Latest Post



Labuan Bajo, Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar Markas Unit Polisi Perairan (Marnit) Labuan Bajo. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (1/8) pukul 11.00 WITA ini diisi dengan penyerahan tali asih dari Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang disampaikan secara langsung oleh Dirpolairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., kepada para nelayan di perairan Labuan Bajo.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, personel Marnit Labuan Bajo mendistribusikan bantuan berupa paket sembako, bendera Merah Putih, dan jaket pelampung (life jacket) kepada para nelayan yang tengah melaut. Selain bantuan fisik, para personel juga memberikan imbauan keselamatan agar para nelayan senantiasa mengutamakan keselamatan diri dalam menjalankan aktivitas di laut.

Kegiatan ini melibatkan beberapa unsur satuan perairan, seperti kru KP. P. Padar 3018, KPC. 2007, dan KP. 2006, serta didukung alat utama (alut) berupa Kapal Patroli Cepat KPC-2007 dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Intercept 03.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditpolairud atas dedikasi dan kepedulian nyata terhadap masyarakat pesisir.

 “Kegiatan Jumat Berkah ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri, khususnya Ditpolairud, di tengah masyarakat pesisir. Tali asih yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para nelayan sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan saat melaut. Polri berkomitmen untuk terus hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti ini,” ujar Kombes Pol Henry, Minggu (3/8).

Dengan mengedepankan semangat sinergi dan pendekatan humanis, kegiatan Jumat Berkah berjalan dengan lancar dan aman. Kehadiran Polairud di tengah-tengah nelayan diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi wujud komitmen dalam menjaga keselamatan serta meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.(*) 


serasinews.com- Radang tenggorokan mungkin terdengar sepele, tetapi bagi siapa pun yang pernah mengalaminya, rasa perih, panas, dan sulit menelan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terlebih lagi, kondisi ini sering kali menjadi awal dari penyakit yang lebih serius, seperti flu, batuk kronis, hingga infeksi saluran pernapasan atas.

Lantas, bagaimana cara agar kita bisa mencegah radang tenggorokan sebelum terlambat? Berikut lima langkah praktis namun ampuh yang bisa Anda lakukan. Dan ingat, langkah paling sederhana seperti cuci tangan justru memiliki dampak yang luar biasa besar!

1. Cuci Tangan Secara Teratur dan Benar

Jangan anggap remeh langkah ini.

Tangan adalah "kendaraan umum" bagi ribuan kuman setiap hari. Kita menyentuh gagang pintu, uang, handphone, dan berbagai permukaan lain yang mungkin terkontaminasi virus dan bakteri penyebab infeksi saluran napas, termasuk Streptococcus pyogenes—biang utama radang tenggorokan.

Kapan harus cuci tangan?

Sebelum makan dan setelah keluar dari toilet

Setelah menyentuh benda di ruang publik

Setelah batuk, bersin, atau memegang hidung dan mulut

Tips mencuci tangan yang benar:

Gunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik

Bersihkan sela jari, kuku, dan punggung tangan

Keringkan dengan handuk bersih atau tisu

Kesehatan dimulai dari tangan yang bersih. Jangan skip cuci tangan!

2. Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Nutrisi Seimbang

Radang tenggorokan sering menyerang saat sistem kekebalan tubuh melemah. Maka dari itu, pola makan yang sehat dan seimbang menjadi kunci utama pencegahan.

Nutrisi penting untuk imunitas:

Vitamin C (jeruk, jambu, paprika merah) untuk melawan infeksi

Zinc (daging, kacang-kacangan, biji-bijian) untuk mempercepat penyembuhan

Vitamin A (wortel, ubi, sayuran hijau) untuk menjaga kesehatan selaput lendir tenggorokan

Jangan lupakan juga air putih minimal 2 liter sehari agar tenggorokan tetap lembap dan lendir alami bisa bekerja optimal menangkal mikroorganisme.

3. Hindari Asap, Debu, dan Polusi

Udara kotor adalah musuh utama kesehatan tenggorokan. Asap rokok, debu jalanan, dan polusi udara dapat mengiritasi dinding tenggorokan, membuatnya rentan mengalami peradangan.

Langkah perlindungan:

Gunakan masker saat di luar ruangan, terutama di area berpolusi tinggi

Hindari paparan asap rokok, bahkan sebagai perokok pasif

Jaga kelembapan udara di ruangan dengan humidifier jika udara terlalu kering

Ingat, sekali terpapar iritan terus-menerus, tenggorokan bisa mengalami mikro-luka yang menjadi jalan masuk bagi infeksi.

4. Istirahat yang Cukup dan Hindari Stres

Kurang tidur dan stres berat bisa menyebabkan sistem imun turun, membuat tubuh tak mampu melawan virus dan bakteri penyebab radang tenggorokan.

Tips menjaga kualitas istirahat:

Tidur minimal 7–8 jam per malam

Hindari gadget 1 jam sebelum tidur

Ciptakan suasana kamar yang tenang, gelap, dan sejuk

Manajemen stres:

Lakukan aktivitas relaksasi seperti meditasi atau olahraga ringan

Luangkan waktu untuk hobi dan kegiatan yang menyenangkan

Jangan ragu mencari bantuan profesional jika stres sudah mengganggu fungsi sehari-hari

Ketika tubuh dan pikiran tenang, sistem kekebalan akan bekerja lebih efektif.

5. Jangan Berbagi Barang Pribadi dan Jaga Jarak saat Sakit

Virus penyebab radang tenggorokan mudah menyebar melalui air liur, lendir, dan percikan saat bicara, batuk, atau bersin. Oleh karena itu, etika batuk dan menjaga kebersihan barang pribadi menjadi langkah penting.

Yang harus diperhatikan:

Gunakan masker jika Anda atau orang sekitar sedang flu atau batuk

Jangan berbagi gelas, sendok, handuk, atau alat makan lainnya

Bersihkan permukaan yang sering disentuh bersama (meja, gagang pintu) dengan disinfektan

Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit

Tindakan kecil seperti ini membantu memutus rantai penularan secara signifikan.

Catatan Penting: Kapan Harus ke Dokter?

Jika radang tenggorokan disertai:

Demam tinggi lebih dari 3 hari

Nyeri menelan parah

Bintik putih di tenggorokan

Suara serak lebih dari 2 minggu

Kesulitan bernapas

Segeralah periksa ke dokter. Ini bisa menjadi tanda infeksi serius seperti tonsilitis akut atau bahkan infeksi bakteri streptokokus yang memerlukan antibiotik.

Pencegahan Lebih Baik daripada Mengobati

Radang tenggorokan bukan hanya soal ketidaknyamanan, tapi juga pintu masuk bagi penyakit lain. Dengan langkah sederhana seperti cuci tangan, makan bergizi, menghindari iritan, cukup istirahat, dan menjaga jarak saat sakit, Anda sudah melakukan investasi besar untuk kesehatan tenggorokan.

Karena itu, jangan tunggu sakit dulu baru peduli. Mulailah dari sekarang, karena tenggorokan yang sehat adalah bagian penting dari tubuh yang kuat.

Tips Kesehatan Bonus: Minuman Alami Penjaga Tenggorokan

Air lemon hangat + madu: antibakteri dan antiinflamasi

Teh jahe: meredakan peradangan dan menghangatkan tubuh

Air garam hangat untuk berkumur: membunuh kuman di rongga mulut dan tenggorokan

(Mond)


#RadangTenggorokan #Gayahidup #Lifestyle #Kesehatan



Cirebon. Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengungkap bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi. Sebab, dengan kepemimpinanya di Polri, ketertiban dan keamanan masyarakat dapat dirasakan kondusif oleh seluruh masyarakat.

Ia pun memandang bahwa Jenderal Sigit seperti jimat yang mewujudkan keamanan di tengah masyarakat.

“Kita semua mengalami bahwa di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini, kita masyarakat mengalami keadaan relatif tentram tertib aman sehingga seolah-olah pak Listyo ini telah berfungsi sebagai jimat ketertiban dan keamanan masyarakat selama ini,” ujar Ketua PBNU dalam sambutannya di Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (2/8/25).

Tak dipungkiri, ujarnya, Jenderal Sigit paham betul mengenai lingkungan para tokoh agama yang bisa bersinergi mewujudkan ketentramam dan keamanan di masyarakat.

“Pak Listyo ini pernah bertugas di Jogja kalau tidak salah, beliau tahu betul di Jogja banyak jimat-jimat yang disebut kiyai,” jelas Ketua  PBNU. 

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Jawa Barat. Haul ini juga dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.

Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kh. Adib Rofiuddin Izza pun mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Sigit atas segala kontribusinya selama ini terhadap Pondok Buntet Pesantren. Tak dipungkiri, berbagai bantuan telah diberikan dari Polri sebagai bentuk kepeduliannya.

“Terima kasih Pak Kapolri seluruh bantuannya, terima kasih, beliau berbaik hati,” jelasnya dalam sambutan, Sabtu (2/8/25).

Ditegaskan Kh. Adib, keluarga besar pesantren ini mempercayai bahwa keamanan negeri ini terjamin dengan kepemimpinan Jenderal Sigit. Persatuan dan kesatuan menjadi komitmen bersama untuk menjaga bangsa ini.

“Kami di sini hanya menitipkan bangsa dan negara saja, tidak lebih dari itu,” ujarnya.




Padang, – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 pada Agustus 2025, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang ambil bagian dalam program “Padang Great Sale” yang diinisiasi Pemerintah Kota Padang. Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini dirancang memberi manfaat langsung bagi warga melalui potongan harga, penghapusan denda, hingga layanan laboratorium air gratis.

Alih-alih memeriahkan perayaan dengan panggung hiburan semata, Perumda Air Minum memilih langkah konkret: menghadirkan air bersih yang murah, mudah diakses, dan terjangkau.

“Kami tidak ingin hanya memeriahkan HJK dengan baliho dan spanduk. Kami ingin warga Padang merasakan manfaat nyata dari perayaan ini,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, mewakili Direktur Utama Hendra Pebrizal, Jumat (1/8/2025).


Program unggulan yang ditawarkan adalah potongan biaya pemasangan sambungan baru. Dari tarif normal Rp1.700.000, warga cukup membayar Rp1.344.000 atau mendapat diskon Rp356.000 – angka yang melambangkan usia Kota Padang.
Diskon ini hanya berlaku untuk 356 pelanggan pertama sepanjang Agustus 2025.

“Angka 356 ini simbol penghormatan pada sejarah kota sekaligus komitmen kami memperluas layanan air bersih,” jelas Adhie.

Bebas Denda untuk Pelanggan Non-Aktif
Perumda juga membuka kesempatan bagi pelanggan lama yang layanannya non-aktif untuk kembali aktif tanpa membayar denda keterlambatan. Syaratnya, melunasi seluruh tunggakan pokok. Kuota berlaku bagi 356 pelanggan non-aktif pertama.

Layanan di CFD dan Cek Air Gratis
Perumda akan hadir di ajang Car Free Day (CFD) pada 3 dan 10 Agustus 2025. Warga dapat:

Mengajukan pemasangan baru

Menyampaikan keluhan langsung

Mengikuti edukasi air bersih layak konsumsi

Memanfaatkan cek kualitas air minum gratis untuk seluruh depot isi ulang di Kota Padang

Layanan ini terlaksana berkat kolaborasi Perumda AM dengan Dinas Kesehatan Kota Padang.

“Kami ingin memastikan air dari depot maupun sambungan rumah tangga memenuhi standar kesehatan. Ini bukan sekadar urusan bisnis, tapi tanggung jawab publik,” tegas Adhie.

Pesan Dirut: Air Bersih Hak Semua Warga
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengajak warga memanfaatkan momentum ini.

“Mari jadikan HJK ke-356 sebagai langkah menuju hidup lebih sehat dengan akses air bersih yang merata. Kami hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan, tetapi mitra hidup sehat warga,” ujarnya.

Catatan Program:

Periode: 1–31 Agustus 2025

Kuota Diskon Sambungan Baru: 356 orang

Kuota Aktivasi Pelanggan Non-Aktif: 356 orang

Stand Layanan CFD: 3 & 10 Agustus 2025

Layanan Cek Air Depot Gratis: 3 & 10 Agustus 2025

Dengan gebrakan ini, Perumda AM Kota Padang menunjukkan bahwa perayaan HJK bukan hanya soal pesta, tapi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ns




Padang, – Upaya meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Kota Padang terus digencarkan. Salah satu langkah strategis terbaru adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 200 liter per detik di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palakuhan, Lubuk Minturun.

Proyek vital ini mendapat perhatian sejumlah tokoh penting. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolando, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Iqra Chissa, dan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, turun langsung meninjau lokasi bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Padang, Kamis (31/7/2025).

Peninjauan tersebut mencakup instalasi intake air baku, jaringan perpipaan, hingga sistem distribusi yang akan menyuplai air bersih ke kawasan utara Kota Padang—wilayah yang selama ini mengalami defisit layanan.

Proyek Strategis Jangka Panjang
Dirut Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyebut pembangunan SPAM ini bagian dari rencana jangka panjang untuk pemerataan distribusi air bersih.

“SPAM 200 liter/detik ini akan menambah pasokan signifikan, khususnya untuk Lubuk Minturun, Balai Gadang, hingga sebagian Kecamatan Koto Tangah. Kami ingin distribusi air bersih menjangkau wilayah yang selama ini masih kurang terlayani,” ujar Hendra.

Ia menegaskan, proyek ini wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif. “Tanpa dukungan Komisi V DPR RI, BWSS V, dan Pemko Padang, rencana strategis seperti ini sulit terwujud,” tambahnya.

Dukungan Legislator Senayan
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolando, menegaskan SPAM Lubuk Minturun merupakan bagian program prioritas nasional untuk menjamin keadilan akses air bersih.

“Air bersih adalah hak dasar. Dengan tambahan 200 liter/detik ini, kebutuhan warga yang selama ini bergantung pada sumber terbatas bisa terpenuhi. Negara harus hadir secara konkret,” tegas Zigo.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan pasca-pembangunan. “Kami akan mendorong perbaikan jaringan distribusi lama yang sudah banyak bocor. Tidak hanya membangun, tapi memastikan layanan optimal ke depan,” ujarnya.

Visi Pemko: Layanan Merata
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut baik rencana ini. Menurutnya, proyek SPAM akan sangat membantu masyarakat di Padang bagian utara.

“Pemko siap mendukung dan mempercepat sinkronisasi data wilayah layanan. Peningkatan akses air bersih berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan ekonomi warga,” kata Maigus.

Data Teknis Sementara Proyek SPAM Lubuk Minturun

Lokasi: IPA Palakuhan, Lubuk Minturun, Padang

Kapasitas: 200 liter/detik

Sumber Air Baku: Sungai Batang Kandis

Area Distribusi: Kecamatan Koto Tangah dan sebagian Kecamatan Kuranji

Mitra Pelaksana: BWSS V Padang, Perumda Air Minum Kota Padang

Dengan hadirnya SPAM baru ini, Pemko Padang bersama Perumda AM dan legislatif optimis dapat mengatasi masalah air bersih yang selama ini dirasakan warga. Kolaborasi pusat-daerah menjadi kunci terwujudnya infrastruktur dasar yang merata dan berkelanjutan.

(**/Ns)



pasamanbarat.sumbar.polri.go.id – Seorang pria berinisial AL (48), berhasil diringkus oleh Tim Kalong Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), diduga melakukan tindak pidana pencurian uang.

Tim Opsnal bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro berhasil meringkus pelaku di Jalur 32 Kampung Cubadak, Nagari Lingkuang Aua Timur, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu (23/7/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Benar, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/139/VII/2025/SPKT/Satreskrim/PolresPasbar/Polda Sumbar, tanggal 22 Juli 2025," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu Habib Fuad Alhafsi, S.Tr.K pada Kamis (24/7/2025).

Kasat Reskrim menerangkan bahwa peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 08.19 WIB pagi, di rumah korban bernama Madran (72), yang berada di Jalur 32 Jorong Kampung Cubadak, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman.

Kejadian pertama kali diketahui sewaktu saksi Zahra Baitul Rahmi yang merupakan anak dari korban (pelapor), pulang dari sekolah sekitar pukul 14.00 WIB, melihat pintu depan rumah dalam keadaan tidak terkunci. Setelah masuk ke dalam rumah, saksi juga melihat pintu bagian belakang rumah juga sudah terbuka.

"Melihat pintu depan dan belakang rumah dalam keadaan terbuka, saksi langsung menuju ke dalam kamar tidur orang tuanya dan melihat brankas berisikan uang lebih kurang Rp500 juta serta barang lainnya berupa sertipikat tanah sudah bertebaran di atas kasur dalam kamar tersebut," ungkapnya.

Lanjutnya, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasaman Barat, dilanjutkan proses penyelidikan dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di rumah korban.

"Petugas berhasil mengetahui wajah, ciri-ciri dan identitas pelaku dari hasil rekaman CCTV di rumah korban," sebutnya 

Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, tim Opsnal langsung bergerak untuk melakukan upaya penangkapan, yang menurut informasinya pelaku sedang berada di Jalur 32 Jorong Kampung Cubadak, Nagari Lingkuang Aua Timur, Kecamatan Pasaman.

"Pelaku berhasil diringkus di rumahnya tanpa perlawanan. Berdasarkan hasil interogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian uang di brankas milik korban," ucapnya.

Dijelaskan, aksi pencurian itu dilakukan pelaku bersama seorang temannya berinisial SN. Pelaku masuk kedalam rumah korban menggunakan kunci yang telah di duplikatkan sebelumnya, kemudian membawa brankas milik korban, pelaku bersama temannya membuka brankas tersebut menggunakan mesin potong (gerinda).

Setelah berhasil membuka dan mengambil semua uang didalam brankas, sebagian uang tersebut dibawa oleh teman pelaku berinisial SN ke Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.

"Sebagian uang di dalam brankas juga dibawa oleh pelaku AL, yang disembunyikan didalam karung yang berada di tumpukan sampah belakang rumah, dan sebagian disembunyikan didalam kantong plastik warna biru yang berada di atas loteng rumah pelaku, sedangkan brankas milik korban dibuang oleh pelaku ke areal perkebunan yang berada di Astra Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh," jelasnya.

Ditambahkan, adapun motif pelaku melakukan aksi pencuriannya, karena korban pernah menjanjikan komisi dari hasil penjualan tanahnya, namun korban tidak memberikan sejumlah uang yang pantas kepada pelaku.

"Pelaku merupakan orang kepercayaan korban yang berkerja sebagai sopir mobil truck milik korban, sehingga pelaku bebas keluar masuk rumah tanpa adanya kecurigaan oleh pihak keluarga korban," tuturnya.

Masing-masing pelaku AL dan SN mempunyai peran berbeda dalam melakukan aksinya. Pelaku AL sebagai pemantau disekitar lokasi, sedangkan pelaku SN sebagai eksekutor yang masuk ke dalam rumah milik korban.

"Aksi kedua pelaku terekam kamera pemantau (CCTV), yang berada di toko pupuk tepatnya disamping rumah korban," katanya.

Saat ini, pelaku AL beserta barang bukti berupa satu unit brankas merek krisbow warna hitam, satu buah mesin pemotong (gerinda) merek Inotec warna merah serta uang hasil pencurian yang dilakukan oleh pelaku senilai ratusan juta rupiah sudah diamankan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4 dan ke 5 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," pungkasnya. (HumasResPasbar)


serasinews.com, Pasaman Barat – Suasana duka menyelimuti Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), setelah insiden tragis menimpa dua pelajar pada Sabtu sore, 26 Juli 2025. Kejadian memilukan ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di sebuah kebun milik warga di kawasan Taluak Ambun, Jorong Kemakmuran, Nagari Sinuruik.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban tewas adalah Faiz Rahmad Ramadhan (17), seorang siswa kelas XI di SMAN 1 Talamau yang tinggal di Taluak Ambun. Sementara rekannya, Zulfadli (17), warga Jorong Simpang, Nagari Kajai, juga seorang pelajar, kini tengah berjuang antara hidup dan mati di ruang perawatan intensif RSUD Pasbar akibat luka serius yang dideritanya.

Detik-detik Mengerikan: Ketika Aliran Listrik Merenggut Nyawa

Menurut keterangan saksi di lokasi, peristiwa ini berawal saat kedua pelajar itu berada di sekitar kebun milik warga bernama Eri Unjuik. Niat awal mereka hanyalah buang air kecil. Namun tanpa disadari, di kebun tersebut terpasang kawat yang dialiri listrik—diduga dipasang sebagai bentuk penjagaan dari gangguan hewan liar atau pencuri hasil kebun.

Faiz, yang berada lebih dulu di lokasi, secara tidak sengaja menyentuh kawat beraliran listrik. Seketika tubuhnya tersentak keras, kehilangan kesadaran, dan ambruk ke tanah. Zulfadli, yang melihat sahabatnya terkapar, bergegas mencoba menolong, namun nahas, ia juga tersengat arus listrik yang masih mengalir deras melalui kawat tersebut.

warga sekitar yang mendengar teriakan panik dan melihat kejadian langsung berlari ke lokasi. Namun segalanya sudah terlambat bagi Faiz. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh. Sementara Zulfadli yang masih bernyawa, langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Pasbar dalam kondisi kritis.

Tindakan Cepat Aparat: Lokasi Diselidiki, Pemilik Kebun Diperiksa

Mendapat laporan dari warga, jajaran kepolisian dari Polres Pasaman Barat bergerak cepat. Kapolres Pasbar, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., memerintahkan tim Satreskrim untuk segera turun ke lokasi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kasus ini kami tangani secara serius karena menyangkut keselamatan publik,” ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim IPTU Fuad.

Polisi kini tengah mendalami motif di balik pemasangan kawat beraliran listrik tersebut. Apakah memang bertujuan untuk mencegah gangguan hewan, ataukah ada unsur kelalaian fatal yang dapat berujung pidana. Segala kemungkinan masih terbuka.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Tapi jika dari hasil penyelidikan ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKBP Agung.

Kesedihan Mendalam Keluarga Korban: Menanti Keadilan untuk Sang Anak

Keluarga korban Faiz sangat terpukul atas kepergian anak mereka yang masih duduk di bangku SMA. Ayah Faiz tampak terpaku dalam diam, menahan duka yang terlalu berat untuk diungkapkan. Pihak keluarga berharap, aparat penegak hukum bertindak tegas dan menindak siapa pun yang bertanggung jawab atas insiden ini.

“Kami hanya ingin keadilan. Anak kami meninggal dalam kondisi yang tidak seharusnya terjadi. Harus ada pihak yang bertanggung jawab,” ucap salah satu anggota keluarga dengan suara bergetar.

Warga Resah dan Menyayangkan: “Kenapa Bisa Ada Listrik di Kebun Terbuka?”

Di sisi lain, warga sekitar mengaku sangat terkejut dan prihatin dengan peristiwa ini. Mereka menyayangkan adanya pemasangan kawat listrik di area kebun tanpa pengaman atau tanda peringatan.

“Kebun itu tidak jauh dari rumah penduduk. Harusnya ada pagar atau plang peringatan. Kalau tidak, siapa pun bisa jadi korban,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.

Warga berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemilik lahan, agar lebih bijak dan berhati-hati dalam mengambil langkah pengamanan.

Imbauan dan Langkah Ke Depan dari Pihak Kepolisian

Kapolres Pasbar AKBP Agung Tribawanto mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan memasang aliran listrik di ruang terbuka tanpa standar keselamatan yang layak. Ia juga menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami juga minta agar masyarakat ikut mengawasi lingkungan sekitar dan melaporkan jika menemukan hal-hal yang membahayakan umum,” tegasnya.

Tragedi yang Seharusnya Bisa Dihindari

Insiden tragis ini menjadi pengingat keras bahwa kelalaian dalam pemasangan perangkat berbahaya seperti kawat listrik dapat berujung pada hilangnya nyawa yang tak berdosa. Seorang pelajar tewas, satu lainnya masih berjuang hidup dan sebuah keluarga hancur karena kelalaian yang mungkin terlihat sepele di awal.

Kini, masyarakat Talamau, bahkan Pasaman Barat, menanti langkah tegas dari penegak hukum. Sebab keadilan tidak hanya soal menghukum yang bersalah, tapi juga mencegah agar tak ada lagi Faiz-Faiz lainnya yang menjadi korban berikutnya.

(mnd/rn) 


#Peristiwa #PolresPasamanBarat

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.