Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Paristiwa Parkir Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com; Padang, Sumatera Barat — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghentikan secara paksa operasional lima perusahaan pertambangan di kawasan elevasi tinggi Sumatra Barat.

 Langkah ini diambil setelah pengawasan lapangan menemukan pelanggaran lingkungan serius yang diduga berkontribusi terhadap banjir berulang di Kota Padang dan sekitarnya.

Tindakan penyegelan dipimpin langsung oleh Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (Gakkum), menandai peningkatan status penanganan dari pelanggaran administratif ke dugaan kejahatan lingkungan yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.

Sedimentasi Tambang Picu Pendangkalan Sungai

KLH/BPLH menemukan bahwa aktivitas pertambangan di kawasan hulu menyebabkan sedimentasi berat yang mengalir ke Sungai Batang Kuranji. Endapan material tambang mempercepat pendangkalan sungai dan menurunkan kapasitas tampung air.

Akibatnya, saat hujan dengan intensitas tinggi, sungai mudah meluap dan memicu banjir yang merendam permukiman warga serta merusak infrastruktur publik.

Lima Perusahaan Dihentikan Operasionalnya

Perusahaan yang disegel dan diwajibkan menghentikan seluruh kegiatan operasional adalah:

PT Parambahan Jaya Abadi

PT Dian Darell Perdana

CV Lita Bakti Utama

CV Jumaidi

PT Solid Berkah Ilahi

Kelima perusahaan tersebut beroperasi di wilayah perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS) yang memiliki tingkat kerentanan ekologis tinggi.

Pelanggaran Lingkungan yang Ditemukan

KLH/BPLH mencatat sejumlah pelanggaran berat, antara lain:

Tidak tersedianya sistem drainase tambang yang memadai

Pembukaan lahan tanpa dokumen persetujuan lingkungan

Aktivitas tambang berjarak kurang dari 500 meter dari permukiman warga

Tidak adanya upaya mitigasi risiko banjir dan longsor

Pelanggaran tersebut dinilai mencerminkan pengabaian terhadap prinsip kehati-hatian dan perlindungan lingkungan.

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku usaha yang mengorbankan lingkungan dan keselamatan warga.

“Penyegelan ini merupakan langkah awal evaluasi menyeluruh. Jika ditemukan unsur kesengajaan atau kelalaian berat, sanksi dapat ditingkatkan hingga pencabutan izin dan proses pidana,” ujar Hanif dalam keterangan resminya, Minggu (21/12).

Evaluasi Berlanjut

KLH/BPLH memastikan proses penegakan hukum akan dilakukan secara transparan dan akuntabel, sebagai bagian dari upaya melindungi hak masyarakat atas lingkungan yang aman dan berkelanjutan.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa bencana lingkungan kerap berkaitan erat dengan aktivitas manusia, sehingga akuntabilitas korporasi menjadi kunci dalam pencegahan bencana di masa depan.

(T

#TambangIlegal #BanjirSumbar

#SumateraBarat

#KementrianLingkunganHidup

 

Serasinews.com, Padang Utara — Kebakaran besar menghanguskan deretan rumah toko di Jalan Prof. Hamka, Simpang Cendrawasih, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Minggu pagi (21/12/2025). Sembilan petak ruko dan satu rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut.

Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 06.32 WIB. Kobaran cepat membesar karena bangunan saling berdempetan dan sebagian besar menggunakan material mudah terbakar.

 Kepulan asap hitam sempat menutupi kawasan jalan utama dan memicu kepanikan warga sekitar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan cepat setelah menerima laporan.

“Enam armada dengan sekitar 80 personel kami kerahkan. Petugas tiba di lokasi empat menit setelah laporan diterima,” ujarnya.

Proses pemadaman berlangsung menantang. Api berpotensi merembet ke ruko lain di kawasan padat usaha tersebut. Namun berkat kerja cepat petugas, kebakaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari salah satu toko, lalu menjalar ke bangunan di sekitarnya. Sejumlah usaha kecil yang terdampak antara lain usaha kuliner, toko sepatu, toko makanan hewan, karangan bunga, hingga toko makanan ringan.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Seluruh ruko yang terbakar mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan sementara waktu.

Selain ruko, satu unit rumah warga mengalami kerusakan ringan, terutama di bagian atap. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Satu keluarga terdampak namun tidak perlu mengungsi.

Dinas Pemadam Kebakaran mencatat luas area terbakar sekitar 800 meter persegi, sementara 2.500 meter persegi area lainnya sempat terancam sebelum api berhasil dikendalikan.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak Damkar mengimbau pemilik ruko dan pelaku usaha untuk memastikan keamanan instalasi listrik serta menyediakan alat pemadam api ringan guna mencegah kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan tingginya risiko kebakaran di kawasan pertokoan padat, terutama saat aktivitas ekonomi mulai meningkat.

(Rini/Mond

#Peristiwa #Kebakaran #Padang

 

Serasinews.com, Pasaman Barat — Polres Pasaman Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memberikan penghargaan kepada personel berprestasi.

 Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam penanganan bencana alam serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Upacara pemberian penghargaan digelar di halaman Mapolres Pasaman Barat, Jumat (19/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.

Kapolres menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang menunjukkan kinerja nyata di lapangan. Pemberian penghargaan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Kapolres Pasaman Barat Nomor: KEP/04/XII/KEP/2025.

“Penghargaan ini diberikan kepada anggota yang mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, hadir di tengah masyarakat, serta memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Sebanyak tujuh personel menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam tugas kepolisian. Tiga personel dari Polsek Talamau dinilai berhasil menjalankan tugas penanganan tanggap darurat bencana alam di Kecamatan Talamau dengan cepat dan tepat, serta mengedepankan keselamatan masyarakat.

Sementara itu, empat personel dari Polsek Pasaman diapresiasi atas keberhasilan mereka dalam menangani potensi konflik sosial terkait sengketa tanah di Durian Tiga Batang, Kecamatan Luhak Nan Duo. Pendekatan persuasif dan profesional yang dilakukan dinilai mampu mencegah konflik meluas dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Kapolres menambahkan bahwa penanganan bencana maupun konflik sosial menuntut kepekaan, komunikasi yang baik, dan ketegasan dalam bertindak.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Pasaman Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi yang diraih hendaknya dipertahankan dengan menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Adapun personel penerima penghargaan yakni:

Iptu Donal — Kapolsek Talamau

Aipda Muhammad Sofyan — PS. Kanit Binmas Polsek Talamau

Bripka Herman Yanto — BA Polsek Talamau

Ipda Luhfi — Kanit Reskrim Polsek Pasaman

Aiptu Suhartono — Kapolpos Simpang Tiga

Aiptu Relfinal Joni — BA Polsek Pasaman

Aipda Wahyul Azizwan — Bhabinkamtibmas Koto Baru

Pemberian penghargaan ini menjadi wujud komitmen Polres Pasaman Barat dalam mendorong profesionalisme dan kinerja personel demi pelayanan kepolisian yang semakin baik.

(Rini/Mond)

#PolresPasamanBarat #Polri

#PoldaSumbar


 

Serasinews.com, PADANG PARIAMAN — Bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat menyisakan persoalan serius, salah satunya krisis air bersih. Kerusakan infrastruktur dan tercemarnya sumber air membuat ribuan warga kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Polda Sumatera Barat menyiapkan pembangunan 150 titik sumur bor sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah yang terdampak paling parah.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

“Penyediaan air bersih adalah kebutuhan mendesak. Kami berkomitmen membantu masyarakat agar segera mendapatkan akses air yang layak,” kata Gatot, Minggu (21/12/2025).

Program Berorientasi Jangka Panjang

Gatot menyampaikan hal tersebut saat meninjau lokasi bencana bersama Bupati Padang Pariaman, Kepala BWS V, Plt Kepala BPBD, serta Wakil Menteri PUPR. Peninjauan dilakukan untuk memastikan program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, pembangunan sumur bor ini dirancang tidak hanya sebagai solusi darurat, tetapi juga untuk menjamin ketersediaan air bersih dalam jangka panjang.

“Kami ingin masyarakat memiliki sumber air permanen dan tidak terus bergantung pada bantuan,” ujarnya.

Sinergi Polda dan BWS

Pembangunan sumur bor dilakukan melalui kerja sama antara Polda Sumbar dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V. Polda Sumbar menyiapkan sarana pendukung seperti tandon air, rangka, dan mesin pompa, sementara BWS V menangani aspek teknis pengeboran.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana dan menjawab kebutuhan vital masyarakat secara berkelanjutan.

Sebaran Lokasi

Sebanyak 150 titik sumur bor akan dibangun di sejumlah daerah terdampak, meliputi Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, dan Kota Solok.

Daerah-daerah tersebut mengalami kerusakan berat pada jaringan air bersih akibat banjir, longsor, dan pergeseran tanah.

Harapan Pemulihan

Selama pascabencana, warga terpaksa mengandalkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki atau mengambil air dari lokasi yang jauh. Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat memulihkan aktivitas warga, menekan risiko penyakit, serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

Melalui program ini, Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan dalam penanganan bencana.

(Rini/Mond)

#SumateraBarat #PoldaSumbar #BWSSV #PemulihanBencana #BanjirSumbar

 

Serasinews.com, – Sakit perut merupakan keluhan yang sering dialami oleh berbagai kelompok usiataí mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penyebabnya pun beragam, seperti masuk angin, pola makan yang kurang tepat, stres, perut kembung, sembelit, hingga gangguan pencernaan ringan.

 Kabar baiknya, sakit perut tidak selalu harus ditangani dengan obat-obatan kimia. Ada banyak solusi alami yang aman, praktis, dan cukup efektif untuk meredakan keluhan ini.

Berikut 13 cara alami untuk membantu meredakan sakit perut yang bisa dilakukan di rumah.

1. Kompres Hangat

Kompres hangat dikenal sebagai metode sederhana namun ampuh. Suhu hangat dapat membantu mengendurkan otot perut, meningkatkan aliran darah, serta mengurangi rasa nyeri akibat kram.

Cukup gunakan botol berisi air hangat atau handuk hangat, lalu tempelkan di area perut selama 15–20 menit sambil beristirahat. Cara ini efektif untuk sakit perut akibat masuk angin, kembung, maupun kram menstruasi.

2. Minum Air Hangat

Mengonsumsi air hangat dapat membantu kerja sistem pencernaan menjadi lebih lancar. Selain itu, air hangat juga membantu mengurangi kembung, melancarkan buang air besar, serta menetralkan asam lambung ringan.

3. Jahe

Jahe merupakan salah satu bahan herbal yang terkenal baik untuk pencernaan. Kandungan gingerol di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi dan antikejang.

Jahe bisa dikonsumsi dengan cara diseduh menggunakan air panas, dan dapat ditambahkan madu atau perasan lemon untuk menambah rasa. Sangat bermanfaat untuk sakit perut akibat mual, gas berlebih, atau gangguan lambung ringan.

4. Teh Peppermint

Peppermint membantu meredakan kram otot pada saluran pencernaan dan mengurangi produksi gas. Minuman ini cocok untuk mengatasi perut kembung, nyeri perut ringan, serta mual.

5. Pijat Perut Secara Lembut

Pijatan ringan pada perut dengan gerakan searah jarum jam dapat membantu melancarkan pergerakan usus dan mengurangi tekanan akibat gas. Gunakan minyak kayu putih atau minyak zaitun, dan lakukan dengan tekanan lembut.

6. Atur Posisi Tubuh

Berbaring menyamping sambil menarik lutut ke arah dada dapat membantu mengurangi tekanan di area perut. Posisi ini cukup efektif untuk meredakan kram, kembung, dan nyeri akibat gas.

7. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi alami. Kunyit dapat diseduh dengan air hangat dan dicampur madu untuk membantu mengurangi rasa perih dan gangguan pencernaan ringan.

8. Hindari Makanan Pemicu

Saat perut terasa tidak nyaman, sebaiknya hindari makanan pedas, berminyak, asam, serta minuman bersoda dan berkafein. Pilih makanan yang lebih lembut seperti bubur, nasi hangat, atau pisang.

9. Konsumsi Pisang

Pisang mudah dicerna dan kaya akan kalium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit. Buah ini aman dikonsumsi untuk membantu mengurangi iritasi lambung dan diare ringan, termasuk pada anak-anak.

10. Air Kelapa

Air kelapa bersifat menyegarkan dan membantu menggantikan cairan tubuh. Minuman ini cocok untuk mengatasi perut terasa panas, dehidrasi, dan gangguan pencernaan ringan.

11. Istirahat yang Cukup

Kurang tidur dan stres dapat memperparah sakit perut. Dengan beristirahat yang cukup, tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan diri secara alami.

12. Latihan Pernapasan dan Relaksasi

Teknik pernapasan dalam dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi ketegangan otot di area perut. Cara ini sangat bermanfaat jika sakit perut dipicu oleh stres atau kecemasan.

13. Probiotik Alami

Makanan seperti yogurt tawar mengandung bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan flora usus. Konsumsi rutin dapat membantu melancarkan pencernaan serta mengurangi kembung dan nyeri ringan.

Kapan Harus Waspada?

Segera konsultasikan ke tenaga medis apabila sakit perut berlangsung lebih dari 2–3 hari, disertai demam tinggi, muntah berulang, nyeri hebat, perut terasa keras, atau terjadi pada anak dengan kondisi lemas.

Sakit perut memang dapat mengganggu aktivitas, namun tidak selalu memerlukan obat-obatan. Dengan perawatan alami seperti kompres hangat, minuman herbal, serta istirahat yang cukup, tubuh sering kali mampu memulihkan diri secara alami.

 Menjaga pola makan sehat, mengelola stres, dan peka terhadap sinyal tubuh adalah kunci utama agar sakit perut tidak mudah kambuh.

(***) 

#SakitPerut #Kesehatan


 

Serasinews.com, Padang — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) turun langsung ke lokasi banjir di Kelurahan Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (20/12/2025). Di tengah upaya pembersihan yang masih berlangsung, JK menegaskan bahwa penanganan pasca banjir harus dilakukan cepat, menyeluruh, dan tidak boleh ditunda.

JK menyoroti banyaknya kayu besar yang menumpuk di sungai sebagai faktor utama yang memperparah banjir. Material tersebut terbawa dari wilayah hulu, menyumbat aliran air, dan meningkatkan daya rusak saat debit sungai naik.

“Kerusakan yang terjadi cukup serius. Salah satu penyebabnya adalah kayu-kayu dari atas yang masuk ke sungai akibat kerusakan lingkungan. Ini harus segera ditangani sekarang, bukan nanti,” kata JK.

Menurutnya, banjir yang berulang tidak bisa hanya dikaitkan dengan hujan deras.

 Kerusakan lingkungan di daerah hulu, termasuk pengelolaan hutan yang tidak terkendali, menjadi persoalan mendasar yang harus dibenahi agar bencana serupa tidak terus terulang.

JK juga mendorong agar kayu-kayu sisa banjir tidak sekadar dibersihkan, tetapi dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Ia menilai, material tersebut masih memiliki nilai guna jika ditangani secara terorganisir.

“Kayu ini jangan dianggap sampah. Potong, angkut, dan manfaatkan yang masih bisa dipakai. Bisa untuk bahan rumah, perabot, atau kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, JK menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, warga, relawan, dan lembaga kemanusiaan dalam proses pemulihan. Ia mengingatkan bahwa pembersihan sungai harus disertai perencanaan jangka panjang dan perbaikan sistem pengelolaan lingkungan.

“Kalau hanya membersihkan tanpa memperbaiki sistemnya, banjir akan datang lagi. Ini harus jadi titik awal perbaikan,” tegasnya.

Melalui kunjungan tersebut, JK berharap musibah banjir di Padang menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memperkuat mitigasi bencana demi keselamatan masyarakat ke depan.


(Rini/Mond)

#JusufKalla #BanjirPadang #Padang

 

Serasinews.com, LIMAPULUH KOTA — Suasana tenang menjelang Subuh di VII Koto Talago, Nagari Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota, berubah menjadi duka mendalam pada Jumat (19/12/2025). Seorang pensiunan guru, Lidia (61), ditemukan meninggal dunia di halaman depan rumahnya. Kondisi korban menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan berat yang berujung pada pembunuhan.

Peristiwa bermula ketika korban berniat menunaikan Salat Subuh berjamaah di masjid dekat rumah. Suaminya, Yelvi Zon, lebih dulu berangkat ke masjid, sementara korban diduga menyusul beberapa saat kemudian.

Namun hingga salat selesai, korban tidak tampak di masjid. Merasa heran, Yelvi Zon bersama seorang saksi kemudian pulang ke rumah. Setibanya di rumah, mereka mendapati kondisi rumah dalam keadaan gelap. Saat lampu dinyalakan, saksi yang lebih dahulu masuk ke halaman mendapati korban tergeletak tak bergerak di halaman depan rumah.

Warga sekitar segera berdatangan untuk memberikan pertolongan. Korban sempat dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans ke klinik kesehatan terdekat, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak medis selanjutnya berkoordinasi dengan kepolisian.

Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Padang guna dilakukan visum et repertum.

Hasil visum menunjukkan adanya luka akibat benda tajam di bagian wajah serta lebam pada kedua tangan, yang diduga berasal dari benturan benda tumpul. Temuan tersebut mengindikasikan kemungkinan korban sempat melakukan perlawanan sebelum meninggal dunia.

Kapolsek Guguk, AKP Doni Prama Dona, membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam.

“Dari temuan awal, terdapat dugaan kuat korban mengalami penganiayaan berat hingga meninggal dunia. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri seluruh petunjuk,” ujarnya.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan motif maupun pelaku. Seluruh kemungkinan masih didalami, termasuk dugaan perampokan atau motif lainnya.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam sekaligus keresahan di tengah masyarakat. Korban dikenal sebagai sosok yang baik dan dihormati di lingkungannya sebagai mantan pendidik.

 Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus ini demi keadilan bagi korban serta memulihkan rasa aman di lingkungan mereka. 

(Rini/Mond)

#Peristiwa #Kriminal #LimapuluhKota

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.