Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com,  – Hujan ekstrem yang mengguyur berbagai wilayah Indonesia beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah daerah kembali dilanda banjir, terutama di pulau Sumatera. Di tengah kepanikan evakuasi, kerugian harta benda, hingga terputusnya akses transportasi, sebagian warga memilih menenangkan hati dengan cara yang paling dekat dengan keseharian mereka: berdoa.

Di masjid dan posko pengungsian, lantunan doa terdengar lirih namun mantap, menjadi jangkar batin di tengah derasnya air dan kepanikan.

Doa-Doa yang Dapat Diamalkan Saat Banjir

Para ulama menekankan bahwa doa bukan sekadar lafaz, melainkan permohonan perlindungan dan penyerahan diri kepada Allah SWT di saat genting. Berikut beberapa doa yang kerap dibaca saat banjir:

Doa Berlindung dari Musibah Mendadak
Doa ini bersumber dari hadis riwayat Abu Dawud dan sering dibaca saat bencana datang tiba-tiba.

اللّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya kesehatan darimu, datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, serta dari seluruh kemurkaan-Mu.”

Beberapa warga menyebut doa ini sebagai “penahan gelombang panik” saat air tiba-tiba naik, terutama di malam hari.

Doa Ketika Tertimpa Musibah
Ucapan Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn menjadi bentuk pasrah sekaligus permohonan agar Allah mengganti kesulitan dengan kebaikan yang lebih besar.

اللّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

Di banyak wilayah, doa ini dilantunkan warga sambil mengamankan barang-barang penting dan menggendong anak-anak.

Doa Memohon Perlindungan

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung.”

Pendek, tajam, dan penuh harap. Doa ini sering diulang bersamaan dengan deru sirene tim penyelamat.

Doa Nabi Nuh AS Saat Menghadapi Air Bah
Doa ini relevan untuk meminta tempat yang aman saat evakuasi:

رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ

Biasanya dibaca ketika warga dipindahkan ke titik pengungsian yang lebih tinggi.

Doa Memohon Ketenangan dan Keselamatan

اللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا

Selain perlindungan fisik, doa ini memohon agar hati tetap kuat menghadapi ujian bertubi-tubi.

Suasana Spiritual di Tengah Evakuasi

Di posko pengungsian di Sumatera Barat, lampu darurat menggantung seadanya, anak-anak dibalut selimut tipis, sementara orang tua duduk berdekatan memegang tas berisi barang penting. Seorang ustaz memimpin doa bersama; suaranya tidak keras, tapi cukup untuk menenun ketenangan di ruangan yang penuh kekhawatiran.

“Air bisa naik kapan saja, tapi doa membuat hati tidak ikut tenggelam,” ujar seorang relawan sambil membagikan makanan.

Fenomena serupa terjadi di mushala yang setengah terendam. Warga tetap menunaikan salat dengan sajadah plastik dan melanjutkan membaca doa perlindungan, berharap hujan segera reda.

Doa dan Ikhtiar: Dua Hal yang Harus Bersama

Para tokoh agama mengingatkan, doa harus diiringi ikhtiar nyata: menjaga keselamatan, mematuhi instruksi pemerintah, dan menolong sesama.

“Doa adalah cahaya. Tapi kita tetap harus melangkah,” kata seorang ulama setempat.

Banjir mungkin merendam rumah dan jalan, tetapi melalui doa, warga berusaha agar semangat dan harapan mereka tidak ikut hanyut.

(Mond)
#KumpulanDo'a #Religi
#Islami

 


Serasinews.com, Lembah Anai — Jalur utama Padang–Bukittinggi lumpuh total pada Jumat pagi (28/11) setelah badan jalan di depan Pemandian Mega Mendung, Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, amblas terseret derasnya aliran air. Hujan lebat sejak pagi menyebabkan erosi hebat di sisi jalan hingga menggerus sebagian besar struktur aspal.

Sebagian badan jalan hilang, menyisakan rongga besar yang membuat kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas. Tebing tanah di tepi jalan tampak rapuh, menunjukkan bahwa kerusakan bukan sekadar permukaan, tetapi melibatkan kerusakan struktur yang cukup berat. Arus lalu lintas langsung tersendat; sebagian pengendara memilih putar balik, sementara lainnya menunggu informasi mengenai jalur alternatif.

Petugas dari Polres Tanah Datar dan Dirlantas Polda Sumatera Barat segera menutup total lokasi amblas dan memasang garis pengaman. Tim teknis juga diturunkan untuk menilai kondisi sisa badan jalan serta kestabilan lereng.

Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, membenarkan penutupan penuh pada jalur tersebut.
Jalur kami tutup total untuk mencegah korban. Kondisi tanah masih labil dan potensi longsor susulan tetap ada. Kami imbau masyarakat menjauhi lokasi dan mengikuti arahan petugas. Gunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap struktur jalan dan kondisi lereng masih berlangsung. Polda Sumbar juga memantau titik-titik rawan lainnya mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi menimbulkan bencana.

Kami mengingatkan pengendara agar lebih waspada. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, segera menjauh dan laporkan kepada petugas. Keselamatan adalah prioritas,” tambahnya.

Hingga laporan ini dibuat, jalur Padang–Bukittinggi masih ditutup total dan arus kendaraan diarahkan ke jalur alternatif. Pihak kepolisian meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dan tidak memasuki area yang telah dipasang pembatas.

(Rini/Mond)
#JalanLongsor #Peristiwa #LembahAnai

 

Serasinews.com, Padang — Warga Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang perempuan di kawasan Pantai Ujung Batu pada Jumat pagi (28/11/2025). Tubuh korban ditemukan tergeletak di tepi pantai oleh seorang warga yang kebetulan melintas.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, korban diduga terseret arus banjir bandang yang melanda aliran Sungai Lubuk Minturun. Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai meningkat tajam dan memicu aliran deras hingga mengancam permukiman sekitar.

Setelah penemuan itu dilaporkan, aparat Polsek Koto Tangah bersama BPBD Kota Padang dan tim medis segera datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi serta mengevakuasi jenazah.

Hingga saat ini identitas korban masih belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan menunggu hasil pemeriksaan forensik guna mengetahui penyebab kematian serta memastikan apakah korban merupakan salah satu warga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang.

“Kami masih mengumpulkan informasi. Identitas korban belum dapat dipastikan, dan kami menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Informasi lanjutan terkait temuan jenazah ini akan disampaikan setelah proses pemeriksaan oleh pihak berwenang selesai dilakukan.

(Rini/Mond)
#PenemuanMayat #Peristiwa #Padang

 

Serasinews.com, Lampung — Warga Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, digemparkan oleh temuan jasad seorang janda bernama Wiwik Safitri (50) di dalam rumahnya. Kondisi korban yang sudah membusuk dan mengenakan gaun pengantin berwarna putih membuat suasana di lokasi penemuan semakin mencekam.

Pada Kamis siang (27/11/2025), garis polisi masih membatasi akses ke rumah bercat kusam tersebut. Warga yang berkumpul di sekitar lokasi terlihat masih sulit percaya, mengingat beberapa hari sebelumnya mereka masih melihat Wiwik beraktivitas seperti biasa.

Tiga Hari Tak Ada Kabar, Keluarga Curiga

Jasad Wiwik ditemukan pada Minggu (23/11/2025). Keluarga awalnya bermaksud meminjam motor milik korban, namun mulai curiga karena selama tiga hari Wiwik tak terlihat dan tak merespons panggilan. Begitu rumah dibuka, bau menyengat langsung menyergap.

Di dalam kamar, korban ditemukan telentang di lantai, tubuhnya telah menghitam dan mengeras—tanda ia telah meninggal selama beberapa hari.

“Terakhir beliau kontak hari Kamis sore, bilang sedang pergi dengan seorang teman,” ujar Tri Jayati, bibi korban, dengan suara bergetar.

Ketua RT segera dihubungi, kemudian polisi dari Polsek Tanjung Karang Barat bersama Tim Inafis Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepribadian Hangat, Nyawanya Justru Melayang di Tangan Keponakan

Di lingkungan tempat tinggalnya, Wiwik dikenal sebagai kader Posyandu yang aktif dan disenangi warga. Karena itu, kabar kematiannya yang tragis membuat banyak orang terpukul.

Rasa duka itu semakin dalam setelah polisi mengamankan pelaku yang tak lain adalah keponakannya sendiri, Bima Prasetiyo (27). Ia ditangkap beberapa jam setelah jasad ditemukan.

Dalam pemeriksaan, Bima mengakui menghabisi nyawa bibinya pada Jumat (21/11/2025). Ia datang untuk meminta uang, namun ditolak karena sebelumnya ia telah menggadaikan motor korban dan menghabiskan uangnya.

Penolakan itu membuat Bima marah hingga melakukan penganiayaan yang berujung kematian. Setelah itu, ia kabur meninggalkan jasad bibinya begitu saja. Motor yang menjadi sumber masalah diduga telah ia jual.

Lebih memilukan lagi, Wiwik sebelumnya sempat melaporkan Bima atas penggelapan motor, namun memilih mencabut laporan demi memberi kesempatan terakhir bagi keponakannya. Kebaikan hati itulah yang akhirnya membawanya pada akhir tragis.

Gaun Pengantin Masih Menjadi Misteri

Fakta bahwa korban ditemukan mengenakan gaun pengantin membuat publik bertanya-tanya. Bukan pakaian yang biasa dipakainya, polisi belum dapat memastikan apakah Wiwik mengenakannya sendiri atau ada hal lain yang melatarbelakanginya.

“Motif terkait pakaian yang dikenakan korban masih kami selidiki. Kami juga terus mencari motor milik korban,” ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Faria Arista.

Bima dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Pemakaman Dipenuhi Isak Tangis

Senin pagi, jenazah Wiwik dimakamkan di TPU setempat. Puluhan warga hadir mengiringi pemakaman dengan suasana duka mendalam. Banyak yang menangis mengenang sosok Wiwik yang dikenal baik dan aktif membantu lingkungan.

Kasus ini kini menyisakan pekerjaan bagi polisi untuk mengungkap tuntas peristiwa tragis tersebut, terutama misteri gaun pengantin yang masih menjadi tanda tanya besar bagi keluarga dan warga.

(L6)
#PenemuanMayat #Peristiwa
#Pembunuhan #Kriminal

 

Serasinews.com, Sumatera Barat — Duka kembali menyelimuti ranah Minang. Hingga Jumat pagi, 28 November 2025, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar mengonfirmasi 22 korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang sejumlah wilayah. Sementara itu, 10 orang lainnya masih belum ditemukan, menyisakan kecemasan yang menggantung di antara keluarga yang menunggu kabar.

Dari seluruh korban jiwa, 20 telah berhasil dikenali, sementara dua jenazah lainnya masih menunggu kecocokan identitas. Di tengah upaya pencarian yang belum usai, lima penyintas menjalani perawatan intensif, beberapa masih lemah setelah berjam-jam terperangkap sebelum dievakuasi.

Identifikasi Korban Berjalan di Banyak Lokasi

Kasubdiddokpol Polda Sumbar, dr. Eka Purnama Sari, menjelaskan bahwa proses identifikasi berlangsung paralel di berbagai titik tanpa jeda:

Polresta Padang

Posko DVI RS Bhayangkara Padang

RSUD dr. Rasyidin Padang

Posko DVI Bukittinggi, Padang Pariaman, dan Pasaman Barat

Tim tidak berhenti, karena satu kepastian dapat mengakhiri penantian keluarga,” ujar Eka.

Padang: Suasana Haru Mengiringi Penyerahan Jenazah

Di wilayah Polresta Padang, dua jenazah — Najwa Putri Andira (2,5 bulan) dan Mardalena (65) — diidentifikasi melalui data sekunder. Keduanya langsung diserahkan kepada keluarga di lokasi bencana. Momen itu berlangsung senyap, hanya ditemani suara air yang masih menetes dari pepohonan, seolah turut berduka.

RS Bhayangkara Padang: Sidik Jari Menjawab Pertanyaan

Di posko RS Bhayangkara, delapan jenazah diterima, dan enam telah teridentifikasi lewat sidik jari:

Yerna Wilis (57)

Selvi Marta Putri (20)

Agung Purnomo (35)

Reki Saputra (38)

Robby Handaryo (41)

Junimar (52)

Setiap kecocokan membawa keluarga pada kepastian yang mereka tunggu — meski pahit untuk diterima.

RSUD dr. Rasyidin: Tiga Korban Teridentifikasi

Tiga jenazah lainnya dikenali melalui data sekunder:

Roni Syaputra (42)

Syamsul Kamaruddin (72)

Aidil Putra (13)

Di ruang tunggu rumah sakit, beberapa keluarga tak kuasa menahan tangis ketika kabar disampaikan.

Bukittinggi: Wilayah Paling Parah Terdampak

Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam menjadi titik bencana terburuk.
Sembilan orang masih hilang, termasuk anak-anak.
Sementara itu, delapan korban meninggal dari lokasi ini telah teridentifikasi.

Para relawan menggambarkan medan evakuasi sebagai “labirin lumpur”— jalan lenyap ditelan tanah, tebing ambruk, dan sisa-sisa rumah berserakan seperti fragmen kehidupan.

Padang Pariaman & Pasaman Barat

Di Padang Pariaman, Evi Yulia Susanti (52) masih dinyatakan hilang.

Di Pasaman Barat, korban meninggal Roki Hidayat (13) berhasil dikenali.

Pencarian Terus Dilakukan

Tim DVI bekerja bersama Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta perangkat daerah, menggabungkan pencarian manual dengan alat berat. Cuaca yang tak menentu dan medan yang labil menjadi tantangan besar.

Belum Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

Meskipun kerusakan dan korban semakin banyak, pemerintah pusat menyatakan belum ada rencana menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa penanganan saat ini masih dalam koridor bencana daerah, dan ketiga provinsi terdampak telah menetapkan status darurat.

Sikap ini memicu perdebatan kecil di kalangan pemerhati kebencanaan. Ada yang menilai skalanya sudah lintas wilayah, sementara yang lain menilai mekanisme daerah masih memadai.

(Rini/Mond)
#BencanaAlamSumateraBart
#Peristiwa #BencanaAlam

 

Serasinews.com,  Agam – Begitu air bah mulai surut dan meninggalkan jejak kerusakan di berbagai sudut Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang langsung bergerak cepat pada Rabu (26/11/2025). Tanpa menunggu lama, tim turun membawa bantuan logistik sekaligus melakukan pemetaan teknis sebagai landasan pemulihan jangka pendek hingga jangka panjang.

Rombongan dipimpin oleh Kepala BWS Sumatera V Padang, Naryo Widodo, didampingi jajaran teknis termasuk Satker OP Satriawan dan PPK Operasi dan Pemeliharaan 2 (PPK OP 2) Erianto—figur yang dikenal selalu berada di lapangan sampai seluruh data benar-benar lengkap.

Setibanya di lokasi, mereka disambut oleh Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com., yang langsung mengarahkan tim meninjau sejumlah titik yang sebelumnya dihantam banjir bandang dan merusak rumah warga, akses jalan, serta bantaran sungai.

Sinergi Pemerintah: “Tak Ada Daerah yang Bisa Hadapi Bencana Sendirian”

Di antara lumpur yang masih basah dan aroma tanah yang terus menguar, Wakil Bupati Iqbal menyampaikan apresiasi atas respons cepat BWS Sumatera V Padang.

“BWS V Padang hadir bukan hanya dengan dukungan teknis, tapi juga memberi dukungan moral yang sangat berarti. Kolaborasi seperti ini membuat pemulihan, terutama perbaikan infrastruktur pengairan dan penguatan bantaran, bisa dilakukan lebih terarah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci mengurangi dampak bencana yang kian sering menggerus ruang hidup masyarakat.

Bantuan Logistik: Harapan di Tengah Sisa Lumpur

Di lokasi pengungsian, tim BWS menyerahkan paket bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak. Kepala BWS, Naryo Widodo, menyebut bahwa penanganan manusiawi harus berjalan berdampingan dengan pekerjaan teknis.

“Tugas kami bukan hanya mengelola sungai, tetapi juga menjaga kehidupan di sekitarnya. Bantuan ini adalah langkah awal sebelum penanganan struktural dilakukan,” katanya.

Di sisi lain, seorang warga bernama Ibu Rina tak kuasa menyembunyikan rasa syukur.

“Alhamdulillah… bantuan ini sangat berarti. Kami merasa diperhatikan. Semoga pemulihan bisa cepat selesai,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Suara Lapangan: PPK OP 2 Erianto Soroti Pentingnya Empati

Selama peninjauan, PPK OP 2, Erianto, terlihat aktif memeriksa kondisi sungai dan titik-titik rawan, sebagaimana yang selalu ia lakukan sejak awal bencana terjadi.

“Setiap tanggul yang rusak selalu berarti ada keluarga yang kehilangan rasa aman. Karena itu kami tak pernah menunda. Kami harus datang, melihat langsung, dan menentukan langkah sesuai kondisi nyata di lapangan,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya sentuhan kemanusiaan di balik pekerjaan teknis.

“Kerusakan bisa dihitung, tapi keresahan warga harus dirasakan. Itu bagian dari tanggung jawab kami,” ucapnya sambil meninjau dinding sungai yang tergerus derasnya arus banjir.

Menuju Pemulihan yang Terencana dan Berkelanjutan

Setelah menyerahkan bantuan dan melakukan peninjauan, tim teknis BWS melanjutkan pendataan rinci: mulai dari pengukuran penampang sungai, pemetaan titik rawan longsor, hingga evaluasi struktur pengendali banjir yang terdampak.

Data ini akan menjadi dasar penyusunan rencana pemulihan, termasuk perbaikan tanggul dan penguatan sistem drainase agar kawasan kembali aman dan berfungsi optimal.

Harapan bersama kini tertuju pada pemulihan Nagari Koto Kaciak—agar dapat bangkit, pulih dari luka bencana, dan kembali hidup tanpa rasa waswas setiap kali hujan tiba.

(Rini/Mond)
#BWSSVPadang #BencanaAlam #KabupatenAgam

 

Serasinews.com, Pasaman Barat — Di bawah komando Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., seluruh personel Polres dikerahkan secara maksimal untuk membantu warga yang terdampak banjir besar yang melanda sejumlah kecamatan pada Selasa (25/11/2025). Dalam waktu singkat setelah debit air meningkat, pasukan kepolisian bergerak cepat dengan pola respons darurat yang terukur agar kebutuhan warga dapat segera ditangani.

Sejak detik awal kejadian, Kapolres langsung memimpin koordinasi menyeluruh. Melalui komunikasi intensif dengan para Kapolsek, ia memetakan titik rawan, menentukan jalur distribusi yang masih aman, serta mengatur strategi evakuasi untuk wilayah-wilayah yang mulai terisolasi. Instruksinya tegas:
“Jangan biarkan warga menunggu dalam situasi yang tidak pasti.”

Empat Polsek menjadi pusat penggerak distribusi bantuan, yaitu: Polsek Ranah Batahan, Polsek Sungai Beremas, Polsek Lembah Melintang, dan Polsek Kinali. Dari kantor Polsek hingga ke pelosok Jorong yang jalannya berlumpur, petugas mengangkut paket sembako dengan mobil patroli, perahu darurat, hingga menariknya secara manual ketika akses jalan tidak lagi memungkinkan dilalui kendaraan.

Sejumlah posko menerima bantuan pada jam-jam yang tidak bersahabat—di tengah hujan, gelap, dan udara dingin. Namun pendistribusian tetap berlanjut tanpa jeda demi memastikan tidak ada satu pun keluarga yang terlewat.

Selain logistik, Polres Pasaman Barat juga mengerahkan personel tambahan untuk mengevakuasi lansia, anak-anak, dan keluarga yang terjebak di rumah-rumah mereka. Dengan perlengkapan keselamatan lengkap, petugas menembus wilayah banjir yang airnya naik mendadak ataupun area yang terputus akibat longsor.

Kapolres menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan sungai meluap dan memicu pergerakan tanah di sejumlah titik perbukitan. Dengan akses yang terputus, proses evakuasi menjadi perlombaan dengan waktu. Karena itu, sinergi antara BPBD, Basarnas, TNI, pemerintah daerah, hingga relawan masyarakat terus diperkuat.
“Bencana tidak bisa ditangani sendiri. Semua lembaga harus bergerak bersama, dengan satu tujuan: keselamatan warga,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat di bantaran sungai dan daerah perbukitan untuk tetap waspada karena potensi hujan lanjutan masih ada.

Hingga malam hari, personel gabungan tetap siaga di berbagai kecamatan. Lampu-lampu kendaraan patroli menyala sebagai tanda kehadiran negara di tengah situasi penuh kecemasan. Semua upaya diarahkan untuk mempercepat pemulihan sekaligus memastikan warga tidak terputus dari bantuan.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K.: Kami Hadir untuk Masyarakat
“Kami melihat langsung kecemasan para ibu terhadap anak-anak mereka, kesulitan para lansia bergerak, dan keluarga yang kehilangan rumahnya dalam sekejap. Kehadiran kami bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa ditemani. Kami akan tetap di lapangan sampai keadaan benar-benar pulih. Tetap waspada dan jangan ragu meminta pertolongan. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami.”

Catatan Redaksi:
Laporan ini disusun sebagai dokumentasi kegiatan kemanusiaan Polri dalam penanganan banjir di Pasaman Barat dan untuk menyampaikan informasi publik secara humanis.

(Rini/Mond)
#PasamanBarat #PolresPasamanBarat #BencanaAlam #Polri

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.