Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo


Jakarta
/ Muscat — PT ALKO Sumatra Kopi mencatatkan langkah baru dalam perdagangan kopi Indonesia dengan melakukan pengiriman 10 ton kopi ke Oman melalui jalur udara, sebuah strategi yang jarang digunakan dalam ekspor komoditas ini karena tingginya biaya logistik.


Pengiriman tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan cepat dari pasar Timur Tengah, khususnya Oman, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan signifikan terhadap konsumsi kopi specialty. Di tengah kebutuhan akan pasokan yang cepat dan konsisten, ALKO memilih jalur udara sebagai solusi, meskipun biaya yang harus ditanggung jauh lebih tinggi dibandingkan pengiriman melalui laut.


Biaya pengiriman udara dalam ekspor ini mencapai sekitar Rp75.000 per kilogram, angka yang bahkan disebut 45 persen lebih tinggi dari harga kopi itu sendiri. Kondisi ini menjadikan pengiriman tersebut sebagai salah satu ekspor kopi dengan biaya logistik paling tinggi, sekaligus menunjukkan adanya pergeseran dalam dinamika pasar global.


Dalam konteks perdagangan tradisional, kopi umumnya dikirim melalui jalur laut untuk menekan biaya. Namun, meningkatnya permintaan terhadap kopi premium dengan standar kualitas tinggi membuat faktor kecepatan menjadi semakin penting. Dalam segmen specialty coffee, waktu pengiriman berpengaruh langsung terhadap kualitas produk yang diterima oleh pembeli, terutama sebelum memasuki tahap roasting.


Pengiriman ke Oman ini juga mencerminkan semakin kuatnya posisi Timur Tengah sebagai pasar potensial bagi kopi Indonesia. Pertumbuhan café, roastery, dan budaya konsumsi kopi berkualitas di kawasan tersebut mendorong kebutuhan akan pasokan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga dapat diandalkan dari sisi waktu distribusi.


Selain faktor logistik, pengiriman ini didukung oleh penerapan sistem traceability berbasis digital melalui platform Qthink-X. Sistem ini memungkinkan setiap batch kopi yang dikirim dapat ditelusuri secara menyeluruh, mulai dari asal kebun, identitas petani, proses produksi, hingga distribusi. Transparansi ini menjadi nilai tambah penting di pasar global yang semakin menuntut kejelasan asal-usul produk dan praktik keberlanjutan.


Langkah yang diambil ALKO ini mencerminkan perubahan arah industri kopi Indonesia. Jika sebelumnya fokus utama berada pada volume dan harga, kini mulai bergeser ke aspek kecepatan, transparansi, dan nilai tambah produk. Dalam kondisi tertentu, buyer bahkan bersedia menanggung biaya lebih tinggi demi mendapatkan kepastian pasokan dan kualitas.


Bagi ALKO, pengiriman melalui udara ini bukan sekadar transaksi, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi di pasar global. Kemampuan memenuhi permintaan dalam waktu singkat dinilai dapat meningkatkan kepercayaan buyer sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.




Pengiriman 10 ton kopi melalui jalur udara ini menjadi simbol bahwa kopi Indonesia tengah memasuki fase baru dalam perdagangan internasional. Bukan lagi sekadar komoditas, kopi kini berkembang menjadi produk bernilai tinggi yang ditentukan oleh kecepatan layanan, transparansi data, dan kepercayaan pasar.


Dengan langkah ini, ALKO menunjukkan bahwa pelaku industri kopi nasional mampu beradaptasi dengan tuntutan global, sekaligus membawa kopi Indonesia ke level yang lebih kompetitif di pasar dunia.(,,)

 

SerasiNews.com - Pagi di Padang selalu dimulai dengan ritme yang sama: deru mesin, klakson bersahutan, dan arus kendaraan yang tak pernah benar-benar berhenti. Namun belakangan, ada pemandangan lain yang perlahan menjadi bagian dari keseharian. Seorang polisi lalu lintas membungkuk membantu lansia menyeberang. Di tanjakan Sitinjau Lauik, petugas dengan sigap mendorong mobil yang mogok. Senyum hadir lebih dulu, sebelum peluit ditiup.

Di balik perubahan suasana itu, ada sentuhan kepemimpinan Mohammad Reza Chairul Akbar—sebuah pendekatan yang tak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan di jalan raya.

Mengubah Wajah yang Pernah Ditakuti

Bagi sebagian orang, polisi lalu lintas dulu identik dengan ketegangan: razia, pelanggaran, dan rasa waswas saat melintas di persimpangan. Namun dalam satu tahun terakhir, kesan itu mulai bergeser.

Reza membawa prinsip sederhana namun kuat: polisi harus hadir sebagai penolong. Bukan sekadar penegak aturan, tetapi juga sahabat bagi masyarakat di jalan.

Pendekatan ini tidak lahir dari instruksi keras atau gebrakan besar. Ia tumbuh dari hal-hal kecil—sapaan ramah, bantuan spontan, hingga kehadiran nyata di saat dibutuhkan. Perlahan, citra yang kaku mencair, digantikan rasa percaya.

Perubahan yang Dibangun dari Hal Sederhana

Program “Polantas Hadir” menjadi cerminan paling nyata dari pendekatan tersebut. Polisi tak lagi hanya berdiri mengawasi, tetapi turun langsung membantu. Dari mengatur kemacetan hingga menangani situasi darurat, kehadiran mereka terasa lebih dekat.

Yang menarik, perubahan ini tidak dipaksakan. Ia dirangkai secara konsisten, hari demi hari, hingga menjadi kebiasaan baru. Dari situlah kepercayaan mulai tumbuh—bukan karena slogan, tetapi karena pengalaman langsung masyarakat.

Teknologi sebagai Jembatan Kepercayaan

Di era digital, Reza memahami bahwa transparansi adalah kunci. Implementasi tilang elektronik atau ETLE menjadi langkah penting untuk meminimalkan interaksi yang rawan disalahartikan.

Dengan sistem ini, penegakan hukum menjadi lebih objektif. Pelanggaran terekam, diproses secara otomatis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Perubahan juga terasa pada layanan publik seperti SIM dan Samsat. Proses yang dulu identik dengan antrean panjang kini lebih cepat dan jelas. Ini bukan sekadar modernisasi, melainkan bentuk penghargaan terhadap waktu dan kenyamanan masyarakat.

Humanis, Tapi Tetap Tegas

Pendekatan yang lebih ramah tidak berarti kehilangan ketegasan. Penertiban knalpot brong, misalnya, tetap dilakukan secara serius. Namun cara yang digunakan berbeda—lebih dialogis, lebih edukatif.

Komunitas otomotif diajak berdiskusi, bukan sekadar ditindak. Tujuannya bukan hanya menekan pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran.

Hal serupa terlihat dalam kampanye “Zero Accident”. Kebijakan tidak dibuat secara acak, melainkan berdasarkan data dan pemetaan titik rawan kecelakaan. Empati berjalan berdampingan dengan strategi.

Merangkul Nilai Lokal

Di Sumatera Barat, adat dan budaya memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Reza memahami hal ini. Ia tidak berjalan sendiri, tetapi merangkul tokoh adat, pemuda, dan masyarakat luas.

Setiap kebijakan lahir dari dialog. Aturan tidak terasa sebagai tekanan dari atas, melainkan sebagai kesepakatan bersama.

Pendekatan ini membuat ketertiban tumbuh secara alami—bukan karena takut, tetapi karena kesadaran dan saling menghargai.

Jalan Raya yang Lebih Manusiawi

Perubahan yang terjadi mungkin tidak selalu terlihat dalam angka. Namun ia terasa dalam pengalaman sehari-hari: rasa aman saat berkendara, kepercayaan pada petugas, dan suasana jalan yang lebih bersahabat.

Dalam satu tahun, kepemimpinan Mohammad Reza Chairul Akbar telah membawa pergeseran makna. Polisi lalu lintas bukan lagi sekadar simbol aturan, tetapi representasi kepedulian.

Di tengah hiruk-pikuk jalan raya, hadir sebuah pengingat sederhana: bahwa di balik seragam, ada manusia yang bekerja untuk manusia lainnya.

Dan mungkin, di situlah esensi sebenarnya—bahwa menjaga lalu lintas bukan hanya tentang kendaraan yang bergerak, tetapi tentang kehidupan yang terus berjalan di dalamnya.

(Rini)


SerasiNews.com, Padang - Kegiatan senam massal Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Padang berlangsung semarak di Taman Imam Bonjol pada Kamis (30/4/2026), dengan diikuti ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak TK, guru, serta orang tua. Sejak pagi hari, suasana taman sudah dipenuhi warna-warni seragam anak-anak yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Acara ini secara resmi dibuka dengan prosesi pengguntingan balon sebagai simbol dimulainya senam massal. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta. Setelah pembukaan, anak-anak langsung mengikuti gerakan senam yang dipandu instruktur secara teratur dan penuh semangat, diiringi musik ceria yang menambah suasana semakin hidup.

Dalam sambutannya, Syafrizal Syair, S, Pd menyampaikan bahwa kegiatan senam massal memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Ia menegaskan bahwa aktivitas fisik seperti senam tidak hanya berdampak pada kesehatan jasmani, tetapi juga membantu perkembangan motorik, koordinasi tubuh, serta meningkatkan konsentrasi dan kepercayaan diri anak.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan pola hidup sehat sejak dini. Dengan rutin bergerak dan berolahraga, perkembangan anak dapat berjalan secara optimal, baik dari segi fisik maupun mental,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para guru dan orang tua mengenai pentingnya aktivitas fisik yang menyenangkan bagi anak. Selain itu, senam massal ini turut mempererat tali silaturahmi antar lembaga TK se-Kota Padang, sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan kebersamaan dan semangat positif di lingkungan pendidikan anak usia dini.

Sepanjang kegiatan, keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat. Interaksi hangat antara anak, guru, dan orang tua semakin menambah nilai kebersamaan dalam acara tersebut. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dapat terus ditanamkan sejak usia dini, sehingga generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang sehat, aktif, dan berkarakter.

(Rini)


 

SerasiNews.com, Padang — Nuansa haru menyertai momen perpisahan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat saat melepas sosok Muhibuddin, S.H., M.H., yang selama ini dikenal sebagai pemimpin tegas sekaligus rendah hati. Ia resmi menuntaskan masa jabatannya sebagai Kepala Kejati Sumbar pada 29 April 2026, setelah memimpin sejak 24 Oktober 2025.

Penghargaan dan rasa terima kasih pun datang dari seluruh jajaran Kejati Sumbar. Dalam keterangan resminya, Muhibuddin dinilai bukan hanya menjalankan perannya secara profesional, tetapi juga memberikan contoh nyata melalui sikap dan prinsip kepemimpinannya.

Sepanjang masa tugasnya, ia konsisten menanamkan pentingnya integritas, kedisiplinan, serta nilai moral dalam lingkungan kerja. Gaya kepemimpinannya mampu membangun suasana yang produktif sekaligus humanis, dengan penekanan pada penegakan hukum yang adil, pasti, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Pengabdian dan arahan beliau menjadi sumber inspirasi bagi kami semua. Sosoknya mencerminkan kesederhanaan yang kuat dengan integritas tinggi,” demikian isi pernyataan resmi tersebut.

Tidak hanya berfokus pada aspek hukum, Muhibuddin juga berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan. Pendekatan yang mengutamakan pelayanan publik menjadikan lembaga ini terasa lebih dekat dengan masyarakat.

Selanjutnya, Muhibuddin akan mengemban tanggung jawab baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Harapan besar mengiringi langkahnya agar dapat terus memberikan kontribusi terbaik di tempat tugas yang baru, dengan semangat yang sama dalam menegakkan keadilan.

Keluarga besar Kejati Sumbar pun turut mendoakan agar ia selalu diberi kesehatan, kelancaran, serta keberkahan dalam menjalankan amanah berikutnya.

Kepergiannya dari Sumatera Barat bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga meninggalkan nilai-nilai kepemimpinan yang kuat—tentang integritas, keteladanan, dan komitmen terhadap keadilan—yang diharapkan terus menjadi pijakan di masa depan.

(Rini)


Serasinews
-Dalam program 07 Days Experiential Learning in Minangkabau (ELM) yang kami design khusus untuk Mentari Intercultural School (MIS - Jakarta), pada hari ke 6 semua pelajar kami tantang dalam sebuah permainan Students City Survival.


Peserta yang berjumlah 84 orang peserta kami bagi dalam 4 group. Dan masing - masing group akan berkompetisi satu sama lain. Tanpa HP.


Disini para pelajar akan belajar langsung tentang teamwork, leadership, communication serta solving problem.


MIS -Jakarta salah satu sekolah terbaik diIndonesia yang telah banyak meraih penghargaan internasional ini https://nationalgeographic.grid.id/read/134341256/mentari-intercultural-school-jakarta-borong-medali-emas-inovasi-di-asia. 


Dan Alhamdulillah telah bekerjasama dengan kami selama 15 tahun untuk program study tournya yang kami rancang khusus sesuai dengan kebutuhan sekolah tersebut ; Community Study Week " Experiential Learning in Minangkabau (ELM) ".


Dan sebelumnya para pelajar ini selama 3 hari tinggal bersama masyarakat setempat di Singkarak Sumpu dalam program " Kampoeng Inspirasi ".


Dan selama 3 hari yang mana semua peserta  tinggal diRumah Gadang dan mempelajari tentang Rumah Gadang yang kaya akan simbol-simbol filosopi Minangkabau serta belajar adat dan budaya setempat. 


Dan disana semua peserta dikenalkan dengan pejuang2 kampung yang dikampung sendiri tidak dikenal orang tapi reputasinya sudah dunia. Seperti Nanda Wirawan dengan karya songketnya sudah mendapat penghargaan Award of Excellent dari Unesco serta para pejuang kebudayaan dan local champion lainnya. 


Dan hari terakhir dalam program tersebut semua peserta ditantang membuat komposisi musik dan tari karya mereka sendiri dibawah bimbingan Nina Rianti, pedendang dan pentolan musik Pentassakral.


Dan sebelumnya para pelajar ini juga turut melakukan Green Action diPariaman dengan aksi transplantasi terumbu karang dan penanaman manggrove.


Selama 15 tahun kerjasama kami akhirnya bisa menyelamatkan kawasan pantai yang semula gersang di Apar menjadi Manggrove Park yang luas sekitar 11 hektar.


Dan juga akhirnya kami mempunyai taman terumbu karang bawah laut yang luas.


Terima kasih MIS - Jakarta


Stay safe and well. Stay safe and healthy with Green Tourism Program


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


www.sumatraandbeyond.co

International Green Tour Operator

Support for

Green Tourism Institute




Serasinews.com, Padang - Di tengah arus informasi yang semakin cepat, Kota Padang memilih untuk tidak tinggal diam. Melalui Festival Literasi Padang 2026, Pemerintah Kota Padang menghadirkan sebuah gerakan yang menjadikan perpustakaan sebagai ruang hidup—tempat lahirnya ide, kreativitas, dan karya.

Selama sepuluh hari, dari 24 April hingga 3 Mei 2026, festival ini menjadi panggung bagi semangat literasi dengan mengusung tema “Perpustakaan Keren Menghasilkan Penulis Paten.” Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan gambaran perubahan wajah perpustakaan yang kini tampil lebih dinamis, inspiratif, dan dekat dengan generasi masa kini.

Beririsan dengan peringatan Hari Buku Sedunia dan Hari Pendidikan Nasional, festival ini membawa pesan kuat bahwa membaca dan menulis adalah fondasi penting dalam membangun masa depan. Namun lebih dari itu, literasi kini dimaknai sebagai kemampuan memahami, mengolah, hingga menciptakan informasi menjadi karya yang bernilai.

Kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang bersama Gramedia memperkaya warna festival. Beragam kegiatan dihadirkan, mulai dari pameran buku, diskusi, hingga pelatihan kepenulisan yang membuka peluang bagi siapa saja untuk menjadi penulis.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, melihat perpustakaan sebagai ruang yang harus terus bertransformasi. Baginya, perpustakaan yang menarik adalah perpustakaan yang mampu menggerakkan orang untuk berpikir, berdiskusi, dan akhirnya menciptakan karya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat diajak melangkah lebih jauh—tidak hanya sebagai pembaca, tetapi juga sebagai pencipta. Ide-ide yang sebelumnya hanya tersimpan, kini didorong untuk dituangkan menjadi tulisan yang bermakna.

Festival ini pun menjadi bukti bahwa ketika berbagai pihak bersatu, gerakan literasi dapat tumbuh lebih kuat. Perpustakaan tidak lagi sunyi, melainkan menjadi pusat aktivitas yang melahirkan generasi kreatif.

Pada akhirnya, dari perpustakaan yang “keren” inilah diharapkan muncul penulis-penulis paten—mereka yang tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memberi dampak melalui karya-karyanya.

(Rini)

 

 Serasinews.com, Solok —Upaya percepatan perbaikan jalan nasional di Sumatera Barat  ditegaskan sebagai langkah strategis yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga menuntut peran aktif kepala daerah dalam memastikan konektivitas wilayah berjalan optimal.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Masudi, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1, Zulfikar Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan preservasi jalan merupakan bagian penting dari upaya menjaga aksesibilitas antarwilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam pelaksanaan di lapangan pada Selasa (21/4/2026), tim teknis Satker PJN Wilayah II telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan krusial. Di antaranya pelapisan Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) sebanyak 70 ton pada ruas Batas Kota Sawahlunto–Muaro Kalaban (STA 0+300 hingga STA 1+045 R).

Selain itu, pekerjaan galian perkerasan menggunakan alat berat cold milling machine dilakukan pada STA 1+492 hingga STA 1+553 dengan volume mencapai 15,56 meter persegi. Rekonstruksi struktural juga dilaksanakan di ruas Batas Kota Solok–Batas Kota Sawahlunto tepatnya di STA 13+540 untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan.

Zulfikar menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar pemeliharaan rutin, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat jaringan transportasi di Sumatera Barat. Menurutnya, kondisi jalan yang mantap menjadi fondasi utama dalam menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Petani di Pasaman

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Jalan nasional yang andal menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat,” ujarnya.

Di sisi lain, percepatan perbaikan infrastruktur ini juga menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah di Sumatera Barat untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor. Tanpa dukungan daerah, keberlanjutan kualitas jalan nasional dinilai sulit tercapai secara maksimal.

Satker PJN Wilayah II turut mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi rambu lalu lintas dan mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan guna menjaga keselamatan bersama.

Langkah cepat yang dilakukan pemerintah pusat ini pun mendapat respons positif dari para pelaku transportasi. Sopir bus antarkota dan pengemudi travel mengaku perbaikan jalan berdampak langsung pada efisiensi waktu tempuh dan biaya operasional.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.( Ef / Rini )




Serasinews.com, Kabupaten Solok Sumbar - Setahun memimpin Polres Solok sejak 18 April 2025, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., menghadirkan corak kepemimpinan yang lebih hangat dan membumi. Di bawah konsep “Kapolres Badunsanak” yang ia gagas, pendekatan kepolisian tidak lagi terasa berjarak, melainkan dekat dan penuh rasa kekeluargaan.

Bagi perwira lulusan Akpol 2006 tersebut, kekuatan utama institusi terletak pada kesejahteraan dan kenyamanan anggotanya. Ia meyakini, anggota yang diperlakukan dengan baik akan bekerja dengan sepenuh hati. Karena itu, ia kerap turun langsung menyapa personel, memberikan motivasi, hingga menginisiasi kegiatan pembinaan mental dan spiritual seperti Gerakan Subuh Berjamaah.

Perannya tidak hanya sebagai pimpinan formal, tetapi juga sebagai figur yang bisa menjadi tempat berbagi bagi anggota. Hubungan yang terbangun pun lebih didasari rasa hormat dan kebersamaan, bukan sekadar hierarki.

Meski tampil sederhana, kinerja yang dihasilkan terbilang impresif. Dalam kurun satu tahun, Polres Solok berhasil meraih sejumlah pencapaian penting. Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan-RB menjadi salah satu bukti keberhasilan dalam membangun tata kelola yang bersih. Selain itu, kualitas pelayanan publik juga mendapat pengakuan dengan menempati peringkat kedua di Sumatera Barat versi Ombudsman RI.

Dari sisi pengelolaan anggaran, capaian nilai sempurna dari Kementerian Keuangan serta penghargaan sebagai satuan kerja terbaik dari KPPN Solok menunjukkan solidnya manajemen internal. Tak hanya itu, kinerja Satuan Lalu Lintas juga menonjol dengan meraih posisi teratas di tingkat Polda Sumbar dalam realisasi PNBP.

Pendekatan humanis yang diusung turut diperkuat melalui inovasi layanan. Program “Lapor Pak Kapolres” menjadi salah satu terobosan yang membuka akses komunikasi langsung antara masyarakat dan pimpinan, sehingga setiap keluhan dapat segera ditindaklanjuti.

AKBP Agung menegaskan bahwa capaian yang diraih bukan tujuan utama, melainkan konsekuensi dari pelayanan yang dilakukan dengan tulus. Ia berkomitmen menghadirkan penegakan hukum yang tegas, namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan melalui pendekatan keadilan restoratif.

Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, ia terus berupaya menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik. Dengan semangat “Badunsanak”, Polres Solok diarahkan menjadi institusi yang tidak hanya profesional, tetapi juga dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

(Rini)

Serasinews.com, Padang - Konflik terkait pengelolaan parkir kembali mencuat di kawasan wisata Pantai Padang (Taplau) pada Minggu sore (26/4/2026). Insiden adu mulut antara pengunjung dan seorang pedagang menjadi sorotan, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang lemahnya pengawasan dari Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas Perhubungan dalam menata parkir di area tersebut.

Seorang pengunjung yang diketahui melalui akun Instagram indahmutiarasanii mengungkapkan kekecewaannya setelah mengalami perlakuan kurang menyenangkan saat berlibur bersama keluarga. Ia mengaku diminta memindahkan kendaraan hanya karena tidak berbelanja di lapak pedagang yang berada di lokasi parkir tersebut.

Dalam unggahannya, ia menilai seolah-olah area parkir di kawasan wisata itu “dikuasai” oleh pihak tertentu. Ia merasa heran karena sebagai pengunjung tetap harus membayar parkir, namun diperlakukan seperti menumpang di area pribadi dan bahkan diminta pergi jika tidak membeli dagangan.

Kejadian seperti ini disebut bukan pertama kali terjadi. Sejumlah keluhan serupa sebelumnya juga muncul, mulai dari kewajiban parkir yang disertai syarat belanja, penguasaan titik parkir oleh oknum, hingga sikap tidak ramah terhadap wisatawan. Sayangnya, penertiban dari pihak terkait dinilai belum maksimal dan tidak konsisten.

Padahal, sebagai salah satu destinasi unggulan, kawasan Pantai Padang seharusnya dikelola secara tertib dan profesional. Kondisi di lapangan justru memperlihatkan adanya praktik yang terkesan dibiarkan tanpa pengawasan jelas, sehingga memicu ketidaknyamanan bagi pengunjung.

Peran Dinas Perhubungan Kota Padang pun dipertanyakan. Minimnya kehadiran petugas serta lemahnya penindakan membuat persoalan ini terus berulang dari waktu ke waktu.

Jika tidak segera dibenahi, situasi ini dikhawatirkan tidak hanya memicu konflik antara pengunjung dan pedagang, tetapi juga dapat merusak citra pariwisata Kota Padang di mata masyarakat luas.

(Rini)

#Peristiwa #Viral #Parkir #Padang

#Daerah


Serasi-Bengkulu
, 23 April 2026 — Upaya memperkuat hilirisasi kopi nasional kembali mendapatkan momentum melalui kegiatan Dialog Interaktif Penguatan Hilirisasi Kopi Bengkulu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Bengkulu bekerja sama dengan Universitas Bengkulu (UNIB) dan Kementerian PPN/Bappenas. Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta petani dalam merumuskan langkah konkret meningkatkan nilai tambah dan daya saing kopi Indonesia.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Menteri Bappenas, Gubernur Bengkulu, Rektor Universitas Bengkulu, Kepala Bank Indonesia Bengkulu, Ketua Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) Pusat, serta Direktur PT ALKO Sumatra Kopi. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan keseriusan lintas sektor dalam mendorong transformasi industri kopi, khususnya di wilayah Bengkulu yang memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kopi.


Dialog berlangsung interaktif dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari petani, kelompok tani, pelaku usaha hulu dan hilir, eksportir, hingga pemerintah daerah. Diskusi tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga mengangkat berbagai tantangan riil yang dihadapi dalam pengembangan kopi nasional.


Salah satu isu utama yang mengemuka adalah pentingnya penguatan Indikasi Geografis (IG) sebagai identitas dan nilai tambah produk kopi daerah Bengkulu. Selain itu, forum juga menyoroti lambannya proses hilirisasi kopi di Indonesia yang masih dipengaruhi oleh rendahnya konsumsi per kapita, keterbatasan kapasitas produksi, serta belum optimalnya pengolahan pascapanen di tingkat petani.


Isu global juga turut menjadi perhatian, termasuk dampak ketidakpastian ekonomi dunia dan dinamika perdagangan internasional terhadap harga dan permintaan kopi. Di sisi lain, tuntutan pasar terhadap sertifikasi dan standar internasional, seperti ISO dan kejelasan asal-usul produk (traceability), semakin menjadi faktor penentu dalam ekspor kopi.


Dalam forum tersebut, Koperasi Petani Alam Korintji (ALKO) memperkenalkan pendekatan solusi melalui platform Qthink-X, sebuah sistem digital traceability berbasis Blockchain yang dirancang untuk menjawab tantangan tersebut . Melalui Qthink-X, seluruh proses dalam rantai pasok kopi dapat terdokumentasi secara transparan, mulai dari data petani, pelaku prosesor, roastery, juga lokasi lahan, proses produksi, hingga distribusi.


Direktur ALKO dalam pemaparannya menegaskan bahwa masa depan industri kopi tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh sistem pengelolaan kelembagaan koperasi petani, basis data yang kuat dan terintegrasi.


> “Pasar global hari ini tidak hanya membeli kopi, tetapi juga membeli kepercayaan. Traceability menjadi kunci utama. Dengan Qthink-X, kita bisa memastikan transparansi dari hulu ke hilir,” ujarnya.



Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung petani, Koperasi Petani Alam Korintji (ALKO) juga menyampaikan inisiatif untuk memberikan akses penggunaan platform Qthink-X yang dimiliki olek Koperasi Petani Alam Korintji secara gratis kepada petani.(kelompok tani/koperasi) prosesor kopi di Bengkulu. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi sektor pertanian sekaligus membantu petani memenuhi standar pasar global tanpa beban biaya tambahan.


Namun demikian, ALKO juga menegaskan bahwa penggunaan sistem digital menjadi bagian penting dalam ekosistem kemitraan. Oleh karena itu, penerapan Qthink-X menjadi salah satu syarat bagi petani atau kelompok tani yang ingin bergabung dalam jaringan koperasi ALKO. Hal ini dilakukan untuk memastikan standar kualitas, transparansi, dan konsistensi data dalam rantai pasok.


Pendekatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun koperasi modern berbasis data, yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai pusat integrasi informasi dan akses pasar global.


Gubernur Bengkulu dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang mendorong hilirisasi dan digitalisasi sektor kopi. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mempercepat transformasi ekonomi daerah.


Sementara itu, pihak UNIB menegaskan peran penting akademisi dalam mendukung riset, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kopi. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu menghasilkan model pengembangan kopi yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan.


Kepala Bank Indonesia Bengkulu yang dikenal aktif dalam membangun UMKM juga menyoroti pentingnya penguatan fasilitas sarana produksi petani, akses pembiayaan dan penguatan kelembagaan petani sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi. Diharapkannya, integrasi data melalui platform digital seperti Qthink-X dapat membuka peluang baru dalam akses keuangan, termasuk pembiayaan berbasis data produksi.


Ketua DEKOPI Dr. Rusman Heriawan menekankan peningkatan produktivitas sehingga kesejahteraan petani kopi lebih meningkat dan meningkatkan nilai devisa negara memalui meningkatnya ekspor.


Forum ini menjadi titik awal dari upaya bersama dalam mendorong transformasi industri kopi Bengkulu dari hulu ke hilir. Dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif, berbasis teknologi, dan berorientasi pasar global, diharapkan kopi Bengkulu mampu meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional maupun internasional.


Menteri BPN/BAPPENAS Prof. Rachman Pambudi dalam arahannya Melalui dialog ini, satu pesan menjadi jelas: masa depan kopi Indonesia tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman melalui inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi lintas sektor. BAPPENAS mendukung dan mendorong penguatan kelembagaan petani, Kekuatan petani harus dibantu dan dibangun dengan dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Universitas.(***)

 

Serasinews.com, Padang – Lapas Kelas IIA Padang resmi mengalami pergantian kepemimpinan pada Kamis (23/4/2026). Jabatan kepala lapas kini diemban oleh Ronaldo Devinci Talesa, menggantikan Junaidi Rison. Momen serah terima jabatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan serta meningkatkan kinerja lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung di aula lapas tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, unsur Forkopimda, serta sejumlah mitra kerja.

Dalam sambutannya, Raju Minropa menilai rotasi jabatan sebagai hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Ia menyebut pergantian ini sebagai upaya penyegaran sekaligus langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas kerja.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Junaidi Rison yang dinilai telah memberikan kontribusi positif, khususnya dalam pembinaan warga binaan selama masa tugasnya.

Kepada pejabat yang baru, Raju berharap agar berbagai program yang telah berjalan dapat dilanjutkan bahkan ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor demi menciptakan suasana lapas yang aman dan tertib.

Ronaldo Devinci Talesa menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak akan menjadi fokus utama ke depan, baik dalam aspek pembinaan maupun keamanan.

“Kerja sama yang solid menjadi kunci agar seluruh program berjalan efektif dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Junaidi Rison menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran atas dukungan yang diberikan selama dirinya memimpin. Ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama bertugas.

Selain pergantian pimpinan, sejumlah pejabat struktural juga mengalami rotasi. Dimas Eka Putra kini bertugas di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar sebagai Kasi Kamtib, sementara Sofinaldi dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Bukittinggi sebagai Kasi Giatja.

Kehadiran berbagai pihak seperti BNNP Sumatera Barat, Kodim 0312 Padang, pihak imigrasi, perbankan, hingga tokoh masyarakat mencerminkan pentingnya sinergi dalam mendukung tugas pemasyarakatan.

Pergantian ini diharapkan membawa energi baru untuk meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, memperkuat sistem keamanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan di Padang.

(Rini)

Serasinews.com, Padang - Padang tengah bersiap menyambut sebuah perhelatan yang mengangkat kekuatan ide dan pengetahuan: Festival Literasi Kota Padang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026 di Gedung Youth Center Padang, dan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.

Persiapan festival tersebut kian dimatangkan melalui rapat yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang pada Rabu (22/4). Pertemuan itu melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, termasuk Diskominfo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, serta dukungan pihak swasta seperti Gramedia. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa literasi dipandang sebagai tanggung jawab bersama.

Kepala Dispusip Padang, Heriza Syafani, menekankan bahwa festival ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya membentuk pola pikir masyarakat. Ia menilai, kemajuan kota tidak bisa dilepaskan dari kemampuan warganya dalam membaca, berpikir kritis, dan berdiskusi secara terbuka.

Menurutnya, tantangan literasi saat ini bukan lagi sebatas akses terhadap bahan bacaan, tetapi bagaimana menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca. Oleh karena itu, konsep festival dirancang lebih menarik dengan memadukan unsur edukatif dan hiburan agar mampu menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

Selama pelaksanaan nanti, beragam kegiatan akan dihadirkan, mulai dari pameran buku, forum diskusi, hingga program interaktif yang melibatkan pelajar. Semua dirancang agar literasi terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang kaku.

Selain menjadi ajang edukasi, festival ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta. Dengan bertemunya berbagai pihak dalam satu ruang, diharapkan lahir sinergi baru untuk memperkuat budaya literasi di Kota Padang.

Harapannya, Festival Literasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik awal gerakan berkelanjutan. Dari sini diharapkan tumbuh komunitas, kolaborasi, hingga kebijakan yang semakin mendukung peningkatan literasi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Padang kini tengah merangkai langkah baru menuju masyarakat yang lebih gemar membaca dan berpikir kritis. Festival ini menjadi salah satu pijakan awal untuk mewujudkan tujuan tersebut.

(Rini)



Serasinews.com, SEMARANG  - Sosok Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., tampil menonjol dalam Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Semarang, Rabu, 22 April 2026, sebagai figur sentral dalam mendorong arah baru pelayanan publik yang lebih modern dan responsif.

Kehadiran Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq bukan sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai representasi kuat dari komitmen kepolisian dalam memperkuat sistem pelayanan Samsat yang terintegrasi dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dalam forum strategis tersebut, Kombes Reza terlihat aktif berdiskusi, menyampaikan pandangan, serta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan PT Jasa Raharja sebagai tiga pilar utama Samsat.

Ia menekankan bahwa tantangan pelayanan publik ke depan menuntut perubahan pola pikir dan cara kerja. Menurutnya, Samsat harus mampu bertransformasi menjadi layanan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.

Dengan gaya komunikasi yang tegas namun humanis, Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya fokus pada target pendapatan, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya digitalisasi dalam sistem pelayanan Samsat. Menurutnya, inovasi berbasis teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi serta meminimalisir potensi penyimpangan di lapangan.

Rakor yang berlangsung dinamis tersebut menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar ide dan solusi, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik.

Kombes Reza juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama dalam keberhasilan Samsat. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap lini pelayanan.

Momen kebersamaan dalam sesi foto bersama mencerminkan soliditas dan sinergi yang terbangun. Namun lebih dari itu, tersimpan tekad kuat untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Samsat tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasa terbantu, dimudahkan, dan dihargai dalam setiap proses pelayanan.

Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq juga mengingatkan bahwa reformasi pelayanan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

Rakor ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah, sekaligus mempertegas bahwa perubahan besar selalu dimulai dari komitmen bersama.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat, ia optimistis pelayanan Samsat ke depan akan semakin baik, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara luas.

Di bawah kepemimpinan dan pemikiran strategis sosok seperti Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq, arah baru pelayanan Samsat di Indonesia diyakini akan semakin jelas, terarah, dan berorientasi pada kepentingan publik secara menyeluruh.(**)


Serasinews.com, Padang - Kasus dugaan pelanggaran norma kembali terjadi di Padang. Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan sepasang kekasih yang diduga melakukan perbuatan tidak pantas di sebuah kamar kos di wilayah Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, pada Rabu (22/04/2026) dini hari.

Penindakan ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas yang dianggap meresahkan di lingkungan mereka. Menanggapi laporan tersebut, petugas segera mendatangi lokasi. Sebelum kedatangan aparat, pasangan tersebut sempat diamankan oleh warga sekitar.

Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan seorang perempuan berada di dalam kamar kos. Sementara pria yang diduga pasangannya telah lebih dahulu diamankan di kantor polisi setempat guna menghindari potensi gangguan.

Selanjutnya, keduanya dibawa ke kantor Satpol PP di kawasan Jalan Tan Malaka, Padang Timur, untuk menjalani proses lebih lanjut. Di sana, pasangan tersebut diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), didata, dan diberikan pembinaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pihak Satpol PP menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran ketertiban umum, khususnya di kawasan permukiman. Mereka juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya peran bersama antara masyarakat, keluarga, dan aparat dalam menjaga nilai-nilai sosial serta ketertiban di lingkungan sekitar.

(Rini)



Serasinews.com, Tanah Datar - Seorang pria yang diduga melakukan pencurian sepeda motor nyaris tewas setelah menjadi sasaran amukan warga di wilayah Tanah Datar. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (20/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Jorong Rumah XX, Nagari Labuah, Kecamatan Lima Kaum.

Pelaku berinisial EF (30), yang diketahui bekerja sebagai pedagang dan berasal dari Jorong Mandahiling, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, tertangkap tangan saat menjalankan aksinya. Warga yang memergoki kejadian itu langsung berkumpul dan mengepung pelaku.

Emosi massa yang memuncak membuat situasi sempat tidak terkendali. Pelaku bahkan hampir kehilangan nyawa akibat aksi main hakim sendiri. Beruntung, pihak kepolisian segera datang ke lokasi dan berhasil mengamankan EF sebelum kondisi semakin parah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Datar, AKP Surya Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak sendiri dalam menghadapi pelaku kejahatan. Tindakan tersebut justru bisa menimbulkan masalah hukum baru.

Kini, EF harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

(Rini/Mond)

#Kriminal #Pencurian




Serasinews.com, Payakumbuh - Upaya pemberantasan narkoba kembali membuahkan hasil di Payakumbuh. Seorang pria muda berinisial AR (22) berhasil diamankan oleh tim Satresnarkoba Polres Payakumbuh saat diduga hendak melakukan transaksi sabu pada Senin malam (20/04/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Penangkapan terjadi di kawasan Koto Panjang, Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur. Saat proses pengejaran berlangsung, pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang satu paket sabu ke tepi jalan. Namun, tindakan tersebut tidak berhasil mengelabui petugas.

Kasat Narkoba AKP Gusmanto menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pemantauan yang telah dilakukan sebelumnya terhadap aktivitas pelaku yang mencurigakan.

“Pelaku sudah lama dalam pengawasan kami. Begitu ada indikasi transaksi, tim langsung bergerak melakukan penindakan,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas peredaran narkoba. Total terdapat 31 paket sabu siap edar dengan berat bruto mencapai 6,42 gram. Selain itu, turut diamankan dua timbangan digital, plastik klip, satu unit ponsel Oppo berwarna merah, uang tunai sebesar Rp300 ribu yang diduga hasil transaksi, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi.

Kasus ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius, khususnya bagi kalangan muda. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku narkotika. Tidak ada ruang bagi mereka di Payakumbuh,” tegas AKP Gusmanto.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik kasus ini.

(Rini/Mond)

#Narkoba #Kriminal #Sabu

 

Serasinews.com, SOLOK SELATAN -  Pagi itu terasa sedikit berbeda di halaman Mapolres Solok Selatan. Tidak ada kesan tergesa-gesa. Barisan personel sudah berdiri rapi saat Wakapolres Solok Selatan, Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., melangkah ke depan untuk memimpin upacara.

Suasana berjalan tenang. Aba-aba terdengar jelas, tapi tidak mendominasi. Selebihnya, diisi oleh keheningan yang justru membuat momen itu terasa lebih hidup.

Upacara Hari Kesadaran Nasional itu berlangsung sederhana. Tidak ada yang dibuat berlebihan. Namun justru dari kesederhanaan itu, setiap rangkaian terasa lebih mudah dimaknai.

Di tengah barisan, para anggota mengikuti jalannya upacara dengan sikap yang apa adanya. Ada yang berdiri tegap tanpa bergerak, ada juga yang sesekali menyesuaikan posisi. Hal kecil yang menggambarkan suasana yang nyata.

Saat bendera Merah Putih mulai dinaikkan, suasana berubah hening. Semua mata tertuju ke atas. Momen itu seperti memberi jeda singkat dari rutinitas yang biasanya berjalan cepat.

Kompol Idris Bakara memimpin dengan gaya yang tidak berlebihan. Tegas, tapi tetap terasa dekat. Upacara berjalan mengalir tanpa kesan kaku.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan hal-hal sederhana—tentang pekerjaan, tentang tanggung jawab, dan tentang bagaimana bersikap di tengah masyarakat. Tidak panjang, tapi cukup untuk mengingatkan.

Ia juga menyebut bahwa apa yang dilakukan setiap anggota di lapangan akan akan selalu terlihat. Bukan hanya soal tugas besar, tapi juga hal-hal kecil yang sering dianggap sepele.

Sentuhan dan arahan dari Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K., disampaikan dengan cara yang ringan—lebih sebagai pengingat bersama agar ritme kerja tetap terjaga, bukan sebagai tekanan.

Beberapa anggota terlihat mendengarkan dengan saksama. Bukan karena hal baru, tapi karena yang disampaikan memang dekat dengan keseharian mereka.

Upacara seperti ini mungkin terlihat biasa. Tapi di sela waktu yang singkat itu, ada ruang untuk berhenti sejenak dan melihat kembali apa yang sedang dijalani.

Setelah selesai, barisan dibubarkan. Semua kembali ke tugas masing-masing. Aktivitas berjalan lagi seperti biasa.

Namun pagi itu meninggalkan suasana yang berbeda—lebih tenang, dan mungkin sedikit lebih sadar akan peran yang dijalani.

Upacara Hari Kesadaran Nasional di Polres Solok Selatan pun berakhir tanpa kesan berlebihan, tapi tetap menyisakan makna.

#Adam


Serasinews.com, Padang - Suasana meriah dan penuh warna tampak di halaman TKN Pembina Pulau Punjung pada Kamis (16/4/2026). Ratusan anak usia taman kanak-kanak duduk berdampingan dengan orang tua mereka, memegang krayon dan menggambar dengan penuh semangat. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga menjadi momen kebersamaan yang hangat antara anak dan orang tua.

Sebanyak 226 peserta dari berbagai TK di Kecamatan Pulau Punjung ikut ambil bagian dalam lomba mewarnai bertema parenting yang digelar oleh IGTKI PGRI setempat. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana edukatif yang menekankan pentingnya interaksi positif dalam keluarga.

Sejak pagi, keceriaan terpancar dari wajah anak-anak. Salah satunya Rania Adeva Afra dari TKN Pembina Pulau Punjung yang terlihat antusias mengikuti kegiatan. Didampingi orang tuanya, ia dengan tekun mewarnai gambar menggunakan berbagai warna cerah, sesekali tersenyum saat mendapatkan arahan.

Bagi para orang tua, kegiatan ini memiliki nilai lebih. Mereka menilai lomba mewarnai dengan konsep parenting mampu mendukung perkembangan anak sejak dini.

“Ini sangat bermanfaat. Anak-anak belajar menggerakkan tangan, fokus, serta memahami kerja sama. Selain itu juga melatih kesabaran dan ketekunan,” ujar Husnul Arfa, salah satu orang tua peserta.

Ia pun berharap kegiatan serupa bisa terus diadakan secara rutin sebagai agenda tahunan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh anak dan orang tua.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh salah seorang guru, Buk Gus. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada perkembangan anak, tetapi juga mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

“Kegiatan ini sangat positif. Selain meningkatkan motorik dan kreativitas, tujuan utamanya adalah membangun kerja sama yang baik antara anak dan orang tua, sehingga kepercayaan diri anak juga tumbuh,” jelasnya.

Menariknya, seluruh peserta mendapatkan penghargaan berupa piala dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi. Hal ini menjadi simbol bahwa setiap anak memiliki keistimewaan dan layak dihargai atas usahanya.

Meski begitu, unsur kompetisi tetap ada. Peserta terbaik di tingkat kecamatan nantinya akan dipilih untuk mewakili Pulau Punjung ke jenjang kabupaten.

Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di sekolah. Peran aktif orang tua menjadi kunci penting dalam membentuk karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri anak.

Di balik keceriaan dan warna-warni krayon, tersimpan harapan besar agar generasi yang tumbuh nantinya tidak hanya cerdas, tetapi juga penuh empati, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.

(Papa Juan)

#Parenting #Daerah

#KabupatenDharmasraya

Serasinews.com, Padang - Hujan deras yang melanda Kota Padang pada Selasa pagi (21/4/2026) berubah menjadi situasi darurat ketika angin kencang menumbangkan sebuah pohon durian besar di kawasan RT 004/RW 004, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan. Pohon dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter 60 sentimeter itu roboh dan menimpa rumah warga dalam waktu singkat.

Kejadian yang berlangsung saat warga tengah beristirahat ini langsung memicu kepanikan. Rumah milik Suparman (71), seorang buruh harian lepas, mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan struktur bangunan akibat tertimpa batang dan ranting pohon. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Setelah menerima laporan, Satlinmas Pol PP Padang segera turun ke lokasi bersama personel BKO dan aparat setempat. Mereka langsung melakukan evakuasi dengan peralatan sederhana, memotong batang pohon serta membersihkan material yang menghalangi akses rumah dan jalan warga.

Di tengah kondisi pagi yang masih diguyur sisa hujan dan permukaan yang licin, petugas tetap bekerja tanpa henti. Mereka secara bertahap menyingkirkan potongan kayu besar dengan penuh kehati-hatian, mengingat posisi pohon yang menimpa bangunan berpotensi menyebabkan kerusakan lanjutan.

Kehadiran petugas tidak hanya mempercepat proses penanganan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga sekitar. Kerja sama antara aparat dan masyarakat setempat turut membantu mempercepat pembersihan hingga area kembali aman dilalui.

Kepala Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi hal utama, terutama dalam menghadapi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.

Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus hadir membantu masyarakat dalam situasi seperti ini sebagai bentuk pengabdian dan upaya memberikan rasa aman. Selain menjaga ketertiban umum, Satlinmas Pol PP juga berperan aktif dalam penanganan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Dengan meningkatnya curah hujan dan potensi angin kencang di wilayah Padang, masyarakat diimbau untuk lebih waspada, khususnya yang tinggal di dekat pohon besar atau area rawan. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja, namun kesiapan dan respons cepat dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan.(Rini)




‎PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang mengonfirmasi adanya gangguan distribusi air bersih sehubungan dengan perbaikan kebocoran pipa transmisi utama berdiameter DN 250 ACP di Jalan Raya Guo, Kecamatan Kuranji, pada Senin (20/4/2026). Langkah teknis ini dilakukan guna menjamin stabilitas layanan jangka panjang dan mencegah kerusakan infrastruktur yang lebih luas.
‎Pekerjaan perbaikan ini berdampak pada penurunan tekanan hingga penghentian aliran air sementara di sejumlah wilayah, antara lain:
‎Bukit Belimbing Indah, Taruko 1 & 2
‎Sebagian Kalumbuk dan Balaibaru
‎Wahana 6 & Buana Indah 3
‎Rimbo Tarok serta Tarok Indah 1 & 2
‎Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa perbaikan pipa utama ini merupakan prioritas yang tidak dapat ditunda demi menekan angka kehilangan air (NRW) dan menjaga keandalan jaringan distribusi.
‎"Tim teknis telah disiagakan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan presisi dan target waktu yang terukur. Kami berkomitmen memulihkan distribusi air secepat mungkin agar aktivitas masyarakat kembali normal," ujar Adhie menyampaikan pesan dari Direktur Teknik, Andri Satria.
‎Manajemen Perumda mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk segera menampung cadangan air dan menggunakan persediaan yang ada secara bijak selama proses normalisasi. Perumda juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemeliharaan infrastruktur ini.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.