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Tampubolon, menyebutkan bahwa pekerjaan dilakukan sesuai target dan standar teknis yang ditetapkan.

“Perbaikan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari efisiensi waktu perjalanan hingga menurunnya biaya angkutan,” jelasnya.

Selain memperbaiki jalur utama, PJN II juga menaruh perhatian pada akses masyarakat di tingkat lokal. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan tiga jembatan gantung di Kabupaten Pesisir Selatan yang telah memasuki tahap kontrak dengan skema tahun jamak dan waktu pelaksanaan selama delapan bulan.

Tiga jembatan yang akan dibangun tersebut adalah:

Jembatan Gantung Duku Subarang Solok di Kecamatan Koto XI Tarusan

Jembatan Gantung Koto Rawang

Jembatan Gantung Limau Gadang

Jembatan gantung ini diharapkan mampu mempermudah aktivitas warga, terutama dalam menjangkau sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, serta lahan pertanian yang sebelumnya sulit diakses.

Respon positif pun datang dari masyarakat. Walinagari Duku, Eriidal, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui PJN II.

“Infrastruktur ini sangat berarti bagi warga kami. Akses jadi lebih mudah dan aman,” ujarnya.

Melalui kombinasi pembangunan jalan nasional dan jembatan penghubung antarpermukiman, PJN II menunjukkan komitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan konektivitas yang semakin baik, Pesisir Selatan kini melangkah menuju wilayah yang lebih terbuka, tangguh, dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

(Rini)

#PJN #Infrastruktur #PesisirSelatan


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.