Serasinews.com, Kabupaten Solok Sumbar - Setahun memimpin Polres Solok sejak 18 April 2025, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., menghadirkan corak kepemimpinan yang lebih hangat dan membumi. Di bawah konsep “Kapolres Badunsanak” yang ia gagas, pendekatan kepolisian tidak lagi terasa berjarak, melainkan dekat dan penuh rasa kekeluargaan.
Bagi perwira lulusan Akpol 2006 tersebut, kekuatan utama institusi terletak pada kesejahteraan dan kenyamanan anggotanya. Ia meyakini, anggota yang diperlakukan dengan baik akan bekerja dengan sepenuh hati. Karena itu, ia kerap turun langsung menyapa personel, memberikan motivasi, hingga menginisiasi kegiatan pembinaan mental dan spiritual seperti Gerakan Subuh Berjamaah.
Perannya tidak hanya sebagai pimpinan formal, tetapi juga sebagai figur yang bisa menjadi tempat berbagi bagi anggota. Hubungan yang terbangun pun lebih didasari rasa hormat dan kebersamaan, bukan sekadar hierarki.
Meski tampil sederhana, kinerja yang dihasilkan terbilang impresif. Dalam kurun satu tahun, Polres Solok berhasil meraih sejumlah pencapaian penting. Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan-RB menjadi salah satu bukti keberhasilan dalam membangun tata kelola yang bersih. Selain itu, kualitas pelayanan publik juga mendapat pengakuan dengan menempati peringkat kedua di Sumatera Barat versi Ombudsman RI.
Dari sisi pengelolaan anggaran, capaian nilai sempurna dari Kementerian Keuangan serta penghargaan sebagai satuan kerja terbaik dari KPPN Solok menunjukkan solidnya manajemen internal. Tak hanya itu, kinerja Satuan Lalu Lintas juga menonjol dengan meraih posisi teratas di tingkat Polda Sumbar dalam realisasi PNBP.
Pendekatan humanis yang diusung turut diperkuat melalui inovasi layanan. Program “Lapor Pak Kapolres” menjadi salah satu terobosan yang membuka akses komunikasi langsung antara masyarakat dan pimpinan, sehingga setiap keluhan dapat segera ditindaklanjuti.
AKBP Agung menegaskan bahwa capaian yang diraih bukan tujuan utama, melainkan konsekuensi dari pelayanan yang dilakukan dengan tulus. Ia berkomitmen menghadirkan penegakan hukum yang tegas, namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan melalui pendekatan keadilan restoratif.
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, ia terus berupaya menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik. Dengan semangat “Badunsanak”, Polres Solok diarahkan menjadi institusi yang tidak hanya profesional, tetapi juga dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Rini)


Posting Komentar