Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com; Lubuk Basung, Agam —
Warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dikejutkan oleh kemunculan bunga Rafflesia—atau yang dikenal masyarakat sebagai bunga bangkai—yang tiba-tiba tumbuh besar di samping rumah seorang warga, Vhyna Marta, di Jalan Sitingkah Tapi Agam, Lubuk Basung. Fenomena langka ini sontak mengundang perhatian banyak orang.

Peristiwa tersebut terungkap pada Kamis (11/12/2025). Saat tengah membersihkan pekarangan rumahnya, Vhyna melihat tonjolan besar berwarna kemerahan muncul di antara semak yang lama tak tersentuh.

“Saya kira cuma batu besar atau kayu. Pas dilihat dekat, ternyata bunga raksasa yang belum pernah saya lihat sebelumnya,”

ujar Vhyna yang masih tampak heran.

Tumbuh Sangat Cepat, Tinggi Capai 1,5 Meter

Yang membuat warga terpukau, bunga itu kini telah menyentuh tinggi sekitar 1,5 meter. Menurut Vhyna, dua hari sebelumnya area itu tampak kosong tanpa tanda-tanda tumbuhan aneh.

“Dua hari lalu belum ada apa-apa. Tahu-tahu sekarang sudah sebesar ini. Cepat sekali tumbuhnya,”

tuturnya.

Kabar tentang bunga raksasa tersebut dengan cepat menyebar. Dalam waktu singkat, halaman rumah Vhyna berubah menjadi lokasi kunjungan warga. Banyak yang datang membawa ponsel untuk mengabadikan fenomena unik itu.

Jadi Magnet Swafoto

Sepanjang hari, anak-anak hingga orang dewasa berdatangan. Bagi sebagian warga, ini adalah pengalaman pertama melihat bunga Rafflesia dalam ukuran sebesar itu.

“Biasanya cuma lihat dari TV atau internet. Ini baru pertama kali lihat langsung,” kata Rizal, salah satu pengunjung.

Pakar Minta Dilaporkan ke BKSDA

Kabar ini juga menarik perhatian pemerhati lingkungan. Mereka mengingatkan bahwa bunga Rafflesia merupakan jenis langka yang dilindungi sehingga keberadaannya perlu segera dilaporkan ke BKSDA untuk pendataan dan perlindungan.

Seorang pegiat konservasi menjelaskan bahwa pertumbuhan cepat bunga ini bisa dipengaruhi kondisi tanah, akar inang, serta mikrohabitat yang cocok. Namun kemunculannya di area permukiman sangat jarang terjadi.

Berpotensi Jadi Sarana Edukasi

Jika dikelola dengan baik, lokasi ini dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat tentang flora langka. Meski demikian, batasan kunjungan perlu diterapkan agar bunga tidak rusak oleh kerumunan.

Warga Diminta Tidak Menyentuh

Pemerintah nagari berencana memasang pembatas agar bunga tidak tersentuh pengunjung. Mengingat siklus hidup Rafflesia sangat sensitif, gangguan kecil saja dapat menyebabkan bunga membusuk.

Fenomena yang Menyita Perhatian

Kemunculan bunga Rafflesia raksasa di pekarangan rumah warga ini menjadi pengingat bahwa keanekaragaman hayati Indonesia masih menyimpan banyak kejutan. Untuk sementara, warga tetap berdatangan menyaksikan fenomena yang kini menjadi pusat perhatian di Lubuk Basung, Agam.

(Feryadi Pratama)
#BungaRafflesia #BungaBangkai #Peristiwa

 

Serasinews.com, Sumbar — Upaya pemulihan pascabencana di Sumatera Barat memasuki fase krusial. Pada Selasa, 10 Desember, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti bersama rombongan Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja reses untuk meninjau langsung wilayah-wilayah yang porak-poranda akibat banjir bandang, longsor, dan galodo. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pemerintah pusat bergerak cepat memastikan penanganan darurat serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menelusuri Titik Kerusakan Terparah

Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin Ridwan Bae—termasuk anggota dari dapil Sumbar, Zigo Rolanda—memfokuskan peninjauan pada kerusakan infrastruktur dan jalur transportasi, dua sektor yang paling terdampak dan sangat vital bagi mobilitas masyarakat.

Sejumlah lokasi kritis yang dikunjungi antara lain:

Lembah Anai, kawasan wisata dan jalur utama yang kini rusak berat. Jalan nasional retak, jembatan hilang tersapu arus, dan alur sungai berubah total.

DAS Batang Kuranji, yang mengalami kerusakan parah hingga meningkatkan potensi banjir lanjutan.

Di titik-titik tersebut, rombongan menyaksikan langsung situasi yang masih menyisakan duka: rumah hanyut, kendaraan tertimbun lumpur, hingga bekas aliran air bah yang menggores dinding-dinding bangunan. Warga juga memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan kisah dan keluhan, menceritakan detik-detik saat galodo menerjang tanpa ampun.

Wamen PU: “Kami Hadir untuk Menjamin Penanganan yang Tepat.”

Wamen PU Diana Kusumastuti menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen penuh mempercepat pemulihan dengan pendekatan yang lebih terencana dan kokoh.

“Kami tidak hanya datang untuk melihat, tetapi memastikan penanganan darurat berjalan sesuai rencana. Dalam waktu dekat, desain rehab-rekon akan disusun dengan prinsip build back better—membangun infrastruktur yang lebih kuat dan tahan bencana,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemulihan jalur-jalur vital seperti Lembah Anai menjadi prioritas agar akses logistik, layanan publik, dan bantuan bagi warga tidak terhambat lebih lama.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Rombongan pusat diterima langsung oleh:

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah

Bupati Tanah Datar Eka Putra

Wali Kota Padang Fadly Amran

Bupati Padang Pariaman Jhon Kennedy Azis

Pertemuan ini menunjukkan kekompakan pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi bencana yang merenggut puluhan korban jiwa serta merusak ribuan rumah dan fasilitas umum.

Para kepala daerah menyampaikan kebutuhan mendesak masyarakat, di antaranya:

normalisasi sungai dan pembersihan material longsor

pemulihan akses jalan utama

pembangunan hunian sementara

dukungan psikososial bagi warga yang kehilangan anggota keluarga

Warga berharap fase rehabilitasi nanti tidak hanya memperbaiki sarana fisik, tetapi juga memulihkan rasa aman setelah trauma bencana.

Harapan Baru untuk Pemulihan Sumatera Barat

Kunjungan lapangan ini menjadi momentum awal menuju pemulihan komprehensif Sumbar. Program rehab–rekon yang akan disusun diharapkan mencakup perbaikan infrastruktur, penguatan mitigasi bencana, serta rekayasa teknis untuk meminimalkan risiko bencana pada masa mendatang.

Bagi ribuan warga yang masih bertahan di pengungsian, kehadiran Wamen PU dan Komisi V menjadi sumber harapan—bahwa negara hadir, mendengar, dan bekerja.

Di tengah penderitaan dan kehilangan, masyarakat Sumbar membutuhkan lebih dari sekadar pembangunan fisik: mereka menantikan pemulihan yang manusiawi dan menjamin masa depan yang lebih aman.

(Rini/Mond)
#BanjirSumbar #SumateraBarat #Galodo #Longsor




Serasinews.com, Padang —
Sebuah warung kopi di kawasan Air Camar, Padang Timur, kembali memantik keresahan warga setelah diduga menjual minuman beralkohol tanpa izin. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Satpol PP Kota Padang. Dipimpin Kabid Tibum, Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si, tim segera bergerak ke lokasi pada Rabu malam (10/12/2025).

Penemuan yang Terungkap

Sesampainya di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan dari luar. Namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, terkuak adanya botol minuman beralkohol berbagai merek yang disimpan di balik lemari. Petugas juga menemukan jerigen besar berisi tuak di area belakang warung.

Kami menemukan beberapa botol miras dan satu jerigen tuak tanpa izin,” ungkap Kepala Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra, membenarkan adanya praktik penjualan ilegal tersebut.

Barang bukti langsung dibawa ke Mako Satpol PP untuk pendalaman oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Pemilik Diproses

Tidak hanya menyita barang bukti, Satpol PP turut melakukan pemanggilan terhadap pemilik warung. Pemilik akan dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran Peraturan Daerah tentang peredaran minuman beralkohol.

Pemilik akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Chandra, menegaskan komitmen penegakan aturan.

Warga Diapresiasi

Satpol PP juga memberikan penghargaan kepada warga yang cepat melapor.

Kami mengapresiasi masyarakat yang aktif menjaga lingkungannya,” ujar Chandra Eka Putra, S.IP, M.Si.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Komitmen Penegakan Ketertiban

Chandra menegaskan bahwa respon cepat terhadap laporan adalah bentuk keseriusan Satpol PP Padang menangani kegiatan ilegal yang meresahkan.

Ini bagian dari upaya kami menjaga Kota Padang tetap aman dan tertib,” tutupnya.

Satpol PP berharap tindakan tegas ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha lainnya agar tidak bermain-main dengan aturan, terutama di kawasan padat penduduk seperti Air Camar.

(Rini/Mond)
#PolPP #Miras #Tuak #Padang

 

Serasinews.com; Indragiri Hulu, Riau — Operasi penegakan hukum Polres Indragiri Hulu (Inhu) kembali membuahkan temuan besar terkait praktik pembalakan liar. Sebuah tim gabungan polisi menemukan sekitar 300 kubik kayu olahan yang diduga kuat hasil illegal logging di kawasan hutan perbatasan Inhu, Kamis (4/12/2025). Temuan ini menguatkan dugaan bahwa aktivitas ilegal tersebut dijalankan secara terstruktur dan berlangsung lama.

Kayu Tersusun Rapi di Jalur Sungai

Di lokasi yang berada di tepi Sungai Gaung Kanan, petugas mendapati kayu-kayu berbentuk papan dan broti tersusun memanjang di bibir kanal. Pola penataan kayu menunjukkan bahwa hasil tebangan itu siap untuk diangkut melalui jalur air—rute favorit jaringan pembalak karena sulit ditelusuri aparat.

Kami menemukan sekitar 200 kubik kayu olahan yang sudah siap edar,” ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kamis (11/12/2025).
Saat petugas tiba, para pelaku telah melarikan diri. Polisi kini menelusuri identitas dan pola operasi jaringan tersebut.

Terungkap dari Pantauan Udara

Lokasi ini pertama kali terdeteksi ketika Wakapolda Riau Brigjen Jossy Kusumo melakukan pemantauan udara yang memperlihatkan area terbuka dengan tumpukan kayu mencurigakan.

Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Arthur Joshua Toreh menyebutkan bahwa skala temuan jauh lebih besar dari perkiraan awal.
Di titik koordinat, kami menemukan kurang lebih 300 kubik kayu olahan, disertai tunggul-tunggul pohon besar dan satu pondok pekerja,” jelasnya.

Ukuran tunggul yang ditemukan mengindikasikan bahwa pohon-pohon yang ditebang adalah jenis berdiameter besar dan bernilai tinggi.

Bermalam di Pondok Pembalak

Karena hari mulai gelap dan medan hutan cukup ekstrem, tim gabungan akhirnya bermalam di pondok pekerja yang ditinggalkan pelaku. Penyisiran lanjutan dilakukan keesokan paginya sebelum tim kembali ke pos keberangkatan di PT MSK.

Diduga Libatkan Jaringan Besar

Volume kayu yang masif, lokasi penyimpanan yang rapi, keberadaan pondok pekerja, serta akses distribusi melalui sungai memperkuat dugaan bahwa operasi ini dijalankan oleh kelompok besar yang terorganisir.

Barang bukti kini terus dijaga aparat Polres Inhu, sementara penyidik mendalami jalur distribusi dan kemungkinan keterlibatan para cukong yang selama ini bermain di wilayah tersebut.

Kami amankan lokasi, dan upaya mengungkap pihak yang terlibat terus dilakukan,” tutup AKP Arthur.

(B1)
#IllegalLogging #PembalakanLiar

 

Serasinews.com, Jakarta — Bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera pada penghujung 2025 terus menelan korban. Hingga Rabu, 10 Desember 2025 pukul 14.40 WIB, BNPB melaporkan 969 orang meninggal dan 254 orang masih hilang akibat banjir besar dan longsor yang menghantam Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Data terbaru ini diperoleh melalui Dashboard Penanganan Banjir dan Longsor Sumatera, yang terus diperbarui seiring proses evakuasi yang belum berhenti.

Jumlah korban tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya, di mana korban meninggal tercatat 964 jiwa. Kenaikan lima korban dalam waktu kurang dari 24 jam mencerminkan masih ditemukannya korban baru di sejumlah titik bencana.

Aceh Menjadi Pusat Dampak Terparah

BNPB merinci sebaran korban meninggal sebagai berikut:

Aceh: 391 jiwa
Terjadi penambahan dua korban. Akses menuju beberapa wilayah, seperti Aceh Tengah dan Aceh Besar, masih terputus akibat jembatan dan jalan runtuh.

Sumatera Utara: 338 jiwa
Tidak ada perubahan data, namun pencarian korban hilang masih dipusatkan di Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan.

Sumatera Barat: 235 jiwa
Bertambah satu korban dari hari sebelumnya. Agam, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan terpantau menjadi area dengan kerusakan paling besar.

Dengan total mendekati 1.000 korban jiwa, peristiwa ini masuk dalam kategori bencana banjir dan longsor paling fatal dalam 10 tahun terakhir.

Kerusakan Infrastruktur Meluas

Bencana ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga merusak fasilitas publik secara masif. BNPB mencatat:

1.200 fasilitas umum rusak

434 rumah ibadah terdampak

219 fasilitas kesehatan rusak

290 kantor pemerintahan terdampak

581 fasilitas pendidikan rusak

498 jembatan putus atau rusak berat

157.900 rumah rusak berbagai kategori

Akibatnya, aktivitas masyarakat lumpuh di ratusan titik, dan pelayanan publik banyak yang harus dipindahkan ke fasilitas darurat.

Puluhan Ribu Mengungsi, Kebutuhan Mendesak Meningkat

Laporan lapangan menunjukkan puluhan ribu warga kini tinggal di posko pengungsian, masjid, sekolah, dan tenda darurat. Kebutuhan yang paling mendesak antara lain:

bahan pangan dan air bersih

obat-obatan serta layanan kesehatan darurat

perlengkapan bayi dan lansia

dukungan psikososial untuk anak-anak

Distribusi bantuan masih terkendala cuaca dan akses yang terputus.

Evakuasi Dihadang Medan Berat

Tim dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan BPBD masih berupaya menemukan 254 korban hilang. Namun medan ekstrem, longsor susulan, serta minimnya alat berat memperlambat proses pencarian.
Beberapa lokasi dilaporkan tertimbun material longsor setebal lebih dari 5 meter, memaksa tim melakukan penggalian manual dengan risiko tinggi.

Status Darurat Tetap Diperpanjang

BNPB menegaskan status tanggap darurat masih berlaku di sejumlah daerah. Pemerintah pusat mengoordinasikan bantuan lintas instansi dan mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem diperkirakan terus berlanjut hingga akhir Desember 2025.

Dengan korban jiwa yang terus bertambah, kerusakan masif, dan puluhan ribu orang mengungsi, bencana di Sumatera ini menjadi tragedi nasional yang meninggalkan duka mendalam dan membutuhkan penanganan jangka panjang.

(Rini/Mond)
#BencanaSumatera #BanjirSumatera #BNPB #UpdateKorbanBanjirSumatera

 

Serasinews.com, Sumatera Barat — Duka mendalam menyelimuti Ranah Minang. Rabu (10/12/2025) menjadi hari yang takkan mudah dilupakan bagi ribuan pelayat yang memadati Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang. Di tengah lautan air mata itu, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, hadir bukan sebagai pejabat tinggi, tetapi sebagai seorang manusia yang turut larut dalam kesedihan.

Dengan langkah perlahan dan wajah sendu, Kapolda Gatot memimpin langsung salat jenazah untuk para korban galodo — bencana banjir bandang dan longsor yang merenggut ratusan nyawa serta menghancurkan masa depan banyak keluarga.

Suasana masjid berubah menjadi ruang duka yang begitu dalam. Tangisan keluarga bercampur dengan doa yang dipanjatkan lirih. Saf demi saf dipenuhi pelayat yang berdiri dengan tangan terlipat, mengiringi kepergian mereka yang gugur secara tragis.

Iring-Iringan 24 Ambulans, Kota Padang Sunyi dalam Luka

Usai salat jenazah, Kapolda kembali menunjukkan keteladanan. Ia mengawal langsung iring-iringan 24 ambulans yang membawa jenazah para korban menuju pemakaman massal di Bungus.

Puluhan kendaraan pengantar turut mengikuti perjalanan duka tersebut. Sepanjang jalan Kota Padang, sirene ambulans terdengar pilu, seakan menjadi ratapan panjang atas ratusan nyawa yang telah pergi. Warga berdiri di pinggir jalan—sebagian menunduk khidmat, sebagian lagi tak kuasa menahan air mata.

Dalam perjalanan itu, Kapolda Gatot menyampaikan data terbaru dampak bencana galodo dengan suara bergetar:

Korban meninggal dunia: 238 jiwa

Korban teridentifikasi: 205 jiwa

Korban belum teridentifikasi: 33 jiwa

Anggota Polri gugur: 25 jiwa

Korban dari Kabupaten Agam: 8 jiwa

Jenazah dimakamkan massal hari ini: 24 jenazah, terdiri dari:

6 laki-laki dewasa

3 perempuan dewasa

7 anak laki-laki

4 anak perempuan

4 bagian tubuh (body pack)

Asal jenazah yang dimakamkan massal:

17 dari Kabupaten Agam

6 dari Kayu Tanam

1 dari Padang Panjang

Ini musibah yang sangat berat bagi kita semua. Polda Sumbar akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang terdampak,” ucapnya lirih.

Tangis Kapolda Pecah di Pemakaman Massal Bungus

Suasana semakin memilukan ketika rombongan tiba di lokasi pemakaman massal Bungus. Satu per satu peti jenazah diturunkan ke tanah yang basah, menjadi saksi kepergian mereka untuk selamanya.

Di hadapan liang lahat, Irjen Gatot tak mampu menahan tangis. Dengan tangan menengadah, ia memanjatkan doa dengan suara yang bergetar:

“Ya Allah, terimalah saudara-saudara kami di sisi-Mu. Ampuni dosa mereka dan tempatkan di tempat terbaik.”

Ia juga memohon kekuatan bagi keluarga korban:
Berikan ketabahan dan kesabaran bagi keluarga yang kini menghadapi cobaan amat berat ini.

Dengan penuh kerendahan hati, Kapolda menyampaikan belasungkawa secara pribadi:
Sebagai Kapolda Sumbar, dengan segenap ketulusan, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan ampunan-Nya kepada para korban, serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Simbol Kehadiran Negara di Tengah Luka Rakyat

Tindakan Kapolda yang memimpin salat jenazah dan mengawal ambulans hingga ke pemakaman menjadi simbol nyata bahwa negara hadir di tengah duka rakyat. Lebih dari sekadar prosedur, itu adalah wujud empati, solidaritas, dan kemanusiaan dari Polri kepada masyarakat yang tengah berada dalam masa paling kelam.

Di balik tragedi galodo yang merenggut ratusan nyawa—anak-anak, orang tua, petugas, dan warga biasa—terlihat secercah cahaya dari kebersamaan yang terjalin hari itu. Masyarakat tidak dibiarkan berkabung sendirian.

Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melanjutkan hidup meski dengan luka yang dalam.

(Rini/Mond)
#BencanaSumbar #PoldaSumbar #PemakamanMassalKorbanBencanaSumbar

 

Serasinews.com,Padang – Kepedulian Polda Sumatera Barat terhadap jurnalis terdampak banjir dan longsor kembali dibuktikan secara nyata. Puluhan insan pers yang menjadi korban bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumbar menerima bantuan sembako dari jajaran Polda Sumbar, Selasa (9/12/2025).

Bantuan secara simbolis dilepas oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA melalui Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., didampingi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., di SPBP Alai, Kota Padang. Prosesi sederhana ini sarat makna, menegaskan bahwa di balik tugas jurnalistik yang menuntut keberanian, para jurnalis juga manusia yang rentan terdampak musibah.

Jurnalis: Mitra Strategis dan Korban Bencana
Banjir dan longsor yang melanda Kota Padang dan beberapa kabupaten/kota di Sumbar tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga kehidupan para jurnalis. Banyak yang tetap menjalankan tugas di lokasi bencana sambil menanggung kerusakan rumah, kehilangan peralatan kerja, atau bahkan harus mengungsi.

“Kami ingin menunjukkan empati dan perhatian langsung Kapolda terhadap insan pers yang terdampak. Mereka adalah mitra strategis Polri dalam menjaga arus informasi bagi masyarakat,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya. Ia menekankan, kehadiran negara wajib dirasakan oleh para jurnalis yang tetap memastikan informasi bencana tersampaikan secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab.

Distribusi Bantuan Tepat Sasaran
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq memastikan pendistribusian sembako berjalan tertib dan tepat sasaran. Bantuan disalurkan secara door to door ke rumah para jurnalis terdampak, termasuk mereka yang masih mengungsi.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 52 jurnalis dari media cetak, online, dan elektronik menerima bantuan. Sebagian masih tinggal sementara di rumah keluarga karena rumahnya terendam atau rusak berat.

Kapolda Sumbar berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi penyemangat bagi jurnalis untuk terus menjalankan tugas mulia menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Negara Hadir di Tengah Bencana
Aksi ini menjadi bukti bahwa komitmen Polri dalam penanganan bencana tidak hanya soal keamanan dan evakuasi, tetapi juga kemanusiaan. Di tengah lumpur sisa banjir, kehilangan harta benda, dan kelelahan fisik, bantuan ini menjadi pengingat bahwa para jurnalis tidak sendiri. Negara hadir, dan empati masih hidup.

Di balik setiap berita bencana, ada jurnalis yang juga berjuang menyelamatkan keluarganya, rumahnya, dan masa depannya. Bantuan Polda Sumbar menjadi secercah harapan di tengah situasi sulit itu.

(Rini/Mond)
#DirlantasPoldaSumbar #PoldaSumbar
#Jurnalis

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.