Serasinews.com, Padang - Sejumlah personel berseragam cokelat dengan rompi reflektif tampak berpatroli. Mereka adalah jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat yang menjalankan program “Patroli Mashur” — singkatan dari Patroli Makan Sahur. Program ini menjadi inovasi yang memadukan pengamanan wilayah dengan aksi sosial di waktu rawan menjelang Subuh.
Mengawal Keamanan, Mencegah Gangguan
Ramadan kerap diiringi peningkatan aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari. Di beberapa titik, potensi balap liar, konvoi berlebihan, hingga gesekan antar remaja menjadi perhatian aparat.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan bahwa Patroli Mashur dirancang sebagai langkah preventif. Tim yang terdiri dari lima personel menyisir titik-titik yang telah dipetakan sebagai kawasan rawan. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan mampu mencegah gangguan sebelum terjadi.
Pendekatan ini mulai menunjukkan hasil positif. Di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman, salah satu jalur utama kota, patroli melaporkan tidak adanya aksi balap liar maupun tawuran pada jam-jam sahur. Kehadiran aparat secara aktif dinilai efektif meredam potensi gangguan ketertiban.
Sentuhan Sosial di Balik Patroli
Yang membuat Patroli Mashur istimewa bukan hanya aspek pengamanannya, tetapi juga sisi kemanusiaannya. Di sela tugas patroli, personel membagikan paket makanan sahur kepada pengendara ojek, sopir angkot, petugas kebersihan, serta warga yang membutuhkan.
Setiap titik patroli menyalurkan sekitar 50 hingga 100 paket makanan, dengan lokasi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan. Bagi penerima, bantuan tersebut bukan sekadar makanan, melainkan bentuk perhatian yang tulus.
Beberapa warga mengaku terkejut sekaligus terharu. Kehadiran polisi yang biasanya identik dengan razia atau penindakan, kali ini justru membawa rezeki dan senyuman di waktu sahur.
Ketegasan yang Berjalan Bersama Empati
Patroli Mashur menjadi gambaran bahwa penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan pendekatan humanis. Di bulan yang sarat nilai kepedulian, aparat tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menebarkan empati.
Program ini akan terus dilaksanakan sepanjang Ramadan. Setiap dini hari, petugas kembali menyusuri jalanan, memastikan kota tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Di saat langit beranjak terang dan azan Subuh benar-benar menggema, para personel melanjutkan tugasnya. Kota tetap tertib, warga merasa terlindungi, dan di sudut-sudut jalan, ada sahur yang tersaji berkat kepedulian sederhana yang bermakna.
Ramadan kali ini, Patroli Mashur bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi simbol bahwa keamanan dan kemanusiaan dapat hadir dalam satu langkah yang sama.
(Rini/Mond)
#DirlantasPoldaSumbar
#PoldaSumbar #SumateraBarat


Posting Komentar