Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Pasaman Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo


 


Serasinews.com, Simpang Empat - Kepolisian Resort Pasaman Barat, bSumatera Barat, meningkatkan patroli dan razia di wilayah perbatasan dengan Sumatera Utara untuk mengantisipasi masuknya narkotika ke daerah tersebut.

“Daerah perbatasan di Kecamatan Ranah Batahan menjadi perhatian kami. Di situlah pintu masuk dari Sumatera Utara selain jalur laut,” kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto di Simpang Empat, Sabtu.

Agung mengatakan Polres Pasaman Barat menangani 46 kasus narkotika selama Januari hingga Agustus 2026 dengan 57 orang tersangka.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa ganja seberat 1.208,5 gram, sabu-sabu seberat 732,3 gram, serta lima butir ekstasi dengan berat total 2,20 gram.

Ia menyebutkan peredaran narkotika yang masuk ke Pasaman Barat cukup tinggi. Berdasarkan keterangan para tersangka, narkotika tersebut umumnya dibawa dari Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Secara geografis, wilayah utara Pasaman Barat berbatasan langsung dengan Kabupaten Mandailing Natal. Kondisi tersebut dinilai rawan dimanfaatkan sebagai jalur perlintasan peredaran narkotika.

;

“Ini tidak bisa dibiarkan. Pengawasan melalui razia dan patroli terus kami tingkatkan, baik di perbatasan Ranah Batahan maupun di Talu, Kecamatan; Talamau,” katanya.

Agung meminta jajaran kepolisian sektor (Polsek), terutama yang berada di wilayah Ranah Batahan dan Talamau, meningkatkan;; pengawasan melalui patroli dan razia untuk mencegah peredaran narkotika.

Ia juga mengajak masyarakat; memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan mereka.

“Tanpa dukungan dari! semua pihak, tidak mungkin pemberantasan narkoba dapat tercapai sesuai program Kapolri,” ujarnya.

Menurut Agung, dari sejumlah kasus yang terungkap, para tersangka umumnya mengaku membawa narkotika dari Sumatera Utara untuk diedarkan di Pasaman Barat dan wilayah Sumatera Barat lainnya.

Ia menegaskan pemberantasan narkotika tidak dapat; hanya mengandalkan;; penindakan oleh kepolisian. Peran aktif masyarakat diperlukan untuk; membantu aparat mengungkap jaringan peredaran narkotika yang masih beroperasi di wilayah tersebut. ( ** )


Serasinews.com, POLRES SOLOK KOTA – Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si., menjalin silaturahmi dengan Kelompok Tani Merdeka Indonesia Kota Solok melalui kegiatan ngobrol santai pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat serta memperkuat komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Solok.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan itu menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara Polres Solok Kota dan kelompok tani sebagai salah satu unsur masyarakat. Melalui interaksi langsung, diharapkan terjalin komunikasi yang terbuka serta tumbuh kepercayaan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si., mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun hubungan dengan berbagai elemen masyarakat. Silaturahmi melalui dialog santai dinilai menjadi salah satu cara untuk menciptakan ruang komunikasi yang lebih dekat, sehingga hubungan antara kepolisian dan warga dapat terpelihara dengan baik.

Selain mempererat persaudaraan, kegiatan tersebut juga mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan. Pemeliharaan kamtibmas membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesediaan untuk bekerja sama dalam menyikapi berbagai persoalan sosial.

Kelompok Tani Merdeka Indonesia Kota Solok merupakan bagian dari elemen masyarakat yang dapat turut berperan dalam mendukung terciptanya suasana kehidupan yang harmonis. Komunikasi yang terjalin dengan kepolisian diharapkan membuka ruang bagi penyampaian aspirasi, masukan, serta informasi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hubungan kemitraan yang baik antara kepolisian dan masyarakat juga memiliki arti penting dalam membangun kepercayaan publik. Dengan komunikasi yang berkesinambungan, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman dapat dibicarakan dan dikoordinasikan secara tepat sesuai dengan peran masing-masing pihak.

Semangat Polri Bersama Masyarakat menjadi landasan dalam memperkuat kerja sama antara Polres Solok Kota dan seluruh elemen warga. Melalui keterlibatan masyarakat, upaya menjaga keamanan diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya ketertiban dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.

Polres Solok Kota terus mendorong terjalinnya hubungan yang harmonis dengan berbagai kelompok masyarakat melalui komunikasi langsung dan kegiatan silaturahmi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Solok.

Melalui pertemuan bersama Kelompok Tani Merdeka Indonesia ini, kemitraan antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin erat dan berkelanjutan. Kebersamaan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Solok yang aman, damai, dan harmonis.(**)



serasinews.com, PESISIR SELATAN — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat upaya penanganan darurat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda kawasan Batang Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko bencana susulan sekaligus mempercepat pemulihan akses jalan yang terdampak.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat meninjau langsung lokasi bencana pada Senin (19/10), meminta tim teknis segera memeriksa kondisi kawasan hulu Sungai Batang Tapan. Pemeriksaan tersebut difokuskan pada kemungkinan terbentuknya bendungan alami akibat material longsoran yang menumpuk dan berpotensi menghambat aliran sungai.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama karena curah hujan di wilayah setempat masih tinggi. Jika aliran sungai tersumbat dan terjadi pelepasan air secara tiba-tiba, risiko banjir bandang susulan dapat meningkat.

Dody menegaskan, pemeriksaan di kawasan hulu merupakan bagian penting dari langkah mitigasi untuk mengantisipasi ancaman lanjutan dan melindungi warga yang berada di wilayah rawan bencana.

“Langkah antisipasi di kawasan hulu sungai ini amat krusial untuk mencegah bencana serupa daripada berulang dan melindungi keselamatan masyarakat,” tegasnya saat melakukan peninjauan.

Di samping upaya mitigasi tersebut, Kementerian PU juga menangani kerusakan pada ruas Jalan Tapan–Batas Jambi yang terputus akibat longsor. Tim lapangan bersama operator alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material yang menutupi badan jalan dan mendukung pembukaan akses secara bertahap.

Petugas juga memasang rambu-rambu peringatan serta melakukan pengamanan di sekitar titik terdampak. Langkah ini diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses penanganan darurat berlangsung.

Untuk penanganan jangka panjang, Kementerian PU tengah menyiapkan langkah perbaikan permanen, termasuk penguatan lereng dan perlindungan struktur badan jalan agar lebih tahan terhadap potensi longsor berikutnya.

Pelaksanaan penanganan tersebut akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah Sumatera Barat. Sinergi antarpihak diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus meningkatkan keamanan jalur transportasi yang menjadi penghubung antardaerah.

Kementerian PU menempatkan penanganan darurat dan mitigasi bencana sebagai prioritas, dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas serta masyarakat di sekitar lokasi terdampak.(Rini)



Serasinews.com, PESISIR SELATAN – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 pada Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) II Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati Tampubolon, terus mengawal pelaksanaan pekerjaan preservasi jembatan dan ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, mulai dari Kambang, Balai Selasa, Tapan, hingga Batas Jambi.

Pengawalan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan nasional agar berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan standar teknis yang berlaku.

Preservasi jalan dan jembatan merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi infrastruktur agar tetap optimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Selain mendukung mobilitas warga, kondisi jalan yang terpelihara juga berperan strategis dalam memperlancar distribusi barang dan jasa serta menunjang aktivitas perekonomian masyarakat di sepanjang jalur tersebut.

Dengan cakupan penanganan yang membentang dari Kambang hingga Batas Jambi, pelaksanaan preservasi ini diharapkan mampu menjaga konektivitas antardaerah sekaligus mendukung kelancaran arus transportasi di jalur nasional wilayah Pesisir Selatan.

Gina Lamria Indriati Tampubolon berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat terlaksana secara optimal sesuai target waktu yang telah direncanakan. Koordinasi dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan tertib, efektif, dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Melalui pengawalan yang konsisten, PPK 2.4 PJN II Sumatera Barat berupaya mendukung terwujudnya infrastruktur jalan dan jembatan nasional yang andal dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pengguna jalan di Kabupaten Pesisir Selatan.(**)


 


LUBUK SIKAPING, SerasiNews.com — Kemajuan suatu daerah tidak semata-mata lahir dari kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga tumbuh melalui keberanian berwirausaha, kepedulian sosial, serta kesediaan untuk berbagi manfaat dengan sesama. Perpaduan nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

Di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, nama Roni Irawan, yang dikenal dengan sapaan Rohom, hadir dalam narasi mengenai kiprah pengusaha lokal dan peran dunia usaha dalam kehidupan masyarakat. Julukan Sang Sultan Dermawan yang dilekatkan kepadanya memberikan warna tersendiri dalam pembahasan tentang keberhasilan usaha yang diharapkan berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.

Pada hakikatnya, keberhasilan seorang pengusaha tidak hanya diukur melalui besarnya aset, luasnya jaringan bisnis, atau pencapaian finansial. Lebih dari itu, nilai keberhasilan juga tercermin dari kemampuan menciptakan peluang, mengembangkan potensi lokal, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Merintis Peluang, Menggerakkan Potensi Daerah
Kabupaten Pasaman menyimpan beragam potensi yang dapat menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor pertanian dan perdagangan hingga pariwisata. Potensi tersebut membutuhkan pengelolaan yang terarah, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi berbagai pihak agar mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi daerah.

Dalam upaya tersebut, pengusaha lokal memiliki posisi strategis. Keberanian membangun usaha, mengelola sumber daya, dan membuka peluang investasi dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.



Ambun Waterpark


Ambun Waterpark merupakan salah satu usaha yang dapat dikaitkan dengan pengembangan potensi wisata lokal di Kabupaten Pasaman. Sebagai destinasi rekreasi, usaha wisata memiliki peluang untuk mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi pendukung, seperti perdagangan, kuliner, transportasi, jasa, dan UMKM.

Apabila dikelola secara profesional serta melibatkan masyarakat sekitar, aktivitas wisata dapat menghadirkan efek berganda bagi perekonomian setempat. Perputaran ekonomi tidak hanya berpotensi memberikan manfaat bagi pengelola, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pendukung pariwisata.

Di sinilah pentingnya peran pengusaha lokal dalam ekosistem pembangunan. Usaha yang bertumbuh secara sehat berpeluang menjadi jembatan antara potensi daerah, kesempatan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pengelolaan yang tepat, potensi lokal bukan sekadar kekayaan yang dimiliki suatu daerah, melainkan modal strategis untuk menciptakan kemajuan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Sang Sultan Dermawan dan Makna Kepedulian Sosial
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang senantiasa relevan. Semangat membantu warga yang membutuhkan, mendukung kegiatan kemasyarakatan, dan memperkuat solidaritas sosial menjadi bagian penting dalam merawat kebersamaan.

Julukan Sang Sultan Dermawan yang dikaitkan dengan Roni Irawan menghadirkan gambaran mengenai citra kedermawanan dalam perjalanan seorang pengusaha. Namun, makna terdalam dari kedermawanan tidak berhenti pada sebutan, melainkan terletak pada ketulusan tindakan, keberlanjutan kepedulian, dan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dalam tradisi Minangkabau, semangat gotong royong, rasa senasib sepenanggungan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial merupakan nilai luhur yang diwariskan lintas generasi. Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan moral yang mempererat hubungan antarsesama sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kepedulian sosial juga memiliki arti lebih luas daripada sekadar memberikan bantuan. Kepedulian dapat diwujudkan melalui upaya membuka kesempatan kerja, mendukung tumbuhnya usaha masyarakat, membangun kemitraan, serta mendorong terciptanya peluang yang membantu warga menjadi lebih mandiri.

Ketika semangat berbagi berpadu dengan kemampuan mengembangkan usaha, terbuka kesempatan untuk menciptakan hubungan yang saling menguatkan antara dunia bisnis dan kehidupan sosial.

Dengan demikian, kedermawanan dapat dimaknai sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang menempatkan manusia dan kesejahteraannya sebagai unsur penting dalam perjalanan pembangunan.

Menyatukan Kekuatan Usaha dan Pembangunan Pasaman
Pembangunan daerah merupakan ikhtiar bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Tidak ada satu pihak yang dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kemajuan yang merata dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah memiliki peran dalam memperkuat pelayanan publik, membangun infrastruktur, serta menghadirkan kebijakan yang mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pelaku usaha dapat mengambil bagian melalui pengembangan bisnis produktif, penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan penguatan kemitraan ekonomi lokal.

Masyarakat pun memiliki peran penting sebagai pelaku sekaligus penerima manfaat pembangunan. Keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan produktif dapat memperkuat rasa memiliki dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang lebih luas.

Kabupaten Pasaman memiliki peluang untuk terus berkembang melalui optimalisasi sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah. Pengembangan sektor-sektor tersebut membutuhkan kreativitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi yang konsisten di antara para pemangku kepentingan.

Dalam konteks inilah, Roni Irawan alias Rohom menjadi bagian dari pembahasan mengenai keterlibatan pengusaha lokal dalam dinamika ekonomi dan pembangunan daerah.

Kiprah seorang pengusaha akan semakin berarti apabila pertumbuhan usahanya berjalan seiring dengan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan keberlanjutan lingkungan.

Kontribusi tersebut dapat diperkuat melalui program yang terarah, kemitraan yang produktif, serta kegiatan sosial yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Langkah-langkah konkret semacam ini menjadi penting agar semangat kepedulian tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi berkembang menjadi manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, kemajuan Pasaman akan semakin terbuka ketika potensi daerah dikelola secara optimal dan seluruh unsur masyarakat bergerak dalam semangat kolaborasi.

Warisan Bernilai Adalah Manfaat yang Terus Hidup
Waktu dapat mengubah popularitas, pencapaian bisnis dapat mengalami pasang surut, dan kekayaan dapat berkembang seiring perjalanan kehidupan. Namun, manfaat yang diberikan kepada sesama berpeluang meninggalkan kesan yang lebih panjang dalam ingatan masyarakat.

Keberhasilan seorang tokoh tidak hanya tercermin dari apa yang berhasil dibangun untuk dirinya sendiri, tetapi juga dari kesempatan yang terbuka bagi orang lain, potensi masyarakat yang berkembang, dan kontribusi yang mendukung kemajuan lingkungan sekitarnya.

Bagi Kabupaten Pasaman, kehadiran pengusaha lokal yang produktif, inovatif, dan memiliki orientasi sosial merupakan potensi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dunia usaha yang berkembang bersama masyarakat berpeluang menciptakan fondasi bagi kesejahteraan yang lebih inklusif.

Roni Irawan atau Rohom menjadi bagian dari cerita mengenai peran pengusaha lokal dalam membangun hubungan antara aktivitas ekonomi, kepedulian sosial, dan harapan akan kemajuan daerah.

Ke depan, semangat kewirausahaan yang disertai kepedulian dan tanggung jawab sosial diharapkan dapat terus tumbuh. Melalui kolaborasi, kerja nyata, dan komitmen yang berkesinambungan, potensi Kabupaten Pasaman dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sebab, kesuksesan bukan semata-mata tentang seberapa banyak yang berhasil dikumpulkan, melainkan juga tentang seberapa besar manfaat yang dapat dibagikan. Kekayaan mungkin menjadi ukuran pencapaian, tetapi kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata merupakan warisan bernilai bagi kehidupan sesama.


Serasinews.com, PASAMAN BARAT – Komitmen membangun personel kepolisian yang berkarakter, beriman, dan berintegritas diwujudkan melalui peresmian Mushala Darul Agung di Markas Komando Polsek Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Rabu (14/10/2026).

Peresmian rumah ibadah tersebut dilakukan Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. Kehadiran mushala ini diharapkan dapat menunjang aktivitas keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan rohani di lingkungan kepolisian.

Dalam kegiatan itu, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pasaman dan para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan mushala. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam menyediakan fasilitas ibadah yang bermanfaat bagi anggota.

Ia menegaskan, pembangunan sarana keagamaan di lingkungan kepolisian bukan semata-mata menghadirkan tempat untuk beribadah, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membentuk kepribadian personel yang memiliki landasan moral kuat.

Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, para anggota diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri, menjaga amanah, serta mengedepankan sikap profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kapolres juga berharap nilai-nilai spiritual dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari personel, terutama ketika berinteraksi dengan masyarakat. Sikap santun, adil, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan publik menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian yang humanis.

Tausiah Ingatkan Pentingnya Keikhlasan dan Kepedulian

Kegiatan peresmian Mushala Darul Agung turut diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh penceramah setempat. Dalam penyampaiannya, jamaah diingatkan mengenai keutamaan membangun rumah ibadah sebagai amal jariah yang diharapkan terus memberikan pahala.

Selain itu, pesan keagamaan yang disampaikan mengajak seluruh pihak untuk memelihara semangat gotong royong, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga hubungan silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat.

Suasana khidmat mewarnai seluruh rangkaian acara hingga prosesi peresmian. Kegiatan ditandai dengan penandatanganan plakat oleh Kapolres Pasaman Barat, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita secara simbolis bersama jajaran pejabat utama Polres dan tokoh masyarakat.

Dukung Terwujudnya Personel Polri Berintegritas

Dengan mulai digunakannya Mushala Darul Agung, Polsek Pasaman diharapkan memiliki ruang yang memadai untuk mendukung pelaksanaan ibadah dan kegiatan pembinaan mental spiritual bagi personel.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan turut menciptakan suasana kerja yang lebih religius sekaligus memperkuat komitmen anggota dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Pembinaan rohani di lingkungan kepolisian menjadi salah satu upaya untuk menyeimbangkan kemampuan dalam menjalankan tugas dengan kematangan moral dan kepribadian. Dengan demikian, personel Polri diharapkan semakin siap memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasaman Barat.

Peresmian Mushala Darul Agung pun menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan semangat pengabdian, sehingga nilai keimanan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(**)



Serasinews.com, Pasaman barat - Kepolisan Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud), Kapolsek Talamau, serta pelantikan Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres setempat, Kamis (15/10/2026) pagi.

"Pelantikan dan sertijab tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/752/IX/KEP/2026 tanggal 28 September 2026," kata Kapolres Pasaman Barat.

Menurutnya, pergantian dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran jabatan, peningkatan kinerja, serta penguatan pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.

"Pergantian dan pengisian jabatan di lingkungan kepolisian diharapkan dapat mendukung kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyakarat," ujarnya.

Kapolres berharap kepada pejabat baru dapat menjalankan tugas dan amanah pada satuan dan wilayah masing-masing, sehingga pelayanan masyarakat berjalan semakin optimal.

"Pejabat baru segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja yang baru, serta sejalan dengan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pasaman Barat," harapnya.

Dalam rotasi jabatan tersebut, Iptu Afjon yang akan bertugas di Direktorat Polairud Polda Sumbar menyerahkan jabatan Kasat Polairud kepada Iptu Fifriki Candra. Sedangkan jabatan Kapolsek Talamau yang sebelumnya diemban oleh Iptu Fifriki Candra diserahterimakan kepada AKP Hidayanda Rizki yang sebelumnya menjabat Paur Subbagminopsnal Bagbinopsnal Ditbinmas Polda Sumbar.

Sementara itu, AKP Zulfikar mendapat penugasan dalam jabatan baru sebagai Kasiwas Polres Pasaman Barat yang sebelumnya dijabat oleh AKP Evo Nosara (almh). 

Upacara tersebut turut dihadiri para kepala bagian (Kabag), kepala satuan (Kasat), kepala seksi (Kasi), Kapolsek jajaran Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat beserta pengurus, serta personel Polres dan Polsek jajaran. (**)



PADANG — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Padang kembali memicu gangguan serius terhadap infrastruktur pelayanan air bersih. Meningkatnya debit air Sungai Guo menyebabkan putusnya pipa transmisi distribusi milik Perumda Air Minum Kota Padang, yang berpotensi melumpuhkan pasokan air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan.

Kondisi ini menjadi perhatian mendesak mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar harian masyarakat. Arus deras Sungai Guo tidak hanya menggerus kondisi tanah di sekitar aliran sungai, tetapi juga memberi tekanan hebat pada jaringan pipa utama yang tertanam di kawasan tersebut.

Menanggapi situasi ini, pihak Perumda Air Minum Kota Padang menegaskan bahwa penanganan darurat tengah berjalan dengan memprioritaskan keselamatan petugas serta ketepatan teknis di lapangan.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa fenomena cuaca ekstrem ini menjadi tantangan berat bagi operasional perusahaan. Meski begitu, langkah pemulihan akan terus diupayakan secepat mungkin.

“Peningkatan debit Sungai Guo akibat hujan deras berdampak langsung pada sistem distribusi jaringan kami. Penanganan harus dilakukan secara cermat dengan memperhitungkan kestabilan arus sungai, kondisi tanah, serta keselamatan para petugas di lapangan,” ujar Afriyanto.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada publik selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami sangat memahami bahwa gangguan ini menghambat aktivitas sehari-hari warga. Oleh karena itu, informasi mengenai perkembangan penanganan dan estimasi pemulihan akan terus kami sampaikan secara berkala agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi,” tambahnya.

Proses Pemulihan Terukur dan Evaluasi Ketahanan Jaringan
Pemulihan jaringan pipa transmisi ini membutuhkan waktu dan penanganan yang terukur. Tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang saat ini berfokus melakukan pemeriksaan titik kerusakan, evaluasi dampak, serta penilaian keamanan lokasi sebelum menerjunkan personel untuk penyambungan ulang.

Selain fokus pada perbaikan darurat, Perumda Air Minum Kota Padang juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketahanan infrastruktur di sepanjang aliran sungai. Hal ini dilakukan guna meminimalisasi risiko gangguan serupa saat hujan deras kembali menerjang.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk menampung dan menghemat penggunaan air bersih secukupnya sembari menunggu proses perbaikan selesai dan pasokan air kembali normal.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya ketahanan infrastruktur penyediaan air baku di tengah kondisi cuaca ekstrem yang makin tidak menentu. Kini, kecepatan, transparansi informasi, serta ketepatan tindakan Perumda Air Minum Kota Padang menjadi kunci utama untuk mengembalikan hak masyarakat atas akses air bersih.


Serasinews.com, BUKITTINGGI – Prestasi membanggakan sekaligus mengharukan ditorehkan atlet Wushu Taolu putri Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dinda Wahyuni, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI. Ia berhasil meraih medali emas pada nomor Gunshu Putri, sekaligus menghadirkan kebanggaan bagi daerahnya yang baru saja memperingati hari jadi ke-27 pada 4 Oktober 2026.

Keberhasilan Dinda meraih podium tertinggi bukan sekadar pencapaian di arena pertandingan. Medali tersebut menjadi persembahan istimewa bagi Kabupaten Kepulauan Mentawai, sekaligus bentuk penghormatan kepada sang ibu yang selama ini menjadi sumber kekuatan dalam perjalanan hidup dan karier olahraganya.

Tampil dengan penuh konsentrasi dan penghayatan, Dinda menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berlaga di GOR Kota Bukittinggi. Ketekunan menjalani latihan dan perjuangan panjang yang telah dilaluinya akhirnya membuahkan hasil manis berupa medali emas.

Usai menerima medali pada Kamis (9/10/2026), Dinda tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Baginya, kemenangan tersebut memiliki makna tersendiri karena menjadi persembahan untuk daerah yang dicintainya.

“ Hanya ini yang bisa kita persembahkan pada hari jadinya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ke-27 tahun,” ujar Dinda dengan suara bergetar.

Lebih dari sekadar kemenangan, medali emas ini juga menjadi pencapaian tertinggi dalam perjalanan Dinda di cabang olahraga Wushu Taolu. Ia bahkan menyebut keikutsertaannya dalam Porprov kali ini berpeluang menjadi penampilan terakhirnya, seiring bertambahnya usia serta tuntutan pekerjaan yang harus dijalani.

Jika benar menjadi akhir perjalanannya sebagai atlet, prestasi di Porprov Sumbar XVI akan menjadi penutup yang membanggakan bagi perjalanan panjang yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.

Persembahan untuk Sang Ibu

Di balik keberhasilan Dinda, terdapat sosok Elmawati, sang ibu yang membesarkannya seorang diri. Sebagai anak tunggal, Dinda tumbuh dengan menyaksikan perjuangan dan pengorbanan ibunya demi memberikan kehidupan yang terbaik bagi dirinya.

Perjalanan tersebut menjadi salah satu alasan kuat bagi Dinda untuk terus berlatih dan memberikan kemampuan terbaiknya. Karena itu, ketika medali emas berhasil diraih, sosok pertama yang terlintas dalam benaknya adalah sang ibu tercinta.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan selama ini.

“Medali emas ini saya persembahkan untuk mama tercinta yang telah membesarkan saya dengan susah payah. Terima kasih Mama,” tuturnya penuh haru.

Bagi Dinda, medali tersebut menjadi simbol kasih sayang sekaligus ungkapan terima kasih kepada sosok yang senantiasa mendukungnya melewati berbagai tantangan kehidupan.

Terima Kasih untuk Semua Pendukung

Dinda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, KONI, serta seluruh ofisial yang telah mendukung perjuangannya selama mengikuti Porprov Sumbar XVI.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Kak Yosi, Kak Gita, Dhea, Keken, Nabila, Iqrar Permana Nusantara, dan Daffa, serta para atlet Sanda yang telah memberikan dukungan moral selama dirinya menjalani pertandingan.

Menurutnya, keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari dukungan banyak pihak yang terus memberikan semangat hingga ia mampu tampil maksimal di arena.

Menutup pernyataannya, Dinda berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Mentawai, khususnya para atlet yang tengah merintis perjalanan di dunia olahraga.

Ia berpesan agar para atlet muda tidak mudah menyerah dan tetap berani mengejar cita-cita, meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan.

“Mudah-mudahan apa yang saya perjuangkan hari ini bisa menjadi motivasi untuk adik-adik atlet Mentawai selanjutnya. Jangan pernah takut bermimpi,” pesannya.

Dinda juga menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ke-27.

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ke-27 tahun. Mentawai Progresif!”

Medali emas yang dibawa pulang Dinda Wahyuni menjadi catatan penting bagi olahraga Mentawai. Namun, di balik prestasi tersebut, tersimpan kisah tentang ketekunan, pengorbanan seorang ibu, dan kecintaan seorang anak terhadap daerah asalnya.

Bagi Dinda, kemenangan ini bukan hanya tentang berdiri di podium tertinggi, melainkan tentang menuntaskan perjuangan dengan sebuah persembahan yang penuh makna untuk keluarga dan tanah kelahirannya.

(Kennia Syafina Amran)



Serasinews.com, SIJUNJUNG – Satreskrim Polres Sijunjung mengamankan dua pria berinisial RF (39) dan G (47), warga Kabupaten Solok, yang diduga terlibat dalam pencurian aki tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

Keduanya ditangkap pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di kawasan Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung. Penangkapan dilakukan oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung bersama personel Polsek Kamang Baru dan Unit I Satreskrim.

Dari penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan lima unit aki atau baterai litium merek Sucred yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian.

Kasus ini berawal dari laporan polisi tertanggal 8 Oktober 2026 terkait dugaan pencurian di kawasan Jorong Hilia Pasar Jumat, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung.

Hasil pengembangan sementara menunjukkan dugaan pencurian tersebut berpotensi terjadi di lebih dari 10 lokasi, meliputi Kabupaten Solok, Tanah Datar, Sijunjung, hingga Dharmasraya. Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan kedua terduga pelaku dalam kasus serupa di kawasan Pulau Punjung.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah melalui Kasat Reskrim AKP Wildan Alkautsar Ananputra menyatakan bahwa penyidik masih memeriksa kedua terduga pelaku, menelusuri TKP lainnya, serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kepolisian menegaskan, proses penyidikan terus berjalan untuk mengungkap dugaan rangkaian pencurian tersebut. Status keterlibatan para terduga pelaku di lokasi lain masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (*)




PADANG — Keberadaan meteran air (water meter) di setiap rumah pelanggan sering kali dipandang sebelah mata. Padahal, perangkat kecil ini memegang peran krusial dalam mencatat volume penggunaan air bersih sekaligus menjadi acuan utama penetapan tagihan rekening bulanan.

Guna memastikan proses pencatatan berjalan akurat dan transparan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih peduli terhadap kondisi dan keterbacaan meteran air di hunian masing-masing.

Kendala Lapangan dan Risiko Penggunaan Estimasi
Dalam praktik di lapangan, petugas catat meter masih kerap mendapati kondisi meteran yang sulit dijangkau. Banyak meteran air tertimbun tanah, tertutup tumpukan barang bekas, terhalang semak belantik, hingga berada di area terkunci atau di balik bangunan.

Kondisi tersebut tak hanya menyulitkan petugas, tetapi juga berpotensi merugikan pelanggan. Saat angka meteran tidak dapat dibaca secara langsung, sistem pencatatan terpaksa menggunakan kalkulasi estimasi berdasarkan rata-rata pemakaian terdahulu. Dampaknya, nilai tagihan pada bulan berjalan bisa berbeda dari konsumsi air aktual.

Tiga Aspek Utama Perawatan Meteran Air
Untuk menghindari kendala pencatatan, Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan masyarakat akan tiga hal penting dalam merawat meteran air:

Keterlihatan (Visibilitas): Memastikan posisi meteran berada di lokasi yang jelas dan mudah dilihat tanpa tertutup benda apa pun.

Bebas Hambatan: Merawat dan membersihkan area sekitar meteran secara berkala dari sampah, material bangunan, tanah, maupun tanaman liar.

Perlindungan Fisik yang Tepat: Melindungi alat dari benturan atau potensi kerusakan fisik tanpa menutupi akses petugas untuk membacanya.

Meteran Air Sebagai "Kasir Pribadi" Pelanggan
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengibaratkan meteran air sebagai "kasir pribadi" yang bertugas mencatat transaksi air bersih di setiap rumah.

"Meteran air itu analoginya seperti 'kasir pribadi' di rumah pelanggan. Setiap tetes air yang mengalir dan tercatat di sana adalah komitmen transparansi antara kami dan pelanggan. Jika alat catatnya terhalang atau rusak, transparansi itu ikut terganggu," ujar Afriyanto.

Ia menegaskan, menjaga keterbacaan meteran merupakan langkah mandiri pelanggan dalam melindungi hak transaksinya agar tetap efisien dan akurat.

Larangan Memperbaiki Mandiri dan Kanal Pengaduan
Perumda juga mengingatkan pelanggan untuk tidak membongkar atau memperbaikinya secara mandiri jika menemukan indikasi kerusakan—seperti jarum meteran tidak bergerak, kaca buram/pecah, atau terjadi kebocoran sambungan. Tindakan mandiri berisiko merusak segel resmi dan berimplikasi pada sanksi administratif.

Jika menemukan gangguan pada meteran air, masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui kanal resmi berikut:

Call Center: 1500030

WhatsApp Layanan: 0811-669-123

Instagram: @perumdaairminumkotapadang

Kantor Pelayanan: Kantor cabang Perumda Air Minum Kota Padang terdekat pada jam kerja.

Melalui sinergi antara perawatan mandiri oleh warga dan pelayanan responsif dari Perumda, pencatatan pemakaian air bersih di Kota Padang diharapkan semakin akurat dan bebas dari potensi kesalahpahaman penagihan.



 PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau para pelanggan, khususnya yang berada di sekitar tujuh titik proyek galian drainase, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan cadangan air bersih. Imbauan ini dikeluarkan guna mengantisipasi potensi gangguan aliran maupun penurunan tekanan air selama aktivitas konstruksi berlangsung.

Adapun tujuh wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

Jalan Maransi

Jalan Raya Gadut

Kawasan Pemugaran GOR H. Agus Salim

Kompleks Bayamas

Kawasan Klenteng Pondok

Dadok Tunggul Hitam

Bypass Lubeg (depan Kantor PLN)

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa pengerjaan drainase di wilayah-wilayah tersebut bersinggungan langsung dengan jaringan utilitas pipa bawah tanah.

“Kami menyampaikan informasi ini lebih awal agar masyarakat dapat melakukan antisipasi sejak dini. Potensi gangguan ini bukan untuk memicu kekhawatiran, melainkan bentuk kesiapsiagaan agar kebutuhan dasar rumah tangga tetap terpenuhi,” ujar Afriyanto.

Prinsip Antisipasi: "Jangan Menunggu Air Berhenti Mengalir"
Afriyanto menekankan pentingnya menampung air secukupnya sebelum dampak pengerjaan mulai dirasakan di kran-kran rumah warga. Langkah ini sangat krusial terutama untuk menopang kebutuhan vital harian seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci.

Selain menyiapkan pasokan darurat, warga juga diharapkan menggunakan air secara bijak dan hemat selama proses pemeliharaan infrastruktur tersebut berjalan.

Pemantauan Intensif dan Imbauan Waspada Hoaks
Perumda Air Minum Kota Padang memastikan tim teknis terus melakukan koordinasi dan pemantauan ketat di lapangan guna meminimalkan risiko kerusakan pipa penyuplai.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak panik, serta bijak dalam menyaring informasi. Perumda mengimbau pelanggan agar selalu merujuk pada kanal media sosial dan saluran komunikasi resmi perusahaan untuk mendapatkan pembaruan (update) informasi tepercaya terkait layanan air bersih.

Dengan kerja sama dan kesiapsiagaan bersama, diharapkan pengerjaan proyek drainase kota ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kendala berkepanjangan bagi pelayanan pasokan air masyarakat.

Serasinews.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Tak hanya sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri, pergantian juga menyentuh 19 jabatan kepala kepolisian daerah (Kapolda) di berbagai wilayah Indonesia.

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi itu juga berkaitan dengan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Langkah tersebut dilakukan hanya sehari setelah Suyudi resmi menjabat sebagai Kapolri. Dalam keterangan Polri, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan kedinasan, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Secara keseluruhan, mutasi dalam telegram tersebut mencakup 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru, sementara perubahan juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan Kapolda.

Kapolda Metro Jaya Berganti

Salah satu perubahan paling menonjol terjadi di Polda Metro Jaya, wilayah kepolisian yang memiliki posisi strategis karena mencakup kawasan Ibu Kota dan sekitarnya.

Irjen Pol Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari pergeseran sejumlah pejabat utama Polri dalam telegram yang sama.

Selain itu, Irjen Pol Suwondo Nainggolan ditugaskan sebagai Kapolda Maluku. Posisi yang sebelumnya ditempati Dadang Hartanto tersebut kini berpindah kepada Suwondo.

Pergeseran Pimpinan di Sumatera hingga Indonesia Timur

Rotasi juga menjangkau sejumlah Polda di Pulau Sumatera.

Di Polda Riau, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Irjen Pol Arman Achdiat, menggantikan Irjen Pol Hery Heryawan.

Hery Heryawan selanjutnya mendapat tugas sebagai Kabaharkam Polri, sehingga pergantian di Polda Riau sekaligus berkaitan dengan pengisian jabatan strategis di tingkat Mabes Polri.

Di Polda Kepulauan Riau, posisi Kapolda diisi Irjen Pol Suhendri. Ia menggantikan Irjen Pol Asep Safrudin, yang mendapat tugas baru sebagai Kabareskrim Polri.

Sementara di Sumatera Barat, Kapolri menunjuk Irjen Pol Jawari sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.

Pergantian juga terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Brigjen Pol Sonny Irawan ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Utara menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.

Sedangkan Brigjen Pol Ronny Samtana, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumatera Selatan, dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho.

Di Jambi, Irjen Pol Widodo mendapat penugasan sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar. Sementara posisi Kapolda Gorontalo kemudian diisi Irjen Pol Nurworo Danang.

Jawa Barat dan Banten Ikut Berubah

Perubahan signifikan juga terjadi di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Irjen Pol Hengki ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Barat. Sebelumnya, Hengki menjabat sebagai Kapolda Banten. Ia menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto.

Posisi Kapolda Banten selanjutnya diisi Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

Di Jawa Tengah, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Sementara itu, di Jawa Timur, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono dipercaya menjadi Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Sebelumnya, Dekananto menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Rotasi turut menyentuh Bali. Brigjen Pol Pasma Royce, sebelumnya Wakapolda Jawa Timur, ditugaskan menjadi Kapolda Bali menggantikan Brigjen Pol Daniel Adityajaya.

Dua Wakapolda Juga Bergeser

Selain 19 Kapolda, telegram mutasi tersebut juga mencatat pergantian pada dua posisi Wakapolda.

Untuk Wakapolda Jawa Barat, jabatan tersebut dipercayakan kepada Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi, menggantikan Brigjen Pol Adi Vivid.

Sementara Brigjen Pol Hendra Wirawan ditunjuk sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah, menggantikan Brigjen Pol Yosi Muhamarta.

Pergantian Wakapolda ini melengkapi perubahan struktur kepemimpinan di tingkat kewilayahan yang dilakukan bersamaan dengan rotasi para Kapolda.

Daftar Lengkap 19 Kapolda yang Berganti

Berikut daftar 19 Kapolda yang mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026:

Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto.

Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggolan.

Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol Suhendri.

Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat.

Kapolda Nusa Tenggara Timur: Irjen Pol Reza Arief Dewanto.

Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol Hengki.

Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan.

Kapolda Jawa Timur: Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce.

Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol Jawari.

Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol M. Awal Chairuddin.

Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo.

Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang.

Kapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol Sonny Irawan.

Kapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Ronny Samtana.

Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol Rizal Irawan.

Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol Totok Suharyanto.

Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta: Irjen Pol Langgeng Purnomo.

Bukan Sekadar Pergantian Kapolda

Rotasi 19 Kapolda ini merupakan bagian dari perubahan yang lebih luas di tubuh Polri. Telegram yang sama juga memuat pergeseran sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

Di antaranya, Komjen Pol Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, Irjen Pol Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri, Irjen Pol Hery Heryawan sebagai Kabaharkam Polri, dan Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri.

Dengan demikian, mutasi ini tidak hanya mengubah komposisi pimpinan kepolisian di daerah, tetapi juga menggeser sejumlah figur dari tingkat kewilayahan ke posisi strategis di Mabes Polri.

Tantangan bagi Kapolda Baru

Para pejabat yang mendapat penugasan baru akan menghadapi karakteristik persoalan yang berbeda di setiap wilayah.

Kapolda Metro Jaya, misalnya, berada di wilayah dengan kepadatan aktivitas masyarakat dan kompleksitas persoalan keamanan yang tinggi. Di Jawa Barat dan Jawa Timur, tantangannya berkaitan dengan luas wilayah serta besarnya jumlah penduduk.

Sementara Polda di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua memiliki karakter geografis, sosial, dan kebutuhan pelayanan kepolisian yang berbeda.

Karena itu, pergantian Kapolda bukan hanya persoalan pergantian nama di struktur organisasi. Setiap pejabat baru dituntut melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menyesuaikan kebijakan kepolisian dengan kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa personel yang mendapat amanah jabatan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing, melanjutkan tugas yang sudah berjalan, dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.

Rotasi besar ini menjadi salah satu langkah awal kepemimpinan Suyudi Ario Seto setelah resmi memegang tongkat komando Polri. Dengan 19 posisi Kapolda berganti dan puluhan jabatan strategis lainnya mengalami pergeseran, struktur kepemimpinan kewilayahan Polri kini memasuki fase baru.

Publik selanjutnya akan melihat bagaimana para pejabat baru menerjemahkan amanah tersebut ke dalam kinerja konkret, terutama dalam menjaga keamanan, penegakan hukum, serta kualitas pelayanan kepolisian di masing-masing daerah.(**)





Serasinews.com, Simpang Empat – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat bersama Polsek Kinali melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Base Camp, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, berjalan sesuai ketentuan dan diterima oleh masyarakat yang berhak.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, personel kepolisian diterjunkan untuk mengawasi proses pengisian sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan di sekitar SPBU.

"Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Selain itu, kami juga mengantisipasi kepadatan kendaraan yang mengantre di sekitar SPBU," ujarnya di Simpang Empat, Selasa.

Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi mengatakan, petugas turut memeriksa kendaraan yang dicurigai menggunakan tangki bahan bakar yang telah dimodifikasi dengan kapasitas lebih besar untuk memperoleh BBM dalam jumlah banyak.

Menurutnya, kendaraan yang terbukti menggunakan tangki modifikasi akan ditindak sesuai aturan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan.

"Kami akan mengambil tindakan sesuai ketentuan terhadap kendaraan yang ditemukan menggunakan tangki modifikasi," katanya.

Selain melakukan pengawasan, polisi mengingatkan masyarakat yang sedang mengantre untuk tetap tertib selama berada di kawasan SPBU. Pengendara diminta tidak menyerobot antrean serta tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi mengantre.

Feri mengatakan, kegiatan pengamanan dan pemantauan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kinali.

"Kami berharap kehadiran personel dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Antrean juga diharapkan tetap teratur sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.

Sebelumnya, antrean kendaraan sempat memanjang di kawasan SPBU Base Camp. Namun, kondisi tersebut dapat dikendalikan oleh petugas melalui pengaturan lalu lintas secara persuasif.

Dengan pengaturan tersebut, antrean kendaraan tetap berjalan tertib dan aktivitas lalu lintas di sekitar SPBU dapat berlangsung dengan lancar.(**)





PADANG — Guna menjaga kualitas serta kelancaran pasokan air bersih kepada masyarakat, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali melakukan pemeliharaan rutin infrastruktur. Kali ini, pengurasan sedimen di Intake Paluki dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 30 September 2026.

Pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB dengan estimasi pengerjaan sekitar empat jam.

Pengurasan sedimen ini berfokus pada pembersihan endapan lumpur, pasir, dan material alami lainnya yang terakumulasi di area intake. Jika dibiarkan tanpa penanganan berkala, penumpukan material tersebut berpotensi menurunkan kapasitas pengambilan air baku, yang pada akhirnya memicu gangguan pada sistem pengolahan dan pendistribusian air ke pelanggan.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sarana dan keberlangsungan pelayanan air minum bagi warga Kota Padang.

“Pekerjaan pengurasan sedimen di Intake Paluki ini adalah pilar penting pemeliharaan infrastruktur kami. Endapan material alami di area intake jika dibiarkan dapat mengurangi kapasitas pasokan air baku menuju instalasi pengolahan,” ujar Afriyanto.

Ia menjelaskan, seluruh proses pemeliharaan dirancang seefisien mungkin agar dampak terhadap kenyamanan masyarakat dapat ditekan sekecil mungkin.

“Pengerjaan berdurasi empat jam ini kami optimalkan sedemikian rupa agar dampak gangguan pendistribusian ke pelanggan minimal. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung,” ungkapnya.

Potensi Penurunan Tekanan Air dan Imbauan Pelanggan
Selama pengerjaan berlangsung, pelanggan di sekitar wilayah pelayanan Intake Paluki diimbau untuk mengantisipasi potensi penurunan tekanan air hingga penghentian aliran sementara.

Sebagai langkah antisipasi, Perumda Air Minum Kota Padang meminta masyarakat terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai pada Rabu pagi.

Perumda AM Kota Padang memastikan bahwa setelah pengerjaan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, pendistribusian air akan langsung dialirkan kembali secara bertahap. Namun, pemulihan tekanan air memerlukan waktu seiring proses pengisian kembali (priming) pada jaringan perpipaan.

Kecepatan normalisasi aliran air juga dipengaruhi oleh kondisi geografis dan posisi jaringan pipa di masing-masing area pelanggan.

“Untuk informasi lebih lanjut maupun layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi kanal resmi dan call center layanan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang,” tutup imbauan tersebut.

Melalui perawatan infrastruktur secara berkelanjutan ini, Perumda Air Minum Kota Padang terus berupaya memastikan ketersediaan air bersih yang aman, andal, dan optimal bagi seluruh warga.


Serasinews.com, TANAH DATAR — Pembangunan proyek Sabodam senilai Rp249,8 miliar di Kabupaten Tanah Datar mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat. Kehadiran pembangunan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat perlindungan kawasan dari potensi bencana sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di daerah terdampak.

Dukungan masyarakat semakin menguat karena dalam pelaksanaan pembangunan, material yang digunakan disebut berasal dari sumber yang memiliki izin dan legalitas, sehingga masyarakat berharap proyek dapat berjalan sesuai ketentuan, mengutamakan kualitas pekerjaan, serta memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan masyarakat.

Sabodam sendiri merupakan salah satu infrastruktur yang memiliki fungsi strategis dalam pengendalian aliran material, sedimen, maupun dampak aliran sungai yang berpotensi membahayakan masyarakat. Karena itu, pembangunan infrastruktur tersebut dinilai bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan perlindungan masyarakat.

Masyarakat Tanah Datar menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut. Mereka berharap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, tepat mutu, tepat waktu, serta tetap memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi pembangunan.

Salah seorang warga Tanah Datar mengatakan, masyarakat pada prinsipnya mendukung pembangunan Sabodam karena keberadaan infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk kepentingan masyarakat.

“Kami tentu sangat mengapresiasi pembangunan Sabodam ini. Nilainya memang besar, sekitar Rp249,8 miliar, tetapi yang paling penting bagi kami adalah manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dan pembangunan ini benar-benar dapat memberikan perlindungan bagi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat juga diberikan karena material yang digunakan dalam pembangunan disebut memiliki izin. Kondisi tersebut dinilai memberikan rasa tenang kepada masyarakat karena penggunaan material dalam proyek diharapkan berasal dari sumber yang jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung penuh selama pembangunan dilakukan sesuai aturan. Apalagi material yang digunakan memiliki izin. Bagi kami, legalitas material penting karena pembangunan harus berjalan dengan baik, tidak menimbulkan persoalan baru dan tetap memperhatikan lingkungan,” katanya.

Masyarakat juga berharap besarnya nilai investasi pembangunan tersebut diikuti dengan kualitas pekerjaan yang sebanding. Mereka meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga standar teknis dan memastikan pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan.

“Harapan kami tentu proyek ini dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya mengejar selesai, tetapi kualitas dan kekuatan bangunan juga harus menjadi perhatian utama. Karena nantinya Sabodam ini akan digunakan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang,” ungkap warga lainnya.

Selain aspek pembangunan fisik, masyarakat berharap keberadaan proyek tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Aktivitas pembangunan diharapkan membuka peluang bagi masyarakat lokal, baik secara langsung maupun tidak langsung, sepanjang tetap mengikuti ketentuan dan kebutuhan proyek.

Dukungan masyarakat terhadap pembangunan Sabodam juga diharapkan dapat menciptakan suasana pembangunan yang kondusif. Masyarakat menilai sinergi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar proyek strategis tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

“Kalau pembangunan ini tujuannya untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat, tentu kami mendukung. Yang penting pelaksanaannya transparan, materialnya jelas dan berizin, pekerjaannya berkualitas, serta lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar tetap diperhatikan,” ujar seorang warga.

Masyarakat juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur dengan nilai anggaran yang besar membutuhkan pengawasan bersama. Pengawasan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghambat pekerjaan, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar proyek dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

“Kami ingin proyek ini sukses dan selesai dengan hasil yang bagus. Masyarakat tidak ingin pembangunan yang sudah menghabiskan anggaran besar justru tidak memberikan manfaat maksimal. Karena itu, kami mendukung sekaligus berharap semua pihak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik,” tutur warga.

Dengan adanya dukungan masyarakat tersebut, pembangunan Sabodam senilai Rp249,8 miliar diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai. Masyarakat Tanah Datar berharap infrastruktur yang dibangun nantinya mampu memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung upaya perlindungan masyarakat dan pengelolaan kawasan yang lebih baik.

Bagi masyarakat, pembangunan Sabodam bukan sekadar proyek konstruksi dengan nilai anggaran yang besar. Lebih dari itu, proyek tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi keselamatan, kenyamanan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di kawasan sekitar.

“Kami berharap pembangunan ini benar-benar selesai sesuai rencana, kualitasnya bagus dan bisa digunakan dalam jangka panjang. Kami masyarakat Tanah Datar memberikan dukungan penuh dan berharap seluruh pihak menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Masyarakat pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses pembangunan secara positif. Dengan penggunaan material yang memiliki izin, pelaksanaan sesuai ketentuan, pengawasan yang baik, serta dukungan masyarakat, pembangunan Sabodam tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi Tanah Datar dan masyarakat secara luas.

Masyarakat Apresiasi PT Subur Berkah

Selain memberikan dukungan terhadap pembangunan Sabodam, masyarakat Tanah Datar juga menyampaikan apresiasi kepada PT Subur Berkah yang telah melaksanakan pembangunan infrastruktur tersebut.

Masyarakat menilai pembangunan Sabodam merupakan pekerjaan penting yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat mengapresiasi langkah PT Subur Berkah yang telah ikut berperan dalam merealisasikan pembangunan tersebut.

Salah seorang masyarakat mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PT Subur Berkah karena telah melaksanakan pembangunan Sabodam yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami masyarakat sangat mengapresiasi PT Subur Berkah yang telah membangun Sabodam ini. Bagi kami, pembangunan seperti ini sangat penting karena berkaitan dengan kepentingan dan keselamatan masyarakat. Kami berharap pekerjaan ini dapat memberikan manfaat yang besar dan bertahan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat juga semakin kuat karena material yang digunakan dalam pembangunan disebut berasal dari sumber yang memiliki izin. Legalitas material tersebut dinilai menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kelancaran dan keberlangsungan proyek.

“Kami tentu mendukung PT Subur Berkah. Apalagi material yang digunakan memiliki izin dan sumbernya jelas. Kami berharap seluruh proses pembangunan tetap berjalan sesuai aturan, mengutamakan kualitas dan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat maupun lingkungan,” katanya.

Masyarakat berharap PT Subur Berkah dapat menyelesaikan pembangunan Sabodam sesuai dengan perencanaan dan standar teknis yang telah ditetapkan. Dengan nilai proyek mencapai Rp249,8 miliar, masyarakat menilai kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama.

“Nilai pembangunan ini cukup besar, mencapai Rp249,8 miliar. Karena itu kami berharap hasil pekerjaannya juga benar-benar berkualitas. Kami tidak hanya melihat pembangunannya selesai, tetapi yang lebih penting Sabodam ini nantinya kuat, berfungsi dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat juga mengapresiasi komunikasi dan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan tersebut. Mereka berharap hubungan yang baik antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga hingga proyek selesai.

“Kami berterima kasih kepada PT Subur Berkah karena sudah ikut membangun infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat. Harapan kami pembangunan ini berjalan lancar sampai selesai dan hasilnya benar-benar sesuai harapan,” tuturnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari harapan masyarakat agar pembangunan Sabodam tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanah Datar.

Masyarakat pun menyatakan siap mendukung proses pembangunan selama dilaksanakan sesuai ketentuan, menggunakan material yang legal dan berizin, serta memperhatikan kualitas pekerjaan dan lingkungan sekitar.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada PT Subur Berkah. Semoga pembangunan Sabodam ini sukses, kualitasnya bagus dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Tanah Datar untuk waktu yang panjang,” pungkasnya. (**)


Serasinews.com, DHARMASRAYA — Pengguna jalan yang melintasi kawasan Sialang, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, aktivitas pekerjaan perbaikan jalan tengah berlangsung di kawasan depan SPBU Sialang.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PT X Dadeh dengan berada di bawah koordinasi PPK 2.2 PJN 2 BPJN Sumatera Barat. Kehadiran proyek ini menjadi bagian dari penanganan terhadap kondisi ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dan kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.

Kawasan Sialang merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan. Mobilitas masyarakat, kendaraan angkutan, maupun kendaraan pribadi berlangsung setiap hari sehingga kondisi badan jalan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kelancaran perjalanan.

Melalui pekerjaan yang tengah dilakukan, kondisi ruas jalan diharapkan dapat ditingkatkan sehingga pengguna jalan memperoleh akses yang lebih nyaman dan aman.

Namun, selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan perlu memperhatikan situasi di sekitar lokasi. Keberadaan pekerja, kendaraan proyek serta material konstruksi dapat memengaruhi kondisi lalu lintas untuk sementara waktu.

Pengendara sepeda motor maupun mobil diimbau tidak memacu kendaraan dan selalu memperhatikan rambu atau petunjuk yang berada di sekitar area pekerjaan.

Penanganan Jalan untuk Mendukung Mobilitas

Perbaikan jalan memiliki kaitan erat dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang layak tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan barang dan jasa.

Bagi masyarakat Pulau Punjung dan sekitarnya, akses jalan yang baik dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berdagang, mengangkut hasil usaha, hingga menjalankan aktivitas sosial sehari-hari.

Karena itu, pembenahan ruas jalan di kawasan Sialang diharapkan dapat memberikan manfaat setelah pekerjaan rampung. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan turut mendukung kelancaran perjalanan kendaraan yang melintas.

Perbaikan infrastruktur juga diharapkan dapat mengurangi gangguan perjalanan yang muncul akibat kondisi permukaan jalan yang sebelumnya membutuhkan penanganan.

Proses Pengerjaan Perlu Diawasi

Kualitas hasil akhir menjadi salah satu hal yang tidak kalah penting dalam setiap pekerjaan infrastruktur. Perbaikan jalan diharapkan tidak hanya menghasilkan permukaan yang lebih baik, tetapi juga memiliki ketahanan sehingga dapat digunakan dalam waktu yang panjang.

Pelaksanaan pekerjaan perlu mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pengawasan dari pihak terkait juga dibutuhkan untuk memastikan tahapan pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya.

Di sisi lain, aspek keselamatan selama proyek berlangsung perlu menjadi perhatian. Pengaturan kendaraan dan aktivitas di sekitar lokasi pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati agar keberadaan proyek tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

Masyarakat yang melintasi kawasan tersebut diharapkan bersabar dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi pengaturan arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

Warga Ikut Menjaga Jalan Setelah Diperbaiki

Infrastruktur yang telah diperbaiki tentunya membutuhkan perawatan dan pemanfaatan yang sesuai agar kondisinya tetap terjaga.

Masyarakat diharapkan turut menjaga ruas jalan tersebut dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak badan jalan. Penggunaan kendaraan dengan muatan yang sesuai ketentuan juga menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan kondisi jalan.

Pemerintah, pelaksana pekerjaan dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga keberlangsungan infrastruktur. Dengan adanya kerja sama tersebut, hasil pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat lebih lama.

Perbaikan jalan di depan SPBU Sialang diharapkan menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur transportasi di Kabupaten Dharmasraya. Selain memperbaiki kondisi fisik jalan, pekerjaan tersebut diharapkan mampu menunjang keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Sementara pekerjaan masih berlangsung, pengguna jalan di kawasan tersebut diimbau tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar area proyek.(**)




PADANG — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadwalkan pekerjaan pengurasan kanal intake Palukahan yang dimulai pada Senin (28/9/2026). Pekerjaan pemeliharaan berkala ini dipastikan bakal berdampak pada penurunan tekanan hingga terhentinya distribusi air bersih sementara waktu di sejumlah area layanan.

Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa pengurasan kanal intake merupakan langkah krusial untuk menjaga performa infrastruktur dan keberlangsungan sistem penyediaan air minum bagi masyarakat.

"Pekerjaan ini perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kanal intake tetap berfungsi secara optimal. Selama proses berlangsung, pelanggan di wilayah terdampak perlu mengantisipasi kemungkinan turunnya tekanan air hingga aliran tidak mengalir sementara," ujar Afriyanto.

Wilayah Terdampak
Berdasarkan pendataan Perumda Air Minum Kota Padang, gangguan distribusi air diperkirakan meliputi kawasan:

Sei Lareh & Pilakut

Komplek Villaku & Gunung Sariak

Batas Kota Lubuk Buaya & Anak Air

Balai Gadang & Sei Bangek

Balai Baru, Kalumbuk, Gurun Laweh, hingga Siteba

Imbauan kepada Pelanggan
Guna meminimalkan dampak gangguan aktivitas harian, Perumda Air Minum mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk segera menampung air bersih secukupnya sebelum pengerjaan dimulai, serta menggunakannya secara bijak.

Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan selama proses pemeliharaan berlangsung.

"Kami memahami air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat. Oleh karena itu, kami memohon pengertian dan kesabaran para pelanggan. Setelah pengerjaan selesai, pengaliran air akan dinormalkan kembali secara bertahap sesuai kondisi tekanan sistem," tutur Afriyanto.

Perumda Air Minum Kota Padang berkomitmen mengawal pengerjaan pengurasan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat dapat kembali optimal.


Serasinews.com, PADANG — Kondisi sejumlah bagian badan Jalan Raya Ampang menuju Kampung Kalawi, kawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mulai mendapat penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.

Perbaikan dilakukan melalui pekerjaan patching atau penambalan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut menjadi bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin untuk menjaga kondisi ruas jalan tetap layak digunakan masyarakat.

Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi merupakan salah satu jalur yang cukup banyak dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas harian. Arus kendaraan di kawasan tersebut melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, aktivitas perdagangan hingga kegiatan lainnya.

Dengan ditanganinya titik-titik jalan yang rusak, kondisi permukaan jalan diharapkan menjadi lebih baik sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan lebih nyaman.

Sejumlah warga pun menyambut baik pekerjaan tersebut. Mereka menilai perbaikan jalan perlu dilakukan secara berkelanjutan, mengingat kerusakan badan jalan dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara.

Salah seorang warga, Andi, mengatakan perbaikan yang dilakukan pemerintah cukup membantu masyarakat yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut.

“Kami tentu senang dan mengapresiasi Dinas PUPR yang sudah melakukan perbaikan jalan di kawasan ini. Jalan ini cukup ramai dilalui masyarakat, sehingga kalau ada bagian yang rusak tentu mengganggu kenyamanan pengendara,” ujarnya.

Ia berharap pemeliharaan tidak berhenti pada titik yang saat ini telah ditangani. Menurutnya, pemeriksaan secara berkala diperlukan agar kerusakan baru dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Harapan kami, jalan yang sudah diperbaiki ini bisa bertahan lama dan kalau ada titik lain yang mengalami kerusakan juga segera ditangani. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang dan Dinas PUPR yang sudah merespons kebutuhan masyarakat,” katanya.

Warga lainnya juga berharap perhatian terhadap infrastruktur jalan terus ditingkatkan. Bagi masyarakat, kondisi jalan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas sekaligus pergerakan ekonomi di lingkungan sekitar.

PUPR Lakukan Pemeliharaan Sesuai Kondisi Lapangan

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa penanganan jalan melalui metode patching merupakan bagian dari pemeliharaan yang dilaksanakan secara bertahap.

Pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi kerusakan dan kebutuhan di lapangan. Dinas PUPR juga memanfaatkan informasi maupun laporan masyarakat sebagai salah satu bahan untuk menentukan lokasi yang perlu segera mendapatkan penanganan.

Sebelumnya, Dinas PUPR melalui Tim Sigap OP Jalan juga terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Perbaikan infrastruktur terus kita lakukan untuk memberikan akses jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Menjaga kualitas jalan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas PUPR Kota Padang,” ujar Malvi Hendri.

Ia menerangkan, patching menjadi salah satu bentuk penanganan awal untuk memperbaiki bagian permukaan jalan yang rusak sekaligus mencegah kerusakan berkembang lebih luas.

“Penanganan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi di lapangan dan skala prioritas. Kita ingin setiap ruas jalan yang menjadi akses masyarakat tetap bisa digunakan dengan aman, nyaman dan lancar,” katanya.

Malvi menambahkan, pemeliharaan jalan perlu dilakukan secara berkesinambungan karena infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat.

Dinas PUPR, lanjutnya, akan terus melakukan pemeliharaan terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing lokasi.

Laporan Warga Membantu Percepatan Penanganan

Selain melakukan pemantauan secara langsung, Dinas PUPR Kota Padang juga mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan informasi apabila menemukan kerusakan jalan.

Laporan tersebut dinilai dapat membantu pemerintah mengetahui kondisi infrastruktur di berbagai wilayah sehingga titik-titik yang membutuhkan penanganan dapat masuk dalam pemantauan.

Malvi mengatakan, Tim Sigap OP terus berupaya menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai jalan berlubang maupun kerusakan lainnya sesuai kondisi dan tingkat urgensinya.

“Kami tentu membutuhkan dukungan masyarakat. Kalau ada jalan yang mengalami kerusakan, silakan disampaikan kepada pemerintah agar dapat segera kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan prioritas penanganannya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara bertahap dapat memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan pengguna jalan serta membantu menjaga kelancaran lalu lintas di sejumlah kawasan Kota Padang.

“Kita berharap dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan secara bertahap ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan infrastruktur jalan yang semakin baik sehingga mobilitas warga menjadi lebih aman, nyaman dan lancar,” tuturnya.

Bagian dari Upaya Mewujudkan Padang Rancak

Malvi menyebut pemeliharaan infrastruktur jalan juga sejalan dengan upaya pemerintah menghadirkan fasilitas perkotaan yang lebih tertata dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penanganan Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi menjadi salah satu bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan warga terhadap infrastruktur dasar yang aman dan layak digunakan.

“Kita ingin pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui semangat Padang Rancak, Dinas PUPR akan terus bergerak melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan turut berperan dalam menjaga jalan yang telah diperbaiki. Penggunaan jalan secara tertib serta menghindari aktivitas yang dapat mempercepat kerusakan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga jalan yang sudah diperbaiki. Infrastruktur ini adalah milik bersama dan manfaatnya juga kembali kepada masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa menjaga kondisi jalan agar tetap baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” pungkas Malvi Hendri.

Perbaikan di Jalan Raya Ampang-Kampung Kalawi tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat berharap pemeliharaan serupa dapat terus dilakukan pada ruas maupun titik jalan lain yang mengalami kerusakan, sehingga kondisi jaringan jalan di Kota Padang semakin mendukung aktivitas warga sehari-hari.(**)


 

Serasinews.com, PASAMAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur terus dilakukan. Salah satunya melalui pekerjaan pemeliharaan berkala jalan di kawasan Kota Lubuk Sikaping yang kini tengah dilaksanakan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasaman melalui program penyelenggaraan jalan kabupaten. Pekerjaan dipercayakan kepada PT Pasindo Prima Kreasi, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Twins Architecture Engineering.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek di lokasi, pekerjaan ini memiliki Nomor Kontrak 620/013/SP/BM/DPUPR-PASI/2026, tertanggal 14 Agustus 2026. Nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp2.347.358.000, dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Pemeliharaan berkala tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur jalan tetap dalam kondisi baik dan dapat menunjang aktivitas masyarakat.

Keberadaan jalan yang layak menjadi kebutuhan penting, terutama di kawasan perkotaan seperti Lubuk Sikaping. Setiap hari, ruas jalan digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berdagang, mengakses layanan pemerintahan hingga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Karena itu, pemeliharaan jalan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga memiliki keterkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas masyarakat.

Jalan Baik, Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar

Kondisi jalan yang baik dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga. Akses transportasi yang lebih nyaman juga turut membantu kegiatan ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada kelancaran perjalanan dan distribusi barang.

Melalui pekerjaan pemeliharaan berkala, pemerintah berupaya mempertahankan kualitas jalan agar dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan juga penting untuk menjaga umur layanan jalan. Dengan penanganan yang tepat, kerusakan dapat diminimalkan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan dalam waktu yang lebih panjang.

Masyarakat pun menyambut positif perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di wilayah Lubuk Sikaping.

“Kami tentu senang dengan adanya pemeliharaan jalan ini. Jalan yang bagus tentu membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih nyaman. Mudah-mudahan pekerjaannya berjalan lancar dan hasilnya berkualitas,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, keberadaan jalan yang baik sangat membantu berbagai aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan kendaraan untuk bekerja dan menjalankan usaha.

Transparansi dan Keselamatan Jadi Perhatian

Selain peningkatan kualitas jalan, keterbukaan informasi juga menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan. Papan informasi yang dipasang di lokasi memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai pekerjaan yang sedang berlangsung, termasuk program, nilai kontrak, waktu pelaksanaan, pelaksana dan pihak pengawas.

Ketersediaan informasi tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui secara langsung kegiatan pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian selama pekerjaan berlangsung. Papan informasi proyek turut mencantumkan imbauan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk penggunaan alat pelindung diri bagi pekerja.

Hal tersebut penting untuk memastikan proses pekerjaan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga berlangsung dengan memperhatikan keselamatan tenaga kerja dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Diharapkan Beri Manfaat Jangka Panjang

Masyarakat berharap pemeliharaan jalan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan hasil yang berkualitas dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

“Harapan kami tentu kualitas pekerjaan dijaga. Kalau jalannya bagus dan tahan lama, masyarakat juga yang merasakan manfaatnya. Mudah-mudahan pemeliharaan seperti ini terus dilakukan pada jalan-jalan yang memang membutuhkan penanganan,” ungkap warga lainnya.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat terus memberikan perhatian terhadap infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Pasaman sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Dengan infrastruktur yang terawat, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar, distribusi barang dan jasa lebih mudah, serta aktivitas perekonomian dapat berkembang secara berkelanjutan.

Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun dan dipelihara pemerintah. Kesadaran untuk menjaga kebersihan jalan, menggunakan badan jalan secara tertib serta melaporkan kerusakan yang ditemukan menjadi bagian dari upaya bersama mempertahankan kualitas infrastruktur.

Pemeliharaan jalan di Lubuk Sikaping diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemkab Pasaman dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan masyarakat.

Dengan pekerjaan yang dilaksanakan sesuai ketentuan, pengawasan yang baik serta dukungan masyarakat, keberadaan jalan yang aman dan nyaman diharapkan semakin memperkuat mobilitas sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Pasaman.(**)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.