Latest Post

Aceh Afif Maulana Agam AIDS Aipda Dian WR AirterjunLembahAnaiMeluap Aksibersihpantai AksiJalanan Aleknagari Amak Lisa AmalanBulanRajab AnakHanyut AndreRosiade AnjingPelacak anthropophobia Antikorupsi ApdateKorbanBencanaSumatera Apelsiaga Apeltanggapbencana Arif maulana Arosuka Artikel Artis Minang Asusila balapliar BalapMotor Bali Balikpapan BandarNarkobaKabur Bandung BangunanLiar Banji Banjir BanjirAceh BanjirAgam BanjirBandang BanjirPadang BanjirSumatera BanjirSumbar BanjirSumut BankNagari bansos banten BantuanBencanaAcehHilang BantuanKorbanBencanaPasbar Banyuwangi Bapenda BareskrimPolri Batam BatangArau Batuk BBM BeaCukai bencana Bencana alam Bencanaalam BencanaAlamSumateraBarat BencanaHidrometeorologi BencanaKotaPadang BencanaSumatera BencanaSumbar BerantasNarkoba BeritaDaerah BibitSiklonTropis95B BKSDA BMKG BNNPSumbar BNNsumbar BNPB BobonSantoso Box Redaksi BPBDKabupatenAgam BPBDPadang BPBDSumbar BPHMigas BPJNSumbar BPKB BrimobPoldaSumbar Brimobuntukindonesia BRISuperLeague bukit sitinurbaya Bukittinggi BungaBangkai BungaRafflesia BWSS V padang BWSSV BWSSVPadang Calon Bupati cemburubuta CerintIrallozaTasya Cikampek Cikarang CuacaEkstrem cuacapanasekstrem curanmor Daerah danabos Dandrem 032 WBR DaniFaisal dankodaeral II Demonstrasi Denpasar Depok DeptCollector Dharmasraya Dinas sosial DinasPendidikanSumbar DinasPerpusipPadang DinasPerpustakaandanArsip DinasPertanian dinassosial dinassosialpadang Dirlantas Dirlantas Polda Sumbar DirlantasPoldaSumbar Disdukcapil DitlantasPoldaSumbar DitpolairudPoldaSumbar DPCPKBkotapadang DPDRI DPR DPRD Padang DPRDpadang DPRDsumbar DPUPR DPUPRPadang dubalangkota EmpatPilar Enarotali Evakuasi festival sepakbola Filipina FlyOver Galodo GalodoLembahAnai gangguanhormon GanjaKering gaya hidup GayaHidup gempa GempaBumi gerakcepatdinsos gorontalo GrasstrackMotocross Gresik GunungMerapiErupsi gurbernurriaukenaottkpk HAM HargaCabaiNaik Haripahlawan Harisumpahpemuda Hidroneteologi Hipnotis HismawaMigas HIV Hot New HubunganSesamaJenis hukum Huntara HUT Humaspolri ke 74 HUT80Brimob Hutan HUTKe-64 IKW IKWRI IlegalFishing IlegalMinning IllegalLogging Indonesia Indonesia. indonesiamaju infrastruktur Intan jaya Internasional irigasi Islam Islami Jakarta Jakarta Selatan JalanLembahAnaiPutus JalanLongsor JalanRetak Jambi Jawa Tengah Jayapura Jayawijaya JembatanPutus JembatanRetak Jogyakarta jurnalis JusufKalla K9 Kabupaten Agam kabupaten dharmasraya Kabupaten Solok KabupatenAgam KabupatenDharmasraya KabupatenPasaman KabupatenPasamanBarat KabupatenPesisirSelatan KabupatenpPasaman kabupatenSolokSelatan KafeKaraoke KafeKaroke KAI Sumbar Kakorlantas kakorlantaspolri KAN kapolres kapolressijunjung Kapolri KarangTaruna kasat narkoba KasusMedis keamanan KeamananPublik kebakaran KebakaranPasarPayamumbuh KebatanGunungNagoPutus kecamatankototangah kecelakaan kegiatanrutin KejariDharmasraya kejaripadang kejaripesel KejatiSumbar kekerasan kelangkaanBBM kelangkaansolar KelurahanRimboKaluang Kemenag Kemenhut Kemenkes Kementrian PU kementriankebudayaan KementrianLingkunganHidup KemuliaanBulanRajab kendaraan KeracunanMakanan Kesehatan keselamatan bersama keselamatan kerja kesiapsiagaan kesunyian malam KetahananPangan ketertiban umum KetertibanUmum Kiwirok KKB KLHK Kodim 0307 Tanah Datar KomnasHAM komplotanganjalATM KorbanBanjirAgam KorbanBrncanaAgam Korem 032/WB Korpolairud korupsi Kota Padang KotaBukittinggi KotaPadang KotaPariaman KPK Kriminal KRYD KUHP KumpulanDo'a Laksamanamuda Lampung LapasIIA LayananKesehatan LembahAnai Lembang Leonardy LGBT life style lifestyle Lima Puluh Kota LimaPuluhKota lingkungan listrikilegal literasi lombok timur Longsor LongsorKampusUINImambonjol LowonganKerjaPalsu Madiun Magelang MahardikaMudaIndonesia MahasiswiHilang MahyeldiAnsharullah Makan Bergizi Gratis Makasar Malalak MalPraktek ManfaatAirKelapa manila MapolsekMuaraBatangGadisDibakarMasaa MataElang Medan MengelolaAirUntukNegri mentalhealth Mentawai Mesum Mimika Miras MirasIlegal MobilBencanaDibakarMassa MobilPatwalPoldaSumbarKecelakaan MobilSatpolPPAcehDibakarMassa MobilTerbakar MogokKerja MTsN10pesisirselatan Muhammadiyah Mutasi mutilasibayi nagarisolokambah nagarisulitair narkoba Narkotika Nasioanl Nasional ngaraisianok NinjaSawit NTT odgj OjekOnline OknumGuruLGBT Oksibil olahraga Opini OprasiKeselamatanSinggalang2026 OprasiLilinSinggalang2025 oprasimalam OprasiSinggalang2026 oprasitumpasbandar2025 oprasizebra2025 oprasizebrasinggalang2025 OrangHanyut OTTKPK PabukoanGratis PADA Padang Padang panjang Padang Pariaman PadangAman PadangPariaman PadangRancak PadangSigap Pahlawannasional pajak air tanah Palimanan pandekarancak PanenRaya pantaipadang Papua parenting Pariaman Parlemen Pasaman Pasaman barat pasamanbarat pasang pasarrayapadang Pasuruan Payakumbuh PDAM PeduliBencana Pekanbaru Pelalawan pelayananhumanis PelayananPublik pelayanansosial PelemikBantuanAsing PemakamanMasalKorbanBencanaSumbar Pemasyarakatan PembabatanHutan PembalakanHutanMentawai pembalakanLiar Pembinaan PembinaanWargaBinaan Pembunuhan pemerasan Pemko Padang PemkoPadang PemulihanBencana PemutihanPajakKendaraan pencabulan PencarianKorbanBanjirPadang Pencirian PenculikanAnak Pencurian Pendidikan penegakanhukum penemuanbayi penemuanJanin PenemuanJasadBayo penemuanmayat Penertiban Pengancaman pengangguran penganiayaan Pengeroyokan Penggelapan PenggelapanMotor Penjarahan Perbankan Perceraian Perdagangan Perekonomian peristiwa peristiwadaerah perlindungananak Persami PersijaJakarta pertahanan PerumdaAirMinum Pesisir Selatan PesisirSelatan Peti PJN PKL PolaMakan PolantasMenyapa Polda banten Polda Jabar Polda Kalbar Polda Metro Jaya polda Papua POLDA SulBar POLDA SUMBAR PoldaRiau Poldasumbar PoldaSumut Polhut Policegoestoscool Polisi Politik polPP polres Polres 50 kota Polres Dharmasraya Polres Mentawai Polres Padang panjang Polres Pasaman Polres Pasaman Barat Polres Solok Polres solok selatan PolresPadang polrespasaman polrespasamanbarat polrespasbar PolresPayakumbuh polrespesel PolresSolokKota polresSolokSelatan Polresta bukittinggi Polresta Padang PolresTanahDatar polrestapadang POLRI PolriPresisi Polsek bungus barat Polsek Koto Tangah Padang Polsek Lubeg Pontianak PrabowoSubianto PrajuritTNITewas PrediksiCuaca premanisme Presiden RI PrestaPadang ProyekNasional psp padang Ptostitusi PuanMaharani Puasa Puncak jaya Purwakarta jawabarat QuickWins Ramadhan Razia RekeningDormant Religi RevisiKUHP Riau RidwanKamil RokokIlegal RutanPadang sabu Sajam SakitPerut Sarkel SatgasDamaiCartenz satgasoprasidamai satlantaspolresta SatpolPP SatpolPPAceh Sawahlunto Sawmil SeaGamen2025 segmen sianok seherman SekolahRakyat Semarang semenpadang SemenPadangFC Senjatatajam sepakbola sepakbolaindonesia SepakBolaWanita Serang ServisKendaraanGratisKorbanBanjirAgam SiagaBencana SigapMembangunNegriUntukRakyat Sijunjung sikat singgalang2025 silent treatment simulasibencana Sinkhole siswismptewassaathiking sitinjaulauik Skoliosis SMA1pulaupunjung sobatlalulintasrancakbana solok Solok selatan solokarosuka solokselatan solsel Sosialisasi SPBUganting SPPG STNK Strongpoint subsidi ilegal sukabumi Sulawesi Tenggara Sumatera Barat SumateraBarat Sumaterbarat Sumatra barat Sumbar SungaiKuranji Surabaya swasembadapangan TablighAkbar TambangEmasIlegal tambangilegal TambangIlegalSumbar Tanah datar tanahdatar tanggapdarurat TanggapDaruratBencana tawuran TawuranNarkoba Terbaru Ternate Timika Papua timklewang TimnasIndonesiaU22 TimnasWanitaIndonesia TNI TPUTunggulHitam Transformasi Digital Transformasi polri transpadang TransparansiPublik transportasi TrukTerbakar tsunamiDrill Tuak Uin UIN IB Padang UMKM UNP UpadateKorbanBencanaSumatera UpdateKorbanBanjirSumatera UpdateKorbanBencanaAlam UpdateKorbanBencanaSumatera Utama UUMD3 Viral WargaBinaan Yalimo Yogyakarta Yuhukimo

 

Serasinews.com,Pasaman Barat — Kepedulian terhadap sesama menjadi ruh utama dalam ajang Grasstrack Motocross Peduli Bencana Trophy Kapolres Pasaman Barat yang digelar di Sirkuit Permanen HIC Padang Tujuh, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tri Bawanto.

Di tengah kondisi duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, event olahraga otomotif ini hadir bukan semata sebagai hiburan, melainkan sebagai sarana penggalangan dana kemanusiaan. Seluruh hasil penjualan tiket penonton dipastikan akan disumbangkan sepenuhnya untuk membantu korban bencana, khususnya masyarakat terdampak di Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tri Bawanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata empati Polri terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Menurutnya, meskipun kegiatan telah direncanakan jauh hari, situasi bencana yang terjadi mendorong panitia mengubah konsep acara menjadi aksi sosial.

“Awalnya event ini dirancang sebagai ajang olahraga biasa. Namun melihat kondisi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh, kami sepakat menjadikannya sebagai sarana penggalangan dana kemanusiaan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dana yang terkumpul dari tiket masuk akan disalurkan secara langsung dan transparan tanpa potongan. Hal ini dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan tidak ada kesalahpahaman. Kegiatan ini bukan euforia semata, melainkan bentuk solidaritas dan kepedulian. Semangat kemanusiaan harus selalu dikedepankan,” tambahnya.

Ajang ini mendapat sambutan luas dari komunitas motocross. Para pembalap dari berbagai daerah, seperti Sumatera Utara, Riau, Jambi, hingga Banten, turut ambil bagian. Selain berkompetisi di lintasan, para crosser juga berpartisipasi dalam aksi donasi bagi korban bencana.

Deru mesin motor yang memacu adrenalin berpadu dengan semangat berbagi, menjadikan Sirkuit HIC Padang Tujuh sebagai ruang solidaritas. Kegiatan ini membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi media pemersatu sekaligus sarana membantu sesama.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat pun memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Pasaman Barat. Menurut pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan langkah positif dan inovatif dalam menggalang bantuan serta mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui Grasstrack Motocross Peduli Bencana, diharapkan bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban para korban sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Di tengah ujian bencana, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan harapan selalu hadir bagi masyarakat Pasaman Barat.

(Rini/Mond)

#Olahraga #BalapMotor #PolresPasamanBarat #GrasstrackMotocross #PeduliBencana

 

Serasinews.com,Sumatra Barat — Di saat sirene ambulans dan alat berat masih bekerja mengevakuasi korban bencana alam, sebuah ancaman lain mencoba menyelinap diam-diam: narkotika. Para pelaku mengira fokus kemanusiaan aparat akan menjadi celah. Namun dugaan itu keliru.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatra Barat justru membuktikan kewaspadaan tidak pernah surut. Dalam operasi senyap selama satu bulan, terhitung 11 November hingga 11 Desember, polisi berhasil menggagalkan peredaran 121,3 kilogram ganja kering dan 51 gram sabu, serta mengamankan 12 tersangka dari jaringan lintas provinsi.

Pengungkapan ini menjadi penegasan: kondisi darurat bukan alasan melemahkan penegakan hukum.

Sindikat Manfaatkan Bencana, Polisi Tetap Siaga

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin mengungkapkan, sindikat narkoba sengaja memilih waktu saat aparat disibukkan dengan operasi kemanusiaan.

“Mereka mengira pengawasan akan longgar. Faktanya, kami tetap bekerja dan justru memperketat pengendalian,” ujar Solihin dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Jumat (12/12).

Ia menegaskan, sesuai arahan Kapolda Sumbar, tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba dalam situasi apa pun.

“Bencana tidak menghentikan komitmen kami. Perang terhadap narkoba terus berjalan,” tegasnya.

Operasi Intelijen Berlapis

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedi Mahadi menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen terkait rencana pengiriman ganja dari arah Panyabungan.

“Informasi awal diperkuat laporan masyarakat. Setelah dianalisis, kami lakukan pemantauan tertutup,” ungkap Wedi.

Pergerakan jaringan dipantau selama dua hari hingga akhirnya, pada 3 Desember, polisi melakukan penyergapan di Rao, Kabupaten Pasaman, wilayah perbatasan Sumatra Barat–Sumatra Utara.

Pasokan Besar Jelang Akhir Tahun

Dari operasi di tiga lokasi berbeda, polisi menyita total 121,3 kilogram ganja kering. Jumlah tersebut diduga kuat sebagai pasokan besar menjelang pergantian tahun.

“Ini bukan jaringan kecil. Sekali pengiriman bisa mencapai ratusan kilogram dan menyasar kota-kota besar seperti Padang, Bukittinggi, dan Payakumbuh,” jelas Wedi.

Mayoritas tersangka berperan sebagai kurir. Salah satunya adalah seorang ibu rumah tangga yang mengaku terlibat karena tekanan ekonomi.

“Ini peringatan serius. Narkoba menyasar siapa saja dan menghancurkan keluarga,” tambahnya.

Barang Bukti Dimusnahkan

Polda Sumbar juga memusnahkan seluruh ganja sitaan yang telah berkekuatan hukum tetap dengan cara dibakar. Langkah ini menjadi simbol ketegasan negara dalam memberantas narkotika.

Para tersangka dijerat Pasal 112 dan 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

“Narkoba adalah kejahatan luar biasa. Penanganannya harus tegas dan tanpa kompromi,” kata Wedi.

Peran Masyarakat Jadi Kunci

Brigjen Pol Solihin menegaskan, perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting. Melalui program Subuh Berjamaah, pesan kamtibmas terus kami gaungkan,” ujarnya.

Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar, turut mengapresiasi kinerja Polda Sumbar. Menurutnya, memanfaatkan bencana untuk menyelundupkan narkoba merupakan kejahatan moral yang mencederai nilai adat dan kemanusiaan Minangkabau.

“Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Komitmen Tak Pernah Padam

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan, Polda Sumbar akan terus berada di garis depan melindungi generasi muda.

“Bencana bisa datang kapan saja, tapi narkoba tidak boleh diberi ruang. Negara hadir, dan hukum tetap berjalan,” ujarnya.

Di tengah situasi darurat, satu pesan ditegaskan: narkoba tidak memiliki tempat di Sumatra Barat—dalam kondisi apa pun.

(Rini/Mond)
#PoldaSumbar #BerantasNarkoba #GanjaKering

 

Serasinews.com,Padang — Ancaman pascabanjir bandang masih membayangi Kota Padang. Di Sungai Batang Arau, kawasan Siteba, gelondongan kayu berukuran besar yang terbawa arus banjir 28 November 2025 tersangkut di bawah Jembatan Siteba, menghantam pilar jembatan dan memicu kekhawatiran akan keselamatan struktur penghubung vital tersebut.

Material kayu yang menumpuk tepat di sekitar pilar dinilai berpotensi mempercepat kerusakan jika debit air kembali meningkat. Kondisi ini mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang untuk segera mengambil langkah pengamanan, meskipun penanganan material banjir secara administratif berada dalam kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kami tidak bisa menunggu. Fokus utama kami adalah menjaga pilar jembatan agar tetap aman,” kata Kepala DPUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, Minggu (14/12/2025).

Penanganan Darurat Infrastruktur

Pengangkatan gelondongan kayu dilakukan dalam kondisi sungai yang masih berarus. DPUPR mengerahkan crane serta memanfaatkan ekskavator jepit bantuan pihak swasta untuk menjangkau dan mengangkat kayu satu per satu dari dasar sungai.

Pekerjaan teknis ini telah berlangsung sejak 9 Desember 2025 dan dilakukan secara bertahap guna memastikan tidak ada material tersisa yang dapat kembali menghantam pilar jembatan saat hujan turun.

“Setiap kayu yang berpotensi membahayakan langsung kami evakuasi. Tidak ada yang kami biarkan terlalu lama berada di sekitar pilar,” ujarnya.

Alat Berat Disiagakan

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, DPUPR tetap menyiagakan alat berat di lokasi hingga masa tanggap darurat bencana berakhir. Langkah ini dilakukan untuk merespons cepat jika arus sungai kembali membawa material tambahan.

Jembatan Siteba sendiri merupakan jalur strategis yang menopang mobilitas harian warga. Kerusakan pada struktur jembatan akan berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Upaya cepat yang dilakukan DPUPR Padang menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak berhenti saat air surut. Ancaman lanjutan justru kerap muncul setelahnya, dan membutuhkan kehadiran pemerintah yang sigap serta kolaboratif.

(Rini/Mond)
#Infrastruktur #DPUPRPadang #Padang
#BanjirBandang

 

Serasinews.com,Padang — Pemerintah Kota Padang menyiapkan solusi jangka panjang bagi warga terdampak banjir dengan merencanakan pembangunan hunian tetap (Huntap). Saat ini, korban banjir masih menempati hunian sementara (Huntara) di Rumah Khusus, Kecamatan Koto Tangah, sambil menunggu realisasi pembangunan rumah permanen.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemko Padang telah menyiapkan sekitar 3,5 hektare lahan yang tersebar di tiga lokasi di Kecamatan Koto Tangah. Kawasan ini dipilih karena dinilai strategis sekaligus dekat dengan wilayah asal para korban banjir.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, mengatakan ketersediaan lahan menjadi modal awal agar pembangunan Huntap dapat segera dilaksanakan setelah adanya kepastian dukungan dari pemerintah pusat.

“Kami telah menyiapkan sekitar 3,5 hektare lahan di tiga lokasi yang berpotensi digunakan untuk hunian tetap korban banjir,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Tiga Lokasi yang Disiapkan

Adapun tiga lokasi yang dimaksud berada di Kecamatan Koto Tangah, yakni:

Bumi Perkemahan Air Dingin, Balai Gadang, dengan luas sekitar 2,98 hektare, merupakan aset milik Pemko Padang dan dinilai paling siap dikembangkan.

Kawasan Desaku Menanti, Air Dingin, Balai Gadang, memiliki total luas sekitar 2 hektare, namun sekitar 1,5 hektare telah dimanfaatkan untuk kantor Dinas Sosial dan perumahan.

Belakang Kantor Camat Koto Tangah, dengan luas sekitar 3.000 meter persegi, meski lebih kecil tetap menjadi salah satu opsi.

“Masing-masing lokasi memiliki kelebihan dan keterbatasan. Nantinya akan dipilih lokasi yang paling efektif dan layak,” jelas Desmon.

Menunggu Keputusan dan Dukungan Pusat

Meski lahan telah tersedia, pembangunan Huntap belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pemko Padang masih menunggu arahan Wali Kota Padang serta kepastian dukungan dari pemerintah pusat, mengingat pembangunan hunian tetap umumnya melibatkan anggaran dan kebijakan nasional.

Pendataan Penerima Huntap

Selain kesiapan lahan, Pemko Padang juga tengah melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima Huntap. Proses ini mencakup status kepemilikan rumah, tingkat kerusakan akibat banjir, serta kondisi sosial ekonomi warga terdampak.

“Pendataan penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” tambah Desmon.

Target Pembangunan 4–5 Bulan

Jika persetujuan dari pemerintah pusat telah diperoleh, pembangunan Huntap diperkirakan akan memakan waktu empat hingga lima bulan. Hunian tersebut diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman, layak, dan permanen bagi para korban banjir.

Pembangunan Huntap ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana, tidak hanya menyediakan rumah, tetapi juga membantu memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi warga terdampak agar dapat kembali hidup dengan lebih stabil dan bermartabat.

(Rini/Mond)
#BanjirPadang #Padang

 

Serasinews.com,Padang — Komitmen Polresta Padang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Dalam patroli skala besar yang digelar pada Jumat malam (12/12/2025), aparat kepolisian berhasil mengamankan belasan remaja yang diduga akan terlibat aksi tawuran, berikut sejumlah barang bukti berbahaya.

Patroli dimulai sekitar pukul 22.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Padang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danteam Bravo Polresta Padang, Ipda Hidayatul Akmal, dan melibatkan 26 personel gabungan.

Sebelum patroli, seluruh personel mengikuti apel kesiapan. Dalam arahannya, Ipda Hidayatul Akmal menekankan pentingnya kewaspadaan serta langkah preventif terhadap potensi tawuran remaja, balapan liar, penyalahgunaan narkoba, dan penyakit masyarakat lainnya yang kerap muncul pada malam hari.

Bergerak Berdasarkan Informasi Warga

Pelaksanaan KRYD ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya pergerakan sekelompok remaja yang dicurigai akan melakukan tawuran. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Bravo Polresta Padang bergerak menuju kawasan By Pass, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi rawan berkumpulnya kelompok remaja.

Petugas kemudian melakukan pemantauan stasioner di depan Masjid Baiturrahmah. Tak lama berselang, aparat mendapati sekelompok remaja yang diduga tengah bersiap melakukan aksi tawuran.

12 Remaja Diamankan, Senjata Tajam Disita

Dari hasil patroli tersebut, polisi mengamankan 12 orang remaja. Berdasarkan pemeriksaan awal, satu orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja.

Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk mobilisasi kelompok serta lima bilah senjata tajam yang disinyalir akan digunakan dalam aksi tawuran.

Seluruh remaja beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk pendataan, pemeriksaan lanjutan, dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolresta: Tidak Ada Ruang bagi Tawuran dan Narkoba

Kapolresta Padang, AKBP Apri Widodo, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi tawuran, balapan liar, maupun penyalahgunaan narkoba yang dapat membahayakan masyarakat.

“KRYD merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman. Tawuran, balapan liar, dan narkoba adalah ancaman serius, terutama bagi generasi muda. Kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan serta penyalahgunaan narkotika.

Imbauan untuk Orang Tua dan Masyarakat

AKBP Apri Widodo turut mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari.

“Peran keluarga sangat penting. Jangan sampai anak-anak keluar malam tanpa tujuan yang jelas dan akhirnya terjerumus ke tindakan kriminal yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Polresta Padang memastikan kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada jam-jam rawan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kota Padang.

(Rini/Mond)

#KRYD #PolrestaPadang #Tawuran #Narkoba #SenjataTajam

 

Serasinews.com, Jakarta/Aceh — Rangkaian bencana banjir besar dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera meninggalkan duka mendalam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, total korban jiwa kini mencapai 1.006 orang, menjadikannya salah satu bencana hidrometeorologi paling mematikan di Indonesia sepanjang akhir 2025.

Data terbaru tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers penanganan bencana yang digelar secara daring dari Media Center Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (13/12/2025).

“Berdasarkan rekapitulasi terbaru dari tiga provinsi terdampak, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 1.006 jiwa,” ujar Abdul Muhari.

Korban Bertambah di Seluruh Wilayah Terdampak

BNPB melaporkan adanya penambahan korban jiwa di ketiga provinsi yang terdampak bencana, yakni:

Aceh: meningkat dari 411 menjadi 415 jiwa

Sumatera Utara: bertambah dari 343 menjadi 349 jiwa

Sumatera Barat: naik dari 241 menjadi 242 jiwa

Penambahan tersebut terjadi seiring ditemukannya korban yang sebelumnya tertimbun longsor atau terseret arus banjir, khususnya di wilayah dengan medan sulit dan akses terbatas.

Korban Hilang dan Pengungsi Berangsur Menurun

Di tengah situasi darurat, BNPB mencatat perkembangan positif. Jumlah korban hilang berkurang dari 226 orang menjadi 217 orang, berkat operasi pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan.

Selain itu, jumlah pengungsi juga menurun signifikan, dari 884.889 jiwa menjadi 654.642 jiwa. Penurunan ini dipengaruhi oleh surutnya banjir di beberapa daerah serta mulai pulihnya akses menuju permukiman warga.

Meski demikian, BNPB mengingatkan bahwa kondisi di lapangan belum sepenuhnya aman. Banyak warga kembali ke rumah yang mengalami kerusakan berat, bahkan hancur, dengan keterbatasan kebutuhan dasar.

Hambatan Serius di Lapangan

Proses penanganan bencana masih dihadapkan pada berbagai kendala. Cuaca yang belum stabil, potensi longsor susulan, serta kerusakan infrastruktur menjadi tantangan utama dalam distribusi bantuan dan evakuasi korban.

Di wilayah pedalaman Aceh dan Sumatera Barat, tim SAR harus membuka jalur terputus menggunakan alat berat. Sementara di Sumatera Utara, banjir bandang telah mengubah alur sungai, menyulitkan proses pencarian korban.

Tiga Fokus Utama BNPB

Dalam masa tanggap darurat, BNPB bersama pemerintah daerah memprioritaskan tiga langkah utama:

Melanjutkan pencarian dan penyelamatan korban yang masih hilang

Memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, seperti pangan, air bersih, layanan kesehatan, dan sanitasi

Mempercepat pemulihan infrastruktur vital, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas kesehatan

BNPB juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah Sumatera.

Duka Mendalam dan Peringatan Nasional

Bencana banjir dan longsor ini menjadi tragedi kemanusiaan yang meninggalkan luka mendalam bagi ribuan keluarga. Dengan lebih dari seribu korban jiwa, peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan serius akan meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi ekstrem di Indonesia.

BNPB menegaskan pentingnya penguatan mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta kesiapsiagaan masyarakat, guna menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata dan tak terduga.

(B1)
#UpdateKorbanBencanaSumatera #BNPB

 

Serasinews.com; Agam, Sumatera Barat — Dampak rangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Agam kian nyata. Banjir bandang, tanah longsor, banjir, hingga angin puting beliung dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menelan ratusan korban jiwa, tetapi juga memicu kerusakan masif di berbagai sektor kehidupan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat total kerugian sementara mencapai Rp 863,79 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dari pendataan awal sebesar Rp 682,35 miliar, seiring masih berlangsungnya proses verifikasi di lapangan.

“Data ini masih bersifat sementara hingga Jumat malam, 12 Desember 2025. Pendataan masih dilakukan oleh organisasi perangkat daerah di 16 kecamatan terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, di Lubuk Basung, Sabtu (13/12/2025).

Pendidikan dan Permukiman Warga Rusak Parah

Sektor pendidikan menjadi salah satu yang terdampak cukup serius. Sebanyak 102 unit fasilitas pendidikan dilaporkan rusak, mulai dari TK hingga SMP, dengan total kerugian mencapai Rp 7,98 miliar. Kerusakan meliputi 22 unit TK/PAUD, 65 sekolah dasar, dan 15 sekolah menengah pertama.

Kerusakan terparah terjadi pada sektor permukiman. BPBD mencatat kerugian rumah warga mencapai Rp 355,81 miliar, dengan rincian 493 rumah rusak ringan, 359 rumah rusak sedang, serta 806 rumah rusak berat yang sebagian besar hanyut atau tertimbun material longsor.

Infrastruktur Lumpuh

Bencana juga melumpuhkan infrastruktur vital. Sebanyak 49 titik jalan dan 69 jembatan mengalami kerusakan, mengakibatkan terputusnya akses antarwilayah dan menghambat distribusi logistik serta proses evakuasi.

Kerugian sektor infrastruktur—meliputi jalan, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya—ditaksir mencapai Rp 403,14 miliar, menjadikannya sektor dengan kerugian terbesar.

Sektor Pangan Terpukul

Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan turut mengalami kerusakan serius. BPBD mencatat 1.948,23 hektare lahan pertanian rusak, 126 jaringan irigasi terdampak, 16 bendungan mengalami kerusakan, serta 5.025 ekor ternak mati atau hilang. Kerugian sektor ini diperkirakan mencapai Rp 82,91 miliar.

Sementara itu, sektor perikanan mencatat kerugian sebesar Rp 12,34 miliar, akibat rusaknya kolam dan keramba serta hanyutnya ikan dan benih.

Rumah Ibadah dan Korban Jiwa

Sebanyak 11 unit rumah ibadah dilaporkan rusak dengan total kerugian Rp 1,58 miliar.

Dari sisi kemanusiaan, bencana ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Kabupaten Agam. Hingga Sabtu, BPBD mencatat 192 orang meninggal dunia, tujuh orang masih dirawat, dan 54 orang terdampak atau terisolasi. Selain itu, 72 orang masih dinyatakan hilang, mayoritas berada di Kecamatan Palembayan.

Ribuan Warga Mengungsi

Sebanyak 5.086 warga terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian darurat. Pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Tanjung Raya, disusul Palembayan, Matur, Palupuh, Malalak, dan Ampek Koto.

Pemerintah daerah bersama aparat gabungan dan relawan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, termasuk pangan, layanan kesehatan, dan dukungan psikososial.

Pemulihan Masih Panjang

BPBD menegaskan nilai kerugian Rp 863,79 miliar belum bersifat final dan masih berpotensi meningkat. Pendataan lanjutan akan menjadi dasar penyusunan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Tragedi ini menjadi peringatan serius akan tingginya kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem, sekaligus tantangan besar bagi Kabupaten Agam untuk bangkit dari salah satu bencana terkelam dalam beberapa tahun terakhir.

(B1)
#BanjirAgam #SumateraBarat
#BPBDKabupatenAgam
#BencanaAlam

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.