Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi polri transpadang transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com, AGAM — Akses jalan nasional yang menghubungkan Bukittinggi–Lubuk Basung terputus total akibat galodo yang menerjang Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (25/12/2025) siang.

Galodo dipicu hujan deras berkepanjangan yang mengguyur kawasan Maninjau. Arus material berupa batu besar, lumpur, dan kayu menghantam badan jalan hingga menutup seluruh ruas serta merusak struktur aspal di sejumlah titik.

Penutupan jalan diberlakukan tanpa batas waktu karena kondisi di lapangan dinilai masih berbahaya. Seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas dan dialihkan ke jalur alternatif.

Tim gabungan BPBD Kabupaten Agam bersama TNI, Polri, dan pemerintah setempat telah melakukan asesmen awal di lokasi kejadian. Pembersihan material belum bisa dilakukan secara optimal lantaran medan yang sulit dan ancaman galodo susulan yang masih tinggi.

Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, terganggunya jalur utama ini berdampak pada aktivitas masyarakat serta distribusi barang di wilayah Tanjung Raya dan sekitarnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjauhi area terdampak, serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan penanganan bencana dan pembukaan kembali akses jalan.

(Rini/Mond

#Peristiwa # Galodo


 

Serasinews.com, Jakarta — Bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatera terus meninggalkan duka mendalam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Kamis (25/12), jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 1.135 orang, sementara 173 warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bahwa peningkatan jumlah korban jiwa terjadi seiring berjalannya proses evakuasi dan pencarian di lokasi terdampak berat.

“Hari ini kembali ditemukan enam korban meninggal dunia. Total korban jiwa kini mencapai 1.135 orang,” ujar Abdul Muhari.

Dampak Terparah di Tiga Provinsi

Berdasarkan rekapitulasi BNPB, korban meninggal dunia paling banyak tercatat di Aceh dengan 503 orang, disusul Sumatera Utara sebanyak 371 orang, dan Sumatera Barat 261 orang. Ketiga provinsi tersebut mengalami kerusakan luas akibat hujan ekstrem yang memicu banjir bandang dan longsor di berbagai wilayah.

Ratusan Ribu Warga Masih Mengungsi

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan krisis pengungsian. BNPB mencatat, sebanyak 489.864 jiwa terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan kini bergantung pada bantuan di pos-pos pengungsian darurat.

Seiring berjalannya waktu, pemerintah daerah mulai menggeser penanganan menuju tahap awal pemulihan. Tercatat 13 kabupaten/kota telah menetapkan status Transisi Darurat ke Pemulihan, yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penyaluran Bantuan Terus Dipacu

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, BNPB bersama instansi terkait terus mempercepat distribusi bantuan. Di Aceh, sebanyak 37,4 ton logistik telah disalurkan melalui jalur udara karena keterbatasan akses darat.

Sementara itu, Sumatera Utara menerima 8,7 ton bantuan logistik yang didistribusikan melalui jalur darat, dan Sumatera Barat sebanyak 6,1 ton.

Operasi Pencarian Masih Berlangsung

Hingga kini, pencarian terhadap 173 korban hilang masih dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat. Penyisiran difokuskan pada aliran sungai, kawasan perbukitan, serta permukiman yang terdampak longsor.

BNPB mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di sejumlah wilayah Sumatera masih cukup tinggi.

Bencana ini kembali menegaskan pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan pengelolaan lingkungan, guna mengurangi risiko di masa mendatang.

(Rini/Mond

#BNPB 

#UpdateKorbanBencanaSumatera


 

Serasinews.com, Padang - Menjadi jurnalis bukan hanya soal kesiapan fisik mengejar peristiwa. Lebih dari itu, profesi ini menuntut ketajaman pikiran: mengolah fakta menjadi cerita, merangkai kejadian menjadi makna, lalu menyampaikannya kepada publik dengan akurat dan tepat waktu. Rutinitas turun ke lapangan, berburu berita, dan berpacu dengan deadline nyaris tak mengenal jeda.

Di balik dinamika itu, jurnalis juga membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak—melepas penat, meredakan kejenuhan, dan mengisi ulang energi. Ruang itu hadir pada Rabu siang (24/12) di Esa Cafe, kawasan GOR H. Agus Salim, Padang.

Ketua IKW RI, David Efendi, bersama pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan (IKW) berkumpul dalam suasana santai dan penuh kehangatan. Arisan bulanan menjadi agenda utama, dikemas sederhana namun sarat makna kebersamaan.

Kehangatan kian terasa saat alunan lagu mengisi ruangan. Beberapa anggota tampil menyumbangkan suara, menciptakan suasana akrab yang diselingi tawa dan canda. Sejenak, hiruk-pikuk dunia jurnalistik pun terlupakan.

Momen yang paling dinanti tiba saat cabutan arisan dilakukan. Dengan antusias, seluruh anggota menunggu nama yang keluar. Nama Osmond Abu Khalil dari media Dirgantaraonline akhirnya disebut sebagai penerima arisan bulan November. Tepuk tangan pun mengiringi, menandai kegembiraan bersama yang lahir dari rasa kekeluargaan.

Dalam sambutannya, David Efendi menegaskan pentingnya menjaga solidaritas di tengah tantangan profesi.

“Semoga IKW tetap jaya. Bersatu dalam ikatan persaudaraan, terus rawat kebersamaan, dan tetap profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.

Arisan bulanan ini bukan sekadar kegiatan rutin. Ia menjadi ruang temu, tempat berbagi cerita, serta sarana mempererat ikatan sesama jurnalis. Di tengah derasnya arus informasi dan tekanan pekerjaan, kebersamaan menjadi penopang utama semangat.

Siang itu ditutup dengan senyum, tawa, dan secangkir kopi. Esok hari, mereka kembali ke lapangan. Namun dari Esa Cafe, satu pesan kembali ditegaskan: jurnalisme yang kuat tumbuh dari solidaritas dan rasa kekeluargaan yang terjaga.

(***)

#IKW #Jurnalis


 

Serasinews.com, Padang — Jejak banjir bandang masih terlihat jelas di Perumahan Griya Pratama, RT 07 RW 01, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Lumpur kering menempel di dinding rumah warga, sementara aroma sisa genangan belum sepenuhnya sirna. Namun di balik sisa-sisa bencana itu, semangat kebersamaan mulai tumbuh kembali.

Rabu (24/12), personel Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yonif 133/Yudha Sakti turun langsung membantu warga melalui kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan pascabanjir. Kehadiran prajurit TNI ini menjadi bukti nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan mereka.

Sejak pagi, prajurit berseragam loreng menyusuri gang-gang perumahan. Lumpur tebal diangkat dari lantai rumah, kayu dan puing yang terbawa arus deras dipindahkan, serta saluran air dan fasilitas umum dibersihkan dari tumpukan sampah. Meski seragam mereka basah dan kotor oleh lumpur, semangat pengabdian tetap terpancar.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana gotong royong. Warga setempat turut ambil bagian—ibu-ibu menyiapkan air minum, para bapak membantu mengangkut material, sementara anak-anak menyaksikan dengan wajah ceria. Kebersamaan itu menghadirkan rasa aman dan harapan baru setelah bencana melanda.

“Melihat tentara turun langsung membantu seperti ini, kami merasa tidak sendirian,” ungkap salah seorang warga dengan suara bergetar. Banjir bandang tak hanya merusak rumah, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi para korban.

Komandan lapangan, Letda Inf Riki Yosda dari Satgas Gulbencal Yonif 133/Yudha Sakti, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan akan terus dilakukan hingga lingkungan benar-benar pulih dan layak huni.

“Kami akan terus membantu sampai kondisi lingkungan kembali normal. Harapannya, aktivitas warga dapat berjalan seperti sediakala dan beban masyarakat terdampak bisa berkurang,” ujarnya.

Ia menambahkan, karya bakti ini bertujuan mempercepat normalisasi lingkungan sekaligus mencegah timbulnya penyakit pascabanjir. Lingkungan yang bersih menjadi kunci penting dalam memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi warga.

Lebih dari sekadar membersihkan lumpur dan puing, kehadiran prajurit Yonif 133/Yudha Sakti memberikan dukungan moril bagi masyarakat Banda Gadang. Di tengah keterbatasan, sinergi antara TNI dan warga menjadi kekuatan untuk bangkit bersama.

Di Perumahan Griya Pratama, karya bakti hari itu menjadi simbol solidaritas dan kemanusiaan—bahwa di balik bencana selalu ada tangan-tangan yang siap menolong, serta harapan untuk memulai kembali kehidupan yang lebih baik.

(Rini/Mond)

#TNI #Padang #BanjirPadang


 

Serasinews.com, PADANG — Aktivitas nongkrong hingga dini hari di kawasan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, kembali menjadi perhatian aparat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menggelar pengawasan pada Rabu (24/12/2025) dini hari setelah menerima banyak laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran ketertiban umum di lokasi tersebut.

Saat petugas tiba, puluhan remaja yang berada di area minim penerangan itu langsung berhamburan meninggalkan lokasi. Namun, sebagian lainnya masih ditemukan berada di sekitar kawasan Batang Arau.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah (P3D) Satpol PP Kota Padang, Rio Ebu Pratama, mengatakan kawasan tersebut kerap dikeluhkan warga karena sering dijadikan tempat berkumpul muda-mudi hingga larut malam.

“Batang Arau ini rawan disalahgunakan. Selain gelap, kami menerima laporan adanya aktivitas yang mengganggu ketenteraman masyarakat, termasuk dugaan konsumsi minuman beralkohol di ruang publik,” ujarnya.

Ditemukan Konsumsi Alkohol di Ruang Publik

Dalam pengawasan tersebut, Satpol PP menemukan sejumlah remaja yang kedapatan mengonsumsi minuman beralkohol di atas kapal yang bersandar di kawasan Batang Arau. Temuan ini menguatkan laporan masyarakat yang selama ini masuk ke Satpol PP.

Menurut Rio Ebu, tindakan tersebut jelas melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku di Kota Padang.

“Ruang publik tidak boleh disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar aturan dan norma. Ini menjadi perhatian serius kami,” tegasnya.

Belasan Remaja Diamankan

Dalam operasi tersebut, Satpol PP mengamankan 12 orang, terdiri dari sembilan perempuan dan tiga laki-laki. Seluruhnya langsung dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

“Mereka akan diproses lebih lanjut oleh PPNS Satpol PP Kota Padang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Rio Ebu.

Penertiban Akan Berlanjut

Satpol PP Kota Padang memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara rutin, khususnya di titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keresahan masyarakat.

Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan serta melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi melanggar aturan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.

Operasi di Batang Arau ini menegaskan komitmen Pemko Padang bahwa pelanggaran ketertiban umum tidak akan ditoleransi.

(Rini/Mond)

#SatpolPP #Padang #KetertibanUmum #BatangArau

 

Serasinews.com, PADANG — Peredaran narkotika di Sumatera Barat memasuki fase yang lebih berbahaya. Wilayah yang selama ini dikenal sebagai sasaran peredaran narkoba, kini terindikasi kuat telah berubah menjadi bagian dari jalur suplai, terutama untuk narkotika jenis sabu.

Perubahan pola tersebut diungkap Kepala BNNP Sumatera Barat Brigjen Pol Ricky Yanuarfi saat menyampaikan laporan akhir tahun pengungkapan kasus narkotika 2025 di Kantor BNNP Sumbar, Selasa (23/12/2025).

Menurut Ricky, hasil pengungkapan terbaru menunjukkan jaringan narkoba di Sumbar tidak lagi bersifat pasif. Aparat menemukan bukti bahwa pelaku mampu menyimpan sabu dalam jumlah tertentu dan mengirimkannya ke luar provinsi.

“Dalam salah satu kasus, sabu justru dikirim dari Sumatera Barat ke Sumatera Selatan. Ini menunjukkan adanya pergeseran peran jaringan di daerah kita,” ujarnya.

Kasus tersebut awalnya terungkap dari lokasi yang hanya menunjukkan bekas penyalahgunaan narkotika. Namun setelah dilakukan pengembangan, petugas menemukan sabu yang disimpan di rumah pelaku dan siap diedarkan. Temuan ini menguatkan indikasi bahwa Sumbar tidak lagi sekadar menjadi wilayah transit atau konsumsi.

Buronan Jaringan Internasional

Sepanjang 2025, BNNP Sumbar menetapkan tiga orang sebagai DPO dalam kasus peredaran sabu. Ketiganya diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan narkotika lintas negara.

“Mayoritas kasus masih melibatkan jaringan lokal. Namun ada tiga DPO yang terafiliasi jaringan internasional dan saat ini masih dalam pengejaran,” kata Ricky.

Penindakan tersebut dilakukan bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat.

Fokus Membongkar Bandar

Selama tahun 2025, BNNP Sumbar menangani 14 laporan kasus narkotika dengan total 37 tersangka. Seluruh tersangka merupakan bandar dan kurir, tanpa adanya pengguna yang diamankan.

“Kami fokus pada pengungkapan jaringan dan peredaran, bukan pengguna,” tegas Ricky.

Peredaran Terus Meningkat

Jumlah tersangka dan barang bukti, khususnya sabu, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan estimasi aparat penegak hukum, hampir 20 kilogram sabu diperkirakan masuk ke Sumatera Barat setiap bulan.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa peredaran narkotika di Sumbar semakin terstruktur dan memerlukan pengawasan lintas sektor yang lebih ketat.

Jalur Masuk Masih Rentan

Untuk narkotika jenis ganja, Pasaman dan Pasaman Barat masih menjadi jalur utama masuk ke Sumatera Barat. Sementara sabu umumnya berasal dari Sumatera Utara dan Riau, melalui jalur darat lintas provinsi.

Faktor geografis dan tingginya mobilitas antarwilayah dinilai menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan.

Ancaman Nyata bagi Masyarakat

Survei BNN menunjukkan sekitar 1,1 persen penduduk Sumatera Barat terpapar narkotika, dengan sekitar 60 persen di antaranya pengguna ganja. Angka ini mencerminkan ancaman serius terhadap ketahanan sosial dan masa depan generasi muda.

BNNP Sumbar menegaskan, perubahan posisi Sumatera Barat dalam peta peredaran narkotika harus menjadi perhatian bersama. Peran aktif masyarakat dan kolaborasi lintas instansi dinilai krusial untuk memutus jaringan narkoba dari hulu hingga hilir.

(Rini/Mond)

#BNNPSumbar #Narkoba #SumateraBarat


 

Serasinews.com, PADANG — Duka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat belum berakhir. Di tengah upaya pencarian korban yang masih hilang, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengungkapkan bahwa hingga kini sebanyak 28 jenazah korban bencana belum berhasil diidentifikasi.

Wakil Kepala Polda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menyampaikan bahwa puluhan jenazah tersebut saat ini masih menjalani proses identifikasi lanjutan dengan metode forensik yang lebih mendalam di Jakarta.

“Hingga saat ini masih terdapat 28 jenazah yang belum teridentifikasi dan sedang dalam proses pengujian lanjutan di Jakarta,” ujar Solihin di Padang, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, proses identifikasi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi jenazah yang rusak akibat terseret arus deras, tertimbun material longsor, hingga keterbatasan data pembanding dari pihak keluarga korban.

Pencarian Korban Masih Terus Berlangsung

Seiring proses identifikasi, operasi pencarian korban yang dinyatakan hilang juga belum dihentikan. Aparat kepolisian bersama tim SAR gabungan, TNI, relawan, serta masyarakat setempat masih menyisir sejumlah lokasi rawan yang diduga menjadi titik terjebaknya korban.

“Pencarian dan proses identifikasi tetap kami lanjutkan. Polri bersama seluruh pihak terkait akan terus bekerja semaksimal mungkin,” tegas Solihin.

Dari total 16 kabupaten dan kota terdampak, tercatat tiga daerah masih memperpanjang status tanggap darurat, yakni:

Kabupaten Agam

Kabupaten Pasaman Barat

Kabupaten Tanah Datar

Perpanjangan status ini menunjukkan bahwa dampak bencana masih sangat signifikan, baik dari sisi kemanusiaan, infrastruktur, maupun layanan dasar masyarakat.

Data Korban Terus Bertambah

Berdasarkan dashboard Satu Data Bencana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dampak bencana hingga saat ini mencatat angka yang mencengangkan:

260 orang meninggal dunia

72 orang masih dinyatakan hilang

382 orang mengalami luka-luka

296.307 jiwa terdampak langsung

Angka tersebut diperkirakan masih dapat berubah seiring berlanjutnya proses pencarian dan identifikasi korban.

Kesehatan Pengungsi Mulai Memburuk

Tak hanya korban jiwa, kondisi kesehatan para pengungsi kini menjadi persoalan serius. Tim Paramedis Jalanan Sumbar menemukan berbagai gangguan kesehatan fisik dan psikologis yang dialami warga selama bertahan di lokasi pengungsian.

Koordinator Paramedis Jalanan Sumbar, Sarah Uzlifah, mengatakan pemeriksaan kesehatan telah dilakukan sejak 30 November 2025, dengan menyisir sejumlah titik terdampak parah seperti:

Batu Busuk

Gurun Laweh

Tabiang Batu Gadang, Kota Padang

Palembayan, Kabupaten Agam

Koto Tuo Sani dan Malalo, Kabupaten Solok

“Keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah sakit kepala, asam lambung, demam, serta luka akibat bencana. Kondisi psikologis pengungsi juga tidak lepas dari tekanan,” ujar Sarah, Kamis (4/12/2025).

Ia menambahkan, banyak pengungsi mengalami sulit tidur, kecemasan berlebih, hingga trauma mendalam akibat peristiwa banjir bandang yang datang secara tiba-tiba.

“Ini juga perlu penanganan lanjutan, tidak bisa diabaikan,” kata Sarah, yang saat ini menempuh pendidikan magister di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Hunian Padat Perparah Kondisi Kesehatan

Kondisi tempat tinggal sementara pengungsi disebut sangat memengaruhi kesehatan mereka. Hunian yang padat, minim privasi, serta keterbatasan akses air bersih dan sanitasi menjadi masalah utama.

“Di Palembayan misalnya, banyak warga mengungsi di rumah saudaranya. Rumah yang seharusnya ditempati satu kepala keluarga, kini diisi hingga tiga kepala keluarga,” ungkap Sarah.

Situasi ini membuat pengungsi rentan terserang penyakit menular, kelelahan fisik, serta tekanan mental berkepanjangan.

Kelompok Rentan Butuh Perhatian Khusus

Paramedis Jalanan Sumbar menyoroti kondisi kelompok rentan seperti:

Ibu hamil

Anak-anak

Lansia

Dari hasil pemeriksaan lapangan, kelompok ini menunjukkan tanda-tanda kelelahan serius dan membutuhkan pemantauan medis secara berkala.

“Kami berharap masalah ini menjadi perhatian bersama. Penanganan kesehatan tidak bisa hanya datang sesekali, tetapi harus berkelanjutan, terutama untuk kelompok rentan,” tegas Sarah.

Kolaborasi Kemanusiaan Terus Diperluas

Ke depan, Paramedis Jalanan Sumbar memastikan akan melanjutkan pemeriksaan dan screening kesehatan di titik-titik pengungsian lain yang masih terdampak.

Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan Sekolah Gender Sumbar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, guna memastikan pendekatan penanganan bencana yang lebih menyeluruh, adil, dan berperspektif kemanusiaan.

“Iya, kita kolaborasi agar penanganan ini tidak hanya medis, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan perlindungan warga,” pungkas Sarah.

(L6)

#BanjirSumbar #BencanaAlam #SumateraBarat

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.