Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodam XX TIB Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

Serasinews.com, PADANG – Pemerintah Kecamatan Padang Timur masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang dan Dinas Pertanian serta Peternakan terkait keluhan warga atas keberadaan kandang ayam di Kampung Durian, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur.

Keberadaan peternakan yang berada di tengah kawasan permukiman itu dikeluhkan masyarakat karena diduga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga. Selain persoalan bau, warga juga mempertanyakan kesesuaian lokasi usaha dengan aturan tata ruang serta proses penerbitan izinnya.

Camat Padang Timur, Aidil Zulhani, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Lurah Parak Gadang Timur mengenai keresahan masyarakat. Menurutnya, laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melibatkan instansi teknis yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan di lapangan.

"DLH bersama Dinas Pertanian dan Peternakan sudah melakukan peninjauan. Saat ini kami masih menunggu hasil kajian mereka sebelum menentukan langkah selanjutnya," kata Aidil saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah kecamatan, usaha peternakan tersebut telah memiliki izin berusaha. Namun demikian, keberadaan izin tidak menutup kemungkinan dilakukan evaluasi apabila ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian antara dokumen perizinan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurut Aidil, hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menilai apakah kegiatan usaha telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau nanti ditemukan ketidaksesuaian, baik terhadap aturan maupun pelaksanaan di lapangan, tentu izin tersebut akan dievaluasi sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Selain memeriksa aspek lingkungan dan perizinan, pemerintah juga akan menelusuri apakah lokasi kandang ayam tersebut sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang. Hingga kini, kecamatan belum dapat memastikan apakah kawasan Kampung Durian memang diperuntukkan sebagai lokasi kegiatan peternakan.

"Kami akan mempelajari terlebih dahulu kesesuaian lokasi itu dengan RTRW. Semua akan mengacu pada aturan yang berlaku," jelasnya.

Aidil juga mengaku tidak mengenal maupun mengetahui secara langsung pemilik usaha peternakan tersebut. Padahal, dalam proses penerbitan izin usaha, biasanya terdapat koordinasi dengan pemerintah setempat sebagai bagian dari administrasi dan pengawasan.

"Saya tidak kenal dan tidak mengetahui pemilik kandang ayam tersebut," ucapnya.

Berdasarkan dokumen perizinan yang beredar, peternakan tersebut memiliki Sertifikat Standar Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor 25012500392850001 atas nama Dinda Hafizh. Lokasi usaha tercatat berada di Jalan Kampung Durian Nomor 5, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Dalam dokumen itu disebutkan usaha menggunakan KBLI 01499 tentang Pembibitan dan Budidaya Aneka Ternak Lainnya dengan tingkat risiko menengah rendah.

Sementara itu, warga berharap pemerintah segera menyampaikan hasil pemeriksaan secara terbuka dan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan lingkungan, tata ruang maupun ketentuan perizinan. Masyarakat menginginkan solusi yang dapat menjamin kenyamanan lingkungan sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap aktivitas usaha yang beroperasi di kawasan permukiman.(**)




SerasiNews.com, Pasaman Barat – Polres Pasaman Barat mencatat keberhasilan menyelesaikan sebanyak 55 perkara pidana melalui pendekatan Restorative Justice (RJ) selama periode Januari hingga Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jajaran kepolisian dalam menghadirkan penegakan hukum yang mengedepankan penyelesaian secara adil, humanis, dan berorientasi pada pemulihan hubungan antarpara pihak.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto bersama Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, penerapan mekanisme Restorative Justice dilakukan secara selektif dengan berpedoman pada Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Kapolres menjelaskan bahwa tidak seluruh perkara pidana dapat diselesaikan melalui mekanisme tersebut. Hanya perkara yang memenuhi persyaratan administrasi maupun substansi hukum yang dapat diproses menggunakan pendekatan Restorative Justice.

Sementara itu, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata menyampaikan bahwa mayoritas perkara yang diselesaikan melalui RJ pada semester pertama tahun ini merupakan kasus penganiayaan ringan serta pencurian buah kelapa sawit yang memenuhi ketentuan untuk dimediasi.

Dalam setiap proses penyelesaian, penyidik terlebih dahulu melakukan penelitian terhadap perkara yang ditangani. Selanjutnya, korban, pelaku, keluarga, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama dilibatkan dalam proses musyawarah guna mencapai kesepakatan yang bersifat sukarela serta memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.

Menurutnya, penerapan Restorative Justice bukan bertujuan menghapus proses hukum, melainkan menjadi alternatif penyelesaian terhadap perkara tertentu yang memenuhi syarat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan rasa keadilan di tengah masyarakat.

Selain itu, penyelesaian perkara melalui dialog dinilai mampu meredam potensi konflik berkepanjangan sehingga turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.

Meski demikian, Polres Pasaman Barat menegaskan bahwa setiap perkara yang tidak memenuhi ketentuan Restorative Justice akan tetap diproses sesuai prosedur hukum hingga ke tahap persidangan sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Keberhasilan penyelesaian 55 perkara melalui mekanisme Restorative Justice menjadi salah satu wujud upaya Polres Pasaman Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(**)


 

SerasiNews.com, PASAMAN BARAT – Polres Pasaman Barat bersama PT PLN (Persero) semakin memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan demi memastikan pasokan listrik kepada masyarakat tetap aman, andal, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran PT PLN (Persero) UP3 Bukittinggi melalui PLN ULP Simpang Empat dengan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., yang berlangsung di Mapolres Pasaman Barat, Selasa (21/7/2026).

Audiensi dipimpin Manager PLN ULP Simpang Empat, Asri Abrialdi, bersama jajaran manajemen. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Yulandi Rusadi, S.H., serta Kabag Logistik AKP Defrizal.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan perlindungan terhadap objek vital nasional (Obvitnas) sektor ketenagalistrikan. Fokus pembahasan mencakup pengamanan aset dan jaringan distribusi listrik, percepatan penanganan gangguan, hingga antisipasi terhadap tindak pencurian material, vandalisme, dan berbagai potensi gangguan lainnya.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa infrastruktur kelistrikan merupakan aset strategis yang memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dunia pendidikan, hingga layanan kesehatan.

"Polres Pasaman Barat siap memberikan dukungan penuh melalui pengamanan objek vital, pendampingan petugas PLN saat bertugas di lapangan, peningkatan koordinasi, serta penegakan hukum terhadap setiap bentuk gangguan yang dapat menghambat keandalan pasokan listrik," ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN ULP Simpang Empat Asri Abrialdi mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan Polres Pasaman Barat. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin mampu menciptakan rasa aman bagi petugas PLN sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang terjadi di lapangan.

Selain membahas pengamanan infrastruktur, PLN juga memperkenalkan Program Promo Tambah Daya dengan potongan harga 50 persen serta aplikasi PLN Mobile yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses seluruh layanan kelistrikan secara cepat, praktis, dan transparan.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rahmawardini, menilai sinergi dengan aparat kepolisian menjadi salah satu kunci dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Barat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan memperkuat perlindungan aset negara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Sebagai tindak lanjut, Polres Pasaman Barat dan PLN sepakat memperkuat sistem peringatan dini (early warning system), mempercepat pertukaran informasi, mengoptimalkan pengamanan kegiatan pemeliharaan jaringan, serta meningkatkan respons terhadap gangguan akibat faktor alam maupun tindak kriminal.

Melalui kerja sama yang semakin solid ini, Polres Pasaman Barat dan PLN berharap keandalan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Pasaman Barat dapat terus terjaga sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(**)




PADANG — Guna meningkatkan keandalan sistem produksi serta menjamin kualitas pasokan air minum yang lebih optimal bagi masyarakat, Perumda Air Minum Kota Padang bersiap melaksanakan pengerjaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

Proses persiapan telah bergulir sejak Selasa (21/7/2026), dimulai dengan pemeriksaan dokumen teknis serta checklist kesiapan material bersama kontraktor pelaksana, PT Hutama Karya. Setelah seluruh item verifikasi rampung, pengerjaan fisik pemulihan infrastruktur ini dijadwalkan resmi dimulai pada Sabtu (25/7/2026).

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Adi Zein, menjelaskan bahwa pengecekan material secara mendalam ini sangat krusial agar pengerjaan fisik tidak mengalami kendala.

"Pengecekan material dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengerjaan berjalan tanpa hambatan saat pembongkaran dimulai. Hal ini penting agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu sesuai target tanpa terhenti akibat kekurangan material jika terjadi kendala di luar prediksi," ujar Adi Zein.

Adapun pengerjaan pemeliharaan dan perbaikan menyeluruh ini difokuskan pada dua unit accelator utama di IPA Gunung Pangilun, dengan estimasi waktu pengerjaan selama 4 (empat) minggu.

Dampak dan Peta Distribusi Air Bersih
Selama masa perbaikan berlangsung, pendistribusian air bersih di sebagian wilayah pelayanan Pusat Kota Padang dipastikan mengalami dampak. Dari total 40.876 pelanggan aktif di Pusat Kota, sebanyak 25.326 pelanggan (61,96%) akan terdampak dengan variasi kondisi sebagai berikut:

Air Mengalir Siang Hari (Tekanan Kecil): Terdampak pada 9.692 pelanggan (23,71%).

Air Mengalir Malam Hari: Terdampak pada 13.964 pelanggan (34,16%).

Air Tidak Mengalir / Mati Total: Terdampak pada 1.670 pelanggan (4,09%). Kelompok ini nantinya akan dilayani melalui sarana Hidran Umum (HU) dan tangki air.

Sementara itu, sebanyak 15.550 pelanggan (38,04%) sisanya di area pusat kota dipastikan tetap menerima pasokan air bersih secara normal tanpa gangguan.

Imbauan Pelanggan & Layanan Tangki Air Gratis
Menghadapi masa penyesuaian ini, manajemen Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh masyarakat dan pelanggan terdampak untuk melakukan langkah antisipasi sedini mungkin:

Menampung Air Bersih: Menyediakan cadangan air yang cukup sebelum pengerjaan resmi dimulai.

Bijak Menggunakan Air: Menghemat pemakaian air untuk kebutuhan primer.

Pemeriksaan Keran: Memastikan seluruh keran air tertutup rapat jika sedang tidak digunakan guna menghindari potensi kebocoran saat air kembali mengalir.

Khusus bagi pelanggan yang terdampak mati total, Perumda Air Minum Kota Padang menyiagakan armada mobil tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih secara GRATIS.

Bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air tangki atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi saluran layanan resmi Perumda Air Minum Kota Padang melalui:

Call Center: 1500030

WhatsApp: 0811 6691 23

Pihak manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang terjadi selama masa perbaikan. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat sangat diharapkan agar proses rehabilitasi ini berjalan lancar demi hadirnya pelayanan air minum yang jauh lebih baik di masa mendatang.




SerasiNews.com, PADANG – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) V Partai Demokrat Provinsi Sumatera Barat berlangsung dengan nuansa penuh semangat kebangsaan dan komitmen memperkuat organisasi. Agenda ini menjadi momentum penting bagi kader untuk mempererat persatuan sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi dinamika politik ke depan.

Pembukaan acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan mengheningkan cipta, kemudian Mars Partai Demokrat yang membangkitkan semangat para peserta.

Musdalub dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron. Kehadirannya menegaskan bahwa forum tersebut bukan hanya membahas agenda organisasi, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi untuk memperkuat struktur dan soliditas partai di Sumatera Barat.

Ketua Pelaksana, Ari Prima, dalam laporannya menjelaskan kesiapan penyelenggaraan serta rangkaian kegiatan Musdalub. Setelah itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Ir. H. Mulyadi, mengajak seluruh kader menjaga kekompakan, mempererat kebersamaan, dan terus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Mulyadi, Partai Demokrat merupakan wadah perjuangan yang harus dibangun melalui loyalitas, kerja nyata, dan semangat kebersamaan agar tetap dipercaya publik.

Dalam sambutannya, Herman Khaeron secara resmi membuka Musdalub V Partai Demokrat Sumbar. Ia mengingatkan bahwa kekuatan sebuah partai tidak hanya bergantung pada kepengurusan, tetapi juga pada kader yang aktif turun ke tengah masyarakat dan mampu menjaga persatuan.

Ia mendorong seluruh kader untuk terus memperkuat konsolidasi internal agar Partai Demokrat semakin siap menghadapi berbagai tantangan politik di masa mendatang.

Melalui Musdalub ini, diharapkan lahir kepemimpinan yang mampu membawa Partai Demokrat Sumatera Barat menjadi organisasi yang lebih solid, adaptif, dan semakin dekat dengan masyarakat. Forum tersebut juga diharapkan menjadi titik awal munculnya semangat baru dalam memperkuat peran partai di Ranah Minang.(**)


 

SerasiNews.com, Padang – Puncak peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-79 di Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Kamis (23/7/2026), dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy. Kehadiran Kapolda mencerminkan komitmen memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Acara dipimpin oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Selain jajaran TNI AU, kegiatan tersebut juga diikuti unsur Forkopimda serta pimpinan instansi vertikal di Sumatera Barat.

Rangkaian kegiatan dimulai dari penyambutan Wakasau di Bandara Internasional Minangkabau, kemudian dilanjutkan ke Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi utama penyelenggaraan. Di sana, para tamu undangan meninjau berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti TNI AU.

Program yang dilaksanakan meliputi layanan kesehatan tanpa biaya, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, serta peresmian sejumlah fasilitas umum yang telah direnovasi oleh TNI AU sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, partisipasi Kapolda dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi antarlembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan, menciptakan stabilitas wilayah, serta mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan di Sumatera Barat.

Melalui momentum Hari Bakti TNI AU ke-79, diharapkan hubungan antarlembaga semakin erat sehingga berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(**)


 

Serasinews com, Pasaman Barat – Pelaksanaan Operasi Sikat Singgalang 2026 yang digelar Polres Pasaman Barat membuahkan hasil. Dalam operasi yang berlangsung selama dua pekan, aparat Satreskrim berhasil mengungkap tujuh perkara pencurian, terdiri dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas), serta mengamankan sembilan orang terduga pelaku.

Operasi yang dilaksanakan sejak 25 Juni hingga 8 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari agenda Polda Sumatera Barat dalam menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan konvensional yang menjadi perhatian masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., mewakili Kapolres AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja tim yang melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap sejumlah laporan tindak pidana.

Dari total tujuh kasus yang berhasil diungkap, empat merupakan sasaran yang telah ditetapkan dalam Target Operasi (TO). Adapun tiga perkara lainnya berhasil diungkap melalui pengembangan penyelidikan meski tidak masuk dalam daftar target operasi.

"Operasi ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian target yang telah ditentukan, tetapi juga mengembangkan penyelidikan terhadap kasus lain yang memiliki keterkaitan. Hasilnya, seluruhnya ada tujuh perkara yang berhasil kami ungkap," kata Iptu Agung, Kamis (23/7).

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sembilan tersangka berinisial AF (29), RF (30), AU (27), HS (23), SA (26), RJ (24), AG (18), MF (21), dan IR (21). Seluruhnya kini menjalani proses hukum di Mapolres Pasaman Barat bersama barang bukti yang telah disita penyidik.

Menurut Kasat Reskrim, keberhasilan Operasi Sikat Singgalang 2026 menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Pasaman Barat.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak kriminal. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center 110, Bhabinkamtibmas, maupun kantor kepolisian terdekat.

Polres Pasaman Barat berharap kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sehingga gangguan kamtibmas di daerah tersebut dapat terus ditekan.(Rini)

Serasinews.com, Padang, 24 Juli – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Barat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tata Kelola Pengamanan Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi Stakeholders. Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Sumatera Barat pada Jumat (24/7) ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengamanan destinasi wisata melalui sinergi lintas instansi.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumbar, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, serta Satpol PP Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Auditor Madya Tk. II Sispamobvitnas Baharkam Polri, Kombes Pol Adrian Indra Nurinta, S.I.K., M.H., yang hadir untuk memberikan pendampingan sekaligus memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan sesuai arah kebijakan pengamanan objek vital nasional.

Nota kesepahaman ini bertujuan mewujudkan strategi kolaborasi dan aliansi antarinstansi dalam penyelenggaraan pengamanan objek vital, khususnya kawasan wisata, guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan melalui terciptanya lingkungan wisata yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Adrian Indra Nurinta menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pelaksanaan pengamanan di kawasan wisata di Sumatera Barat.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan pelaksanaan pengamanan di kawasan wisata. Ada tiga hal yang harus kita ciptakan bersama, yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keselamatan merupakan prinsip paling utama dalam setiap penyelenggaraan pengamanan. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas seluruh pihak sebelum mewujudkan aspek keamanan.

"Keselamatan adalah hukum tertinggi. Dalam mencapai keselamatan harus dilakukan secara total. Kita harus berpikir bahwa keselamatan masyarakat adalah yang utama. Setelah itu barulah kita dapat menciptakan keamanan. Bagaimana kita bisa menciptakan keamanan jika diri kita sendiri tidak selamat," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keselamatan dan keamanan akan bermuara pada terciptanya kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata.

"Kesejahteraan bersama dapat terwujud apabila masyarakat dan wisatawan merasakan kenyamanan. Karena itu, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan harus kita bangun secara bersama-sama melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, diharapkan sistem pengamanan kawasan wisata di Provinsi Sumatera Barat dapat berjalan lebih optimal, terintegrasi, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung, sehingga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.(**)

 

SerasiNews.com, Padang – Warga di kawasan Muara Padang, Kecamatan Padang Barat, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengapung di Sungai Batang Arau pada Rabu (23/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi penemuan berada di dekat Pos Satuan Patroli (Satrol) TNI Angkatan Laut Koarmada II Padang.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel TNI Angkatan Laut Koarmada II Padang segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia, petugas berhasil mengangkat jasad dari aliran sungai agar tidak terbawa arus sekaligus mempermudah proses identifikasi.

Evakuasi berlangsung dengan pengamanan dari aparat dan menjadi perhatian warga yang berkerumun di sepanjang tepian Sungai Batang Arau. Kehadiran personel gabungan beserta kendaraan operasional membuat banyak masyarakat datang untuk menyaksikan proses tersebut.

Usai dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak kepolisian guna menjalani proses identifikasi serta penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 23 tahun.

Hingga saat ini, penyebab kematian korban masih belum diketahui secara pasti. Aparat masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apakah korban meninggal akibat tenggelam, kecelakaan, atau faktor lainnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di kawasan yang dikenal ramai dengan aktivitas warga maupun lalu lintas kapal nelayan. Sejumlah warga mengaku terkejut ketika melihat proses evakuasi yang dilakukan petugas di lokasi kejadian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai penyebab kematian korban. Hasil resmi akan disampaikan setelah seluruh proses identifikasi dan penyelidikan selesai dilakukan.

Saat ini, kasus penemuan jenazah tersebut masih ditangani oleh kepolisian bersama instansi terkait untuk mengungkap penyebab pasti serta kronologi kejadian.(**)



SarasiNews.com, Pasaman Barat – Setelah menjadi buronan selama sekitar empat bulan, seorang pria berinisial AS (49), yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), akhirnya berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat. Penangkapan dilakukan saat yang bersangkutan sedang mempersiapkan dagangan sate di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

AS ditangkap Tim Kalong Satreskrim Polres Pasaman Barat pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Jalan Patuan Anggi Nomor 97, Kelurahan Suka Damei, Kecamatan Siantar Utara. Operasi tersebut berlangsung tanpa kendala setelah polisi memastikan lokasi persembunyian pelaku melalui serangkaian penyelidikan.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., M.H. mengatakan, penangkapan itu merupakan tindak lanjut atas laporan polisi Nomor LP/B/62/III/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat tertanggal 6 Maret 2026.

Menurutnya, Tim Kalong yang dipimpin Ipda Algino Ganaro terus melakukan pelacakan sejak pelaku melarikan diri. Berkat penyelidikan yang dilakukan secara berkesinambungan, keberadaan AS akhirnya berhasil diketahui hingga dilakukan penangkapan.

"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Pasaman Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim, Rabu (22/7/2026).

Kasus tersebut berawal dari dugaan tindak KDRT yang terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan KKN, Jorong Kampung Pasir, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Korban yang diketahui bernama Erlina (45) diduga mengalami kekerasan setelah terjadi perselisihan dengan suaminya. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pertengkaran dipicu rasa cemburu pelaku yang mencurigai istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.

Situasi disebut semakin memanas setelah anak korban, Yamil Fauzi, mengambil sebuah dandang untuk memasak ketupat dari rumah pelaku di Batang Haluan dan membawanya ke rumah korban.

Dalam kondisi emosi, AS mendatangi rumah korban bersama anak perempuan mereka. Perselisihan yang terjadi kemudian diduga berujung pada aksi kekerasan. Pelaku diduga mengayunkan parang hingga mengenai bagian dahi dan punggung korban.

Teriakan korban membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Menyadari banyak warga berkumpul, pelaku melarikan diri menuju kawasan Sungai Batang Haluan sebelum bersembunyi di area perkebunan kelapa sawit.

Selama pelariannya, AS disebut berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. Dalam dua pekan pertama, ia bersembunyi di kebun sawit milik warga, kemudian berpindah ke Kecamatan Andilan, Kabupaten Pasaman.

Tak lama kemudian, pelaku menyeberang ke Provinsi Sumatera Utara dan bekerja sebagai penjual sate di Balige, Kabupaten Toba. Setelah itu, ia kembali berpindah ke Kota Pematang Siantar hingga akhirnya jejaknya berhasil dilacak aparat kepolisian.

Momentum penangkapan dimanfaatkan petugas ketika AS tengah menyiapkan dagangan sate, sehingga yang bersangkutan tidak sempat melarikan diri.

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menduga motif penganiayaan dipicu rasa cemburu terhadap korban. Keterangan tersebut diperoleh dari hasil interogasi awal serta informasi dari anak kandung pelaku dan korban.

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasaman Barat masih terus melengkapi berkas perkara dengan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap seluruh rangkaian kejadian.

Atas dugaan perbuatannya, AS dijerat dengan Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Ancaman hukuman bagi pelaku paling lama 10 tahun penjara.

Kapolres Pasaman Barat menegaskan bahwa keberhasilan mengamankan buronan hingga ke luar Provinsi Sumatera Barat menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menindak setiap pelaku tindak pidana.

Ia menegaskan tidak ada tempat aman bagi pelaku yang berusaha menghindari proses hukum. Menurutnya, Polres Pasaman Barat akan terus memburu setiap buronan hingga berhasil ditangkap, sekaligus memastikan korban memperoleh perlindungan dan kepastian hukum.(Rini)




Padang – Perumda Air Minum Kota Padang akan melaksanakan pekerjaan pengurasan (cleaning) Reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 21.00 WIB. Kegiatan pemeliharaan rutin ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kualitas air minum yang didistribusikan kepada pelanggan tetap memenuhi standar kesehatan dan memberikan pelayanan yang optimal.

Selama proses pengurasan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami penurunan tekanan air hingga gangguan sementara aliran distribusi. Karena itu, masyarakat diimbau menyiapkan cadangan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.

Reservoir merupakan salah satu komponen penting dalam sistem penyediaan air bersih. Fungsinya tidak hanya sebagai tempat penampungan air hasil produksi, tetapi juga menjaga kestabilan distribusi ke pelanggan. Seiring berjalannya waktu, endapan lumpur, pasir, serta partikel halus dapat mengendap di dasar reservoir sehingga perlu dibersihkan secara berkala.

Pengurasan ini bertujuan menghilangkan endapan tersebut agar kualitas air tetap terjaga, mencegah penurunan mutu akibat akumulasi sedimen, serta memastikan reservoir tetap berfungsi secara optimal dalam mendukung pelayanan distribusi air kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin sarana produksi guna menjamin kontinuitas pelayanan Perumda Air Minum Kota Padang.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang Andri Satria, melalui Kasubag Humas Adhie Zein, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan langkah preventif yang harus dilakukan secara berkala demi menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

> "Pengurasan reservoir merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang tidak bisa ditunda. Tujuannya untuk membersihkan endapan yang terbentuk selama operasional sehingga kualitas air yang diterima pelanggan tetap terjaga sesuai standar. Kami memahami pekerjaan ini akan menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun langkah ini penting demi menjaga keandalan sistem distribusi air dalam jangka panjang," ujar Adhie Zein menyampaikan keterangan Direktur Teknik Andri Satria.



Ia menambahkan, petugas akan berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar pelayanan dapat kembali normal. Perumda Air Minum juga telah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan selama proses pengurasan berlangsung.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Bypas Anak Air, Lubuk Buaya dan sekitarnya, Mega Permai, Talaok Bakok, Sasok Ubi, LP Anak Air, Monang Indah, Kayu Kalek, serta kawasan Belakang Pasar Lubuk Buaya.

Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebelum pukul 21.00 WIB sebagai persediaan selama proses pengurasan berlangsung.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center Perumda Air Minum Kota Padang di 1500030 atau melalui layanan WhatsApp 0811669123. Perusahaan memastikan akan terus memberikan informasi perkembangan pekerjaan hingga distribusi air kembali normal.

 


SerasiNews.com, Padang – Kepolisian Daerah Sumatera Barat melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan menggelar inspeksi mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Sumbar sebagai upaya memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan serta mencegah penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

"Subsidi diberikan pemerintah untuk masyarakat yang berhak, bukan dimanfaatkan oleh oknum demi kepentingan pribadi. Karena itu, setiap pelanggaran akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Sidak dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di bawah pimpinan Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Okta Rahmansyah, bersama 29 personel gabungan.

Empat SPBU menjadi sasaran pemeriksaan, yakni SPBU Khatib Sulaiman, Air Tawar, Tanjung Aur di Kota Padang, serta SPBU Palapa di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek berbagai aspek, mulai dari antrean kendaraan, kesesuaian barcode MyPertamina, dokumen kendaraan, rekaman kamera pengawas (CCTV), hingga data stok dan penyaluran BBM bersubsidi yang dimiliki masing-masing SPBU.

Pengelola SPBU juga diingatkan agar lebih teliti saat melayani konsumen, terutama terhadap kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang atau menggunakan identitas kendaraan yang tidak sesuai.

Temuan penting diperoleh saat tim melakukan pemeriksaan di SPBU Tanjung Aur sekitar pukul 10.45 WIB. Sebuah truk Mitsubishi Canter berwarna kuning yang hendak mengisi Bio Solar subsidi menarik perhatian petugas karena diduga menggunakan lebih dari satu pelat nomor dan beberapa barcode berbeda.

Ketika pemeriksaan dilakukan, sopir kendaraan tersebut diduga melarikan diri dan meninggalkan truk di lokasi. Polisi kemudian mengamankan kendaraan beserta sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit truk Mitsubishi Canter, pelat nomor yang terpasang pada kendaraan, serta dua pelat nomor lain yang diduga digunakan secara bergantian. Seluruh barang bukti kini berada di Mapolda Sumbar untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan identitas pengemudi yang melarikan diri telah diketahui dan saat ini sedang dalam pengejaran. Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.

Ia mengimbau masyarakat maupun pengelola SPBU untuk mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak terlibat dalam praktik penyimpangan distribusi BBM subsidi.

Polda Sumbar memastikan pengawasan tidak akan berhenti pada empat SPBU tersebut. Bersama Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Sumbar, kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai wilayah di Sumatera Barat guna memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan mencegah praktik penyalahgunaan, termasuk penggunaan pelat nomor maupun barcode ganda.(**)




‎Padang — PT Hutama Karya (Persero) secara resmi memulai pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) fasilitas pengolahan air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Selasa (21/7/2026). Proyek tanggap darurat ini difokuskan pada perbaikan dan pemeliharaan menyeluruh dua unit accelerator guna mengembalikan kapasitas produksi serta kualitas distribusi air minum bagi masyarakat Kota Padang pasca-bencana.
‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Adi Zein, menyampaikan bahwa alur pengerjaan diawali dengan checklist dokumen pelaksanaan secara ketat pada Selasa pagi. Proses verifikasi ini mencakup kesiapan peralatan, material, dokumentasi, hingga penentuan prosedur pelaksanaan dan evaluasi kondisi awal di lapangan.
‎"Proyek pemulihan infrastruktur air bersih ini berfokus pada percepatan perbaikan pascabencana untuk mengoptimalkan kembali kapasitas produksi dan kualitas distribusi air ke pelanggan," ujar Adi Zein.
‎Sinergi Lintas Instansi dan Target Penuntasan
‎Dalam pelaksanaannya, tim tanggap darurat PT Hutama Karya menerapkan strategi penanganan taktis secara simultan. Penanganan ini turut melibatkan koordinasi intensif bersama lintas instansi, di antaranya:
‎Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Provinsi Sumatera Barat (Satker Pelaksanaan Cipta Karya dan PPK Air Minum).
‎Tim Manajemen Konstruksi untuk pemantauan kualitas secara berkala.
‎Jajaran Perumda Air Minum Kota Padang sebagai pengelola teknis daerah.
‎Seluruh rangkaian pekerjaan darurat dan rehabilitasi ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada 22 Desember 2026. Mengingat statusnya sebagai penanganan pasca-bencana, ketahanan bangunan permanen dirancang presisi sesuai standar desain nasional agar tangguh dalam jangka panjang.
‎Imbauan kepada Pelanggan
‎Seiring berlangsungnya proses perbaikan, Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau para pelanggan untuk menghemat penggunaan air dan selalu menampung air dalam wadah penampungan guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan sementara.
‎"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama pengerjaan berlangsung. Langkah ini diambil demi peningkatan kualitas layanan yang lebih optimal dan berkelanjutan di masa depan," tutup Adi Zein.


SerasiNews.com, Solok Selatan - Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat telah menyelesaikan proyek peningkatan ruas Jalan Sungai Sungkai–Log Batu Sandi hingga batas Kabupaten Dharmasraya, yang berada di wilayah Kabupaten Solok Selatan.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh kontraktor PT Arafah Alam Sejahtera dengan dukungan konsultan supervisi PT Eskapindo Matra KSO, PT Jasa Mitra Manunggal, dan PT Indec Internusa. Proyek ini merupakan bagian dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan nilai kontrak sebesar Rp65.177.490.000.

Ruas jalan sepanjang 7 kilometer tersebut kini tampil lebih mulus dan rata sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas. Jalur ini menjadi akses penting yang menghubungkan Solok Selatan dengan Kabupaten Dharmasraya dan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi warga.

Pelaksanaan proyek berada di bawah koordinasi BPJN Sumatera Barat dengan pengawasan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Mas'Udi, ST, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Satuan Kerja PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Rai Fraja Nofvandro, ST., M.Sc.

Selain pengaspalan menggunakan lapisan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), proyek ini juga mencakup pembangunan drainase pasangan batu mortar di sepanjang sisi jalan serta pembangunan box culvert atau gorong-gorong beton untuk meningkatkan sistem drainase dan ketahanan infrastruktur.

Proyek yang dimulai pada 12 Desember 2025 tersebut telah menyelesaikan seluruh pekerjaan utama dengan progres mencapai 100 persen. Rampungnya proyek ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, memangkas waktu tempuh, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Masyarakat menyambut baik selesainya peningkatan jalan tersebut. Mereka berharap BPJN Sumatera Barat dapat terus melakukan pemeliharaan secara berkala agar kondisi jalan tetap terjaga dan terus mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil perekonomian di kawasan tersebut.(Rini)



‎PADANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang bersinergi dengan PT Hutama Karya (Persero) untuk mempercepat perbaikan infrastruktur air bersih yang rusak akibat banjir bandang masif pada November 2025 lalu. Langkah taktis ini difokuskan pada rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pascabencana, salah satunya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.
‎Direktur Teknik Perumda AM Kota Padang, Andri Satria, melalui Kasubag Humas Adi Zein, menjelaskan bahwa bencana banjir tersebut sempat memutus total jaringan perpipaan makro dan merusak bangunan utama eksisting. Kerusakan pada titik-titik krusial ini menyebabkan produksi air bersih di IPA Gunung Pangilun—yang semula berkapasitas 500 liter per detik (l/d)—menyusut hingga 25%.
‎"Saat ini, infrastruktur yang mendesak untuk diperbaiki adalah unit Accelator (water clarifier). Komponen di dalam bangunan pengolahan terpadu ini mengalami kerusakan serius, sehingga perlu perbaikan mendalam agar kualitas dan volume olahan air kembali optimal," ujar Adi Zein.
‎Proses perbaikan menyeluruh pada dua unit accelator ini dijadwalkan mulai berjalan pada Selasa, 21 Juli 2026. Mengingat tingkat kerusakan yang cukup parah, pekerjaan akan dilakukan secara bergantian dan diperkirakan memakan waktu sekitar empat minggu untuk setiap unitnya. Tahapan pengerjaan meliputi pembongkaran rangka lama, pemasangan struktur kolom dan balok baru, hingga pemasangan 444 buah tube settler.
‎Dampak Layanan dan Skema Pengaliran Air
‎Selama satu unit accelator dibongkar dan diperbaiki, IPA Gunung Pangilun hanya akan beroperasi menggunakan satu unit tersisa. Hal ini otomatis memicu penurunan volume produksi yang didistribusikan ke pelanggan.
‎Perumda AM Kota Padang mengonfirmasi akan ada penyesuaian dan gangguan pengaliran air di beberapa area layanan Pusat Kota Padang selama proyek berlangsung, dengan rincian sebagai berikut:
‎Tekanan Lemah (Air Mengalir Siang Hari): Area GOR dan sekitarnya, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk, serta Batang Arau.
‎Air Mengalir Hanya Malam Hari: Area Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang, dan Sisingamangaraja.
‎Air Mati (Siang dan Malam): Area Purus, Pancasila, Rohana Kudus, dan Pasopati.
‎Manajemen Perumda AM Kota Padang mengimbau dengan sangat kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk mengantisipasi kondisi ini. Pelanggan diminta menampung air sebanyak-banyaknya dalam wadah yang tersedia saat aliran air sedang mengalir, serta lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air.
‎Seluruh rangkaian proyek tanggap darurat dan rehabilitasi permanen ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026 dengan standar ketahanan jangka panjang sesuai ketentuan pemerintah. Sinergi cepat antara Perumda AM Padang dan Hutama Karya merupakan komitmen nyata untuk segera memulihkan kebutuhan dasar masyarakat Kota Padang secara berkelanjutan.(*)


SerasiNews.com, Pesisir Selatan – Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Sumatera Barat terus mempercepat pembangunan Jaringan Daerah Irigasi (JDI) Kawasan Sawah Laweh di Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Proyek ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mewujudkan target swasembada pangan.

Keberadaan jaringan irigasi tersebut menjadi harapan baru bagi para petani yang selama ini menghadapi tantangan dalam memperoleh pasokan air secara merata, terutama ketika memasuki musim tanam maupun musim kemarau. Dengan sistem irigasi yang lebih baik, distribusi air diharapkan menjadi lebih efisien sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.

Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan standar teknis, mutu konstruksi, serta aspek keselamatan kerja. BWSS V Sumatera Barat memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara cermat agar menghasilkan infrastruktur yang kokoh, tahan lama, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi BWSS V Sumatera Barat, pekerjaan diawali dengan tahap persiapan yang mencakup survei lapangan, pengukuran, pembersihan area proyek, hingga penataan lokasi pekerjaan. Tahap ini menjadi dasar dalam memastikan seluruh proses konstruksi berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Setelah tahap persiapan selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan penggalian tanah untuk membentuk penampang saluran irigasi. Proses ini bertujuan menciptakan jalur distribusi air yang optimal sehingga aliran dapat mengalir dengan baik menuju areal persawahan yang menjadi daerah layanan irigasi.

Selanjutnya dilakukan pekerjaan perkuatan tanah guna meningkatkan daya dukung pondasi saluran. Tahapan ini memiliki fungsi penting dalam menjaga stabilitas bangunan terhadap perubahan kondisi tanah maupun tekanan aliran air sehingga konstruksi tetap aman dan berfungsi secara maksimal dalam jangka panjang.

Pembangunan kemudian memasuki tahap pemasangan mini pile sebagai pondasi utama struktur. Penggunaan mini pile bertujuan memperkuat fondasi bangunan sehingga konstruksi saluran irigasi memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap beban maupun pergerakan tanah.

Tahapan berikutnya adalah pekerjaan pembesian yang menjadi rangka utama struktur beton. Seluruh pemasangan tulangan dilakukan sesuai gambar kerja dan standar konstruksi agar menghasilkan bangunan yang kuat, presisi, serta memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Setelah seluruh rangka struktur selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan proses pengecoran saluran beserta bangunan pelengkapnya. Bangunan pelengkap tersebut nantinya berfungsi sebagai pengatur distribusi air sehingga pasokan air dapat dialirkan secara merata ke lahan pertanian sesuai kebutuhan para petani.

BWSS V Sumatera Barat menilai pembangunan infrastruktur sumber daya air merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain memperlancar distribusi air, jaringan irigasi yang andal juga berperan dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan usaha tani, serta mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Di balik pelaksanaan proyek tersebut, para pekerja lapangan terus menjalankan setiap tahapan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Mulai dari proses penggalian, pemasangan pondasi, pembesian, hingga pengecoran dilakukan secara teliti dengan tetap mengutamakan kualitas agar infrastruktur yang dibangun mampu beroperasi secara optimal selama bertahun-tahun.

Apabila pembangunan JDI Sawah Laweh Tarusan telah selesai, manfaat yang diperoleh masyarakat diperkirakan cukup besar. Pasokan air menuju lahan pertanian akan menjadi lebih lancar, cakupan layanan irigasi bertambah luas, risiko kekurangan air saat musim kemarau dapat diminimalkan, serta peluang peningkatan intensitas tanam dan hasil panen petani akan semakin besar.

Peningkatan produktivitas pertanian tersebut juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat pedesaan. Hasil panen yang meningkat diharapkan mampu menambah pendapatan petani, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, membuka peluang usaha baru di sektor pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pembangunan jaringan irigasi ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para petani di kawasan Sawah Laweh. Mereka menilai proyek tersebut menjadi solusi atas persoalan distribusi air yang selama bertahun-tahun menjadi kendala dalam mengelola lahan pertanian.

Salah seorang petani mengungkapkan apresiasinya terhadap pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi yang baru akan sangat membantu petani memperoleh pasokan air secara lebih merata sehingga kegiatan bercocok tanam dapat berjalan lebih baik sepanjang tahun.

Masyarakat juga berharap proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Dengan demikian, manfaat jaringan irigasi dapat segera dirasakan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi pertanian di wilayah Tarusan.

Bagi masyarakat setempat, jaringan irigasi bukan sekadar saluran air, melainkan infrastruktur vital yang menjadi penopang keberlangsungan sektor pertanian. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi fondasi bagi terciptanya pertanian yang lebih produktif, petani yang semakin sejahtera, serta ketahanan pangan Indonesia yang semakin kuat.

Melalui pembangunan Jaringan Daerah Irigasi Kawasan Sawah Laweh Tarusan, BWSS V Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkualitas. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama pembangunan nasional.(Rini)

 

SerasiNews.com, - Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas di SMA Don Bosco Padang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia pelajar.

Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, memahami fungsi rambu-rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI dan sabuk pengaman, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Selain itu, para pelajar juga diingatkan untuk tidak mengemudikan kendaraan apabila belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam mengedepankan pendekatan edukatif sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Edukasi kepada pelajar dinilai sangat penting karena mereka merupakan generasi penerus yang akan menjadi pengguna jalan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Ditlantas Polda Sumbar berharap materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan para siswa, tetapi juga membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.  Kesadaran untuk tertib berlalu lintas diharapkan menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Melalui sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dapat terus ditekan. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas akan semakin kuat dan mampu mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Barat.(Rini)





PADANG – Jajaran Direksi Perumda Air Minum (AM) Kota Padang bergerak cepat merespons keluhan pelanggan terkait penurunan kualitas layanan, seperti air keruh dan gangguan suplai. Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, bersama Direktur Teknik Andri Satria, memaparkan analisis teknis di lapangan sekaligus peta jalan (roadmap) pemulihan komprehensif yang targetnya rampung pada akhir tahun 2026.

Hendra Pebrizal menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami warga. Ia menjelaskan bahwa akar permasalahan berada di area hulu. Bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengubah karakteristik sumber air baku sungai di Kota Padang secara ekstrem.

"Saat cuaca buruk, tingkat kekeruhan air baku di Sungai Batang Kuranji dan wilayah Intake Kampung Koto meningkat drastis. Sebagian Instalasi Pengolahan Air (IPA) kami saat ini menghadapi beban kerja yang berat karena belum dirancang untuk menetralisir tingkat kekeruhan ekstrem tersebut secara instan," ujar Hendra.

Faktor usia infrastruktur turut memperumit situasi. IPA Gunung Pangilun, yang dibangun sejak tahun 1867, awalnya hanya dirancang untuk kapasitas 10 ribu pelanggan. Saat ini, instalasi tersebut harus melayani hingga 30 ribu sambungan, dengan total pendistribusian mencapai 50 ribu pelanggan.

Untuk mengatasi penurunan debit dan kualitas air, Perumda AM Kota Padang tengah menjalankan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana skala besar sejak Desember 2025 hingga Desember 2026. Salah satu fokus utamanya adalah perbaikan total filter air.

"Kami sedang memperbaiki 12 unit filter di Gunung Pangilun secara berkala. Estimasi pengerjaan satu filter memakan waktu 1 hingga 15 hari. Proses pencucian dan perbaikan khusus ini berpotensi memicu kekeruhan minor untuk sementara waktu, namun kami pastikan pasokan air ke masyarakat tetap mengalir," tambah Hendra.

Strategi Jangka Panjang dan Dukungan Pemerintah Pusat

Langkah solutif jangka panjang telah disiapkan melalui kolaborasi strategis bersama pemerintah pusat. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Perumda AM Kota Padang mendapat dukungan peningkatan kapasitas IPA Palukahan berupa pembangunan jaringan pipa sepanjang 19 kilometer. Proyek dengan anggaran Rp284 miliar ini ditargetkan selesai dalam waktu 22 bulan.

Selain itu, usulan relokasi dan perbaikan menyeluruh untuk IPA Gunung Pangilun senilai Rp400 miliar terus digulirkan. Secara akumulatif, total estimasi kebutuhan pemeliharaan dan pengembangan instalasi ini mendekati angka Rp1 triliun.

"Kami optimistis seluruh paket perbaikan ini berjalan lancar sesuai kontrak hingga Desember 2026 agar pemulihan layanan dapat tuntas tepat waktu," kata Direktur Teknik, Andri Satria.

Meski menghadapi kendala teknis, Andri menjamin kualitas air bersih yang disalurkan tetap memenuhi standar higienitas berdasarkan Permenkes. Ia juga memastikan proses koagulasi dan penjernihan air menggunakan bahan kimia yang aman dan telah tersertifikasi halal, dengan pengawasan ketat setiap hari.

"Seluruh kandungan kimia yang digunakan dijamin aman bagi kesehatan masyarakat. Untuk fasilitas vital seperti rumah sakit, kami memberikan prioritas utama guna memastikan suplai air bersih tidak terputus," tegas Andri. Ia juga menambahkan bahwa sebagai bentuk inovasi pelayanan, wilayah Lubuk Minturun kini sudah mulai menikmati fasilitas air siap minum langsung dari keran (Zona Air Minum Prima).

Mitigasi Risiko dan Layanan Darurat

Mengantisipasi dinamika selama masa perbaikan, manajemen Perumda AM Kota Padang tetap memberlakukan kebijakan subsidi bagi masyarakat serta menyiagakan armada tangki air dan CPO mobile untuk wilayah perkotaan jika terjadi gangguan suplai mendadak. Sementara itu, pasokan untuk wilayah Teluk Bayur yang ditopang oleh tiga sumber air dipastikan tetap aman.

Manajemen mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi proses rehab-rekon ini dengan menampung air secukupnya. Warga juga diharapkan aktif melaporkan setiap kendala, baik kebocoran pipa maupun masalah administrasi dan tarif, melalui kanal resmi Call Center atau media sosial Perumda AM Kota Padang.

"Setiap laporan kebocoran akan langsung ditangani oleh tim teknis di lapangan. Kami sangat mengharapkan sinergi dan kerja sama dari seluruh pelanggan demi percepatan pemulihan layanan ini," tutup Hendra.

Penulis: Sukra Rahmat Putra




PADANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadwalkan pengerjaan pengurasan Reservoar Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban pada Kamis malam (9/7/2026). Proses perawatan berkala ini akan dimulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.
‎Demi mengantisipasi gangguan pasokan selama proses pembersihan berlangsung, manajemen Perumda AM Kota Padang meminta masyarakat, khususnya para pelanggan yang berada di area terdampak, untuk segera melakukan langkah persiapan.
‎Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengimbau para pelanggan untuk segera menampung air bersih sebagai cadangan sebelum pengerjaan dimulai.
‎"Kami menyarankan pelanggan untuk sesegera mungkin menampung air untuk mengantisipasi jika proses pengurasan di lapangan memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, kami juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air selama masa pemeliharaan ini," ujar Adhie Zein.
‎Adapun sejumlah wilayah dan kawasan yang diperkirakan akan mengalami dampak langsung berupa penurunan debit hingga penghentian sementara aliran air meliputi:
‎Sungai Lareh dan sekitarnya
‎Simpang Lauak Asin
‎Lubuk Minturun
‎Balai Gadang
‎Sungai Bangek
‎Sawah Laiang Balai Baru (Balbar)
‎Pilakut
‎Kalumbuk
‎Gurun Laweh, Gunung Juaro, dan Surau Gadang
‎Sebagian kawasan Siteba
‎Pihak Perumda AM Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari aktivitas perawatan infrastruktur ini. Upaya pengurasan reservoar ini dilakukan secara berkala demi menjaga dan meningkatkan kualitas distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan di Kota Padang.



PADANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan, khususnya di kawasan pusat kota, terkait adanya keluhan kekeruhan air dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh dampak banjir bandang yang melanda akhir tahun lalu, yang secara signifikan mempengaruhi infrastruktur pengolahan air bersih.
‎Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adi Zein, menjelaskan bahwa kekeruhan air yang dirasakan di rumah pelanggan disebabkan oleh proses perbaikan dan rehabilitasi yang sedang berjalan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Akibat bencana alam tersebut, kapasitas produksi IPA Gunung Pangilun yang semula mencapai 500 liter per detik mengalami penurunan pasca-bencana. Selain kerusakan fisik pada instalasi, kondisi kualitas air baku pada Sungai Batang Kuranji sebagai sumber utama juga mengalami perubahan dan tidak sebersih sebelum bencana.
‎“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat. Keluhan terkait air keruh ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami untuk bekerja ekstra keras demi menjaga kualitas air baku yang didistribusikan. Namun, kami memastikan bahwa air yang mengalir saat ini tetap aman digunakan karena seluruh proses produksinya tetap dijalankan dengan pengawasan ketat, mengacu pada syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes),” ujar Adi Zein dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).
‎Saat ini, proses pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi fisik berskala besar sedang berjalan secara bertahap oleh pemerintah melalui kontraktor pelaksana PT Hutama Karya. Perumda AM Kota Padang optimis bahwa setelah seluruh rangkaian proyek rehab-rekon ini rampung, kestabilan suplai dan kejernihan air ke area pelayanan pusat kota akan kembali normal seperti sedia kala.
‎Sebagai langkah strategis jangka pendek untuk mempercepat pemulihan dan mengoptimalkan kualitas air, Perumda AM Kota Padang menjadwalkan pengerjaan pemeliharaan rutin berupa pengurasan bak reservoar (penampungan air) pada IPA Gunung Pangilun. Langkah ini dinilai sangat vital guna membersihkan endapan lumpur sisa material pasca-bencana serta mencegah pertumbuhan lumut di dalam bak tampung.
‎“Pekerjaan pengurasan reservoar ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai. Selama proses pemeliharaan tersebut berlangsung, IPA Gunung Pangilun akan BERHENTI BEROPERASI sementara waktu. Hal ini berdampak langsung pada penghentian sementara aliran air ke pelanggan di seluruh wilayah pelayanan Pusat Kota Padang,” tambah Adi Zein.
‎Mengingat estimasi pengerjaan teknis yang memakan waktu cukup lama, pihak manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan tiga imbauan penting kepada seluruh pelanggan terdampak untuk melakukan langkah antisipasi:
‎Menampung Air Secukupnya: Pelanggan diharapkan mengisi penuh bak penampungan, tandon, atau ember di rumah masing-masing sebelum jadwal pengerjaan dimulai pada Jumat malam pukul 20.00 WIB.
‎Bijak Menggunakan Air: Menghemat penggunaan cadangan air yang tersedia selama masa pemeliharaan berlangsung.
‎Antisipasi Normalisasi Aliran Air: Setelah pekerjaan selesai, aliran air akan didistribusikan kembali secara bertahap. Jika air di keran didapati sedikit keruh pada saat pertama kali mengalir, pelanggan cukup mendiamkan atau mengalirkan air tersebut selama 3–5 menit hingga kondisinya kembali jernih dan higienis.
‎Pihak Perumda AM Kota Padang mengerahkan tim teknis terbaik agar proses pengurasan dan normalisasi ini berjalan seoptimal mungkin demi mempercepat durasi pengerjaan. Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi layanan resmi Call Center di nomor 1500030 atau melalui pesan WhatsApp Center di nomor 0811669123.(SRP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.