Serasinews.com, Padang – Stand pabukoan gratis yang digelar di Jalan Baru, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (26/2/2026) ramai dipadati warga setiap sore selama Ramadan. Kegiatan sosial tersebut diinisiasi oleh Dani Faizal bersama timnya sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Tak hanya menyediakan pabukoan di lokasi, Dani Faizal juga mengerahkan tim untuk mengantarkan makanan berbuka langsung ke rumah-rumah warga. Langkah ini pun mendapat apresiasi luas karena dinilai sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang tidak sempat datang ke lokasi.
Warga mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan. Menurut mereka, menu pabukoan yang dibagikan tidak hanya gratis, tetapi juga sesuai selera dan memuaskan. “Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah seorang warga.
Dani Faizal dikenal sebagai sosok muda yang dermawan, religius, dan humanis. Meski bukan pejabat, ia konsisten menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Sejak 2018 hingga 2026, ia rutin menyalurkan bantuan sembako kepada warga. Bahkan menjelang Ramadan tahun ini, ia membagikan bantuan beras kepada 5.000 kepala keluarga.
Selama bulan Ramadan, kegiatan berbagi pabukoan gratis telah menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan penuh selama satu bulan. Bagi Dani Faizal, Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak amal dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
“Selagi saya mampu dan bisa membantu, itu sudah menjadi kewajiban bagi saya,” ungkapnya.
Baginya, kebahagiaan sejati bukan terletak pada materi, melainkan pada kesempatan untuk berbagi dan berbaur dengan masyarakat.
(Rini)
#Ramadhan #PabukoanGratis #puasa
#Padang #DaniFaisal
Serasinews.com, Padang - Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar kegiatan Tabligh Akbar pada Selasa (24/2/2026) sebagai bagian dari upaya pembinaan rohani dan mental bagi seluruh personel Polri di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh jajaran Polri, mulai dari pejabat utama hingga personel di berbagai satuan kerja.
Acara dibuka secara resmi dengan kata sambutan dari Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan ketakwaan sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Tabligh Akbar ini sebagai sarana introspeksi diri serta mempererat soliditas dan integritas dalam institusi Polri.
Menurut beliau, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern menuntut setiap anggota Polri tidak hanya memiliki profesionalisme tinggi, tetapi juga akhlak dan moral yang kuat. Dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, diharapkan seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.
Kegiatan Tabligh Akbar ini semakin bermakna dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur, menjaga amanah, serta bekerja dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Doa bersama yang dipanjatkan menjadi simbol harapan agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
Suasana acara berlangsung penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun semangat spiritual yang semakin kokoh di lingkungan Polda Sumbar, sehingga mampu mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.
(Rini)
#TablighAkbar #Padang
#PoldaSumbar
Serasinews.com, PADANG – Pascapelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026, suasana di kawasan Penginapan Pondok Minang, Padang Barat, tampak lebih tenang dari biasanya. Aktivitas yang sebelumnya ramai kini terlihat lebih sepi. Namun, sejumlah pihak menduga praktik yang sempat menjadi sorotan itu belum sepenuhnya berhenti.
Operasi yang dilakukan tim Resmob Ditreskrimum Polda Sumbar beberapa waktu lalu menargetkan dugaan tindak pidana prostitusi dan judi online di wilayah tersebut. Sejumlah orang diamankan dalam rangkaian penindakan itu.
Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan pada Minggu (22/2), perubahan yang terlihat lebih pada pola aktivitas. Jika sebelumnya aktivitas terkesan terbuka, kini diduga berlangsung lebih tertutup dan berhati-hati.
Beberapa akun yang menawarkan jasa melalui aplikasi perpesanan masih terpantau aktif di sekitar wilayah tersebut, meski intensitasnya tidak setinggi sebelumnya. Dugaan sementara, para pelaku memilih mengurangi aktivitas terbuka guna menghindari razia dan patroli aparat.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar melalui jajaran Resmob membenarkan adanya sejumlah penindakan dalam operasi tersebut. Di antaranya, pengamanan seorang pria berinisial FH (18) terkait dugaan praktik mucikari, serta NA (19) yang diduga terlibat judi online. Selain itu, seorang perempuan berinisial NYF (23) juga pernah diamankan dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang di salah satu hotel di Padang.
Rangkaian penindakan ini menunjukkan adanya upaya aparat dalam menindak dugaan pelanggaran hukum di kawasan tersebut. Namun demikian, pengawasan lanjutan dinilai penting untuk memastikan praktik serupa tidak kembali terjadi.
Sejumlah regulasi daerah memberikan kewenangan bagi pemerintah kota untuk melakukan evaluasi hingga pencabutan izin usaha apabila terbukti terjadi pelanggaran berulang. Karena itu, masyarakat berharap langkah penegakan aturan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa penertiban tidak cukup dilakukan sekali. Pengawasan berkelanjutan serta koordinasi lintas instansi dinilai menjadi kunci agar kawasan tersebut benar-benar bebas dari aktivitas yang melanggar hukum.
(TIM)
#Padang #PenegakanHukum #Daerah
Serasinews.com, - Bulan Ramadhan bukan sekadar bulan puasa. Ia adalah bulan transformasi ruhani, momentum perubahan hakiki yang sering kali luput dari kesadaran banyak umat Muslim. Sebagian orang memaknainya sebatas menahan lapar dan dahaga, padahal di baliknya tersimpan rahasia ilahiah, kemuliaan spiritual, dan peluang besar meraih kedudukan tinggi di sisi Allah.
Artikel ini mengulas keistimewaan Ramadhan yang jarang dibahas, secara rinci dan mendalam, agar umat Muslim benar-benar memahami hakikat bulan suci ini.
1. Ramadhan: Bulan Pendidikan Jiwa, Bukan Sekadar Ritual
Allah tidak mensyariatkan puasa hanya untuk menahan hawa nafsu jasmani, melainkan mendidik jiwa agar mencapai derajat takwa.
Dalil Al-Qur’an
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
(QS. Al-Baqarah: 183)
Keistimewaan tersembunyi:
Takwa bukan hanya takut kepada Allah, tetapi kesadaran terus-menerus bahwa Allah selalu mengawasi, bahkan saat tidak ada manusia yang melihat.
2. Ramadhan: Bulan Diturunkannya Al-Qur’an sebagai Petunjuk Hidup
Ramadhan adalah bulan turunnya wahyu, bukan sekadar bulan ibadah fisik
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ
Artinya:
Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil).
(QS. Al-Baqarah: 185)
Yang jarang disadari:
Ramadhan bukan hanya waktu membaca Al-Qur’an, tetapi menghidupkan Al-Qur’an dalam sikap, keputusan, dan akhlak.
3. Setan Dibelenggu, Tapi Maksiat Masih Terjadi Mengapa?
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setan-setan dibelenggu di bulan Ramadhan. Namun mengapa dosa tetap terjadi?
Jawaban mendalamnya:
Yang tersisa bukan setan, melainkan nafsu manusia yang belum dididik. Ramadhan adalah cermin: siapa yang masih bermaksiat, berarti musuh terbesarnya bukan setan, tapi dirinya sendiri.
4. Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup Makna Hakikinya
Ini bukan hanya peristiwa metafisik, tetapi isyarat rahmat Allah yang luar biasa luas.
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ
Artinya:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.
(QS. Al-Baqarah: 186)
Makna terdalam:
Ramadhan adalah bulan kedekatan, di mana doa tidak sekadar dikabulkan, tetapi didengar dengan kasih sayang khusus.
5. Lailatul Qadar: Bukan Sekadar Malam, Tapi Titik Balik Hidup
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya:
Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
(QS. Al-Qadr: 3)
Keistimewaan yang jarang disadari:
Lailatul Qadar bukan hanya soal pahala, tapi malam di mana takdir kehidupan bisa berubah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju hidayah.
6. Ramadhan Mengajarkan Keikhlasan yang Tidak Terlihat
Puasa adalah ibadah yang tidak bisa dipamerkan. Orang bisa berpura-pura shalat, tetapi tidak bisa berpura-pura berpuasa di hadapan Allah.
Karena itu Allah berfirman dalam hadits qudsi:
“Puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
Inilah keistimewaan langka:
Ramadhan adalah latihan kejujuran spiritual, ketika iman diuji tanpa saksi manusia.
7. Ramadhan: Momentum Penghapusan Dosa Total
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Catatan penting:
Ampunan ini bukan otomatis, tetapi untuk mereka yang:
Berpuasa dengan iman
Menjaga lisan dan akhlak
Menjadikan Ramadhan sebagai sarana perubahan diri
Ramadhan Bukan Rutinitas, Tapi Kesempatan Terakhir
Banyak orang menjalani Ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya, tanpa perubahan. Padahal tidak ada jaminan kita akan bertemu Ramadhan berikutnya.
Ramadhan adalah undangan langsung dari Allah siapa yang memahaminya akan pulang membawa ampunan, cahaya iman, dan ketenangan jiwa.
فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ
“Maka berlarilah kalian menuju Allah.”
(QS. Adz-Dzariyat: 50)
Semoga Ramadhan ini bukan sekadar berlalu, tetapi mengubah kita selamanya.
(*)
#Religi #Islami
Serasinews.com, Padang - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat bersama para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sumatera Barat menggelar pertemuan silaturahmi dengan wartawan dan penggiat antikorupsi di Padang, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, insan pers, dan masyarakat sipil. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga forum dialog terbuka guna mendorong transparansi dan integritas dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Muhibuddin, SH.,MH menekankan bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai elemen. Media dinilai memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang objektif dan edukatif kepada publik, sementara penggiat antikorupsi berfungsi sebagai mitra kritis sekaligus kontrol sosial dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Momentum menjelang Ramadan ini juga dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen moral dan spiritual dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Seluruh pihak diajak menjadikan bulan suci sebagai ruang refleksi untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin solid dan berkelanjutan, demi terwujudnya penegakan hukum yang transparan, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
(Rini)
#KejatiSumbar #Hukum
#SumateraBarat
Serasinews.com, Padang, - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dengan tema “Demokrasi Semakin Berdaulat, Ekonomi Semakin Kuat, Indonesia Semakin Kuat”, telah diselenggarakan pertemuan silaturahmi antara awak media dan jajaran Humas Polri di Esa cafe pada kamis, 12-02-2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kemitraan strategis antara insan pers dan institusi kepolisian, khususnya dalam membangun komunikasi yang transparan, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Kombes Pol. Sus Melawati Rosya, S.S.,M.Tr.A.P dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan media merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar bangsa dan pemersatu masyarakat. Melalui pemberitaan yang berimbang dan edukatif, pers memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pemahaman yang benar kepada publik serta menangkal informasi yang menyesatkan.
Beliau menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, kolaborasi yang baik antara Humas Polri dan awak media sangat dibutuhkan guna menciptakan ruang publik yang sehat, demokratis, dan berintegritas. Dengan komunikasi yang harmonis, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara sekaligus memperkuat demokrasi.
Acara ini juga diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Buya Endi MN dengan tema “Bijaklah dalam Menggunakan Media Sosial.” Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa media sosial adalah ruang yang sangat berpengaruh dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, setiap individu, khususnya insan pers dan aparat penegak hukum, harus bijak, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap unggahan maupun penyampaian informasi. Media sosial hendaknya menjadi sarana penyebar kebaikan, persatuan, dan edukasi, bukan sebaliknya.
Sementara itu, perwakilan Ketua IKW-RI, Davit Efendi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Humas Polda yang telah mengundang Ikatan Keluarga Wartawan (IKW) untuk bersilaturahmi. Ia menegaskan komitmen IKW untuk terus menjalin kerja sama yang profesional dan beretika dengan Polri, serta mendukung terciptanya pemberitaan yang objektif dan membangun.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terbangun sinergitas yang semakin kokoh antara media dan Polri. Dengan pers yang profesional, demokrasi yang sehat, serta komunikasi yang transparan, Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan zaman, baik di bidang politik, sosial, maupun ekonomi.
(Rini)
#Jurnalis #PoldaSumbar
#SumateraBarat
Serasinews.com, PADANG – Lautan jaket hijau dan hitam memenuhi kawasan pusat Kota Padang, menandai digelarnya Apel Besar Ojek Online yang diinisiasi Polda Sumatera Barat melalui Direktorat Lalu Lintas. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang tengah berlangsung di Ranah Minang.
Sejak pagi, para pengemudi ojol dari berbagai komunitas hadir dengan semangat kebersamaan. Kehadiran mereka bukan hanya untuk mengikuti apel, tetapi juga untuk meneguhkan komitmen sebagai pelaku transportasi yang mengutamakan keselamatan.
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin dalam arahannya mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Ia menekankan bahwa setiap pengendara memiliki peran penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan kebutuhan. Setiap perjalanan harus dimulai dengan kesadaran untuk saling menjaga,” pesannya di hadapan ribuan peserta.
Senada dengan itu, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq menyebut pengemudi ojol sebagai mitra strategis kepolisian. Dengan mobilitas tinggi dan intensitas berkendara yang padat setiap hari, para driver dinilai memiliki pengaruh besar dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
Menurutnya, Operasi Keselamatan Singgalang 2026 mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis. Melalui apel ini, diharapkan para pengemudi tidak hanya patuh aturan, tetapi juga menjadi contoh disiplin bagi pengguna jalan lainnya.
Tak hanya penyampaian imbauan, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako. Bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para driver yang terus bekerja melayani masyarakat dalam berbagai kondisi.
Perwakilan komunitas Ojek Online Partap, Nandes, mengaku bangga dilibatkan secara langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut keterlibatan ojol dalam operasi keselamatan memberikan rasa dihargai sekaligus memperkuat tanggung jawab moral di jalan raya.
“Kami merasa diperhatikan dan dilibatkan sebagai bagian dari solusi. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengutamakan keselamatan dalam bekerja,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi yang semakin solid antara kepolisian dan komunitas ojol, diharapkan tercipta lalu lintas yang lebih aman dan tertib di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat budaya keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban.
(Rini/SRP)
#OjekOnline #Padang #DirlantasPoldaSumbar
# OprasiSinggalang2026
Serasinews.com, AGAM – Sepeda motor dinas milik instansi pemerintah raib dicuri di Perumahan Tulip, Jorong Koto Hilalang, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Senin (9/2/2026) dini hari.
Aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada rentang waktu pukul 01.00 hingga 04.00 WIB. Kejadian itu terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar kawasan perumahan dan kini menjadi bahan penyelidikan aparat kepolisian.
Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku beraksi dengan tenang dan berhati-hati. Pelaku sempat mengamati situasi sekitar sebelum membawa kabur sepeda motor dinas berpelat merah tersebut. Untuk menghindari kecurigaan warga, motor tidak langsung dinyalakan, melainkan didorong keluar dari area perumahan.
Sepeda motor yang menjadi sasaran diketahui merupakan kendaraan operasional pemerintah. Proses pencurian berlangsung cepat dan tanpa suara, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di lingkungan sekitar.
Peristiwa ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV guna mengungkap identitas pelaku dan melacak keberadaan kendaraan yang dicuri.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan di malam hari, serta menambah sistem pengamanan guna mencegah terjadinya tindak kriminal serupa.
(Rini/Mond)
#Kriminal #Pencurian #Agam #BeritaDaerah
Serasinews.com, PASAMAN – Ketenteraman malam akhir pekan di Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, terusik setelah tim gabungan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat), Sabtu malam (7/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam razia tersebut, enam orang pengunjung dan seorang pemilik kafe diamankan karena kedapatan mengonsumsi minuman keras di tempat umum.
Enam pengunjung yang terjaring terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki. Mereka ditemukan sedang menenggak minuman keras jenis bir sambil menikmati musik dengan suasana pencahayaan remang-remang di salah satu kafe di Nagari Ladang Panjang.
Operasi ini melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Pasaman bersama Polres Pasaman serta Subdenpom 1/4-4-C Pasaman. Tim gabungan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas penyakit masyarakat di wilayah Tigo Nagari.
Kepala Satpol PP & Damkar Kabupaten Pasaman, Yusrizal, mengatakan bahwa operasi pekat tersebut merupakan langkah rutin pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan serta menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.
“Razia ini rutin kita laksanakan sebagai upaya menekan penyakit masyarakat. Selain penindakan, ini juga menjadi peringatan agar masyarakat dan pelaku usaha mematuhi aturan daerah,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Ia menjelaskan, penertiban mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Nomor 12 Tahun 2016 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, yang melarang konsumsi minuman keras di tempat umum serta aktivitas yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa tiga kafe di wilayah Tigo Nagari. Namun, hanya satu kafe yang kedapatan masih beroperasi hingga larut malam dan melakukan pelanggaran.
Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Kasi Tibumtranmas) Satpol PP & Damkar Pasaman, Zulfahmi, menyebut pelanggaran terlihat jelas saat petugas masuk ke lokasi.
“Saat kami lakukan pemeriksaan, pengunjung sedang mengonsumsi miras dengan musik dan lampu remang-remang. Aktivitas ini jelas melanggar ketentuan,” katanya.
Selain para pengunjung, pemilik kafe turut diamankan. Seluruhnya dibawa ke Markas Komando Satpol PP & Damkar Pasaman untuk dimintai keterangan dan diproses sesuai peraturan yang berlaku.
Satpol PP & Damkar Pasaman menegaskan, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di tengah masyarakat.
(Rini/Mond)
#Daerah #KabupatenPasaman
#KafeKaroke
Serasinews.com, PADANG PANJANG — Akses utama Padang–Padang Panjang di kawasan Lembah Anai terganggu akibat terban badan jalan yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026). Lokasi terban berada di KM 66+700, tepat sebelum jembatan kembar dari arah Kota Padang.
Kerusakan tersebut menyebabkan penyempitan badan jalan sehingga hanya satu jalur yang dapat digunakan. Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah dan pengaturan ketat di lokasi kejadian.
Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang melarang keras kendaraan bertonase berat, khususnya truk roda enam, melintasi jalur Lembah Anai. Larangan ini juga diberlakukan bagi kendaraan yang mencoba memodifikasi jumlah roda agar tetap dapat melintas.
“Kendaraan berat tidak kami izinkan lewat karena berisiko memperparah kerusakan dan membahayakan pengendara lain,” kata Brigadir Bambang dari Satlantas Polres Padang Panjang.
Sebagai langkah antisipasi, pengemudi truk dan kendaraan besar diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif Sitinjau Lauik meskipun jarak tempuh lebih panjang.
Untuk kendaraan lain, jalur Lembah Anai dibuka secara terbatas dengan sistem buka-tutup. Kepolisian menjadwalkan pengaturan lalu lintas bergantian mulai pukul 17.00 WIB, menyesuaikan dengan kondisi arus dan situasi di lapangan.
Akibat kejadian ini, antrean kendaraan tidak terhindarkan, terutama pada jam padat sore hingga malam hari. Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dan mempertimbangkan jalur alternatif sampai kondisi jalan kembali normal.
(BP)
#Peristiwa #Infrastruktur
#LembahAnai
Serasinews.com, Padang — Tim Khusus (Timsus) Bravo Polresta Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah dengan mengamankan seorang terduga pelaku penggelapan sepeda motor lintas daerah. Pelaku berinisial JW (36), yang kerap dijuluki “raja penggelapan motor”, ditangkap pada Kamis dini hari, 5 Februari 2026.
Penangkapan dilakukan di sebuah mess usaha kopi keliling yang berlokasi di kawasan Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Aksi tersebut berawal dari laporan warga yang mencurigai keberadaan seorang pria dengan ciri-ciri yang sesuai dengan pelaku penggelapan kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan masyarakat Padang dan Pekanbaru.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Timsus Bravo melakukan patroli dan pemantauan intensif di sekitar lokasi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dantimsus Bravo Polresta Padang, IPDA Eggy Saputra, sebagai bagian dari patroli rutin guna mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas, seperti tawuran, balap liar, dan penggunaan knalpot brong.
Setelah memastikan identitas terduga pelaku, petugas melakukan pengintaian singkat sebelum akhirnya mengamankan JW tanpa perlawanan. Proses penangkapan berlangsung aman dan tidak menimbulkan gangguan di lingkungan sekitar.
IPDA Eggy Saputra menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas peran aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan. Informasi yang kami terima menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini,” ujarnya.
Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam jaringan penggelapan sepeda motor lintas daerah.
Polresta Padang mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
(Rini)
#PenggelapanMotor # Padang
# PolrestaPadang
Serasinews.com,PADANG – Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Padang dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Rasidin, Kota Padang. Narapidana kasus narkotika tersebut wafat pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah, menyampaikan bahwa warga binaan itu sebelumnya mengalami penurunan kondisi kesehatan. Petugas medis rutan sempat memberikan penanganan awal sebelum akhirnya memutuskan untuk merujuk yang bersangkutan ke rumah sakit.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi warga binaan tidak memungkinkan untuk dirawat di rutan sehingga kami langsung melakukan rujukan ke RSUD Rasidin. Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung,” ujar Mai Yudiansyah saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, selama menjalani perawatan di rumah sakit, narapidana tersebut tetap berada dalam pengawasan petugas rutan sesuai prosedur pengamanan. Pihak keluarga juga diberi kesempatan untuk mendampingi selama proses perawatan berlangsung.
“Pengawalan dilakukan oleh petugas, dan keluarga turut mendampingi. Semua proses kami jalankan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Mai menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga binaan menjadi prioritas pihak rutan. Setiap keluhan kesehatan yang disampaikan narapidana, kata dia, akan langsung ditangani oleh petugas medis dan dievaluasi untuk menentukan langkah lanjutan.
“Kami memiliki standar operasional pelayanan kesehatan. Apabila kondisi tidak bisa ditangani di rutan, maka rujukan ke rumah sakit menjadi langkah yang harus diambil,” katanya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RSUD Rasidin, jenazah warga binaan tersebut diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Pihak Rutan Kelas IIB Padang menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta pengawasan terhadap kondisi warga binaan guna memastikan hak dasar mereka tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana.
(Rini/Mond)
#Peristiwa #Padang #RutanPadang #WargaBinaan #LayananKesehatan
Serasinews.com, Bukittinggi - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat (BNNP Sumbar) kembali mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Bukittinggi. Seorang pria berinisial DN diamankan bersama sejumlah paket sabu dalam operasi yang digelar pada Sabtu (31/1/2026).
Penindakan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Perwira II, Kelurahan Belakang Balok, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sabu dalam jumlah cukup banyak yang disimpan di beberapa bagian rumah.
Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima petugas pada Jumat (30/1/2026). Informasi tersebut mengarah pada dugaan aktivitas peredaran sabu yang dilakukan oleh DN.
Berdasarkan informasi itu, tim BNNP Sumbar melakukan penyelidikan dan pengamatan di sekitar lokasi. Setelah memastikan keberadaan target, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan DN tanpa perlawanan.
Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat setempat, petugas menemukan satu paket besar sabu yang dibungkus plastik hitam bergambar durian di dalam lemari kamar lantai dua. Penggeledahan dilanjutkan ke lantai tiga, di mana kembali ditemukan satu tas jinjing berisi empat paket besar sabu serta dua plastik biru berisi total 24 paket sabu ukuran sedang. Seluruh barang tersebut disembunyikan di bawah tumpukan kasur.
Selain narkotika, petugas turut menyita dua unit telepon genggam merek Samsung Galaxy A17 dan Samsung Galaxy A02s, satu tas jinjing warna coklat, serta sejumlah plastik pembungkus.
Usai penangkapan, BNNP Sumbar melakukan serangkaian prosedur hukum, termasuk penyitaan barang bukti, pendataan saksi, pembuatan sketsa TKP, serta penyusunan laporan perkara.
“Terduga pelaku berikut barang bukti telah diamankan di kantor BNNP Sumbar untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Brigjen Pol Ricky Yanuarfi.
(*)
#BNNPSumbar #Narkotika #BukitTinggi
Serasinews.com, Padang – Sebuah aksi pencurian yang menyasar Swalayan Dayu Mart di Kecamatan Padang Selatan akhirnya terbongkar. Pelakunya bukan jaringan kriminal, melainkan seorang remaja berusia 17 tahun yang kini harus berhadapan dengan proses hukum.
Pengungkapan kasus ini berawal dari kejadian yang tampak sepele. Pada Jumat malam (30/1/2026), warga Rawang mengamankan seorang remaja yang dicurigai mengambil uang dari kotak amal Masjid At-Taqrib. Remaja tersebut kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.
Dari pemeriksaan awal, polisi justru menemukan fakta yang lebih besar. Remaja berinisial APAE itu mengakui pernah melakukan pencurian di sebuah swalayan beberapa hari sebelumnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, menyampaikan bahwa pengakuan pelaku menjadi titik awal pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan.
“Pelaku mengakui telah melakukan pencurian di Swalayan Dayu Mart dengan persiapan sebelumnya,” ujar Kompol Yasin, Sabtu (31/1/2026).
Masuk Lewat Atap, Bongkar Pintu dari Dalam
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pencurian terjadi pada Selasa pagi (27/1/2026). Sejak malam sebelumnya, pelaku telah memantau lokasi untuk memastikan situasi aman.
Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku datang ke sekitar swalayan dan mengintai kondisi selama hampir dua jam. Setelah memastikan tidak ada aktivitas, pelaku memanjat bangunan di samping ruko dan masuk melalui lantai dua swalayan.
Dari dalam bangunan, pelaku membuka pintu depan swalayan dan menggunakan besi las serta kaki scaffolding untuk merusak pintu besi pengaman.
Rokok dan Uang Tunai Jadi Sasaran
Setelah berhasil masuk ke lantai utama, pelaku menggasak rokok berbagai merek, makanan ringan, serta membongkar tiga kotak amal yang berada di dalam swalayan. Pelaku juga mengambil uang tunai dari laci kasir yang kuncinya tertinggal.
Sebagian barang curian sempat tertinggal di lokasi, namun pelaku berhasil membawa kabur rokok dan uang tunai.
Dijual Subuh, Uang Dipakai Pribadi
Pada subuh hari sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku menjual rokok hasil curian di kawasan Perumahan Sikapa. Dari penjualan tersebut, pelaku memperoleh uang sekitar Rp400 ribu, yang kemudian digunakan untuk keperluan pribadi.
Menindaklanjuti pengakuan tersebut, Tim Klewang Polresta Padang mengamankan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut berdasarkan laporan polisi yang dibuat oleh pemilik swalayan, Rey Ranosa (31).
Proses Hukum Tetap Kedepankan Perlindungan Anak
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa kaki scaffolding, besi las, serta puluhan bungkus rokok. Saat ini, pelaku diamankan di Mapolresta Padang.
Pelaku dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
“Kami menangani perkara ini sesuai prosedur hukum, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap anak,” tegas Kompol Muhammad Yasin.
Kasus ini menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan lingkungan, sekaligus cerminan meningkatnya keterlibatan anak di bawah umur dalam tindak pidana yang dilakukan secara terencana.
(Rini/Mond)
#Kriminal #Pencurian #Padang
Serasinews.com, Padang – Musibah laut kembali menelan korban jiwa di Kota Padang. Tiga bocah laki-laki dilaporkan hanyut terseret ombak saat bermain di kawasan Pantai Ujung Batu Pasir, Sabtu (31/1/2026) siang. Seluruh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ketiga anak yang masih berusia 7 dan 8 tahun awalnya bermain di tepi pantai tanpa menyadari kondisi ombak yang cukup kuat. Arus laut yang tiba-tiba berubah menyeret mereka ke tengah laut dalam waktu singkat.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha menolong dan meminta bantuan. Namun, kuatnya ombak membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Laporan kejadian segera diteruskan kepada pihak berwenang.
Tim Basarnas bersama Brimob Polda Sumatera Barat kemudian melakukan operasi pencarian dengan menyisir perairan dan sepanjang garis pantai. Pada hari pertama pencarian, dua korban berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Sementara satu korban lainnya masih dinyatakan hilang.
Pencarian dilanjutkan hingga keesokan harinya. Pada Minggu (1/2/2026), korban terakhir ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian. Jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban dan masyarakat sekitar pantai.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan bahaya aktivitas di kawasan pesisir, terutama saat kondisi ombak tidak bersahabat. Orang tua dan pengunjung pantai diimbau untuk lebih waspada serta tidak lengah dalam mengawasi anak-anak.
(Rini/Mond)
#Peristiwa #AnakHanyut #Padang