Serasinews.com, Padang - Pemerintah Kota Padang kembali melakukan penataan struktur organisasi sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi. Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama dan 50 kepala sekolah dalam upacara resmi yang berlangsung di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (2/3/2026).
Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk mempercepat peningkatan kinerja pemerintahan, khususnya dalam sektor pengawasan, perumahan dan permukiman, pemberdayaan masyarakat, serta pendidikan.
Empat pejabat yang mendapat amanah baru yakni Sonny Budaya Putra sebagai Inspektur Kota Padang, Tri Hadiyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bobby Firman sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, serta Raf Indria sebagai Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Selain itu, turut dilantik 36 kepala SD Negeri dan 14 kepala SMP Negeri yang akan memimpin satuan pendidikan di berbagai kecamatan.
Dalam arahannya, Fadly Amran menegaskan bahwa jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa rotasi adalah hal biasa dalam birokrasi, namun semangat pengabdian tidak boleh luntur.
Menurutnya, setiap pejabat dituntut menghadirkan kinerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Pengawasan internal harus diperkuat, inovasi pelayanan publik perlu ditingkatkan, serta program kerja harus dijalankan secara profesional dan akuntabel.
Khusus kepada para kepala sekolah, ia berpesan agar mampu menjadi pemimpin yang inspiratif dan adaptif terhadap tantangan pendidikan saat ini. Dukungan terhadap program unggulan daerah seperti Padang Juara dan Smart Surau juga menjadi perhatian utama dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter.
Pelantikan ini menjadi penegasan komitmen Pemko Padang untuk terus bergerak dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan komposisi pejabat dan kepala sekolah yang baru, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat demi mewujudkan kemajuan Kota Padang secara berkelanjutan.
(Rini/mond)
#Padang #Mutasi #Daerah
Serasinews.com, Jakarta – Indonesia kembali berduka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.
Kabar wafatnya tokoh militer dan negarawan tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Kolonel Inf Donny Pramono.
“Inalillahi wainailaihi rojiun. Sepertinya benar,” ujar Donny kepada wartawan, Senin pagi. Namun, pihak TNI AD belum merinci penyebab wafatnya almarhum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah almarhum akan dimandikan di rumah duka RSPAD sebelum dibawa ke kediaman duka di Jalan Purwakarta No. 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Jejak Karier Militer
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Ia dikenal sebagai purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat dengan rekam jejak panjang dalam dunia militer.
Karier militernya dimulai sejak era pergolakan daerah, termasuk keterlibatannya dalam penumpasan pemberontakan PRRI pada 1957. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kepala Staf Kodam XVI/Udayana dan Panglima Kodam IV/Sriwijaya.
Puncak karier militernya diraih saat menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988–1993. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional pada masa itu.
Wakil Presiden Era Orde Baru
Pada 1993, Try Sutrisno diangkat sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Soeharto. Ia menjabat hingga 1998, periode yang menjadi bagian dari dinamika besar dalam sejarah politik Indonesia menjelang reformasi.
Sebelum menjabat wapres, ia juga pernah menjadi ajudan Presiden Soeharto selama empat tahun. Meski kerap disebut sebagai figur yang lebih banyak berada di balik layar, perannya dalam pemerintahan dinilai signifikan pada masa itu.
Kiprah Pasca-Pemerintahan
Usai tidak lagi menjabat sebagai wakil presiden, Try Sutrisno dipercaya memimpin Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) pada periode 1998–2003. Ia dikenal mampu merangkul berbagai unsur purnawirawan dalam satu wadah organisasi.
Selain itu, ia juga pernah menjadi sesepuh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), menunjukkan keterlibatannya yang berkelanjutan dalam dunia politik nasional.
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta bangsa Indonesia. Ia dikenang sebagai salah satu tokoh militer dan politik yang turut mewarnai perjalanan sejarah republik ini.
(L6)
#Nasional
Serasinews.com, Padang - Sejumlah personel berseragam cokelat dengan rompi reflektif tampak berpatroli. Mereka adalah jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat yang menjalankan program “Patroli Mashur” — singkatan dari Patroli Makan Sahur. Program ini menjadi inovasi yang memadukan pengamanan wilayah dengan aksi sosial di waktu rawan menjelang Subuh.
Mengawal Keamanan, Mencegah Gangguan
Ramadan kerap diiringi peningkatan aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari. Di beberapa titik, potensi balap liar, konvoi berlebihan, hingga gesekan antar remaja menjadi perhatian aparat.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan bahwa Patroli Mashur dirancang sebagai langkah preventif. Tim yang terdiri dari lima personel menyisir titik-titik yang telah dipetakan sebagai kawasan rawan. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan mampu mencegah gangguan sebelum terjadi.
Pendekatan ini mulai menunjukkan hasil positif. Di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman, salah satu jalur utama kota, patroli melaporkan tidak adanya aksi balap liar maupun tawuran pada jam-jam sahur. Kehadiran aparat secara aktif dinilai efektif meredam potensi gangguan ketertiban.
Sentuhan Sosial di Balik Patroli
Yang membuat Patroli Mashur istimewa bukan hanya aspek pengamanannya, tetapi juga sisi kemanusiaannya. Di sela tugas patroli, personel membagikan paket makanan sahur kepada pengendara ojek, sopir angkot, petugas kebersihan, serta warga yang membutuhkan.
Setiap titik patroli menyalurkan sekitar 50 hingga 100 paket makanan, dengan lokasi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan. Bagi penerima, bantuan tersebut bukan sekadar makanan, melainkan bentuk perhatian yang tulus.
Beberapa warga mengaku terkejut sekaligus terharu. Kehadiran polisi yang biasanya identik dengan razia atau penindakan, kali ini justru membawa rezeki dan senyuman di waktu sahur.
Ketegasan yang Berjalan Bersama Empati
Patroli Mashur menjadi gambaran bahwa penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan pendekatan humanis. Di bulan yang sarat nilai kepedulian, aparat tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menebarkan empati.
Program ini akan terus dilaksanakan sepanjang Ramadan. Setiap dini hari, petugas kembali menyusuri jalanan, memastikan kota tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Di saat langit beranjak terang dan azan Subuh benar-benar menggema, para personel melanjutkan tugasnya. Kota tetap tertib, warga merasa terlindungi, dan di sudut-sudut jalan, ada sahur yang tersaji berkat kepedulian sederhana yang bermakna.
Ramadan kali ini, Patroli Mashur bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi simbol bahwa keamanan dan kemanusiaan dapat hadir dalam satu langkah yang sama.
(Rini/Mond)
#DirlantasPoldaSumbar
#PoldaSumbar #SumateraBarat
Serasinews.com, Padang – Stand pabukoan gratis yang digelar di Jalan Baru, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (26/2/2026) ramai dipadati warga setiap sore selama Ramadan. Kegiatan sosial tersebut diinisiasi oleh Dani Faizal bersama timnya sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Tak hanya menyediakan pabukoan di lokasi, Dani Faizal juga mengerahkan tim untuk mengantarkan makanan berbuka langsung ke rumah-rumah warga. Langkah ini pun mendapat apresiasi luas karena dinilai sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang tidak sempat datang ke lokasi.
Warga mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan. Menurut mereka, menu pabukoan yang dibagikan tidak hanya gratis, tetapi juga sesuai selera dan memuaskan. “Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah seorang warga.
Dani Faizal dikenal sebagai sosok muda yang dermawan, religius, dan humanis. Meski bukan pejabat, ia konsisten menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Sejak 2018 hingga 2026, ia rutin menyalurkan bantuan sembako kepada warga. Bahkan menjelang Ramadan tahun ini, ia membagikan bantuan beras kepada 5.000 kepala keluarga.
Selama bulan Ramadan, kegiatan berbagi pabukoan gratis telah menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan penuh selama satu bulan. Bagi Dani Faizal, Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak amal dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
“Selagi saya mampu dan bisa membantu, itu sudah menjadi kewajiban bagi saya,” ungkapnya.
Baginya, kebahagiaan sejati bukan terletak pada materi, melainkan pada kesempatan untuk berbagi dan berbaur dengan masyarakat.
(Rini)
#Ramadhan #PabukoanGratis #puasa
#Padang #DaniFaisal
Serasinews.com, Padang - Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar kegiatan Tabligh Akbar pada Selasa (24/2/2026) sebagai bagian dari upaya pembinaan rohani dan mental bagi seluruh personel Polri di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh jajaran Polri, mulai dari pejabat utama hingga personel di berbagai satuan kerja.
Acara dibuka secara resmi dengan kata sambutan dari Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan ketakwaan sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Tabligh Akbar ini sebagai sarana introspeksi diri serta mempererat soliditas dan integritas dalam institusi Polri.
Menurut beliau, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern menuntut setiap anggota Polri tidak hanya memiliki profesionalisme tinggi, tetapi juga akhlak dan moral yang kuat. Dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, diharapkan seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.
Kegiatan Tabligh Akbar ini semakin bermakna dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur, menjaga amanah, serta bekerja dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Doa bersama yang dipanjatkan menjadi simbol harapan agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
Suasana acara berlangsung penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun semangat spiritual yang semakin kokoh di lingkungan Polda Sumbar, sehingga mampu mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.
(Rini)
#TablighAkbar #Padang
#PoldaSumbar