Serasinews.com, Padang - Hujan deras yang melanda Kota Padang pada Selasa pagi (21/4/2026) berubah menjadi situasi darurat ketika angin kencang menumbangkan sebuah pohon durian besar di kawasan RT 004/RW 004, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan. Pohon dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter 60 sentimeter itu roboh dan menimpa rumah warga dalam waktu singkat.
Kejadian yang berlangsung saat warga tengah beristirahat ini langsung memicu kepanikan. Rumah milik Suparman (71), seorang buruh harian lepas, mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan struktur bangunan akibat tertimpa batang dan ranting pohon. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Setelah menerima laporan, Satlinmas Pol PP Padang segera turun ke lokasi bersama personel BKO dan aparat setempat. Mereka langsung melakukan evakuasi dengan peralatan sederhana, memotong batang pohon serta membersihkan material yang menghalangi akses rumah dan jalan warga.
Di tengah kondisi pagi yang masih diguyur sisa hujan dan permukaan yang licin, petugas tetap bekerja tanpa henti. Mereka secara bertahap menyingkirkan potongan kayu besar dengan penuh kehati-hatian, mengingat posisi pohon yang menimpa bangunan berpotensi menyebabkan kerusakan lanjutan.
Kehadiran petugas tidak hanya mempercepat proses penanganan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga sekitar. Kerja sama antara aparat dan masyarakat setempat turut membantu mempercepat pembersihan hingga area kembali aman dilalui.
Kepala Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi hal utama, terutama dalam menghadapi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.
Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus hadir membantu masyarakat dalam situasi seperti ini sebagai bentuk pengabdian dan upaya memberikan rasa aman. Selain menjaga ketertiban umum, Satlinmas Pol PP juga berperan aktif dalam penanganan kemanusiaan saat terjadi bencana.
Dengan meningkatnya curah hujan dan potensi angin kencang di wilayah Padang, masyarakat diimbau untuk lebih waspada, khususnya yang tinggal di dekat pohon besar atau area rawan. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja, namun kesiapan dan respons cepat dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan.(Rini)


Posting Komentar