Serasinews.com, Padang - Selama bulan suci Ramadan, Rabu (4/3/2026) berbagai kegiatan pembinaan keagamaan dilaksanakan bagi warga binaan yang beragama Islam. Kegiatan tersebut di antaranya berupa pembinaan keagamaan yang melibatkan santri serta program pesantren di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan. Para warga binaan muslim juga melaksanakan ibadah secara bersama-sama, seperti salat tarawih berjamaah. Namun, karena keterbatasan ruang dan fasilitas, sebagian warga binaan melaksanakan salat di kamar masing-masing.
Sementara itu, bagi warga binaan yang beragama non-muslim tetap diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya. Mereka difasilitasi untuk mengikuti kegiatan keagamaan, termasuk beribadah di gereja yang telah disediakan oleh pihak lembaga pemasyarakatan.
Dalam menjaga ketertiban dan kedisiplinan,Kalapas kelas IIA Padang Junaidi Rison menyatakan pihak petugas menerapkan sanksi secara bertahap bagi warga binaan yang melanggar aturan. Sanksi ringan diberikan terlebih dahulu, salah satunya berupa pembatasan atau tidak diberikan izin kunjungan keluarga untuk sementara waktu.
Selama bulan Ramadan, jadwal kunjungan keluarga juga mengalami penyesuaian. Jika pada hari biasa kunjungan berlangsung pada waktu tertentu, maka selama bulan puasa kunjungan dijadwalkan pada pukul 14.00 hingga 16.00.
Jumlah petugas yang bertugas di lembaga pemasyarakatan tersebut mencapai sekitar 150 orang, dengan petugas jaga yang bertugas secara langsung di lapangan sebanyak 14 orang setiap harinya. Selain kegiatan keagamaan, warga binaan juga mengikuti program pembinaan kemandirian melalui kegiatan keterampilan kerja. Beberapa di antaranya adalah kegiatan pembuatan roti serta produksi sandal yang bekerja sama dengan pihak hotel.
Selain itu, pihak lembaga pemasyarakatan juga telah mengusulkan pemberian remisi bagi warga binaan yang memenuhi syarat. Salah satu syarat utama untuk mendapatkan remisi adalah berkelakuan baik selama menjalani masa pembinaan. Remisi tersebut diberikan kepada warga binaan yang memenuhi kriteria dari seluruh jumlah narapidana yang ada.
(Rini)
#WargaBinaan #Ramadhan
#LapasKelasIIA #Padang
Serasinews.com, Padang - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sejumlah tempat karaoke yang tetap beroperasi melampaui ketentuan selama Bulan Suci Ramadhan. Penindakan dilakukan pada Selasa malam (3/3/2026) setelah aparat menerima aduan warga terkait kebisingan yang mengganggu kenyamanan lingkungan.
Dalam operasi tersebut, petugas mendapati beberapa usaha hiburan masih menyalakan perangkat audio dengan volume tinggi, meskipun telah diterbitkan Surat Edaran Pemerintah Daerah mengenai pembatasan aktivitas hiburan malam selama Ramadhan. Kondisi itu dinilai tidak sejalan dengan upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, terutama saat masyarakat menjalankan ibadah.
Tak hanya memberikan peringatan, petugas langsung mengamankan sejumlah perangkat sound system yang digunakan di lokasi. Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk diproses sesuai peraturan yang berlaku.
Kepala Satpol PP, Chandra Eka Putra, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan persuasif sebelumnya. Namun, tindakan tegas terpaksa diambil terhadap pelaku usaha yang tetap melanggar aturan.
Ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum yang harus dihormati bersama. Karena itu, seluruh pelaku usaha hiburan diminta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan demi menjaga suasana kota tetap kondusif.
Satpol PP memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif sepanjang Ramadhan. Patroli rutin dan tindak lanjut cepat atas laporan masyarakat akan menjadi bagian dari upaya menjaga ketenangan dan kenyamanan publik.
(Rini)
#PolPP #Padang #Penertiban
#Ramadhan
Serasinews.com, Padang - Pemerintah Kota Padang kembali melakukan penataan struktur organisasi sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi. Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama dan 50 kepala sekolah dalam upacara resmi yang berlangsung di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (2/3/2026).
Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk mempercepat peningkatan kinerja pemerintahan, khususnya dalam sektor pengawasan, perumahan dan permukiman, pemberdayaan masyarakat, serta pendidikan.
Empat pejabat yang mendapat amanah baru yakni Sonny Budaya Putra sebagai Inspektur Kota Padang, Tri Hadiyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bobby Firman sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, serta Raf Indria sebagai Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Selain itu, turut dilantik 36 kepala SD Negeri dan 14 kepala SMP Negeri yang akan memimpin satuan pendidikan di berbagai kecamatan.
Dalam arahannya, Fadly Amran menegaskan bahwa jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa rotasi adalah hal biasa dalam birokrasi, namun semangat pengabdian tidak boleh luntur.
Menurutnya, setiap pejabat dituntut menghadirkan kinerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Pengawasan internal harus diperkuat, inovasi pelayanan publik perlu ditingkatkan, serta program kerja harus dijalankan secara profesional dan akuntabel.
Khusus kepada para kepala sekolah, ia berpesan agar mampu menjadi pemimpin yang inspiratif dan adaptif terhadap tantangan pendidikan saat ini. Dukungan terhadap program unggulan daerah seperti Padang Juara dan Smart Surau juga menjadi perhatian utama dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter.
Pelantikan ini menjadi penegasan komitmen Pemko Padang untuk terus bergerak dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan komposisi pejabat dan kepala sekolah yang baru, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat demi mewujudkan kemajuan Kota Padang secara berkelanjutan.
(Rini/mond)
#Padang #Mutasi #Daerah
Serasinews.com, Jakarta – Indonesia kembali berduka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.
Kabar wafatnya tokoh militer dan negarawan tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Kolonel Inf Donny Pramono.
“Inalillahi wainailaihi rojiun. Sepertinya benar,” ujar Donny kepada wartawan, Senin pagi. Namun, pihak TNI AD belum merinci penyebab wafatnya almarhum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah almarhum akan dimandikan di rumah duka RSPAD sebelum dibawa ke kediaman duka di Jalan Purwakarta No. 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Jejak Karier Militer
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Ia dikenal sebagai purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat dengan rekam jejak panjang dalam dunia militer.
Karier militernya dimulai sejak era pergolakan daerah, termasuk keterlibatannya dalam penumpasan pemberontakan PRRI pada 1957. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kepala Staf Kodam XVI/Udayana dan Panglima Kodam IV/Sriwijaya.
Puncak karier militernya diraih saat menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988–1993. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional pada masa itu.
Wakil Presiden Era Orde Baru
Pada 1993, Try Sutrisno diangkat sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Soeharto. Ia menjabat hingga 1998, periode yang menjadi bagian dari dinamika besar dalam sejarah politik Indonesia menjelang reformasi.
Sebelum menjabat wapres, ia juga pernah menjadi ajudan Presiden Soeharto selama empat tahun. Meski kerap disebut sebagai figur yang lebih banyak berada di balik layar, perannya dalam pemerintahan dinilai signifikan pada masa itu.
Kiprah Pasca-Pemerintahan
Usai tidak lagi menjabat sebagai wakil presiden, Try Sutrisno dipercaya memimpin Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) pada periode 1998–2003. Ia dikenal mampu merangkul berbagai unsur purnawirawan dalam satu wadah organisasi.
Selain itu, ia juga pernah menjadi sesepuh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), menunjukkan keterlibatannya yang berkelanjutan dalam dunia politik nasional.
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta bangsa Indonesia. Ia dikenang sebagai salah satu tokoh militer dan politik yang turut mewarnai perjalanan sejarah republik ini.
(L6)
#Nasional