Latest Post

 

Sumbar, Serasinews.com -- Seiring berakhirnya masa mudik, Polda Sumbar mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik agar selalu taat aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya. 

Kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama dalam menjaga perjalanan kembali ke rumah yang aman dan nyaman.

Dalam serangkaian imbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar menekankan pentingnya patuh terhadap aturan lalu lintas. Hal ini meliputi mematuhi batas kecepatan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga jarak aman antara kendaraan.

Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan menyoroti bahaya dari tindakan melanggar aturan lalu lintas, termasuk mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengantuk.

Ia mengingatkan bahwa kecelakaan yang disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas dapat berakibat fatal dan seringkali dapat dihindari dengan menjaga konsentrasi dan kehati-hatian saat berkendara.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan balik. 

"Lakukan Pemeriksaan rutin terhadap rem, lampu, dan ban sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya," katanya.

Dengan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya selama perjalanan balik. 

"Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya adalah tanggung jawab bersama. Mari bersama-sama menjaga perjalanan balik agar tetap aman dan nyaman bagi semua pemudik," terangnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Diperkirakan ratusan ribu orang telah memasuki wilayah hukum Polda Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan mudik dan lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah bersama keluarganya. 

Untuk shalat Ied, pelaksanaannya ada yang di lapangan, Mesjid dan berbagai lokasi yang telah disediakan oleh panitia shalat Idul Fitri setempat. 

Untuk menjaga keamanan, pihak kepolisian baik dari Polda Sumbar maupun Polres sejajaran juga telah menurunkan sejumlah personelnya untuk memberikan pengamanan di tempat-tempat ibadah shalat Ied.

Selama mudik lebaran di Sumbar, Polda Sumbar mencatat situasi kamtibmas berjalan aman dan lancar.

"Alhamdulillah mudik lebaran di Sumbar tahun ini situasi kamtibmas berjalan aman dan kondusif," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik, Kamis (11/4).

Atas nama Kapolda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat baik yang datang maupun yang menetap di Sumbar telah bersama-sama menjaga situasi keamanan di lingkungan tempat tinggalnya.

"Atas nama bapak Kapolda Sumbar menyampaikan terimakasih atas dukungan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Sumbar, semoga seluruh elemen masyarakat senantiasa berpartisipasi aktif mendukung Polda Sumbar dan jajaran dalam jaga keamanan," ujarnya. 

"Selamat melaksanakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin," tambah Kabid Humas Polda Sumbar. 

Dirinya menerangkan, pasca lebaran ini diperkirakan lokasi objek wisata yang berada di Sumbar akan dikunjungi oleh wisatawan. 

Untuk itu, pihaknya juga telah menyiapkan petugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat Singgalang 2024 untuk ditempatkan di lokasi objek wisata.

"Untuk memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, kami telah dirikan sejumlah Pos di lokasi wisata," pungkasnya.(*)


Sumbar, Serasinews.com  -- Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.I.K., S.H., bersama Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, S.P., dan Wakapolda Sumbar, beserta Forkopimda Sumatera Barat, melakukan pengecekan kesiapan personel TNI-Polri di lapangan dan di pos pengamanan Idulfitri serta Pos Terpadu Idulfitri yang berada di danau Chimpago Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (9/4/2024).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel TNI-Polri di lapangan dan di pos pengamanan Idulfitri serta Pos Terpadu dan tempat wisata di Kota Padang.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono,S.I.K, S.H  menyampaikan situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Barat masih kondusif saat ini, sama sama kita tahu karna faktor cuaca dan juga iklim sehingga ada beberapa wilayah kita masih ada banjir, tanah longsor, dan sebagian masih terjadi erupsi gunung merapi.

Kapolda Sumbar menyebut, ini suatu keperhatinan di sela-sela kita sedang menikmati bulan Suci Ramadan, sedang beribadah, tetapi juga ada musibah kita semua berdo'a agar semuanya cepat berakhir dan cepat selesai. 

Irjen Pol Suharyono menambahkan, kita ketahui Polri di back up oleh kawan kawan dari TNI, Binda dari Dinas Kesehatan, BPDB gabungan yang semua terlibat di dalam Forkompimda Plus itu sudah tetap melaksanakan siaga.

"Untuk itu kami saat ini sedang melaksanakan kunjungan kesiagaan di pos pelayanan, saat ini kita berada di pos terpadu yang mana pos pelayanan dan pos pengamanan itu khusus Polri, sedangkan pos terpadu semuanya ada di sini," ujar Irjen Pol Suharyono. 

Selain itu, dilakukan juga kunjungan di beberapa pos pengamanan, termasuk Pos Pengamanan di Tabing dan Pos Pengamanan di Mesjid Al Hakim Padang.

Untuk memastikan kesiapan personel TNI-Polri dalam mengamankan perayaan Idulfitri, kegiatan ini juga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kota Padang dan sekitarnya.

"ini dalam rangka untuk memgoptimalkan pelayanan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan mudik, tutup Irjen Pol Suharyono.(*)


Sumbar, Serasinews.com -- Dekatnya momen mudik kerap membuat orang tergoda untuk meninggalkan rumah mereka dengan kurangnya perhatian terhadap keamanan. Namun, Polda Sumbar menekankan pentingnya waspada meninggalkan rumah sebelum mudik, sebagai langkah preventif untuk mencegah tindakan kriminal yang dapat terjadi saat rumah ditinggalkan.

Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan dalam keterangan resminya, Senin (8/4/2024) setelah mengambil apel pagi dipolda kepada seluruh anggota yang terlibat operasi Ketupat Singgalang 2023 mengatakan, Polda Sumbar mengingatkan masyarakat akan risiko tindakan kriminal seperti pencurian dan perampokan yang dapat terjadi saat rumah ditinggalkan dalam jangka waktu yang cukup lama, terutama selama periode mudik. 

"Kami menyarankan agar masyarakat mengambil langkah-langkah preventif sederhana namun efektif untuk melindungi propertinya," kata Kombes Dwi.

Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain adalah memastikan bahwa semua pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik sebelum meninggalkan rumah, meminta bantuan tetangga atau kerabat untuk menjaga rumah secara berkala, dan memasang sistem keamanan seperti kamera CCTV atau alarm rumah yang dapat memantau aktivitas di sekitar rumah.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memberitahukan rencana mudik mereka secara terbuka di media sosial atau kepada orang yang tidak dikenal, guna menghindari informasi tentang rumah kosong menjadi tersiar luas dan menjadi target para pelaku kejahatan.

Ia menyebut, pentingnya kerjasama antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk dalam menghadapi potensi tindakan kriminal saat rumah ditinggalkan selama mudik. Ia juga menekankan pentingnya waspada dan proaktif dalam mencegah tindakan kriminal di lingkungan sekitar.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya waspada meninggalkan rumah sebelum mudik, diharapkan dapat mengurangi risiko tindakan kriminal yang terjadi saat rumah ditinggalkan dalam periode tersebut. 

"Semoga langkah-langkah preventif yang diambil dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua," tutup Kombes Dwi.(*).



Sumbar, Serasinews.com - Hari raya idulfitri 1445 Hijriah tinggal hitungan hari saja,  mulai terlihat adanya peningkatan arus lalu lintas kendaraan pemudik yang masuk ke wilayah Sumatera Barat serta sebaliknya.

Polda Sumbar melalui Kabid humas Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya kepolisian dalam memastikan keamanan selama arus mudik Lebaran tahun ini. 

Ia menyampaikan ini sangat pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama masa mudik.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya kepolisian dalam memastikan keamanan arus mudik Lebaran ini," katanya Sabtu (6/4/2024).

Kerjasama yang baik antara kepolisian dan masyarakat sangatlah penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Kombes Dwi  juga menekankan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan seluruh pihak dalam menghadapi situasi arus mudik yang mungkin menjadi tantangan tersendiri. 

Kami mengimbau agar seluruh pihak tetap meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi situasi yang mungkin timbul, dan Kami akan melakukan upaya maksimal dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran ini," tambahnya.

Pentingnya menjaga keamanan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pihak.(*)


Sumbar, Serasinews.com - Setelah membuka pendaftaran untuk calon Taruna Akpol, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka pendaftaran untuk menjadi anggota Polri kategori Bintara dan Tamtama Polri T.A 2024.

"Iya, pendaftarannya melalui online di Website resmi penerimaan.polri.go.id," Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Sonny Mulvianto Utomo, S.Ik melalui Kabag Dalpers AKBP Ferry Ferdian, S.Ik, pada Sabtu (6/4) di Mapolda Sumbar. 

Ia menyebut, pendaftaran tersebut dibuka mulai tanggal 4 hingga 25 April 2024 dengan mendaftar secara online dan mengupload berkas yang disiapkan sesuai yang telah ditetapkan. 

Selanjutnya, peserta yang telah mendaftar online kemudian melengkapi berkas dan menyerahkan ke Polres setempat sesuai domisili untuk mendapatkan nomor ujian peserta seleksi. 

"Ayo bapak ibu dunsanak ambo di Sumatera Barat, segera daftarkan buat putra putrinya untuk menjadi anggota Polri. Jangan lewatkan kesempatan ini," ujarnya.

Dirinya menerangkan, dalam rekrutmen Polri ini pihaknya mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. 

"Pastinya seleksi ini sesuai dengan kemampuan peserta secara fisik, mental dan akademiknya. Maka hal tersebut harus dipersiapkan sehingga mendapatkan nilai yang maksimal," terangnya. 

Selain itu lanjut AKBP Ferry Ferdian, selama tahapan seleksi, pihaknya juga akan diawasi oleh pihak internal maupun eksternal. 

"Ada unsur pengawasan, baik dari Itwasda dan Bidpropam selaku pengawas internal dan juga dari beberapa pihak eksternal," pungkasnya.(*)


Sumbar, Searasinews.com - Pasca terjadinya banjir lahar dingin yang melanda di Simpang Aia Angek, Nagari Aia Angek, Kecamatan X Kota, Tanah Datar, kini akhirnya sudah bisa dilalui.

Sebelumnya, jalanan yang merupakan akses jalan Padang - Bukitinggi tersebut sempat ditutup selama empat jam, dikarenakan material lumpur menghambat akses jalan.

"Saat banjir lahar dingin tadi, jalanan sempat ditutup dari pukul 17.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Saat ini jalanan sudah bisa dilalui dengan cara buka tutup," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik, Jumat (5/4).

Kombes Pol Dwi mengatakan, saat kejadian bencana banjir lahar dingin tadi, petugas lalulintas sudah disiagakan untuk melakukan rekayasa lalulintas dan penutupan jalan.

"Dari laporan petugas di lapangan kondisi di sana masih gerimis dan kendaraan sudah bisa dilalui satu persatu," ujarnya.

Kabid Humas mengimbau kepada pengguna jalan, agar selalu berhati-hati dan tetap waspada apabila curah hujan tinggi saat melewati jalanan yang rawan bencana.

"Kita imbau pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu lalulintas dan arahan dari petugas lalulintas yang ada di lapangan. Utamakan keselamatan saat berkendara," pungkasnya.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.